SITE STATUS
Jumlah Member :
506.337 member
user online :
418 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - Anak susah makan dan diare


Anak susah makan dan diare
anak saya perempuan usia 16 bulan, sebelumnya minum asi dan mpasi juga lancar, baru dua bulan ini saya tambah sufor beberapa hari pertama memang susah tapi akhirnya mau juga minum sufor. mulai 3 hari yg lalu tiba tiba anak saya nggak mau lagi minum sufor, tiap saya kasih botol dibuang, makan juga nggak mau sama sekali, pake cara apapun nggak bisa, pasti nangis kalau disuapin, yang biasanya dia suka buah-buahan ,sayuran juga, ini sama sekali nggak mau ngemil apapun. Malah kemarin anak saya BAB 3 kali sehari, cair tp masih ada ampasnya, sekali bab banyak sekali sampai tembus popoknya. bb anak 9kg.
yang mau saya tanyakan dok, itu gejala apa ya dok? dan apa yang harus saya lakukan?
terimalasih.
07 Jul 2017, 6:29
Dari : Arsya Mikaila

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari berita yang berjudul " Tips Mengatasi Anak yang Sulit Makan " :Mungkin Ayah atau Bunda pernah mendapati si kecil sulit diberi makan. permasalahan ini kerapkali dikeluhkan terutama oleh Bunda. Apa saja faktor penyebabnya dan bagaimana mengatasi si kecil yang sulit makan?

Beberapa faktor penyebab dan solusi mengatasinya, antara lain:

1.Bosan dengan makanan yang disajikan
Solusi: Bunda bisa membuatkannya hidangan yang lebih bervariasi, untuk itu bunda bisa memikirkan menu yang berbeda tiap minggunya. Tidak hanya itu. Bunda juga bisa berkreasi dengan masakan dan pintar-pintar mengolahnya. Jangan abaikan pula dalam menghidangkan masakan, sajikan dengan bentuk yang dapat menggugah selera makan si kecil.

2.Anak khawatir tidak dapat menghabiskan porsi yang sudah ditakar
Solusi: Tanyakan pada si kecil seberapa banyak porsi yang diinginkannya. Jangan memberikan porsi yang melebihih kapasitas perutnya.

3.Si kecil tidak mau makan karena sedang asyik bermain dengan temannya.
Solusi: Menjelang jadwal makan, segera hentikan aktivitas bermainnya.

4.Anak dalam kondisi sakit atau sedang merasa sedih
Solusi: Jangan paksakan anak bila kondisinya tiba-tiba tidak ceria, beri makanan sehat padat kalori yang ia sukai misalnya makaroni skutel

5.Terlalu banyak mengkonsumsi susu
Susu memang sangat baik untuk kesehatan, namun bagi orangtua yang agak kurang sabar untuk memberikan makanan padat biasanya sering menggantinya dengan susu untuk mencegah anak kelaparan. Hal tersebut sebenarnya tidak baik bagi anak berusia 1 tahun keatas, kebutuhan susu untuk anak diusia 1 tahun keatas adalah 2 gelas sehari.
Solusi: Mulailah melatih anak mengurangi konsumsi susu yang berlebihan dan menggantinya dengan berbagai makanan sehat.

6.Fase sikap membangkang anak
Pada usia 2 tahun ke atas ada fase dimana anak cenderung membangkang dan tidak mau mematuhi perintah. Bila disuruh makan si kecil suka melepeh dan melempar makanannya. Pada fase ini bila si kecil dipaksa maka ia akan semakin melawan. Bila dipaksakan masa si kecil akan semakin menolaknya.
Solusi: Bersikaplah komunikatif terhadap si kecil, jangan memaksanya namun tidak berarti juga Anda membiarkannya begitu saja.

Untuk mengatasi si kecil yang sulit makan diperlukan kesabaran dan komunikasi yang baik dengan si kecil. Jangan sampai memukulnya, memaksanya atau mengancamnya bila si kecil tidak mau makan.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Priscilla Icil " dengan judul pertanyaan " BAB anak saya Lembek sudah 3 kali hari ini" pada Tanya Bidan:Dear Dokter, Jika anak saya 1 tahun 5 bulan BABnya lembek sudah 3 x hari ini dan saya sudah berikan lacto b mohon petunjuknya ada apa denan anak saya dok. makasih

Bidan menjawab
Dear Bunda,
Seorang anak baru dikatakan diare bila:
Buang Air Besar (BAB) sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari dengan konsistensi lembek atau encer. Jadi, bila si kecil BAB sering namun feses padat, itu bukan diare. Juga bila feses lembek atau encer namun hanya sekali BAB dalam sehari, itu juga bukan diare. Diare adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan virus atau bakteri yang menjadi penyebab diare. Karena diare adalah proses pengeluaran virus atau bakteri maka dari itu menghentikan diare bukanlah tindakan yang tepat.

Diare akan sembuh dengan sendirinya setelah virus atau bakteri keluar. Bila tidak ada tanda-tanda seperti diare berdarah, atau muntah terus menerus, dan hilang kesadaran, diare akan sembuh dengan sendirinya. Berikanlah cairan (minum ASI atau susu) yang cukup agar tidak terjadi dehydrasi. Tetapi, bila anak menolak makan dan minum susu atau ASI dan masih diare lebih dari 14 hari segera bawa ke dokter. Konsultasikan untuk mencari penyebabnya.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " teny.novalia " dengan judul pertanyaan " Anak tidak mau makan dan minum susu " pada Tanya Dokter:dokter, anak saya usia 10bln tp sudah 2 bln ini tidak mau makan dan minum susu juga berkurang.sampai badannya sekarang menjadi kurus.tpi anak saya aktif banget dokter.gmn ya dokter?tolong beri solusinya...

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Masalah tumbuh kembang anak merupakan hal yang memerlukan pemeriksaan dan pengamatan lebih lanjut. Sebaiknya mengukur pertumbuhan anak secara lengkap baik panjang, berat badan sampai lingkar kepala diperhitungkan. Dengan KMS maka dapat dilihat grafik pertumbuhan dan perkembangan anak Anda apakah masih berada dalam batas normal , di atas atau di bawah batas normal berdasarkan variabel-variabel pengukuran seperti berat badan, tinggi badan maupun lingkar kepala.
Penyebab masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dapat bermacam-macam. Dapat disebabkan adanya masalah pencernaan sehingga nutrisi yang masuk tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, dapat juga masalah "picky eating" atau anak susah makan maupun masalah metabolisme. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat pada permasalahan ini.


Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Berita
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Apoteker