SITE STATUS
Jumlah Member :
506.354 member
user online :
578 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - bayi tidak mau makan


bayi tidak mau makan
dari awal mpasi sampe hari ini hari ke 8 anak saya mpasi gak mau makan,dari menu tunggal,buah,sampe yg instan gak ada yg mau.klo dikasih makan tutup mulut,klo masuk dimuntahin,dpaksa dia nangis.saya jadi bingung harus gimana??mohon bantuan infonya apa saya harus konsul ke dsa??trimakasih
18 May 2017, 7:39
Dari : Mis Cacad1

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul "Sukseskan MPASI Pertamanya" :Makanan Pertama
Makanan pertama apa yang harus diberikan pada bayi? Ini adalah pertanyaan umum yang dilontarkan hampir setiap orangtua, khususnya Bunda. Apakah buah terlebih dahulu, sayuran atau tepung beras?
Pisang dan tepung beras adalah makanan yang paling sering diberikan oleh orangtua di Indonesia. Ada juga yang memberikan sayuran terlebih dahulu dengan harapan si kecil mudah diberikan sayuran nantinya. Beda hal-nya dengan Negara-negara Eropa yang biasanya menggunakan apel kukus yang ditaburi sedikit kayu manis sebagai MPASI pertama.
World Health Organization (WHO) menyarankan serelia atau makanan dari beras sebagai MPASI pertama bayi untuk memperkecil resiko alergi. Tetapi pada dasarnya apapun yang ada di lemari es Bunda bisa dijadikan MPASI pertamanya karena setiap anak memiliki keadaan yang berbeda-beda.
Untuk mengecek apakah si kecil alergi terhadap suatu makanan, berikanlah makanan yang sama 3-4 hari berturut-turut. Bila ia mengalami sembelit, muncul bintik-bintik merah, dll bisa jadi ia alergi pada makanan yang Bunda berikan.

Tekstur dan Jadwal Makan
Selain jenis makanan, yang perlu Bunda perhatikan adalah teksturnya. Sehari-hari biasanya bayi hanya mengonsumsi ASI/Sufor yang encer, tentu saja ia akan kaget dan menolak bila diberikan makanan yang terlalu pekat. Meskipun anjuran WHO dan UNICEF, makanan pekat dapat langsung diberikan pada bayi, tetapi pada prakteknya beberapa anak mengalami sembelit setelah mengonsumsi serelia yang terlalu pekat. Untuk itu pastikan selalu teksturnya mulai dari sangat encer hingga mengental.
Sebagai contoh untuk bayi usia 6 bulan Bunda bisa membuatkan bubur tepung beras, atau bubur beras yang encer dan disaring. Berikan 2-3 sendok makan atau sekitar 30-45ml setiap kali makan.
Bayi yang baru mulai mendapat MPASI tidak memiliki jadwal makan yang mengikat. Bunda boleh saja memberikan makan di waktu pagi, siang ataupun sore. Saat memasuki usia 7 bulan mulailah memberlakukan jadwal makan.

Tips :
- Jangan memaksa bayi menghabiskan porsi makannya. Biarkan saja bila ia sudah tidak mau. Itu artinya perutnya sudah merasa cukup.
- Catat reaksi anak pada jenis makanan tertentu. Apakah ia suka atau tidak. Kenali makanan favoritnya.
- Beli beberapa sendok warna unik untuk merayunya pada saat ia melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM).
- Saat ibu menyusui mengonsumsi sayuran, bayi dapat mengenal rasa tersebut melalui ASI, ini bisa menjadi cara awal mengenalkan rasa makanan pada bayi sebelum mendapat MPASI


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Endahertik Lhatychia Vharadidya " dengan judul pertanyaan " MPASI bayi 6 bln " pada Tanya Bidan:apa makanan awal bayi ya bu. anak saya sudah hampir 6 bulan. makanan yang di anjurkan itu bubur apa buah2an terlebih dahulu ya bu.

Bidan menjawab
Dear bunda Endahertik Lhatychia Vharadidya,
Proses penting dalam perkembangan bayi adalah dengan membiasakan pola makan yang baik dan sehat. Pemberian makanan kepada bayi diberikan secara bertahap dengan variasi bahan, rasa dan juga tekstur. Pada awal pemberian makanan pendamping ASI sebaiknya dimulai dengan porsi kecil, dan dengan tekstur yang cair menyerupai ASI. Pilihan makanan yang dapat bunda berikan dapat berupa biskuit susu ( dilarutkan dengan ASI ), sereal, ataupun sari buah. Untuk pemberian Mpasi, cukup 1x sehari saja dahulu, usahakan diberikan makanan yang sama selama 3-4 hari berturut-turut, tujuannya untuk mengetahui apakah bayi menunjukkan tanda alergi terhadapa makanan yang dikonsumsi.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Fanny Maolana " dengan judul pertanyaan " baby 6 bulan 21 hari yg tidaak bisa Mpasi " pada Tanya Dokter: Sore bunda nama saya fanny 31 thn anak seraphim 6 bulan 21 saya inggin manayakan anak saya berusia 6 bulan 21 hari tp belom bisa Mpasi , sudah. Di coba pisang beras merah biskkuit baby tp tetep muuntah. Biasanya muntaha terjadi 3-4 jam stelah makan pasti muntah yg keluar cairan dan makanan yg dimakan , bahkan terakhir dia di opname karna dehidrasi , sera saat ini beratnya 7.4 kg PB 68cm. Seraphim lahir 12 mei 2013 BBL 2990 gram , saya sanggat mengkuatirkan situasi ini .adakan informasi yg bisa saya dapatkan untuk anak saya ini , trimakasih Info bunda

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
MPASI adalah makanan pendamping ASI yang sudah bisa diberikan ketika bayi menginjak usia 6 bulan. Namun perlu diperhatikan, untuk memberikan MPASI, sang bayi juga sudah memasuki tahap kesiapan untuk menerima makanan setengah padat tersebut. Salah satu tanda yang dapat Bunda perhatikan adalah, bila sang anak selalumendorong lidah mengeluarkan makanan yang disuapkan kepadanya, dapat berarti reflek menghisapnya masih lebih dominan dibandingkan gerakan mengunyah, Bunda harus lebih bersabar dalam memberikan MPASI dalam keadaan ini. Berikan ASI sesering yang anak Anda inginkan jangan sampai terjadi dehydrasi. Makanan yang sangat lembut dapat diberikan sebanyak 1-3 sendok dalam sekali waktu makannya. Jangan dipaksakan memberikan makanan bila bayi Anda sudah merasa kenyang.






Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Berita
Jenis : Berita
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis :
Jenis : Tanya Dokter