SITE STATUS
Jumlah Member :
493.745 member
user online :
984 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: kapan bayi boleh dicemplak

New Topic :  
Jumlah Posts : 18
Jumlah di-Like : belum ada like

bayi boleh dikasi makanan padat setelah 6 bulan bun, klo masih asi ekslusif..

tp klo sebelum 6 bulan bayinya udh minum sufor boleh dikasi makanan pendamping lain..

aku baca disini bun: kapan bayi boleh diberikan makanan pendamping

   


Jumlah Posts : 32
Jumlah di-Like : 2

hallo bunda semua..

mau tanya :
bayi saya usia 6 bulan.
kapan bayi boleh pakai hair lotion?
karena kulit bayi masih tipis, saya agak takut.
terima kasih

FB : tiptoecorner@yahoo.com

www.tiptoecorner.com

   
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
kapan ya bun bayi boleh dkasih makan? kalo kata ortu aku (mama) itu usia 4bulan,, pas aku cri di om gugel min usia 6bulan. udh gtu mama aku ngotot mau ngasih makan usia 4bulan,, katanya biar nutrisinya cepet banyak yg masuk. sebenernya bole ga si dksh makan usia 4bulan.. yah minimal makan pisang ambon ato pepaya blender gitu?? mohon pencerahannya bunda2
   


01-01-2014 21:43:50 baby minum air putih
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Biar gak merembet jadi sariawan,bund Icak.Karna putih2 yg nempel di lidah adalah endapan dari asi.Kalo si baby udah sariawan,maka kegiatan menyusui pun jadi terganggu :)

Berikut penjelasan Kenapa Air Putih Tidak Diperlukan Bayi Under 6m

Apakah bayi memerlukan air putih?Bayi di bawah usia 6 bulan yang disusui TIDAK memerlukan air putih. Kenapa? Karena kebutuhan cairannya sudah tercukupi dari ASI. Kandungan air dalam ASI sendiri sebanyak 88%. Beberapa hari pertama sebelum produksi ASI Ibu lancar, kolostrum yang sedikit tersebut ternyata telah mampu memenuhi kebutuhan bayi dan menjaga dia dari dehidrasi (dengan asumsi bayi menyusu dengan efektif-pelekatan benar). Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), pemberian suplemen seperti air, glukosa, susu formula ataupun cairan lain seharusnya tidak diberikan pada bayi baru lahir yang disusui kecuali ada indikasi medis dari dokter.

Beberapa riset menunjukkan dalam cuaca panas dan kering sekalipun , bayi usia 6 bulan ke bawah yang disusui tidak memerlukan air atau jus, dengan asumsi bayi boleh menyusu kapan pun dia mau. Dalam kondisi seperti ini, sang Ibu mungkin memerlukan asupan cairan lebih, tapi bayinya tidak. Jika Ibu merasa bayinya haus, segera susui si kecil. Langkah ini akan mencukupi kebutuhan cairannya. Semakin sering Ibu menyusui, semakin banyak ASI yang diproduksi yang berarti semakin banyak air bagi bayinya. Pemberian cairan di luar ASI justru dapat memicu kontaminasi atau alergen. Sedangkan pada bayi yang mendapat susu formula (sufor), air putih tidak perlu rutin diberikan. Beberapa sumber menyebutkan boleh memberikan air pada bayi yang mendapat sufor ketika cuaca luar ruangan sangat panas atau ketika bayi sakit yang disertai demam (perlu konsultasi terlebih dahulu pada dokter). 

Pada bayi baru lahir (khususnya usia 4-5 minggu) pemberian air putih juga dapat menimbulkan risiko. Penambahan air putih dikaitkan dengan kenaikan tingkat bilirubin pada bayi baru lahir yang mengalami sakit kuning. Selain itu, terlalu banyak air putih dapat menimbulkan kondisi serius yang disebut keracunan air putih (oral water intoxication). Pemberian air putih akan membuat bayi kenyang sedangkan tambahan kalori tidak ada sama sekali. Oleh karena suplemen air putih dapat menurunkan berat badannya (atau berat badan tidak bagus). Bayi yang mendapatkan tambahan air putih juga akan malas/jarang menyusu, akibatnya produksi ASI ibu akan terganggu.  

Sumber: http://aufalactababy.com/2011/08/01/pemberian-air-putih-pada-bayi-perlukah/ 
   
22-11-2013 19:15:45 Kelahiran Pada Bulan Mei 2014
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda..kapan agaknya boleh dirasain gerakkn bayi..
   


23-06-2011 21:01:26 akhirnya lahir juga....^^
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Michee: Ga bs nginap, soalnya bkn VIP yg plg wah sih. Di sana blh datang kapan aja, bayi boleh sekamar, dll. Muahal harganya, ga sanggup deh aq, hahaha :D sabar, sabar bun :D nti ditunggu sharingnya yaa ;)
   
22-05-2009 11:03:59 makanan bayi usia 6 bln
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
waduh...berarti saya saah donk, bayi saya sekarang dah 6 bulan. Saya pake produk sun dengan 4 rasa untuk memperkenakan makanan pertamanya. Supaya kalo dia bosen bisa ganti-ganti rasa maupun produk lain. Oleh teman2 saya disarankan untuk buat sendiri aja makanannya, yaitu nasi tim bisa dikombinasi dengan sayuran dan ikan, trus dibender sampe lembut. Sebenarnya agak ribet sih, tapi ya saya turutin juga tu. Memang ada perubahan, makanannya lebih kental, apalagi kalo pake beras merah, buburnya jadi agak keras. Gimana donk, apa saya harus kembai ke bubur susu instan, trus kapan saya boleh kasih nasi tim (yang sudah dibender)? saya pernah baca ada produk prolacta for baby untuk bayi usia 0-3 tahun dengan dosis 1 hari satu dikonsumsi berturut-turut seama 4 bulan, apabila saya membeli tanpa resep dokter dan menggunakan pada bayi saya apakah aman?
   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
halooo bunda.....
Mau tanya niyyy. Sebenarnya usia kapan yaaa bayi boleh diikenalkan bahasa selain bahasa ibu. Dalam kasus ini misal dikenalkan bahasa inggris selain bahsa indonesia. Usia 0-3 tahun itu kan golden age, nah diantara rentang usia itu kapan waktu yang tepat dikenalkan bahasa Inggris??? Karena jika blm saatnya sudah dikenalkan bahasa selain bahasa ibu bisa membuat bayi bingung [ini kata sebagian pendapat]. Sedangkan selama ini saya beli buku2 kain ato buku2 cerita anak banyak yang dual language bahkan justru full bahasa Inggris. Ada yang mo sharing????
   
04-03-2009 13:17:00 gimana caranya dongengin bayi
Jumlah Posts : 55
Jumlah di-Like : belum ada like
Hai Bunda Anyza...
Salam Kenal...
Semoga artikel ini bisa membantu...

DONGENG AKTIFKAN SIMPUL SARAF

Bayi-bayi yang rajin didongengi terbukti memiliki simpul saraf (myelin) yang lebih aktif. Sudahkah Anda melakukannya?

Sejak si kecil masih dalam kandungan, Rika sudah biasa mendongeng untuk anaknya. Banyak hal yang diceritakan, mulai dari aktivitas yang sedang dilakukannya sampai cerita-cerita sarat pesan moral yang dibaca dari beragam buku. Hingga anaknya lahir, Rika masih terus melakukan kebiasaan tersebut. Sambil memandikan, menyuapi dan bersiap tidur pun, ibu satu anak ini menyelipkan satu-dua cerita. Hasilnya? "Saya lihat perkembangan anak saya lebih cepat dibanding bayi-bayi seusianya. Saya rasa memang banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mendongeng pada anak sejak bayi," ujarnya.

Ada lagi contoh nyata: seorang mempelai perempuan memilih satu lagu khusus untuk mengiringi pernikahannya. Ketika ditanya alasannya, dengan lugas ia menjawab, "Lagu ini rasanya akrab sekali di telinga saya. Katanya sewaktu bayi saya sering didongengi cerita yang tertulis sebagai syair lagu ini." Wah, masa sih efek dongeng pada bayi bisa sedahsyat itu?

AKTIFKAN SIMPUL SARAF

"Dari banyak penelitian sudah dibuktikan bahwa mendongeng pada anak memang banyak sekali manfaatnya. Jangankan sejak bayi, bahkan ketika si anak masih dalam kandungan pun mendongeng sudah bisa dilakukan," ujar Andi Yudha Asfandiyar, seorang pemerhati anak yang sudah berulang kali mengikuti seminar tentang dongeng di berbagai negara. Jadi kalau ada pertanyaan mulai kapan bayi bisa didongengi, jawabannya adalah sejak indra pendengaran bayi mulai berfungsi di dalam kandungan.

Ibarat sebuah gelombang radio, dengan bercerita pada anak berarti orang tua mengirim sinyal pada buah hatinya. "Kalau dilakukan dengan ketulusan hati, 'transmisinya' jadi semakin kuat. Anak bisa merasakan meski belum memahami sepenuhnya," tambahnya.

Di beberapa kesempatan, Andi Yudha selalu menekankan bahwa dongeng bisa mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ketahanan mental anak. Ia lantas menguraikan manfaat yang bisa diperoleh dari aktivitas mendongeng pada bayi:

* mengaktifkan simpul saraf

Banyak penelitian membuktikan, cerita-cerita yang didengar anak sejak bayi dapat mengaktifkan simpul-simpul saraf di otaknya (myelin). Cara kerjanya sederhana saja kok. Seperti halnya senam otak, banyaknya informasi yang didapat anak dapat membuat otak si kecil menjadi lebih aktif. Ini pun berimbas pada perkembangan IQ-nya.

* merangsang indra

Dongeng yang disampaikan dapat merangsang indra bayi, terutama indra pendengaran dan penglihatan. Banyak pakar yang sependapat bahwa 5 tahun pertama dalam kehidupan anak merupakan masa emas atau masa sedang giat-giatnya anak menyerap berbagai hal yang didengar dan dilihat. Jadi, meski belum bisa memberikan respons yang berarti, semua cerita yang disampaikan orang tua akan ditangkap oleh indra pendengaran dan penglihatannya untuk kemudian direkam dalam memorinya. Kedua indra tersebut juga jadi terlatih menangkap sedemikian banyak informasi.

* perkembangan lebih cepat

Banyaknya informasi yang didapat oleh bayi bisa mengoptimalkan pertumbuhannya. "Jangan heran kalau bayi yang lebih sering mendengar cerita nantinya jadi lebih cepat tengkurap, merangkak dan sebagainya. Itu semua akibat perkembangan otaknya lebih optimal karena banyaknya rangsang yang diterima," lanjut Andi Yudha.

Perkembangan kemampuan ini tidak berhenti sampai di usia bayi saja. Setelah anak tumbuh lebih besar pun banyak manfaat yang masih terasa apabila dongeng sering diperdengarkan pada bayi. "Paling tidak, karena perkembangan otaknya optimal, stimulus apa pun yang diajarkan padanya akan ditangkap lebih cepat."

* lebih peka

Selain perkembangan kemampuan fisik dan intelektual, bayi-bayi yang sering mendengarkan orang tuanya bercerita diyakini akan tumbuh menjadi anak yang lebih peka. Seiring dengan pertambahan usianya, kepekaan ini akan mendukung sederet sikap positif lainnya, seperti rasa ingin tahu, percaya diri, sikap kritis, kemauan eksploratif, dan sebagainya. Dengan kata lain kecerdasan emosional, spiritual, dan ketahanan mentalnya kian terasah. Memang, tidak semua manfaat positif langsung terasa pada anak sejak bayi karena ada sifat-sifat yang mungkin baru terlihat setelah si anak tumbuh besar.

TAK HANYA MEMBACAKAN BUKU

Banyak yang beranggapan mendongeng untukbayi hanya bisa dilakukan dengan cara membacakan buku cerita. "Padahal tidak hanya sebatas dengan membacakan buku," tandas pendongeng yang baru berkeliling ke beberapa kota besar di Indonesia untuk mendongeng di Taman Kanak-Kanak.

Jadi, bagaimana lagi dong cara mendongeng untukbayi?

1.Sambil beraktivitas

Momen-momen saat bayi makan, mandi, dipangku, ditimang, dan sebagainya bisa dimanfaatkan untuk mendongeng. "Jadi, tidak harus membacakan cerita sebelum tidur. Kalau harus selalu seperti itu sih, bisa-bisa orang tuanya yang tidur duluan," kelakar Andi. Kendati begitu, boleh-boleh saja membacakan buku cerita tertentu untukbayi, tapi tidak mutlak harus menggunakan cara tersebut.

2.Gunakan alat bantu

Gunakan alat bantu supaya dongeng menjadi menarik, selain memberi manfaat lebih untuk merangsang indra bayi. Misalnya dot susu yang sudah tidak terpakai diandaikan sebagai topi atau sepatunya sebagai rumah-rumahan. Demikian halnya dengan kapas, popok, botol sampo, dan sebagainya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendukung cerita. Kelebatan benda-benda dengan warna yang berbeda-beda itu akan menarik perhatiannya sekaligus merangsang penglihatannya. Selain itu, biarkan si kecil memegang dan merasakan tekstur alat bantu dongeng tersebut yang amat bermanfaat untuk merangsang indra perabanya.

3.Mainkan intonasi suara

Intonasi suara yang berbeda-beda amat bermanfaat bagi indra pendengarannya. Selain itu intonasi yang berbeda-beda ini akan membuat cerita menjadi lebih menarik. "Coba bandingkan antara cerita yang dibacakan orang tua dengan suara datar sambil terkantuk-kantuk dengan cara bertutur yang amat hidup dan variatif. Ada suara tinggi untuk tokoh A, suara rendah untuk tokoh B, suara cempreng untuk tokoh C, dan sebagainya," saran Andi Yudha.

4.Tambahkan gerakan

Gerakan pantomim sederhana juga bisa disisipkan saat mendongeng. Misalnya ketika bercerita tentang kuda melompat, orang tua dapat menyontohkannya dengan gerakan melompat disertai ekspresi muka yang mendukung. "Tak perlu belajar pantomim secara khusus. Cukup gerakan sederhana saja asal mendukung cerita," lanjut Andi. Biarkan anak belajar berimajinasi sesuai dengan usianya. Bila si kecil sudah bisa membuat beberapa gerakan, tak ada salahnya memanfaatkan hal tersebut.

5.Libatkan perasaan

Seperti sudah disebutkan di atas, ketulusan orang tua bisa menjadi "transmisi" yang kuat untuk mengirim sinyal pada bayi. Ikatan batin bisa dibangun dari aktivitas tersebut. Begitu juga rasa sayang dan perhatian orang tua dapat terungkap di situ. "Banyak orang tua yang sekadar mengikuti teori untuk membacakan cerita pada bayinya meski sedang jengkel atau lelah. Jangan salah, bayi bisa merasakan itu semua lo," kata Andi.

6. Semua hal bisa diceritakan

Ingat, tidak cuma cerita yang sarat dengan pesan moral yang bisa didongengkan pada si kecil. Kejadian sehari-hari yang paling sederhana pun bisa diceritakan. Misalnya saat mengganti popok, menyuapinya, mengajaknya jalan-jalan di taman kompleks dan sebagainya. "Untuk usia ini, cerita dengan pesan moral boleh saja sesekali diperdengarkan, tapi tidak tiap kali bercerita harus ada tokoh antagonis dan protagonisnya," tukas Andi. Cerita yang mau didongengkan bisa disiapkan sebelumnya dengan menyontoh buku. Bisa juga spontan karena ada kejadian menarik saat itu. Intinya, banyak hal bisa dijadikan cerita untuk si kecil.

7. Batasi waktunya

Rentang perhatian dan konsentrasi bayi masih sangat terbatas. Itulah sebabnya, tidak disarankan untuk membacakan si kecil buku cerita yang tebal sampai selesai. "Cukuplah selama 2-5 menit sebagai permulaan," sarannya. Meski waktunya singkat, tapi kalau frekuensinya sering, lebih terasa manfaatnya.

8.Kesabaran

Satu hal yang juga harus menyertai kegiatan mendongeng adalah kesabaran ekstra. Bagaimana tidak? Karena respons yang ditunjukkan bayi sering tidak terlihat. Berbeda dari anak yang usianya lebih besar, yang responsnya sudah lebih jelas, semisal senang, sebal, tertarik dan sebagainya.

Jadi, orang tualah yang harus jeli mengamati situasi, apakah bayinya sedang "enak" didongengi atau sebaliknya. "Cari kesempatan yang enak bagi orang tua maupun bayinya," saran Andi pula.

JANGAN SALAH PILIH

Meski memberi sederet manfaat, ada beberapa hal yang mesti dicermati kala bercerita pada bayi. Yang pasti, orang tua harus pandai memilah-milah bahan cerita. Jauhkan cerita yang dapat berdampak negatif, seperti cerita tentang menjelek-jelekkan kelemahan orang lain. "Yang seperti ini ya tidak benar. Kalau yang diceritakan tidak pas, bisa-bisa malah mengganggu perkembangannya," tukas pria yang pernah mengikuti pelatihan mengenai masalah anak-anak atas undangan ACCU-UNESCO, di Tokyo, Jepang ini.

Lalu, cerita apa lagi yang sebaiknya tidak didengar anak? "Antara lain, keluh kesah orang tua, baik mengenai keharmonisan rumah tangga maupun masalah finansial. Contohnya, ibu yang curhat pada bayinya mengenai sang mertua. Yang seperti ini jelas kurang bijaksana disamping tentu saja sama sekali tidak bermanfaat bagi anak," tandasnya.

Selain itu orang tua harus menyadari bahwa di usia ini bayi begitu cepat menyerap semua informasi. Kalau sampai ada informasi yang keliru, bisa jadi efeknya tidak langsung terlihat saat itu juga, melainkan setelah si bayi tumbuh lebih besar. Runyam kan?

Marfuah Panji Astuti. Foto: Iman/nakita

   
Jumlah Posts : 94
Jumlah di-Like : belum ada like
Kiat Bijak GUNAKAN POSPAK



Zaman sekarang segalanya serbapraktis. Lantaran itulah diaper atau pospak (popok sekali pakai) begitu diminati. Selain dapat mengurangi jumlah cucian, pospak dapat juga meredam kelelahan para ibu karena tak perlu sering menggonta-ganti celana bayi yang basah. Pemakaiannya juga berguna agar pipis dan feses bayi tidak "ke mana-mana" dan mengotori. Apalagi di saat bepergian. Namun saking praktisnya, pospak kerap membuat para ibu terbuai dan lalai melakukan toilet learning pada bayinya.



Apalagi "teknologi" pospak saat ini memiliki daya serap air yang tinggi karena sudah dilapisi dengan lembaran tahan air dan lapisan semacam gel yang juga berfungsi sebagai bahan pe-nyerap. Gara-gara itu, pemakaian pospak pun terus berlanjut sampai di usia yang lebih besar lagi.



RUAM POPOK



Meski bayi pipis, bahan pospak yang baik mampu menahan cairan sehingga kulit bayi tetap kering selama berjam-jam. Akibatnya, kadang pospak tidak diganti sampai seharian. Boleh jadi permukaan bagian dalam pospak terasa kering, tetapi asal tahu saja pospak yang telah menampung urine dan tinja merupakan sarang bibit penyakit. Risikonya selain gangguan kulit adalah infeksi saluran kencing bayi.



Jadi, jangan mentang-mentang si kecil tampak tenang, lalu pospaknya tidak sering diganti.



Ketahuilah, kulit yang terbungkus pospak terlalu lama berisiko mengalami peningkatan kelembapan kulit. Padahal kondisi kulit yang terlalu lembap rentan gesekan (misalnya gesekan kulit dengan diaper), lecet dan pada akhirnya memicu iritasi. Asal tahu saja, kulit kering pun sebetulnya memiliki bakteri dan jamur. Begitu ada pemicu berupa kondisi lembap dan iritasi dengan urine atau feses maka jamur dan bakteri yang sudah ada menjadi aktif dan menyebabkan penyakit.



Jadi bijaklah memakai pospak. Apalagi pada bayi yang mempunyai bakat alergi atau kulit sensitif, pemakaian pospak bisa menjadi pemicu iritasi. Akibatnya akan timbul kemerahan baik di kulit ataupun di lipatan-lipatannya seperti bokong dan daerah kemaluan. Inilah yang disebut dengan ruam popok. Selain tanda-tanda kemerahan ringan di kulit pada daerah pemakaian popok, bayi juga biasanya rewel karena rasa tak nyaman dan juga ada rasa gatal maupun pedih. Jika seperti itu biasanya pemakaian diaper harus dihentikan.



Ruam popok dapat diperparah dengan adanya infeksi, apakah karena jamur atau bakteri. Ciri-cirinya, lecet-lecet yang basah terutama pada lipatan kulit dan kadang-kadang disertai bintil-bintil kecil yang berisi nanah.



AGAR TAK TELANJUR PARAH



Tentu yang terbaik adalah mencegah terjadinya ruam popok. Caranya mudah, yakni sekali lagi dengan sering mengganti pospak si kecil. Kapan perlu diganti? Tergantung pada frekuensi pipis bayi (lebih sering ia pipis maka semakin cepat pospak mesti diganti). Itulah mengapa pospak si kecil mesti sering dicek sudah penuh atau belum. Lalu bagaimana lagi mencegah terjadinya ruam popok?



* Pilihlah pospak yang baik.



Dengan pemakaian yang tepat umumnya popok sekali pakai tidak akan menimbulkan ruam popok karena mengandung bahan yang dapat menyerap cairan.



* Perhatikan frekuensi buang air kecil. Mungkin saja dalam sehari bisa sampai 20 kali. Jadi, paling tidak setiap 3-4 jam pospak harus diganti.



* Setiap si kecil BAB, pospak harus langsung diganti.



* Setelah diganti, bersihkan area tubuh bayi yang tertutup pospak dengan air bersih. Bisa juga dilap dengan waslap lembut basah dari bagian depan ke belakang jika tak ada air. Tak perlu menggunakan cairan antiseptik, karena justru berisiko menimbulkan alergi (terlebih pada bayi yang memiliki kulit sensitif). Kemudian keringkan dan diamkan untuk diangin-anginkan. Tak perlu menggunakan bedak karena bedak tidak mencegah berkembangbiaknya jamur dan bakteri. Serbuk bedak juga malah berpeluang mengganggu pernapasan bayi.



* Oleskan krim khusus pencegah ruam popok di kulit yang tertutupi diaper sebelum mengenakannya. Oleskan krim dari bagian depan (selangkangan) ke belakang (bokong) secara merata setiap kali mengganti diaper dan setelah kulit dikeringkan. Pemberiannya tak perlu berlebihan karena bisa menimbulkan iritasi.



* Bayi yang menderita ruam popok disarankan untuk sementara tidak memakai diaper. Sedangkan, bayi yang memang alergi bahan pospak harus menghindarinya demi kesehatan.



* Ruam popok yang disebabkan jamur, bakteri, maupun virus perlu diatasi dengan obat antiinfeksi yang sesuai. Umumnya berupa racikan yang mengandung antibiotik maupun obat pengurang rasa gatal.



* Jika ruam popok tak reda dalam 2-3 hari setelah diolesi krim bayi, waspadai terjadinya infeksi. Bijaklah dengan membawa bayi ke dokter untuk diobati lebih lanjut.



POSPAK Untuk BAYI BARU LAHIR?



Sebetulnya tidak ada patokan umur kapan bayi mulai boleh dipakaikan diaper. Namun, bayi baru lahir disarankan menggunakan popok dari kain katun ketimbang popok sekali pakai. Kulit bayi baru lahir masih sangat tipis, sensitif, dan rentan teriritasi. Bahan popok sekali pakai yang umumnya bersifat sintetis mudah membuat kulit bayi teriritasi ketimbang popok dari bahan kain.



Pospak bagi bayi baru lahir boleh-boleh saja asalkan tidak sepanjang hari. Batasi pemakaiannya, hanya pada saat bepergian atau tidur malam. Sering-seringlah mengecek kondisi pospaknya.





   
09-09-2017 17:40:30 Bahaya gak sih?
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
jangan bun. dokter bilang bayi boleh dikasih mpasi umur 6bln
   
23-03-2017 10:05:29 hpl april 2017 merapat
Jumlah Posts : 43
Jumlah di-Like : belum ada like
@ bunda Dwie Lestari . minum obt tmbh darah bun . aku tiap hari minum tp tensi tetep 110 . kadang 2x sehari bun . soalnya kan kita ga tau kapan bayi kita lahir . jd ya buat jaga" minum tmbh darah tiap pagi . biar nanti persalinan berjalan lancar . biasanya bidan / dokter ngasih obat tmbh darah kan bun .
   
21-09-2016 18:04:45 kapan bayi bisa duduk
Jumlah Posts : 103
Jumlah di-Like : belum ada like

kapan bayi bisa duduk itu beda beda kan ya bun, tapi setauku 4-6 bulan harusnya udah bisa duduk sendiri

   
16-09-2016 16:36:04 kapan bayi bisa duduk
Jumlah Posts : 103
Jumlah di-Like : belum ada like

biasanya sih, 4-6 bulan udah bisa duduk ya bunda. tapi memang perkembangan bayi kan beda beda, jadi kapan bayi bisa duduk itu juga tergantung dengan lingkungannya loh bun..

   
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda winda.. mulai kapan bayi kena lilitan tali pusat??? baru kontrol terkahir atau udh lama tau nya?