SITE STATUS
Jumlah Member :
487.848 member
user online :
1530 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi


bayi
maaf mau tanya bun klu anak bayi kena sarab bru lahir 2mngu obt ya pke pa klu blh tau sampai skrg blm smbuh mksh
09 Jan 2018, 20:28
Dari : Mie Sllu Synk Qmu

Jawaban

Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Berbagai Keluhan Bayi Baru Lahir " :Memiliki bayi baru adalah sebuah hal yang menakjubkan. Setiap harinya Bunda akan tersenyum dan tertawa dibuatnya. Tetapi disamping itu mungkin Bunda juga akan merasa kuatir karenanya. Setiap hal yang menurut Bunda mengganggu si kecil akan terus Bunda kuatirkan dan bertanya-tanya dan mencari tahu apa penyebabnya. Tenang, Bun! Setiap Bunda baru mengalami beberapa keluhan bayi baru lahir.
Biasanya Bunda baru akan lebih panik karena belum ada pengalaman bagaimana menghadapi kasus ini. keluhan umum bayi yang biasa dialami Bunda adalah:

1.Bercak merah di pipi
Siapa yang tidak senang mengelus pipi mungil seorang bayi. Tetapi kadang pipi bayi merah dan beruntusan. Bercak ini menimbulkan gatal dan membuat bayi rewel. Seringkali bercak ini dikira karena terkena Air Susu Ibu (ASI). Benarkah?
Tidak benar. ASI tidak menyebabkan bercak merah di pipi. Jadi Bunda tidak perlu kuatir bila ASI menempel di kulitnya. Bercak merah yang ada biasanya justru dikarenakan alergi susu formula yang biasa disebut dengan Eksim Susu. Selain alergi, bercak merah juga dipicu karena cuaca panas keringat, dan juga bila memiliki keturunan alergi susu.
Pencegahan:
Berikan ASI daripada susu formula. Tidak ada bayi yang alergi terhadap ASI, sehingga si kecil tidak beresiko terkena Eksim Susu. Dan jangan lupa mandikan bayi dua kali sehari.

2.Kulit kepala berkerak
Kerak di kulit kepala bayi biasanya timbul di minggu pertama hingga minggu ke empat sejak kelahirannya. Kerak kepala seringkali dikaitkan dengan posisi tidur bayi yang terlentang, kekebalan tubuh bayi dan karena Bunda tidak menjaga kebersihan selama hamil. Padahal tidak demikian. Kerak kepala disebabkan karena hormon Bunda yang masih ada dalam tubuh bayi. Hormon ini melepaskan minyak lebih banyak yang menimbulkan serpihan kulit yang menempel di kepala.
Cara mengatasi:
Ambil baby oil, lalu oleskan dan pijat lembut ke kulit kepala bayi. Sisir perlahan supaya kulit yang menempel bisa terlepas. Lakukan saat bayi terlelap. Jangan mencabutnya bila masih keras karena bisa menimbulkan luka dan infeksi.

3.Biang keringat
Biang keringat adalah gangguan kesehatan kulit yang seringkali dialami bayi. Biang keringat alias keringat buntet disebabkan karena tersumbatnya kelenjar keringat pada permukaan kulit. hal ini dikarenakan fungsi kelenjar keringat bayi yang belum sempurna. Gejalanya muncul bintik-bintik kecil yang terkadang berisi air. Terasa gatal di kulit, bahkan panas. Tidak heran, bayi seringkali rewel dibuatnya.
Pencegahannya:
Pilihkan pakaian yang menyerap keringat dan mandikan bayi dua kali sehari.
Cara mengatasinya:
Gunakan bedak dingin atau salep yang mengandung Zinc Oxide.

Masih ada beberapa keluhan bayi baru lahir yang akan dibahas. Sabar menanti ya, Bunda! Di artikel minggu depan, Infobunda akan membahas keluhan lainnya.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Rani Sapoetra " dengan judul pertanyaan " muka bayi merah dan kasar" pada Tanya Bidan:bu bidan saya mau tanya wajah anak saya pada bintik-bintik merah dan kasar dan ada yg mengelupas
itu kenapa ya bu bidan
kata orang sini sih karna kena asi apa benar asi bisa menyebabkan seperti itu dan jika benar apa ada obat buat menyembuhkannya
mohon bantuannya
terima kasih

Bidan menjawab
Dear bunda Rani Sapoetra,
Sepertinya ananda menderita dermatitis atopi yaitu suatu kelainan kulit berupa ruam yang terlihat kering, kasar, merah, dan melepuh. Hal ini bukan karena terkena ASI, tetapi dipicu dari alergen yang ada pada makanan bunda ( pada ASI eksklusif ). Alergi cendrung diturunkan. Untuk mengatasi keluhan, disarankan untuk menjaga kulit ananda tidak terlalu kering dengan memandikannya secara teratur, menggunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung parfum, memberikan krim bayi yang lembut bila kulit terlihat lebih kering, hindari menggaruk, hindari perubahan suhu ruang yang mendadak ( dari ruangan yang begitu dingin ketempat ruang yang terlalu panas ) dan bunda harus menghindari makanan yang dapat mencetuskan timbulnya alergi. Apabila keluhan tidak membaik, segera periksakan keadaan ananda pada dokter spesialist anak untuk terapi yang tepat.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " titik_p@ymail.com " dengan judul pertanyaan " Merah merah pada bayi " pada Tanya Dokter: Dear dr Tanti, dok, mohon informasi, bayi saya umur 5,5 bulan, di punggung bagian atas, di bawah leher anakku (sekitar pundak) tampak kemerah2an halus, tdk bintil2 (seperti terbakar) yang lama-lama hitam terus kering. itu kira2 kenapa ya dokter. apakah salah dalam penggunaan kosmetik bayi, seperti lotion atau minyak telon ( kebetulan minyak telon nya yg sekaligus anti nyamuk). atau karena keringat (bayi saya sering berkeringat di kepala). terima kasih, Regards, Titik P

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda, Perlu diperhatikan pemakaian produk-produk yang di kenakan pada bayi anda. Hentikan pemakaian produk yang dicurigai dapat menimbulkan allergy pada bayi anda, lalu perhatikan apakah keadaan kulitnya membaik setelah tidak lagi menggunakan produk tersebut. Selain itu, pada bayi dan balita sering ditemukan keadaan eczema, yaitu keadaan hipersensitif pada permukaan kulit yang menimbulkan tanda dan gejala gatal, kemerahan, adanya bentol pada kulit bahkan berisikan cairan atau nanah. Sebaiknya bunda memeriksakan keadaan Bayi anda pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat. Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu.

Link yang disarankan :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter