SITE STATUS
Jumlah Member :
484.454 member
user online :
2364 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Diet Saat Menyusui

   

Diet Saat Menyusui



Menyusui merupakan salah satu cara yang cepat menuju berat badan semula seperti sebelum Anda hamil. Pada saat menyusui, otomatis tubuh akan membakar sekitar 500 kalori per harinya. Untuk itu, pilihlah bahan makanan yang kaya akan zat gizi (terutama protein, vitamin dan mineral) dengan membatasi asupan kalorinya sampai 1.800 kalori saja. Diharapkan cadangan kalori dalam lemak tubuh dapat memenuhi kebutuhan kalori untuk memproduksi ASI yang cukup.
Hindari/kurangi bahan makanan yang kaya kandungan kalori, seperti nasi dan sejenisnya, lemak/minyak (gorengan), makanan yang manis dan sebagainya. Penuhi kebutuhan kalori Anda dengan banyak mengonsumsi sayur, buah, protein nabati (kacang-kacangan, tahu/tempe) dan protein hewani (terutama daging ayam, ikan ataupun telur). Ibu juga dapat mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, namun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan penurun BB atau penekan nafsu makan.
Asupan makanan pasca melahirkan tetap harus diperhatikan dengan baik. Sebaiknya perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan dan makanan rendah lemak, namun bukan berarti Anda tidak mengonsumsi lemak sama sekali. Anda dapat memilih daging yang sudah dibuang bagian lemaknya.
Bila Anda senang mengemil, sebaiknya menyimpan beberapa jenis kudapan dengan kandungan yang bergizi agar berat tubuh tetap terjaga, seperti yogurt rendah lemak atau biskuit rendah lemak. Selain itu, jangan lupa untuk banyak minum air putih. Tetaplah berolahraga.
Banyak sekali jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu setelah melahirkan. Tak perlu jauh-jauh berpikir jenis olahraga yang ada di gym, kegiatan sehari-hari mengurus anak seperti memandikan atau menyuapi anak sudah dapat membuang banyak kalori.
Mengajak anak berjalan-jalan dengan kereta bayi setiap pagi atau sore selama kurang lebih satu jam dapat membakar sekitar 200 kalori. Selain itu, berenang atau yoga juga baik bagi kesehatan tubuh dan dapat melatih seluruh otot tubuh. Tentu saja, olahraga ini tidak bisa dimulai tiba-tiba dan diperlukan jarak tertentu dari sejak waktu melahirkan.
Waktu yang dianggap cukup untuk memulai olahraga adalah sekitar 2-3 bulan pasca melahirkan di mana tubuh pun sudah lebih kuat. Satu hal yang harus diingat dalam program diet adalah menurunkan berat badan bukanlah proses yang instan. Diperlukan kesabaran dan diikuti dengan pola makan yang seimbang serta olahraga secara teratur, tanpa mempengaruhi kualitas ASI maupun kesehatan Anda.

Sumber : Berbagai sumber
Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman