SITE STATUS
Jumlah Member :
493.812 member
user online :
1604 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - tentang anak


tentang anak
apa yg harus saya lakukan kpada anak pertma saya sdangkan saya sudah positif hamil
14 May 2018, 21:16
Dari : Cindy Rista Fauzi

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Kemungkinan Hamil Saat Menyusui " :Setelah beberapa bulan menyusui Bunda masih belum juga menstruasi? Bunda mungkin seringkali cemas dan bertanya-tanya, “Apakah saya hamil lagi?”

Bisa Saja Hamil
Jangan cemas dulu, Bun! Beberapa Bunda yang menyusui memang bisa saja tidak mengalami menstruasi untuk beberapa minggu, bulan atau bahkan tahun. Kenapa? Karena tubuh Bunda mengeluarkan hormon prolaktin saat proses menyusui berlangsung. Hormon inilah yang mencegah pelepasan sel telur sehingga Bunda tidak akan mengalami menstruasi. Maka dari itu tidak heran menyusui juga disebut-sebut sebagai KB Alami.

Tetapi, tidak menstruasi saat menyusui bukan berarti Bunda tidak dapat hamil kembali. Kemungkinan hamil masih bisa saja terjadi. Bila Bunda ingin menunda kehamilan sebaiknya gunakanlah alat kontrasepsi yang aman untuk Busui (Ibu Menyusui). Konsultasikan ke dokter untuk menentukan alat kontrasepsi yang tepat.

Boleh Terus Menyusui
Tetapi bagaimana bila Bunda ternyata memang hamil lagi? Pertama yang harus Bunda lakukan adalah menerima dan menikmati kembali kehamilan ini. Pikirkan sisi positif dari jarak kehamilan yang dekat dari hamil pertama dengan hamil saat ini. Hal ini sebagai upaya menghindari stress berlebihan karena hamil kembali. Tetapi, apakah selama hamil boleh menyusui?

Beberapa Bunda hamil memutuskan untuk tetap menyusui buah hati mereka saat hamil. Selama tidak ada masalah dengan nutrisi Bunda, nutrisi janin dan nutrisi si kecil, menyusui saat hamil boleh-boleh saja. Berikut fakta-fakta menyusui saat hamil:

-Kuantitas ASI mungkin akan berkurang di awal kehamilan. Jangan kuatir, karena pada beberapa wanita, hal ini hanya terjadi sementara saja. Kuantitas ASI akan kembali normal selama si kecil aktif menyusu.

-Bunda mungkin saja akan merasa lebih haus dari biasanya. Pastikan Bunda banyak minum air putih untuk mengurangi resiko dehidrasi. Untuk mengurangi rasa lelah yang berlebihan, berisitirahatlah dengan cukup.

-Puting Bunda akan terasa lebih sensitif dari biasanya sehingga lecet atau luka pada putting bisa terjadi. Tenang Bun! Itu bukan tandanya bahwa Bunda harus menghentikan pemberian ASI. Bunda masih bisa melakukan proses menyusui dengan tenang.

-Jatah nutrisi ke janin tidak akan berkurang meski Bunda tetap menyusui. Namun, pastikan asupan gizi Bunda terpenuhi.

Nah, bila Bunda ingin tetap menyusui saat hamil, pertimbangkan pula kondisi dan kesehatan Bunda, janin dan juga bayi Bunda. Bila memang ingin menghentikan prose’s menyusui, lakukan secara perlahan. Apabila si kecil telah terpenuhi melalui Makanan Pendamping ASI (MPASI), otomatis frekuensi menyusunya akan berkurang.

Tips:
-Konsultasikan ke dokter bila Bunda ingin tetap menyusui, terutama saat usia kehamilan Bunda semakin besar.



Kutipan dari artikel yang berjudul " Tumbuh Kembang Bayi " :Pernahkah Bunda membanding-bandingkan bayi Bunda dengan bayi lain? Misalnya Bunda melihat bayi tetangga sudah bisa melakukan gerakan membalikkan badan di usia 10 bulan, namun si kecil belum dapat melakukannya meski sudah memasuki usia 12 bulan. Atau tubuh anak Bunda agak kurus sedangkan teman yang seusianya lebih gemuk.

Jangan bersedih hati dulu ya Bunda, karena tumbuh kembang setiap bayi adalah berbeda-beda. Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan buah hati Bunda? Yuk kita cari tahu dahulu disini ya Bunda.

Pertumbuhan adalah bertambahnya jumlah dan ukuran sel alat tubuh sehingga tubuh bertambah besar.Misalnya, bayi saat lahir beratnya 3,5 kg, kemudian pada usia 1 tahun menjadi 10 kg Sedangkan, perkembangan ialah bertambah matangnya fungsi alat tubuh, termsuk fungsi intelektual, emosi dan kepribadian. Sebagai contoh usus bayi yang baru lahir belum matang fungsinya, enzim pencernaannya belum cukup sehingga belum dapat mencerna makanan padat.

Faktor – faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi :
1. Faktor bawaan ( faktor genetik )
Faktor bawaan tidak dapat diubah tetapi dapat diupayakan dengan penyediaan lingkungan yang baik.
2. Faktor lingkungan
Faktor yang berasal dari luar dirinya seperti, orangtua. Faktor lingkungan mencakup aspek kebutuhan fisik, aspek asih ( kasih sayang ) dan aspek asuh ( pendidikan dan pergaulan)
3. Faktor gizi. Pada masa pertumbuhan sangat diperlukan makan-makanan bergizi dalam jumlah yang seimbang antara kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.
4. Kemampuan motorik (Motorik halus dan kasar) pada bayi
5. Kemampuan bicara dan berbahasa pada masa bayi
6. Kemampuan sosialisasi dan kemandirian pada masa bayi

Perubahan yang terjadi pada bayi, diantaranya :
1. Ukuran tubuh pada bayi, besar kecilnya tubuh dipengaruhi oleh faktor keturunan dan lingkungan.
2. Tinggi tubuh antara anak satu dengan lainnya berbeda.
3. Berat tubuh.

Jadi, pertumbuhan dan perubahan fisik pada bayi yang cepat akan disertai dengan perubahan dalam kebutuhan gizinya. Begitu juga kemampuan motorik bayi meliputi kemampuan motorik halus dan kasar, dan perubahan pada bayi meliputi ukuran tubuh, tinggi tubuh, dan berat tubuh.



Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " jasver " dengan judul pertanyaan " tentang perkembangan anak " pada Tanya Dokter:selamat sore dr.tanti....saya mau nanya sekarang kan saya posisi hamil 8w...sedangkan anak saya yang pertama posisi masi minum asi... pertanyaannya apakah saya masi bole menyusui asi hingga sekarang....ditunggu jawabannya... terima kasih

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Meskipun ada kontroversi bahwa menyusui saat hamil akan mengurangi nutrisi pada janin dan dapat menimbulkan kontraksi pada rahim, tetapi banyak yang berpendapat bahwa tidak ada pengaruh buruk bagi bayi yang di susui maupun yang di kandung bila bunda menyusui saat hamil. Saran saya, tidak apa menyusui anak Anda selama Bunda mengandung anak berikutnya dan tidak menimbulkan masalah seperti kontraksi dan lain-lain. Makanlah makanan yang begizi agar kesehatan dan status gizi Bunda selalu baik selama hamil dan menyusui. Jangan lupa meminum suplemen ibu hamil terutama zat besi dan asam folat.

Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Berita
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Berita
Jenis :
Jenis :