SITE STATUS
Jumlah Member :
498.866 member
user online :
942 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Posisi bercinta saat hamil



Blog posted by

Posisi bercinta saat hamil


Blog posted on 13-06-2012
Mungkin banyak orang berpikir berhubungan seks dengan istri yang tengah hamiladalah hal berbahaya. Tunggu dulu, berhubungan intim saat istri sedang hamil sah-sah saja dilakukan. Tentunya banyak pula hal yang harus diperhatikan agar ritual kebutuhan biologis tersebut tidak membahayakan sang istri dan calon anak di kandungan. Caranya adalah dengan mengatur posisi seks.

Posisi yang aman bagi ibu hamil di antaranya woman on top atau perempuan duduk di atas pria. Gaya ini bisa dibilang aman lantaran posisi perut si cewek seperti orang duduk. Namun dalam melakukan posisi ini, jangan terlalu cepat mengguncangnya lantaran bisa membahayakan posisi bayi di dalam rahim si cewek. Kemudian gaya sendok, jadi pria di belakang sang wanita dengan gaya seperti menyerok. Jadi posisinya adalah si cewek berbaring sambil menyamping menoleh kanan atau kiri, kemudian cowok di belakangnya melakukan penetrasi dari belakang si wanita. Posisi ini dilakukan di ranjang yang lembut.

Lalu gaya berbaring menyamping dengan kaki diangkat satu. Sehingga posisinya, si cewek berbaring di dekat pinggir kasur, si pria berdiri di belakang si cewek dan melakukan penetrasi sambil berdiri. Salah satu kaki si cewek diangkat ke atas. Namun sama seperti gaya cewek di atas, saat melakukan penetrasi, baiknya jangan dengan kecepatan tinggi. Tujuannya, demi menghindari guncangan keras di rahim si cewek.

Namun, sebelum melakukan seks kala pasangan sedang hamil, baiknya konsultasi dulu ke praktisi yang ahli soal seks dan kandungan. Jika dilarang, sebaiknya jangan dilakukan. Adapun hal-hal yang membuat seks saat hamil dilarang adalah si cewek memiliki riwayat pernah melahirkan prematur atau pernah keguguran. Kemudian jika air ketuban sudah pecah. Lalu saat pasangan sedang mengalami pendarahan.



Posisi sex yang nikmat untuk wanita hamil



Menurut para ahli sex,seorang wanita hamil dengan usia kandungan sekitar antara 4 sampai 8 bulan adalah masa-masa di mana gairah dahsyat sedang bergejolak, itu di karenakan meningkatnya hormon estrogen sehingga meningkatkan aliran darah ke daerah kemaluan serta payudara (buah dada) wanita, yang mana hal ini membuat daerah-daerah merangsang tersebut menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan sex.

Tapi masalahnya sehubungan perut sang wanita yg sedang hamil tersebut menjadi tidak leluasa untuk melampiasakan hasrat membara-nya, karena tak bisa sembarangan membuat posisi bercinta yang nyaman.

Berikut ini tips untuk sebuah posisi sex yang nyaman dan nikmat luar biasa buat wanita yang sedang hamil:



1. Sang wanita tentunya harus telanjang bugil supaya nyaman.

2. Si wanita ambil posisi terlentang di atas tempat tidur, lalu ganjal pinggul/pantat wanita dengan 1 atau 2 buah bantal .

3. Lalu dalam posisi terganjal bantal tersebut kangkang-kan kaki lebar/senyamannya, lalu tarik nafas panjang dan hembuskan, tarik nafas ini tujuannya supaya rileks sehingga nantinya benar2 sempurna kenikmatannya.

4. Nah, lalu sang pria mulai menyodokan Mr.P nya ke liang vagina wanita dengan perlahan tapi mantab, tentu sebelumnya lakukan pemanasan secukupnya.

5. Kenapa posisi seperti itu saya katakan paling nikmat untuk wanita hamil..? . karena selain posisi itu nyaman, tapi juga sodokan Kemaluan pria yang cenderung berdiri 270 derajat itu, dalam posisi itu akan cenderung menyentuh daerah G-Spot si wanita, bisa baca masalah g-spot lagi, sehingga wanita akan merasakan gesekan nikmat yang luar biasa , itu menurut pengakuan pasangan saya.

6. Selain itu dengan sesekali mealakukan posisi seperti itu (pinggul di ganjal bantal) ,akan membuat keseimbangan aliran darah buat si wanita hamil itu, karena sehari-hari sang wanita terbebani dorongan ke arah bawah/bumi oleh kandungan kehamilannya, jadi selain posisi itu nikmat untuk bercinta, tapi juga punya baik buat kesehatan , tentunya harus di lakukan dengan hati-hati dan nyaman.



Bercinta bagi pasangan suami istri (pasutri) di saat sang istri hamil tua dengan kondisi perut yang membesar sering terasa berbeda dari sebelumnya atau di saat istri belum hamil,umumnya  ini terjadi lantaran timbulnya perasaan takut atau khawatir yang sebetulnya tak beralasan, kadang kekhawatiran itu  terjadi karena perasaan tidak nyaman terhadap kondisi perut sang istri yang membesar. Berhubungan intim saat istri hamil itu boleh dilakukan, karena tidak akan menyakiti janin, tentu saja dengan catatan kehamilan istri tidak sedang ada masalah ataupun sedang ada gangguan.

Walaupun untuk bercinta bisa dilakukan untuk mereka yang tengah berbadan dua, namun perlu mengatur posisi yang tepat. berikut ada beberapa posisi bercinta dengan istri yang sedang hamil yang bisa di coba,n amun, sebelum bereksperimen dengan seluruh posisi itu, ada baiknya Anda dan pasangan jangan memaksakan diri melakukannya. ..



1. Posisi Misionaris

Pada posisi ini,perempuan di bawah dan pria di atas. Jika dilakukan saat istri tengan hamil tentu menjadi tidak nikmat, bahkan bisa menyakitkan bagi istri Anda, bahkan juga untuk Anda sendiri. Itu sebabnya, posisi berhubungan seksual yang bisa dilakukan selama istri hamil adalah variasi dengan posisi menyamping, perut istri Anda terbebas dari tindihan. hehmmm.....

2. Perempuan di Atas, Pria di Bawah

Dengan posisi ini, Anda (terutama istri Anda), bisa mencegah penekanan terlalu banyak pada bagian perut dan payudara istri Anda, yang memang membahayakan kehamilannya. Posisi ini memungkinkan perempuan untuk memegang lebih banyak kendali atas gerakan. Istri dapat membuatnya lambat atau capat, sambil mengontrol kedalaman penetrasi.sound good......

3. Posisi Sendok

Posisi ini dilakukan dengan tubuh berbaring menyamping. Anda berada dibelakang istri Anda, sehingga penetrasi dapat dilakukan dari belakang(tetapi bukan hubungan seksual anal. Hanya penetrasinya lewat arah belakang). Posisi ini juga sesuai dilakukan pada saat perut istri sudah besar, atau sat istri tidak dapat berperan aktif lagi selama bercinta(seperti pada posisi perempuan di atas). interesting.....

4. Posisi Sendok Berhadapan

Posisi menyamping berhadapan dengan pasangan. Tarik satu kaki untukmemberi ruang pada pasangan untuk melakukan penetrasi. Posisi ini lebih cocok dilakukan pada triwulan pertama, ketika perut istri belum terlalu besar. nice to try......

5. Posisi Duduk

Perempuan duduk di pangkuan pasangan, ketika hamil belum terlalu besar, posisi berhadapan dapat dilakukan. Tapi ketika perut semakin membesar,posisi tidak berhadapan dapat dipilih. Posisi ini dapat menjadi pilihan pada masa kehamilan akhir trimester ke-2 atau pada awal trimester ke-3.Posisi ini cukup nyaman, baik untuk istri maupun Anda sendiri, sekalipun tidak memberikan kesempatan bagi Anda berdua untuk banyak melakukan gerakan aktif saat pemanasan (foreplay). Sayangnya, posisi duduk ini hanya nyaman dilakukan bagi berat tubuh istri tergolong normal. Sebab, pada posisi ini Anda harus menopang berat tubuh istri pada pangkuan Anda. hehehe terlalu berat boo....

6. Doggie Style

Agar perut tidak mendapat tekanan, istri bisa bersangga pada lutut dan tangannya, sepeerti hendak merangkak. Hanya saja, jika perut istri sudah sangat besar, bisa saja perut tetap menyentuh alas. Posisi ini juga tidak bisa dilakukan dalam tempo lama, karena cukup melatihkan bagi istri, walau ia tidak melakukan gerakan aktif. Keuntungannya, pembuluh darah di punggung tidak tertekan oleh berat perut. speechless dech....

7. Seks Non-Penetratif

Di luar alternatif-alternatif posisi tersebut, Anda bisa juga melakukan seks non-penetratif. Artinya, alat kelamin suami tidak perlu memasuki vagina istri. Suami istri bisa saling memberikan seks oral atau masturbasi. hmhem.... safe for baby......



Sebenarnya sih ..apa pun posisi yang Anda berdua pilih, nikmatilah aktivitas seksual itu bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisi kehamilan istri Anda.Tentu asalkan kehamilan istri Anda dinyatakan tidak memiliki risiko apapun,Anda berdua bisa melakukan hubungan seksual kapan pun Anda berduamenginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan sekalipun. Dengan tetap menikmati aktivitas yang satu ini bersama suami, Anda berdua bisa saling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres yang mungkin muncul selama masa kehamilan.



Namun jika kehamilan istri Anda berisiko, seperti misalnya letak plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), makalebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan jika Anda berdua tetap ingin bisa berhubungan seksual. Begitu juga apabila istri mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan itu.

Jadi keputusan ada di tangan anda berdua gaya apa yang cocok dan aman untuk kehamilan anda......

 




Ditampilkan sebanyak : 7407

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman
 
Aurel_R_Pasha's blog :