SITE STATUS
Jumlah Member :
501.039 member
user online :
546 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

berita



Pentingkah Tes TORCH?

(Posted:2012-01-04 17:18:03)

  Tahukah Bunda kalau salah satu penyebab kematian dan cacat pada bayi yang baru lahir adalah karena terinfeksi TORCH selama masa kehamilan. Untuk itu penting bagi Bunda yang memiliki risiko tinggi terhadap infeksi ini untuk melakukan pemeriksaan TORCH.

Tahukah Bunda kalau salah satu penyebab kematian dan cacat pada bayi yang baru lahir adalah karena terinfeksi TORCH selama masa kehamilan. Untuk itu penting bagi Bunda yang memiliki risiko tinggi terhadap infeksi ini untuk melakukan pemeriksaan TORCH.

Apa itu TORCH?
TORCH adalah infeksi yang disebabkan oleh Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes simplex. Infeksi ini bisa menular dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya.  
Adapun perempuan yang berisiko tinggi terpapar infeksi ini adalah:
- Perempuan yang memelihara binatang seperti kucing dan anjing, namun tidak memperhatikan kebersihan binatang peliharaannya tersebut.
- Perempuan yang gemar mengonsumsi sayuran mentah seperti salad, lalapan atau karedok.
- Perempuan yang suka mengonsumsi daging setengah matang. 
- Perempuan yang pernah kontak 

Bagaimana pemeriksaan TORCH dilakukan?
Pemeriksaan TORCH bisa dengan skrining yang dilakukan dengan mengambil sampel darah di lengan lalu diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini bisa dilakukan sebelum kehamilan (prenatal), saat trimester pertama kehamilan atau bayi baru lahir (neonatal).

Bagaimana pencegahan TORCH?
Membiasakan  diri untuk mencuci tangan sebelum makan atau setelah kontak dengan kucing atau kotorannya, gunakan sarung tangan ketika membersihkan kandang, memasak makanan sampai matang benar (>66 derajat C), jangan memakan telur mentah atau lalapan mentah yang tidak dibersihkan dengan baik.
 

berita lainnya :

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman