SITE STATUS
Jumlah Member :
493.603 member
user online :
999 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: obat lecet pada bokong bayi

New Topic :  
20-03-2014 14:08:27 bayi
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
need help :(( cara menangani luka lecet pada bokong bayi gimana ya dok?

Dari : Yeni Fajria

Jawaban:

Dear Bunda,



Pada bayi dapat ditemui ruam popok atau diaper rash, ini dikarenakan iritasi oleh popok atau sumber lain seperti detergent, baby wipe (tissue pembersih bayi), atau bisa juga sabun mandi bayi yang tidak cocok. Untuk mencegah hal ini, segera ganti popok bayi apabila sudah basah, lebih baik membiarkan kulit bayi di udara terbuka lebih lama daripada tertutup oleh popok bayi. Bersihkan kulit bayi dengan kain lembut yang dibasahi air hangat setelah bayi mengompol atau BAB, keringkan dahulu dengan baik sebelum mengenakan popok, oleskan cream yang mengandung zinc oxide untuk mencegah diaper rash. 

Jangan mengenakan popok terlalu ketat, hindari popok disposible yang berbahan plastik.



Apabila bayi anda telah mengalami komplikasi seperti nanah dan luka pada kulit, harap berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan membubuhkan bedak bayi atau krim apapun sebelum mendapat persetujuan dari dokter anda.


   


Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
obat lecet pada bayi
   
25-10-2011 11:14:05 tips saat bayi baru lahir
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like

1.    Saat bunda akan memandikan sikecil, pastikan anda telah menyiapkan semua kebutuhan mandi sikecil dengan lengkap.

2.    Setelah semua persiapan lengkap, pastikan anda meletakkan semua keperluan tersebut di dekat tempat anda memandikan bayi. Lebih baik anda mematikan AC saat memandikan sikecil, agar hangat dan nyaman bagi sikecil.

3.    Gunakan air hangat saat memandikan sikecil ya bun, agar bayi tetap hangat dan nyaman saat dimandikan.

4.    Cek suhu air, agar air tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk bayi anda. Buka semua pakaian sikecil kecuali perban yang membungkus tali pusar sikecil. Usapkan baby oil sambil member pijatan lembut.

5.    Pastikan anda memegang bayi anda dengan kuat namun lembut agar tidak terpeleset saat menyabuni dan mengeramasi sikecil.

6.    Jika anda belum berani memandikan bayi anda dengan 1tangan, anda bisa menggunakan waslap dan meletakan sikecil di alas mandi dr plastic yg empuk. Bersihkan dengan lembut karena kulit bayi masih sensitive dan mudah iritasi. Bersihkan bagian lipatan leher, tangan dan kaki bayi, karena mudah menimbun kotoran.

7.    Bilas hingga benar-benar bersih seluruh bagian kulit bayi anda. Keramas pada bayi hanya diperlukan 2x seminggu dengan shampoo bayi. Bilas hingga bersih dan hati-hati jangan sampai air masuk ke telinga.

8.    Setelah selesai, langsung letakkan bayi anda diatas handuk dan dilap dengan cara ditekan-tekan tidak perlu digosok. Ganti perban pembalut tali pusar sikecil, kemudian usapkan menyak telon agar tetap hangat, taburi bedak bayi. Pakaikan baju, popok, kaus tangan dan kaki.

9.    Simpan perlengkapan mandi sikecil dalam 1kotask, agar memudahkan anda.

10. Jika bayi anda tidak suka dibersihkan wajahnya, jadi anda boleh membersihkannya di waktu yg terpisah.

11. Jika bayi anda sudah bisa didudukan, anda bisa menambahkan mainan di bak mandi agar dapat menikmati saat mandinya.

12. Usahakan tidak memandikan bayi ketika baru selesai makan atau minum susu, karena dy bisa muntah.

13. Jangan melepaksan tangan anda selama memandikan sikecil, karena akan tergelincir dan tenggelan walau air hanya setinggi 5cm

14. Pastikan air tetap hangat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

15. Pastikan anda menggunakan produk khusus bayi bukan produk orang dewasa, karena kulit bayi sangat sensitive.

16. Usahakan perban tali pusar tetap kering, untuk menghindari infeksi. Jika anda kesulitan, sebaiknya anda tidak memandikan sikecil didalam bak mandi dahulu.

17. Bersihkan terlebih dahulu bagian mata dengan kamas yg terendam air matang.dari arah ujung mata hingga kea rah hidung. Bersihkan pula lubang hidung dengan cotton buds yg telah telah d celupkan ke air bersih. Jangan memasukkan cotton buds terlalu dalam, dan pakai kapas yg berbeda tiap lubangnya.

18. Bersihkan juga telingan sikecil dengan cotton buds yg sudah diberi baby oil. Jangan masukkan cotton buds terlalu dalam. Bersihkan bagian luar telinganya saja.

19. Setelah mandi, jika cuaca memungkinkan, ajaklah sikecil berjalan-jalan atau berjemur dibawah sinar matahari pagi.

20. Usaplah wajah dengan air matang agar terhindar dari infeksi kulit.

21. Perhatikan mulut sikecil. Jika pada lidah tampak seperti bekas susu yg tebal, mungkin sikecil terkena jamur mulut, segera konsultasikan dengan bidan anda.

22. Pastikan anda menjaga kebersihahan kulit sikecil setelah buang air. Bersihkan dengan air hangat, kemudian lap sampai kering dengan kain yg halu.

23. Ganti perban tali pusar 2x sehari. Pastikan tali pusar tidak basah dan infeksi. Tali pusar yg sehat akan lepas setelah umur 6-7 hari.

24. Ganti popok tiap kali basah karena sikecil buang air. Bersihkan bokong bayi dengan air hangat dan keringkan, agar kulit tidak infeksi dan lecet.

25. Mandikan bayi 2x sehari saja ya bun. Pada bulan pertama, bayi akan sering lapar hingga menangis. Jadi anda harus menyusui sesering mungkin.

26. Pada minggu pertama bayi, anda tidak perlu menjadwalkan jam makan sikecil. Berilah ia makanan sesering mungkin. Penjadwalan akan terbentuk kira-kira minggu ke 5. #Avent

27. Buang air sikecil pun terjadwal. Semakin sering ia buang air itu bertanda ia cukup makan. Jangan tunda mengganti popok sikecil agar kulit tidak iritasi.

28. Perhatikan juga air seni dan feses sikecil, karena itu juga bisa menjadi alat ukur kesehatan sikecil.

29. Pastikan sikecil menggunakan pakaian yg nyaman. Tidak membuatnya gerah, atau kedinginan.

30. Sepatu dan topi untuk bayi juga bermanfaat untuk mencegah masuk angin. #Avent

31. Bijaksanalah dalam memilih perlengkapan bayi seperti shampoo, sabun, lotion, oil. Pakailah produk yg telah teruji secara klinis.

32. Perhatikan penggunakan kosmetika pada sikecil. Jika kulit menimbulkan bercak merh, segera hentikan penggunakan kosmetika tersebut.

33. Juga perhatikan pelembut pakaian yang digunakan untuk pakaian sikecil. Bahan kimia yg terlalu kuat bisa menyebakan iritasi kulit pada bayi.

34. Bayi cenderung mengamuk saat pakaian dilepaskan, mandi, keramas, dan pemberian obat tetes mata dan hidung, maka lakukan kegiatan tersebut dengan cepat namun aman. Alihkan perhatian sikecil dengan mengajak bercakap-cakap.

35. Tetap jaga suhu ruangan tempat bayi bermain dan tidur. Pastikan tidak terlalu panas atau dingin, hal ini dapat mengurangi tangisan sikecil.

36. Tidak dianjurkan obat pembasmi serangga di kamar bayi anda, kiarena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi.

37. Mainan untuk sikecil tidah hanya untuk menghibur sikecil, tapi juga mengenalkan bayi pada barbagai bentuk dan melatih otot mata agar lebih focus.

38. Pilihlah mainan bayi yg berwarna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi yg digantung ditempat tidur dapat merangsang pendengaran danpenglihatamn sikecil.

39. Total waktu yg diperlukan untuk bayi tidur adalah 16jam. Jadi pastikan bayi anda memiliki tidur yg efektif dan nyaman ya bun. Kenali penyakit bayi baru lahir, seperti kuram popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur, dan demam pasca imunisasi. Cepat cari tahu dan atasi.

40. Bunda, jaga mood dan kondisi suasana hati anda, karena perasaan bayi yang halus membuat bayi dapat merasakan perasaan anda. Dan dia bisa ikutan rewel.

41. Warna kuning yang keluar dari ASi pertama kali tidak boleh dibuang, karena mengandung protein dan antibody yang menmbuat bayi lebih kuat menghadapi penyakit.

42. Ibu yang karena suatu hak tidak bisa menyusui bayinya dalam beberapa waktu tdk perlu ragu untuk menyusui bayi lagi, karena ASi tidak dapat basi seperti susu formula.

43. ASI bersifat lebih mudah dicerna, sehingga bayi cepat lapar, 1-3jam sekali.

44. Simpan ASI dalam Freezer bisa bertahan selama 2minggu-4 bulan, dalam suhu kamar 4-8jam dan lemari pendingin 24-48jam. Jadi catat tanggal dan waktu pemerasan ya bunda.

45. Saat hendak diberikan, ASI jangan dipanaskan karena kandungan ASI bisa rusak. Cukup dengan merendam ASI ke air hangat hingga ASI tidak dingin lagi.

46. Menangis adalah salah1 cara komunikasi sikecil dgn kita bun, jadi tidak selalu krn lapar. Mungkin Karen popok basah atau tidak nyaman saat menyusui.

47. Mungkin sikecil nangis juga sebagai poeringatan bahwa sedang tidak sehat, coba cek kondisi sikecil ya bun.

48. Sikecil yang kangen sama bunda dan ayah yang sibuk kerja juga suka menggunakan tangisan untuk menarik perhatian anda loh. Mari bermain bersama sikecil.

49. Ajaklah sikecil untuk bermain atau berjalan-jalan untuk menenangkan sikecil yang sedang menangis.

50. Jangan ragu untuk segera menimang atau menggendong sikecil segera setalah ia menangis. Menurut penelitian, hal ini dapat membuat sikecil lebih mandiri nantinya.

51. Untuk menurunkan demam anak lebih baik menggunakan kompresan air hangat daripada air dingin. Jangan menggunakan alcohol ya bun.

52. Perhatikan feses sikecil ya bun, selama mengkonsumsi ASI, fesesnya akan cair dan seperti berbiji. Feses baru berbentuk ketika usia diatas 4bulan.

53. Perbanyak pengetahuan tentang pola tingakah laku sikecil ya bunda, agar bunda bisa mengetahui masalah sikecil sejak dini.

54. Gejala autism dapat diketahui sejak dini, pencegahan dari awal lebih baik bunda.

55. Tetap perhatikan berat dan tinggi badan sikecil ya bun, bagitu juga lingkar kepalanya.

56. Jangan terlalu sering memberikan antibiotik pada bayi ya bun, apalagi hanya penyakit ringan.

57. Pastikan anda sudah menjadwal imunisasi sesuai dengan anjuran dokter ya bun, jangan sampai terlambat.

58. Saat ini sudah ada vaksin 5 in 1 bun, jadi sikecil tidak terlalu banyak disuntik dan tidak demam yang terlalu tinggi dan jarang bengkak.

59. Pastikan teman anda yang ingin menengok sikecil sudah bersih saat berinteraksi dengan sikecil. Dan juga pastikan mereka tidak sedang sakit.

60. Kenakan baju bayi sesuai cuaca agar sikecil tidak kepanasan atau kedinginan.

61. Jangan biarkan anak anda bermain dengan kunci, karenan mereka akan cenderung memasukkannya ke dalam mulut. Sedangkan kadar timah terlalu tinggi dapat menyebabkan penurunan IQ.

62. Biasakan bayi tidur dalam posisi terlentak diatas selimut yg tidak terlalu lembut atau mudah bergeser. Hal ini untuk mengurangi resiko SIDS(Sudden Infant Death Syndrome)

63. Untuk member dosis pada anak sebaiknya sesua saran dokter karena untuk sikecil tidak bisa sembarangan.

64. Jangan biarkan ada barang berbahaya disekitar sikecil ya bun. Pastikan anda menyimpannya dengan baik.

65. Tidak semua yang alami itu aman bagi anak anda. Konsultasikan lebih dahulu ke dokter anda sebelum memberikannya kepada anak anda.

INFO

   


Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

halo, bunda. Buat bunda yang pernah menemukan ruam pada kulit bayi, jangan langsung coba-coba tangani sendiri, lebih baik kenali dulu jenis alerginya apa saja, agar penanganan nya tepat, simak disini yuk :

Contact diaper rash

Alergi ini timbul di kaki, pinggang, dan bokong. Gejalanya terlihat seperti bekas gatal atau benjolan kecil seperti biang keringat. Alergi contact Diaper Rash ini muncul akibat kulit bayi alergi terhadap bahan popok yang dipakai. Biasanya alergi jenis ini muncul karena kulit bayi alergi dengan bahan sintetis. Jika paha bayi bunda gemuk, pilih popok dengan bahan yang terbuat dari serat alami untuk menghindari ruam pada kulit bayi akibat popok bayi yang tak cocok. Alergi ini bisa diatasi dengan salep khusus dan pemilihan popok bayi yang lembut dan bukan dair bahan sintetis.

Amonia burn

Jenis ruam amonia burn ini terlihat seperti luka bakar. Alergi ini umumnya berbentuk bulat dan berwarna kemerahan. Penyebabnya karena kulit bayi yang sensitif terhadap kelembaban popok bayi. Siasati dengan mengganti popoknya sesering mungkin dan gunakan krim lembut untuk mencegah iritasi pada kulitnya.

Alergi jamur candidda

Ruam akibat jamur candida mirip dengan jerawat terlihat seperti benjolan kecil. Biasanya ruam ini terlihat di daerah kelamin bayi dan menyebar ke paha, perut, pinggang, dan lipatan kulit genital. Alergi jamur candida rash ini bisa disembuhkan dengan obat dan perawatan khusus dari dokter.

sumber : ibuhandal, FB merries

Nah bunda, sekarang sudah tau kan, semoga bisa membantu yah bun

amonia burn

jamur candida

sementara itu yg kudapat bunda, semoga membantu yah. kalau belum sembuh juga coba ke dokter bun. usahakan pake popok yang bahannya lembut, dan selalu ganti popok si kecil kalau sudah lembab yah.

   
20-05-2011 15:22:09 bayi sering bab
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Halo Dokter, bayi saya perempuan umur 8bulan, sdh 2mingguan ini sering banget pup, sehari bisa sampai 4X, tp tidak mencret dan tidak keras (normal), jd jam 1 siang makan bubur bayam jam 3 siang sdh pup (warna hijau-bayam), berarti bayamnya tidak terserap donk Dokter?jam 1/2 6sore makan, jam 9 pup lagi, oleh Dokter anaknya sdh dikasih probi, tp tetap tdk ada perubahan?apaakah itu normal?malah kt orang itu gpp biasa kalo bayi sdh bisa merangkak dan mau mulai berdiri sering pup. karena bayi saya sering pup menyebabkan daerah maaf ,lubang pantat dan vaginanya merah malah sampai lecet, saya kira itu ruam popok, tp ternyata yg menyebabkan merah itu karena pup nya, soalnya klo pipis tidak merah, jd kasian kalau dibersihkan dia kadang suka sakit sampai nangis..jd saya hrs bgmn ya Dokter? Terima kasih

Dari : putri

Jawaban:

Dear Bunda,

Pola BAB pada seorang bayi bervariasi tergantung dari ciri khas individual. Selama bayi anda tidak mengalami kesulitan (konstipasi ataupun diare) ketika BAB, maka tidak perlu anda khawatirkan. Makanan yang bayi anda makan akan menentukan warna dan bau dari BAB nya tersebut, jadi bukan berarti makanannya tidak dicerna, namun makanan tersebut akan memberikan warna serta bau pada BAB bayi anda. Untuk menghindari terjadinya lecet, maka sebaiknya anda segera membersihkan putrid anda segera setelah ia BAB agar kulitnya tidak terpapar kotoran terlalu lama. Bersihkan dengan air dan hanya membersihkan dengan sabun pada daerah bokong saja, segera basuh dengan air sampai sabun tersebut tidak tersisa pada kulit putri anda, tepuk halus dengan handuk lembut untuk mengeringkannya. Demikian jawaban saya.
   


Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
"dokter"
saya mau tanya...
saya ini mempunyai bayi berusia 5 bulan & sebulan kemarin bayi saya mengalami ruam bintik-bintik merah bekas kencing. akibat kesalahan saya memakai pempers.
saya sudah mencoba obat "INERSON berkurang bintik-bintik merahnya" tapi kelang satu hari muncul lagi merahnya. sekarang masih sisa merah sedikit. apa dokter obat yang bagus. biar merah-merahnya tidak muncul lagi

Dari : erika

Jawaban:

dear bunda, pemakaian cream kortikosteroid (dalam hal ini INERSON) sebaiknya dibawah pengawasan dokter dan tidak dalam jangka waktu yang panjang. Bila diaper rash masih ada , pastikan bahwa keadaan kulit bayi senantiasa kering, hindari popok basah dalam waktu yang lama, segera bersihkan kulit bayi basuh dengan air dan sabun bayi yang menggunakan bahan hypoalergy , keringkan kulit bayi dengan cara menepuk bokong bayi dengan menggunakan handuk lembut, pastikan bahwa kulit bayi kering sebelum anda memakaikan popok yang baru, dapat juga menggunakan bedak cair yang mengandung zinc oxide atau vaseline petrolioum jelly. Apabila bercak kemerahan masih menetap , coba perhatikan apakah ada bahan-bahan lain yang menyebabkan bayi anda alergi, biasanya disebabkan sabun atau shampoo bahkan detergent yang anda gunakan pada alat-alat bayi anda. Temui dokter anda bila kemerahan berlanjut dan disertai bintik-bintik seperti jerawat, bayi anda memerlukan pengobatan untuk keadaan tersebut.
   
10-03-2010 18:50:50 Tips Menyusui Dengan Benar
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like
Pada umumnya kegagalan dalam menyusui sering disebabkan oleh kesalahan dalam memposisikan dan melekatkan bayi, hal tersebut mengakibatkan puting ibu menjadi lecet dan sang bunda menjadi segan menyusui, lalu produksi ASI pun menjadi berkurang dan bayi menjadi malas untuk menyusu.

Berikut ini ada langkah-langkah dalam menyusui bayi dengan benar:

1. Cucilah tangan dengan air bersih yang mengalir.

2. Perahlah  sedikit ASI bunda, lalu oleskan pada puting juga pada bagian areola. Gunanya adalah sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban pada puting susu.

3. Hendaklah bunda duduk dengan posisi santai dan kaki tidak boleh menggantung.

4. Posisikan bayi bunda dengan benar, yakni :

o   Bayi dipegang dengan satu lengan. Posisi kepala bayi diletakkan dekat pada lengkungan siku bunda, dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan bunda.

o   Perut bayi menempel pada tubuh bunda.

o   Mulut bayi berada di depan puting bunda.

o   Lengan bayi yang di bawah diposisikan seperti merangkul tubuh bunda, jangan berada terhimpit di antara tubuh bunda dan bayi. Sedangkan tangan yang di atas boleh dipegang bunda atau diletakkan di atas dada bunda.

o   Telinga dan lengan bayi yang di atas berada dalam satu garis lurus.

5.  Rangsanglah bibir bayi dengan puting ibu dan reaksi sang bayi akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan putting serta areola dimasukkan ke dalam mulut bayi.

6.  Periksa kembali apakah perlekatan sudah benar.
Perlekatan adalah keadaan dimana sang bayi menempel pada badan bunda saat menyusui.
Jika perlekatan tidak dilakukan dengan benar, maka dapat menyebabkan sang bayi mengalami masalah dalam menyusui, seperti kesulitan menghisap susu dengan efisien dan masalah pada bunda seperti puting luka atau belah atau berdarah dan masalah-masalah lainnya.  Berikut cara memeriksanya, yakni :

o  Memastikan bahwa dagu menempel pada payudara ibuMulutnya membuka dengan lebar.

o  Sebagian besar areola, terutama bagian yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi.

o  Bibir bayi terlipat keluar.

o  Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).

o  Tidak boleh terdengar bunyi decak, hanya boleh terdengar bunyi menelan.

   Jika perlekatan sudah dilakukan dengan benar maka bunda pun dapat meminimalisir rasa sakit dalam menyusui dan bayi pun tenang maka diharapkan produksi ASI tetap banyak.

7. Sebaiknya bayi disusui secara bergantian dari susu sebelah kiri,lalu ke sebelah kanan sampai bayi merasa kenyang.

8. Cara melepaskan puting susu dari mulut bayi, dengan menekan dagu bayi ke arah bawah atau dengan memasukkan jari ibu antara mulut bayi dan payudara ibu.

9. Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi dibersihkan dengan kapas yang telah direndam dengan air hangat.

10.Sebelum ditidurkan, bayi harus disendawakan dulu supaya udara yang terhisap bisa keluar.

11.Bila kedua payudara masih ada sisa ASI, keluarkan dengan alat pompa susu. 


   
28-11-2008 12:15:15 Sering Jatuh
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10
PERTOLONGAN PERTAMA BAYI JATUH Hati-hati jangan langsung menggendongnya. Pastikan dulu bagaimana kondisinya! Usia bayi adalah masa rawan terjadi kecelakaan. Saat ia belajar berguling umpamanya dan orangtua lengah, ia bisa saja terjatuh dari tempat tidur. Untuk itulah manajemen penanganan kasus bayi terjatuh amat diperlukan. Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya mengkhawatirkan bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya memiliki risiko yang sama untuk mengalami benturan yang dapat membahayakannya. Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB Harapan Kita, Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang sederhana, yaitu: * Menyaksikan langsung anak terjatuh. - Perhatikan bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan. - Ingat proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau terbentur sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai. - Pastikan dari ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa yang menjadi tempat pendaratannya. - Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si kecil. Apakah setelah jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong untuk menenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi. - Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah: + Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/memar di seluruh anggota badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau memar di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada bagian kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis saat dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat. + Coba gerakkan kedua tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan pastikan di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini sebagai bahan untuk dilaporkan ke dokter. + Lakukan hal yang sama pada kaki. + Tengokkan kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu bayi ke dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan pada dokter. + Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan catat dan laporkan ke dokter. - Observasi perlu dilakukan selama 2x24 jam. Jika dalam kurun waktu itu ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera larikan ke rumah sakit terdekat. - Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif (apalagi tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan mengangkatnya. Hubungi UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta pertolongan paramedis. Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini dapat berisiko fatal. * Jika menemukan si kecil sudah di lantai. - Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak, dapat menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak sadar atau sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi segera minta bantuan paramedis terdekat, UGD atau 118. - Perhatikan dalam posisi seperti apa si kecil saat ditemukan. +Jika dalam keadaan tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita mesti melakukan pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan kaki. Caranya gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada keluhan sakit segera bawa ke dokter. + Jika dalam keadaan telentang. Periksa dan perhatikan daerah kepala bagian belakang, leher, punggung, dan panggul, mulai dari tanda lebam atau merah, hingga keluhan sakit saat disentuh dan digerakkan seperti yang telah disebutkan di atas. Pastikan bayi tidak muntah atau mengalami penurunan kesadaran dalam 2x24 jam. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter. + Jika bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri. Perhatikan dan periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan, juga kaki. Lakukan pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter. + Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa dan pastikan bayi masih sadar, biasanya menangis, dan mampu menggerakkan anggota badan. Periksa bagian panggulnya, ada tidak tanda memar, merah, atau sakit saat dipegang atau digerakkan. Jika ya segera larikan ke dokter. * Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan - Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa melakukan pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter: + Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup matanya atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit. + Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti gerakan sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit. + Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan sama besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita bisa bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut, seperti CT Scan. - Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari ketinggian berapa. Sebab semakin tinggi pastinya gaya gravitasi bumi akan lebih kuat menarik si anak. Tentu efek yang ditimbulkan pun semakin besar. EFEK POSISI JATUH Di bawah ini kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi saat terjatuh. Dengan pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih memahami kondisi bayi bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan pertama yang benar: * Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai Di sebelah mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala, kita perlu mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia belum memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang bisa terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang tengkorak kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam tengkorak. Perdarahan di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama tidak ada fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah ubun-ubunnya apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol menjadi tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan. Harap diketahui, bila tidak ditemukan benjolan/memar, tapi bayi menangis (atau justru tidak menangis dan langsung tertidur), tidak sadarkan diri, mengalami kejang/muntah-muntah (yang menyembur bukan gumoh), ada kecurigaan bayi mengalami perdarahan di dalam tengkorak kepalanya. Segera larikan ke rumah sakit terdekat. * Jika dada terlebih dahulu yang membentur permukaan Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi untuk cedera lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak mulus atau ada tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat mengakibatkan fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya dapat mengenai organ paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan apakah si kecil dapat bernapas secara normal atau tidak. Umumnya jika bagian dada terlebih dahulu yang "mendarat", secara alami tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu periksa juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan tangannya mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi) dari tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya saat mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung menyusul membentur lantai. * Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat Kemungkinan besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang panggul. Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang, dikhawatirkan ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit saraf kaki biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias lumpuh. * Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu Kejadiannya pada tiap bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri pasti akan menahan tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko kasus ini adalah dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan meski belum mampu menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan terjatuh ke depan dan sebelum mendarat tangannya akan menjadi bumper. * Jika yang mendarat bokong duluan Berbahaya karena kaitannya langsung dengan tulang belakang dan dapat mengakibatkan patah pada tulang punggung bayi. Risiko lain, bila ada saraf yang terjepit bisa mengakibatkan kelumpuhan. Bayi yang ditemukan terjatuh pada posisi seperti ini jangan digendong. Biarkan paramedis yang melakukan pertolongan. Tapi jika si kecil sadar dan bisa aktif kita bisa langsung menggendongnya. * Jika yang mendarat terlebih dahulu punggung Menjadi bahaya jika saat mendarat posisi leher ikut terlipat/tertekuk karena bisa mengakibatkan keseleo dan fraktur tulang leher. Bila bayi dalam keadaan tidak sadar jangan mencoba mengangkatnya. Langkah yang bisa kita lakukan adalah minta bantuan paramedis di UGD di rumah sakit atau 118
   
14-04-2008 10:15:29 kepala sering kejedot
Jumlah Posts : 141
Jumlah di-Like : 1
Array

kalau setahu ku...kalo kejedotnya cuma benjol sih g apa2,tapi kalau sampe dia nangis terus,rewel..muntah2..atau keluar darah dari telinga,nah itu yg berbahaya..apalagi kalo smp pingsan,cepet2 bw kedokter tuh!

sering jatuh atau kejedot sih...kalo g parah2 bgt yah efeknya paling cuma benjol aja.

Kalo Rara sm Raka sih sering bgt kejedot,jatuh sampe benjol..yg heboh sih papa,oma,opa nya...padahal benjolnya jg ilang kok kalo di kasih trombopop/minyak tawon...ini ada artikel bt masukan.....



Hati-hati jangan langsung menggendong bila si kecil menjerit kesakitan. Pastikan dulu bagaimana kondisinya!

Usia bayi adalah masa rawan terjadi kecelakaan. Saat ia belajar berguling umpamanya dan orangtua lengah, ia bisa saja terjatuh dari tempat tidur. Untuk itulah manajemen penanganan kasus bayi terjatuh amat diperlukan. Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya mengkhawatirkan bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya memiliki risiko yang sama untuk mengalami benturan yang dapat membahayakannya.

Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB Harapan Kita, Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang sederhana, yaitu:

* Menyaksikan langsung anak terjatuh.

- Perhatikan bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan.

- Ingat proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau terbentur sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai.

- Pastikan dari ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa yang menjadi tempat pendaratannya.

- Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si kecil. Apakah setelah jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong untuk menenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi.

- Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:

+ Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/memar di seluruh anggota badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau memar di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada bagian kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis saat dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.

+ Coba gerakkan kedua tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan pastikan di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini sebagai bahan untuk dilaporkan ke dokter.

+ Lakukan hal yang sama pada kaki.

+ Tengokkan kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu bayi ke dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan pada dokter.

+ Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan catat dan laporkan ke dokter.



- Observasi perlu dilakukan selama 2×24 jam. Jika dalam kurun waktu itu ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera larikan ke rumah sakit terdekat.

- Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif (apalagi tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan mengangkatnya. Hubungi UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta pertolongan paramedis. Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini dapat berisiko fatal.



* Jika menemukan si kecil sudah di lantai.

- Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak, dapat menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak sadar atau sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi segera minta bantuan paramedis terdekat, UGD atau 118.

- Perhatikan dalam posisi seperti apa si kecil saat ditemukan.

+ Jika dalam keadaan tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita mesti melakukan pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan kaki. Caranya gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada keluhan sakit segera bawa ke dokter.

+ Jika dalam keadaan telentang. Periksa dan perhatikan daerah kepala bagian belakang, leher, punggung, dan panggul, mulai dari tanda lebam atau merah, hingga keluhan sakit saat disentuh dan digerakkan seperti yang telah disebutkan di atas. Pastikan bayi tidak muntah atau mengalami penurunan kesadaran dalam 2×24 jam. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter.

+ Jika bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri. Perhatikan dan periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan, juga kaki. Lakukan pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter.

+ Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa dan pastikan bayi masih sadar, biasanya menangis, dan mampu menggerakkan anggota badan. Periksa bagian panggulnya, ada tidak tanda memar, merah, atau sakit saat dipegang atau digerakkan. Jika ya segera larikan ke dokter.



* Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan

- Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa melakukan pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter:

+ Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup matanya atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit.

+ Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti gerakan sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.



+ Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan sama besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita bisa bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut, seperti CT Scan.



- Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari ketinggian berapa. Sebab semakin tinggi pastinya gaya gravitasi bumi akan lebih kuat menarik si anak. Tentu efek yang ditimbulkan pun semakin besar.



EFEK POSISI JATUH



Di bawah ini kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi saat terjatuh. Dengan pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih memahami kondisi bayi bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan pertama yang benar:



* Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai



Di sebelah mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala, kita perlu mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia belum memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang bisa terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang tengkorak kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam tengkorak.



Perdarahan di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama tidak ada fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah ubun-ubunnya apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol menjadi tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.



Harap diketahui, bila tidak ditemukan benjolan/memar, tapi bayi menangis (atau justru tidak menangis dan langsung tertidur), tidak sadarkan diri, mengalami kejang/muntah-muntah (yang menyembur bukan gumoh), ada kecurigaan bayi mengalami perdarahan di dalam tengkorak kepalanya. Segera larikan ke rumah sakit terdekat.



* Jika dada terlebih dahulu yang membentur permukaan



Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi untuk cedera lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak mulus atau ada tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat mengakibatkan fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya dapat mengenai organ paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan apakah si kecil dapat bernapas secara normal atau tidak.



Umumnya jika bagian dada terlebih dahulu yang “mendarat”, secara alami tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu periksa juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan tangannya mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi) dari tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya saat mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung menyusul membentur lantai.



* Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat



Kemungkinan besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang panggul. Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang, dikhawatirkan ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit saraf kaki biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias lumpuh.



* Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu



Kejadiannya pada tiap bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri pasti akan menahan tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko kasus ini adalah dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan meski belum mampu menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan terjatuh ke depan dan sebelum mendarat tangannya akan menjadi bumper.



* Jika yang mendarat bokong duluan



Berbahaya karena kaitannya langsung dengan tulang belakang dan dapat mengakibatkan patah pada tulang punggung bayi. Risiko lain, bila ada saraf yang terjepit bisa mengakibatkan kelumpuhan. Bayi yang ditemukan terjatuh pada posisi seperti ini jangan digendong. Biarkan paramedis yang melakukan pertolongan. Tapi jika si kecil sadar dan bisa aktif kita bisa langsung menggendongnya.



* Jika yang mendarat terlebih dahulu punggung



Menjadi bahaya jika saat mendarat posisi leher ikut terlipat/tertekuk karena bisa mengakibatkan keseleo dan fraktur tulang leher. Bila bayi dalam keadaan tidak sadar jangan mencoba mengangkatnya. Langkah yang bisa kita lakukan adalah minta bantuan paramedis di UGD di rumah sakit atau 118



semoga bermanfaat yahhh....

Array
   
03-09-2015 07:30:06 puting lecet...
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Mila Kartika Dewi,

Terjadinya lecet pada puting dapat terjadi karena kurang tepat posisi menyusui dan tidak sempurnanya perlekatan antara mulut bayi dengan puting bunda. Untuk mengatasi puting yang lecet bunda dapat mengoleskan ASI pada puting payudara pada saat sebelum dan sesudah menyusui, ini meredakan sakit dan menyembuhkan luka.

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Bayi Sungsang? Jangan Panik Dulu



Setiap Bunda yang sedang hamil pasti ingin buah hati dalam kandungannya sehat dan mengharapkan lancar saat melahirkan kelak. Tapi bagaimana bila posisi bayi sungsang, apakah proses kelahiran bias berjalan lancar? Menurut dr. Nugroho Kampono SpOG (K) yang praktek di Brawijaya Women & Children Hospital, bayi memiliki kecenderungan 5-7% berada dalam posisi bokong di bawah atau biasa kita kenal dengan istilah sungsang.

Penyebabnya :

  1. Letak plasenta
    Letak plasenta yang menutupi rongga panggul menghalangi kepala bayi masuk ke arah sana.
     
  2. Terlilit tali pusat
    Tubuh bayi yang terlilit tali pusat menyulitkannya berputar sehingga posisi kepala tetap di bawah
     
  3. Jumlah air ketuban
    Air ketuban yang terlalu banyak membuat bayi labil dalam perut, sedangkan air ketuban yang terlalu sedikit juga menyulitkan bayi untuk berputar
     
  4. Panggul Bunda terlalu sempit
    saat kepala bayi hendak masuk ia terhalang rongga panggul yang terlalu sempit sehingga saat ia bergerak lagi posisi bisa berputar dan menyebabkan bokong berada di bawah


Berbahayakah ?

“Tidak berbahaya, asalkan tata laksananya harus benar.” jelas dr. Nugroho. Maksudnya saat proses persalinan normal pada bayi sungsang tim medis harus menguasai teknis khusus. Misalnya saat bokong sudah keluar dokter harus menggunakan tangannya untuk membantu mengeluarkan bagian perut, bahu, dan kepalanya.

Meski begitu, untuk Bunda yang mengandung anak pertama dan posisinya sungsang saat kehamilan memasuki 38-40 Minggu dr. Nugroho tidak menyarankan Bunda melakukan persalinan normal, karena kecenderungan cedera pada bayi lebih besar.
Tapi bila Bunda pernah melakukan persalinan normal yang artinya panggul cukup besar, melahirkan normal untuk bayi sungsang mungkin saja dilakukan, dengan syarat berat bayi tidak lebih dari 3500 gram.

Pertanyaannya sekarang bagaimana untuk mengembalikan bayi ke posisi normal?
“menungging saja sesering mungkin!” sarannya. Karena dengan menungging bokong bayi dalam rongga panggul akan keluar dan kepala akan masuk ke rongga panggul.

   
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Yuni Chimelz,

Konsumsi obat-obatan selama masa menyusui memang sebaiknya diminimalkan, tetapi apabila keadaan memang membutuhkan obat, maka perlu diperhatikan apakah obat tersebut aman untuk bayi. Memang tidak semua obat dapat dikeluarkan kedalam ASI, namun sebaiknya diskusikan dahulu bila harus mengkonsumsi obat. Untuk meredakan keluhan sakit maag, bunda dapat mengkonsumsi obat antasida, ranitidine ataupun sucralfate, obat dikonsumsi pada saat 1/2 jam sebelum makan sahur dan 1/2 jam sebelum makan besar saat berbuka puasa.

   
04-02-2015 14:57:08 ngeden tp gak BAB
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Aku ada info sedikit nih bun :

Gangguan pencernaan pada bayi itu memang tidak perlu terlalu panik ditanggapinya, walaupun begitu tetap juga tidak boleh di acuhkan loh. Kenapa? Karena kalau tidak di atasi dengan benar, bisa juga merembet kemana-mana. Kan kasian bayi kita kalau gara-gara gangguan pencernaan yang kita abaikan malah membuat bayi kita mencret, kalau sudah begitu bisa kemana-mana sakitnya, kasihan juga kulit bayi kamu pasti ada iritasi, lecet dan lain-lain.

Sembelit

Sembelit adalah kondisi dimana bayi kamu dalam pencernaannya tidak bisa mengeluarkan fesesnya. Biasanya terlihat dari berkurangnya intensitas buang air besarnya. Cara mengatasinya bisa dengan memberikan asupan air putih sebanyak 15 ml sampai 20 ml, ulangi selama 3 sampai 4 hari.

Perut Kembung

Penyebab perut kembung pada bayi biasanya karena udara ikut masuk tertelan saat sedang menyusu lewat botol, biasanya lubang pada botol susunya terlalu besar atau bisa juga bocor. Untuk mengatasinya usahakanlah supaya bayi kamu bersendawa setelah minum susu dan olesi perut bayi dengan minyak angina bila memang bayi kamu tidak bersendawa.

Cegukan

Cegukan ini biasanya disebabkan oleh minum air yang terlalu dingin, makan terlalu cepat, dan minum minuman yang terlalu panas sehingga menyebabkan kontraksi tiba-tiba di dekat diagfragma dan rongga dada karena masuknya udara ke paru-patu dan melewati ruang diantara pita suara, akhirnya menimbulkan suara yang khas dari cegukan itu sendiri. Cara mengatasinya, biasanya di diamkan saja dan akan hilang pada saat bayi tidur,

Tapi jika kamu ingin atasi, berikan bayi kamu air hangat lalu baringkan tubuh bayi kamu dengan posisi lutut ditekuk,atau bisa berikan gula pasir.

Kolik Infantil

Kolik Infantil ini adalah gejala gangguan pencernaan pada bayi yang biasanya terlihat dengan menangisnya bayi secara berlebihan dan intens, kadang dibarengi dengan periode diam, hal ini biasanya terjadi pada saat sore atau malam hari. Penyebabnya beda-beda, bisa karena bayi tidak bisa menyerap laktosa susu. Untuk menanganinya, gendong dan dekaplah bayi supaya bayi kamu merasa nyaman, tapi bila gejalanya tidak kunjung sembuh, baiknya kamu konsultasikan dengan dokter.

Semoga infonya bisa membantu ya bun yaa.. ;) 

   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Gangguan pencernaan pada bayi itu memang tidak perlu terlalu panik ditanggapinya, walaupun begitu tetap juga tidak boleh di acuhkan loh. Kenapa? Karena kalau tidak di atasi dengan benar, bisa juga merembet kemana-mana. Kan kasian bayi kita kalau gara-gara gangguan pencernaan yang kita abaikan malah membuat bayi kita mencret, kalau sudah begitu bisa kemana-mana sakitnya, kasihan juga kulit bayi kamu pasti ada iritasi, lecet dan lain-lain.

Sembelit

Sembelit adalah kondisi dimana bayi kamu dalam pencernaannya tidak bisa mengeluarkan fesesnya. Biasanya terlihat dari berkurangnya intensitas buang air besarnya. Cara mengatasinya bisa dengan memberikan asupan air putih sebanyak 15 ml sampai 20 ml, ulangi selama 3 sampai 4 hari.

Perut Kembung

Penyebab perut kembung pada bayi biasanya karena udara ikut masuk tertelan saat sedang menyusu lewat botol, biasanya lubang pada botol susunya terlalu besar atau bisa juga bocor. Untuk mengatasinya usahakanlah supaya bayi kamu bersendawa setelah minum susu dan olesi perut bayi dengan minyak angina bila memang bayi kamu tidak bersendawa.

Cegukan

Cegukan ini biasanya disebabkan oleh minum air yang terlalu dingin, makan terlalu cepat, dan minum minuman yang terlalu panas sehingga menyebabkan kontraksi tiba-tiba di dekat diagfragma dan rongga dada karena masuknya udara ke paru-patu dan melewati ruang diantara pita suara, akhirnya menimbulkan suara yang khas dari cegukan itu sendiri. Cara mengatasinya, biasanya di diamkan saja dan akan hilang pada saat bayi tidur,

Tapi jika kamu ingin atasi, berikan bayi kamu air hangat lalu baringkan tubuh bayi kamu dengan posisi lutut ditekuk,atau bisa berikan gula pasir.

Kolik Infantil

Kolik Infantil ini adalah gejala gangguan pencernaan pada bayi yang biasanya terlihat dengan menangisnya bayi secara berlebihan dan intens, kadang dibarengi dengan periode diam, hal ini biasanya terjadi pada saat sore atau malam hari. Penyebabnya beda-beda, bisa karena bayi tidak bisa menyerap laktosa susu. Untuk menanganinya, gendong dan dekaplah bayi supaya bayi kamu merasa nyaman, tapi bila gejalanya tidak kunjung sembuh, baiknya kamu konsultasikan dengan dokter.

Sumber