SITE STATUS
Jumlah Member :
506.902 member
user online :
263 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Masalah infertilitas

   

Masalah infertilitas
Oleh :


siang dok, saya sdh menikah hmpir 3 thn, tetapi sampai skrg belum memiliki keturunan, kmi sdh memeriksakn diri msing melalu tes lab, alhmdulillah tidak ad kndla ap atau hal yg buruk, hnya saja suami saya memiliki sel sperma yg kurang dri jumlah seharusnya, dan saya telh melakukan hidro u/ kelancaran jalannya sel sperma, ap tips2 lain untuk cepat memiliki momongan, terimakasih dok,
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda, Untuk mendapatkan kehamilan, diperlukan hubungan intim yang berkualitas terutama pada masa subur. Untuk mengetahui masa subur anda, maka anda dapat menghitung dengan cara mengetahui periode siklus menstruasi anda. Pada umumnya lama siklus menstruasi berkisar dari 21 hari sampai 35 hari. Namun bila mendapatkan perdarahan beberapa kali di luar siklus atau sering mengalami keterlambatan bahkan tidak datang bulan dalam beberapa bulan, maka dapat menghitung masa subur dengan mengumpulkan data dari 6 bulan terakhir. Bila siklus haid tidak teratur : Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Rumusnya: Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18 Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 Apabila siklus menstruasi teratur, Asumsi bila siklus haid teratur (28 hari) : Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid. Lakukan hubungan intim yang berkualitas pada saat-saat rentang masa subur Anda, agar terjadi pembuahan. Makanlah makanan yang bergizi dan istirahat dengan baik. Anda dapat melakukan konsultasi kembali dengan dokter OBSGYN mengenai masalah kesuburan ini dengan menceritakan riwayat pemeriksaan yang terdahulu. Demikian jawaban saya,semoga dapat membantu.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman