SITE STATUS
Jumlah Member :
499.831 member
user online :
941 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Apakah Hipertensi Bisa Diminimalisir dengan Mengkonsumsi Susu Ibu Hamil?



Blog posted by

Apakah Hipertensi Bisa Diminimalisir dengan Mengkonsumsi Susu Ibu Hamil?


Blog posted on 11-01-2016

Susu ibu hamil ternyata bisa menjadi obat. Pasalnya, kandungan yang ada di dalam susu kehamilan mampu meredakan beberapa keluhan kesehatan ketika masa kehamilan seperti anemia.





lalu, apakah susu hamil juga bisa meredakan hipertensi? Hipertensi atau tekanan darah tinggi itu sangat berbahaya apalagi jika penyakit ini menyerang ibu hamil. Untungnya, dengan mengkonsumsi susu ibu hamil, resiko terkena hipertensi bisa dihindari. Berikut penjelasan selengkapnya.



Susu Ibu Hamil dan Hipertensi



Untuk menjawab hubungan antara susu hamil dengan hipertensi, kita harus bahas dulu apa penyebab hipertensi. Menurut ahli medis, tekanan darah yang tinggi atau hipetensi itu disebabkan oleh banyak. Salah satu faktor yang paling sering terjadi adalah mengkonsumsi alkohol.



Sementara itu, di Indonesia, kasus hipertensi itu sering diakibatkan oleh masalah kegemukan. Bahkan, beberapa pasien yang mengalami hipertensi akan terkena penyakit lainnya seperti stroke bahkan gagal jantung.



Melihat faktor penyebab tersebut, maka tidak salah jika mengatakan susu untuk ibu hamil juga bisa mengobati atau setidaknya mengurangi resiko ibu terkena hipertensi. Hal ini dikarenakan adanya nutrisi yang terkandung di dalam susu yang tidak akan membuat ibu mengalami obesitas atau kegemukan. Jadi, resiko terkena hipertensi bisa dikurangi.



Hanya saja, ibu juga harus melakukan beberapa hal lagi selain hanya mengkonsumsi susu yang mengandung nutrisi ibu hamil.



Hal yang Bisa Ibu Lakukan untuk Mengatasi Hipertensi



Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hipertensi itu juga disebabkan kebiasaan mengkonsumsi alkohol. Mulai sekarang, ibu harus meninggalkan mengkonsumsi alkohol.



Selain itu, hindari pula makanan yang mengandung lemak yang tinggi. Bagi ibu yang sering makan makanan fast food, sebaiknya dikurangi. Jika mampu, ibu harus menghindari jenis makanan tersebut. Makanan fast food biasanya mengandung lemak yang tinggi. Nutrisi yang bagus hanya sedikit.



Akan lebih baik jika ibu selalu menyediakan beberapa buah-buahan seperti pisang dan jeruk. Buah ini sangat mudah didapatkan, bukan? Ternyata, pisang dan jeruk itu bisa mengatasi hipertensi saat hamil.



Satu hal yang harus ibu pahami bahwa hipertensi itu tidak bisa disembuhkan dalam hitungan hari saja. Oleh karena itu, ibu harus selalu menjaga kesehatan dengan cara mengkonsumsi susu ibu hamil secara teratur dan makan makanan yang dapat menurunkan hipertensi.



Bahkan, jika memang ibu mengalami hipertensi, sangat disarankan agar ibu konsultasi kehamilan terlebih dahulu. Karena ada beberapa kasus ibu hamil yang mengalami hipertensi diharusnya bedrest. Hal ini dikarenakan adanya bahaya yang mengancam kesehatan ibu dan juga janin di dalam kandungan.



Bahaya Hipertensi Saat Hamil



Orang yang tidak sedang mengandung saja harus berhati-hati jika mengalami hipertensi. Apalagi jika ibu sedang hamil, tentu saja ibu harus eksta hati-hati. Salah satu bahaya yang mungkin terjadi diakibatkan hipertensi saat hamil adalah preeclampsia. Ini merupakan keracunan kehamilan. Biasanya, preeclampsia ini mengakibatkan keguguran.



Sementar itu, bagi ibu hamil, bahaya yang mungkin terjadi adalah kerusakan pembuluh darah dan juga stroke. Jika itu terjadi, ujungnya kesehatan janin juga akan terganggu.



Itulah mengapa penting sekali ibu konsultasi kehamilan dengan dokter. Jika ibu mengalami hipertensi, ibu harus banyak istirahat. Makan makanan yang sehat. Hindari mengkonsumsi alkohol. Konsumsi buah-buahan yang bisa menurunkan hipertensi seperti buah pisang dan jeruk. Dan agar nutrisi yang diperlukan janin terpenuhi, jangan lupa selalu mengkonsumsi susu ibu hamil.





Ditampilkan sebanyak : 635

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman