SITE STATUS
Jumlah Member :
317.040 member
user online :
2630 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: harga cek golongan darah dan rhesus di prodia

New Topic :  
Jumlah Posts : 41
Jumlah di-Like : belum ada like
Sebaiknya pemeriksaan lab dilakukan
sebelum kehamilan, tapi pada kenyataannya
sering dilakukan di awal pemeriksaan
kehamilan. Umumnya pemeriksaan lab
meliputi:
Pemeriksaan urine lengkap, meliputi
kadar gula, protein, dan bakteri uria dalam
urine.
TORCH, untuk mendeteksi infeksi TORCH,
yaitu Toksoplasmosis, Other (antara lain
Sipilis, Klamidia, dll.), Rubella,
Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes.
Infeksi TORCH pada ibu hamil dapat
menyebabkan keguguran, bayi lahir
prematur, serta kelainan/kecacatan janin.
Kadar hemoglobin (sel darah merah),
untuk mengetahui apakah ibu terkena
anemia atau tidak. Anemia membuat ibu
hamil mudah lelah dan dapat berbahaya
jika terjadi perdarahan saat hamil serta
melahirkan.
Golongan darah dan rhesus (Rh), untuk
mendeteksi kalau-kalau ada
ketidaksesuaian golongan darah dan
rhesus, terutama pada ibu hamil golongan
darah O dan rhesus negatif.
Ketidakcocokan dapat menyebabkan
gangguan pada bayi. Selain itu,
pemeriksaan ini juga penting bila
dibutuhkan transfusi darah selama hamil
atau saat melahirkan.
Tes darah khusus untuk kelompok
berisiko, yaitu tes untuk mendeteksi
penyakit yang membahayakan janin
(seperti diabetes dan HIV), kelainan
genetik yang bisa memengaruhi janin
(semisal talasemia), cacat janin atau
triple-test (deteksi sindroma Down), serta
pemeriksaan ACA (anticardiolipin) untuk
mengetahui ada-tidak kelainan
pengentalan darah.
   


26-04-2013 14:28:29 golngan darah
Jumlah Posts : 1608
Jumlah di-Like : 25
dok sy dan suami pya gol darah sama O,tp kmi blm tw rhesis masing2.,ap it akn mempengarui kehamilan sy nanti,sy pernah bc artikel lw istri memliki rhess - dan suami memliki rhesis + ad kmngknan clon byi dgn rhesis +. yg nantinya akn berbhaya bwt janin sy,mhon penjelasany .trmksh...

Dari : Dewi Elmira Shanum

Jawaban:

Dear Bunda,
Perbedaan Rhesus antara sang Ibu dengan janin merupakan suatu masalah yang cukup beresiko pada kehamilan. Apapun Rhesus ibunya, bila ditemukan berbeda rhesus dengan janinnya , maka akan berbahaya. Rhesus + adalah rhesus yang paling banyak ditemui terutama pada ras Asia. sedangkan Rhesus - adalah Rhesus yang lebih sedikit ditemui, dan terutama terdapat pada ras kulit putih (kaukasia). Semakin cepat orang tua memeriksakan jenis golongan darah dan rhesus mereka, maka akan semakin cepat pencegahan terhadap terjadinya resiko dapat dilakukan, pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan anti-Rhogama Globulin. Bila ternyata Rhesus ibu dan anak berbeda, maka pada kehamilan pertama mungkin belum mengalami banyak gangguan karena tubuh ibu belum membentuk antibodi, namun pada kehamilan kedua dan seterusnya dapat terjadi keguguran ataupun janin yang mengalami gangguan darah (biasanya lahir dan mengalami keadaan bayi kuning/ hiperbilirubinemia). Lakukan pemeriksaan sejak dini dan cegah resiko sedini mungkin.
   
08-02-2014 22:04:32 keluar bercak darah
Jumlah Posts : 59
Jumlah di-Like : belum ada like
bund aris,,hemoglobin nya tinggi ya bund.
waduh di suntik tiap hr..di suntik apa bund? imunoglobulin bukan?
ehm bunda aris pernah cek golongan darah rhesus.
apa mungkin karena golongan darah rhesus bunda negatif?
lalu bunda menikah dgn pria rhesus positif.
dan janin nya rhesus positif juga.
jadi HDN rhesus..

tp setau aqu bund.
tp mungkin bunda aris beda permasalahan nya bukan krn rhesus :-)
   


Jumlah Posts : 23
Jumlah di-Like : belum ada like
aku jg sepakat dg dokterku utk cek lab bund..karena kehamilan pertama di atas 35th..usiaku skrg 36thn..uk 7w..utk jaga2 aja walaupun gak ada keluhan..tesnya kekentalan darah dan rhesus, imunologi (hepatitis, TORCH, STD), urinalisis lengkap..kebetulan aku di bdg, dokterku bilang hanya pramita dan biotest yg bisa lengkap, prodia tdk ada cek utk STD VDRL atau anti HSV2 (herpes) kalau tdk salah..intinya hanya lab pramita atau biotest yg bisa..biayanya antara 1,5jt s.d 2jt bund utk model cek yg spt aku..tepatnya kalau di biotest 1,585jt..tp mungkin tes yg diminta dokterku dg dokter bunda bisa beda ya..aku baru mau tes minggu ini bund..karena utk tes herpes (anti HSV2) jadwalnya tertentu harinya, tdk bisa setiap saat.. doakan aku ya bunda2 semua..semoga hasilku bagus..tdk ada masalah..aku doakan jg bunda2 sehat..aamiin..semoga membantu ya bund..
   
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : 1
Salam kenal juga...

Dulu babyku sempet kuning bun sampe 1 bulan. sekarang sudah enggak, umurnya 2 bulan. sempet di foto terapi juga di RS. panik juga sih bun...dedek aji kuningnya dari 24 setelah lahir apa setelah beberapa hari? kalau setelah beberapa hari kemungkinan fisiologis aja bun. ASI ekskllusif? karena memang kuning fisiologis untuk anak ASI eksklusif yang minumnya g banyak memang agak lama....dulu baby saya susah bgt kalo dibangunin minum makanya kuningnya lama....terus pupnya kuning g bun? selama pupnya kuning dan pipisnya bening kekuningan tidak masalah bun. kalau pupnya pucat mendingan periksakan ke dokter. terus satu lagi juga golongan darah...terutama kalo bunda golongan darahnya O dan si dedek bukan O (untuk yg golongan darah sambil cari di internet bun...saya agak lupa...hehehe...)

saran saya daripada bertanya-tanya mendingan cek darah dulu bun, biar tau kadar bilirubinya berapa...nanti dokter kasih saran kok....


   


22-11-2008 13:52:19 Nyetir mobil selama hamil
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10
MENYETIR SELAGI HAMIL, BOLEH, KOK ! Asalkan dikonsultasikan dulu ke dokter kandungan, ya, Bu. Di samping, kehamilannya tak berisiko tinggi. Banyak wanita sekarang lebih suka mengendarai mobilnya sendiri kala bepergian. Alasannya, lebih mudah untuk aktif bergerak dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus bergantung pada orang lain yang membawanya. Dilema timbul saat si wanita hamil. Sebagian besar ingin tetap menyetir mobil supaya kemandirian untuk mobile tetap terjaga. Di lain pihak, dalam kondisi hamil, timbul kekhawatiran untuk berada di belakang setir. Lagi pula jika perut makin membuncit, sabuk pengaman tak lagi cukup dilingkarkan. Namun demikian, tak perlu terlalu khawatir, kok, Bu. Menurut dr. Hj. Hasnah Siregar, SpOG, menyetir mobil selagi hamil boleh-boleh saja. Tentunya tak sebebas mereka yang tidak hamil. "Wanita hamil mengalami perubahan fisik dan psikologis. Nah, ini menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk mengendarai mobil sendiri." Contoh, ketika hamil, wanita mengalami pembesaran rahim yang membuat perut jadi "gendut". Otomatis jarak dinding perut dengan setang kemudi jadi makin dekat. "Ini yang patut diperhitungkan, karena bila terjadi pengereman mendadak atau tabrakan, bisa terjadi benturan. Benturan ini dapat menyebabkan trauma pada dinding perut atau rahim. Bisa terjadi perdarahan atau ketuban pecah dini," jelas ahli kebidanan dan kandungan dari RSAB Harapan Kita, Jakarta ini. Jadi, tandasnya, ada baiknya jika sedang hamil si ibu tak mengemudi sendiri. Meski, ini juga bukan harga mati. Artinya, boleh saja wanita tetap memilih mengemudi sendiri, asalkan kesehatan dan kehamilan calon ibu benar-benar dalam kondisi baik. Mengingat setiap wanita hamil punya kondisi yang berbeda-beda. "Tapi memang sebaiknya sebelum menyetir, konsultasikan dulu ke dokter kandungan dan patuhi hal-hal yang dilarang ataupun yang disarankan," kata Hasnah lagi. YANG DILARANG Meski demikian, ada beberapa kondisi kehamilan yang membuat seorang ibu benar-benar tak dianjurkan untuk menyetir. Kondisi itu, salah satunya bila kehamilan si ibu termasuk berisiko tinggi. Misal, sering keguguran, ari-arinya ada di bawah, punya penyakit darah tinggi, diabetes atau ginjal, dan semua penyakit yang bersifat patologis. "Dari minggu-minggu pertama pun kalau si ibu memiliki kondisi demikian harusnya tidak menyetir lagi," bilang Hasnah. Bagaimanapun, lanjutnya, pada ibu-ibu yang memiliki penyakit di atas, umumnya kondisinya cepat lelah. Tentunya sangat membahayakan jika ia harus menyetir sendiri. Sedangkan pada ibu hamil yang ari-arinya di bawah, maka sedikit benturan saja dikhawatirkan akan membuat trauma pada plasentanya. Sementara pada ibu yang kondisinya memungkinkan, artinya dokter kandungannya membolehkan untuk menyetir, Hasnah juga menganjurkan untuk tidak menyetir pada usia kehamilan terlalu muda atau terlalu tua. "Waktu yang aman, biasanya pada usia kehamilan 18-24 minggu. Kalau pada awal kehamilan, janin masih fragile, sangat sensitif terhadap guncangan." Ini berarti, lebih baik ibu jadi penumpang saja, itu pun harus meminta pada sopir untuk berjalan pelan-pelan dan menghindari jalan yang jelek serta berlubang. Sedangkan di usia 7 bulan, pada kondisi ini sama sekali tak disarankan untuk mengemudi. "Karena perut dan setir sudah mepet. Lagi pula, safety belt biasanya sudah tak muat lagi. Padahal safety belt amat esensial untuk dikenakan, apalagi di waktu hamil." Selain itu, karena kondisi perut dan setir yang sudah mepet, sedikit benturan saja dapat menyebabkan trauma pada plasenta dan janin. Yang perlu disadari pula, mengemudi dalam keadaan hamil bukanlah hal mudah dan menyenangkan, karena dilakukan dalam keadaan "tidak biasa". Seandainya ibu-ibu boleh mengemudikan mobil sekalipun, ada beberapa hal yang patut mendapat perhatian. Apa saja? Persyaratan Mengemudi Selagi Hamil * Seat Belt Sabuk pengaman harus selalu digunakan, entah saat menyetir mobil sendiri atau kala jadi penumpang. "Kalau dikenakan dengan benar, akan melindungi ibu dan janinnya," kata Hasnah memastikan. Cara memakainya, sabuk bagian pinggang harus dilingkarkan dengan nyaman di bawah perut yang paling menonjol melingkar sepanjang pinggul. Sedangkan sabuk bagian atas harus di atas bagian perut yang paling menonjol. Jangan memakai sabuk menyilang di perut yang menonjol karena sentakan mendadak dapat mencederai plasenta. Tubuh ibu dan cairan ketuban di kandungan memang memberikan bantalan dan perlindungan bagi janin. Ini berarti cara terbaik melindunginya adalah melindungi tubuh ibu sendiri dengan mengenakan sabuk pengaman pada posisi yang tepat. * Cara Mengemudi Ibu hamil yang menyetir sendiri harus lebih tenang dan waspada saat membawa mobilnya. "Jangan cepat emosi. Pandai-pandailah memilih jalan, jangan yang berlubang atau banyak gundukan," saran Hasnah. Hindari menyetir di waktu malam, karena ibu hamil biasanya cepat lelah dan kondisi lebih cepat menurun lewat senja hari. * Jarak Tempuh Jarak perjalanan yang terlalu jauh juga harus dicermati. Selain membuat pegal saat duduk mengemudi, juga mengurangi daya tahan tubuh. "Usahakan jangan lebih dari satu jam, karena orang hamil sering kencing." Nah, bila dirasa sudah terlalu jauh berjalan atau jalan sangat macet, pinggirkan mobil di tempat yang aman atau cari restoran. Manfaatkan untuk buang air kecil dan beristirahat. * Parkir Parkir mobil juga harus diperhatikan. Jangan memaksa parkir di tempat yang penuh karena akan menyulitkan pada saat keluar dari mobil. "Sayangnya di Indonesia sangat sedikit gedung-gedung yang menyediakan parkir khusus untuk wanita dan orang cacat. Padahal mereka seharusnya diberi kemudahan untuk parkir. Biasanya ditaruh di paling depan," jelas Hasnah. Nah, untuk memarkir ini, sarannya, carilah parkir yang masih memungkinkan pintu dapat dibuka lebar-lebar untuk memudahkan masuk dan keluar dari mobil. * Keadaan Darurat/Tabrakan Meski tak diharapkan, jangan lupa bersiap-siap menghadapi mogok atau keadaan darurat. Jika ban kempes, minta pada orang lain untuk menolong membantu menggantikan. Jika terjadi tabrakan, "Dalam kasus tabrakan ringan sekalipun, meski kelihatannya tidak apa-apa, tetap harus diperiksakan ke dokter," tegas Hasnah. Ditabrak dari belakang, misal, bisa memberikan benturan cukup parah. Tubuh seorang ibu memang bisa melindungi plasenta, tapi bila sentakannya cukup parah, plasenta dapat cedera atau bahkan lepas seluruhnya dari rahim. Bila terjadi tabrakan cukup parah, segera ke rumah sakit terdekat dan jangan lupa memberi tahu jenis darah dan rhesus (negatif) supaya tak terjadi hemolisa. Bila timbul flek atau perdarahan selama mengemudi, segera pinggirkan mobil, pakai pembalut atau tutupi dengan handuk. Selanjutnya segera belokkan mobil ke rumah sakit terdekat.
   
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like
kl boleh tau bunda ayu tinggal dimana ? kl di jakarta.. dokternya daerah mana ? coz aku di suruh cek darah dan hormon di lab, katanya biar ketauan penyebabnya apa.. tp ko utk cek lab aja.. biayanya relatif mahal.. pgnnya lgs aja promil..
iyaa bun.. terus berusaha dan berdoa ko.. :)
   
Jumlah Posts : 78
Jumlah di-Like : belum ada like
hai bun. kebetulan aku kuliah kedokteran jd mungkin bisa share ttg ini tp tetep dicrosscheck dgn buku atau tanya dokter ya hehe.. ada yang namanya erithroblastosis foetalis yaitu suatu kondisi bayi mengalami perdarahan, anemia, kuning bahkan kematian dalam rahim karena masalah rhesus dan golongan darah yg berbeda. tp setauku, yg bahaya itu klo beda rhesus. jd masing2 golongan darah punya rhesus. rhesus positif dan rhesus negatif. kita org asia kebanyakan rhesus positif tp ada yg rhesus negatif juga lho.. nah klo ibu rhesus +, bayinya rhesus - maka bayi dianggap sbagai benda asing shg ibu membentuk antibodi terhadap rhesus sang bayi. utk kehamilan pertama bayi msh aman, kalo pun lahir dengan kondisi anemia dan kuning. dikasih terapi transfusi darah dan disinar uv.. tp utk kehamilan berikutnya andaikan bayinya rhesusnya berbeda lagi dgn ibu, kondisinya akan lebih bahaya..
untuk golongan darah bayi yg berbeda dgn ibu, kejadiannya cuma 20-25% dan kejadian erithroblastosis foetalis hanya 15%. untuk mencegahyabisa skrining rhesus dan golda ibu dan ayah, isg, amniosentesis dan pemeriksaan antibodi thd antigen D sang bayi. shg bisa antisipasi lebih cepat. smoga bermanfaat =)
   
19-05-2012 08:44:59 Pempers Bisa Di cuci
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear Bunda , Pempers Cuci Ulang MY BABY LOVE mengeluarkan 2 motif terbarunya lagi yaitu motif Garis pelangi  dan Pinguin , harga tetap sama, cek komplit foto dan infonya di FB kami: Pempers Cuci Ulang My Baby love". Lihat KOMPLIT INFONYA DI : facebook: PEMPERS CUCI ULANG atau di http://clothdiapermybabylove.blogspot.com.

Kami juga akan segera meluncurkan Pempers Cuci Ulang PREMIUM Quality, dimana lapisan waterproofnya di impor langsung dari USA, bersifat lebih breathable, diantaranya mendekati karakteristik  kult manusia (tidak tembus air tetapi "bisa bernafas" )  Paling cocok untuk derah tropis. So..jika bunda berminat just klik LIKE di FB kami atau contact us ; Hakim 0813 15 000 382 .
   
Jumlah Posts : 625
Jumlah di-Like : 16
 @bunda Rechan,

Kalo bunda ga ada keluhan apa2, segala macam cek itu ga perlu bund. 
Cek urin juga harus diperinci, kenapa harus cek urin? Cek darah juga untuk apa?

Kalo bunda sering merasa kunang2 atau pusing2, biasanya begitu bunda mau melahirkan baru cek hb, atau cek golongan darah (kalo bunda tau golongan darah bunda apa juga ga perlu dicek lagi).

USG itu udah cukup bund. Udah tau posisi janin (dan dari cerita bunda sepertinya udah ngunci), keadaan bayi yang normal, dan air ketuban bunda yang cukup.

Jadi untuk apa lagi cek urin/darah? USG itu punya ralat ukur, bund. Jadi berat badan bayi bisa kurang atau lebih 2 ons, atau bahkan lebih. Jangankan berat/panjang/lingkar kepala, jenis kelamin juga suka salah terbaca kok. 

Tenangkan diri bunda saja ya. Ga usah kuatir. Normal bund. :)
   
Jumlah Posts : 405
Jumlah di-Like : 5
bun marlionel : makasih bun .... masalah si junior mau lahir kapan aja sih ga papa bun,  tp aku hrs mempersiapkan segala sesuatux... (salah satux mempersiapkan kedtgan ortu ke sini dsbx, kl kita undang tp ternyata si baby keduluanan lahir .... kan kasian ga sempat liat perut besarku hahahaa ... ) bnyk yg hrs kami atur bun sekarang ini .... so, bener2 persiapan hrs selesai dan tepat kl bs .... makax saya "concern" bnget dgn HPL nanti...

Lina : asyiiiiikkk ada temennya ....
menurut hsl usg tgl 30 juni, usia kehamilanku sdh 23w +1 h.
krn bgtu di cek, ukuran lingkar kepala sih msh 22w, tapi sisax koresponden dgn usia 23w. panjang janin aku ga tau, tp ukuran pahax aja udh 41.5 mm, dan beratnya 586.3 gr. naahhh looooohh ... gede kan ?? hahahaaa ...  so, HPL aku berubah 1 mggu lbh awal lbh awal bbrp hari dr hitungan HPHTku.
 Iya bun sama, ini sepatu yg dulux aku rasa comfortable (krn bs dipake sesuai bentuk kaki) skrg kog jadi sempit euy .... jangan2 ..... hahahaa ... kl tes urine aku udh tes dr usia kehamilan 4 bln jalan 5 bln. syukurlah semuax baik2 aja hasilx. tp dokter suruh aku tes darah lagi, utk bln depan.... (paling utk cek diabetes lagi ....) dan aku di sini ... ga bs milih mau cesar atau normal, ntr kl udh saatx trus bermasalah baru dokter yg tentukan ini hrs dicaesar .... :((

bun baby plus : lah aku berat badan janinku 586 gr utk ukuran 23w, lumayan gede kan ?? so, BB aku baru naik 4 kg, udh di wanti2 sama dokter dan perawat yg ikuti perkembangan kehamilanku. ooouuwww ..... hehehee

   
20-08-2010 15:27:27 Tes Mantoux
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
Halo ibu... salam Kenal..

anak saya Nathan pada usia antara 7- 10 bulan berat badannya stagnan di angka 7 kg gak naek2 (panik.com tentunya)... konsul ama dokternya sampe ada cari opini sana sini akhirnya si dokter terakhir menyimpulkan Nathan kena TB malam itu juga saya disuruh dokter untuk cek lab (darah dan rontgen) dr hasil rontgen terlihat sedikit (spt asap) ada warna putih yg mana diartikan si dokter flek Paru/TB anak, lantas dokter memeriksa kelenjar di selangkangan anak dan ada kelenjar sebesar kacang hijau di kedua selangkangannya Nathan si dokter blg iya ini anak kena flek paru ... rasanya jantung saya udah pindah ke kaki.

akhirnya diusianya yg kurang dr 1thn dan selama 2-3 bulan Nathan minum obat flek paru yg wajib diminum selama 6 bulan tidak boleh terputus kalo terputus harus ngulang lg.

Kondisi Nathan saat itu sebetulnya lincah dan aktif, makan emang agak susah (ngemut.com) tapi tetep buat saya curiga (dalam hati kecil tetep blg anak saya sehat soalnya dia lincah bgt jauuuhh dr kliatan sakit)  lalu saya googling mencari info2 detail ....

....dan ternyata flek paru/Tb anak tidak segampang itu mendeteksinya harus melewati beberapa test: test darah, rontgen dan test Mantoux... lalu saya tanyakan ke dokter dokter blg gak perlu test mantoux terus terang saya gak puas ama jawaban si dokter.... lari balik saya ke dokter lainnya ( let's say dokter B) di dokter B saya minta di rujuk untuk pengecekan komplit termaksud Mantoux test...

Mantoux test itu dimana kulit  (lengan) digores dan dimasukan bakteri TB (kalo gak salah) kalo goresan itu dlm waktu 3 hari menggelembung artinya anaknya positive TB kalo tidak berarti anak sehat.
dilihat dr semua hasil test Nathan divonis NEGATIVE aka tidak mengidap  TB/ flek paru... leghaaa sekali hati ini cuma yg saya sesali sampai saat ini adalah Nathan sudah meminum selama 2-3 bulan antibiotik dosis tinggi, saya nyesel hanya percaya saja langsung ok si anak minum obat,seharusnya saya cari info lebih dulu.

saat itu nathan tetep aktif dan menunjukan kemampuan yg sesuai cm di Kartu sehatnya aja berat badannya kurang...

Nathan sekarang diusia 2thn 4 bulan sehat malah bisa dikategorikan sehat walaupun Nathan bukan anak yg chubby...


Jadi bu kalo bisa slalu cari second opinion ttg hasilnya pun... Mudah mudahan Alif sehat ya...

salam Helen


   
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like

ada bacaan dari milis sebelah...


Pak Arif,
ini ada 3 potongan email & artikel yang pernah saya dapat.
Moga sedikit membantu


Wassalam
(YENTI-mama VARI)


Carpal Tunnel Syndrome
1. JANGAN SEPELEKAN KESEMUTAN!

Kesemutan kerap diabaikan. Padahal, bisa jadi itu
gejala awal carpal tunnel syndrome. Dan ternyata,
kebanyakan penderitanya perempuan, lo. Merajut pun
"dituding" sabagai salah satu pemicunya.

Coba ingat-ingat, seringkah Anda merasa kesemutan di
salah satu tangan atau jemari Anda? Atau rasa- baal
serta ngilu di bagian pergelangan? Jika jawabannya
"sering", Anda perlu waspada. Jangan-jangan, Anda
mengidap carpal tunnel syndrome (CTS).

Sekilas, namanya memang terasa "berat," padahal
sebetulnya ini adalah nama lain sindroma terowongan
karpal, yang tak lain adalah rasa nyeri di
pergelangan, tangan, dan pundak, akibat adanya tekanan
pada saraf medianus dalam terowongan karpal (letaknya
di pergelangan tangan).


Sekadar info, saraf di lengan kita ada tiga jenis.
Yaitu radialis yang letaknya di bagian atas, medianus
di tengah, serta ulnaris yang di bawah. Saraf medianus
agak spesifik, karena secara anatomis berjalan di
bagian tengah lengan, melewati terowongan (tunnel) di
daerah karpal di telapak, kemudian menuju jari-jari
tangan.

CTS akan terjadi jika saraf medianus terjepit di
terowongan karpal. Efek yang biasa dirasakan penderita
adalah rasa nyeri pada jemari, kesemutan, rasa baal
(mati rasa) pada telapak tangan dan jemari.
"Kadang-kadang ada rasa panas (burning sensation), dan
otot-otot di sekitarnya mengecil," ujar DR. dr. A.
Bambang Darwono, Sp.B, Sp.OT.

Biasanya, awalnya penderita CTS akan mengalami sulit
tidur, karena terganggu rasa nyeri pada tangan atau
pergelangan. "Bisa juga rasa nyeri akan timbul ketika
si penderita berada di ruang berpendingin udara." Rasa
ngilu dan nyeri ini bisa segera dihilangkan dengan
cara menggerak-gerakkan tangan, supaya aliran darah di
pembuluh darah disekitar terowongan kembali normal.

Namun, jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan saraf
akan semakin parah. Malah ujung-ujungnya, tangan kita
tidak lagi bisa berfungsi normal.

KEBANYAKAN PEREMPUAN
Yang mengejutkan, perempuan ternyata lebih mudah
terkena CTS. "Risiko perempuan terkena CTS lima kali
lebih besar dibandingkan pria. Umumnya terjadi pada
usia 30 - 60 tahun," urai Bambang. "Jumlah
penderitanya cenderung meningkat dari tahun ke tahun,
dan usianya cenderung semakin muda." Salah satu
penelitian di Amerika menyebutkan, saat ini CTS
mengincar penderita usia 25-34 tahun.

CTS mengincar orang yang banyak melakukan pekerjaan
dengan tangan. "CTS banyak sekali diderita oleh mereka
yang jenis pekerjaannya menuntut jari dan pergelangan
tangan bergerak secara ritmis dan terus menerus.
Misalnya mengetik atau data entry. Bahkan, para ibu
yang sering merajut juga berisiko tinggi terkena CTS,"
imbuh Bambang. Pekerjaan rumah tangga juga banyak yang
berisiko tinggi menyebabkan CTS. Misalnya saja menyapu
dan mengulek bumbu.

Menurut Kepala Departemen Rehabilitasi Medik RS Gatot
Soebroto ini, gerakan-gerakan yang dilakukan terus
menerus dalam jangka waktu lama tersebut menyebabkan
stres pada jaringan di sekitar terowongan karpal,
sehingga jaringan tersebut mengalami degenerasi, dan
menyebabkan saluran terowongan menjadi sempit.

Selain disebabkan jenis pekerjaan tertentu, CTS juga
bisa diakibatkan oleh penyakit lain. Misalnya diabetes
dan kelainan tyroid. "Umumnya, pasien yang menderita
CTS gara-gara penyakit lain seperti ini, pengobatan
akan difokuskan ke penyakit yang mendasarinya terlebih
dahulu, baru CTS-nya. Jika setelah diobati tetap
gagal, barulah dilakukan operasi," tutur Bambang.

CTS juga kerap diderita oleh ibu hamil. "Karena
perubahan hormonal, cairan tubuh lebih banyak, dan
menyebabkan bengkak. Ini bisa pula menyebabkan CTS."
Namun, para ibu tak perlu khawatir, karena CTS yang
terjadi selama kehamilan biasanya langsung hilang
seiring dengan lahirnya bayi

2. Penyebab Carpal Tunnel Syndrome pada kehamilan
Oka, 25 Nov 2004 13:11:03 WIB
Dokter Ferry Yth. Saya sdg hamil anak pertama dan sdh
memasuki usia 33 minggu kehamilan. Baru seminggu
terakhir ini saya merasakan kesemutan yang agak parah
di jari2 tangan kanan saya (kecuali kelingking).
Terjadinya terutama di malam hari dan di pagi hari
karena sakitnya sampai saya kesulitan melakukan
aktivitas yg menggunakan tangan. Sampai hari ini saya
masih merasa kesemutan. Terakhir saya kontrol (Sabtu,
20 Nov), total kenaikan berat badan saya baru 7 kg,
dan tensi hanya 90/70. Saya baru cek gula darah dan
hasilnya 93 (Nilai normal < 180). Dari informasi yg
saya cari2 di internet kemungkinan saya terkena Carpal
Tunnel Syndrome (CTS) karena indikasinya mirip sekali.
Yang ingin saya tanyakan dok, kenapa bisa terjadi
pembengkakan saluran carpal ini pada saat hamil ?
Mungkin tidak ada hubungannya, tapi sebagai tambahan
informasi, pergelangan kaki saya juga agak bengkak
sedikit, tapi selalu berusaha saya atasi dengan minum
air minimal 2 lt sehari dan mengangkat kaki selama
tidur. Saya juga selalu berusaha tidur miring ke kiri
krn katanya posisi tidur spt ini adalah yg terbaik utk
aliran makanan ke janin. Tapi semakin lama saya tidur
miring, semakin parah kesemutan tangan kanan saya.
Tangan kiri juga sedikit bermasalah dengan kesemutan
ini. Saya juga minum suplemen B complex (B1, B2, B6,
B12, dll), dan suplemen omega 3 dg tujuan mengurangi
pembengkakan saluran syaraf tsb. Apakah ada nutrisi
lain yg bisa membantu ? Terimakasih banyak sebelumnya
dok. Salam, Oka

Ibu Oka Yth, Saya senang sekali ibu sudah ada usaha
untuk mencari2 keterangan tentang keluhan yg ibu
hadapi ini. Memang benar, apa yg ibu hadapi ini adalah
CARPAL TUNNEL SYNDROME, yg diakibatkan oleh karena
penekanan khususnya nervus medianus yang mempersarafi
jari telunjuk, tengah dan jari manis. Keluhan ini
sering muncul pada ibu hamil. Berdasarkan hasil
penelitian sebesar 2,3% saja yang ditemukan mengalami
gejala ini dari 2400 ibu hamil. Gejala ini 80%
biasanya menyerang kedua tangan. Gejala ini biasanya
sembuh sendiri setelah melahirkan, tetapi bila keluhan
terasa cukup mengganggu diperlukan pengobatan. Bila
keluhan parah sekali baru dipikirkan untuk dilakukan
tindakan operasi. Pada kasus ibu ini, saya sarankan
cukup dengan mengkonsumsi vitamin neurotropik seperti
yg sudah ibu makan yaitu vitamin B kompleks ditambah
dengan bila ada nyeri sekali minum obat penghilang
nyeri seperti parasetamol 500 mg (Panadol) atau asam
mefenamat (Ponstan) yang dijual bebas di apotik. Atau
bisa juga dengan pengurutan di daerah pergelangan
tangan dengan diberi minyak hangat. Nutrisi lain yg
bisa membantu, saya rasa cukup vitamin itu tadi, bisa
juga dengan megkonsumsi Neurobion 3x1 tab yang juga
dijual bebas di apotik2 selama 2 minggu. Demikian,
terima kasih. (dr Ferry SpOG, RSIA EVASARI, Jkt)

   
09-11-2007 10:41:46 Sharing Cerita Melahirkan
Jumlah Posts : 142
Jumlah di-Like : belum ada like
Wah Bunda andra enak tuh bisa lahiran normal.. klo' saya lain lagi. Udah minggu ke 39 sama sekali gak ada tanda - tanda bayi ini mo keluar. pas kontrol terakhir tgl 4 JULI 2007, dokter Idola saya Dr. Megadhana, yang wajahnya persis Sharukh Khan (hehhehe salah satu alasan kenapa saya pilih dokter itu ya krn dokter nya ganteng dan gonrong woooww funky ;) ) nah beliau bilang klo' saya hrs diinduksi, bayi ini harus dikeluarkan hari itu juga.. weleh saya deg - deg an bercampur senang, pas di induksi selama 10 jam, gak ada rasa apapun, ya gak sakit, gak nyeri, tp bayinya gerak terusssss jadi kata bidan Rumah Sakit (amaaann) nah pas subuh, saya ke kamar mandi ehhh saya berdarah - darah dan setelah di cek jantung bayinya melemah, nah suster ma bidan langsung telpon dokternya...dan doket bilang harus OPERASI (hmmm bagussss... saya nangis) gak lama setelah telpon dokter saya langsung di bawa ke ruang operasi dan 30 menit kemudian dokter idola saya datang.. dia sedih banget karena saya harus di operasi, (DIA DOKTER YANG SANGAT PRO ASI & PRO LAHIRAN NORMAL) semua tim siap dan saat semua ngumpul saya cuma bilang " selamatkan anak saya" dokter saya ga jawab (ternyata dia lagi berdo'a) yang jawab dokter anaknya (iya kami akan selamatkan kalian berdua) .... saya terjaga tiap saat dan kurang dari 5 menit saya dengar jeritan bayi nangisssssss kenceng buangettttttt dan langsung ditaruh di dada saya, ya ampuunnn ini apa? saya langsung nangis ehh bayi nya gak nangis malah melotot... hmmm saya BAHAGIA Sekali!!!! my Simba finally come! Finally i can hug my Boy!! weleh, lahirnya kecil banget, cuma 2,6 kilo dan panjang 49 cm. nangisnya kenceng! (saat itu). Weh proses SC sangat cepat saya masuk ruang operasi jam 5 pagi dan jam 5.05 anak saya KELUAR! Alhamdulillah. ternyata dia kelilit tali pusat, so that's why dia gak bisa turun ke jalan lahir. hmmm untung dia selamat. nama kami belum siapkan karena masih nunggu orang - orang dari kampung (hehheh Surabaya) untuk sumbangan nama .. dan diputuskan namanya PANDU PUTRA PRADANA (2 hari setelah melahirkan) oh ya saya melahirkan di Rumah Sakit Surya Husadha BALI (PRO ASI) So gak boleh ada botol berkeliaran dan ada ruang khusus untuk training menyusui, keren kan ;) Ayo semua melahirkan di sana yuuukkk klo' bunda andra sampai bentak 2 suster krn saking sakitnya, saya malah bingung nanya terus ma suster.. kenpa kok gak sakit2. eh ternyata pandu yang sakit.. kasihan pandu ya.. but anyway seperti kata teman - teman semua yang penting SEHAT walaupun mungil. :) PANDU also known as SIMBA
   
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
brp minggu baby nya bun dhevita...Aku kmrn Cek gula darah..Dan hasilnya gulanya tinggi Aku kena diabetes Hamil,,jd suntik insulin tiap makan...karbonya dikurangin jg nasi pake nasi merah aja...tp kmrn babynya 2,9 kg ketubannya yg bnyk..bunda dhevita ud mendekati lahiran yah...sehat2 yah bun