SITE STATUS
Jumlah Member :
484.060 member
user online :
1690 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Mengenal Skoliosis

   

Mengenal Skoliosis



Bunda pasti pernah mendengar tentang penyakit skoliosis. Penyakit ini mungkin tidak asing di telinga kita, namun mungkin kita belum mengetahui apa dan bagaimana penyakit tersebut.
 
Apa skoliosis itu?
Skoliosis adalah kelainan lekukan tulang belakang ke arah samping. Normalnya, kita memiliki tulang depan dan belakang yang lurus. Namun bagi penderita skoliosis bila dilihat dari depan atau belakang, tulang belakang tampak melengkung berbentuk huruf S.
 
Tanda lain untuk mengenali tanda skoliosis, antara lain:
- Kelengkungan tulang belakang.
- Bahu yang tidak rata atau penonjolan salah satu tulang belikat.
- Satu pinggul lebih tinggi daripada yang lain.
- Asimetri pada pinggang.
 
Seberapa parah skoliosis yang diderita seseorang tergantung dari besar kecilnya derajat lengkungannya. Untuk ukuran normal artinya harus lurus dan derajat lengkungnya 0 derajat. Dianggap ringan bila derajatnya di bawah 20. Tergolong sedang 20-40 derajat. Yang berat di atas 40 derajat.
 
Derajat ketinggian lengkungan juga dapat menempatkan penderita pada risiko penyakit cardiopulmonary karena kurva di tulang belakang memutar dada dan menutup ruang bawah yang tersedia untuk paru-paru dan jantung. Selain itu terkadang skoliosis juga dapat menyebabkan nyeri pada daerah tulang belakang namun hal ini jarang terjadi.
 
Ada beberapa jenis dan  penyebab skoliolis, antara lain:
 
-          Kongenital skoliosis, yaitu skoliosis yang disebabkan oleh faktor bawaaan sejak lahir dimana tulang yang tidak normal terjadi sejak lahir.
-          Neuromuskuler, skoliosis yang disebabkan oleh otot atau saraf yang tidak normal seperti penyakit celebral palsy, polio, dan distrofi otot.
-          Degeneratif skoliosis, merupakan skoliosis yang terjadi akibat trauma (dari cedera atau sakit) kolaps tulang, operasi kembali sebelumnya besar, atau osteoporosis.
-          Idiopatik, yakni penyebabnya tidak diketahui.
 
Apa pengobatan untuk skoliosis?
Pengobatan skoliosis tergantung pada jenis, penyebab, derajat dan lokasi kelengkungan dan stadiumnya. Pengobatan skoliosis meliputi:
 
-          Brace (alat penyangga). 
Menggunakan alat penyangga adalah pilihan pengobatan umum untuk remaja yang memiliki kurva tulang belakang antara 25 derajat sampai 40 derajat. Tujuannya untuk menghentikan perkembangan kurva atau kelengkungan tulang belakang.
-          Bedah / Operasi. 
Bila kelengkungan sudah mencapai 40 derajat atau lebih, biasanya dilakukan pembedahan. Tujuannya agar lengkungan tulang belakang tidak semakin buruk.
 
Catatan:
Sebaiknya periksakan sejak anak berusia 10 -16 tahun, karena bila dideteksi sejak awal pengobatan bisa dilakukan hanya dengan terapi tanpa operasi.
 
Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman