SITE STATUS
Jumlah Member :
506.509 member
user online :
1054 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Tips Perawatan Bayi agar Ibu Tidak Kerepotan



Blog posted by

Tips Perawatan Bayi agar Ibu Tidak Kerepotan


Blog posted on 19-05-2016

Perawatan bayi menjadi hal yang sangat melelahkan. Bagi ibu yang sedang hamil dan menunggu kehadiran sang buah hati, sebaiknya ibu mengetahui seluk beluk seputar bagaimana merawat bayi agar ibu lebih siap nantinya. Lihat saja teman ibu yang sudah memiliki bayi pasti sangat kerepotan.



Agar ibu nanti tidak repot dalam memberikan perawatan bayi, ada beberapa tips yang bisa ibu terapkan.



Berbagi Peran



Perawatan bayi tidak hanya bisa dilakukan oleh ibu. Suami ibu pun bisa melakukannya. Berbagi peran dengan suami membuat tugas untuk merawat bayi akan semakin lebih ringan.



Seperti contoh, tugas memandikan bayi bisa ibu serahkan kepada suami. Sementara itu, setelah selesai mandi, ibu yang memakaikan baju. Selain itu, untuk tugas menjemur sang buah hati di pagi hari ibu bisa serahkan kepada suami ibu. Saat ia mulai ngantuk, giliran ibu yang menggendong sambil memberikan ASI.



Yang paling melelahkan itu saat si kecil terbangun di malam hari. Ibu pasti lelah karena memberikan ASI. Oleh sebab itu, saat bayi terbangun di malam hari, mungkin ia sudah tidak nyaman karena popok sudah penuh dengan kencing. Suami ibu yang mengganti popok sementara ibu bisa bersiap untuk memberikan ASI dan menidurkan bayi kembali.



Bukankah lebih ringan jika ibu berbagai peran dengan suami? Ibu tidak merasa kerepotan dan kelelahan saat perawatan bayi dilakukan berdua.



Mengatur Jadwal



Sebenarnya, ada pola yang bisa ibu amati setiap hari. Kapan si kecil tidur di siang hari, kapan ia bangun, kapan ia merasa lapar, dan lain sebagainya. Dengan mengamati pola tersebut, maka ibu membuat jadwal.



Jadwal tersebut dibutuhkan agar ibu tahu kapan harus istirahat. Biasanya, bayi akan tidur pada sekitar jam 8 atau 9 pagi. Pada saat itulah ibu bisa melakukan aktivitas lainnya atau istirahat sejenak.



Jika si kecil sudah mendapatkan MPASI, maka saat si kecil terlelap, ibu bisa menyiapkan menu MPASI sehingga ibu tidak tergesa-gesa jika si kecil sudah terbangun dan merasa lapar.



Mengetahui Tanda-Tanda Si Kecil Mengantuk



Salah satu perawatan bayi yang paling penting adalah menidurkannya saat ia mengantuk. Pasalnya, kurang tidur akan sangat mempengaruhi perkembangan bayi.



Dalam hal ini, ibu harus sensitif terhadap tanda-tanda si kecil mengantuk. Perhatikan tanda-tandanya. Biasanya, saat si kecil sudah mulai menangis, maka ada dua kemungkinan. Ia lapar atau ngantuk.



Namun, ibu juga harus tahu ada perubahan jadwal tidur bayi . Saat ia masih berusia beberapa minggu, ia mungkin akan sering tidur di pagi dan siang hari. Akan tetapi, saat usia mencapai 3-6 bulan, jadwal tidurnya sedikit berubah.



Yang pasti, ibu harus lihat tanda-tanda saat si kecil mengantuk. Ini sangat penting karena berpengeruh terhadap perkembangan sang buah hati.



Dengan menerapkan tips perawatan bayi tersebut di atas, setidaknya tugas ibu akan semakin ringan. Ibu memiliki waktu kapan bisa beristirahat atau melakukan aktivitas yang lain.



Selamat ibu akan segara memiliki seorang anak. Masa persalinan tinggal menghitung hari. Itu artinya ibu berhasil dalam menjaga kesehatan kehamilan. Semoga proses persalinan berjalan lancar. Ibu dan bayi selamat dan sehat.



Selanjutnya, yang perlu ibu lakukan adalah mencari informasi penting seputar perkembangan sang buah hati. Untuk tahap yang paling dekat, ibu bisa mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan perawatan bayi.





Ditampilkan sebanyak : 476

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman