SITE STATUS
Jumlah Member :
279.302 member
user online :
5205 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: cara penyajian susu uht untuk bayihtml

New Topic :  
Jumlah Posts : 514
Jumlah di-Like : belum ada like
Sama2,bund Novita :)
Berikut perbedaan antara UHT,pasteurisasi dan sufor

 disunting dari http://nurisatools.blogspot.com/2011/06/perbedaan-susu-uht-pasteurisasi-skim.html Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   


Jumlah Posts : 514
Jumlah di-Like : belum ada like
Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   
Jumlah Posts : 56
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda wee dan bunda betty salam kenal ya...
aku baru hamil 7 minggu, waktu aku baru tau klo aku hamil aku doyan banget makan sama minum susu bumil, tapi sekarang aku mual + pusing + muntah  jadi males minum susu bumil ya..nyium baunya aja males, sekarang aku lebih suka minum susu UHT, apa baik minum susu UHT untuk bumil, gimana cara ngakalin ya biar aku doyan susu bumil lagi

share infonya ya^^
   


Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : 3
Syy ingin menanyakan manfaat antara susu UHT dgn susu formula. Spt yg
diketahui susu Formula bayi sampai usia 5 thn sgt byk beredar baik merek
maupun kandungan gizinya. Yg ingin sy tanyakan:

1. Mana lebih baik kandungan gizi susu UHT dgn susu Formula?
2. sy perhatikan di luar negri sana tdk banyak ibu yg menggunakan susu
formula sbg pengganti ASI, melainkan menggunakan susu UHT. Bgmn cara
pemberian susu UHT kepada bayi diatas 1 thn utk beralih dari ASI?
3. Setelah ASI eksklusif 6 bln, susu apa yg baik diberikan kpd bayi sbg
tambahan?
Terima Kasih atas jwbnnya.

Jawaban Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS:

Terima kasih atas pertanyaan Ibu Hany,

Secara alami susu segar telah mengandung semua zat gizi dalam jumlah dan
komposisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sesuai dengan namanya,
susu formula adalah susu yang diformulasi dengan bahan-bahan lain, agar
memiliki komposisi seperti yang diinginkan. Itulah sebabnya, mengapa saat
ini di pasaran ditemui begitu banyak macam susu formula, masing-masing
dengan klaim dan iming-iming tertentu.

Bayi hingga usia 4-6 bulan sebaiknya memang mendapatkan ASI eksklusif Di
atas usia tersebut sudah saatnya untuk mendapatkan makanan pendamping ASI
(MP-ASI). Untuk sementara MP-ASI yang dipilihkan dapat berupa susu formula
khusus untuk bayi di atas 6 bulan. Bila nanti sudah berusia 9 bulan, bayi
ibu sudah bisa dilatih dengan susu UHT, tetapi harus diencerkan terlebih
dahulu dengan air. Apabila sudah berusia 12 bulan, susu UHT dapat diberikan
seutuhnya anak. Jumlah yang diberikan berkisar antara 2 - 3 gelas sehari (1
gelas = 250 ml)., sesuai kemampuan anak.

Susu UHT direkomendasikan untuk diberikan kepada anak usia di atas 12 bulan.
Dengan demikian putra Ibu sudah memenuhi kriteria tersebut. Budaya minum
susu UHT harus dipertahankan hingga usia balita, remaja, dewasa bahkan
lanjut usia. Karena melalui minum susu secara rutin, fisik anak akan tumbuh
secara optimum dan kuat, serta kesehatannya akan selalu terjaga prima
sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit.

Sejak dini harus diusahakan agar anak memiliki status gizi yang baik, yaitu
tidak kurang dan juga tidak lebih. Oleh karena itu, anak-anak harus
diusahakan memiliki status gizi yang baik melalui pola makan yang benar,
yaitu dengan menerapkan konsep menu seimbang. Menu seimbang artinya makanan
yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral, sesuai
dengan kebutuhan anak. Cara paling sederhana untuk memonitor status gizi
anak adalah dengan cara mengukur tinggi badan atau berat badan, serta
mencocokkannya dengan Tabel tinggi badan menurut umur atau Tabel berat badan
menurut umur. Tabel tersebut bisa dilihat di buku-buku tentang gizi atau
panduan rumah sakit.

Susu UHT (Ultra High Temperature) merupakan susu yang diolah dengan suhu
pemanasan sangat tinggi (135-145ºC) dalam waktu yang sangat singkat (2-5
detik). Pemanasan dengan suhu yang sangat tinggi bertujuan untuk membunuh
seluruh mikroorganisme, baik pembusuk maupun patogen (penyebab penyakit).
Waktu pemanasan yang sangat singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan
nilai gizi susu, serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif
tidak berubah dibandingkan susu segarnya. Di dalam teknologi pangan, telah
diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan
waktu yang sangat singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada
suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih
lama.Pengolahan susu cair segar menjadi susu UHT relatif lebih sedikit
pengaruhnya terhadap kerusakan zat-zat gizi, dibandingkan dengan pengolahan
susu bubuk.

Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya
menggunakan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30%
dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan
vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu bubuk.

Susu UHT dapat dijadikan sebagai pengganti susu bubuk. Dalam beberapa hal,
susu UHT lebih praktis diberikan kepada anak-anak, yaitu mudah dibawa, tidak
perlu waktu untuk menyiapkannya, serta awet disimpan pada suhu kamar selama
10 bulan meskipun tanpa bahan pengawet. Konsumsi susu penting untuk
meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit.

Sesungguhnya susu cair dapat diandalkan sebagai bahan pangan sumber zat gizi
yang sangat baik. Itulah alasan utamanya mengapa konsumsi susu cair di
dunia selalu lebih tinggi dibandingkan susu bubuk. Hanya di Indonesia,
berlaku hal sebaliknya. Hal tersebut merupakan warisan masa lalu, khususnya
di zaman penjajahan yang lebih mudah untuk mendistribusikan susu bubuk
ketimbang susu cair. Kendala lain di masa lalu adalah keterbatasan
teknologi pengolahan susu dan keterbatasan lemari pendingin.

Selain itu keunggulan susu UHT dibandingkan yang lain adalah: (1) aman untuk
dikonsumsi, karena telah bebas dari mikroba pembusuk dan mikroba penyebab
penyakit, (2) memiliki warna, rasa dan penampakan yang mirip susu sapi
segar, (3) susu bersifat awet dan tanpa bahan pengawet, (4) sangat praktis
untuk dikonsumsi dan tidak membutuhkan lemari pendingin, (5) mengandung zat
gizi yang sangat bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan tubuh yang optimal.

Semoga ibu & keluarga tetap mengkonsumsi susu UHT untuk memperoleh manfaat
yang optimal...

http://hannyks.multiply.com/journal/item/3/Susu_UHT_vs_Susu_Formula
 
   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : 3

Susu UHT atau Susu Formula?

HINGGA saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil. Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya.

Daripada bingung, simak penjelasan dari dr Luciana B Sutanto MS SpGK berikut ini:


Beda Susu UHT, Skim, dan Formula

Moms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada si kecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula.

Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135 -145 derajat Celsius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin.

Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12).

Susu formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan.

Tetap Utamakan ASI

Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi usia 0-6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif.

Dengan diberikannya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan, bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat.

Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada bayi bila ia sudah berusia 9 bulan, tetapi harus diencerkan terlebih dahulu dengan air. Apabila bayi sudah berusia 12 bulan, susu UHT dapat diberikan seutuhnya kepada anak. Jumlah yang diberikan berkisar antara 2-3 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak.

Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, melainkan bisa menjadi pilihan untuk anak yang harus mengurangi asupan kalori dan lemak, misalnya pada anak yang kegemukan. Pasalnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim sering kali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt.

Mana yang Lebih Baik?

Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain. Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat.

Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang sangat singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi. Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 - 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak berubah. Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasannya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau.

Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30 persen dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu bubuk.

Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penanganan yang baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder).

Yang penting diingat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit.

Sumber : Mom& Kiddie//tty


   


17-12-2013 20:32:21 Susu UHT utk Anak 1 Tahun
Jumlah Posts : 201
Jumlah di-Like : belum ada like
susu uht? untuk dikonsumsi biasa saja/sperti sufor porsinya bunda?
   
Jumlah Posts : 514
Jumlah di-Like : belum ada like
Sedikit tentang NWP (Nursing While Pregnant)

NWP adalah kependekan dari nursing while pregnant  alias tetap menyusui sang kaka disaat sedang hamil.. Pasti banyak orang bertanya, Is it safe to breastfeed during pregnancy? Yups tentunya, kenapa tidak? ASALKAN (maaf sengaja pake capslock biar jadi perhatian utama sebelum menjalankan NWP ini terutama bagi yang udah kenal si mitos) : 1.  Ga punya riwayat kontraksi dini dan riwayat keguguranDasar pemahaman ini adalah pada saat menyusui hormon bernama oksitosin turut diproduksi. Hormon ini memang terkadaang menyebabkan kontraksi di bagian payudara juga rahim sang bunda. Kalau ada kontraksi atau tanda-tanda persalian dini seperti nyeri pinggang bagian bawah, tekanan di dasar panggul, kram, keluar lendir, darah atau air ketuban segera berbaring dan hubungi dokter untuk mendapat jalan keluar terbaik. Tarik nafas menjadi salah satu trik untuk penanganan awal kalau ada tanda-tanda tersebut. 2.  Periksa dan konsultasikan dulu kondisi bunda dan bayi dalam kandunganPastikan sebelum NWP, bunda periksa dan konsultasikan terlebih dahulu ke bidan atau dokter ya^^ pastikan semua kondisi bunda dan janin dalam keadaan sehat dan memungkinkan untuk NWP. Selain itu, yang ga kalah penting untuk diperhatikan, pilih bidan atau dokter yang Pro ASI.. soalnya banyak juga lho bidan atau dokter yang langsung bilang NO untuk NWP meskipun sebenernya memungkinkan untuk NWP. Bahkan kalau perlu, cari second option buat mastikan semua kondisi itu. Gimana sih caranya supaya sukses NWP?Sukses NWP itu bisa terjadi kalau kita sebagai bunda udah punya yang namanya :NIAT (lagi-lagi saya pake capslock, soalnya ini pentiiiing banget). Niat ini harus ada dari sepasang suami istri ya.. bukan hanya bunda, tapi sang ayah pun harus punya niat yang sama. Kalau engga didukung suami, dijamin bakalan sulit hehe (bukan nyumpahin lho :p ) tapi, secara hemat, dukungan pertama yang bisa menguatkan diri kita sebagai bunda yang jalanin NWP yaitu dari sang suami, ayahnya anak-anak.. ibarat suatu saat kita ditemukan pada ?kesulitan?, sang bunda bakalan dapet?charge? juga dari pasangan a.k.a suami.Semangat, ini ga kalah penting sama niat^^ tapi tetep lihat kondisi, jangan maksain diri.. tetep juga mesti waspada dan peka sama ?tanda-tanda? apapun, kalau ada tanda-tanda yang ga wajar, segeralah hubungi dan datang periksakan diri ke bidan atau dokter..Makan yang banyak dan sering, lebih dari biasanya.. ingat bun, kita butuh asupan yang cukup untuk 3 orang, kita sendiri, kaka dan ade yang masih dalam kandungan. Dan perhatikan dan cukupi juga nutrisinya.. cemilan pun harus jadi ?sahabat? ketika menjalankan NWP^^Konsumsi vitamin dan suplemen unuk ibu hamil, hal ini untuk menunjang kesehatan bunda dan bayi. Bisa minta resep langsung ke dokter atau bidan yang menangani bunda.Minum yang banyak, cukupi cairan dalam tubuh dengan cara berikan ekstra cairan untuk tubuh menunjang kelancaran produksi ASI. Minimalisir hal-hal yang mengakibatkan dehidrasi, air yang dikonsumsi saat NWP minimal 2,5 liter air. Untuk sang kaka yang sudah lebih dari usia satu tahun, bisa dikenalkan sama susu UHT plain juga ya^^ (ga diwajibkan, tapi untuk kaka Raya mulai dirutinkan setelah test allergy), ASI tetep, UHT milk sebagai selingan.Tutup telinga dari permitosan yang ada.. banyaaaak banget mitos yang beredar mengenai NWP ini, dari ada yang bilang ASInya ga akan bagus untuk si kaka karena basi-lah, sakit-lah bahkan ada juga yang bilang si ade bakal kehilangan kolostrum karena udah habis dikonsumsi si kaka dan bla bla bla (naudzubillah jangan sampe).. hmm Nyatanya? Pengalaman pribadi saya ini yang mematahkan semua permitosan itu.. (lebih tepatnya, pengalaman dan penelitian medis sudah banyak juga yang mentidakbenarkan hal itu). Ada mitos? Ya tutup telinga ajalah, ambil aman, ga perlu digubris, ambil hal baiknya dan buang hal jelek dan hal yang ga masuk akalnya.. Dan satu lagi, ga perlu ngeladenin orang-orang sekitar yang kental sama permitosan, kalau ngeladenin, semua urusan bisa jadi panjang hehe, ya ambil aman jalan damai ajalah^^ bahasa simplenya, elu elu gua gua.. Dan buktikan bahwa kita bisa^^Kudu happy, rileks dan jangan stress untuk jalanin NWP ini. Happy, itu WAJIB hukumnya.. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, produksi ASI sangat dipengaruhi oleh mood sang bunda, intinya sih kalau bunda happy, hormon oksitoksin (hormone kasih sayang) dan prolaktin akan sangat membantu menunjang produksi ASI lebih banyak. Sugestikan aja pada diri, setiap makanan apapun akan memperbanyak ASI dan setiap kita happy, katakan juga pada diri bahwa ASI akan semakin berlimpah. amazing.. inget sama the low of attraction, bun^^
   
22-02-2011 21:10:11 susu formula berbakteri
Jumlah Posts : 126
Jumlah di-Like : 1
 all bunda: aku jg salah 1 yg paling kesel atas kasus ini.n alhasil skrg abel udh aku stop sufornya.n aku ganti pake susu kedelai yg aku buat sndiri drmh.untung abel usia nya sudah 3 thn.jd udh bisa pake alternatif lain.abisnya aku jd parno sndiri.
apalagi semalam ada kejadian,anak tetangga ku(usia 1,5 thn)meninggal akibat meningitis.gejalanya mual,muntah,demam tinggi.dirawat di RS 4 hari dan smlm akhirnya ga tertolong.anak itu ternyata selain menkonsumsi asi jg minum sufor.dokter di RS curiga jg di sufor nya.tp apa daya yg kena musibah bukan lah dr golongan mampu.jd dipasrahkan saja.mereka ga ada dana untuk mengusut,menggugat atau apalah.
aku bukan bermaksud menakut2i.cuma mau sharing aza.mungkin bukan sufornya yg jd penyebab.mungkin cara penyajian nya kali ya.cuma gregetan aza sama pihak terkait.ko pada angkat tangan smua siy?apa mereka ga punya anak kecil ya?berikan sedikit pencerahan keq.iya emang betul,asi is the best.tp klo udh 3 thn masa asi mulu.pejabat klo ngomong yg bikin hati ibu2 tenang keq.huh....sebel
   
Jumlah Posts : 43
Jumlah di-Like : 5
Dear bunda chanty, Saya bantu klarifikasi penjelasan dari bunda littleholiday dan bunda icha  ya (maaf dan mohon koreksi bila ada kesalahan).

Susu sapi memang baik tetapi susu sapi yang dimaksud di sini adalah susu sapi yang steril atau sudah diolah dengan baik terlebih dahulu. Bukan susu sapi mentah (langsung perah).
Kalau susu sapi perah, banyak kuman-kuman yang terkandung di dalamnya dan tidak baik bagi tubuh dan pencernaan bunda. Kalau cara bunda chanty mengolah susu dengan dimasak hingga mendidih juga sudah benar, tetapi cara masak manual gitu biasanya banyak kandungan protein dan mineral penting dalam susu dapat ikut rusak karena proses memasaknya. Dan apakah sudah yakin dengan cara memasak manual seperti itu sudah pasti steril susunya?

Lebih baik beli susu sapi yang diproses dengan tekhnologi dan yang sudah terpercaya seperti susu pasteurisasi, susu UHT maupun susu bubuk.

Dan jika dibandingan dengan susu kedelai, walaupun sama-sama baik namun dari kandungannya lebih baik memilih susu kedelai dibanding susu sapi. Karena dalam susu sapi juga terkandung lemak jenuh dan kolesterol yang tidak terkandung dalam susu kedelai. Dan dalam susu kedelai banyak terkandung mineral baik yang tidak terdapat pada susu sapi.

Dalam hal pemilihan susu kedelai juga harus hati-hati bun, pilihlah yang alami atau kalau mau memilih yang olahan carilah yang cara pengolahannya sudah terpercaya dan higienis. Dalam kasus susu kedelai yang berbahaya (dapat menyebabkan kista, tumor, kanker, dll) itu karena susu kedelai yang asal. Contohnya yang mengandung pengawet, pemanis buatan bahkan perasa tambahan.

Sebenarnya hanya dengan meminum susu khusus ibu hamil ditambah makanan sehari-hari sudah cukup gizinya buat bunda dan si baby. Namun jika bunda memang ingin menambahkan susu sapi atau kedelai untuk tambahan, pilihlah yang benar-benar baik. Untuk susu kedelai lebih baik yang alami. Jika banyak waktu luang bunda boleh mencoba membuat sendiri. Caranya gampang dan mudah koq bun (boleh saya share kalau diminta) :)

Semoga membantu...
   
Jumlah Posts : 27
Jumlah di-Like : 2
Langkah-langkah pemberian susu formula Tak seperti ASI, memberikan susu formula pada bayi memang lebih rumit. Butuh persiapan, juga sedikit kesabaran. Apalagi pada bayi yang baru lahir, ibu harus benar-benar memperhatikan kebersihan segala piranti yang terkait dengan pemberian susu formula. Berikut ini tujuh tips tentang tata cara pemberian susu formula pada bayi.
1. Pastikan botol, dot, dan piranti lainnya dalam keadaan bersih. Agar terbebas dari kuman, rebus semua piranti itu dalam air mendidih selama lima hingga 10 menit.
2. Baca petunjuk. Setiap produk susu formula selalu mencantumkan petunjuk cara pembuatan dan penyajian. Anda mesti mengikuti petunjuk itu. Jangan sampai Anda menyajikan susu formula yang terlalu kental atau encer pada si kecil. Jika terlalu encer (terlalu banyak air), bayi Anda tidak akan mendapatkan asupan kalori dan gizi yang ia butuhkan. Sebaliknya bila terlalu kental (kurang air) bisa menyebabkan diare atau dehidrasi.
3. Menyiapkan susu formula. Mula-mula, siapkan air matang dan panas yang akan digunakan untuk membuat susu. Sesuaikan jumlah air dengan susu yang akan dilarutkan. Tunggu sebentar hingga larutan susu ini menjadi hangat, barulah diberikan pada bayi. Jika susu ini tak diberikan pada saat itu juga, simpanlah susu berikut botolnya ke dalam lemari es. Namun, jika Anda belum juga memberikan (pada si bayi) susu yang ada di lemari es itu dalam 24 jam, maka sebaiknya dibuang saja.
4. Menghangatkan susu formula. Susu formula yang disimpan di lemari es sebenarnya tak harus dihangatkan dulu sebelum diberikan pada bayi. Hanya saja, sebagian besar bayi menyukai susu yang hangat, setidaknya sehangat suhu ruang. Cara termudah untuk menghangatkan susu adalah dengan menempatkan botolnya dalam panci berisi air yang dijerang di atas kompor. Bagaimana jika menghangatkannya menggunakan microwave? Cara ini tidak disarankan. Sebab, bisa mengakibatkan pemanasan yang berlebihan. Ini tentu bisa membahayakan bayi Anda. Selain itu, botol pun bisa meledak dan pecah jika berada terlalu lama di dalam microwave.Untuk menguji apakah susu yang baru dihangatkan tak terlalu panas, praktikkan cara gampang ini, yaitu meneteskan beberapa tetes susu di pergelangan tangan.
5. Posisikan bayi dalam posisi yang tepat. Saat hendak memberikan susu, peluklah bayi dalam posisi agak tegak. Jangan lupa untuk menopang kepalanya. Jangan memberinya susu dalam posisi berbaring karena susu bisa mengalir ke telinga bagian tengah, dan menyebabkan infeksi. Untuk mencegah bayi terlalu banyak mengisap udara ketika menyusu, miringkan botol sehingga cairan memenuhi bagian 'leher' botol dan dotnya.
6. Pada pekan-pekan pertama, bayi biasanya akan merasa lapar setiap dua hingga empat jam sekali. Maka bersiaplah untuk memberinya susu. Sangat baik jika Anda bisa memberinya susu sesuai dengan kebutuhan. Jangan dorong si bayi untuk berhenti menyusu, sementara ia masih ingin menyusu. Jika botol telah kosong sedangkan ia masih antusias mengisap, tak ada salahnya Anda beri ia susu lagi.
7. Bersendawa. Umumnya bayi juga menelan udara selagi minum. Ini biasanya terjadi pada bayi yang rewel atau terlalu bersemangat ketika minum. Kelebihan angin di lambungnya bisa membuatnya mual atau kolik. Karena itu, bantulah ia agar bisa bersendawa setiap kali selesai menyusu. Caranya, letakkan kepalanya di bahu, atau di atas lutut, atau di pangkuan Anda

sumber: http://www.medisiana.com

smoga membantu  ^_^
   
11-09-2009 08:35:34 anak gak mau makan
Jumlah Posts : 244
Jumlah di-Like : 14
Rasanya setiap anak melalui fase ga mau makan ya..
Dulu Anja anakku jg gitu, mulai umur 9 bulanan berat badannya turun krn susah banget maemnya  sampai usianya 2 tahunan. Setelah disapih baru mau maem dan ngemil.

Untungnya aku Full Time Bunda, jadi urusan makan aku telatenin sendiri
sebentar2 aku kasih makanan, apa aja walaupaun cuma masuk 2-3 suap aja
sehari bisa ganti beberapa menu, baik menu makanan utama maupun camilannya.
susu formula jg ga mau, cuma mau ASI aja
ketika umur 1 thn baru aku perkenalkan susu uht, untungnya mau walaupun sehari cuma 125ml
untuk minuman alternatif aku buat air rebusan kacang hijau dan susu kedelai
untuk cara makannya aku coba pake sendok, disupain pake tangan, sama aja masuknya cuma sedikit..
akhirnya malah anja minta makan sendiri, ga mau disuapin... eh malah abis banyak..

Intinya selama ini aku ga pernah memaksakan masalah makan
selama masih ada asupan yg masuk, aku tenang aja

Alhamdulillah setelah aku sapih, anja jd lahap makannya
malah minta nambah
dan untuk menjaga nafsu makannya aku berikan vitamin VURVIT dua hari sekali


Salam
Bundanya Anja
http://www.bisnisonlinebundazilah.blogspot.com

   
10-09-2009 16:27:31 anak gak mau makan
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Rasanya setiap anak melalui fase ga mau makan ya..
Dulu Anja anakku jg gitu, mulai umur 9 bulanan berat badannya turun krn susah banget maemnya  sampai usianya 2 tahunan. Setelah disapih baru mau maem dan ngemil.

Untungnya aku Full Time Bunda, jadi urusan makan aku telatenin sendiri
sebentar2 aku kasih makanan, apa aja walaupaun cuma masuk 2-3 suap aja
sehari bisa ganti beberapa menu, baik menu makanan utama maupun camilannya.
susu formula jg ga mau, cuma mau ASI aja
ketika umur 1 thn baru aku perkenalkan susu uht, untungnya mau walaupun sehari cuma 125ml
untuk minuman alternatif aku buat air rebusan kacang hijau dan susu kedelai
untuk cara makannya aku coba pake sendok, disupain pake tangan, sama aja masuknya cuma sedikit..
akhirnya malah anja minta makan sendiri, ga mau disuapin... eh malah abis banyak..

Intinya selama ini aku ga pernah memaksakan masalah makan
selama masih ada asupan yg masuk, aku tenang aja

Alhamdulillah setelah aku sapih, anja jd lahap makannya
malah minta nambah
dan untuk menjaga nafsu makannya aku berikan vitamin VURVIT dua hari sekali



   
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : 1
Mau ikutan aahhh... Kebetulan nih dapet info...   Problema sulit makan ini umumnya dtemui pd anak usia balita 1-4 thn karena bagi anak saat makan bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb. Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan
dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :
Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik è fase normal yg dilewati tiap anak.
Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.
Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.

Luluk Lely Soraya
Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber.
sumber : milis SEHAT   Moga2 bisa bermanfaat buat bunda2 smua
   
13-01-2009 12:13:06 Susu formula
Jumlah Posts : 86
Jumlah di-Like : 1
SALAM KENAL BUNDA....   YG GA BISA DIGANTIIN TUH POSISINYA ASI BUNDA. KARENA ASI YG TERBAIK UNTUK BAYI KITA. ASI MENGANDUNG NUTRISI KOMPLEKS YG MEMANG DIPERUNTUKKAN UNTUK TUMBUH KEMBANG ANAK YG OPTIMAL.   KALO SUSU FORMULA, MENURUTKU SIH YA ITU HANYA BERBEDA CARA PENGOLAHANNYA AJA BAHAN DASARNYA SAMA SUSU SAPI. DGN ADA FORTIFIKASI DAN ENRICHMENT ZAT GIZI LAIN UNTUK MEMPERKAYA KUALITASNYA.  JADI MISALNYA SUSU BUBUK DIOLAH DGN CARA EVAPORASI, KALO SKM DIKONDENSASI, KALO UHT / ULTRA HIGH TEMPERATURE SUSU DISTERILISASI DGN MENGGUNAKAN SUHU TINGGI TAPI DALAM WAKTU YG SINGKAT JADI GA MERUSAK ZAT2 GIZI YG DIKANDUNGNYA.   KELEBIHAN SUSU DALAM BENTUK BUBUK (EVAPORATED) ADALAH JANGKA WAKTU PENGGUNAANNYA YG LEBIH LAMA (SETELAH KEMASAN DIBUKA) JUGA ADANYA BERBAGAI KOMPONEN FUNGSIONAL LAINNYA SPT PREBIOTIK DAN PROBIOTIK YG JIKA ADA KEDUA2NYA DISEBUT SINBIOTIK YG MUNGKIN MJD PENENTU DLAM PEMILIHAN MERK SUSU.   JADI DARIPADA ANAK KITA GA MINUM SUSU YA GPP LAH MINUM SUSU UHT, SUDAH PERNAH DICOBA SUSU SEGAR ATU DIKOMBINASI DG SUSU SOYA ?. SUSU SOYA BAGUSNYA KARENA KANDUNGA ISOFLAVONNYA YG TINGGI (SBG ANTIOKSIDAN UNTUK MELAWAN RADIKAL BEBAS), SO UNTUK MENCUKUPI KEBUT. PROTEINNYA BUNDA BISA TAMBAH DG PRODUK2 TURUNAN SUSU SPT KEJU, YOGHURT, ES KRIM (ASYIK...!!) DSB.   MUDAH2AN BISA SKEDAR UTK WACANA SALAM HANGAT, bunda_aila              
   
01-07-2008 07:34:24 usia kehamilan
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
hai calon bunda... wah selamat yaa atas kehamilan pertamanya, dijaga baik2 yaa kandungannya. klo setau saya sich biasanya ada 2 cara untuk menghitung usia kehamilan, cara yg pertama dgn tabel Gestasi bisa mengacu dari HPHT(hari pertama haid terakhir) dan cara ke 2 dgn USG. maaf, haid terakhir tgl 20 May maksud bunda itu hari selesai haid atau hari pertama haid yaa? karena yg benar itu yg di hitung hari pertama haid terakhir artinya siklus haid bunda yg terakhir di hari pertama. nah klo tgl. 20 May 2008 adalah hari pertama haid terakhir bunda, berarti tgl. 26 juni ini usia kehamilan bunda adalah 1 minggu, berarti DSOG bunda menghitung dgn cara table Gestasi mengacu dgn HPHT. tp seiring dgn tumbuhnya janin di rahim bunda, semua itu bisa di singkronkan dgn alat USG untuk usia kehamilan dan perkembangan janin bunda. soal nutrisi, prinsipnya makanan sehat, bersih dan bergizi yaa bunda. Ikan, kerang, kepiting, cumi, daging, telur,ayam, hati sapi, tempe, tahu, udang, susu UHT/susu Hamil, susu segar permentasi, susu kedelai, kacang2an, sayuran hijau, beras, gandum, air mineral dan madu. minum Vitamin yg dikasih oleh DSOG. makanan yg dilarang sewaktu hamil: jgn minum jamu2an, makanan yg olahannya di bakar,obat keras, rokok, alkohol,duren, tape, nangka, nanas, mie instant,fast food dan junct food. klo usia kehamilan bunda udah memasuki 7 bulan, bunda bisa ikut senam hamil, yoga untuk ibu hamil, renang, jalan santai di pagi hari. semoga bisa bermanfaat ya bunda, salam manis & kompak sll, Bunda Nenni & Zahwa