SITE STATUS
Jumlah Member :
493.769 member
user online :
1573 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: tempat penitipan bayi baru lahir d bajarbaru

New Topic :  
30-05-2015 21:44:06 debay lbh sering nangis mlm
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

sering2 d susuin aj bun,bs memancing keluar ny asi,bunda jgn stres,bnykin mkan sayur,buah dan minum air putih
ank nangis bnyk sebab ny bs krn haus,kedinginan,krg nyaman,bak,bab,minta d temani,dll
bayi baru lahir umum ny blm tau siang dan malam bun,jd coba bunda ajari anak bunda tuk membedakan siang dan malam,klo siang taruh d tempat yg terang&agak bising,klo mlm beri suasana yg sunyi,kmr agak redup

   


13-06-2014 13:31:45 JUAL CHICCO SACCA TRANSPORTER
Jumlah Posts : 397
Jumlah di-Like : belum ada like



http://toko.semuada.com/baby-bouncer/jual-chicco-sacca-transporter-murah

#JUAL CHICCO SACCA TRANSPORTER

INFORMASI DAN PEMESANAN
SMS Only/Whatsapp: 081310623755
PIN BB: C003AEA89

[b]KAMI HANYA MENJUAL BARANG READY STOCK DAN BARANG 100% BARU[/b]

[spoiler=PROMO]
[b]DISKON 10% UNTUK GENDONGAN TERTENTU DENGAN LIKE DAN SHARE PRODUK KAMI DI WEBSITE ATAU FACEBOOK[/b]
[/spoiler]

[spoiler=HARAP DIBACA]
- TIDAK ADA BBM GROUP! Semua produk bisa lihat di web, facebook, instagram atau BBM Channel
- Harga dapat berubah sewaktu2. Harga yg berlaku adalah harga yg di website
- Stok terbatas, silahkan tanyakan stok dulu sebelum memesan
- Tidak ada sistem booking, siapa cepat dia dapat
- Transaksi sebelum jam 3 sore barang dikirim pada hari yg sama
- Untuk pos batas transaksi jam 10 pagi, lewat dari jam 10 pagi kirim hari berikutnya
- Pengiriman melalui Cargo hanya hari Senin, Rabu, dan Jumat
- Menerima pemasangan iklan di website kami (Syarat dan Ketentuan berlaku)
[/spoiler]

Harga: Rp. 497,000
Item ID: 2199

- Solusi praktis untuk membawa bayi baru lahir
- Bahan adem tidak panas
- ada canopy untuk melindungidari sinar matahari
- ada selimut yang bisa di lepas
- bahan mudah dilepas dan dicuci
- Cocok bisa di pasang di stoller chico CT 0,2
- bisa di gunakan sebagai tempat tidur dirumah

http://toko.semuada.com/baby-bouncer/jual-chicco-sacca-transporter-murah

Website: http://toko.semuada.com
Testimoni: http://toko.semuada.com/testimoni
Resi: http://toko.semuada.com/resi
HappyCustomer: http://toko.semuada.com/gallery


#bayi #anak #baby #babyshop #newborn #Indonesia #gendongan #carriers #jakarta #bouncer #stroller #playmat #potty #reseller #dropship #promo #breastpump #asi #walker #mainan #olshop #onlineshop #onlinebabyshop #murah #anakku #batita #balita

[spoiler=Social Media]
Facebook: Bunda Salsabila Babyshop (https://www.facebook.com/bunda.salsabilla)
Twitter: @bundasalsabilla
Instagram: @bundasalsabilla
Kaskus: http://www.kaskus.co.id/search?f=&q=bunda.salsabila
[/spoiler]

[spoiler=Pilihan Jasa pengiriman]
Pilihan Jasa pengiriman:
? POS
? JNE
? Wahana
? Pahala
? Dakota
? Sentral Cargo
[/spoiler]

[spoiler=Menerima pesanan dan pengiriman dari dan ke seluruh Indonesia] Jakarta ? Tangerang ? Serang ? Cilegon ? Tangerang Selatan ? Bandung ? Banjar ? Bekasi ? Bogor ? Cimahi ? Cirebon ? Depok ? Sukabumi ? Tasikmalaya ? Magelang ? Pekalongan ? Salatiga ? Semarang ? Surakarta ? Tegal ? Klaten ? Batu ? Blitar ? JKW4P ?Kediri ? Madiun ? Malang ? Mojokerto ? Pasuruan ? Probolinggo ? Surabaya ? Yogyakarta ? ori ? original ? Banda Aceh ? Jaminan ? Beli ? Langsa ? Lhokseumawe ? Sabang ? Subulussalam ? Binjai ? Gunungsitoli ? Medan ? Padang Sidempuan ? Pematangsiantar ? Sibolga ? Toko Mainan Online ? Termurah ? Kaskus ? Tanjungbalai ? Tebing Tinggi ? Bengkulu ? Jambi ? Sungaipenuh ? Dumai ? Kampanye ?Pekanbaru ? Bukittinggi ? Padang ? Padangpanjang ? Pariaman ? Payakumbuh ? Sawahlunto ? Solok ? Lubuklinggau ? Pagar Alam ? Palembang ? Prabumulih ? Bandar Lampung ? Metro ? Pangkal Pinang ? cod ? cash on delivery ? Batam ? Tanjung Pinang ? Pontianak ? Singkawang ? Banjarbaru ? Banjarmasin ? Palangka Raya ? Balikpapan ? Bontang ? Jokowi ? Samarinda ? Tarakan ? Nusa Tenggara ? Denpasar ? Bima ? Mataram ? Kupang ? Sulawesi ? Gorontalo ? Makassar ? Palopo ? Parepare ? Bau-Bau ? Kendari ? Palu ? Bitung ? Kotamobagu ? Manado ? Tomohon ? Maluku ? Ambon ? Tual ? Ternate ? Tidore ? Papua ? Jayapura ? Sorong[/spoiler]

[spoiler=Lain-lain, dibaca juga y]
- Dapat dolar dari perpendek link http://smua.in/3rc
- Mendatangkan devisa tanpa harus jadi TKI, pakai saja perpendek url ini http://smua.in/3rc
- #Testimoni http://smua.in/testimoni #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- #HappyCustomer http://smua.in/365 #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Menerima pemasangan #iklan http://smua.in/2 #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Informasi dan Pemesanan hubungi BBM 794bfea0 / Whatsapp 081310623755 http://smua.in/2 #bayi #anak #b#wborn #babyshop #Indonesia #jakarta
- Berbagi hal baru & dapat #uang http://smua.in/3pz #indonesia
- Berbagi hal baru di akun media sosial & dapat #uang #tunai http://smua.in/3pz #indonesia
- Jadi yg #pertama berbagi #video Youtube, trailer film, konser & lainnya http://smua.in/3pz #indonesia
- Cara cepat, mudah & seru mendapatkan #uang tambahan http://smua.in/3pz #indonesia
- Luangkan waktumu & dapatkan #uang tambahan dg mudah http://smua.in/3pz #indonesia
- Siapa yg Bertanggungjawab Terhadap Cita-cita Anak-anak Ini? http://http://smua.in/3ro #Indonesia
- Apa cita-citamu? http://http://smua.in/3ro #Indonesia
- Happy Dance http://smua.in/3sd #Indonesia
- Ikutan 8Share yuks http://smua.in/3rf #Indonesia
- Be Creative http://smua.in/3rh #Indonesia
- Yg cinta #Indonesia, tahu ini gak? http://smua.in/3si
- Mau dong hand phone nya :D http://smua.in/3sj #Indonesia
- Kalau pocong insomnia ya begini nih http://smua.in/3sz #Indonesia
- 10 Bisnis Sampingan Dengan Modal Dengkul http://smua.in/3t0 #Indonesia
- Cinta Indonesia? Share Ini Sekarang Juga! http://smua.in/3t1 #Indonesia
- Kisah cinta inipun mengalir dengan indah http://smua.in/3t2 #Indonesia
- Saran Mixologist Untuk Para Ibu http://smua.in/3t3 #Indonesia
- Mengintip masa depan dengan melihat 10 aplikasi impian http://smua.in/3t4 #Indonesia
- 10 hal yg wajib dilakukan pas liburan di Ubud Bali http://smua.in/3sf #Indonesia
[/spoiler]
   
25-10-2011 11:14:05 tips saat bayi baru lahir
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like

1.    Saat bunda akan memandikan sikecil, pastikan anda telah menyiapkan semua kebutuhan mandi sikecil dengan lengkap.

2.    Setelah semua persiapan lengkap, pastikan anda meletakkan semua keperluan tersebut di dekat tempat anda memandikan bayi. Lebih baik anda mematikan AC saat memandikan sikecil, agar hangat dan nyaman bagi sikecil.

3.    Gunakan air hangat saat memandikan sikecil ya bun, agar bayi tetap hangat dan nyaman saat dimandikan.

4.    Cek suhu air, agar air tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk bayi anda. Buka semua pakaian sikecil kecuali perban yang membungkus tali pusar sikecil. Usapkan baby oil sambil member pijatan lembut.

5.    Pastikan anda memegang bayi anda dengan kuat namun lembut agar tidak terpeleset saat menyabuni dan mengeramasi sikecil.

6.    Jika anda belum berani memandikan bayi anda dengan 1tangan, anda bisa menggunakan waslap dan meletakan sikecil di alas mandi dr plastic yg empuk. Bersihkan dengan lembut karena kulit bayi masih sensitive dan mudah iritasi. Bersihkan bagian lipatan leher, tangan dan kaki bayi, karena mudah menimbun kotoran.

7.    Bilas hingga benar-benar bersih seluruh bagian kulit bayi anda. Keramas pada bayi hanya diperlukan 2x seminggu dengan shampoo bayi. Bilas hingga bersih dan hati-hati jangan sampai air masuk ke telinga.

8.    Setelah selesai, langsung letakkan bayi anda diatas handuk dan dilap dengan cara ditekan-tekan tidak perlu digosok. Ganti perban pembalut tali pusar sikecil, kemudian usapkan menyak telon agar tetap hangat, taburi bedak bayi. Pakaikan baju, popok, kaus tangan dan kaki.

9.    Simpan perlengkapan mandi sikecil dalam 1kotask, agar memudahkan anda.

10. Jika bayi anda tidak suka dibersihkan wajahnya, jadi anda boleh membersihkannya di waktu yg terpisah.

11. Jika bayi anda sudah bisa didudukan, anda bisa menambahkan mainan di bak mandi agar dapat menikmati saat mandinya.

12. Usahakan tidak memandikan bayi ketika baru selesai makan atau minum susu, karena dy bisa muntah.

13. Jangan melepaksan tangan anda selama memandikan sikecil, karena akan tergelincir dan tenggelan walau air hanya setinggi 5cm

14. Pastikan air tetap hangat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

15. Pastikan anda menggunakan produk khusus bayi bukan produk orang dewasa, karena kulit bayi sangat sensitive.

16. Usahakan perban tali pusar tetap kering, untuk menghindari infeksi. Jika anda kesulitan, sebaiknya anda tidak memandikan sikecil didalam bak mandi dahulu.

17. Bersihkan terlebih dahulu bagian mata dengan kamas yg terendam air matang.dari arah ujung mata hingga kea rah hidung. Bersihkan pula lubang hidung dengan cotton buds yg telah telah d celupkan ke air bersih. Jangan memasukkan cotton buds terlalu dalam, dan pakai kapas yg berbeda tiap lubangnya.

18. Bersihkan juga telingan sikecil dengan cotton buds yg sudah diberi baby oil. Jangan masukkan cotton buds terlalu dalam. Bersihkan bagian luar telinganya saja.

19. Setelah mandi, jika cuaca memungkinkan, ajaklah sikecil berjalan-jalan atau berjemur dibawah sinar matahari pagi.

20. Usaplah wajah dengan air matang agar terhindar dari infeksi kulit.

21. Perhatikan mulut sikecil. Jika pada lidah tampak seperti bekas susu yg tebal, mungkin sikecil terkena jamur mulut, segera konsultasikan dengan bidan anda.

22. Pastikan anda menjaga kebersihahan kulit sikecil setelah buang air. Bersihkan dengan air hangat, kemudian lap sampai kering dengan kain yg halu.

23. Ganti perban tali pusar 2x sehari. Pastikan tali pusar tidak basah dan infeksi. Tali pusar yg sehat akan lepas setelah umur 6-7 hari.

24. Ganti popok tiap kali basah karena sikecil buang air. Bersihkan bokong bayi dengan air hangat dan keringkan, agar kulit tidak infeksi dan lecet.

25. Mandikan bayi 2x sehari saja ya bun. Pada bulan pertama, bayi akan sering lapar hingga menangis. Jadi anda harus menyusui sesering mungkin.

26. Pada minggu pertama bayi, anda tidak perlu menjadwalkan jam makan sikecil. Berilah ia makanan sesering mungkin. Penjadwalan akan terbentuk kira-kira minggu ke 5. #Avent

27. Buang air sikecil pun terjadwal. Semakin sering ia buang air itu bertanda ia cukup makan. Jangan tunda mengganti popok sikecil agar kulit tidak iritasi.

28. Perhatikan juga air seni dan feses sikecil, karena itu juga bisa menjadi alat ukur kesehatan sikecil.

29. Pastikan sikecil menggunakan pakaian yg nyaman. Tidak membuatnya gerah, atau kedinginan.

30. Sepatu dan topi untuk bayi juga bermanfaat untuk mencegah masuk angin. #Avent

31. Bijaksanalah dalam memilih perlengkapan bayi seperti shampoo, sabun, lotion, oil. Pakailah produk yg telah teruji secara klinis.

32. Perhatikan penggunakan kosmetika pada sikecil. Jika kulit menimbulkan bercak merh, segera hentikan penggunakan kosmetika tersebut.

33. Juga perhatikan pelembut pakaian yang digunakan untuk pakaian sikecil. Bahan kimia yg terlalu kuat bisa menyebakan iritasi kulit pada bayi.

34. Bayi cenderung mengamuk saat pakaian dilepaskan, mandi, keramas, dan pemberian obat tetes mata dan hidung, maka lakukan kegiatan tersebut dengan cepat namun aman. Alihkan perhatian sikecil dengan mengajak bercakap-cakap.

35. Tetap jaga suhu ruangan tempat bayi bermain dan tidur. Pastikan tidak terlalu panas atau dingin, hal ini dapat mengurangi tangisan sikecil.

36. Tidak dianjurkan obat pembasmi serangga di kamar bayi anda, kiarena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi.

37. Mainan untuk sikecil tidah hanya untuk menghibur sikecil, tapi juga mengenalkan bayi pada barbagai bentuk dan melatih otot mata agar lebih focus.

38. Pilihlah mainan bayi yg berwarna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi yg digantung ditempat tidur dapat merangsang pendengaran danpenglihatamn sikecil.

39. Total waktu yg diperlukan untuk bayi tidur adalah 16jam. Jadi pastikan bayi anda memiliki tidur yg efektif dan nyaman ya bun. Kenali penyakit bayi baru lahir, seperti kuram popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur, dan demam pasca imunisasi. Cepat cari tahu dan atasi.

40. Bunda, jaga mood dan kondisi suasana hati anda, karena perasaan bayi yang halus membuat bayi dapat merasakan perasaan anda. Dan dia bisa ikutan rewel.

41. Warna kuning yang keluar dari ASi pertama kali tidak boleh dibuang, karena mengandung protein dan antibody yang menmbuat bayi lebih kuat menghadapi penyakit.

42. Ibu yang karena suatu hak tidak bisa menyusui bayinya dalam beberapa waktu tdk perlu ragu untuk menyusui bayi lagi, karena ASi tidak dapat basi seperti susu formula.

43. ASI bersifat lebih mudah dicerna, sehingga bayi cepat lapar, 1-3jam sekali.

44. Simpan ASI dalam Freezer bisa bertahan selama 2minggu-4 bulan, dalam suhu kamar 4-8jam dan lemari pendingin 24-48jam. Jadi catat tanggal dan waktu pemerasan ya bunda.

45. Saat hendak diberikan, ASI jangan dipanaskan karena kandungan ASI bisa rusak. Cukup dengan merendam ASI ke air hangat hingga ASI tidak dingin lagi.

46. Menangis adalah salah1 cara komunikasi sikecil dgn kita bun, jadi tidak selalu krn lapar. Mungkin Karen popok basah atau tidak nyaman saat menyusui.

47. Mungkin sikecil nangis juga sebagai poeringatan bahwa sedang tidak sehat, coba cek kondisi sikecil ya bun.

48. Sikecil yang kangen sama bunda dan ayah yang sibuk kerja juga suka menggunakan tangisan untuk menarik perhatian anda loh. Mari bermain bersama sikecil.

49. Ajaklah sikecil untuk bermain atau berjalan-jalan untuk menenangkan sikecil yang sedang menangis.

50. Jangan ragu untuk segera menimang atau menggendong sikecil segera setalah ia menangis. Menurut penelitian, hal ini dapat membuat sikecil lebih mandiri nantinya.

51. Untuk menurunkan demam anak lebih baik menggunakan kompresan air hangat daripada air dingin. Jangan menggunakan alcohol ya bun.

52. Perhatikan feses sikecil ya bun, selama mengkonsumsi ASI, fesesnya akan cair dan seperti berbiji. Feses baru berbentuk ketika usia diatas 4bulan.

53. Perbanyak pengetahuan tentang pola tingakah laku sikecil ya bunda, agar bunda bisa mengetahui masalah sikecil sejak dini.

54. Gejala autism dapat diketahui sejak dini, pencegahan dari awal lebih baik bunda.

55. Tetap perhatikan berat dan tinggi badan sikecil ya bun, bagitu juga lingkar kepalanya.

56. Jangan terlalu sering memberikan antibiotik pada bayi ya bun, apalagi hanya penyakit ringan.

57. Pastikan anda sudah menjadwal imunisasi sesuai dengan anjuran dokter ya bun, jangan sampai terlambat.

58. Saat ini sudah ada vaksin 5 in 1 bun, jadi sikecil tidak terlalu banyak disuntik dan tidak demam yang terlalu tinggi dan jarang bengkak.

59. Pastikan teman anda yang ingin menengok sikecil sudah bersih saat berinteraksi dengan sikecil. Dan juga pastikan mereka tidak sedang sakit.

60. Kenakan baju bayi sesuai cuaca agar sikecil tidak kepanasan atau kedinginan.

61. Jangan biarkan anak anda bermain dengan kunci, karenan mereka akan cenderung memasukkannya ke dalam mulut. Sedangkan kadar timah terlalu tinggi dapat menyebabkan penurunan IQ.

62. Biasakan bayi tidur dalam posisi terlentak diatas selimut yg tidak terlalu lembut atau mudah bergeser. Hal ini untuk mengurangi resiko SIDS(Sudden Infant Death Syndrome)

63. Untuk member dosis pada anak sebaiknya sesua saran dokter karena untuk sikecil tidak bisa sembarangan.

64. Jangan biarkan ada barang berbahaya disekitar sikecil ya bun. Pastikan anda menyimpannya dengan baik.

65. Tidak semua yang alami itu aman bagi anak anda. Konsultasikan lebih dahulu ke dokter anda sebelum memberikannya kepada anak anda.

INFO

   


11-05-2010 13:52:15 pendarahan
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
Berikut adalah beberapa hal yang disebut sebagai Komplikasi Kehamilan dan bahayanya: (tolong di baca perlahan..agar bunda2 lebih paham)

1. KEGUGURAN & KELAHIRAN MATI

Keguguran (Aborsi Spontan) adalah kehilangan janin karena penyebab alami sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu.
Kelahiran Mati (Stillbirth) adalah kehilangan janin karena penyebab alami pada saat usia kehamilan mencapai lebih dari 20 minggu.

Seorang bayi yang lahir pada usia kehamilan berapapun dan langsung bernafas atau jantungnya berdenyut spontan, dikatakan lahir hidup. Jika kemudian bayi tersebut meninggal, maka dikatakan sebagai kematian bayi baru lahir(kematian neonatus).

Sekitar 20-30% wanita hamil mengalami perdarahan atau kram minimal 1 kali selama 20 minggu pertama kehamilan. Sekitar separuhnya menyebabkan keguguran.

Sekitar 85% keguguran terjadi pada trimester pertama dan biasanya disebabkan oleh kelainan pada janin.
15% sisanya, terjadi pada minggu ke 13-20; duapertiganya terjadi akibat kelainan pada ibu dan sepertiganya penyebabnya tidak diketahui.

Sebelum terjadinya keguguran, wanita hamil biasanya mengalami spotting (bercak perdarahan) atau perdarahan dan keputihan dari vagina. Rahimnya berkontraksi, menyebabkan kram. Jika terjadi keguguran, maka perdarahan, keputihan dan kram menjadi lebih berat. Pada akhirnya, sebagian atau seluruh isi rahim akan keluar.

Pada keguguran stadium awal, dengan USG bisa diketahui apakah bayi masih hidup.
Setelah keguguran, USG dan pemeriksaan lainnya digunakan untuk melihat apakah semua isi rahim telah keluar.

Jika seluruh isi rahim telah keluar, maka tidak perlu dilakukan pengobatan. Jika hanya sebagian isi rahim yang keluar, maka dilakukan kuretase untuk membersihkan rahim.

Jika janin telah mati tetapi tetap berada dalam rahim (missed abortion), maka janin dan plasenta harus dikeluarkan melalui kuretase.
Untuk missed abortion stadium lanjut, bisa digunakan obat yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga rahim mengeluarkan isinya (misalnya oksitosin).

Jika perdarahan dan kram terjadi pada kehamilan 20 minggu (ancaman aborsi), maka dianjurkan untuk menjalani tirah baring. Wanita tersebut tidak boleh bekerja dan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
Tidak diberikan hormon karena hampir selalu tidak efektif dan bisa menyebabkan cacat bawaan, terutama pada jantung atau organ reproduksi.

Ancaman aborsi bisa terjadi jika leher rahim (serviks) membuka terlalu dini akibat kelemahan pada jaringan fibrosa. Kadang pembukaan servikal ini bisa ditutup melalui pembedahan dengan menjahitnya, yang nanti akan dibukan sesaat sebelum persalinan.

Aborsi septik adalah infeksi yang sangat serius. Isi rahim harus segera dikeluarkan dan infeksi harus diatasi dengan antibiotik dosis tinggi.


2. KEHAMILAN EKTOPIK

Kehamilan Ektopik (Kehamilan Diluar Kandungan) adalah suatu kehamilan dimana janin berkembang diluar rahim, yaitu di dalam tuba falopii (saluran telur), kanalis servikalis (saluran leher rahim), rongga panggul maupun rongga perut.

Dalam keadaan normal, sebuah sel telur dilepaskan dari salah satu ovarium (indung telur) dan masuk ke dalam tuba falopii. Di dalam tuba, dengan dorongan dari rambut getar yang melapisi tuba, dalam waktu beberapa hari, sel telur akan mencapai rahim. Biasanya sel telur dibuahi di dalam tuba falopii tetapi tertanam di dalam rahim.
Jika tuba tersumbat (misalnya karena infeksi), maka sel telur akan bergerak secara lambat atau tertahan. Sel telur yang telah dibuahi tidak pernah sampai ke rahim dan terjadilah kehamilan ektopik.

Resiko terjadinya kehamilan ektopik meningkat pada: - Kelainan tuba falopii
- Sebelumnya pernah mengalami kehamilan ektopik
- Pemakaian DES(dietilstilbestrol)
- Kegagalan ligasi tuba (prosedur sterilisasi, dimana dilakukan pengikatan atau pemotongan tuba).

Kehamilan ektopik biasanya terjadi pada salah satu tuba falopii (kehamilan tuba).
Kehamilan ektopik bisa berakibat fatal dan harus segera diatasi.

Gejala dari kehamilan ektopik adalah spotting dan kram. Gejala ini timbul karena ketika janin mati, lapisan rahim dilepaskan seperti yang terjadi pada menstruasi yang normal.

Jika janin mati pada stadium awal, maka tidak terjadi kerusakan tuba falopii. Jika janin terus tumbuh, bisa menyebabkan robekan pada dinding tuba sehingga terjadi perdarahan.
Jika perdarahan terjadi secara bertahap, bisa menimbulkan nyeri dan kadang menimbulkan penekanan pada perut bagian bawah akibat penimbunan darah.
Biasanya setelah sekitar 6-8 minggu, penderita tiba-tiba merasakan nyeri yang hebat di perut bagian bawah, lalu pingsan. Gejala ini biasanya menunjukkan bahwa tuba telah robek dan menyebabkan perdarahan hebat ke dalam perut.

Kadang kehamilan ektopik sebagian terjadi di dalam tubah dan sebagian di dalam rahim. Keadaan ini menyebabkan kram dan spotting.
Janin memiliki ruang untuk tumbuh, sehingga kehamilan ektopik biasanya baru pecah di kemudian hari, biasanya pada minggu ke 12-16.

Jika hasil pemeriksaan darah dan air kemih menunjukkan positif hamil tetapi rahim tidak membesar, maka diduga telah terjadi kehamilan ektopik. Pada USG rahim tampak kosong dan di dalam rongga panggul atau rongga perut terlihat darah.
Laparoskopi digunakan untuk melihat kehamilan ektopik secara langsung.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan kuldosentesis, yaitu pengambilan contoh darah yang tertimbun akibat kehamilan ektopik melalui sebuah jarum yang dimasukkan lewat dinding vagina ke dalam rongga panggul. Berbeda dengan darah vena atau arteri, darah ini tidak membeku.

Biasanya harus dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan kehamilan ektopik.
Pada kehamilan tuba, biasanya dibuat sayatan ke dalam tuba dan janin serta plasenta diangkat. Tuba dibiarkan terbuka agar penyembuhan terjadi tanpa pembentukan jaringan parut karena jaringan parut bisa menyebabkan penderita sulit untuk hamil lagi. Prosedur ini kadang dilakukan melalui suatu laparoskopi.
Jika terjadi kerusakan berat pada tuba dan tidak dapat diperbaiki, maka tuba harus diangkat.

Jika tidak terdengar denyut jantung janin, pada kehamilan tuba stadium awal bisa diberikan obat metotreksat.


3. ANEMIA

Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pengangkut oksigen) kurang dari normal.

Selama hamil, volume darah bertambah sehingga penurunan konsentrasi sel darah merah dan hemoglobin yang sifatnya menengah adalah normal.

Selama hamil, diperlukan lebih banyak zat besi (yang diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah) karena ibu harus memenuhi kebuhan janin dan dirinya sendiri.
Jenis anemia yang paling sering terjadi pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, yang biasanya disebabkan oleh tidak adekuatnya jumlah zat besi di dalam makanan.
Anemia juga bisa terjadi akibat kekurangan asam folat (sejenis vitamin B yang diperlukan untuk pembuatan sel darah merah).

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah yang menentukan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin dan kadar zat besi dalam darah.

Anemia karena kekurangan zat besi diobati dengan tablet besi. Pemberian tablet besi tidak berbahaya bagi janin tetapi biasa menyebabkan gangguan lambung dan sembelit pada ibu, terutama jika dosisnya tingggi.
Wanita hamil dianjurkan untuk minum tablet besi meskipun jumlah sel darah merah dan kadar hemoglobinnya normal, agar yakin bahwa mereka memiliki zat besi yang cukup untuk janin dan dirinya sendiri.

Anemia karena kekurangan asam folat diobati dengan tablet folat.
Untuk wanita hamil yang menderita anemia sel sabit, pengobatannya masih bersifat kontroversial; kadang perlu dilakukan transfusi darah.


4. INKOMPATIBILITAS Rh

Inkompatibilitas Rh adalah suatu ketidaksesuaian Rh di dalam darah ibu hamil dan darah bayinya.

Sebagai akibat dari inkompatibilitas Rh, tubuh ibu akan membentuk antibodi terhadap sel-sel darah merah bayi. Antibodi menyebabkan beberapa sel darah merah pecah dan kadang menyebabkan penyakit hemolitik (sejenis anemia) pada bayi.

Golongan darah ditentukan berdasarkan kepada adanya molekul-molekul pada permukaan sel darah merah. Golongan darah Rh terdiri dari beberapa molekul tersebut.
Salah satu dari molekul tersebut adalah Rh-nol-D, yang biasanya menyebabkan inkompatibilitas Rh. Jika sel darah merah memiliki molekul Rh-nol-D, maka dikatakan Rh-positif; jika tidak memiliki molekul Rh-nol-D, dikatakan Rh-negatif.

Inkompatibilitas Rh terjadi jika ibu memiliki darah dengan Rh-negatif dan janin memiliki Rh-positif yang berasal dari ayahnya. Darah janin bisa bercampur dengan darah ibu melalui plasenta (ari-ari), terutama pada akhir kehamilan dan selama persalinan.
Sel darah janin dianggap sebagai benda asing oleh tubuh ibunya, sehingga ibu menghasilkan antibodi untuk menghancurkannya. Kadar antibodi pada tubuh ibu terus bertambah selama kehamilan dan antibodi ini bisa melewati plasenta lalu masuk ke tubuh janin dan menghancurkan sebagian sel darah merah janin.
Akibatnya bisa terjadi penyakit hemolitik pada janin (eritroblastosis fetalis) atau pada bayi baru lahir (eritroblastosis neonatorum).
Tetap pada kehamilan pertama, anak yang dilahirkan jarang mengalami kelainan ini karena biasanya tidak terjadi kontak yang berarti antara darah janin dan darah ibu. Pada setiap kehamilan berikutnya, ibu menjadi lebih sensitif terhadap darah Rh-positif dan menghasilkan antibodi lebih dini.

Penghancuran sel darah merah pada tubuh janin bisa menyebabkan anemia dan peningkatan kadar bilirubin (limbah hasil penghancuran sel darah merah). Jika kadar bilirubin ini sangat tinggi, bisa terjadi kerusakan otak.

Pada pemeriksaan kehamilan biasanya dilakukan penyaringan untuk menentukan golongan darah ibu. Jika ibu memiliki Rh-negatif, dilakukan pemeriksaan golongan darah ayah. Jika ayah memiliki Rh-positif, dilakukan pengukuran kadar antibodi Rh pada ibu.

Darah ibu dan darah bayi bisa mengadakan kontak selama persalinan sehingga tubuh ibu membentuk antibodi. Karena itu sebagai tindakan pencegahan, diberikan suntikan immunoglobulin Rh-nol-D kepada ibu yang darahnya memiliki Rh-negatif dalam waktu 72 jam setelah melahirkan bayi dengan Rh-positif (bahkan juga setelah mengalami keguguran atau aborsi).
Pemberian suntikan ini menyebabkan hancurnya sel-sel dari bayi yang mungkin mensensitisasi ibu, sehingga biasanya kehamilan berikutnya tidak berbahaya.
Tetapi sekitar 1-2% ibu yang mendapatkan suntikan ini tetap mengalami sensitisasi, kemungkinan karena sensitisasi terjadi lebih dini. Untuk mencegah terjadinya sensitisasi dini, suntikan bisa diberikan pada kehamilan 28 minggu dan setelah persalinan.

Dengan mengukur kadar antibodi Rh pada ibu secara periodik, bisa diambil tindakan untuk mengantisipasi gangguan pada janin.
Jika kadar antibodi Rh terlalu tinggi, dilakukan amniosentesis (pengambilan contoh cairan ketuban untuk dianalisa). Kadar bilirubin pada contoh cairan ketuban diukur. Jika kadarnya terlalu tinggi, dilakukan transfusi darah pada janin.
Transfusi tambahan biasanya diberikan setiap 10-14 hari sampai kehamilan 32-34 minggu. Setelah lahir, biasanya diberikan 1 atau beberapa kali transfusi.
Pada kasus yang tidak terlalu berat, transfusi biasanya baru dilakukan setelah bayi lahir.


5. ABRUPSIO PLASENTA

Abrupsio Plasenta adalah pelepasan plasenta yang berada dalam posisi normal pada dinding rahim sebelum waktunya, yang terjadi pada saat kehamilan bukan pada saat persalinan.

Plasenta mungkin tidak menempel seluruhnya (kadang hanya 10-20%) atau menempel seluruhnya. Penyebabnya tidak diketahui.
Abrupsio lebih sering ditemukan pada wanita yang menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes atau penyakit rematik dan wanita pemakai kokain.

Terjadi perdarahan rahim yang berasal dari sisi tempat menempelnya plasenta. Perdarahan eksternal terjadi jika darah keluar melalui vagina, tetapi jika darah terperangkap di belakang plasenta, akan terjadi perdarahan tersembunyi.
Gejala yang timbul tergantung kepada luasnya pelepasan plasenta dan banyaknya darah yang hilang.
Gejalanya berupa:
- perdarahan vagina
- nyeri perut yang timbul secara tiba-tiba
- nyeri kram perut
- nyeri jika perut ditekan.
Untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan pemeriksaan USG.

Abrupsio plasenta menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen dan zat gizi untuk janin dan bisa menyebabkan kematian janin.
Sedangkan ibu bisa mengalami perdarahan yang serus, DIC(disseminated intravascular coagulation, bekuan darah di dalam pembuluh darah), gagal ginjal dan perdarahan ke dalam dinding rahim. Keadaan ini lebih sering terjadi pada wanita hamil yang mengalami pre-eklamsi) dan bisa merupakan petunjuk bahwa janin berada dalam keadaan gawat atau telah meninggal.

Penderita segera dirawat dan menjalani tirah baring.
Jika gejalanya berkurang, penderita mulai latihan berjalan dan mungkin boleh pulang.
Jika gejalanya semakin memburuk, dilakukan persalinan dini untuk menyelamatkan ibu dan bayi.


6. PLASENTA PREVIA

Plasenta Previa adalah plasenta yang tertanam di atas atau di dekat serviks (leher rahim), pada rahim bagian bawah.

Di dalam rahim, plasenta bisa menutupi lubang serviks secara keseluruhan atau hanya sebagian.
Plasenta previa biasanya terajdi pada wanita yang telah hamil lebih dari 1 kali atau wanita yang memiliki kelainan rahim (misalnya fibroid).

Pada akhir kehamilan, tiba-tiba terjadi perdarahan yang jumlahnya bisa semakin banyak. Darah yang keluar biasanya berwarna merah terang.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan USG.

Jika perdarahannya hebat, dilakukan transfusi darah berulang.
Jika perdarahannya ringan dan persailinan masih lama, bisanya dianjurkan untuk menjalani tirah baring.
Hampir selalu dilakukan operasi sesar karena cenderung terjadi pelepasan plasenta sebelum waktunya, bayi bisa mengalami kekurangan oksigen dan ibu bisa mengalami perdarahan hebat.


7. HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan selama masa hamil, tidak seperti morning sickness yang biasa dan bisa menyebabkan dehidrasi dan kelaparan.

Penyebabnya tidak diketahui.
Faktor psikis bisa memicu atau memperburuk muntah.

Berat badann pendertia menurun dan terjadi dehidrasi.
Dehidrasi bisa menyebabkan perubahan kadar elektrolit di dalam darah sehingga darah menjadi terlalu asam.

Jika muntah terus terjadi, bisa terjadi kerusakan hati.
Komplikasi lainnya adalah perdarahan pada retina yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah ketika penderita muntah.

Penderita dirawat dan mendapatkan cairan, glukosa, elektrolit serta vitamin melalui infus. Penderita berpuasa selama 24 jam. Jika perlu, bisa diberikan obat anti-mual dan obat penenang.
Jika dehidrasi telah berhasil diatasi, penderita boleh mulai makan makanan lunak dalam porsi kecil.
Biasanya muntah berhenti dalam beberapa hari. Jika gejala kembali kambuh, maka pengobatan diulang kembali.


8. PRE-EKLAMSI & EKLAMSI

Pre-eklamsi (Toksemia Gravidarum) adalah tekanan darah tinggi yang disertai dengan proteinuria (protein dalam air kemih) atau edema (penimbunan cairan), yang terjadi pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan.
Eklamsi adalah bentuk pre-eklamsi yang lebih berat, yang menyebabkan terjadinya kejang atau koma.

Pre-eklamsi terjadi pada 5% kehamilan dan lebih sering ditemukan pada kehamilan petama dan pada wanita yang sebelumnya menderita tekanan darah tinggi atau penyakit pembuluh darah.
Eklamsi terjadi pada 1 dari 200 wanita yang menderita pre-eklamsi dan jika tidak diobati secara tepat biasanya bisa berakibat fatal.

Penyebab dari pre-eklamsi dan eklamsi tidak diketahui.
Resiko utama terjadinya pre-eklamsi adalah abrupsio plasenta.

Gejala-gejala dari pre-eklamsi adalah:
- tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mm Hg
- wajah atau tangan membengkak
- kadar protein yang tinggi dalam air kemih.
Seorang wanita yang pada saat hamil tekanan darahnya meningkat secara berarti tetapi tetap dibawah 140/90 mm Hg, juga dikatakan menderita pre-eklamsi.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita pre-eklamsi, 4-5 kali lebih rentan terhadap kelainan yang timbul segera setelah lahir. Bayi yang dilahirkan juga mungkin kecil karena adanya kelainan fungsi plasenta atau karena lahir prematur.

Pre-eklamsi dan eklamsi tidak memberikan respon terhadap diuretik (obat untuk membuang kelebihan cairan) dan diet rendah garam.
Penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi garam dalam jumlah normal dan minum air lebih banyak. Sangat penting untuk menjalani tirah baring.
Penderita juga dianjurkan untuk berbaring miring ke kiri sehingga tekanan terhadap vena besar di dalam perut yang membawa darah ke jantung berkurang dan aliran darah menjadi lebih lancar.

Untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah kejang, bisa diberikan magnesium sulfat intravena (melalui pembuluh darah).

Jika pre-eklamsinya bersifat ringan, penderita cukup menjalani tirah baring di rumah, tetapi harus memeriksakan diri ke dokter setiap 2 hari.
Jika perbaikan tidak segera terjadi, biasanya penderita harus dirawat dan jika kelainan ini terus berlanjut, maka persalinan dilakukan sesegera mungkin.

Penderita pre-eklamsi berat dirawat di rumah sakit dan menjalani tirah baring.
Cairan dan magnesium sulfat diberikan melalui infus.
Dalam waktu 4-6 jam, biasanya tekanan darah kembali normal dan bayi dapat dilahirkan dengan selamat.
Jika tekanan darah tetap tinggi, sebelum persalinan dimulai, diberikan obat tambahan.

Komplikasi utama dari pre-eklamsi dan eklamsi adalah sindroma HELLP, yang terdiri dari:
 
  • Hemolisis (penghancuran sel darah merah)
  • Peningkatan enzim hati (yang menunjukkan adanya kerusakan hati)
  • Penurunan jumlah trombosit (yang menunjukkan adanya gangguan kemampuan pembekuan darah).
    Sindroma HELLP cenderung terjadi jika pengobatan pre-eklamsi tertunda.
    Jika terjadi sindroma HELLP, bayi segera dilahirkan melalui operasi sesar.

    Setelah persalinan, dilakukan pemantauan ketat untuk melihat tanda-tanda terjadinya eklamsi. 25% kasus eklamsi terjadi setelah persalinan, biasanya dalam waktu 2-4 hari pertama setelah persalinan.
    Tekanan darah biasanya tetap tinggi selama 6-8 minggu. Jika lebih dari 8 minggu tekanan darahnya tetap tinggi, kemungkinan penyebabnya tidak berhubungan dengan pre-eklamsi.


    9. HERPES GESTASIONAL

    Herpes Gestasional adalah lepuhan berisi cairan yang sangat gatal, yang terjadi selama kehamilan.

    Penggunaan istilah herpes sebenarnya tidak tepat karena ruam yang terjadi tidak disebabkan oleh virus herpes maupun virus lainnya.
    Herpes gestasional diduga disebabkan oleh antibodi abnormal yang beraksi terhadap jaringan tubuh sendiri (reaksi autoimun).
    Ruam ini bisa timbul kapanpun setelah kehamilan 12 minggu atau segera setelah persalinan.

    Ruam biasanya terdiri dari vesikel (lepuhan kecil/besar yang berisi cairan) atau bula (pembengkakan yang bentuknya tidak beraturan dan berisi carian).
    Ruam ini seringkali berawal di perut lalu menyebar.
    Segera setelah persalinan, ruam akan semakin memburuk dan menghilang dalam beberapa minggu atau bulan kemudaian.

    Ruam seringkali muncul lagi pada kehamilan berikutnya atau jika penderita menggunakan pil KB.
    Bayi yang dilahirkan mungkin memiliki ruam yang serupa, tetapi biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu, tanpa pengobatan.

    Untuk memperkuat diagnosis, diambil kerokan kulit yang terkena dan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui adanya antibodi.

    Tujuan pengobatan adalah untuk meringankan gatal-gatal dan mencegah terbentuknya lepuhan yang baru.
    Untuk ruam yang ringan, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan langsung ke kulit yang terkena sesering mungkin.
    Untuk ruam yang lebih luas, diberikan kortikosteroid per-oral (melalui mulut). Mengkonsumsi kortikosteroid pada akhir kehamilan tidak akan membahayakan bayi.
    Jika setelah persalinan gatal-gatal semakin hebat atau ruam semakin menyebar, mungkin perlu diberikan kortikosteroid dengan dosis yang lebih tinggi.


    10. URTIKARIA GESTASIONAL

    Urtikaria Gestasional adalah kaligat yang terjadi pada saat hamil.

    Penyebabnya tidak diketahui.
    Kaligata biasanya timbul di perut, dan bisa menyebar ke paha, bokong, kadang sampai ke lengan.

    Ruam kaligata biasanya muncul pada 2-3 minggu menjelang persalinan. Tetapi mungkin saja timbul setelah kehamilan mencapai 24 minggu.
    Rasa gatal sering menyebabkan penderita tidak dapat tidur di malam hari.
    Setelah persalinan, kaligata biasanya menghilang dan tidak kambuh pada kehamilan berikutnya.

    Untuk mengatasi gatal-gatal dan meredakan ruam kaligata, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan sesering mungkin.
    Jika ruamnya lebih berat, diberikan kortikosteroid per-oral.
semoga membantu
salam

putri a.k.a zach mom's
   
Jumlah Posts : 67
Jumlah di-Like : 3
o iya ini ada kutipan manfat & rambu2 menjemur bayi, semoga bermanfaat!  

* Berjemur 15 menit dipagi hari akan memberi begitu banyak manfaat bagi bayi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukannya. Ayo!

"LO bayiku kan tidak kuning, jadi untuk apa dijemur?" Mungkin Anda bertanya seperti itu dalam hati. Namun, simaklah manfaatnya. Memang benar, sinar matahari pagi membantu menurunkan kadar bilirubin yang tinggi pada bayi kuning. Namun, sinar matahari pagi juga tetap membawa segudang manfaat bagi bayi-bayi sehat.

Bayi baru lahir, umumnya memiliki kecenderungan kuning karena organ hatinya belum berfungsi sempurna dalam mengolah bilirubin. Ini yang dinamakan kuning fisiologis. Nah, sinar matahari pagi memiliki spektrum sinar biru yang bermanfaat mengurangi kadar bilirubin dalam darah.

Kegunaan sinar matahari pagi Berikutnya adalah menghangatkan tubuh bayi sekaligus membantu mengeluarkan lendir dari tenggorokannya. Alhasil, suara ngrok-ngrok napas bayi, terutama yang berbakat alergi, dapat dikurangi. Apalagi kalau sambil dijemur dalam posisi telentang, dada bayi–dari bagian bawah menuju ke leher–ditepuk-tepuk dengan lembut.

Jangan lupa, sinar matahari pagi juga merangsang pembentukan vitamin D dalam tubuh. Vitamin ini diketahui berfungsi sebagai pembuka kalsium agar mudah terserap ke dalam aliran darah, sampai akhirnya menyatu di dalam tulang. Paparan yang dibutuhkan tak perlu lama, cukup sekitar 15 menit pada pagi hari.

Perhatikan Waktu Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dan menghindari bayi dari dampak yang tidak diinginkan ada 9 rambu yang sebaiknya dicermati saat menjemur bayi. Apa saja itu?

1. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu yang paling tepat untuk menjemur bayi adalah pagi hari antara pukul 07.00-08.00 selama kurang lebih 15 menit. Jangan terlalu lama karena kulit bayi masih sensitif dan Jangan menjemur si kecil lebih dari pukul 08.00. Paparan sinar mentari menjelang siang hari mengandung sinar ultraviolet A dan B yang dapat merusak membran kulit sehingga menyebabkan kulit merah dan terbakar serta merusak mekanisme regenerasi sel.

2. Tidak Menggunakan Baju
Menjemur bayi dalam keadaan dada telanjang (hanya menggunakan celana/popok saja) dan bolak balikkan tubuhnya. Dengan begitu tak hanya bagian dada saja yang disinari matahari, namun juga bagian punggungnya. O, iya, perhatikan mata. Usahakan mata si kecil membelakangi pancaran sinar matahari untuk menghindari risiko rusaknya lensa dan retina matanya.

3. Pilih Lokasi yang Tidak Terlalu Terbuka
Lokasi menjemur tidak harus di udara terbuka dengan paparan sinar matahari langsung. Tempat yang agak terlindung namun dapat diterobos sinar mentari, juga sudah memenuhi syarat kok. Bila cuaca sedang berangin, jemurlah si kecil di dalam ruangan (berkaca). Asal kacanya bening, bayi masih dapat menikmati pancaran sinar matahari yang cukup menghangatkan.

4. Tidak Ada Batasan Usia
Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh, tak ada batasan usia untuk menjemur bayi di pagi hari. Umumnya bayi baru lahir sampai usia 1 minggu secara rutin dijemur demi mencegah/mengurangi tingginya kadar bilirubin. Namun bila setelah itu kebiasaan menjemur ini terus berlangsung juga tidak akan ada ruginya. Sinar matahari merangsang produksi vitamin D yang bermanfaat untuk pembentukan tulang. Asal tahu saja, pembentukan tulang akan terus berlangsung hingga usia 20 tahun.

5. Waspadai Bila Bayi Sensitif
Bayi fotosensitif sebaiknya tidak terpapar sinar matahari karena kulitnya sangat sensitif. Menjemurnya hanya akan menimbulkan bercak-bercak meral pada kulit.

6. Bayi Prematur Hendaknya Jangan Dijemur
Bayi prematur pun disarankan untuk tidak dijemur, apalagi pada minggu-minggu pertama kelahirannya. Pada waktu itu bayi yang dilahirkan kurang bulan ini masih membutuhkan suhu yang stabil. Sementara saat dijemur, is mesti mampu menyesuaikan tubuhnya dengan suhu luar. Ini dapat membahayakan keselamatannya.

7. Jangan Tinggalkan Bayi Sendirian
ketika dijemur Hindari meninggalkan bayi sendirian ketika dijemur. Manfaatkan momen ini untuk melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Umpama, melakukan pijat bayi. Gunakan baby oil kala memijat. Minyak ini juga dapat sekaligus melindungi kulit dari kekeringan ketika dijemur. Kalaupun pijat bayi tidak memungkinkan, ajaklah si kecil berbicara (Jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengannya). Memang sih is belum mengerti obrolannya dengan Anda namun sebaaknya komunikasi seperti ini akan membuat hubungan antara Anda dan si kecil makin lekat. O, ya sambil ngobrol, beri is belaian lembut. Meski gerakan ini begitu sederhana namun manfaatnya amat besar yakni dapat membentuk rasa aman pada bayi yang akan berpengaruh pada rasa percaya dirinya kelak.

8. Bersih-bersih Bisa Lebih Detil
Jadwal menjemur bayi umumnya dilakukan sebelum is mandi. Gunakan momen ini untuk melakukan kegiatan bersih-bersih dengan lebih detail. Misal dengan membersihkan bagian tubuh bayi yang kerap terlewat—seperti lipatan di sekitar daun telinga, paha dan tangan bayi—dengan kapas yang ditetesi baby oil. Setelah kotorannya terangkat, bayi bisa segera dimandikan.

9. Hati-hati Hipertemi
Bila paparan sinar mentari begitu terik, kurangi waktu menjemurnya. Jika kelamaan bayi dikhawatirkan mengalami hipertermi (peningkatan suhu tubuh). Suhu ideal bayi antara 36,5°-37,5° C. Kondisi hipertermi berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi metabolisme tubuh bayi,otak dan juga fungsi organ lainnya.

Oleh : Utami Sri Rahayu
Sumber : Tabloid Nakita

   


06-02-2008 16:29:54 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Saat Pneumokokus Mengintai Si Kecil

Tanggal: 28/12/07



Sejak dilahirkan hingga usia 5 th merupakan periode emas tumbuh kembang anak. Namun, proses perkembangan bisa terhambat oleh penyakit pneumokokus.



Saat Pneumokokus Mengintai Si Kecil



Sejak dilahirkan hingga usia lima tahun merupakan periode emas tumbuh kembang anak. Namun, proses perkembangan anak ini bisa terhambat oleh serangan penyakit pneumokokus. Bahkan, penyakit ini merupakan penyebab utama kematian pada anak balita. Penyakit pneumokokus invasif (IPD) adalah sekelompok penyakit yang disebabkan bakteri streptococcus pneumoniae (pneumokokus), yakni radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia). IPD dapat menyebabkan kematian dan kecacatan permanen berupa ketulian, gangguan mental, kemunduran inteligensia, lumpuh, dan gangguan saraf. Bakteri pneumokokus sendiri terdiri atas 90 tipe kuman, tujuh serotipe di antaranya paling sering menyebabkan IPD pada bayi dan anak. Bakteri ini ditemukan secara normal pada daerah hidung dan tenggorokan. "Jika masuk ke aliran darah, bakteri ini menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh hingga terjadi kegagalan multi-organ," kata spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, Prof Cissy B Kartasasmita. Gejala bakterimia pada anak kadang sulit dikenali lantaran awalnya serupa dengan infeksi virus biasa, seperti demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti atau tanpa infeksi saluran pernapasan. Adapun pneumonia ditandai napas cepat, sesak, nyeri dada, batuk, dan demam. Meningitis ditandai demam tinggi, nyeri kepala hebat, muntah, diare, takut pada cahaya, leher kaku. Bayi juga lemah dan lesu, susah makan, kesadaran menurun dan kejang. "Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Jika sembuh, sering menimbulkan kecacatan permanen, seperti keterbelakangan mental dan kelumpuhan," ujar Cissy. Cara penularannya melalui percikan ludah saat bersin, batuk atau berbicara. IPD juga bisa ditularkan dari orang yang tinggal serumah, tetangga, tempat penitipan anak. "Faktor risiko lain adalah bayi lahir prematur, bayi yang kurang mendapat ASI, malnutrisi, terpapar polusi dan asap rokok, hunian padat, pergantian cuaca, dan penderita penyakit kronis," kata konsultan Inisiatif Kesehatan Anak dan Riset Nutrisi (CHNRI), Prof J Igor Rudan.

IPD dapat menyerang siapa saja dan di mana saja karena bakteri pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan. Sekitar 60 persen dari anak-anak prasekolah atau anak balita membawa bakteri itu dalam tubuhnya. Kelompok umur paling rentan terkena penyakit ini adalah bayi dan anak-anak di bawah usia dua tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, penyakit IPD merupakan penyebab angka kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia. Pada tahun 2005, WHO memperkirakan 1,6 juta kematian disebabkan kuman pneumokokus. Perkiraan ini mencakup kematian 700.000 hingga satu juta anak balita, terutama di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. "Lima dari sepuluh negara dengan kasus pneumonia tertinggi di dunia berada di Asia.

Indonesia sendiri merupakan negara keenam di dunia dengan jumlah kasus baru pneumonia anak terbanyak, yakni 5,8 juta penderita. Separuh dari kasus pneumonia disebabkan kuman pneumokokus," kata Rudan dalam Simposium Tingkat Regional Asia Pasifik Vaksinasi Pneumokokus yang diprakarsai Institut Vaksin Internasional (IVI) di Seoul, Korea Selatan.

"Selain penyebab utama kematian pada anak, pneumonia juga penyebab utama rawat inap pada balita di mayoritas negara berkembang," kata Direktur Regional WHO Western Pacific Shigeru Omi. Padahal, sebagian besar pembiayaan rumah sakit itu tidak dijamin asuransi, tetapi harus dibayar secara tunai sehingga meningkatkan angka kemiskinan di banyak negara di Asia. Lebih gawat lagi, sejak tahun 1990-an muncul resistensi bakteri pneumokokus terhadap sejumlah obat antimikroba.

Menurut Kepala Divisi Penyakit Infeksi Pusat Kedokteran Samsung Prof Jae Hoon Song, ada empat kategori utama obat yang tak lagi ampuh melawan bakteri pneumokokus, yakni penisilin dan beta-lactam, macrolide, fluoroquinolone serta obat kombinasi tiga jenis antibiotik. Ini terutama terjadi di banyak negara di Asia. Kondisi ini makin mempersulit pengobatan pasien IPD. "Penggunaan obat antibiotik secara berlebihan meningkatkan resistensi dan mengancam efektivitas terapi. Pada akhirnya ini akan meningkatkan biaya pengobatan karena harus menggunakan antibiotik yang lebih mahal," kata Ketua Aliansi Strategis Tingkat Asia untuk Pencegahan Penyakit Pneumokokus Prof Lulu Bravo.

Bisa dicegah

Padahal, IPD sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi pneumokokus. Menurut Shigeru Omi, imunisasi ini tidak hanya mengurangi angka kesakitan dan kematian pada balita akibat penyakit pneumokokus, tetapi juga dapat mencegah terjadinya proses pemiskinan karena harus mengeluarkan dana untuk berobat ke rumah sakit. Terkait hal itu, Maret 2007 lalu WHO telah mengeluarkan rekomendasi agar negara-negara di dunia harus memprioritaskan penggunaan vaksin pneumokokus konjugasi dalam program imunisasi nasional. Ini terutama berlaku bagi negara dengan lebih dari 50 kematian per 1.000 kelahiran hidup dan negara dengan lebih dari 50.000 kematian balita per tahun. Vaksin pneumokokus konjugasi yang saat ini beredar dapat mencegah penyakit pneumokokus invasif. Vaksin ini memberi perlindungan terhadap tujuh serotipe bakteri pneumokokus (PCV-7) yang banyak menyerang bayi dan anak-anak di Amerika Serikat dan Kanada serta memberi perlindungan hingga 80 persen terhadap resistensi antibiotik bakteri pneumokokus. Hasil studi klinis terhadap 37.000 bayi di AS menunjukkan bahwa vaksin pneumokokus memiliki tingkat keampuhan, yakni 97,4 persen efektif pada bayi yang telah divaksinasi penuh (empat dosis) dan 89 persen efektif dalam mencegah semua kasus IPD dari anak yang mendapat satu kali atau lebih dosis vaksinasi. Reaksi umum dari vaksinasi yang paling banyak dilaporkan adalah demam ringan, rewel, sulit tidur, muntah, diare, dan kemerahan pada kulit. "Vaksin pneumokokus memberi perlindungan secara tidak langsung pada anak-anak dan orang tua yang serumah dengan mereka yang divaksinasi," ujar Ketua Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Prof Sri Rezeki S Hadinegoro. Vaksin itu dapat mulai diberikan saat usia dua bulan. Pada usia di bawah satu tahun diberikan empat dosis, usia satu hingga tahun diberikan tiga dosis, dan di atas dua tahun cukup satu dosis. Sejauh ini, vaksin pneumokokus telah jadi vaksin yang diwajibkan di AS, Australia, Eropa, dan Meksiko. Vaksin ini juga telah diluncurkan di beberapa negara di Asia. Beberapa negara di Afrika juga berminat menerapkan program imunisasi setelah mendapat komitmen dana jangka panjang dari lembaga donor internasional.

Akan tetapi, banyak negara di Asia yang belum memasukkan vaksin pneumokokus ke dalam program nasional imunisasi, termasuk Indonesia, karena keterbatasan dana. Padahal, angka kematian anak di Indonesia mencapai 162.000 per tahun. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sendiri telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD pada bayi dan anak di bawah usia dua tahun.

Kendala lain adalah ketersediaan data serotipe di tiap negara untuk mengetahui tingkat kecocokan vaksin dengan serotipe kuman pneumokokus yang ada di negara bersangkutan. Hasil riset yang ada, tingkat kecocokan vaksin konjugasi tujuh serotipe bagi balita di Eropa dan Amerika 80 persen, sedangkan Asia dan Afrika baru sekitar 50 persen. Untuk meningkatkan kemampuan perlindungan vaksin pneumokokus, kini sejumlah pelaku industri farmasi tengah melakukan riset vaksin pneumokokus konjugasi dengan jumlah serotipe kuman lebih dari tujuh. "Saat ini vaksin yang mampu melindungi dari 10 hingga 13 serotipe sedang dikembangkan," kata Luis Jodar, Deputi Direktur Jenderal Institut Vaksin Internasional.

Pendanaan

"Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi anak-anak dari infeksi pneumokokus melalui vaksinasi," ujar Lulu Bravo. Di Asia, baru Korsel dan Singapura yang cakupan imunisasi bayi baru lahir tinggi meski belum jadi program pemerintah. Adapun di negara lain masih 0-3 persen.

Terkait pendanaan, Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) berkomitmen mengucurkan bantuan dana bagi negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah, termasuk Indonesia. "Pelaksanaannya tergantung kesiapan tiap negara," kata Direktur Eksekutif Perencanaan Pengenalan dan Pengembangan Terakselerasi Vaksin Pneumokokus (PneumoADIP) Orin S Levine.

Atas dukungan dana dari GAVI, Pemerintah Indonesia berencana memasukkan vaksin pneumokokus ke dalam program imunisasi rutin bagi lima juta bayi pada tahun 2010. "Ini peluang untuk mencegah infeksi pneumokokus pada balita," kata Kepala Subdirektorat Imunisasi Departemen Kesehatan Jane Soepardi. Harga vaksin pneumokokus kini 58 dollar AS per dosis. Negara penerima bantuan cukup membayar 15 sen dollar AS (setara dengan Rp 1.400) per dosis, sisanya ditanggung GAVI. Besar bantuan itu dikurangi secara bertahap dalam waktu tujuh tahun. "Dalam dua tahun ke depan kami menyiapkan data-data serotipe pneumokokus di Indonesia," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes Nyoman Kandun. Menurut rencana, Depkes melaksanakan uji laboratorium kasus-kasus dugaan pneumonia pada anak di tiga rumah sakit, yakni RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Hasan Sadikin Bandung, dan RS Shanglah Denpasar. Pemeriksaan itu bertujuan mengetahui serotipe pneumokokus yang ada di Indonesia. "Jadi, vaksin pneumokokus yang digunakan benar-benar aman dan efektif," kata Jane. Hal serupa juga tengah dirancang sejumlah negara berkembang lain di Asia. "Edukasi bagi para profesional di bidang kesehatan, termasuk organisasi ilmuwan, para orangtua, pengambil kebijakan dan pemimpin masyarakat harus dikembangkan sehingga semua pihak bisa bekerja sama dalam perang melawan pembunuh utama anak- anak kita," kata Lulu Bravo.



Kompas, 28 Desember 2007
   
06-02-2008 16:12:24 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Biar Bunda Kayla gak bingung lagi :)



Waspadai Penyakit IPD Pada Anak

Selasa, 24 Januari 2006

Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi carrier bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka.

Sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengenal dan memahami penyakit invasive pneumococcal disease (IPD) pada anak, khususnya anak berumur di bawah dua tahun. Padahal penyakit ini bisa mengakibatkan kematian dan kecacatan.

Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K), menjelaskan, IPD adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (Streptococcus pneumoniae). Ini berupa serangan infeksi yang secara cepat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasive), seperti infeksi selaput otak (meningitis) atau biasa disebut radang otak.

Menurut Cissy, apabila bakteri pneumokokus masuk dalam sirkulasi darah (disebut bakteremia), maka ia akan menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh (disebut sepsis). Akhirnya ini bisa menimbulkan kegagalan fungsi organ (multi organ failure).

'Bakteri pneumokokus juga bisa menimbulkan penyakit secara lokal atau non-invasive, seperti infeksi telinga tengah atau otitis media, infeksi atau radang paru yang disebut pneumonia dan sinusitis,' ungkapnya pada seminar media yang diselenggarakan beberapa hari lalu di Jakarta.

Menurut data WHO, lanjut Cissy, setidaknya dilaporkan satu juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akibat infeksi pneumokokus, terutama yang menyebabkan pneumonia. Gejala pneumonia di antaranya napas cepat, sesak, nyeri dada, menggigil, batuk dan demam.

Otitis media adalah infeksi bakteri pada telinga tengah yang dapat menyertai infeksi saluran pernapasan. Gejalanya antara lain nyeri telinga, demam, rewel, dan gangguan pendengaran sementara. Infeksi telinga tengah cenderung terjadi pada masa bayi dan kanak-kanak sehingga bisa menyebabkan gangguan pendengaran yang menetap dan mengalami keterlambatan bicara.

'Gejala bakterimia pada bayi kadang-kadang sulit diketahui karena pada awalnya dapat serupa dengan infeksi virus biasa, seperti bayi menderita demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti dengan atau tanpa infeksi saluran pernapasan,' jelas anggota satgas imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) ini.



Bayi carrier

Ada tiga bakteri penyebab meningitis, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Niesseria meningitides. Dari ketiga itu Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang sering kali menyerang anak di bawah usia dua tahun.

Gejala meningitis di antaranya demam tinggi, nyeri kepala hebat, mual, muntah, diare, leher kaku, dan takut pada cahaya (photophobia). Bayi rewel, tampak lemah dan lesu (lethargic), menolak makan, dan pada pemeriksaan teraba ubun-ubun menonjol, serta dapat terjadi penurunan kesadaran dan kejang.

'Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada 17 persen penderitanya hanya dalam waktu 48 jam. Dan apabila sembuh, sering kali meninggalkan kecacatan permanen, misalnya gangguan pendengaran dan saraf seperti gangguan motorik, kejang, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan,' Cissy menjelaskan.

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi pembawa (carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Karena itu, lanjut Cissy, bayi baru lahir hingga usia dua tahun berisiko terkena penyakit IPD. Bakteri ini menyebar di udara saat seseorang bersin atau batuk.

Ada beberapa lokasi yang berpotensi bagi penyebaran bakteri pneumokokus, yaitu interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini secara terus-menerus, antar bayi dan anak di tempat-tempat umum, kendaraan umum, lingkungan tetangga, tempat penitipan anak (TPA), dan kelompok bermain (playgroup)..



Vaksinasi

Ahli infeksi dan penyakit tropik anak FK UI/RSCM, Prof Dr dr Sri Rezeki S Hadinegoro SpA (K), mengatakan pengobatan IPD semakin dipersulit dengan adanya peningkatan bakteri pneomokokus terhadap beberapa jenis antibiotik, infeksi bakteri yang sangat cepat dan merusak organ tubuh dan sistem saraf, serta meninggalkan kecacacatan permanen yang akan menurunkan kualitas hidup anak sepanjang usianya.

'Karena itu kami sangat merekomendasikan upaya preventif sedini mungkin dengan pemberian vaksin pneumokokus kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun,' ujarnya.

Badan POM, sebagai lembaga yang mengeluarkan izin edar, telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun. Vaksin pneomokokus diberikan dengan jadwal pemberian empat kali pada usia 2, 4, 6, dan antara 12 hingga 15 bulan. Dalam hal ini, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksinasi yang tepat sesuai usia dan kondisi kesehatan anaknya. (jar )

Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=232300&kat_id=150
   
09-01-2018 05:55:40 popok
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
sy sih apa aja merknya.. lbh seneng yg ada diskonnya.. haha.. asal jgn yg bahannya plastik aja.. kasihan kulit debaynya.. klo bayi baru lahir, sy lbh cocok pakai popok kain biasa sih.. spy ga lama2 tu kotoran nempel d kulit.. kecuali klo lg pergi2an.. baru deh pakein popok sekali pakai..
   
Jumlah Posts : 93
Jumlah di-Like : belum ada like
kl banyak itu namany muntah bunda, kurang lama d tepuk2 punggungnya kl bundany berani ditengkurepin/dimiringkan k kiri itu lebih cepet bikin dede sendawa. yg telaten ya bun. pencernaan bayi itu kecil bgt ukurannya sedangkan nafsu nyusunya besar krn bayi merasa nyaman dalam dekapan bundanya. namanya bayi baru lahir wajar begadang krn belum bisa menyesuaikan, justru bundanya yg harus latih agar dede ada aktifitas d siang hari dan tidur nyenyak pada malam harinya.
   
06-03-2016 00:04:16 persiapan menyambut buah hati
Jumlah Posts : 48
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda2 sbnar nya nanti ja bli perlengkapan bayi ny.klo bayi kita dah d luar baru,nanti juga d bidan da perleengkapan bayi baru lahir..
   
17-12-2015 18:59:37 nanah di leher
Jumlah Posts : 330
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo d.kampung kta ortua bayi baru lahir kluar bintik kecil kya cenang ada nanah d.sebut keluar sarab bun, tp kurang tau klo baha medis nya apa...hehe
   
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like

Bagi Moms yang baru jadi ibu pemula alias baru melahirkan anak pertama, mungkin masih banyak yang belum diketahui dan masih kewalahan mengurus bayi. Informasi-informasi mengenai bayi memang banyak sekali yang kadang bisa membuat bingung bagi wanita yang belum berpengalaman. Agar Moms tidak bingung harus berbuat apa, kali ini akan diberikan beberapa fakta mengenai bayi yang baru lahir.
Bayangan seperti apa yang ada di benak Moms ketika bayi baru lahir keluar dari rahim?

1. Bayi yang baru keluar dari kandungan rupanya memang tidak secantik bayi-bayi yang ada di foto. Bayi yang baru lahir bentuk kepalanya akan sedikit lucu karena tengkorak bayi yang masih lunak dan harus melewati saluran rahim yang sempit. Selain itu kulitnya merah dan dipenuhi dengan bulu halus yang disebut dengan lanugo. Wajahnya juga bengkak dan matanya sering membuka dan menutup. Jangan panik karena ini adalah hal yang wajar, nanti rupa bayi akan cantik seperti bayi lainnya setelah beberapa waktu.

2. Bayi yang baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Bayi bisa tidur selama 18-22 jam sehari yang kebanyakan dihabiskan pada pagi dan siang hari. Hal inilah yang menyebabkan bayi terjaga di malam hari dan meminta perhatian orang tuanya. Untuk mengatasi hal ini Anda bisa mengatur waktu tidurnya dengan mengurangi jam tidur siangnya sehingga pada malam harinya ia akan lelah dan tidur lebih lama.

3. Meskipun memiliki lambung yang kecil, namun bayi makannya termasuk banyak. Sekali makan ia bisa minum ASI sebanyak 100 ml yang diulangi setiap 2-3 jam sekali. Bayi yang sudah kenyang tandanya ia akan berhenti menyedot ASI, atau memalingkan wajahnya dari payudara Anda. Tetapi untuk mencegah obesitas, sebaiknya Moms juga mengontrol jumlah makanannya.

4. Merawat bayi memang membutuhkan kesabaran karena bayi yang baru lahir cenderung sangat rewel dan selalu minta diperhatikan. Bayi yang baru lahir juga belum bisa tersenyum kepada Moms sampai usianya melewati 6 minggu. Tidak tersenyum bukan berarti ia tidak suka kepada Anda, jadi sabarlah menunggu sambil terus memberinya kasih sayang sehingga senyum yang ia berikan bisa menjadi harta karun bagi Moms.

5. Bayi identik dengan kulitnya yang lembut dan halus, tetapi bayi yang baru berumur beberapa hari kulitnya bisa mengering karena belum terbiasa terkena udara bebas setelah 9 bulan di dalam kandungan. Untuk menjaga agar kulit tetap lembab, Moms bisa mengoleskan lotion tanpa pewangi ke kulitnya setiap habis mandi.

Menjadi ibu baru memang melelahkan, tetapi bayi yang tumbuh dan berkembang dengan baik dan mencintai Moms adalah penghargaan yang tak ternilai harganya.

Share yuk moms! pengalaman kalian =D

   
31-08-2015 07:07:49 BAB bayi
Jumlah Posts : 738
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda Ayu, biasanya kalau bayi baru lahir bisa 10-15x/hr, spt yang d katakan bunda Nisful. Babyku 3bln sekarang 1hr 1x BAB. kalau usia
   
30-08-2015 11:40:37 trombosit rendah
Jumlah Posts : 24
Jumlah di-Like : belum ada like
cara menaikan.trombosit rendah pada bayi baru lahir gmn ya bund ?? bayiku dr lahir smpe skrg msh d rs krna trombosit
rendah
makasih ..
   
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

. Bayi baru lahir memang suka nemplok sama payudara ibunya, karena dekat sama "rumah" nya yg lama (rahim). Dgn nempel di tubuh ibu, bayi bisa merasakan kehangatan pelukan ibu, bisa mendengarkan detak jantung ibu, dia sedang cari kenyamanan aja, bayangkan dia baru keluar dari tempat ternyaman di dunia yaitu rahim ibu, dan berada di tempat asing. Sangaaaatt wajar kalau bayi selalu ingin dekat dengan orang yg sudah dikenalnya sejak dalam kandungan, ibunya.

Lagipula, ingat kan bahwa produksi ASI tergantung pada permintaan? Semakin banyak bayi meminta menyusu, semakin banyak ASI dikeluarkan, semakin banyak juga produksinya