SITE STATUS
Jumlah Member :
484.346 member
user online :
1767 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Menanamkan Rasa Cinta Keluarga

   

Menanamkan Rasa Cinta Keluarga



“Harta yang paling berharga adalah keluarga, Istana yang paling indah adalah keluarga”.  Bunda mungkin pernah mendengar petikan lagu itu. Ya, lagu itu adalah petikan lagu Keluarga Cemara yang serialnya ditayangkan setiap hari. Lagu dan serialnya jelas menggambarkan bahwa keluarga adalah segalanya.
 
Keluarga adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Rasa cinta keluarga merupakan komponen dasar dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak. Dengan cinta dan kasih sayang suasana di rumah akan menjadi menyenangkan.  
 
 Bila anak kurang mendapatkan kasih sayang di rumah, terkadang membuatnya mencari kebahagiaan di luar yang lebih sering malah menjerumuskannya ke hal yang negatif. Nah, untuk itu penting bagi kita sebagai orangtua untuk menanamkan rasa cinta keluarga sejak dini. 
 
Kesibukan Bunda dan Ayah jangan sampai menelantarkan si kecil. Bagaimanapun si kecil butuh kasih sayang dan pendidikan keluarga yang cukup. Bunda sebagai orangtua harus meluangkan waktu untuk si kecil. Dengan begitu ia akan tetap merasa disayang oleh Bunda dan Ayah.
 
Rasa sayang yang ia rasakan ini otomatis akan membuatnya mencintai keluarganya. Lama-lama ia menjadi mengerti bahwa kesibukan Bunda dan Ayah bukanlah suatu masalah. Ternyata Bunda dan Ayah tetap mengutamakannya. Begitu pula saat ia tumbuh kelak, ia akan mengutamakan keluarganya apapun yang terjadi.
 
Berikut Tips yang bisa Bunda lakukan supaya si kecil tetap belajar mencintai keluarga:
1.    Penghargaan
Berikan penghargaan bila si kecil mencapai suatu hal meskipun itu hal kecil. Dengan begitu ia merasa dihargai.
2.    Kata-kata halus
Jangan sekali-sekali menggunakan kata kasar. Kata-kata yang halus membuatnya menjadi pribadi yang penuh kasih sayang.
3.    Berikan semangat
Beri semangat saat ia berusaha. Jangan membandingkan kemampuannya dengan oranglain, baik kakak atau adiknya.
4.    Bercerita
Luangkan watu untuk berbicara dengan anak. Ajaklah ia supaya mau bercerita. Cari solusi bersama bila ia memiliki masalah.
5.    Liburan
Sesekali ajak keluarga bertamasya di akhir pekan. Tak perlu mahal-mahal bila budget terbatas. Mengunjungi museum atau rekreasi ke taman kota bisa menjadi alternatif. Buatkan makanan spesial untuk si Ayah dan anak-anak.
 
Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman