SITE STATUS
Jumlah Member :
506.374 member
user online :
272 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - penyakit campak/tampek pada anak.


penyakit campak/tampek pada anak.
Siang dok,saya mau tanya tentang campak.
Anak saya berumur 13 bulan,sebelumnya dia tidak diberi vaksin campak.
Sekarang dia terkena campak,seluruh badan dari wajah hingga kaki ruam merah.
Batuk nya pun sangat menyiksa dia dan pileknya.
Cara penyembuhan nya bagaimana dok?
Trima kasih dok.
25 May 2015, 10:44
Dari : ernawati_1990

Jawaban
Hi Bunda,
Kami akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.

Kutipan dari artikel dengan judul Virus Campak pada Bayi dan Ibu Hamil: “Eh anakku sudah bisa berdiri sendiri.”. Apakah Bunda masih ingat dengan kalimat itu? Ya, itu adalah iklan layanan masyarakat yang sangat populer sekitar dua puluh tahun yang lalu yang berisi himbauan dari pemerintah tentang pentingnya imunisasi Campak.
Campak yang biasa dikenal dengan istilah tampek ini adalah penyakit infeksi yang menyerang balita yang disebabkan oleh virus Morbili. Gejala yang tampak sangat mirip dengan influenza, seperti panas tinggi (bisa mencapai 40° Celcius) batuk dan pilek. Tak heran gejala ini sering membuat para Bunda kebingungan. Perhatikan saja! Pada Campak gejala tersebut diikuti juga dengan keluarnya bintik-bintik merah, bintik putih kecil di mulut bagian dalam, mata merah dan berair, sariawan serta diare selama 3-5 hari. Bila suhu tubuh anak terlalu tinggi bisa terjadi kejang atau stuip. Campak juga membuat anak menjadi malas makan sehingga berat badannya bisa menurun. Penyakit ini menular melalui air ludah. Maka dari itu sebaiknya gunakan wadah yang berbeda untuk setiap anak.

Pencegahan & Pengobatan

Sebagai upaya pencegahan, pemerintah mencanangkan pemberian vaksinasi atau imunisasi Campak yang dikenal dengan vaksin MMR (Mumps, Measles dan Rubella).

Imunisasi Campak diberikan dengan tujuan untuk melemahkan virus Campak terutama pada bayi. Meskipun bayi telah mendapat kekebalan Campak pada saat di kandungan, tetapi pada usia 6-9 bulan, kekebalan itu akan menurun dan saat itulah imunisasi Campak bisa diberikan. Imunisasi ini sangat penting supaya tubuh bayi dapat melawan virus Campak yang menyerangnya. Pemberian imunisasi Campak atau MMR ini harus diulang.

Tidak ada pengobatan yang khusus untuk melawan Campak. Balita hanya perlu beristirahat yang banyak. Untuk menurunkan demamnya biasanya dokter akan memberikan asetaminofen atau ibuprofen. Bila terjadi infeksi bakteri maka anak akan diberikan antibiotik.

Campak pada Ibu Hamil

Campak juga bisa menjangkit ibu hamil yang belum kebal terhadap virus Rubella. Bila Bunda terserang Campak pada trimester pertama kehamilan, janin beresiko mengalami berbagai cacat berat. Virus Rubella juga meningkatkan resiko keguguran. Biasanya begitu hamil, dokter akan memberikan anjuran untuk mendeteksi virus TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalo Virus dan Herpes). Tetapi akan lebih baik bila Bunda melakukannya sebelum hamil, sehingga dapat dilakukan tindakan lebih dini.



Notes:
- Bila seseorang pernah terkena Campak, maka seumur hidupnya ia akan kebal terhadap penyakit ini.
- Saat anak panas tinggi, jangan memberikannya pakaian yang terlalu tebal atau menyelimutinya rapat-rapat. Hal ini membuat panasnya sulit keluar sehingga beresiko terjadi kejang.
- Tidak ada korelasi antara imunisasi Campak dengan Autisme.

Berikut ini jawaban dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda "Felsan" dengan judul pertanyaan " Tanda-tanda kehamilan" pada Tanya Dokter:

Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda "mimirahmi" dengan judul pertanyaan "Campak Pada Bayi Lima Bulan" pada Tanya Bidan: bayi saya berumur 5 bulan 12 hari,sedang belajar ngoceh 3 hari yang lalu mendadak berhenti ngoceh dan tampak lesu,pada tangan dan kakinya tampak bintil-bintil merah tapi pada wajah dan badannya tidak ada dan tidak mengalami demam, apakah bayi saya kena campak? jika benar apa yang harus saya lakukan untuk mengatasinya?
dr. Tanti menjawab:
Dear Bunda,
Untuk mengetahui kondisi Bayi Anda sebenarnya, sebaiknya memeriksakannya pada dokter. Bila Bayi Anda menderita campak, maka penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut dapat sembuh dengan sendirinya. Dokter akan membantu memberikan obat penurun panas atau obat tambahan sesuai dengan keadaan Bayi Anda. Bila saat ini Bayi Anda sudah membaik, maka tidak ada salahnya untuk memeriksakan pada dokter. Perhatikan asupan cairan agar bayi Anda tidak mengalami dehydrasi karena mengalami demam.
Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter