SITE STATUS
Jumlah Member :
492.800 member
user online :
1444 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: melihat bawok diluar rumah

New Topic :  
Jumlah Posts : 26
Jumlah di-Like : 2
Salam kenal all bunda,

ikutan nimbrung yah bun, secara aku juga ngalamin apa yg di alamin bunda Lexa,
aku juga seorang ibu yg kerja diluar rumah dan t4 kerja aku pun jauh jarak waktu yg di tempuh -+ 2jam...aku gak punya pembantu yg bantu urus kerjaan di rumah yg jaga peri kecilku pun kakeknya hanya seorang diri tp berhubung peri kecilku gak rewel malah anteng banget jadinya kakeknya pun bisa jagain...:
tiap pagi aku siapin dulu semuanya sebelum berangkat kerja, dr masak bubur untuk sikecil karena skrg dia udh 8bulan sudah MPASI, masak untuk makan dirumah,cuci pakaian sikecil dll...
aku jalan jam 8pagi dan sampe rumah jam 8malem..memang terasa capek banget sih tp mau gimana lagi semuanya masih harus aku jalani, belum bisa memilih untuk resign karena msh banyak yg harus di selesakan...
rasa semangat harus selalu ada aku pun menjalani itu semua semata-mata untuk keluarga terutama masa depan sikeci semua terasa biasa saja aku jalani, kadang memang iri sih melihat ibu2 yg lain yg full time untuk baby nya..malah sempet mau nekad resign waktu sikecil sakit..sedih banget rasanya..tp ya mau gimana lagi, semua it harus aku jalani...SEMANGAT YAH BUNDA

Trim's
   


Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya. Maka, kita sebagai orang tua bertanggung jawab terhadap amanah ini. Tidak sedikit kesalahan dan kelalaian dalam mendidik anak telah menjadi fenomena yang nyata. Sungguh merupakan malapetaka besar ; dan termasuk menghianati amanah Allah.

Adapun rumah, adalah sekolah pertama bagi anak. Kumpulan dari beberapa rumah itu akan membentuk sebuah bangunan masyarakat. Bagi seorang anak, sebelum mendapatkan pendidikan di sekolah dan masyarakat, ia akan mendapatkan pendidikan di rumah dan keluarganya. Ia merupakan prototype kedua orang tuanya dalam berinteraksi sosial. Oleh karena itu, disinilah peran dan tanggung jawab orang tua, dituntut untuk tidak lalai dalam mendidik anak-anak.
Meskipun banyak orang tua yang mengetahui, bahwa mendidik anak merupakan tanggung jawab yang besar, tetapi masih banyak orang tua yang lalai dan menganggap remeh masalah ini. Sehingga mengabaikan masalah pendidikan anak ini, sedikitpun tidak menaruh perhatian terhadap perkembangan anak-anaknya.

Baru kemudian, ketika anak-anak berbuat durhaka, melawan orang tua, atau menyimpang dari aturan agama dan tatanan sosial, banyak orang tua mulai kebakaran jenggot atau justru menyalahkan anaknya. Tragisnya, banyak yang tidak sadar, bahwa sebenarnya orang tuanyalah yang menjadi penyebab utama munculnya sikap durhaka itu.

Berikut ini sepuluh bentuk kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak-anaknya :

1. Menumbuhkan Rasa Takut Dan Minder Pada Anak
Kadang, ketika anak menangis, kita menakut-nakuti mereka agar berhenti menangis. Kita takuti mereka dengan gambaran hantu, jin, suara angin dan lain-lain. Dampaknya, anak akan tumbuh menjadi seorang penakut : Takut pada bayangannya sendiri, takut pada sesuatu yang sebenarnya tidak perlu ditakuti. Misalnya takut ke kamar mandi sendiri, takut tidur sendiri karena seringnya mendengar cerita-cerita tentang hantu, jin dan lain-lain.
Dan yang paling parah tanpa disadari, kita telah menanamkan rasa takut kepada dirinya sendiri. Atau misalnya, kita khawatir ketika mereka jatuh dan ada darah di wajahnya, tangan atau lututnya. Padahal semestinya, kita bersikap tenang dan menampakkan senyuman menghadapi ketakutan anak tersebut. Bukannya justru menakut-nakutinya, menampar wajahnya, atau memarahinya serta membesar-besarkan masalah. Akibatnya, anak-anak semakin keras tangisnya, dan akan terbiasa menjadi takut apabila melihat darah atau merasa sakit.

2. Mendidiknya Menjadi Sombong, Panjang Lidah, Congkak Terhadap Orang Lain. Dan Itu Dianggap Sebagai Sikap Pemberani.
Kesalahan ini merupakan kebalikan point pertama. Yang benar ialah bersikap tengah-tengah, tidak berlebihan dan tidak dikurang-kurangi. Berani tidak harus dengan bersikap sombong atau congkak kepada orang lain. Tetapi, sikap berani yang selaras tempatnya dan rasa takut apabila memang sesuatu itu harus ditakuti. Misalnya : takut berbohong, karena ia tahu, jika Allah tidak suka kepada anak yang suka berbohong, atau rasa takut kepada binatang buas yang membahayakan. Kita didik anak kita untuk berani dan tidak takut dalam mengamalkan kebenaran.

3. Membiasakan Anak-Anak Hidup Berfoya-foya, Bermewah-mewah Dan Sombong.
Dengan kebiasaan ini, sang anak bisa tumbuh menjadi anak yang suka kemewahan, suka bersenang-senang. Hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak peduli terhadap keadaan orang lain. Mendidik anak seperti ini dapat merusak fitrah, membunuh sikap istiqomah dalam bersikap zuhud di dunia, membinasakah muru’ah (harga diri) dan kebenaran.

4. Selalu Memenuhi Permintaan Anak
Sebagian orang tua ada yang selalu memberi setiap yang diinginkan anaknya, tanpa memikirkan baik dan buruknya bagi anak. Padahal, tidak setiap yang diinginkan anaknya itu bermanfaat atau sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Misalnya si anak minta tas baru yang sedang trend, padahal baru sebulan yang lalu orang tua membelikannya tas baru. Hal ini hanya akan menghambur-hamburkan uang. Kalau anak terbiasa terpenuhi segala permintaanya, maka mereka akan tumbuh menjadi anak yang tidak peduli pada nilai uang dan beratnya mencari nafkah. Serta mereka akan menjadi orang yang tidak bisa membelanjakan uangnya dengan baik.

5. Selalu Memenuhi Permintaan Anak, Ketika Menangis, Terutama Anak Yang Masih Kecil.
Sering terjadi, anak kita yang masih kecil minta sesuatu. Jika kita menolaknya karena suatu alasan, ia akan memaksa atau mengeluarkan senjatanya, yaitu menangis. Akhirnya, orang tua akan segera memenuhi permintaannya karena kasihan atau agar anak segera berhenti menangis. Hal ini dapat menyebabkan sang anak menjadi lemah, cengeng dan tidak punya jati diri.

6. Terlalu Keras Dan Kaku Dalam Menghadapi Mereka, Melebihi Batas Kewajaran.
Misalnya dengan memukul mereka hingga memar, memarahinya dengan bentakan dan cacian, ataupun dengan cara-cara keras lainnya. Ini kadang terjadi ketika sang anak sengaja berbuat salah. Padahal ia (mungkin) baru sekali melakukannya.

7. Terlalu Pelit Pada Anak-Anak, Melebihi Batas Kewajaran
Ada juga orang tua yang terlalu pelit kepada anak-anaknya, hingga anak-anaknya merasa kurang terpenuhi kebutuhannya. Pada akhirnya mendorong anak-anak itu untuk mencari uang sendiri dengan bebagai cara. Misalnya : dengan mencuri, meminta-minta pada orang lain, atau dengan cara lain. Yang lebih parah lagi, ada orang tua yang tega menitipkan anaknya ke panti asuhan untuk mengurangi beban dirinya. Bahkan, ada pula yang tega menjual anaknya, karena merasa tidak mampu membiayai hidup. Naa’udzubillah mindzalik

8. Tidak Mengasihi Dan Menyayangi Mereka, Sehingga Membuat Mereka Mencari Kasih Sayang Diluar Rumah Hingga Menemukan Yang Dicarinya.
Fenomena demikian ini banyak terjadi. Telah menyebabkan anak-anak terjerumus ke dalam pergaulan bebas –waiyadzubillah-. Seorang anak perempuan misalnya, karena tidak mendapat perhatian dari keluarganya ia mencari perhatian dari laki-laki di luar lingkungan keluarganya. Dia merasa senang mendapatkan perhatian dari laki-laki itu, karena sering memujinya, merayu dan sebagainya. Hingga ia rela menyerahkan kehormatannya demi cinta semu.

9. Hanya Memperhatikan Kebutuhan Jasmaninya Saja.
Banyak orang tua yang mengira, bahwa mereka telah memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Banyak orang tua merasa telah memberikan pendidikan yang baik, makanan dan minuman yang bergizi, pakaian yang bagus dan sekolah yang berkualitas. Sementara itu, tidak ada upaya untuk mendidik anak-anaknya agar beragama secara benar serta berakhlak mulia. Orang tua lupa, bahwa anak tidak cukup hanya diberi materi saja. Anak-anak juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Bila kasih sayang tidak di dapatkan dirumahnya, maka ia akan mencarinya dari orang lain.

10. Terlalu Berprasangka Baik Kepada Anak-Anaknya
Ada sebagian orang tua yang selalu berprasangka baik kepada anak-anaknya. Menyangka, bila anak-anaknya baik-baik saja dan merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan, tidak pernah mengecek keadaan anak-anaknya, tidak mengenal teman dekat anaknya, atau apa saja aktifitasnya. Sangat percaya kepada anak-anaknya. Ketika tiba-tiba, mendapati anaknya terkena musibah atau gejala menyimpang, misalnya terkena narkoba, barulah orang tua tersentak kaget. Berusaha menutup-nutupinya serta segera memaafkannya. Akhirnya yang tersisa hanyalan penyesalan tak berguna.   Emang y bun mendidik anak itu ga mudah kita harus pinter2 n tau karakter anak jg. Kita jg harus bs jadi contoh buat si kecil,seperti kata bunda rista anak kita adalah cermin kita. Mg2 infonya bermanfaat.
   
28-10-2008 01:17:02 DILEMA IBU BEKERJA
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
HAI IBUEL, KALAU AKU MEWAKILI IBU RT ALIAS TIDAK KERJA.AKU MEMANG DULU SENGAJA RESIGN DARI PEKERJAANKU DEMI ANAK, KARENA AKU GAK PERCAYA SAMA SEKALI YANG NAMANYA PEMBANTU.AKU PERNAH MELIHAT KASUS TETANGGAKU DENGAN PEMBANTUNYA. MEMANG SIH YANG NAMANYA DIRUMAH JENUH PASTI IYA.APALAGI YANG PERNAH DISIBUKKAN DENGAN KERJAAN DILUAR RUMAH. DULU AKU AWALNYA ENJOY BANGET MUNGKIN KARENA SIBUK NGURUS BAYI. BEGITU BAYINYA UDAH MAU MASUK PG,DATANG PENYAKIT JENUH ITU. TAPI ALHAMDULILLAH KALAU KITA NGEJALANINNYA IKLAS YA BUN,ADA AJA KOK KEMUDAHAN REJEKI. TIBA2 SAJA TEMANKU DATANG NGAJAK BISNIS BIRO PERJALANAN,DIMANA AKU BISA NGEJALANIN BISNIS ITU DIRUMAH.SAMPAI SEKARANG ALHAMDULILLAH LANCAR. INI SIH MASUKAN AJA BUAT BUNDA YANG KEBINGUNGAN MENENTUKAN PILIHAN.TAPI MEMANG HARUS DIPERTIMBANGKAN MATANG2.HIHI...
   


12-05-2008 08:48:22 bayi kuning
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
lam kenal nich.... dari uminya Fariz Aslami ...menurut pengalaman ku...ngomong2x  tentang bayi kuning itu ada beberapa faktor yang  bikin bayi kuning (hyperbilirubin)   gol.darah yang tidak sama dg ibu, hepar bayi yang belum matang, penggunaan obat" yang dapat ganggu fungsi hepar atau da masalah pada hepar tsb (sumbatan saluran hepar).  Kuning (ikterus) ada yang normal (fisiologis) dan yang abnormal (patologis). Kalo yang normal biasanya terjadi pada hari ke 2-3 setelah bayi lahir, peningkatan kadar bil < 12 mg% dan akan berkurang dalam 1 mgg. Nilai normal Billirubin 5-10 mg%. Biasanya dokter anak akan memberi terapi sinar (blue light) bila kadar bill > 10 mg%, untk mencegah peningkatan kadar kuning Tsb. Tapi tiap dokter beda-beda loch..... Kuning yang abnormal (patologis) terjadi pada 24 jam pertama dan kadar4 bill > 12,5 mg%, kuning menetap > 2 mgg pertama. Bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan infeksi atau kematian... Untuk perawatan bayi kuning dirumah yang harus dilakukan pada kaum ibu adalah 1. beri minum yang cukup atau asi ekstra (yang biasanya 3 jam sekali dapat diberikan 2 jam sekali tapi dengan jumlah yang cukup lho... 2. Jemur bayi tiap pagi hari tanpa pakaian yach... ga perlu lama. cukup 10-15 mnt bagian depan dan 10- 15 mnt bag belakang. (jangan samapai mata terkena sinr mtahari langsung. tidak perlu diluar rumah, didalam juga gapapa asalkan tembus sinar matahari paginya. 3. Perhatikan juga keadaan kulit bayi adakah kering (dapat diberi lotion) atau warna kuning (dapat dilihat dengan menekan dengan ujung jari pada bagian dada atau melihat mata bayi. Setelah dijemur jangan langsung mandikan bayi (Biarkan suhu bayi stabil dulu). 4. Ingat loch usahakan jemur bayi dipangkuan bundanya, dan ajak sang buah hati berkomunikasi. Kayanya cukup dulu dech... Tar kebanyakan bacanya...
   
Jumlah Posts : 169
Jumlah di-Like : belum ada like
suami klo ngerokok diluar rumah...
   


Jumlah Posts : 41
Jumlah di-Like : belum ada like
iya diluar rumah bun... debaynya ini udh sering gerak2 dipanggul bund... rasanya mau jatuhh aja. tp ntah kok blm mau keluar..
   
10-12-2015 01:48:35 Hamil dan Memelihara Anjing
Jumlah Posts : 24
Jumlah di-Like : belum ada like
hai kay salam kenal..bener kata bunda sisilia,jgn terlalu dekat..tp saya juga lg bermasalah sama anjing bun,suami saya jdi ngelarang deket2..sedih.. bkin saya stress krn udh kaya anak sndiri yg dirawat dri bayi..hehehe..lebay..tapi demi kelancaran kehamilan,nurut aja deh..tp sbnrnya kl keadaan doggy nya bersih,dlm artian ga main ditanah atau dilepas diluar rumah sih kayanya aman2 aja bun..jadi colong2an kl suami kerja main sama doggy nya..btw sama dong saya juga masuk 5minggu..yg penting jgn stress bun,jgn banyak pikiran..
   
03-09-2015 16:14:05 sharing dong bund
Jumlah Posts : 27
Jumlah di-Like : belum ada like
bund,apa bekerja atau melakukan aktivitas diluar rumah lbh baik untuk ibu and janin,dr pada istirahat trs dirumah?di trimester pertama bawaan nya lemes...pusing...mual...and gk doyan makan.... ygvudh pengalaman kasih masukan dong
   
Jumlah Posts : 76
Jumlah di-Like : belum ada like
bund.. aku mau share ni pengalaman ku melahirkan kmren..
hpl ku 24 april..
tgl 11 .april lahir nya anak pertama dgn bb 2.8
dri hamil 6 bulan aku suka jalan kaki pagi2 biar gak tidur pagi...
di usia kandungan 8 bulan aku lebih intens lagi jalan kaki nya... dan lebih lumayan jauh lagi jarak jalanya pagi dan sore
di usia 36 wk
mulai deh selain jalan kaki diluar rumah
saat gk ada kerjaan suka jalan cepat kayak lari lari ringan gtu bund didlm rumah.. sebanyak aku bisa
suka berdiri jongkok.. dan senam hamil
nyuci baju jongkok gk pke mesin cuci.. ngepel pake tangan... suka hb dengan suami
alhasil usia kandungan 37 wk aku keluar flek coklat.. sampai seminggu
usia 38 wk pas.. aku langsung sakit dibagian perut depan bawah yg sangan intens dan menusuk sekali satu menit 3 kali... dan hampir tidak ada jedah waktu untuk berenti sakit..
sebelum nya aku merasakan sakit yg sama tpi masih ada rentang waktu nya..
jam 4 subuh pergi ke rs. krna suami kasian liat aku yg kesakitan
sampai di rs aku bukaan satu
subuh langsung bukaan dua.. langsung ke 4
dr bukaan satu ke 4 sakit nya luar biasa
dri bukaan 4 .6. 7 lngsung lahiran bund..
dri bukaan 4 hingga lahiran gak sakit sama sekali bund.. cuma kayak mau bab rasanya.seperti udah dujung dubur...
sakit didepan perut gk da lagi
pengennya ngeden mulu

itu pun bawaan dedek bayinya... kata bidan gak boleh ngeden tkut pendarahan.. tpi gk bisa ditahan.. ngeden sendiri kok bund.. makanya cepet bukaannya..
pas lahiran juga gtu.. cuma siapin tenaga untuk ngeden ajah... udahnya selesai.. legah rasanya
pas dijahit rasanya juga kayak disuntik ajah

   
Jumlah Posts : 76
Jumlah di-Like : belum ada like
mudah2an cepet lah bund.. kita lahiran... hehehe semngat yah bun..
aku sih udah sering jalan2 kaki...
santau kalau diluar rumah.. kayak kepasar gtu bun.. sengaja jalan gak naik motor breng suami
kalo jalan didlm rumah baru kayaj cepet2 gtu bund..
sengaja nyuci gak pake mesin
. biar jongkok.. ngepel jongkok...
mudah2an usaha ku berhasil lah bun.. aminn.
   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
dok. saya mau tanya. skrg saya hamil dgn uk 30 week. akhir2 ini suami memelihara anak kucing di dlm kmr. saya minta pelihara diluar rumah, dianya tdk mau. anak kucing itu diletakkan dlm dus. apakah aman bagi saya yg sdng hamil?
   
29-04-2014 07:20:42 makanan tambahan
Jumlah Posts : 86
Jumlah di-Like : belum ada like
MPASI ? Susu lain selain ASI
Informasi - 15 comments - Mia Sutanto
Selamat, bayi anda sekarang sudah berusia 6
bulan, sudah lulus ASI eksklusif (ASIX) dan
sudah waktunya untuk diperkenalkan dengan
Makanan Pendamping ASI (MPASI). Artikel ini
tidak akan membahas mengenai berbagai jenis
MPASI hasil olahan makanan padat, tetapi lebih
terfokus pada pertanyaan ?APAKAH BAYI SAYA
PERLU DIBERIKAN TAMBAHAN SUSU LAIN
SELAIN ASI??.
Beberapa mitos yang berkembang:
1. Bayi harus diajarkan untuk minum dari botol
supaya mereka bisa diberikan ASI Perah
(ASIP) ketika ibunya sedangdiluar rumah.
TIDAK BENAR. Beberapa bayi ASIX tidak
akan pernah mau minum dari botol ketika
mereka mencapai usia 2 atau 3 bulan.
Kebanyakan dari bayi-bayi ASIX yang belum
pernah disusui dengan botol dan dot,
bahkan mereka yang pada minggu-minggu
pertama kehidupan sempat disusui dengan
botol kemudian berhenti, akan menolak
botol tersebut ketika mereka berusia 4 atau
5 bulan. Ini bukanlah suatu tragedi , jadi
tidak ada alasan untuk memberikan botol
kepada bayi di awal kehidupannya dengan
dalil supaya bayi belajar untuk minum dari
botol. Apabila bayi anda menolak, jangan
dipaksakan; ibu dan bayi akan sama-sama
menjadi frustasi. Apabila bayi berusia
sekurangnya 6 bulan ketika anda mulai
masuk kerja lagi di kantor, maka bayi benar-
benar tidak perlu untuk minum dari botol.
Bahkan jika bayi anda baru berusia 4 bulan
(atau bahkan mungkin dibawah 4 bulan), dia
tidak perlu belajar untuk minum dari botol.
Dia bisa diberikan cairan dengan
menggunakan sendok, pipet ataupun spuit
(suntikan biasa, ataupun yang khusus untuk
minum obat dan vitamin). Selain daripada
itu, bayi bisa mulai belajar untuk minum
dari cangkir pada saat berusia 5 atau 6
bulan (bahkan dibawah usia 5 bulan sudah
bisa diberikan cairan melalui cangkir).
Cangkirnya boleh jenis yang terbuka, tidak
perlu tipe gelas khusus yang pakai spout
(dot khusus untuk belajar minum). Mulailah
dengan memberikan air putih (pada usia 6
bulan) karena pada permulaan belajar bayi
akan lebih banyak menumpahkan
minumannya. Namun, apabila bayi belum
bisa untuk minum dari cangkir pada saat
anda sudah akan mulai masuk kerja lagi,
jangan khawatir, bayi anda tetap bisa minum
cairan dengan menggunakan sendok, pipet
atau pun spuit tadi.
2. Tetapi tidak ada salahnya kan untuk
mengajarkan bayi supaya mau minum dari
botol.
TIDAK SEPENUHNYA BENAR . Ada beberapa
bayi yang tidak mengalami masalah sama
sekali dengan metode Some babies do fine
with both. Sesekali memberikan cairan
melalui botol, apabila kegiatan menyusui
berjalan dengan lancar, tidak akan terlalu
berpengaruh. Namun, apabila bayi secara
rutin diberikan asupan melalui botol
(beberapa kali dalam sehari), dan pasokan
ASI anda juga mengalami penurunan karena
bayi semakin jarang menyusu secara
langsung pada anda, maka kemungkinan
besar bayi akan mulai menolak untuk
menyusu sama sekali, bahkan untuk bayi
yang berusia diatas 6 bulan sekalipun.
3. Bayi perlu minum susu ketika ibu sedang
berada diluar rumah.
TIDAK BENAR. Menyusu sekurangnya 3-4
kali dalam 24 jam ditambah dengan berbagai
macam hidangan MPASI dengan gizi
seimbang, akan memberikan seluruh nutrisi
yang dibutuhkan oleh bayi anda sehingga
bayi tidak memerlukan jenis susu lainnya
ketika anda sedang berpergian. Ditambah
lagi, hidangan MPASI-nya bisa juga
dicampurkan dengan ASIP, tetapi ini bukan
suatu keharusan.
4. Seandainya saya ingin memberikan susu
selain ASI kepada bayi saya,maka lebih baik
susu buatan (susu formula) sampai dengan
bayi berusia 9 bulan.
TIDAK BENAR. Apabila bila bayi masih
menyusu beberapa kali dalam sehari dan
juga mendapatkan asupan MPASI dengan
menu gizi seimbang, maka susu formula
sama sekali tidak diperlukan dan tidak
dianjurkan. Bahkan, bayi-bayi yang belum
pernah mencicipi susu formula ketika
mereka berusia dibawah 5-6 bulan,
kebanyak akan menolak untuk minum
tersebut karena rasanya yang tidak enak.
(Kenapa ASI rasanya jauh lebih manis
dibandingkan dengan susu formula padahal
kandungan gulanya sama).
5. Bayi perlu minum susu (formula) untuk
mendapatkan asupan kalsium.
TIDAK BENAR. Apabila anda khawatir
mengenai asupan kalsium bayi anda, maka
kalsium dapat diperoleh dari keju ataupun
yoghurt. Tidak perlu untuk minum kalsium.
Lagipula, apabila bayi masih menyusu,
ASIanda juga mengandung kalsium.
6. Susu formula lanjutan (susu buatan untuk
anak diatas usia 6 bulan) secara khusus
diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan anak
diantara usia 6-12 bulan.
TIDAK BENAR. Susu formula lanjutan sama
sekali tidak perlu, dan secara khusus
diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan
marjin keuntungan perusahaan produsen
susu formula. Jenis susu ini juga
merupakan bagian dari strategi pemasaran
perusahaan produsen susu formula untuk
mensiasati batasan-batasan yang berlaku
sehubungan dengan promosi dan pemasaran
susu buatan secara langsung ke
masyarakat.
7. Bayi ASIX pada usia 4 bulan perlu
mendapatkan tambahan asupan zat besi
selain dari ASI.
TIDAK BENAR. Untuk bayi yang lahir cukup
bulan dan sedang dalam masa ASIX, seluruh
kebutuhan zat besi dipasok oleh ASI.
Namun, pada usia kurang lebih 6 bulan,
merupakan hal yang baik untuk mulai
memberikan tambahan asupan zat besi
kepada bayi, selain dari ASI. Cara terbaik
untuk melakukan hal tersebut adalah melalui
makanannya (MPASI), dan sumber zat besi
yang terbaik adalah daging (merah), bukan
susu formula dan bukan juga sereal bayi.
8. Cara paling baik untuk meyakinkan bahwa
anak mendapatkan zat besi adalah dengan
memberikan sereal bayi.
TIDAK BENAR. Sereal bayi memang
mengandung zat besi dalam jumlah yang
tinggi, tetapi sebagian besar dari zat besi
tersebut tidak dapat diserap oleh sistem
pencernaan tubuh, sehingga jumlah zat besi
yang tinggi tersebut seringkali
menyebabkan sembelit pada bayi.
Selanjutnya, banyak bayi ASIX yang tidak
suka dengan rasa sereal. Tidak salah kok
kalau kita mau mencoba memberikan sereal
bayi, tetapi jangan dipaksakan karena bisa
menimbulkan masalah seputar kebiasaan
makan di kemudian hari. Cara paling tepat
untuk memastikan apakah bayi kita cukup
mendapatkan asupan zat besi adalah dengan
terus memberikan ASI dan memperkenalkan
MPASI dengan suasana yang relaks,
menyenangkan dan pada waktu yang tepat.
Cara paling mudah untuk memberikan
tambahan zat besi kepada bayi berusia 6-12
bulan adalah melalui asupan daging (merah),
karena zat besi yang terkandung didalam
daging sangat mudah dicerna dan diserap
oleh usus bayi.
   
Jumlah Posts : 26
Jumlah di-Like : 2
Salam kenal bunda titik,

Dulu zalfa juga alergi susu sapi, saya kerja diluar rumah jadi kalo pas stock ASIP kurang zalfa aku kasih yg SOYA, ada beberapa merk kok bun tinggal cari aja..klo aku pake S*M SOYA, tp skrg udh enggak alergi lagi jadi bisa mimi susu sapi...
Klo bunda dirumah terus jangan takut kurang bun ASI nya, teruskan kasih ASInya semakin sering dede nya mimi semakin banyak produksi ASI, karena sedotan mulut baby bisa merangsang dan ASI itu semakin banyak keluar semakin banyak pula produksinya, berpikir positif juga ngaruh bun, jangan pernah berpikir asi bunda kurang, harus PD bahwa ASI bunda cukup karena akan berpengaruh ke produksi ASI,akan tambah melimpah..Amin...

Mela (Ibunya zalfa)
   
11-09-2011 15:28:24 Baby tdk nyenyak tidur?
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : 1
Salam kenal juga Bunda

Kalau di tempat sayaitu disebutnya bau tangan...:):)...jadi dedenya cuma bisa tidur kalau sedang digendong..dan kalau diletakkan dikasur atau di boxnya langsung nangis lagi..kalaupun bisa tidur tetap saja tidak nyenyak dan cuma beberapa saat langsung seger lagi matanya......
Bunda bekerja diluar rumah tidak ? kalau tidak  sepertinya masih bisa sering menggendong dedenya.....
soal wajar sepertinya wajar deh Bunda..katanya sih karena sewaktu di gendong dedenya bisa mendengar detak jantung bundanya jadi dia merasa aman dan nyaman seperti waktu di dalam kandungan......
mungkin bisa dibuatkan ayunan bunda...tapi ayunannya yang bener2 aman buat dedenya.

maaf kalau kurang bisa memberikan solusi  :):)


   
24-05-2011 12:38:02 asupan gizi yang baik
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
 memang kalau takut anak jajan sembarangan diluar rumah,sebaiknya kita bawakan makanan dan minuman dari rumah..selain lebih hemat juga lebih sehat..