SITE STATUS
Jumlah Member :
506.538 member
user online :
973 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - anak muntah 3 kali dan bab


anak muntah 3 kali dan bab
assallammuallaikum dokter , saya ingin bertanya , anak saya tadi siang muntah 3 kali dengan jarak yang dekat dan bab terus ditambah badan hangat , itu kenapa yaa ? soalnya tiba2 seperti itu .. terima kasih bu dokter
01 May 2017, 18:26
Dari : Tri Widia Astuti II

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul "Perawatan Bayi Diare dan Kapan Harus Ke Dokter " :Bunda perlu menghubungi bantuan medis apabila mengalami dehidrasi dengan ciri-ciri pada bayi yang baru lahir, antara lain Kencing kurang sering (lebih sedikit popok basah), mudah rewel atau marah, mulut kering, tidak ada air mata ketika ia menangis, mengantuk yang tidak biasa, cekung lembut di bagian atas kepala bayi, dan kulit yang tidak elastis seperti biasa (ketika Anda lembut mencubit dan melepaskannya, tidak langsung kembali). Sedangkan pada bayi berusia dibawah 6 bulan mengalami dehidrasi dengan ciri, diantaranya Bayi mengalami demam dari 102 derajat (kurang lebih sekitar 38 derajat celcius) atau lebih tinggi, sakit perut, Darah atau nanah dalam kotoran nya, bayi terlihat semakin lesu, muntah yang berkelanjutan .

Merawat bayi diare
Pada tahap-tahap perawatan ini, Bunda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. Ada beberapa langkah yang dapat Bunda lakukan pada saat bayi terkena diare, yakni :

1. Tentukan penyebabnya
Ada banyak penyebab yang dapat menimbulkan diare, misalnya Infeksi dengan virus, bakteri, atau parasit karena bayi dapat terkena kuman melalui kontak dengan makanan atau minuman atau ketika mereka menyentuh permukaan mengandung kuman dan kemudian meletakkan tangan mereka ke dalam mulut mereka; alergi makanan atau sensitivitas terhadap obat-obatan; keracunan.

2. Hilangkan makanan yang menimbulkan iritasi pada saat terjadi diare, apabila :

a. Bayi muntah-muntah, hentikan semua makanan padat, susu (kecuali ASI), dan makanan instan.

b. Bayi tidak muntah-muntah, hentikan semua produk olahan berbahan susu, sari buah dalam kemasan, dan makanan dengan kadar lemak tinggi.

c. Diare tergolong gawat (encer, terjadi dua jam sekali), hentikan semua makanan, susu, makanan instan, dan sari buah.

3. Cegah dehidrasi

Jika bayi tidak memperoleh ASI, gantikan dengan larutan elektrolit oral. Pada masa pemulihan di mana diare telah menurun, sesuai dengan saran dokter, umumnya Bunda dapat melakukan tindakan berikut:

a. Memberikan susu formula dengan porsi setengah susu formula dan setengah larutan elektrolit oral atau kembali ke ASI;

b. Setelah 24 jam, berikan susu formula seperti biasa sesuai dengan takaran normal;

c. Berikan makanan dalam porsi kecil dan sering setelah 24-48 jam. Hindari susu sapi dahulu, tapi boleh memberikan yoghurt. Ingatlah bahwa usus sembuh secara perlahan, butuh waktu beberapa minggu untuk pemulihan. Berkonsultasilah dengan dokter yang merawat bayi Bunda karena lebih mengetahui kondisi bayi yang diperiksanya.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan ketika merawat bayi diare:

Berhenti memberi ASI, kecuali jika diare tergolong sudah gawat dan disarankan dokter untuk berhenti memberinya ASI. Dalam keadaan umum, ASI perlu diberikan karena tidak menimbulkan iritasi, bahkan mungkin bisa berfungsi sebagai penyembuh, dan mungkin satu-satunya makanan yang dapat diterima seorang anak yang sedang sakit.
Larutan yang mendidih, terutama susu dan gula karena proses mendidih mungkin menyebabkan air menguap, membuat larutan begitu kuat dan memperparah dehidrasi.
Menahan makanan lebih dari 48 jam. Hal ini bisa jadi memperparah diare.
Memberi sari buah dalam kemasan.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " tatik " dengan judul pertanyaan "balita keracunan makanan " pada Tanya Bidan:Dear dr Tanti...saya punya seorang putri berumur 2.8tahun.kondisi badanya sangat fit dan tidak mudah terserang penyakit.tapi akhir bulan februari 2011 putri saya demam sudah seminggu sudah saya bawa kedokter kata dokter tidak apa-apa cuma faktor cuaca!!tetapi setelah turun demamnya 3hari kemudian putri saya tengah malam muntah-muntah sampai pagi selama 3kali.dan besoknya putri saya mencret-mencret satu harian.setelah saya bawa kedokter kata dokter salah makan ataw keracunan makanan. tapi dokter tersebut tidak menyebutkan makanan apa yang membuat anak saya bisa keracunan makanan???tapi setelah minum obat yang diberikan dokter tersebut muntah ataw mencret anak saya sembuh.dokter??? saya takut sekali apakah susu yang saya konsumsi berakibat buat anak saya.apalagi dengan adanya susu bakteri??? saya konsumsi susu SGM presinutri 3.saya mohon segera jawaban ya dokter???terimaksih sebelumnya....

Bidan menjawab
Dear bunda,
Pada infeksi virus, yang umum terjadi menyebabkan common cold (batuk-pilek) dapat juga mengakibatkan mual muntah bahkan diare. Selain virus yang menyebabkan common cold, ada juga jenis rotavirus yang biasanya menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan dan juga dapat terjadi keadaan demam yang menyertai mual dan diare. Infeksi virus tersebut dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan antibiotic bila tidak ada infeksi sekunder. Pengobatan yang dilakukan adalah untuk mengurangi keluhan mual, muntah , demam dan menambah asupan cairan. Mengenai susu mengandung bakteri hingga saat ini sedang diteliti oleh pemerintah. Bunda sebaiknya tidak terlalu khawatir, berikan asupan cairan yang cukup untuk mengganti cairan yang keluar bersama muntah dan diare. Demikian jawaban saya.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Anna Saputra " dengan judul pertanyaan " masa pemulihan demam & diare anak " pada Tanya Dokter: anak saya umur 11 bulan & dirawat inap di Rs 4 hari. disaat demam sudah turun dan tidak diare lagi badanya sangat lemas dan hanya tidur saja..padahal anak saya anak yg aktif..menurut dokter kenapa dengan anak saya...dan bagaimana cara menyikapinya?terima kasih

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Saat anak mengalami diare atau muntah maupun demam tinggi, banyak mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Keluarnya cairan ini dapat mengakibatkan keadaan dehidrasi bila asupan cairan yang masuk tidak dapat mengimbangi jumlah cairan yang dikeluarkan. Selain air, cairan yang keluar saat demam dan diare juga mengandung elektrolit dan mineral. Karena itu, bila anak bayi dan balita mengalami demam ataupun diare dan muntah, disarankan untuk dilakukan perawatan untuk mencegah perburukan keadaan karena terjadinya dehydrasi.

Pada masa pemulihan, berikan asupan cairan dan makanan yang cukup sesuai dengan saran dokter. Berangsur-angsur anak Anda akan kembali membaik seiring membaiknya keadaan umumnya dan pulih dari dehidrasi serta penyakitnya.



Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Apoteker
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Forum
Jenis : Forum