SITE STATUS
Jumlah Member :
483.998 member
user online :
670 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Sudah Mengkonsumsi Susu Ibu Menyusui Tapi ASI Tetap Susah Keluar



Blog posted by

Sudah Mengkonsumsi Susu Ibu Menyusui Tapi ASI Tetap Susah Keluar


Blog posted on 14-01-2016

Susu ibu menyusui sebenarnya tidak bisa secara signifikan meningkatkan produksi ASI. Susu tersebut hanya memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu menyusui agar kesehatannya terjaga.





Namun, secara tidak langsung, susu tersebut memang mempengaruhi. Ibu bisa bayangkan bagaimana bisa ibu yang kesehatannya kurang baik bisa memproduksi ASI. Tentu saja hanya ibu yang kondisi kesehatannya baik bisa memproduksi ASI dalam jumlah yang dibutuhkan si kecil, bukan? Oleh karena itu, penting sekali mengkonsumsi susu ibu menyusui.



Lalu, kenapa produksi ASI tidak terlalu banyak? Mungkin ini salah satu alasannya.



Adanya Pembengkakan pada Payudara



Pembengkakan pada payudara merupakan kondisi yang normal. Hal ini sering terjadi ketika dua atau lima hari setelah melahirkan.



Meskipun hal yang wajar, bukan berarti tidak menimbulkan masalah. Ketika terjadi pembengkakan, bayi ibu akan sulit menyusui sehingga ia akan sering menangis dan rewel karena merasa tidak mendapatkan ASI yang cukup.



Pada kondisi seperti ini, ibu tidak boleh hanya mengandalkan susu ibu menyusui. Ibu harus mandi menggunakan air hangat agar payudara tidak membengkak. Selain itu, hindari menggunakan bra yang ketat.



Saluran ASI Tersumbat



Kemungkinan yang lain adalah saluran ASI yang tersumbat. Bukan berarti ASI yang tidak bisa keluar itu dikarenakan kekurangan nutrisi ibu menyusui. Hal tersebut bisa juga disebabkan adanya sumbatan pada saluran ASI.



Apa tanda-tandanya? Biasanya, ibu merasakan benjolan keras pada payudara. Ibu meraba payudara ibu. Jika terdapat benjolan, kemungkinan besar itulah yang membuat ASI tidak keluar.



Lakukan beberapa hal seperti mengkompress payudara dengan air hangat, pemijatan pada area payudara, dan istirahatlah yang cukup.



Jika masalah yang ini menjadikan ASI susah keluar, ibu tidak boleh menyerah menyusui si kecil. Ibu harus tetap menyusui si kecil karena cara ini yang akan membuat sumbatan tersebut hilang.



 



Dari berbagai masalah yang mengakibatkan ASI susah keluar, ibu juga harus tahu bagaimana agar ibu bisa memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan si kecil. Bagaimana caranya? Berikut langkah yang bisa ibu lakukan.



Cara Memperlancar ASI




  • Memberikan ASI secara rutin.



Tidak ada cara lain yang paling efektif selain memberikan ASI secara rutin. Jika tidak ada masalah dengan kondisi kesehatan ibu sehingga ibu bisa memproduksi ASI, ibu bisa memperlancar ASI dengan cara sesering mungkin menyusui




  • Melakukan Pijatan



Sembari menyusui si kecil, ibu bisa memberikan pijatan pada payudara ibu agar produksi ASI nya semakin banyak. Akan tetapi, jangan sampai mengganggu si kecil. Ketika ia merasa terganggu karena pijatan yang ibu lakukan, bisa jadi ia akan trauma dan tidak mau lagi menyusui.




  • Minum Susu



Sebenarnya ada banyak sekali ramuan tradisional orang dahulu yang katanya bisa memperlancar ASI. Namun, alangkah lebih aman jika ibu memilih untuk mengkonsumsi susu ibu menyusui saja. Susu ini sudah melalui penelitian para ahli. Susu tersebut akan membuat badan ibu sehat sehingga ibu bisa memproduksi ASI.



Itulah beberapa hal yang harus ibu ketahui. Yang jelas, tidak ada yang salah dengan susunya. Jika ASI susah keluar, kemungkinan besar ada masalah. Dan masalah tersebut bisa diatas dengan menerapkan tips-tips tersebut di atas.



Namun, yang terpenting adalah ibu harus menjaga kesehatan. Karena jika ibu sehat, maka produksi ASI akan lebih mudah dan lebih banyak. Cara menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara makan makanan bergizi dan juga minum susu ibu menyusui.





Ditampilkan sebanyak : 480

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman