SITE STATUS
Jumlah Member :
506.532 member
user online :
1276 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - aman ngga bayi di ayun???


aman ngga bayi di ayun???
asslm dok..aq mw nanya nih aman ngga ya anak umur 3bln tidur di ayunan,,,kasian anakku sepanjang hari di ayun terus,,trz tiap aq ksh tidur di tmpt tidur saat tidurx lg nyenyak tiba2 suka kagetan & menangis menjerit sprti kesakitan...mhn infox
09 Apr 2018, 1:41
Dari : Nunung Anugrah

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Tips Menghadapi si kecil yang Rewel " :Menghadapi perilaku bayi memang menyenangkan tetapi terkadang juga membuat lelah, terutama bila bayi rewel dan menangis sepanjang waktu. Sebenarnya wajar saja bila bayi menangis, karena menangis adalah satu-satunya cara ia untuk berkomunikasi. Tugas Bunda adalah mencari tahu mengapa bayi Bunda rewel, supaya ia bisa tenang kembali. Tetapi sepertinya Bunda sudah melakukan segala cara untuk menenangkannya namun ia masih saja menangis. Bila begitu Bunda pun bisa ikut menangis dan stress. Tenang, Bun! Tidak hanya Bunda yang mengalaminya. Hampir semua Bunda apalagi Bunda baru akan mengalami hal ini. Yuk, intip tipsnya bagaimana menghadapi si kecil di saat ia rewel.

Perlu Bunda ketahui bahwa bayi menangis pasti ada sebabnya, misalnya saja diapersnya terlalu basah, lapar, mengantuk, bosan, dll. Jadi bila Bunda melihat si kecil menangis terus menerus, cobalah untuk memeriksa tubuhnya kira-kira apa yang membuatnya menangis. Bila ia masih saja rewel, berikut beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk menenangkannya.
1.Bedong
Jangan berpikir bedong adalah membungkus bayi dengan kuat sampai ia tidak bisa bergerak. Tujuan membedong bayi yaitu untuk membuatnya hangat, merasa terlindungi dan nyaman seperti saat ia berada di rahim Bunda. Pastikan saat dibedong tangan dan kaki bayi masih dapat bergerak.

2.Menggendong telungkup
Bila biasanya Bunda menggendong bayi dengan kepala menghadap ke atas, cobalah dengan cara sebaliknya. Gendonglah bayi dengan cara menelungkupkannya. Biarkan ia melihat ke arah bawah. Saat tangan Bunda menyanggah perutnya, tekanan lengan Bunda dapat membantu melepaskan gas di perut yang bisa membuatnya tidak nyaman.

3.Bunyian lembut
Putar bunyi-bunyian lembut untuk membantu menenangkannya. Musik atau lagu lembut dapat membuatnya tidur lebih nyenyak dan lama. Bunyi-bunyian lembut ini bahkan bisa tetap membuatnya terlelap meski lingkungan sekitarnya sedikit berisik.

4.Diayun-ayun
Bayi senang sekali diayun-ayun. Ia akan cepat tidur pulas saat diayun. Bila tidak memiliki ayunan di rumah, Bunda bisa menggendong dan mengayun-ayunnya atau letakkan bayi di car seat dan bawalah bayi keliling perumahan sebentar dengan mobil. Tetapi bila Bunda mengantuk sebaiknya cukup ditimang-timang saja.

5.Pijat
Pijat adalah cara yang paling menyenangkan dan tepat membuat si kecil nyaman. Memijat bayi menumbuhkan bonding antara bayi dan Bunda. Perhatikan bagaimana nyamannya si kecil saat Bunda pijat. Lihat wajahnya yang senang, gerakannya yang riang, menandakan bahwa ia begitu menikmati pijatan Bunda.

6.Sendawakan
Beberapa bayi yang rewel karena tidak bisa bersendawa setelah minum susu. Sendawakanlah terlebih dahulu sebelum membawanya tidur.

7.Ke dokter
Bila si kecil masih terus rewel bahkan menangis seharian, sebaiknya Bunda temui dokter anaknya. Periksakan apakah si kecil merasakan tidak nyaman dari hal lain.

Nah, Bun! Itulah beberapa cara yang dapat Bunda lakukan. Jangan stress lagi ya, Bunda. Bila ragu Bunda jangan segan untuk menghubungi dokter anaknya.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " meimey " dengan judul pertanyaan " Bayi Sering Ngulet dan Kaget " pada Tanya Bidan:Pagi bu bidan... mau tanya nih . Ank sya usia 28 hari kno ya kq sering molet .. padahal dlm keadaan tidur pun molet smpai mukanya merah gitu... itu gpp ta bu...
Kaget nya jg wktu dengar sswtu yg agak keras dy kaget... palagi klo tidur gtu pas dengar suara agak keras pasti kaget dan kebangun truz nangis deh... bagaimna mengatasinya bu... mohon jwabannya bu bidan

Bidan menjawab
Dear bunda Meimey,
Kebiasaan bayi untuk menggeliat/ngulet merupakan hal yang normal. Ngulet pada bayi menandakan kemampuan motoriknya berkembang dengan baik, karena pada saat bayi ngulet beberapa bagian tubuhnya bergerak sekaligus secara bersamaan seperti kedua tangan, kaki, bokong dan punggung. Mengeliat/ngulet dapat diartikan seperti gerakan stretching ( pemanasan otot ) Biasanya, setelah melakukan ngulet, muka bayi akan memerah sesaat. Bayi yang mengalami kaget ketika tidur merupakan pertanda, indra pendengarannya berfungsi dengan baik. Hal ini menandakan adanya otot reflek yang bekerja. Kondisi yang terjadi pada bayi, merupakan refleks primitive yang merupakan bagian dari adaptasi. Refleks ini dikenal dengan refleks moro, sehingga membantu bayi dalam menyesuaikan dengan lingkungan baru. Bayi mengalami kaget mulai dari awal kelahirannya hingga usia 4-5 bulan,


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " michan.gt " dengan judul pertanyaan " bayi sering muntah, sering kaget, bau kentut menyengat " pada Tanya Dokter:Maaf sebelumnya dok, kalau pertanyaannya banyak, soalnya saya bingung :D Anak saya skrg udh umur 4,5 blan tapi msih suka muntah knpa ya dok? Klo disendawakan mlah keterusan muntah. Prnah diperiksa 2 dsa yg berbeda, mereka blang gak ada msalah dgan perutnya. Trus dia kalo kentut bau banget dok, kyak org gede..hehehe bahayakah? Oh iya anak saya ASIX dok. Pertanyaan terakhir dok, anak saya msih suka kagetan? Adakah msalah dgn anak saya dok. Terima kasih sebelumnya dok :)

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Bila tidak ditemui kelainan pada saluran pencernaan bayi Anda, saya memikirkan tentang keadaan yaitu adanya udara atau gas pada saluran pencernaan bayi Anda. Udara dapat tertelan ketika bayi Anda menyusu atau menangis. Pastikan Anda memberikan tepukan lembut pada punggungnya dalam keadaan tegak untuk mengeluarkan gas atau bersendawa, Lakukan hal ini di sela-sela menyusui dan setelah menyusui. Jangan terburu-buru meletakkan bayi dalam posisi telentang setelah menyusu, sebaiknya gendong dalam posisi tegak 15-30 menit setelah menyusui. Keadaan lainnya adalah faktor makanan sang ibu yang juga dialirkan kepada bayi melalui susu ibu, ada beberapa ahli yang berpendapat bila sang ibu mengkosumsi makanan dan minuman yang menimbulkan gas pada pencernaan (seperti sayuran kol, nangka, kacang-kacangan, juga makanan yang mengandung kandungan susu yang tinggi atau dairy food) dapat menyebabkan bayi menjadi kembung setelah meminum ASI ibu. Maka itu coba Bunda hindari makanan tersebut satu persatu dan amati apakah ada perubahan pada bayi Anda, apabila dari salah satu makanan tersebut ibu hindari dan menyebabkan perbaikan pada bayi anda, maka anda sebaiknya tidak mengkonsumsi sementara selama sedang menyusui bayi Anda. Faktor yang lainnya adalah faktor stress, seperti pada orang dewasa, bayi juga dapat mengalami stress. Hindari lingkungan yang terlalu gaduh, hindari dari terlalu banyaknya stimulasi fisik pada bayi Anda, tempatkan ia pada lingkungan atau ruangan yang nyaman dan tenang.


Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis :
Jenis : Artikel