SITE STATUS
Jumlah Member :
506.968 member
user online :
445 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Berat Badan Bayi Turun? Mungkin Ini Penyebabnya



Blog posted by

Berat Badan Bayi Turun? Mungkin Ini Penyebabnya


Blog posted on 12-01-2016

Berat badan bayi bisa saja turun secara drastis. Hal tersebut sangat wajar. Hanya saja, banyak ibu yang khawatir terhadap hal tersebut. Mereka menganggap turunnya berat badan si kecil dikarenakan kurangnya asupan gizi sehingga kondisi kesehatannya menurun.





Memang anggapan tersebut ada benarnya. Hanya saja, ibu bisa langsung beranggapan turunnya berat badan sang buah hati karena kurangnya gizi karena ada hal alami yang mengakibatkan berat badan si kecil turun.



Faktor Alami Berat Badan Si Kecil Turun



Jika ibu baru pertama kali memiliki bayi, ibu tidak perlu terlalu parno dengan keadaan bayi. Ibu harus memperkaya wawasan tentang kesehatan balita, berat badan bayi normal, dan lain sebagainya.



Untuk bayi yang baru berusia beberapa hari, sudah dipastikan berat badannya akan turun drastis. Mungkin saja berat badan si kecil normal ketika baru saja ibu lahirkan. Hanya saja, dalam beberapa hari kemudian, berat badannya akan turun.



Apakah itu hal yang wajar?



Secara medis, turunnya berat badan bayi sangat wajar. Terdapat cairan yang keluar dari tubuhnya melalui kencing dan berak. Sementara, si kecil hanya sedikit mendapatkan asupan gizi dari ASI. Itulah mengapa bayi yang baru dilahirkan beberapa hari berat badannya turun.



Lalu, bagaimana dengan bayi yang sudah berusia mingguan atau bulanan? Apakah turunnya berat badan termasuk dikategorikan wajar? Hal ini berbeda, tergantung faktor yang mempengaruhi.



Penyebab Berat Badan Bayi Turun



Salah satu penyebab berat badan sang buah hati turun adalah kurangnya asupan gizi. Jika ibu mencoba untuk memberikan ASI eksklusif sampai usia 6 bulan, bersiaplah berat badan si kecil turun. Setidaknya ini yang sering terjadi. Pasalnya, ASI yang diproduksi ibu berbeda jauh jumlahnya dengan susu formula. Apalagi jika ibu bandingkan antara berat badan bayi yang mendapatkan susu formula dengan yang murni ASI. Jelas sekali perbedaannya.



Namun, ibu tidak perlu berkecil hati. Bukan berarti ukuran tubuh si kecil yang cenderung lebih kecil itu tidak sehat. ASI jelas minuman yang paling sehat bagi bayi.



Selain itu, penyebab lain turunnya berat badan si kecil adalah adanya masalah pada sistem pencernaan. Untuk masalah yang satu ini, ibu sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau bidan. Mereka yang lebih berkompeten untuk menentukan apakah turunnya berat badan dikarenakan adanya masalah dengan sistem pencernaan.



Di dalam sistem pencernaan, ada bakteri jahat dan bakteri baik. Keseimbangan antara kedua jenis bakteri tersebut dibutuhkan untuk memastikan ASI bisa diserap oleh tubuh si kecil dan nutrisi baik bisa dialirkan ke seluruh tubuh. Sementara itu, jika bakteri jahat lebih banyak, gizi yang seharusnya digunakan untuk perkembangan bayi akan dimakan oleh bakteri tersebut dan langsung dikeluarkan melalui kencing dan BAB. Itulah mengapa berat badan bayi akan turun drastis.



Namun, sekali lagi, untuk menentukan apakah turunnya berat badan benar-benar dikarenakan sistem pencernaan yang kurang baik harus dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan anak terlebih dahulu.



Yang jelas, ibu harus memberikan yang terbaik. Untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan, sebaiknya ibu memberikan ASI eksklusif jika memang tidak ada kondisi yang menjadi penghalang. Selain itu, ibu juga harus memberikan perawatan bayi yang terbaik, mulai dari bagaimana menjaga kesehatan kulitnya yang sensitif, memberikan pertolongan ketika sakit, dan lain sebagainya. Jadi, ibu tidak hanya fokus memperhatikan berat badan bayi.





Ditampilkan sebanyak : 663

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman