SITE STATUS
Jumlah Member :
506.396 member
user online :
398 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi


flek
bun, mau tanya aku tadi kaget ketika melihat flek kuning di celana dalam ku usia kehamilan ku sekarang jalan 6 bulan, itu kenapa ya bun, berbahaya atau tidak untuk ke janinnya, tapi janin masih aktf . mohon penjelasannya bun. terimakasih
08 Jun 2017, 2:18
Dari : Ikha Sukodri

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Rasa Tidak Nyaman pada Bunda Hamil " :Menjadi Bunda hamil, mau tidak mau akan mengalami perubahan baik secara fisik maupun emosional. Perubahan-perubahan ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Berikut beberapa perubahan yang bisa Bunda alami selama hamil:

1. Payudara sakit
Saat hamil, payudara mempersiapkan produksi Air Susu Ibu (ASI). Tidak heran payudara Bunda mulai membengkak dan terkadang terasa sakit. Bahkan bisa mengeluarkan ASI sebelum si kecil lahir.

2. Kelelahan dan sakit kepala
Kelelahan muncul di sepanjang kehamilan. Di trimester ketiga di saat perut semakin membesar Bunda mudah sekali lelah bahkan sering sakit kepala. Jangan minum sembarang obat. Sebaiknya minum paracetamol yang masih tergolong aman.

3. Gusi berdarah
Gusi berdarah saat hamil disebabkan faktor hormonal. Perdarahan terjadi karena adanya pelebaran dan pelunakkan pembuluh darah di area gusi. Jaga selalu kebersihan gigi dan gusi. Jangan lupa untuk sikat gigi sebelum tidur.

4. Sulit tidur
Biasanya di trimester akhir Bunda akan mengalami sulit tidur karena posisi perut yang kian membesar. Bunda tak lagi nyaman diam pada satu posisi dalam waktu yang lama. Coba tidur dalam posisi miring ke kiri, gunakan bantal untuk mendukung tubuh.

5. Mual dan muntah
Mual dan muntah saat hamil terjadi karena perubahan hormonal yang meningkatkan asam lambung. Cara mengatasinya dengan menghindari makan dalam porsi besar. Makanlah dengan porsi kecil namun sering.

6. Napas pendek
Pada saat hamil, kerja jantung dan paru-paru Bunda semakin berat. Lakukan olahraga ringan seperti berjalan dan berenang. Tidur dalam posisi miring juga dapat mengatasi napas pendek.

7. Bengkak
Beberapa Bunda hamil mengalami pembengkakan di wajah, tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya. Kurangi makanan yang mengandung garam dan istirahat kaki lebih tinggi dari posisi tubuh. Bisa juga mengganjalnya dengan bantal saat Bunda tidur.

8. Keputihan
Karena perubahan hormon, cairan vagina biasanya akan bertambah banyak. Bila cairan berwarna kuning kehijauan, berbau, dan terasa gatal, konsultasikan dengan dokter kandungan Bunda untuk mendapat pengobatan segera.

9. Nyeri punggung dan pinggang
Rahim yang membesar dan berat badan yang bertambah dapat melemahkan otot-otot tubuh di sekitar perut yang mengakibatkan tekanan pada punggung dan pinggang Bunda. Usahakan untuk tetap dalam posisi tegak saat berdiri dan duduk.

10. Wasir
Berawal dari masalah konstipasi Bunda bisa mengalami wasir. Faktor hormonal dan juga suplemen zat besi yang mempengaruhi saluran pencernaan. Besarnya ukuran janin juga dapat menyebabkan sembelit. Minumlah air putih minimal 2 liter sehari.

Nah, Bunda itulah 10 rasa tidak nyaman yang sering dialami Bunda hamil. Meski begitu, cobalah untuk menikmati kehamilan Bunda supaya Bunda tidak stress saat hamil.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " ada_frio " dengan judul pertanyaan " Keputihan saat hamil" pada Tanya Bidan:Dokter, apakah keputihan yang berwarna putih susu berbahaya bagi ibu hamil?
Bagaimana cara mengatasinya?
Karena terasa gatal.

Bidan menjawab
Dear bunda Nurul Hudha,
Keputihan pada saat hamil memang umum terjadi, hal ini disebabkan saat hamil, terjadi perubahan hormonal yang salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah produksi cairan dan penurunan tingkat keasaman vagina, serta terjadi perubahan pada kondisi pencernaan, semua ini berpengaruh pada peningkatan terjadinya keputihan. Selama keputihan bersifat normal ( berwarna jernih / sedikit kekuningan, tidak berbau, tidak gatal ) bunda tidak perlu khawatir. Disarankan untuk mengurangi keputihan, jaga daerah sekitar vagina agar tetap bersih dan kering, mengganti pakaian dalam 3-4x sehari atau bila terasa lembab.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " irma yulianti suhendi " dengan judul pertanyaan " Keputihan pada saat hamil " pada Tanya Dokter:pagi dok, saya mau tanya.. dari sebelum menikah saya sudah mengalami keputihan dan semakin hari warnanya semakin kehijauan dan berbau tidak sedap, saya sudah berobat kemana" namun hasilnya nihil, saya harus gimana dok ? kata orang itu bahaya, dan sekarang saya sedang hamil, apakah keputihan saya akan berdampak buruk bagi anak saya ? terima kasih sebelumnya..

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Apabila mengalami keputihan yang berjumlah banyak, lebih banyak daripada normalnya yang Bunda alami, terutama bila keputihan tersebut berwarna kekuningan , kehijauan atau putih seperti susu atau keju, mengeluarkan bau tidak sedap, maka periksakan pada dokter. Keputihan yang fisiologis atau nomal tidak berwarna ataupun berbau tidak sedap. Penyebab keputihan yang berwarna atau berbau dapat karena adanya infeksi oleh bakteri atau jamur. Faktor stress secara psikologis juga dapat memicu keluarnya cairan vagina lebih banyak dari biasanya, namun bila tidak disertai infeksi oleh bakteri ataupun jamur, hal ini tidak menyebabkan keluhan kesehatan. Saat hami, terjadi perubahan hormonal dan mempengaruhi suasana vagina yang berefek pada bertambahnya cairan keputihan serta mudah terjadi iritasi maupun infeksi oleh jamur dan bakteri. Pada hal yang lebih lanjut, keputihan ini dapat mengancam kesehatan kehamilan Bunda maka itu bila terjadi keputihan yang berwarna (terutama hijau pekat,putih menggumpal, gatal atau perih) sebaiknya mengunjungi dokter atau bidan Anda untuk diperiksa dan diobati. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan, membasuh daerah vagina dari arah depan ke belakang bukan sebaliknya, cukup dengan air bersih atau dengan sabun khusus kewanitaan, pakailah pakaian dalam yang kering, dan pakaian yang memiliki aliran udara yang baik (tidak ketat).


Link yang disarankan :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis :
Jenis :
Jenis :
Jenis : Berita
Jenis :
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Apoteker