SITE STATUS
Jumlah Member :
501.111 member
user online :
912 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi


lelly
bolehkah menyusui kembali anak yg sdh disapih stlh kuret?
23 Oct 2018, 21:56
Dari : Lelly Barasi Zebua

Jawaban
Hi Bunda,

Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.



Kutipan dari artikel yang berjudul " Yuk, Mulai Menyusui Kembali (Relaktasi) " :Bunda mana yang tidak ingin memberikan Air Susu Ibu (ASI) pada buah hatinya? Bunda juga pasti ingin memberikan ASI sebagai nutrisi terbaik untuk bayi hingga usianya 2 tahun. Namun, tidak semua Bunda bisa memberikan ASI eksklusif apalagi hingga usianya 2 tahun. Berbagai kendala seperti minimnya pengetahuan Bunda dan Ayah tentang Laktasi, tekanan dari keluarga dan hal lain yang membuat Bunda stress sehingga ASI sulit keluar, seringkali menjadi alasan memberikan susu formula pada bayi.

Bagi Bunda yang pernah memberikan ASI tetapi sempat terhenti, sebaiknya Bunda melakukan relaktasi. Apa itu relaktasi?
Relaktasi adalah upaya untuk mengaktifkan kembali produksi ASI yang sempat terhenti. Proses menyusui yang terhenti dalam beberapa hari, beberapa minggu bahkan tahun bisa diaktifkan kembali. Memangnya bisa? Bisa.
Hisapan bayi akan mengirim sinyal ke otak Bunda dan mempengaruhi bagian otak yang disebut hipofisis. Hipofisis bagian depan akan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan masuk ke dalam darah dan menimbulkan refleks prolaktin yang memiliki peran dalam produksi ASI. Sedangkan Hipofisis belakang akan mengeluarkan hormon oksitoksin yang menimbulkan refleks oksitoksin untuk kontraksi otot di sekitar saluran ASI sehingga ASI diproduksi dan dapat dikeluarkan.

Mengapa relaktasi?
Beberapa Bunda memutuskan untuk relaktasi biasanya karena alasan;
-ASI sebagai pengobatan rehidrasi pada bayi mencret dan kurang gizi setelah penyapihan.
-Ingin menyusui kembali setelah disapih mengingat bayi lahir prematur.
-Bayi tidak cocok dengan susu formula.
-Atau bisa juga karena biaya susu formula yang tidak sedikit, akhirnya Bunda memutuskan untuk kembali memberi ASI.

Bagaimana melakukannya?
Bila Bunda ingin melakukan relaktasi hal pertama yang perlu Bunda lakukan adalah konsultasi dengan konselor laktasi. Pahami bahwa seluruh organ produksi ASI butuh waktu untuk bekerja hingga kembali siap memproduksi ASI. Jadi, Bunda jangan langsung kecewa karena ASI belum juga keluar. Bila dilakukan dengan cara yang tepat menyusui kembali diperlukan waktu 1 hingga 1,5 bulan sampai ASI keluar.
Tetap semangat demi kebaikan si kecil ya, Bun!

Note:
Mungkin Bunda pernah mendengar tentang ASI basi. Apakah Relaktasi berarti memberikan ASI basi? ASI yang sudah dikeluarkan mungkin bisa basi, tetapi ASI di dalam tubuh Bunda tidak akan basi. Itu hanyalah mitos saja. ASI yang terlihat encer bukanlah ASI basi, melainkan dua lapisan, yaitu Foremilk (ASI awal cenderung lebih encer) dan Hindmilk (ASI akhir yang lebih kental).


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " neynie " dengan judul pertanyaan " Menyusu ASI sempat terhenti " pada Tanya Bidan:Dear, dr. Tanti selamat siang dok saya mo tanya dok mengenai asi apa masih boleh anak saya nyusu asi saya karna sudah 8 hari bayi saya tidak nyusu asi di karenakan bayi saya sariawan dan memang asi saya tidak banyak jadi saya campur dengan sufor jadi inti'a masih boleh tidak dok saya menyusui saya masih ingin menyusui dok. mohon jawabanya y dok terima kasih sebelumnya.

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda, Tentu saja bunda dapat kembali memberikan ASI kepada bayi anda. Gerakan menghisap dari mulut bayi akan membantu merangsang produksi susu pada payudara ibu. Tetap berikan ASI sampai bayi berusia 6 bulan. Demikian jawaban saya , semoga dapat membantu.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " sedayu " dengan judul pertanyaan " Cara Mengeluarkan ASI yang Telah Berhenti " pada Tanya Dokter:Isteri saya telah melahirkan anak laki2 secara caesar 5 bulan lalu. Sejak melahirkan, produksi ASI isteri saya sedikit. Isteri saya udah mengkonsunsi daun katuk. Bahkan, isteri saya sempat menggunakan alat pompa ASI listrik selama 2 minggu. Namun, produksi ASI-nya tetap sedikit. Bahkan, sudah tidak mengeluarkan ASI sekarang. Nah, adakah cara agar ASI-nya bisa keluar lagi? Apakah dengan menyusukan ke anak walaupun ASI tidak keluar bisa menyebabkan ASI-nya keluar nantinya? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

dr. Tanti menjawab
Dear Ayahanda agung sedayu, ASI akan keluar apabila ada rangsangan secara fisikal dan psikologi pada ibu. Untuk merangsang secara fisikal, tetap berikan puting susu ibu kepada bayi agar gerakan menghisap dapat merangsang syaraf pada daerah payudara untuk memproduksi hormon yang nantinya juga merangsang produksi ASI, dan tanamkan pada pikiran ibu bahwa secara rileks susu akan keluar demi terpenuhi nya nutrisi bayi anda. Berikan suasana nyaman dan tenang kepada ibu ketika sedang menyusui, sehingga ibu dapat berkonsentrasi dalam pemberian ASI. Pijat payudara ibu dengan gerakan memutar dan lembut. Konsumsi susu untuk ibu menyusui agar ibu dapat mempersiapkan diri dalam pemenuhan nutrisi bayi anda.

Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :