SITE STATUS
Jumlah Member :
506.905 member
user online :
321 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

berita



Si kecil Terlambat Jalan?

(Posted:2013-11-20 12:42:08)

Kegiatannya membuat Rieke setiap hari harus meninggalkan rumah, karena itu dirinya sering pulang larut, bahkan hingga dini hari. Rieke tidak memungkiri kalau dirinya kehilangan moment penting dari perkembangan sang anak yang sedang belajar jalan. Begitu kangen dan tidak ingin terlewat moment perkembangan anak, Rieke pernah sampai menangis.



Nah, bagaimana dengan bunda melihat perkembangan si kecil belajar jalan?. Kebanyakan orang tua mengharapkan anaknya bisa berjalan lebih cepat dibanding anak lainnya. Namun ternyata, perkembangan motorik khususnya kemampuan berjalan usia normal sebenarnya bervariasi mulai dari usia 8 bulan sampai 18 bulan. Menurut dr. Muriana Novariani Sp.A., rentang kemampuan anak bisa berjalan tanpa bantuan berada dalam usia 8 bulan sampai dengan 18 bulan. Bila anak berumur lebih dari 18 bulan belum bisa berjalan, baru dikategorikan "delay" atau terlambat, sehingga diperlukan intervensi. Jadi, anak usia 15 bulan yang belum bisa berjalan, dinyatakan “belum siap”, bukan dianggap terlambat, karena rentang toleransinya cukup panjang. Namun jangan menganggap remeh dengan kondisi tersebut. Lebih baik lakukan deteksi awal mengenai “keterlambatan” tersebut bisa diantisipasi dan dicari jalan keluarnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kapan anak mulai bisa berjalan :

- Kondisi kesehatan anak. Keterlambatan anak mulai berjalan bisa disebabkan oleh gangguan neurologis, bayi lahir dengan berat sangat rendah, bayi prematur, cerebal palsy.

- Faktor Keturunan. Beberapa kasus menunjukkan orangtua yang mempunyai riwayat terlambat berjalan akan menurun kepada anaknya.

- Bentuk dan Berat badan. Bayi dengan kaki yang pendek biasanya lebih cepat berjalan daripada bayi berkaki panjang yang sulit menyeimbangkan badan.

- Pengalaman buruk waktu berjalan yang mengakibatkan anak trauma dan malas berlatih lagi.

- Orangtua maupun lingkungan yang overprotective.


berita lainnya :

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman