SITE STATUS
Jumlah Member :
493.710 member
user online :
972 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: jadwal praktek dokter spesialis anak di

New Topic :  
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : 1
Salam kenal bunda anthie...

Ini info dokter kandungan perempuan yang ada didaerah bekasi :
Dr Puji Ichtiarti RS Hermina Bekasi Barat dan RS Hermina Jatinegara
Dr Yenny Julizir Rs.Anna Bekasi (Suaminya Dr. Anak dan sebagai
pemilik RS. ANNA)
Dr. Lidya Liliana RS. Mitra Bekasi Barat
Dr. Lina Meilina Pujiastuti SpOG RS Mitra Keluarga Bekasi Barat
Dr. Jenny AnggraeniRSIA Hermina Bekasi
Dr. Nina Martini Somad RSIA Hermina Bekasi
Hj. Lina Meilina SpogRS Mitra keluarga Bekasi Barat
Dr. Sri Redjeki - RS Hermina, Klinik Bella, Klinik Alifia Perumnas
III Bulak Kapal Bekasi
Dr. Koesmaryati - Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur (Muslimah)

Ini jadwal praktek dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan RSIA Hermina Bekasi

Dr. Abdul Rauf Selasa, Kamis, Jum`at
Dr. Abdullah Basalamah Senin s/d Sabtu
Dr. Adam Bachtiar Senin, Selasa, Kamis,Jumat, Sabtu
Dr. Adrul Muslim Senin s/d Sabtu`
Dr. Asril Dahlan Selasa, Sabtu
dr. Basuki Sudaryanto Senin s/d Jumat
Dr. Bawono Hasan Sabtu
Dr. Chairulsyah S. Senin, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
Dr. Dedi Arman S. Senin s/d Sabtu
Dr. Diapari Siregar Rabu, Jumat
Dr. Dwi Rasyanti Senin, Rabu, Jumat
Dr. Hario Untoro Senin, Selasa, Rabu,Jumat
dr. Heri Wahyudi Senin, Rabu, Jumat, Sabtu
dr. Heriyanto Kartono Senin s/d Sabtu
Dr. Husen Sutakaria Senin, Selasa, Rabu,Sabtu
Dr. Imam Hidayat Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu
Dr. Jushar Aminudin Senin, Rabu, Sabtu
Dr. Made Sadguna Senin, Selasa, Kamis,Sabtu
Dr. Marly Susanti Senin, Rabu, Sabtu, Fertility (Kesuburan)
Dr. Nina Martini S. Senin s/d Sabtu
Dr. Patut Ritonga Senin s/d Sabtu
Dr. Pudji Ichtiarti Senin, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
Dr. R. Endjun Rabu, Jumat
Dr. Rika Mulyawirman Senin-Sabtu
Dr. Slamet Soebagijo Rabu, Kamis
Dr. Sugiyanto Senin s/d Sabtu
Dr. Toto Imam Santoso Senin - Kamis, Onkologi (Kanker/Tumor Kandungan)
dr. Triskawati Indang Dewi Senin, Selasa, Kamis, Jumat, sabtu
dr. Widiyati N. Senin - Kamis
Dr. Yudianto Selasa, Jumat, Sabtu, Fetomaternal (Kehamilan Resiko Tinggi)

Smoga bermanfaat...

Pindri, bundana najla

   


Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear bunda, 

Susu kedelai mengandung isoflavone yang dikatakan mirip dengan hormone estrogen, namun banyak peneliti yang mengatakan zat ini tidak sama dengan hormone estrogen. Ikatan dokter spesialis anak di Amerika menganjurkan bahwa susu kedelai aman diberikan pada bayi dan anak-anak, namun mereka juga memberikan anjuran yaitu penggunaan susu kedelai pada keadaan tertentu seperti pada anak yang tidak dapat menyusui ASI seperti intoleransi laktosa, alergi susu sapi, dan pada anak yang dibesarkan dengan pola vegetarian dan tidak boleh mengkonsumsi hewani. Sampai saat ini, penggunaan susu kedelai dinyatakan aman aalkan tidak berlebihan dan hanya sewajrnya.

   
06-05-2014 08:46:11 DSA di Kota Malang
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like

Pagi. . . .bagi info dunk para bunda, mamas, moms. . .

untuk dokter spesialis anak di kota malang dan biayanya untuk imunisasi

makasih

   


Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear bunda, 
susu kedelai mengandung isoflavone yang dikatakan mirip dengan hormone estrogen, namun banyak peneliti yang mengatakan zat ini tidak sama dengan hormone estrogen. Ikatan dokter spesialis anak di Amerika menganjurkan bahwa susu kedelai aman diberikan pada bayi dan anak-anak, namun mereka juga memberikan anjuran yaitu penggunaan susu kedelai pada keadaan tertentu seperti pada anak yang tidak dapat menyusui ASI seperti intoleransi laktosa, alergi susu sapi, dan pada anak yang dibesarkan dengan pola vegetarian dan tidak boleh mengkonsumsi hewani. Sampai saat ini, penggunaan susu kedelai dinyatakan aman asalkan dikonsumsi dalam batas wajar.

   
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Hi moms and dads   Apakah si kecil suka pilih-pilih makanan?
Berat badannya tidak naik-naik?
Atau malah lebih gemuk dibanding teman-temannya? Ingin tahu pemberian nutrisi yang tepat untuk si kecil?

Jangan bingung dan temukan jawabannya dari para dokter spesialis anak di Seminar "Nutrisi Tepat, Si Kecil Sehat"!
Dalam seminar ini, Anda dapat berkonsultasi mengenai keadaan nutrisi si kecil dengan para pakar dari Departemen Kesahatan Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), antara lain:
- Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, PhD, SpA(K)
- dr. Titis Prawitasari, SpA
- dr. Yoga Devaera, SpA

Topik yang disampaikan dalam seminar mencakup:
1. Prinsip pemberian makanan bayi dan balita yang benar
2. Cara praktis mendeteksi anak yang terlalu kurus atau terlalu gemuk
3. Deteksi dini masalah gizi pada anak dan solusinya

Tidak kalah menariknya, kami juga mengadakan workshop: "Pemantauan Tumbuh Kembang Anak" yang mengupas seputar hal-hal apa saja yang harus ibu ketahui mengenai perkembangan anak.

Seminar ini memiliki akreditasi IBI

Jangan lewatkan Lomba Foto dengan tema "Aku dan Makananku" dengan hadiah berupa uang tunai sejumlah:
Juara I: Rp 1.000.000,-
Juara II : Rp 750.000,-
Juara III : Rp 500.000,-


Seminar ini diadakan pada tanggal 9 Juni 2012 pk. 08.30-12.45 Bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya no. 6, Jakarta Pusat Harga Seminar dan Lomba Foto Rp. 75.000,00. Ayo segera daftarkan diri anda dan informasikan kepada kerabat anda lainnya
Pembayaran melalui rekening BCA 8310029140 a/n Elita Wibisono
Informasi lebih lanjut: 
Cindy (081284899915) Adeline (081316501520) atau Follow twitter kami @ciprime2012 FB: ciprime 2012
   


Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dear dokter,
anak sy da 3thn, selama ini konsumsi susu nutrilon soya, cm akhir2 ini banyak berita yg mengatakan soya tidak baik dikonsumsi anak2 terutama laki2, sy ganti pediasure complite tetapi kok malah batuk, bagaimana mengatasinya?

Dari : dwi herawati wilujeng

Jawaban:

Dear bunda,

susu kedelai mengandung isoflavone yang dikatakan mirip dengan hormone estrogen, namun banyak peneliti yang mengatakan zat ini tidak sama dengan hormone estrogen. Ikatan dokter spesialis anak di Amerika menganjurkan bahwa susu kedelai aman diberikan pada bayi dan anak-anak, namun mereka juga memberikan anjuran yaitu penggunaan susu kedelai pada keadaan tertentu seperti pada anak yang tidak dapat menyusui ASI seperti intoleransi laktosa, alergi susu sapi, dan pada anak yang dibesarkan dengan pola vegetarian dan tidak boleh mengkonsumsi hewani. Sampai saat ini, penggunaan susu kedelai dinyatakan aman. Mengenai batuk, apakah anda yakin itu dikarenakan oleh susu,atau bisa juga dikarenakan sebab lain yang sebaiknya diperiksa lebih lanjut oleh dokter. Demikian jawaban saya.
   
04-01-2013 14:59:30 imunisasi terlambat
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
malam bu dokter, saya mau tanya kalau imunisasi untuk umur 2 bulan (sekarang sudah mau 3 bln) telat di berikan apakah ada pengaruh terhadap perkembangan anak?karena saat ini anak saya sedang sakit pilek, apakah bila sedang sakit pilek tetap boleh diberikan imunisasi?
terima kasih atas jawabannya.

Dari : Siti Rachmawati

Jawaban:


Dear Bunda,

Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit dari masing-masing jenis vaksin tersebut. Apabila anak Bunda tidak diberikan imunisasi, maka akan rentan untuk terinfeksi penyakit-penyakit tersebut. Tidak diberikannya imunisasi tidak akan menghambat pertumbuhan secara langsung, namun pertumbuhan mungkin akan terganggu bila sang Anak terinfeksi penyakit.

Bila anak Anda telat mendapatkan imunisasi, sebaiknya segera diberikan imunisasi, konsultasikan dengan dokter Spesialis Anak Anda untuk jadwal pemberian imunisasi tersebut. Untuk sakit batuk atau pilek ringan tanpa disertai demam, masih bisa mendapatkan imunisasi, namun sebaiknya di konsultasikan dengan dokter Anda.


   
20-12-2012 10:32:39 imunisasi hib
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7
 Untuk imunisasi DTP memang jadwalnya bisa dibarengi dengan imunisasi Hib. ?Untuk pencegahan penyakit, sebaiknya memang diberikan. Karena IDAI juga sudah merekomendasikannya, alangkah baiknya untuk dilakukan.
Imunisasi Hib terutama diberikan pada anak usia di bawah 5 tahun. 
Untuk memberikan imunisasi ini, silahkan bunda berkonsultasi dengan Dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberiannya.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dear dktr,saya ingin menanyakan tentang empong.adakah akibat negatif dari pemberian empong kepada bayi??jika ada apa sajakah itu??kemudian soal imunisasi pada bayi prematur.bgmn pemberiannya ?kpn waktu yg tepat??bayi saya lahir prematur 33mgu. di inkubator selama 19hari,blm mendapatkan imunisasi sama sekali.
trimakasih atas tanggapannya

Dari : indie habibi

Jawaban:

Dear Bunda,

Pemberian empeng atau empong atau pacifier pada bayi akan mengakibatkan bayi bingung puting, dan biasanya enggan menyusu ASI pada payudara ibu. Pacifier biasanya di gunakan pada usia balita ketika ia sampai pada tahapan memasukkan barang-barang di sekitarnya ke dalam mulut. Pada bayi premature, pemberian imunisasi biasanya akan ditunda, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak yang menangani bayi Anda untuk membicarakan jadwal imunisasi bayi Anda. Demikian jawaban saya.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Sore dok, saya mau tanya, apakah vaksin varisela bisa diberikan pada anak 1 thn , karena dsa nya menganjurkan spt itu. Tapi saya baca di website, vaksin tsb diberikan umur 10 thn. Makasih

Dari : Ella Tito

Jawaban:

Dear Ella Tito,

Menurut jadwal imunisasi yang diterbitkan oleh ikatan dokter spesialis anak Indonesia, imunisasi varicella adalah pada usia 10 tahun. Namun anda dapat menanyakan alasan kepada dokter spesialis anak anda mengapa beliau ingin melakukannya pada usia 1 tahun.
   
06-02-2008 16:12:24 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Biar Bunda Kayla gak bingung lagi :)



Waspadai Penyakit IPD Pada Anak

Selasa, 24 Januari 2006

Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi carrier bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka.

Sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengenal dan memahami penyakit invasive pneumococcal disease (IPD) pada anak, khususnya anak berumur di bawah dua tahun. Padahal penyakit ini bisa mengakibatkan kematian dan kecacatan.

Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K), menjelaskan, IPD adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (Streptococcus pneumoniae). Ini berupa serangan infeksi yang secara cepat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasive), seperti infeksi selaput otak (meningitis) atau biasa disebut radang otak.

Menurut Cissy, apabila bakteri pneumokokus masuk dalam sirkulasi darah (disebut bakteremia), maka ia akan menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh (disebut sepsis). Akhirnya ini bisa menimbulkan kegagalan fungsi organ (multi organ failure).

'Bakteri pneumokokus juga bisa menimbulkan penyakit secara lokal atau non-invasive, seperti infeksi telinga tengah atau otitis media, infeksi atau radang paru yang disebut pneumonia dan sinusitis,' ungkapnya pada seminar media yang diselenggarakan beberapa hari lalu di Jakarta.

Menurut data WHO, lanjut Cissy, setidaknya dilaporkan satu juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akibat infeksi pneumokokus, terutama yang menyebabkan pneumonia. Gejala pneumonia di antaranya napas cepat, sesak, nyeri dada, menggigil, batuk dan demam.

Otitis media adalah infeksi bakteri pada telinga tengah yang dapat menyertai infeksi saluran pernapasan. Gejalanya antara lain nyeri telinga, demam, rewel, dan gangguan pendengaran sementara. Infeksi telinga tengah cenderung terjadi pada masa bayi dan kanak-kanak sehingga bisa menyebabkan gangguan pendengaran yang menetap dan mengalami keterlambatan bicara.

'Gejala bakterimia pada bayi kadang-kadang sulit diketahui karena pada awalnya dapat serupa dengan infeksi virus biasa, seperti bayi menderita demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti dengan atau tanpa infeksi saluran pernapasan,' jelas anggota satgas imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) ini.



Bayi carrier

Ada tiga bakteri penyebab meningitis, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Niesseria meningitides. Dari ketiga itu Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang sering kali menyerang anak di bawah usia dua tahun.

Gejala meningitis di antaranya demam tinggi, nyeri kepala hebat, mual, muntah, diare, leher kaku, dan takut pada cahaya (photophobia). Bayi rewel, tampak lemah dan lesu (lethargic), menolak makan, dan pada pemeriksaan teraba ubun-ubun menonjol, serta dapat terjadi penurunan kesadaran dan kejang.

'Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada 17 persen penderitanya hanya dalam waktu 48 jam. Dan apabila sembuh, sering kali meninggalkan kecacatan permanen, misalnya gangguan pendengaran dan saraf seperti gangguan motorik, kejang, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan,' Cissy menjelaskan.

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi pembawa (carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Karena itu, lanjut Cissy, bayi baru lahir hingga usia dua tahun berisiko terkena penyakit IPD. Bakteri ini menyebar di udara saat seseorang bersin atau batuk.

Ada beberapa lokasi yang berpotensi bagi penyebaran bakteri pneumokokus, yaitu interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini secara terus-menerus, antar bayi dan anak di tempat-tempat umum, kendaraan umum, lingkungan tetangga, tempat penitipan anak (TPA), dan kelompok bermain (playgroup)..



Vaksinasi

Ahli infeksi dan penyakit tropik anak FK UI/RSCM, Prof Dr dr Sri Rezeki S Hadinegoro SpA (K), mengatakan pengobatan IPD semakin dipersulit dengan adanya peningkatan bakteri pneomokokus terhadap beberapa jenis antibiotik, infeksi bakteri yang sangat cepat dan merusak organ tubuh dan sistem saraf, serta meninggalkan kecacacatan permanen yang akan menurunkan kualitas hidup anak sepanjang usianya.

'Karena itu kami sangat merekomendasikan upaya preventif sedini mungkin dengan pemberian vaksin pneumokokus kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun,' ujarnya.

Badan POM, sebagai lembaga yang mengeluarkan izin edar, telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun. Vaksin pneomokokus diberikan dengan jadwal pemberian empat kali pada usia 2, 4, 6, dan antara 12 hingga 15 bulan. Dalam hal ini, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksinasi yang tepat sesuai usia dan kondisi kesehatan anaknya. (jar )

Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=232300&kat_id=150
   
16-04-2017 14:59:42 mata bayi belekan
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
bun... mau tnya2 donk, sapa tau ada yg mengalami kaya saya.. 😩. jadi gini bun, anak saya umur 6 bulan.. uda dari lahir, mata kiRI anak saya berair trus dan belekan.. apa lagi klo bangun tdur, mata kiri nya ga bisa melek, lengket bgt. .. bntar2 keluar belek nya warnanya ijo.. uda di bawa k dokter spesialis anak, katanya itu gpp,cm krn katub air matanya blm terbuka sempurna, jadi cm d suruh pijat aja di sudut mata nya.. tp smpe umur 6 bulan blm smbuh2 jga.. kira2 harus di apain ya bun? makasih sbelum nya..
   
11-10-2016 08:58:07 bantu jawab ya
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
ada yg tau gk jadwal praktek dokter kandungan di RS PELNI ?
hari apa aja & sampai jam berapa?
pake KJS bisa gk yah?
mksh
   
29-06-2016 14:16:08 vaksin palsu
Jumlah Posts : 48
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo di dokter spesialis anak gimana?