SITE STATUS
Jumlah Member :
492.672 member
user online :
1683 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: jadwal dokter spesialis anak rs selasih bintara

New Topic :  
06-02-2008 16:12:24 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Biar Bunda Kayla gak bingung lagi :)



Waspadai Penyakit IPD Pada Anak

Selasa, 24 Januari 2006

Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi carrier bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka.

Sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengenal dan memahami penyakit invasive pneumococcal disease (IPD) pada anak, khususnya anak berumur di bawah dua tahun. Padahal penyakit ini bisa mengakibatkan kematian dan kecacatan.

Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K), menjelaskan, IPD adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (Streptococcus pneumoniae). Ini berupa serangan infeksi yang secara cepat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasive), seperti infeksi selaput otak (meningitis) atau biasa disebut radang otak.

Menurut Cissy, apabila bakteri pneumokokus masuk dalam sirkulasi darah (disebut bakteremia), maka ia akan menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh (disebut sepsis). Akhirnya ini bisa menimbulkan kegagalan fungsi organ (multi organ failure).

'Bakteri pneumokokus juga bisa menimbulkan penyakit secara lokal atau non-invasive, seperti infeksi telinga tengah atau otitis media, infeksi atau radang paru yang disebut pneumonia dan sinusitis,' ungkapnya pada seminar media yang diselenggarakan beberapa hari lalu di Jakarta.

Menurut data WHO, lanjut Cissy, setidaknya dilaporkan satu juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akibat infeksi pneumokokus, terutama yang menyebabkan pneumonia. Gejala pneumonia di antaranya napas cepat, sesak, nyeri dada, menggigil, batuk dan demam.

Otitis media adalah infeksi bakteri pada telinga tengah yang dapat menyertai infeksi saluran pernapasan. Gejalanya antara lain nyeri telinga, demam, rewel, dan gangguan pendengaran sementara. Infeksi telinga tengah cenderung terjadi pada masa bayi dan kanak-kanak sehingga bisa menyebabkan gangguan pendengaran yang menetap dan mengalami keterlambatan bicara.

'Gejala bakterimia pada bayi kadang-kadang sulit diketahui karena pada awalnya dapat serupa dengan infeksi virus biasa, seperti bayi menderita demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti dengan atau tanpa infeksi saluran pernapasan,' jelas anggota satgas imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) ini.



Bayi carrier

Ada tiga bakteri penyebab meningitis, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Niesseria meningitides. Dari ketiga itu Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang sering kali menyerang anak di bawah usia dua tahun.

Gejala meningitis di antaranya demam tinggi, nyeri kepala hebat, mual, muntah, diare, leher kaku, dan takut pada cahaya (photophobia). Bayi rewel, tampak lemah dan lesu (lethargic), menolak makan, dan pada pemeriksaan teraba ubun-ubun menonjol, serta dapat terjadi penurunan kesadaran dan kejang.

'Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada 17 persen penderitanya hanya dalam waktu 48 jam. Dan apabila sembuh, sering kali meninggalkan kecacatan permanen, misalnya gangguan pendengaran dan saraf seperti gangguan motorik, kejang, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan,' Cissy menjelaskan.

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi pembawa (carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Karena itu, lanjut Cissy, bayi baru lahir hingga usia dua tahun berisiko terkena penyakit IPD. Bakteri ini menyebar di udara saat seseorang bersin atau batuk.

Ada beberapa lokasi yang berpotensi bagi penyebaran bakteri pneumokokus, yaitu interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini secara terus-menerus, antar bayi dan anak di tempat-tempat umum, kendaraan umum, lingkungan tetangga, tempat penitipan anak (TPA), dan kelompok bermain (playgroup)..



Vaksinasi

Ahli infeksi dan penyakit tropik anak FK UI/RSCM, Prof Dr dr Sri Rezeki S Hadinegoro SpA (K), mengatakan pengobatan IPD semakin dipersulit dengan adanya peningkatan bakteri pneomokokus terhadap beberapa jenis antibiotik, infeksi bakteri yang sangat cepat dan merusak organ tubuh dan sistem saraf, serta meninggalkan kecacacatan permanen yang akan menurunkan kualitas hidup anak sepanjang usianya.

'Karena itu kami sangat merekomendasikan upaya preventif sedini mungkin dengan pemberian vaksin pneumokokus kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun,' ujarnya.

Badan POM, sebagai lembaga yang mengeluarkan izin edar, telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun. Vaksin pneomokokus diberikan dengan jadwal pemberian empat kali pada usia 2, 4, 6, dan antara 12 hingga 15 bulan. Dalam hal ini, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksinasi yang tepat sesuai usia dan kondisi kesehatan anaknya. (jar )

Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=232300&kat_id=150
   


19-05-2014 14:11:32 pengobatan pasca kejang
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Dear dr.tantri, anak saya sekarang umur 5th, pernah mengalami kejang demam sewaktu umur 2th, pada saat itu kejang berlangsung lama, & bahkan dirawat di icu anak. Sesudah dirawat di RS, anak saya jadi tidak bisa apa2, hanya terbaring, sekarang sudah mulai berjalan, tinggal belajar lari & melancarkan berbicara, selama ini hanya pengobatan alternatif, sebab terapi di RS di daerah jakarta pusat membuat saya ga tega, habis anak saya badannya di puntar puntir,kira2 menurut ilmu kedokteran, terapi apa yang cocok untuk anak saya?
Mohon bantuannya, terima kasih

Dari : Yulia Irawati

Jawaban:

Dear bunda,



























Saya turut bersimpati atas hal yang terjadi pada anak Bunda. Untuk membantu mengatasi gejala sisa neurologis setelah terjadi kejang yang dialami oleh anak Bunda, maka sebaiknya dilakukan fisioterapi maupun terapi wicara. Gerakan-gerakan yang dilakukan pada saat fisioterapi tentu saja dilakukan oleh petugas fisioterapi yang sudah berpengalaman dan dibawah pengawasan dokter spesialis rehabilitasi medik. Semakin cepat dan rutin dilakukan rehabilitasi medik, maka perkembangan belajar dan pemulihan anak Bunda akan semakin baik. Tujuan dari dilakukan terapi adalah untuk menambah kekuatan, menambah kemampuan koordinasi tubuhnya dan menambah kualitas hidup sang Anak meskipun nantinya tidak dapat pulih seperti anak lain pada umumnya yang tidak mengalami gejala sisa neurologi ini. Selain itu, tumbuh kembang anak Bunda juga memerlukan perhatian, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai perkembangan dan pertumbuhan anak Bunda. 


























   
07-11-2013 12:45:28 telat imunisasi
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
bagaimana caranya kalau anak telat jadwal iminisasi, anak saya terlewat jadwalnya ini tapi saya juga belum bawa lagi imunisai sudah hampir sebulan ini telat, bagaimana ya.. dok apa saya masih bisa bawa anak saya imunisasi walaupun waktunya terlewat jadwal?? makasih..

Dari : kartini sitompul

Jawaban:

Dear Bunda,



Bila jadwal imunisasi terlewatkan, maka sebaiknya tetap dilakukan imunisasi untuk memperkuat seri imunisasi sebelumnya sehingga kekebalan dapat tercapai dengan baik. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak terlebihd ahulu sesuai dengan kondisi anak Bunda.


   


29-07-2013 14:42:13 imunisasi campak tertunda
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dok anaku belum d imunisasi campak,karena dr usia 9bulan anaku sering demam,batuk pilek jd sampai usianya sekarng 17 bulan blm d campak,kira2 gimana solusinya?

Dari : vika aditya

Jawaban:

Dear Bunda,
Imunisasi sebaiknya tetap dilakukan walaupun tertunda dari jadwal yang ditetapkan. Konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk perencanaan jadwal imunisasi tersebut.
   
04-01-2013 14:59:30 imunisasi terlambat
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
malam bu dokter, saya mau tanya kalau imunisasi untuk umur 2 bulan (sekarang sudah mau 3 bln) telat di berikan apakah ada pengaruh terhadap perkembangan anak?karena saat ini anak saya sedang sakit pilek, apakah bila sedang sakit pilek tetap boleh diberikan imunisasi?
terima kasih atas jawabannya.

Dari : Siti Rachmawati

Jawaban:


Dear Bunda,

Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit dari masing-masing jenis vaksin tersebut. Apabila anak Bunda tidak diberikan imunisasi, maka akan rentan untuk terinfeksi penyakit-penyakit tersebut. Tidak diberikannya imunisasi tidak akan menghambat pertumbuhan secara langsung, namun pertumbuhan mungkin akan terganggu bila sang Anak terinfeksi penyakit.

Bila anak Anda telat mendapatkan imunisasi, sebaiknya segera diberikan imunisasi, konsultasikan dengan dokter Spesialis Anak Anda untuk jadwal pemberian imunisasi tersebut. Untuk sakit batuk atau pilek ringan tanpa disertai demam, masih bisa mendapatkan imunisasi, namun sebaiknya di konsultasikan dengan dokter Anda.


   


20-12-2012 10:32:39 imunisasi hib
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7
 Untuk imunisasi DTP memang jadwalnya bisa dibarengi dengan imunisasi Hib. ?Untuk pencegahan penyakit, sebaiknya memang diberikan. Karena IDAI juga sudah merekomendasikannya, alangkah baiknya untuk dilakukan.
Imunisasi Hib terutama diberikan pada anak usia di bawah 5 tahun. 
Untuk memberikan imunisasi ini, silahkan bunda berkonsultasi dengan Dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberiannya.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dear dktr,saya ingin menanyakan tentang empong.adakah akibat negatif dari pemberian empong kepada bayi??jika ada apa sajakah itu??kemudian soal imunisasi pada bayi prematur.bgmn pemberiannya ?kpn waktu yg tepat??bayi saya lahir prematur 33mgu. di inkubator selama 19hari,blm mendapatkan imunisasi sama sekali.
trimakasih atas tanggapannya

Dari : indie habibi

Jawaban:

Dear Bunda,

Pemberian empeng atau empong atau pacifier pada bayi akan mengakibatkan bayi bingung puting, dan biasanya enggan menyusu ASI pada payudara ibu. Pacifier biasanya di gunakan pada usia balita ketika ia sampai pada tahapan memasukkan barang-barang di sekitarnya ke dalam mulut. Pada bayi premature, pemberian imunisasi biasanya akan ditunda, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak yang menangani bayi Anda untuk membicarakan jadwal imunisasi bayi Anda. Demikian jawaban saya.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Sore dok, saya mau tanya, apakah vaksin varisela bisa diberikan pada anak 1 thn , karena dsa nya menganjurkan spt itu. Tapi saya baca di website, vaksin tsb diberikan umur 10 thn. Makasih

Dari : Ella Tito

Jawaban:

Dear Ella Tito,

Menurut jadwal imunisasi yang diterbitkan oleh ikatan dokter spesialis anak Indonesia, imunisasi varicella adalah pada usia 10 tahun. Namun anda dapat menanyakan alasan kepada dokter spesialis anak anda mengapa beliau ingin melakukannya pada usia 1 tahun.
   
16-04-2017 14:59:42 mata bayi belekan
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
bun... mau tnya2 donk, sapa tau ada yg mengalami kaya saya.. 😩. jadi gini bun, anak saya umur 6 bulan.. uda dari lahir, mata kiRI anak saya berair trus dan belekan.. apa lagi klo bangun tdur, mata kiri nya ga bisa melek, lengket bgt. .. bntar2 keluar belek nya warnanya ijo.. uda di bawa k dokter spesialis anak, katanya itu gpp,cm krn katub air matanya blm terbuka sempurna, jadi cm d suruh pijat aja di sudut mata nya.. tp smpe umur 6 bulan blm smbuh2 jga.. kira2 harus di apain ya bun? makasih sbelum nya..
   
Jumlah Posts : 27
Jumlah di-Like : belum ada like
coba bawa ke dokter spesialis anak dulu bunda , biar cepat cepat ketahuan apa penyebab nya semoga anak nya sehat selalu ya
   
23-08-2016 04:12:45 bab bercampur darah
Jumlah Posts : 80
Jumlah di-Like : belum ada like
usia anak saya baru 2bln 20hr,kemarin bab sampai 3kali shri,trus td mlm bab lg 2kali tp ada bercampur darah,gak bnyk sih,tp bikin khawatir,apa itu berbahaya dok??mohon saran nya sy hrus bagaimana utk pertolongan pertamanya sblm sy bw k dokter spesialis anak..
   
Jumlah Posts : 101
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda risa: minum Asi bun itu obat bagus tuk dedenya.... tp klo Asi ga keluar obat yg bagus dari dokter spesialis anak dapatnya MUCOS tuk baby hrgnya 38rbu bun....tp botolnya kecil banget bun bukan botol besar bun,botol besar tuk Anak Balita...klo kcil tuk baby...
   
11-07-2016 19:50:50 pusat bayi
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
biasanya itu karena pusarnya blum bener2 kring bun, jdi gk usah khawatir, tpi klo smpai bsok drah ny msih keluar jga, mending dikonsultasikan sma dokter spesialis anak ya, biasany abis itu dikasih resep obat/ salep.
   
29-06-2016 14:16:08 vaksin palsu
Jumlah Posts : 48
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo di dokter spesialis anak gimana?
   
11-05-2016 17:51:24 biang keringat
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
kmrn anakku jg gitu bund semua badannya merah² karna biang keringet smp² dibawa ke dokter spesialis anak dan dikasih obat intrizine sama Lactacid Liquid buat ditetesin kedalam bak mandinya, alhamdulillah 3 hari udj sembuh 😊