SITE STATUS
Jumlah Member :
506.511 member
user online :
1023 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - Mungkin terjadi pembuahan?


Mungkin terjadi pembuahan?
Semalam sy melakukan hubungan seksual dg suami, namun dalam keadaan masing3 menggunakan celana dalam karena khawatir sy hamil. lalu, si suami basah dan sy pin begitu, apakah ada kemungkinan sperma masuk meskipun penis tidak masuk vagina?
06 May 2017, 14:14
Dari : Fellia Roseline

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " MEMILIH KONTRASEPSI " :Bagi Anda yang merupakan pasangan baru menikah dan berkeinginan untuk menunda mempunyai anak, memilih untuk mengikuti program Keluarga Berencana adalah solusinya.
Di dalam program ini disediakan beragam pilihan kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan akseptor, dengan catatan dikonsultasikan dengan dokter terakait terlebih dahulu.

Berikut ini adalah uraian mengenai beberapa pilihan kontrasepsi yang bisa dijadikan referensi untuk bunda sebelum menjatuhkan pilihan pada satu jenis kontrasepsi :

1.Kontrasepsi hormonal
Kontrasepsi hormonal (progesteron) terkadang menimbulkan gangguan menstruasi. Meski penggunanya haid, darah yang keluar sedikit dan tidak teratur. Namun, dr Dwiana mengatakan, hal itu tidak berbahaya bagi kesehatan.

• Pil KB
Pil KB dosis rendah adalah kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui karena mengandung hormon progesterone. Bila anda menginginkan kehamilan, penggunaan pil KB dapat dihentikan seketika.

Cuma, wanita pengguna pil KB harus taat waktu, yakni tidak boleh lupa meminum pil, setiap hari. Bila alpa, risikonya hamil. Karena itu, kontrasepsi ini kayaknya rada kurang diminati wanita aktif.

• Suntik KB
suntik KB memiliki ‘masa suntik’ bervariasi. Ada per satu bulan. Ada pula per tiga bulan. Untuk KB suntik per satu bulan, wanita menyusui harus waspada: Jangan menggunakan!. Pasalnya, menurut dr Dwiana Ocviyanti SpOG (K), suntik KB satu bulan mengandung unsur estrogen.

• Susuk KB (implant)
kontrasepsi hormonal yang aman untuk ibu menyusui karena mengandung progesteron, yakni susuk KB atau implant. Ini adalah kontrasepsi jangka panjang. Karena sekali ‘ditanam’ di bawah jaringan kulit, kontrasepsi ini akan berfungsi selama tiga tahun (satu batang), lima tahun (enam batang), dan tiga tahun (dua batang).

2.Kontrasepsi non hormonal
Bagi kaum wanita yang tidak ingin dibuat repot dan bertanya-tanya tentang efek samping kontrasepsi hormonal, kontrasepsi non hormonal bisa menjadi pilihan berikut.

• IUD
Dalam kelompok ini ada IUD. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) adalah sebutan lain IUD. Bentuk umum kontrasepsi ini adalah T.

Yang perlu diketahui, IUD dapat ‘ditanam’ di dalam rahim seorang ibu setelah enam minggu melahirkan. Bila belum menstruasi. Tak soal. IUD tetap dapat dipasang.

• Kondom
Kontrasepsi yang beredar dan mudah didapat adalah kondom. Walaupun program KB belum sepenuh hati mengakui kondom sebagai bagian dari program, jenis kontrasepsi ini belakangan semakin dikenal oleh masyarakat luas, sebagai alat penangkal HIV/AIDS.

Selain disuluhkan sebagai cara menjarangkan kehamilan, kondom juga disosialisasikan sebagai alat mencegah penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS.

3.Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Kontrasepsi ini umumnya digunakan oleh mereka yang benar-benar tidak menginginkan anak lagi, dengan batasan usia tertentu (di atas 40 tahun) atau sesuai anjuran dokter.

Kontrasepsi ini Berupa vasektomi dan tubektomi, yang secara awam dapat diartikan sebagai pengikatan saluran sperma dan indung telur. Dengan memakai teknologi terkini, proses jalannya operasi (operasi kecil) vasektomi/ tubektomi hanya memakan waktu tak lebih dari 10 menit. Pasien bisa langsung pulang.

Meski dengan ditemukannya sistem rekanalisasi (dibukanya ikatan pada saluran sperma atau indung telur), dunia medis belum begitu yakin kesuburan akan dapat pulih kembali. Karena itu, mereka yang menjatuhkan pilihan untuk menggunakan cara KB ini akan menjalani proses konsultasi ketat.

Kembali lagi, untuk dapat menentukan jenis kontrasepsi yang tepat untuk bunda dan pasangan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait.

Jika enggan memakai kontrasepsi, tidak dianjurkan menggunakan sistem kalender. Hal tersebut dikarenakan siklus haid yang belum teratur tidak menjamin sistem itu berjalan aman. Bisa-bisa gagal, dan rencana bunda untuk menunda memiliki momongan pun batal.



Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " klhfag " dengan judul pertanyaan "Hamilkah jika sperma dikeluarkan diluar? " pada Tanya Bidan:apakah jika berhubungan tanpa pengaman suami mengeluarkan diluar akan tertinggal di uretra spermanya? apakah bisa hamil jika berhubungan yang kedua kalinya ? saya membeli microgynon, saya baca di web untuk minum 4butir nah itu ada pil warna kuning sama putih. lalu saya minum yg mana ya? apakah sama ?

Bidan menjawab
Dear bunda Klhfag,
Kehamilan dapat terjadi apabila satu saja sel sperma bertemu dengan sel telur, sehingga terjadi pembuahan. Pada saat ejakulasi, pria mengeluarkan berjuta-juta sel sperma. Ejakulasi diluar tidak menjamin dan bisa dikatakan 50% tidak hamil. Karena ada beberapa faktor yang dapat membuat resiko besar untuk terjadinya kehamilan, antara lain suami terlambat mengangkat Mr P nya keluar, ataupun bunda sedang dalam masa subur. Karena walaupun dikeluarkan sepenuhnya diluar, tetapi pada saat suami terangsang dan Mr P ereksi, sudah mengeluarkan cairan yang mengandung sperma yang jumlahnya tidak sebanyak air sperma, warnanya bening, itupun dapat membuahi sel telur.

Obat yang bunda sebutkan adalah kontrasepsi oral kombinasi, komposisinya 21 tablet ( yang mengadung 0,15 mg Levonorgestrel dan 0,03 mg Etinilestradiol )dan 7 tablet plasebo. Untuk penggunaan Microgynon sebagai kontrasepsi darurat bunda dapat mengkonsumsi 4 tablet berwarna kuning, harus diminum maksimal 72 jam setelah hubungan seksual tanpa pengaman dilakukan.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " bunda wid " dengan judul pertanyaan " Sperma kena vagina memungkinkan hamil ga " pada Tanya Dokter: Dok, sy dan suami masih menunda kehamilan..kami melakukan hubungan tp suami ga pake kondom.. sperma suami yg dikeluarkan bukan didalam rahim tp diluar dn mengenai vagina..apa ada kemungkinan menyebabkan kehamilan ya?..mohon infonya dok..

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Sanggama terputus kerap dilakukan sebagai metode kontrasepsi alami, namun tidak dapat menjamin dalam mencegah sperma terbawa melalui cairan pelumas saat melakukan sanggama meskipun ketika ejalukasi tidak dilakukan di dalam vagina. Sebaiknya pasangan suami istri menggunakan metode KB baik itu Kb pil, suntik, KB IUD ataupun kondom dalam mencegah kehamilan.

Link yang disarankan :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Berita
Jenis :
Jenis :
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel