SITE STATUS
Jumlah Member :
492.788 member
user online :
1328 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: jika bentuk perut saat hamil perut kecil mancung ke depan berarti apa jenis kelamin janinnya

New Topic :  
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
 Dear Bunda.....

Memasuki minggu ke 15-16 kehamilan, apakah wajar jika merasakan nyeri di bawah perut saat buang air kecil di pagi hari (bangun tidur)....

Lalu apakah yang mempengaruhi kontraksi pada saat usia kehamilan 16 minggu...??
Terima kasih...
   


03-09-2014 10:32:37 makanan tentuka jenis kelamin
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
dokter mau tanya apakah saat hamil awal2 makanan yg kita makan dapat menentukan jenis kelamin janin yang sementara erbentuk
   
18-02-2015 16:09:45 gerakan & posisi janin
Jumlah Posts : 108
Jumlah di-Like : belum ada like
aku 14w5d .. iya bun 18w baru kerasa .. kemaren abis usg dan janinnya masih muter" kaya berenang gtu .. masih bisa berubah" .. aku juga blom berasa gerakan janinnya .. kalo besar kecilnya perut tergantung tebal tipisnya kulit bun makin tipis makin kecil bentuk perut saat hamil . aku tipe kulit yang tipis kata dokternya makanya kelihatan kecil . positif aja bun bismillah insyaallah semua baik" aja
   


Jumlah Posts : 54
Jumlah di-Like : belum ada like
Placenta kok bisa jalan-jalan ya Bu ? Aneh bener hehehe ...

Secara sederhana, rahim berbentuk segitiga terbalik, atau bisa juga dibayangkan seperti daun waru (clover) terbalik dengan tangkai di bawah. Bagian "tangkai" ini berbentuk seperti tabung atau corong (dikenal sebagai leher rahim) dengan ujung terbuka (dikenal sebagai mulut rahim).

Normalnya plasenta terletak di bagian fundus (bagian puncak/atas rahim), bisa agak ke kiri atau ke kanan sedikit, tetapi tidak sampai meluas ke bagian bawah apalagi menutupi jalan lahir.

Patokan jalan lahir ini adalah ostium uteri internum (disingkat OUI, yaitu mulut rahim bila dilihat dari bagian dalam rahim). Kalau dilihat dari luar - dari arah vagina - disebut ostium uteri eksterum.

Placenta-previa artinya "plasenta di depan" (previa=depan). Artinya, plasenta berada lebih "depan" daripada janin yang hendak keluar. Angka kejadiannya sekitar 3-6 dari 1000 kehamilan.

Terhadap jalan lahir ada 4 kemungkinan jenis plasenta previa :

1. Placenta previa totalis, bila plasenta menutupi seluruh jalan lahir. Pada posisi ini, jelas tidak mungkin bayi dilahirkan per-vaginam (normal/spontan/biasa), karena risiko perdarahan sangat hebat.

2. Placenta previa partialis, bila hanya sebagian/separuh plasenta yang menutupi jalan lahir. Pada posisi inipun risiko perdarahan masih besar, dan biasanya tetap tidak dilahirkan melalui per-vaginam.

3. Placenta previa marginalis, bila hanya bagian tepi plasenta yang menutupi jalan lahir. Bisa dilahirkan per-vaginam tetapi risiko perdarahan tetap besar.

4. Low-lying placenta (plasenta letak rendah, lateralis placenta atau kadang disebut juga dangerous placenta), posisi plasenta beberapa mm atau cm dari tepi jalan lahir. Risiko perdarahan tetap ada, namun bisa dibilang kecil, dan bisa dilahirkan per-vaginam dengan aman, asal hat-hati.


Diagnosa ini mulai dipastikan sejak kira-kira umur kehamilan 26-28 minggu, dimana mulai terbentuk SBR (Segmen Bawah Rahim). Dengan terbentuknya SBR, leher rahim yang semula masih berbentuk seperti corong pojok kanan atas), akan mulai memipih, untuk nantinya saat menjelang persalinan mulai membuka (sudah biasa mendengar "pembukaannya sudah berapa cm" begitu kan?)

Dari perubahan inilah bisa terjadi plasenta "berpindah" atau lebih tepatnya bergeser secara relatif menjauhi jalan lahir, seolah-olah bergerak ke atas. Itulah sebabnya, sebelum masuk trimester terakhir, sekitar 28 minggu/7 bulan, dibiarkan saja dulu asal tidak terjadi perdarahan yang tidak bisa dikendalikan. Diharapkan nanti setelah 7 bulan, beruntung bisa "pindah" ke atas seperti penjelasan sebelumnya.

Tentu saja, penilaian paling optimal dan menentukan adalah saat mendekati persalinan, untuk memastikan benar-benar dimana posisi plasenta. Itulah mengapa, keputusan cara persalinan bisa berubah di menit-menit terakhir.

Begitu pula, jangan lantas menyebut bahwa diagnosa placenta-previa pada usia kehamilan muda dianggap "positif palsu".

Apa sih sebabnya terjadi kelainan tempat plasenta ? Bisa karena kelainan bawaaan pada bentuk rahim, adanya tumor rahim, atau bekas operasi sebelumnya yang meninggalkan jaringan parut di rahim. Bisa sebabnya faktor rahim : kehamilan ganda/kembar, ada kelainan bawaan rahim. Tidak ada hubungannya dengan saat hamil naik turun tangga atau banyak jungkir balik misalnya.

Tindakan ditentukan oleh jenis plasenta previanya. Biasanya ditunggu sampai sekitar 7 bulan untuk memastikan benar dimana posisi plasenta. Karena itu, walau Ibu hamil tidak "nungging", kalau dasarnya memang bukan tipe previa ya tetap akan "bergeser" ke atas.

Risiko dari kelainan posisi ini, paling utama tentu perdarahan. Perdarahan bisa terjadi menjelang/saat persalinan. Ini dihindari/diantisipasi dengan penentuan cara persalinan operatif.

Bisa terjadi perdarahan saat mulai terjadi pembentukan segmen bawah rahim, dimana ada bagian plasenta yang "robek" oleh pergeseran jaringan di sekitar mulut rahim. Bila ini terjadi, yang terganggu adalah kesejahteraan janin, dan bisa juga memicu persalinan prematurus.

Bisa juga terjadi perdarahan oleh tekanan kepala janin saat mulai memasuki segmen bawah rahim sebagai persiapan menuju persalinan.

Apa yang menjadi faktor risiko plasenta-previa?

1. Wanita lebih dari 35 tahun, 3 kali lebih berisiko.
2. Multiparitas, apalagi bila jaraknya singkat. Secara teori plasenta yang baru berusaha mencari tempat selain bekas plasenta sebelumnya.
3. Kehamilan kembar.
4. Adanya gangguan anatomis/tumor pada rahim sehingga mempersempit permukaan bagi penempelan plasenta.
5. Adanya jaringan parut pada rahim oleh operasi sebelumnya. Dilaporkan, tanpa jaringan parut berisiko 0,26%. Setelah bedah sesar, bertambah berturut-turut menjadi 0,65% setelah 1 kali, 1,8% setelah 2 kali, 3% setelah 3 kali dan 10% setelah 4 kali atau lebih.
6. Adanya endometriosis (adanya jaringan rahim pada tempat yang bukan seharusnya, misalnya di indung telur) setelah kehamilan sebelumnya.
7. Riwayat plasenta previa sebelumnya, berisiko 12 kali lebih besar.
8. Adanya trauma selama kehamilan.
9. Kebiasaan tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol.

Selain placenta previa, ada juga perdarahan akibat solusio plancentae. Terjadi bila penempelan plasenta di tempat yang normal tetapi terlepas dari dinding rahim. Penyebab terlepas bisa karena perubahan anatomis/tumor pada rahim, karena tali plasenta pendek sehingga tertarik oleh gerakan janin, atau karena daya dukung plasenta memang sudah sangat berkurang, sehingga rapuh.

Akibatnya terjadi perdarahan. Secara mudah, pada placenta previa perdarahan tidak diikuti nyeri perut. Tetapi pada solusio plasenta, perdarahan diikuti nyeri perut yang hebat.

Karena itu, posisi plasenta adalah salah satu hal yang penting diperiksa saat menjalani USG. Ini lebih penting daripada soal apa jenis kelaminnya (bukan berarti nggak boleh lho ya nanya jenis kelamin, hanya rasional dong, mana yang lebih penting seharusnya didahulukan).
   
07-02-2015 16:22:16 lahiran
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Binta Choiry,

Perut terasa penuh / kembung saat hamil dikarenakan adanya perubahan hormon selama kehamilan, hormon progesterone saat hamil menjadi meningkat dari keadaan normalnya, sehingga akan membuat jaringan otot rileks, begitu pula dengan saluran pencernaan. Relaksasi yang terjadi akan memperlambat proses pencernaan sehingga mengakibatkan gas yang bertambah, perut yang berisi gas akan mengakibatkan kembung dan sering bersendawa. Kondisi ini akan membuat bunda mengeluh karena perut terasa penuh dan tidak nyaman dalam melakukan aktivitas harian. Diperparah saat hamil, perkembangan rahim yang semakin besar akan menimbulkan banyak rongga yang menyebabkan proses pencernaan menjadi terlambat dan berdampak pada perut yang terasa penuh. Selain itu banyaknya gas di dalam perut saat hamil dapat disebabkan karena udara yang masuk saat makan atau masuknya bakteri ke dalam usus besar melalui makanan yang dicerna. Disarankan untuk makan dalam porsi kecil akan tetapi sering, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, menggunakan pakaian yang longgar dan nyaman, serta melakukan olah raga ringan seperti jalan ringan dipagi hari untuk membantu pencernaan serta pernafasan.

   


06-08-2014 15:10:18 hamil muda perut nyeri
Jumlah Posts : 74
Jumlah di-Like : belum ada like
Sama-sama bund. Selama sakitnya wajar dan ga ada pendarahan ya.

ini ada Copas dr artikek du inet soal nyeri saat hamil:

Penyebab Nyeri Perut Saat
Kehamilan Trimester
Pertama
Sakit perut atau nyeri perut saat kehamilan trimester
pertama adalah salah satu masalah yang menimbulkan
ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil. Apalagi bagi yang
baru pertama kali mengandung, rasa nyeri pada perut
yang sering timbul kadang menimbulkan kekhawatiran.
Yang perlu diwaspadai ketika nyeri perut saat kehamilan
trimester pertama adalah jika rasa nyeri yang timbul
terasa sangat luar biasa dan berlangsung lama, apalagi
disertai dengan pendarahan.

1. Kehamilan Ektopik
Nyeri yang patut diwaspadai pada trimester pertama
adalah saat terjadi kram pada salah satu sisi perut bagian
bawah. Apalagi bila disertai perdarahan atau terdapat flek
berwarna kecoklatan. Nyeri yang umumnya berlangsung
lama ini bisa menjadi pertanda kehamilan ektopik , yaitu
kehamilan di luar kandungan yang terjadi karena
melekatnya sel telur di luar rongga rahim, biasanya di
saluran telur. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan
abnormal di mana janin tidak dapat bertahan hidup dan
seringkali tidak berkembang sama sekali. Ibu yang
mengalami kehamilan ektopik akan merasakan rasa sakit
perut saat kehamilannya masih muda, umumnya saat usia
kehamilan 6-7 minggu. Jika tidak segera ditangani,
kehamilan ektopik bisa menimbulkan perdarahan dan
komplikasi lain. Penanganan segera berupa pengguguran
janin dapat menghilangkan rasa sakit perut ibu sekaligus
menyelamatkan jiwa sang ibu.
2. Perubahan Hormonal
Kehamilan berkaitan dengan perubahan hormonal.
Beberapa perubahan hormonal bisa memicu kram perut
yang biasanya terjadi pada tahap awal kehamilan.
Penyebabnya yaitu akibat meningkatnya hormon
progesteron dan relaksin yang membuat sambungan-
sambungan tulang di sekeliling rahim merenggang. Meski
tergolong normal, segera konsultasikan pada dokter bila
nyeri terus berlanjut setelah kehamilan berusia 10--12
minggu.
3. Implantasi
Ketika janin mengimplan dirinya sendiri di dalam rahim, ibu
hamil akan mengalami sedikit rasa nyeri atau kram seperti
menjelang menstruasi. Aktivitas pertumbuhan janin di
dalam rahim atau disebut dengan implantasi ini biasanya
terjadi selama 2 sampai 6 minggu pertama kehamilan.
4. Faktor Pencernaan dan Gas
Gas berlebih akibat pencernaan yang tidak normal selama
kehamilan menyebabkan kembung dan dapat memicu nyeri.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon
progesteron dan estrogen yang membuat pergerakan usus
jadi melambat sehingga masa transit makanan serta gas
dalam lambung dan usus menjadi lebih lama. Itulah yang
menyebabkan kembung dan rasa penuh di perut. Untuk
mengurangi rasa yang tidak nyaman ini, ibu hamil
disarankan makan lebih sering namun dengan porsi yang
sedikit-sedikit.
5. Konstipasi
Konstipasi atau susah buang besar merupakan hal yang
umum dialami oleh para ibu hamil. Pengaruh perubahan
hormon menyebabkan gerakan usus melambat sehingga
mengganggu pencernaan dan pembuangan feses ibu hamil.
Selain menyebabkan nyeri pada perut, konstipasi juga
meningkatkan resiko wasir dan fistula.
6. Keguguran
Ibu hamil segera hubungi dokter jika merasakan nyeri
perut disertai pendarahan. Sakit perut yang luar biasa dan
berlangsung lama, diikuti kelemahan serta pendarahan
parah selama kehamilan adalah tanda keguguran.

   
Jumlah Posts : 60
Jumlah di-Like : 1
salam kenal bunda nie ren,,,klo mnrt saya sie gk maslah bunda dinikmati aj,,tktnya klo di urut bs membahayakan baby kita dlu ak jg sempat gtu usia 6 blnan mlh kyk mau keluar gtu seiiring dgn perkembangan dan gerakan janin rasa itu hilang sdri kok bunda,,,
dibwh ini saya coba searching di google smoga bs membantu,,,



Ditulis oleh SITI MASNIDAR, Kota Jambi
Rabu, 30 Desember 2009 13:56

SEBAGIAN masyarakat beranggapan pijat perut saat hamil perlu dilakukan. Salah satu tujuannya agar posisi janin tetap pada tempatnya. Hanya saja perlakuan itu tidak sepenuhnya aman. Salah dalam pengurutan bisa membahayakan kondisi ibu dan sang janin.


Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Firmansyah, mengatakan, pijat daerah perut saat hamil tidak dianjurkan. “Perut tidak boleh diurut karena berisiko,” ujarnya di Klinik Bhayangkara, Jalan Jenderal Sudirman, kemarin.


Menurutnya, banyak risiko yang bisa timbul jika melakukan pemijatan pada perut ibu hamil. Pertama, posisi janin yang semula sudah bagus malah bisa berbalik menjadi tidak normal, plasenta bisa melilit hingga mengganggu janin, serta keadaan lain yang bisa membahayakan ibu janin.


Belum lagi, dalam perut, selain rahim, ada organ-organ lain seperti usus, lambung, dan organ penting lainnya. Kesalahan urut juga bisa memengaruhi organ itu. “Malah pada kasus kista dan hamil di luar kandungan, pengurutan bisa membuatnya pecah. Itu sangat gawat. Kebanyakan kasus pecahnya hamil di luar kandungan karena diurut,” lanjutnya.


Namun untuk menghilangkan rasa pegal terutama karena sedang hamil, pijat bisa dilakukan di bagian tubuh selain perut, pinggang, dan pinggul.


Bagian itu rentan karena ada kontak langsung pada bayi di kandungan. “Kalau ini tidak masalah, misalnya pegal diurut kakinya untuk melncarkan aliran darah akibat penumpukan asam laktat. Itu bisa dilakukan. Tapi jangan di daerah perut,” katanya.


Bagaimana jika dilakukan untuk memperbaiki posisi janin yang sungsang? Firman mengaku, dalam dunia kedokteran juga ada tindakan untuk membalikkan posisi bayi yang sungsang. Namun saat ini tindakan itu sudah tidak dirkeomendasikan karena dianggap berisiko.


Tindakan yang dianjurkan hanya meminta agar ibu hamil banyak melakukan sujud. “Itu lebih aman,” katanya.


Soal pengurutan yang dilakukan tukang urut yang sudah berpengalaman, Firman menegaskan tetap tidak merekomendasikan. “Kita tidak bisa menjamin hal ini. Kalau tidak ada masalah, kenapa harus diurut? Kalaupun ada keluhan, sebaiknya diperiksakan ke dokter,” anjurnya.


Tapi bagi yang telanjur melakukan pijat sebaiknya segera menghentikan aktivitas pijat jika terjadi kontraksi.


Ia juga menambahkan, kalaupun ingin menghilangkan pegal, bagian tubuh yang boleh dipijat dan tidak berisiko adalah betis, tangan, punggung, dan leher. “Ini malah lebih baik untuk melancarkan aliran dan relaksasi ibu hamil,” pungkasnya.(*)
   
01-06-2012 10:27:16 Nyeri di pangkal paha
Jumlah Posts : 60
Jumlah di-Like : 1
Ditulis oleh SITI MASNIDAR, Kota Jambi   
Rabu, 30 Desember 2009 13:56

SEBAGIAN masyarakat beranggapan pijat perut saat hamil perlu dilakukan. Salah satu tujuannya agar posisi janin tetap pada tempatnya. Hanya saja perlakuan itu tidak sepenuhnya aman. Salah dalam pengurutan bisa membahayakan kondisi ibu dan sang janin.

 

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Firmansyah, mengatakan, pijat daerah perut saat hamil tidak dianjurkan. “Perut tidak boleh diurut karena berisiko,” ujarnya di Klinik Bhayangkara, Jalan Jenderal Sudirman, kemarin.

 

Menurutnya, banyak risiko yang bisa timbul jika melakukan pemijatan pada perut ibu hamil. Pertama, posisi janin yang semula sudah bagus malah bisa berbalik menjadi tidak normal, plasenta bisa melilit hingga mengganggu janin, serta keadaan lain yang bisa membahayakan ibu janin.

 

Belum lagi, dalam perut, selain rahim, ada organ-organ lain seperti usus, lambung, dan organ penting lainnya. Kesalahan urut juga bisa memengaruhi organ itu. “Malah pada kasus kista dan hamil di luar kandungan, pengurutan bisa membuatnya pecah. Itu sangat gawat. Kebanyakan kasus pecahnya hamil di luar kandungan karena diurut,” lanjutnya.

 

Namun untuk menghilangkan rasa pegal terutama karena sedang hamil, pijat bisa dilakukan di bagian tubuh selain perut, pinggang, dan pinggul.

 

Bagian itu rentan karena ada kontak langsung pada bayi di kandungan. “Kalau ini tidak masalah, misalnya pegal diurut kakinya untuk melncarkan aliran darah akibat penumpukan asam laktat. Itu bisa dilakukan. Tapi jangan di daerah perut,” katanya.

 

Bagaimana jika dilakukan untuk memperbaiki posisi janin yang sungsang? Firman mengaku, dalam dunia kedokteran juga ada tindakan untuk membalikkan posisi bayi yang sungsang. Namun saat ini tindakan itu sudah tidak dirkeomendasikan karena dianggap berisiko.

 

Tindakan yang dianjurkan hanya meminta agar ibu hamil banyak melakukan sujud. “Itu lebih aman,” katanya.

 

Soal pengurutan yang dilakukan tukang urut yang sudah berpengalaman, Firman menegaskan tetap tidak merekomendasikan. “Kita tidak bisa menjamin hal ini. Kalau tidak ada masalah, kenapa harus diurut? Kalaupun ada keluhan, sebaiknya diperiksakan ke dokter,” anjurnya.

 

Tapi bagi yang telanjur melakukan pijat sebaiknya segera menghentikan aktivitas pijat jika terjadi kontraksi.

 

Ia juga menambahkan, kalaupun ingin menghilangkan pegal, bagian tubuh yang boleh dipijat dan tidak berisiko adalah betis, tangan, punggung, dan leher. “Ini malah lebih baik untuk melancarkan aliran dan relaksasi ibu hamil,” pungkasnya.(*)


   
17-05-2017 12:35:28 pkai minyak putih saat hamil
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
saya sering bun mengoleskan minyak kayu putih ke bagian perut saat hamil tapi ga ppa malah tersa hangat dan nyaman , asaal olesinya jangan ke banyakan ,,,,
   
25-04-2017 20:29:57 kepleset saat nyuci
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
kalau untuk perut saat hamil jangan diurut bun. bahaya
   
28-01-2017 17:13:05 perkenalan
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
hai bunda2..dsini adakah yg mengalami kram perut saat hamil muda.dan bagaimana?
   
06-05-2016 11:51:45 HPL bulan agustus 2016
Jumlah Posts : 114
Jumlah di-Like : belum ada like
gatal" di bagian perut saat hamil
   
28-01-2016 18:47:54 perut kembung saat hamil
Jumlah Posts : 96
Jumlah di-Like : belum ada like
saat hamil perut sering kembung apakah tidak apa2?
   
16-10-2015 21:14:07 Gatal di perut
Jumlah Posts : 12
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda bantu donk ksh solusi buat ngilangin gatal2 di perut saat hamil. Abiz gatal bgt
   
30-08-2015 18:27:47 hamil 7W
Jumlah Posts : 587
Jumlah di-Like : belum ada like
iya bunda viena. postur tubuh jg mmpengaruhi bntuk perut saat hamil.. aku kurus trus tinggi bun. jadi perut nya gk trlu kliatan