SITE STATUS
Jumlah Member :
493.784 member
user online :
1053 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: reaksi kucing berumur 2 bulan yang dikas

New Topic :  
Jumlah Posts : 46
Jumlah di-Like : 2
Dear All; artikel ini saya temukan pas lagi searching, lalu saya save deh pakai TEXT file. ...tapi saya gak nemu sumber atau web nya (gak ikut ke save) semoga yang punya artikel  (mohon maaf sebelumnay kalo sy gak ijin) "ikhlas" berbagi info dan amal sholeh..:)

BAHAYA POPOK KERTAS SEKALI PAKAI

Setelah disposable diaper dibuat pertama kali oleh Victor Miller di tahun 1950, nama Pampers langsung melejit dan menjadi populer di seluruh dunia. Orangtua merasa senang dengan inovasi popok modern ini. Bagi mereka, disposable diaper adalah solusi yang tepat untuk masalah pipis dan berak para bayi. Selain bayi bisa tidur tenang karena “tidak terganggu” basah, orangtua pun senang karena tidak perlu mendengar tangis bayi karena ngompol. Tapi beberapa waktu lalu, sebuah penelitian memaparkan kalau disposable diaper sangat tidak aman bagi bayi. Selain masalah ruam popok, disposable diaper disebut-sebut sebagai salah satu pemicu munculnya kanker dan kemandulan.

Seorang ibu rumah tangga bercerita kalau bayinya yang berumur satu bulan mengalami ruam popok setelah memakai disposable diaper. Ia mencoba beberapa diaper dari yang murah hingga yang mahal (produk impor) tapi hasilnya tetap sama, daerah di sekitar pantat bayi menjadi kemerahan dan nampak lecet. Ia berpikir kalau disposable diaper akan membuat bayinya tetap kering seperti yang diiklankan di televisi, dan terhindar dari ruam popok. Tapi nyatanya?. Bayi mungilnya tak urung sembuh. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk kembali ke popok kain. Memang pada awalnya, ia rela membayar mahal demi kenyamanan bayinya dengan popok modern. Namun setelah berpikir untung ruginya, ia menyadari kalau popok kain adalah pilihan terbaik untuk putranya. Lain halnya dengan ibu tadi yang hanya dipusingkan dengan masalah ruam popok, Consumer Protection Agency melaporkan masalah sehubungan dengan pemakaian disposable diaper, mulai dari pembakaran bahan kimia, pemakaian bahan kimia berbahaya dan bau insektisida sampai kelakuan bayi yang sering menarik dan meletakkan disposable diaper ke hidungnya atau mulutnya.

Menurut laporan Journal of Pediatrics terdapat 54% bayi berumur 1 bulan yang mengalami ruam popok setelah memakai disposable diaper. Dalam artikel yang berjudul Disposable Diapers : Potential Health Hazards, Cathy Allison menyatakan kalau Procter & Gamble (produsen Pampers dan Huggies) melalui penelitiannya memperoleh data mencengangkan. Angka ruam popok pada bayi yang menggunakan disposable diaper meningkat dari 7,1% hingga 61%. Sementara itu Mark Fearer dalam artikelnya yang berjudul Diaper Debate-Not Over Yet menyatakan beberapa hasil studi medis menunjukkan angka peningkatan ruam popok dari 7% pada tahun 1955 sampai 78% pada tahun 1991.

Penyebaran ruam popok merupakan fenomena yang terjadi di permukaan disposable diaper. Hal itu disebabkan oleh alergi terhadap bahan kimia, kurangnya udara, temperatur tinggi karena dilapisi plastik yang sifatnya mempertahankan kalor (panas) di area popok, dan bayi jarang ganti karena mereka merasa kering meskipun pantat dalam keadaan lembab (basah).

Sebenarnya masalah ruam popok bisa diatasi dengan mengganti diaper sesering mungkin. Procter & Gamble melaporkan kalau rata-rata konsumen produk mereka mengganti diaper 5 kali sehari. Tapi beberapa peneliti dan ahli medis menyarankan agar mengganti diaper setiap 2 jam sekali. Jika masalahnya hanya ruam popok mungkin masih bisa dianggap enteng, orangtua hanya perlu membayar lebih mahal (dengan sering mengganti diaper) supaya bayinya bebas ruam popok. Tapi bagaimana dengan isu kanker dan kemandulan yang dikait-kaitkan dengan disposable diaper?


Pemicu Kanker dan Kemandulan
Pada tahun 2000 beberapa peneliti dari Universitas Kiel, Jerman melakukan sebuah riset mengenai Archives of Desease in Childhood yang dimuat dalam British Medical Journal. Penelitian yang melibatkan 48 bayi laki-laki itu dilakukan selama setahun untuk mengetahui efek yang ditimbulkan oleh disposable diaper. Para peneliti yang melakukan studi tersebut melaporkan bahwa bayi laki-laki yang menggunakan disposable diaper temperatur skortumnya (kantung kemaluan) mengalami kenaikan beberapa derajat dibanding yang tidak memakai. Bagi seorang bayi laki-laki yang skortumnya sedang berkembang, hal tersebut merupakan perkara yang serius. Karena untuk memproduksi sperma dalam jumlah yang banyak, skortum harus bisa menjaga temperatur testis supaya suhunya lebih rendah dari suhu badan. Oleh sebab itu kenaikan satu derajat pun akan merusak kinerja skortum sebagai “mesin pendingin” testis. Tentu saja fenomena ini akan membuat produksi sperma terganggu, yang berarti kesuburan pria akan menurun. Peneliti yang melakukan studi tersebut menyatakan, “peningkatan temperatur skortum yang disebabkan oleh pemakaian disposable diaper akan mempengaruhi kualitas sperma bayi laki-laki dan meningkatkan angka terjadinya kanker testis di usia dewasa.” Mereka juga mengatakan kalau fisiologi mekanisme pendingin testis mengalami kerusakan secara signifikan.
Dalam melakukan studinya mereka juga meneliti pria Eropa yang lahir pada tahun 1975 (tidak lama setelah disposable diaper menjadi begitu populer dan digandrungi). Para peneliti itu terkejut dengan penemuannya, ternyata jumlah sperma pria Eropa mengalami penurunan hingga 25% dalam 25 tahun terakhir. Sekitar 27000 pria Inggris yang sudah menikah menjalani perawatan ketidaksuburan setiap tahunnya, dan angka kejadiannya meningkat hingga 55% pada tahun 1995. Tim Hedgley, ketua National Fertility Assosiation mengatakan, “penelitian ini begitu mengejutkan dan penting untuk diketahui.”
Sementara itu, Dr. Simon Fishel, direktur Centre of Assisted Reproduction (Nottingham, Inggris) mengatakan, “teori tersebut sangat masuk akal dan saya tidak terkejut dengan hasilnya. Bagaimana pun disposable diaper dapat meningkatkan temperatur skortum bayi laki-laki dan tentu saja hal itu merupakan masalah besar karena kinerja skortum akan terganggu.” Sayangnya produksi besar-besaran disposable diaper tidak disertai penelitian terlebih dahulu terhadap efek sampingnya. Sehingga ada kemungkinan angka kejadian akan terus meningkat seiring dengan kurangnya pemahaman masyarakat tentang efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh pemakaian disposable diaper.
Bahan Kimia Berbahaya dalam Disposable Diaper
Isu kenyamanan yang digencarkan oleh produsen diaper selalu berkisar pada masalah daya serap tinggi yang membuat kulit bayi tetap kering. Yah, tentu saja, Sodium Polyacrylate memang bisa bekerja sebagai super absorbent yang hebat, bahan yang berbentuk serbuk sebelum dicampurkan pada lapisan dalam disposable diaper memiliki daya serap lebih dari 100 kali dari beratnya di dalam air. Bahan kimia inilah yang mengubah cairan menjadi gel yang akan menempel di kulit bayi dan menimbulkan reaksi alergi. Disamping itu, bahan ini juga dicurigai sebagai biang keladi iritasi kulit dan demam. Ketika disuntikkan pada tikus percobaan menimbulkan hemorhage, kegagalan kardivaskuler, bahkan kematian. Anak-anak bisa terbunuh jika menelan 5 gram Sodium Polycrylate. Selain itu, bahan ini juga merusak daya tahan tubuh dan menurunkan berat badan para pekerja pabrik yang memproduksinya.

Bahan kimia lain yang terkenal tingkat bahayanya adalah dioxin. Dioxin dihasilkan dari proses produksi pemutih kertas. Sementara itu proses produksi disposable diaper menggunakan dioxin dalam bentuk gas klorin. Dalam artikel yang berjudul “Whitewash; Exposing the health and environmental dangers of woman’s sanitary product and dsposable diaper - what you can do about it”, Liz Amstrong dan Adrienne Scott menyatakan kebanyakan industri kertas melakukan proses pemutihan dengan menggunakan pulp whiter daripada klorin. Penyebabnya tak lain adalah bahan kimia yang termasuk dalam organoklorin (termasuk di dalamnya dioxin) ini sangat beracun dan bersifat persisten (menetap dalam tubuh).

Tributyl Tin (TBT) juga termasuk bahan yang digunakan dalam produksi disposable diaper. Bahan kimia ini selain menyebabkan pencemaran lingkungan juga sangat beracun. Penyebarannya bisa melalui kulit, jadi bisa dibayangkan tingkat bahayanya kalau kulit bayi yang sensitif memakai diaper yang mengandung TBT. Karena saking beracunnya bahan kimia ini dalam konsentrasi yang sangat kecil pun bisa mengakibatkan gangguan hormon disamping mengganggu sistem kekebalan tubuh. Tak tanggung-tanggung, orangtua yang memiliki bayi laki-laki perlu waspada karena bahan ini bisa menyebabkan kemandulan (pada bayi laki-laki). Ginny Caldwell dalam artikelnya yang berjudul Diapers. Disposable or Cotton?, menyatakan bahwa kerusakan dalam sistem saraf pusat, ginjal dan lever bisa disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya yang ditemukan dalam disposable diaper.

Pada tahun 1999 The Archive of Environtmental Health melaporkan sebuah studi yang dilakukan oleh Anderson Laboratories. Dalam studi tersebut mereka membuka kemasan diaper lalu meletakkannya di dekat tikus-tikus percobaan. Tikus-tikus yang terekspos diaper tersebut menderita bronchoconstriction yang menyerupai serangan asma Tak hanya itu, tikus-tikus tersebut juga mengalami iritasi mata, kulit dan tenggorokan. Di dalam sebuah ruangan yang luas sekalipun emisi dari disposable diaper cukup mampu membuat tikus-tikus ini terserang asma. Bahan kimia yang ditemukan dalam disposable diaper yang mampu menyebabkan iritasi tenggorokan antara lain tolune, xylene, ethylbenzene, styrene, dan isopropylbenzene.

Tentu saja berbeda dengan popok kain yang terkenal aman karena tidak mengandung bahan kimia. Tikus-tikus percobaan tidak mengalami gangguan pernafasan seperti tikus-tikus yang terkena emisi diaposable diaper. Jadi sekarang saatnya mempertimbangkan lagi penggunaan disposable diaper supaya bayi aman dari efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh disposable diaper.

Salam, semoga bermanfaat

Bunda Ariz
   


27-01-2016 13:37:24 BAb bayi Asi eksklusif
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
bun, babynya ada yang berumur 2 bulan? babnya gmn?. baby saya awalnya pup banyak sekali dan itu 2hari skali, tp sdh 5 hari ini ee cair sehari bisa 5x, dan kalo kentut ee juga ikut kluar. ada yang punya kasus yang sama bunda?.
   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Salah satu stimulasi terbaik untuk perkembangan kecerdasan buah hati adalah dengan mainan. Sebagai orangtua, kita harus pintar dalam memberikan mainan bagi buah hati apalagi jika masih dua bulan. Bayi berumur 2 bulan belum bisa merespon secara cepat, untuk itu perlu mainan yang dapat merangsang responnya.

Selain itu, di usia ini bayi baru dapat melihat dengan jelas pada jarak 30 cm saja, dan ketajaman matanya akan diperoleh secara bertahap. Beberapa mainan dengan warna cerah dan suara musik dengan alunan lembut memiliki daya tarik sendiri, sehingga bayi akan merespon dengan mencari sumber suara dari mainan yang diberikan.

Memilih Mainan Yang Tepat Untuk Bayi Usia 2 Bulan

Memilih mainan yang tepat, bunda perlu membaca keterangan usia pada bungkus mainan bayi. Yang perlu diperhatikan dalam memilih mainan untuk bayi usia 2 bulan adalah :

  • Pilih warna yang terang dana mencolok untuk merangsang penglihatan bayi
  • Pilih mainan yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyian untuk merangsang pendengarannya, tapi jangan yang terlalu keras suaranya dan menyakitkan telinga.
  • Pilih mainan yang tidak luntur jika terkena air, tidak mudah lepas, atau memiliki bagian-bagian kecil yang dapat dilepas.
  • Pastikan bagian-bagian kecil seperti kancing atau mata boneka terjahit kuat, sehingga aman jika digigit bayi.
  • Awasi bayi saat bermain dengan mainan yang kecil. Mainan kecil bagus untuk melatih gerak halusnya tapi di sisi lain bayi juga sering memasukkan benda ke dalam mulutnya dan dapat beresiko tersedak.

Jenis Mainan Yang Cocok Apa?

  • Mainan yang Digantung

Mainan yang digantung dengan warna-warni yang dihasilkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi bayi dan dapat menstimulasi penglihatan bayi. Namun sebaiknya bunda tetap memperhatikan keamanan ketika dia mencoba menyentuh mainan, agar mainan tidak jatuh menimpanya.

  • MP3 Player atau Kotak Musik

Musik adalah salah satu cara terbaik untk menghibur dan juga menenangkan bayi. Jenis musik dengan irama yang lembut, pendengarannya akan terstimulasi dengan baik. Tapi, harus hati-hati, jangan terlalu dekat dengan telinga, karena pendengaran bayi bisa rusak.

  • Boneka karet dengan bahan lembut

Di usia 2 bulan, bayi sudah mampu melakukan kontak mata dengan bunda. Jadi ajak bayi berbicara dan bermain dengan boneka karet di saat sedang mengenakan baju atau saat bayi sedang dimandikan agar bayi mudah mengenali suara bunda lebih cepat.

  • Mainan untuk digigit (teether)

Di usia ini bayi akan sering memasukkan tangan atau benda-benda ke dalam mulutnya. Ini untuk merangsang indera pengecap dan perabanya. Jadi jangan sembarangan memberikan mainan yah.

  • Mainan yang berbunyi jika digoyangkan atau gelang gemerincing (rattle)

Ini berfungsi untuk merangsang indera pendengarannya dan juga melatih koordinasi panca indera bayi.

sumber menyenangkan bayi , anaksehat

   


Jumlah Posts : 100
Jumlah di-Like : 2
baby saya tgl 9 mei dapat HB 2,telat sebulan karena baby saya sudah berumur 2 bulan, tapi kata DSA saya, tidak apa-apa. seminggu kemudian dijadwalkan untuk imun DPT. Nah, ternyata di DSA saya adanya pediacel (DPT, polio, Hib). Sebelumnya saya berbincang dengan suami dan mengambil keputusan untuk memberi imun dasar saja kepada anak kami karena beberapa rumor yang beredar. Sehingga kami mencari jalan aman saja dengan tidak menolak imunisasi, tapi juga tidak melakukan semua imunisasi yang ada (yang wajib saja). So, saya pindah ke bidan untuk mendapatkan DPT dan polio saja. ternyata di bidan adanya DPT combo (dengan HB) padahal, seminggu sebelumnya baru saja dapat HB 2). saya sampai berkali-kali bertanya pada bidan tersebut sebelum si jarum masuk ke tubuh anak saya, memastikan bahwa hal itu akan baik-baik saja. Apakah bunda ada yang mengalami hal seperti saya?
   
26-09-2011 15:35:58 ASI dicampur susu formula
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : 1
Assalammualaikum!
Nama q bunda Raqilla, aku punya bayi laki-laki berumur 2 bulan. Sebelum q kembali bekerja, bayiku murni minum ASI tetapi setelah kembali bekerja aku campur dengan susu formula karena stock ASI hasil pompa kurang mencukupi kebutuhan minum bayiku (bayi laki2 minumnya kuat banget)  Efeknya ialah pada saat dia BAB. sebelum minum sufor dia BAB nya setiap hari dengan frekwensi 3-4 kali dalam sehari. tetapi setelah dicampur ASI dan sufor BABnya jadi 3-4 hari sekali. aku sempat khawatir dengan kondisi bayi ku. tapi alhmdllh dia tidak rewel dan BABnya tidak keras. Siklus BAB yang berubah itu apakah efek dari susu formula?

Terima kasih
   


Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dok, saya seorang ibu dari anak yg berumur 8 bulan. 2 bulan yang lalu saya memutuskan memakai kontrasepsi suntik per 3 bulan. yang saya tanyakan pada bulan pertama haid saya masih normal, yaitu berlangsung 7 hari, tp di bulan kedua ini haid saya sudah 1 bulan belum ada tanda-tanda berhenti. apakah normal dok, dengan keadaan ini sepertinya badan saya menjadi gampang letih. sebaiknya apa yang saya lakukan dok, mengingat sudah 1 bulan ini haid saya tidak berhenti.
sebagai tambahan dok, napsu sex saya tidak berkurang, bahkan karena kemarin saya gak tahan, saya memaksakan berhubungan badan dengan suami saya, apakah gara2 berhub badan di waktu haid juga mempengaruhi siklus haid saya dok.

terima kasih.

Dari : bulan renisa

Jawaban:

dear bunda, adanya perdarahan selama 1 bulan dianggap tidak wajar, sebaiknya bunda memeriksakan diri kepada dokter kandungan untuk mendapatkan pengobatan. Melakukan hubungan intim pada saat menstruasi akan menyebabkan bekerjanya hormone prostaglandin yang menyebabkan timbulnya kontraksi uterus sehingga terjadi luruhnya dinding uterus dan keluarnya darah dari vagina. Demikian jawaban saya.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
salam kenal dokter
bayi saya baru berumur 2 bulan lebih sekarang saya sedang mencoba untuk belajar memberikan asi dengan botol karena massa cuti saya akan habis awal september ini yg jadi masalah bayi saya agak kurang suka dengan minum asi lewat botol bisa drekomndasikan tipe botol apa yg cocok
terimakasih atas jawabanya

Dari : Setia iriakusuma

Jawaban:

Dear bunda Setia iriakusuma (seiria),

Ada beberapa macam nipple (dot) yang dapat anda temui. Anda dapat memilih dot yang berbahan latex, silicone ataupun karet. Bahan latex adalah bahan yang paling lembut dan fleksibel namun cepat rusak. Bahan silicone lebih padat dan bertahan pada bentuknya lebih awet.

Selain bahan dot, tersedia juga beberapa ukuran dot yang biasanya disesuaikan oleh umur. Ada beberapa bentuk dot yang diproduksi pada umumnya, bentuk tradisional, orthodontic dan bentuk flat-topped yang memiliki bentuk datar pada permukaan atasnya. Bentuk orthodontic bertujuan untuk menyesuaikan dengan bentuk langit-langit mulut dan gusi anak anda. Sedangkan bentuk flat-topped meniru bentuk puting susu ibu.

Untuk mengetahui bentuk dan ukuran apa yang bayi anda sukai, maka lebih baik anda membeli beberapa variasi dan ukuran dot yang kemudian anda berikan kepada bayi anda secara berkala sambil anda amati dot tipe apa yang ia sukai.

   
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : belum ada like
salam bunda...

Bun...
Bayiku berumur 2 bulan pas. Dua hari yang lalu saya membersihkan daun telinga bayiku dengan cottonbuds dan baby oil. Kemudian setelah saya perhatikan ternyata daun telinganya menjadi basah dan berbau sampai sekarang. Saya khawatir sekali bun...
Ibuku bilang itu terkena asi. Atau apakah itu pengaruh setelah saya membersihkan dengan cottonbuds dan baby oil.

Bun, saya tunggu bantuannya.

Trims,
Ries
   
21-08-2017 09:26:15 apakah bayi saya kena hernia?
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
selamat pagi saya mau bertanya bayi laki laki saya berumur 2 bulan saya perhatikan di bawah perut/di atas kemaluan bayi saya aga mengeras sebelah kiri tapi kadang ada kadang tidak ada saya searching di google ciri2 tesbt katanya itu hernia sy jadi kepikiran ahirnya sy ke bu bidan dan kata bu bidan tidak apa apa itu wajar bayi sprti itu tar juga ilang.mhon penjelasannua..terimakasih
   
16-11-2016 00:45:54 bayi belum bisa tengkurap
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like

bunda sharing dong..bayi saya berumur hampir 5 bulan,waktu berumur 2 bulan  badan nya balik ke pinggir dan kepalanya suka nyungseb2 gtu kaya lagi belajar tengkurap..tapi setelah umur 3 bulan dia tidak mau belajar tengkurap lagi malah kalau saya tengkurapkan dia selalu nangis,sampai sekarang di usia hampir 5 bulan bayiku belum bisa tengkurap malah sepertinya dia lebih tertarik untuk belajar duduk.bayiku tidak mau main sambil ditidurkan,dia lebih suka di dudukan malahan kalau ditidurkan kepalanya suka ngangkat2 terus.apakah normal bun kondisi bayi saya ini?

   
05-04-2016 23:41:39 gak mau makan mpasi ???
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
anakku sekarang usia 9 bulan , dari umur 6 bulan sudah saya coba kasih mpasi model pure2 gitu dia gak mau .. maunya cerelac mulu .. apa gapapa kayak gitu ?? kalo di kasih pure pasti muntah .. terus sekarang kan umur 9 bln , harusnya udah mulai makan makanan yang di cincang aja kan ?? tapinya dia gak mau dan malah marah2 .. lah aq harus gimana ??? maav saya ibu baru , jadi kurang paham harus gimana .. khawatir juga sama kondisi gizinya kalo makan cerelac doang .. bulan lalu aja beratnya gak naik ketimbang 2 bulan yang lalu .. saya jadi kuatir .. trima kasih sebelumnya ..
   
05-04-2016 23:37:19 mau tanya dong ..
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
anakku sekarang usia 9 bulan , dari umur 6 bulan sudah saya coba kasih mpasi model pure2 gitu dia gak mau .. maunya cerelac mulu .. apa gapapa kayak gitu ?? kalo di kasih pure pasti muntah .. terus sekarang kan umur 9 bln , harusnya udah mulai makan makanan yang di cincang aja kan ?? tapinya dia gak mau dan malah marah2 .. lah aq harus gimana ??? maav saya ibu baru , jadi kurang paham harus gimana .. khawatir juga sama kondisi gizinya kalo makan cerelac doang .. bulan lalu aja beratnya gak naik ketimbang 2 bulan yang lalu .. saya jadi kuatir .. trima kasih sebelumnya ..
   
05-04-2016 23:36:49 numpang tanya dong ....
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
anakku sekarang usia 9 bulan , dari umur 6 bulan sudah saya coba kasih mpasi model pure2 gitu dia gak mau .. maunya cerelac mulu .. apa gapapa kayak gitu ?? kalo di kasih pure pasti muntah .. terus sekarang kan umur 9 bln , harusnya udah mulai makan makanan yang di cincang aja kan ?? tapinya dia gak mau dan malah marah2 .. lah aq harus gimana ??? maav saya ibu baru , jadi kurang paham harus gimana .. khawatir juga sama kondisi gizinya kalo makan cerelac doang .. bulan lalu aja beratnya gak naik ketimbang 2 bulan yang lalu .. saya jadi kuatir .. trima kasih sebelumnya ..
   
04-11-2015 19:05:50 mencoba memancing asi lagi
Jumlah Posts : 13
Jumlah di-Like : belum ada like
malam dokter, saya punya baby berumur 2 bulan 1 minggu
waktu itu saya memberikan asi ke baby sekitar 2 minggu
habis itu di karena kan stres dllnya asi saya ga ad lagi

skrg saya niat mau mencoba memancing asi lagi
tapi bingung bagaimana caranya dan juga baby ga mau minum susu dari puting malah menangis keras krn merasa di paksa, apakah bisa menggunakan pompa tidak ya dok.

mohon sarannya dokter

terima kasih
   
01-10-2015 07:53:43 perkenalan
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
salam kenal semua bunda,sya baru menikah selama 2 bulan,yang saya mau tanya selama saya baru pertama HB smpe skrg perut saya sakit,harus cari posisi biar perut gak sakit,trus tambah sya susah sekali orgasme,dan kalau sudah siap HB sperma yang masuk kadang2 mau keluar lg,knp ya bun? 😢😢bln pertama saya menikah sya haid,dan ini bln ke 2,pengen banget hamil bunda,kasih solusi ya dari pertanyaan saya....mkasih