SITE STATUS
Jumlah Member :
493.668 member
user online :
1329 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: istriku di setubuhi dokter saat hendak p

New Topic :  
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
Pagi bunda smua"""
sekedar share ya waktu pertama x aq TP setelah usia pernikahan qu 1 bulan ternyata masih negatif"""tp anehnya aq sudah ngerasain yg nama nya mual, badan sering lelah, dsb"""2 minggu setelah test tiba2 aq kena penyakit tipes padahal aq ga pernah punya history penyakit itu""sampe di test darah segala....setelah 2 minggu kmudian yg waktu nya aq dateng bulan tp blm juga,,,akhirnya aq tunggu telat 1 minggu dan dgn penasaran akhirnya aq pake TP lagi...awalnya siy ga mau krn takut kecewa lg..tp karena penasaran di coba di pagi itu dan alhamdulillah hasilnya positif...
2 hari kemudian aq ke dokter kandungan u periksa dan dokternya langsung USG dan ternyata usia kandungan qu udah 4 minggu...

smoga ajah obat yang di berikan dokter saat aq kena tipes tdk berpengaruh u kandungan qu..karena pada saat dokter menyatakan aq kena Tipes itu ternyata usia kandungan qu udah 2 minggu....

Oya klo udah 13 minggu masih boleh minum air es ga ya bun???


terima kasih bunda smua,,,,

  Happy Pregnant
   


Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Buat bunda yang sedang hamil pasti ingin masa kehamilannya lancar jaya sampai saat melahirkan tiba. Tapi gimana kalau pas di tengah masa kehamilan bunda mengalami ambein? Ambein saat hamil rasanya lebih sakit ketimbang ketika mengalaminya saat sedang tidak hamil. Rasanya pegal di perut dan (maaf) di bagian belakang juga, bener gak bun?

Ambein ini bisa terjadi dikarenakan ada tekanan yang luar biasa yang disebabkan pertumbuhan janin pada vena. Kenyataannya ibu hamil rentan terkena ambein atau wasir. Selain itu ambien saat hamil juga bisa terjadi karena :

1. Ada peningkatan hormon seks sehingga dinding vena bagian anus melemah. Meningkatnya tekanan vena umumnya terjadi saat kehamilan memasuki usia 6 bulan.Vena membesar dan mulai terjadi pembengkakan, dan ini adalah proses awal terjadinya ambein.

2. Sebab lainnya saat hamil kurang makan makanan yang berserat. Jadi jangan lupa memasukkan sayur dan buah untuk makan pagi, siang dan malam yah bun. Ini juga berlaku buat bunda yang bekerja, walau waktu makan siang sempit, jangan lantas memilih makanan cepat saji, sayur dan buah harus ada di menu makan siang.

3. Kurang bergerak dan kurang minum air putih. Jadi usahakan banyak gerak misal nya saja saat hendak makan siang, jangan makan di meja kerja, pergi ke kantin membuat tubuh bergerak. Pokoknya usahakan gerak yah bunda, dan jangan lupa banyak minum air putih. Jika bunda kurang gerak dan asupan air putih nya kurang, bisa susah buang air besar, dan membuat bunda jadi mengejan terlalu keras, ini yang jadi sebab ambien.

Bagaimana cara mengatasi ambien pada saat hamil?

1. Jalani senam hamil secara rutin
Ada beberapa manfaat paling penting dari senam hamil yaitu untuk melancarkan peredaran darah, melancarkan persalinan, melatih pernafasan, dan menyehatkan ibu hamil dan janin. Nah buat bunda yang malas gerak saat kerja, pilihan senam hamil ini bagus buat bunda, jadi selama hamil bunda tetap bisa merasa bugar dan gak lemes. By the way, senam hamil bisa bikin ramping badan setelah melahirkan nanti loh bunda.

2. Gunakan obat herbal
Saat ambein kebanyakan dokter memberi obat berbentuk salep atau obat oles yang ada bahan kimianya. Daripada pakai bahan kimia, mendingan nyobain obat herbal yang aman bagi kesehatan bunda dan dede bayi di perut. Tapi memang perlu proses saat penyembuhannya. Obat herbal yang aku rekomen itu tomat dan minyak zaitun. Cara buatnya gampang kok bun.

• Buang kulit tomat, lumat hingga dagingnya hancur, lakukan terus hingga tomat halus
• Saring tomat dengan kain kasa bersih agar terpisah dengan bijinya.
• Campur sari tomat dengan minyak zaitun secukupnya dan aduk sampai tercampur

Cara penggunaanya cukup mudah : oles ke bagian anus berulang, pastikan dulu tangan bunda bersih yah.

Obat herbal ini sangat berguna terlebih saat anus sedang meradang bun. Simpan jika ada sisa, sebaiknya sih langsung dipakai setelah dibuat jadi obat herbalnya masih bersih belum tercampur zat lain jika disimpan.

Sumber: prenagen, hamilpintar

   
25-10-2011 11:14:05 tips saat bayi baru lahir
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like

1.    Saat bunda akan memandikan sikecil, pastikan anda telah menyiapkan semua kebutuhan mandi sikecil dengan lengkap.

2.    Setelah semua persiapan lengkap, pastikan anda meletakkan semua keperluan tersebut di dekat tempat anda memandikan bayi. Lebih baik anda mematikan AC saat memandikan sikecil, agar hangat dan nyaman bagi sikecil.

3.    Gunakan air hangat saat memandikan sikecil ya bun, agar bayi tetap hangat dan nyaman saat dimandikan.

4.    Cek suhu air, agar air tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk bayi anda. Buka semua pakaian sikecil kecuali perban yang membungkus tali pusar sikecil. Usapkan baby oil sambil member pijatan lembut.

5.    Pastikan anda memegang bayi anda dengan kuat namun lembut agar tidak terpeleset saat menyabuni dan mengeramasi sikecil.

6.    Jika anda belum berani memandikan bayi anda dengan 1tangan, anda bisa menggunakan waslap dan meletakan sikecil di alas mandi dr plastic yg empuk. Bersihkan dengan lembut karena kulit bayi masih sensitive dan mudah iritasi. Bersihkan bagian lipatan leher, tangan dan kaki bayi, karena mudah menimbun kotoran.

7.    Bilas hingga benar-benar bersih seluruh bagian kulit bayi anda. Keramas pada bayi hanya diperlukan 2x seminggu dengan shampoo bayi. Bilas hingga bersih dan hati-hati jangan sampai air masuk ke telinga.

8.    Setelah selesai, langsung letakkan bayi anda diatas handuk dan dilap dengan cara ditekan-tekan tidak perlu digosok. Ganti perban pembalut tali pusar sikecil, kemudian usapkan menyak telon agar tetap hangat, taburi bedak bayi. Pakaikan baju, popok, kaus tangan dan kaki.

9.    Simpan perlengkapan mandi sikecil dalam 1kotask, agar memudahkan anda.

10. Jika bayi anda tidak suka dibersihkan wajahnya, jadi anda boleh membersihkannya di waktu yg terpisah.

11. Jika bayi anda sudah bisa didudukan, anda bisa menambahkan mainan di bak mandi agar dapat menikmati saat mandinya.

12. Usahakan tidak memandikan bayi ketika baru selesai makan atau minum susu, karena dy bisa muntah.

13. Jangan melepaksan tangan anda selama memandikan sikecil, karena akan tergelincir dan tenggelan walau air hanya setinggi 5cm

14. Pastikan air tetap hangat, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

15. Pastikan anda menggunakan produk khusus bayi bukan produk orang dewasa, karena kulit bayi sangat sensitive.

16. Usahakan perban tali pusar tetap kering, untuk menghindari infeksi. Jika anda kesulitan, sebaiknya anda tidak memandikan sikecil didalam bak mandi dahulu.

17. Bersihkan terlebih dahulu bagian mata dengan kamas yg terendam air matang.dari arah ujung mata hingga kea rah hidung. Bersihkan pula lubang hidung dengan cotton buds yg telah telah d celupkan ke air bersih. Jangan memasukkan cotton buds terlalu dalam, dan pakai kapas yg berbeda tiap lubangnya.

18. Bersihkan juga telingan sikecil dengan cotton buds yg sudah diberi baby oil. Jangan masukkan cotton buds terlalu dalam. Bersihkan bagian luar telinganya saja.

19. Setelah mandi, jika cuaca memungkinkan, ajaklah sikecil berjalan-jalan atau berjemur dibawah sinar matahari pagi.

20. Usaplah wajah dengan air matang agar terhindar dari infeksi kulit.

21. Perhatikan mulut sikecil. Jika pada lidah tampak seperti bekas susu yg tebal, mungkin sikecil terkena jamur mulut, segera konsultasikan dengan bidan anda.

22. Pastikan anda menjaga kebersihahan kulit sikecil setelah buang air. Bersihkan dengan air hangat, kemudian lap sampai kering dengan kain yg halu.

23. Ganti perban tali pusar 2x sehari. Pastikan tali pusar tidak basah dan infeksi. Tali pusar yg sehat akan lepas setelah umur 6-7 hari.

24. Ganti popok tiap kali basah karena sikecil buang air. Bersihkan bokong bayi dengan air hangat dan keringkan, agar kulit tidak infeksi dan lecet.

25. Mandikan bayi 2x sehari saja ya bun. Pada bulan pertama, bayi akan sering lapar hingga menangis. Jadi anda harus menyusui sesering mungkin.

26. Pada minggu pertama bayi, anda tidak perlu menjadwalkan jam makan sikecil. Berilah ia makanan sesering mungkin. Penjadwalan akan terbentuk kira-kira minggu ke 5. #Avent

27. Buang air sikecil pun terjadwal. Semakin sering ia buang air itu bertanda ia cukup makan. Jangan tunda mengganti popok sikecil agar kulit tidak iritasi.

28. Perhatikan juga air seni dan feses sikecil, karena itu juga bisa menjadi alat ukur kesehatan sikecil.

29. Pastikan sikecil menggunakan pakaian yg nyaman. Tidak membuatnya gerah, atau kedinginan.

30. Sepatu dan topi untuk bayi juga bermanfaat untuk mencegah masuk angin. #Avent

31. Bijaksanalah dalam memilih perlengkapan bayi seperti shampoo, sabun, lotion, oil. Pakailah produk yg telah teruji secara klinis.

32. Perhatikan penggunakan kosmetika pada sikecil. Jika kulit menimbulkan bercak merh, segera hentikan penggunakan kosmetika tersebut.

33. Juga perhatikan pelembut pakaian yang digunakan untuk pakaian sikecil. Bahan kimia yg terlalu kuat bisa menyebakan iritasi kulit pada bayi.

34. Bayi cenderung mengamuk saat pakaian dilepaskan, mandi, keramas, dan pemberian obat tetes mata dan hidung, maka lakukan kegiatan tersebut dengan cepat namun aman. Alihkan perhatian sikecil dengan mengajak bercakap-cakap.

35. Tetap jaga suhu ruangan tempat bayi bermain dan tidur. Pastikan tidak terlalu panas atau dingin, hal ini dapat mengurangi tangisan sikecil.

36. Tidak dianjurkan obat pembasmi serangga di kamar bayi anda, kiarena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi.

37. Mainan untuk sikecil tidah hanya untuk menghibur sikecil, tapi juga mengenalkan bayi pada barbagai bentuk dan melatih otot mata agar lebih focus.

38. Pilihlah mainan bayi yg berwarna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi yg digantung ditempat tidur dapat merangsang pendengaran danpenglihatamn sikecil.

39. Total waktu yg diperlukan untuk bayi tidur adalah 16jam. Jadi pastikan bayi anda memiliki tidur yg efektif dan nyaman ya bun. Kenali penyakit bayi baru lahir, seperti kuram popok, hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur, dan demam pasca imunisasi. Cepat cari tahu dan atasi.

40. Bunda, jaga mood dan kondisi suasana hati anda, karena perasaan bayi yang halus membuat bayi dapat merasakan perasaan anda. Dan dia bisa ikutan rewel.

41. Warna kuning yang keluar dari ASi pertama kali tidak boleh dibuang, karena mengandung protein dan antibody yang menmbuat bayi lebih kuat menghadapi penyakit.

42. Ibu yang karena suatu hak tidak bisa menyusui bayinya dalam beberapa waktu tdk perlu ragu untuk menyusui bayi lagi, karena ASi tidak dapat basi seperti susu formula.

43. ASI bersifat lebih mudah dicerna, sehingga bayi cepat lapar, 1-3jam sekali.

44. Simpan ASI dalam Freezer bisa bertahan selama 2minggu-4 bulan, dalam suhu kamar 4-8jam dan lemari pendingin 24-48jam. Jadi catat tanggal dan waktu pemerasan ya bunda.

45. Saat hendak diberikan, ASI jangan dipanaskan karena kandungan ASI bisa rusak. Cukup dengan merendam ASI ke air hangat hingga ASI tidak dingin lagi.

46. Menangis adalah salah1 cara komunikasi sikecil dgn kita bun, jadi tidak selalu krn lapar. Mungkin Karen popok basah atau tidak nyaman saat menyusui.

47. Mungkin sikecil nangis juga sebagai poeringatan bahwa sedang tidak sehat, coba cek kondisi sikecil ya bun.

48. Sikecil yang kangen sama bunda dan ayah yang sibuk kerja juga suka menggunakan tangisan untuk menarik perhatian anda loh. Mari bermain bersama sikecil.

49. Ajaklah sikecil untuk bermain atau berjalan-jalan untuk menenangkan sikecil yang sedang menangis.

50. Jangan ragu untuk segera menimang atau menggendong sikecil segera setalah ia menangis. Menurut penelitian, hal ini dapat membuat sikecil lebih mandiri nantinya.

51. Untuk menurunkan demam anak lebih baik menggunakan kompresan air hangat daripada air dingin. Jangan menggunakan alcohol ya bun.

52. Perhatikan feses sikecil ya bun, selama mengkonsumsi ASI, fesesnya akan cair dan seperti berbiji. Feses baru berbentuk ketika usia diatas 4bulan.

53. Perbanyak pengetahuan tentang pola tingakah laku sikecil ya bunda, agar bunda bisa mengetahui masalah sikecil sejak dini.

54. Gejala autism dapat diketahui sejak dini, pencegahan dari awal lebih baik bunda.

55. Tetap perhatikan berat dan tinggi badan sikecil ya bun, bagitu juga lingkar kepalanya.

56. Jangan terlalu sering memberikan antibiotik pada bayi ya bun, apalagi hanya penyakit ringan.

57. Pastikan anda sudah menjadwal imunisasi sesuai dengan anjuran dokter ya bun, jangan sampai terlambat.

58. Saat ini sudah ada vaksin 5 in 1 bun, jadi sikecil tidak terlalu banyak disuntik dan tidak demam yang terlalu tinggi dan jarang bengkak.

59. Pastikan teman anda yang ingin menengok sikecil sudah bersih saat berinteraksi dengan sikecil. Dan juga pastikan mereka tidak sedang sakit.

60. Kenakan baju bayi sesuai cuaca agar sikecil tidak kepanasan atau kedinginan.

61. Jangan biarkan anak anda bermain dengan kunci, karenan mereka akan cenderung memasukkannya ke dalam mulut. Sedangkan kadar timah terlalu tinggi dapat menyebabkan penurunan IQ.

62. Biasakan bayi tidur dalam posisi terlentak diatas selimut yg tidak terlalu lembut atau mudah bergeser. Hal ini untuk mengurangi resiko SIDS(Sudden Infant Death Syndrome)

63. Untuk member dosis pada anak sebaiknya sesua saran dokter karena untuk sikecil tidak bisa sembarangan.

64. Jangan biarkan ada barang berbahaya disekitar sikecil ya bun. Pastikan anda menyimpannya dengan baik.

65. Tidak semua yang alami itu aman bagi anak anda. Konsultasikan lebih dahulu ke dokter anda sebelum memberikannya kepada anak anda.

INFO

   


Jumlah Posts : 583
Jumlah di-Like : 5
hi para bundaaa ...

wuiiiiiiiiiihh, lamanya aku ga pernah berkunjung ke forum ini ... rame sekali niiihh ... T.O.P deehh buat bunda Nisa ...

ada beberapa hal yg aku baca dgn singkat .. dan menarik perhatianku.

1. ttg berat badan di kehamilan trimester 1
disarankan sihhh .. kenaikan badan tidak melebihi 10-12 kg secara keseluruhan (sampe 9 bln kehamilan). bayi yg lahir dengan berat badan 3 kg udh baik kog ... kl bisa jgn kebesaran, krn udh pasti akan sulit si bayi utk keluar ... kl berat badan kita mencapai lbh dr 12 kg, itu berarti sisanya adalah lemak tubuh ... hehehe. nantinya kl sehabis melahirkan kita sendiri yg akan kebingungan gimana cara kembaliin spt semula lagi ... iya kan ?? (pastilah, pikiran semua wanita begitu hehehe ...)
Mungkin, kalo di Indo dokter akan berkata ... ga papa , ibu makan saja ... so, semua ibu2 hamil tak dibatasi makanan dan pola makanannya, serta kenaikan badannya. Mengingat, di Indo tiap berapa menit sekali pasti adaa aja jualan yg lewat hehehe ... plus restoran di mana2 ...
tapi kl di LN mereka mendisiplinkan client mrk utk berhati2 dlm kenaikan berat badan. Dulu wkt saya hamil pertama, saya juga tdk mengalami kesusahan dlm makanan. bahkan suami saya (hmpir tiap minggu) belikan kfc, mc do dll ... otomatis saat itu BB saya meningkat, begitu ditimbang, naik 2 kg dlm 1 bln. dokter sdh acungkan jari peringatan ke saya... "ibu, hati2 yaa .. jgn terlalu cepat naik berat badannya. kl tiap bulannya 2 kg, smpe bln ke 9 over weight ... kl bisa diet ya .. jaga pola makan dan jangan makan2an junk food." walaupun akhirnya saya di kuret krn janin meninggal di dlm.
so, buat yg msh hamil di trimester 1 dan ga bermasalah dgn makanan ... mgkn carax dgn menjaga pola makan (mending masak sendiri ya bun ... drpd panggil tukang bakso .. :D) makan secara teratur (bfast, lunch, afternoon tea *kl udh biasa loooh, dinner), tetap perhatikan gizi dan proteinnya .. (daging malah dibutuhkan selama kehamilan, yg penting cara masakx bnr2 welldone), kl menkonsumsi susu (selain susu hamil) usahakan minum susu yg non-fat tapi memiliki calsium dan magnesium yg tinggi. jgn lupa minum air putih sesering mungkin, kecuali malam sblm tidur, biar ga beser ... :D)
Skrg saya hamil lagi, dan sementara ini msih di 21w, dan dokter kandungan saya yg skrg blm ada blg hrs diet, krn wkt itu usia 4 bln BB saya naik 1 kg aja... jadwal cek up msh 1 mgg lagi euy ... semoga aja saya ga di suruh diet .. hehehee

2. heart burn
hurt burn terjadi krn dalam kehamilan lambung bekerja lbh keras. kl bisa hindari makan santan, yg pedes2. hbs makan, minumlah air hangat ... sekalipun kita bersendawa keras hbs itu ntr perut aga lumayan loooh ..., sehabis makan, usahakan badan tetap tegak dan jgn lgsg tidur ya ...

3. torch
lbh baik kita mengetahui sedari dini daripada, kita menyesal di saat si janin sdh bertumbuh bahkan harus dilahirkan sklipun dlm keadaan cacat dan akhirnya malah akan membuat si anak menanggung beban tsb seumur hidupx. karena jika ada torch atau virus lainnya ... akibatx hny 2. kematian janin dan janin lahir tp cacat.

udh deh itu aja ya dulu ya bun ... aku bukan dokter tapi aku hny berbagi pengetahuan dan pengalaman yg telah aku dptkan selama kehamilan ini.

jangan juling bacanya ya ... hehehe .. bercanda. ok, sampe jumpa lagi ....
   
Jumlah Posts : 40
Jumlah di-Like : 4
salam bunda2 semua... saya juga awalnya pengen bngt makan tape tapi yang dari ketan, karena ngeliat suami makan itu. tapi saya abis2an dilarang sama suami karena kata mertua orang hamil gak boleh makan itu. meski dokter saya bilang gak ada larangan ibu hamil makan apa aja. tapi karena penasaran, saya coba cari2 sendiri info di internet, dan nemu artikel yang mungkiin perlu bunda2 baca hingga tuntas. semoga bermanfaat

Sudah bisa dipastikan alkohol berbahaya untuk ibu hamil. Konsumsi alkohol pada ibu hamil dapat membahayakan janin. Namun bagaimana dengan alkohol yang “tersembunyi” di makanan dan minuman? Berbahayakah?

Alkohol jelas berbahaya untuk janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil. Tahun 1968 seorang dokter asal Prancis, P. Lemoine menemukan hubungan kelainan yang diderita 127 balita dengan kebiasaan ibu minum alkohol selama hamil, yang disebut Fetal Alcohol Syndrome (FAS). Selain itu, alkohol juga dapat membuat tingkat kecerdasan dan kemampuan kognitif anak menurun jika dibandingkan dengan anak-anak sebayanya.

Bayi yang mengidap Fetal Alcohol Syndrome (FAS)  akibat ibu minum alkohol selama hamil, memiliki ciri:
  • Lahir dengan berat badan di bawah normal (BBLR).
  • Panjang tubuh saat lahir lebih pendek dari normal.
  • Lingkar kepala lebih kecil.
  • Menderita kelainan pertumbuhan dan pembentukan wajah.
  • Menderita kelainan persendian tungkai dan lengan.
  • Kemampuan koordinasi gerakan tubuh lambat.
  • Mengalami gangguan belajar.
  • Ingatan pendek, tidak mampu mengingat dalam jangka panjang.
Alkohol pada makanan. Masalahnya, seringkali kita tidak mengetahui bahwa di dalam makanan tersebut mengandung alkohol. Lalu bagaimana? Apakah aman mengonsumsi makanan yang mengandung alkohol?

Belum ada kesepakatan di kalangan ahli tentang jumlah alkohol yang aman dikonsumsi ibu hamil. Ada yang menyatakan aman bila hanya minum sesekali, ada juga yang sama sekali melarang. Riset membuktikan, pemberian alkohol dosis kecil pada hewan percobaan menunjukkan adanya kerusakan sel otak dan gangguan saraf. Namun, riset  sejenis belum dapat dilakukan pada manusia karena teknis risetnya (pemberian dengan sengaja) dinilai kurang etis.

Karena masih terjadi pro-kontra tentang konsumsi alkohol selama hamil serta batas volume alkohol yang aman bagi janin, agar tumbuh-kembang janin lancar dan “sucihama” sebaiknya saat hamil sama sekali tidak mengonsumsi alkohol, termasuk yang ada di makanan.

Karena itu, ketahui alkohol yang “tersembunyi” di makanan dan obat agar bisa dihindari sama sekali atau dikonsumsi secara bijak.     
  • Alkohol sebagai penyedap masakan, populer di masakan Cina, Jepang, Korea dan Western food. Penyedap ini ada yang berupa Ang Chiu, yang biasanya digunakan untuk penyedap masakan untuk daging, tim ayam, sea food dan sayur mayur, Lo Wong Chiu, saus penyedap masakan daging, tim ayam, sea food dan sayur mayur, atau cooking wine untuk tumisan. Aroma muncul saat dipanaskan dan alkohol dibubuhkan ke wajan.
  • Alkohol di kue, umumnya kue  “impor” dari Barat seperti Black Forest, vla di Sus, Rhum Balls dan Butter Rhum Cake yang mengandung rhum dengan kadar alkohol 30%. Cherry Nougat dan Brandy Snaps mengandung brandy, Chocolate Coffee Liqueur mengandung liqueur.
  • Alkohol di BBQ, untuk melunakkan daging dan menciptakan aroma khas. Jenisnya, arak putih atau anggur beras ketan.
  • Alkohol di mie; mie goreng ayam, udang, sea food kadang ditambahkan arak putih, arak merah atau mirin untuk menambah selera.
  • Alkohol di campuran minuman; minuman ala kafe dengan nama atraktif dan berkonotasi buah seperti avacado fload, lemon squash, orange punch kadang dibubuhi rhum atau alkohol lain untuk menimbulkan sensasi khusus. Tanyakan ke pramusaji.
  • Alkohol di obat; digunakan sebagai pelarut bahan obat. Anggur Beras Putih digunakan sebagai rendaman obat Thionghoa.
  • Alkohol di hidangan tradisional; Tape ketan, tape singkong, brem, legen, tuak, atau durian fermentasi, kandungan alkohol meningkat seiring bertambahnya waktu. Contoh, fermentasi tape sehari kandungan alkoholnya 1,7%,  2 hari 3,3%. Makin tinggi  lagi jika keluar cairan.
  • Alkohol di  permen atau cokelat; Misal, liqueur di permen cokelat, kandungan alkoholnya sebanyak takaran yang dimasukkan ke adonan. Kadang tercantum di kemasannya.   
Hmm.. Sayang memang kalau jenis-jenis makanan di atas salah satunya adalah makanan favorit Anda. Tapi demi bayi Anda, tentunya Anda rela dong untuk pantang makan makanan yang disukai tersebut?
   


Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : 4
Cuma sekedar info untuk pertimbangan bunda2 yang ingin menyapih di usia 2 tahun... Cara terbaik buat anak justru self weaning lhooo.... biarkan dia menyapih dirinya sendiri... Lalu mengenai usia 2 tahun adalah usia dimana anak HARUS DISAPIH, gak sepenuhnya benar lho... Kalau ada anggapan anak akan jadi manja dan gak mandiri kalau gak disapih, trus ASI udah gak oke lagi kualitasnya, itu juga gak sepenuhnya benar. Tapi memang sebaiknya, mulai menyapih di usia 2 tahun. Tapi ya itu tadi, self weaning is the best! Jadi lebih baik don't refuse and don't offer... Jangan dipaksa... Ini ada surat terbuka kepada Tabloid Nakita dari Mbak Luluk, pemerhati masalah ASI dan kesehatan anak, menanggapi pendapat yang menyatakan ASI maksimum diberikan hingga usia 2 tahun... Mudah2an bermanfaat...   Date: Fri, 7 Oct 2005 09:05:34 +0700 (WIT)
From: "Luluk Lely Soraya I"
Subject: Surat Terbuka utk Tabloid Nakita (Perihal Menyusui & menyapih)

Dear Redaksi Nakita Yth., Saya adalah pembaca setia tabloid Nakita. Saya selalu tertarik ttg topik-topik bahasan Nakita. Terutama bahasan tentang ASI & menyusui.

Beberapa edisi yg lalu, tepatnya edisi Nakita No. 331 th VII, saya terusik dengan tulisan dari Ibu Dra. Mayke Tedjasaputra sebagai psikolog di rubrikKonsultasi Ahli. Saat itu ada seorang pembaca yg menanyakan mengenaiapakah anaknya harus disapih saat berumur 2 th.
Dan jawaban dari ibu Mayke adalah :

“Justru bila anak disapih pada usia yang seharusnya (maksimum 2 tahun) merupakan tindakan yang tepat, karena pada saat ini orang tua sekaligus melatih anak untuk mandiri dan anak belajar untuk tidak selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. “

Ini memang bukan kali pertama saya membaca ulasan dari beliau ataupun Ahli lain di Nakita tentang pentingnya menyapih anak di usia 2 th atau < 2 th agar anak tidak manja dan lebih mandiri. Bahkan di salah satu bahasan Nakita (artikel “Saat dan cara tepat menyapih si kecil” Nakita No. 01016) tentang hal ini psikolog lain menyampaikan agar anak disapih
minimal di usia 1-2 th, karena jika anak terus disusui terutama > 2 thakan menyebabkan gangguan psikis pada anak seperti ke penyimpangan seksual.

Masih dalam artikel yg sama seorang dokter anak juga menyampaikan bahwa menyapih sebaiknya dilakukan minimal di usia setahun tapi jangan sampai lebih dari 2 tahun. Sebab, terangnya, "Semakin bertambah usia, kualitas ASI juga sudah tak bagus lagi."

Membaca tulisan2 tsb saya sebagai ibu dari seorang putri amat khawatir dg masa menyusui anak & masa menyapihnya. Dan saya yakin ribuan ibu & ayah pembaca Nakita juga mengalami keresahan yg sama.
Satu pertanyaan besar dalam benak saya, atas dasar apa ya para ahli tsb mengeluarkan pernyataan spt itu ?! Apakah memang sudah pernah dilakukan penelitian atas hal tsb atau bagaimanakah ?! Bukankah dalam dunia medis juga dunia perkembangan anak, segala pernyataan harus didukung bukti-bukti akurat dapat berupa hasil penelitian yg akurat. Sehingga tidak terjadi misconception di masyarakat.
Karena hal itu saya mencoba browsing mencari informasi yg tepat danupdating info terkini ttg ASI & menyusui. Ternyata apa yg saya dapatkan sangat berbeda sekali dg yg disampaikan para pakar di Nakita.

Saya yakin Redaksi Nakita pasti ingin memberikan yg terbaik utk pembacanya. Karena itu ijinkan saya utk menyampaikan hasil browsing saya dari berbagai sumber terpercaya mengenai “Benarkah anak yg disusui > 2 th akan membuatnya tidak mandiri dan mengalami gangguan psikis dari segi medis ataupun psikologis ?”

Fakta 1. WHO & UNICEF tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa menyusui anak > 2th akan berdampak buruk bagi anak.

Pada th 2001 di Geneva, WHO & UNICEF menyampaikan satu statement resmi
bahwa tiap ibu di-encourage utk menyusui bayinya secara eksklusif di 6 bl pertama kehidupannya, kemudian ASI terus dilanjutkan bersamaan dg MPASI hingga anak berusia 2 tahun atau LEBIH, SELAMA IBU & ANAK SALING MENGINGINKANNYA (1) .
Dalam tiap bahasan artikel-artikel WHO ttg ASI & menyusui, pernyataan tersebut selalu diulang-ulang. Tidak pernah ada batasan khusus bahwa ASI harus distop saat anak masuk usia 2 th. Jika menyusui anak > 2th memiliki dampak buruk bagi anak (spt anak jadi manja bahkan mengalami gangguan psikologis, gizi ASI utk anak > 1th jelek, dsbnya) tentu WHO sebagai “kiblat” dari dunia medis TIDAK AKAN mengeluarkan statement spt diatas.
Saya yakin sekali bahwa tiap statement yg dikeluarkan oleh WHO & UNICEF bukan hanya sekedar hasil pemikiran satu atau sekelompok orang saja.
Tapi pernyataan tsb didukung oleh berbagai penelitian yg hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Fakta 2. Tidak benar jika kualitas ASI > 1 th sudah tidak bagus lagi.
Memang betul saat anak > 1th, ASI bukan lagi kebutuhan utama baginya.
Namun bukan berarti tidak ada nilai gizinya. Berdasarkan penelitian dilakukan pakar2 laktasi di WHO menyatakan bahwa ASI > 1 th tetap kaya akan nutrisi yang tidak ternilai harganya.

Breastfeeding your toddler can provide:
31% of his daily energy needs,
38% of protein requirements,
45% of Vitamin A requirements, and
95% of Vitamin C needs.

Source: WHO/CDR/93.4 (2)

Bahkan menurut penelitian Goldman et. Al, kandungan zat imun dalam ASI makin tinggi seiring dengan bertambahnya usia bayi. (3).

Menyusui utk anak > 1 th atau > 2th tetap memberikan manfaat tidak hanyutk anak, tetapi juga utk ibu. (4)

Fakta 3. Tidak benar bahwa secara psikologis, menyusui > 2th akan membuat anak jadi tidak mandiri, apalagi beresiko membuatnya mengalami penyimpangan seksual.
Tidak pernah ada penelitian yg berhasil membuktikan statement di atas. Bahkan American Academy of Pediatrics (AAP) , semacam IDAI nya Amerika, merekomendasikan : "Susuilah anak di tahun pertamanya dan susuilah terus selama ibu dan anak saling menginginkan…Makin lama ibu menyusui anaknya,makin memberikan keuntungan bagi ibu dan anak dari segi kesehatannya dan perkembangannya……Tidak ada batasan pasti kapan anak harus berhenti menyusu dari ibunya. Dan TIDAK ADA BUKTI bahwa menyusui anak-anak > 2 th akan membuatnya terganggu secara psikologis ataupun." (AAP 2005).

Sementara itu penelitian yg dilakukan Sally Kneidel in "Nursing Beyond One Year" (New Beginnings, Vol. 6 No. 4, July-August 1990, pp. 99-103) (5) menyimpulkan bahwa anak-anak yang menyapih dirinya sendiri memiliki rasa sosial dan kemandirian yang jauh lebih baik dari mereka yang disapih secara paksa. Ferguson et al 1987 juga melakukan penelitian pada anak usia 6-8 th. Bahwa ternyata anak2 tsb disusui oleh ibunya hingga usia > 2th dan mereka memiliki social adjustment (adaptasi sosial) yang sangat baik.

Banyak ahli laktasi menyarankan agar menyusui anak > 1th membantunya menemukan rasa percaya dirinya dsbnya. Jadi menyusui di usia ini justru memenuhi kebutuhan psikologisnya. Tentu saja saja komunikasi selama masa menyusui ini adalah kunci dari ikatan kuat antara ibu-anak.

Fakta 4. Karena tidak ada batasan kapan anak harus disapih, maka biarkanlah ibu & anak yg memutuskannya.
Yg dapat dilakukan oleh para ahli medis & ahli laktasi adalah memberikan saran bagaimana cara menyapih yg terbaik. Bahwa menyapih dg memberikan jamu pahit ke putting payudara ibu, atau melarang anak utk menyusu lagi secara drastis, dan berbagai cara menyapih yang sering disampaikan hanya akan menodai bonding yg begitu indah terjalin selama masa menyusui.
Bahwa betul Nakita pernah menulis ttg cara menyapih secara perlahan seperti Yg ditulis dalam artikel “Lewat usia 2 tahun masih menyusu ibu”. Namun cara menyapih yang paling tepat adalah dg strateg I “do & don't”. Jangan menolak jika anak ingin menyusu, tapi jangan tawarkan jika ia tidak ingin menyusu. Dan hal yg paling penting tapi sering terlupakan dalam masa menyapih adalah KOMUNIKASI. Ajaklah anak utk diskusi tentang rencana menyapih dsbnya. Berapapun kecil usia si anak.

Semoga ulasan tersebut dapat membantu menyeimbangkan informasi yg telah ada. Saya juga lampirkan tulisan saya tentang bahasan diatas untuk dapat dapat dipertimbangkan dimuat di Nakita.

Semoga Nakita makin berjaya dan makin memberikan yg terbaik utk pembacanya.


Terima kasih.

Luluk Lely Soraya Ichwan
Pemerhati masalah ASI & kesehatan keluarga

Referensi :

(1) WHO. Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. 2001WHA55/2002/REC/1.
(2) WHO. 2004. ”Infant Feeding in emergencies : A guide for mothers”(www.who.int)
(3) Kelly Bonyata, BS, IBCLC ”Extended Breastfeeding Fact Sheet”
(http://www.kellymom.com/bf/bfextended/ebf-benefits.html)
(4) Jack Newman, MD, FRCPC. ”Breastfeed a Toddler—Why on Earth? ”
(http://www.kellymom.com/newman/bf_toddler_01-03.html)
(5) Lalecheleague International, ”What are the benefits of breastfeeding my toddler?” (http://www.lalecheleague.org/FAQ/advantagetoddler.html)
(6) Lalecheleague : “Nursing Beyond One Year”
(http://www.lalecheleague.org/NB/NBJulAug90p99.html)
(7) Nursing Past Infancy and Into Toddlerhood
(http://www.breastfeed-essentials.com/nursetoddler.html)
(8) Ahn, C H and MacLean, W C. Growth of the exclusively breastfed infant. Am J Clin Nutr 1980; 33:183-92.
(9) Briend, A. et al. Breast feeding, nutritional state, and child survival in rural Bangladesh. Br Med J 1988; 296:879-82.
(10) Ferguson, D. M. et al. Breastfeeding and subsequent social adjustment in six- to eight-year-old children. J Child Psychol Psychiatr Allied Discip 1987; 28:378-86.
(11) Goldman, A. S. et al. Immunologic components in human milk during the second year of lactation. Acta F'aediatr Scand 1983; 722:133-34.
(12) Guilick, E. E. Effects of Breastfeeding on Infant Health. Pediatr Nurs 1986; 12(1): 51-54.
(13) Jelliffe, D. B. and Jelliffe, E. F. P. The volume and composition
of human milk in poorly nourished communities. A review. Am J Clin Nutr 1978;31:492-509.
(14) Rohde, J. E. Breastfeeding beyond twelve months. Lancet 1988; 2:1016.
(15) Savilahti, V. M. et al . Prolonged exclusive breast feeding and
heredity as determinants in infantile atopy. Arch Dis Child 1987; 62269-73.
(16) Shattock, F M. and Stephens, A. J. H. Duration of breastfeeding.Lancet 1975; 1:113-114.
(17) Tangermann, R. H. et al. Breastfeeding beyond twelve months. Lancet 1988; 2:1016.
(18) Underwood, B. A. Weaning practices in deprived environments: theweaning dilemma. Pediatr 1985; 75:194-98.
(19) Victora, C. G. et al. Is prolonged breastfeeding associated withmalnutrition? Am J Clin Nutr 1984; 39:307-14.
(20) Waletzky, L. R. Breastfeeding and weaning: some psychologicalconsiderations. Primary Care 1979; 6:341-55.
(21) Whitehead, R. G. The human weaning process. Pediatr 1985; 75: 189-93.    
   
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Darah tali pusat anda hadiah sepanjang masa By CORDLIFE Indonesia   Dear Mom's   Salam Kenal semuanya,sebelumnya  ijin kami untuk mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan waktunya.   Pt.Cordlife Indonesia adalah sebuah perusahaan penyimpanan darah tali pusat yang mendedikasikan diri untuk  memberikan solusi terbaik dalam terapi sel, melalui jaringan bank darah tali pusat yang terluas seAsia dan Australia.dan telah terakreditasi oleh AABB yang menjamin kualitas darah tali pusat.Serta satu-satunya dan pertama di indonesia yang memiliki Fasilitas laboratorium yang dibangun sesuai ketentuan AABB dan mendapatkan ijin Resmi dari DEPKES RI   Beberapa Informasi penting yang perlu di ketahui sebagai calon Orang Tua   *Apakah darah tali pusat dan keistimewaan Darah Tali Pusat? Darah tali pusat  juga di sebut "darah Plasenta" ialah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan Plasenta. Pada  masa keham,ilan, tali pusat sebagai garis kehidupan antara sang Ibu dan Bayi. Darah yang ada didalam darah tali pusat menawarkan harapan baru bagi sang anak atau anggota keluarga lainnya.Darah tali pusat murapakan sumber yang kaya akan sel induk (Hematopoietioc Stem Cells) yang berperan sebagai pembentuk darah dan sistem kekebalan Tubuh. Sel induk juga dikenal sebagai Prekursor sel-sel atau sel asal karena mereka mempunyai kemampuan unik untuk berubah menjadi tipe-tipe sel yang berbeda dalam darah yaitu :   *Sel dara merah yang membawa Oksigen ke semua sel dalam tubuh. *Sel darah Putih  yang melawan Infeksi *Keping darah yang membantu pembekuan darah saat terjadi cedera   Darah tali pusat hanya dapat di ambil pada saat kelahiran Penelitian Menunjukkan bahwa sel Induk yang terdapat didalam darah tali Pusat bayi Anda memepunyai kemampuan untuk beregenerasi menjadi berbagai jenis sel yang berbeda dan berpotensi memebentuk sistem Saraf,Kulit,tulang,jantung,organ endokrin dan jaringan tubuh lainnya.   *Penyakit-Penyakit yang dapat di terapi dengan sel induk darah tali Pusat. 1.Sindroma Kegagalan sumsum tulang dan beberapa jenis kanker. 2.kelainan Metabolisme Bawaan. 3.Beberapa Kelainan Darah. 4.Defisiensi Sistem kekebalan Tubuh.   Saat ini , Lebih dari 80 jenis penyakit sudah dapat di terapi dengan sel induk darah tali pusat  daftar selengkapnya silahkan kunjungi : WWW.cordlife.com.   *Apa Yang sel Induk (hematopoietik Stem Cells) dapat lakukan Untuk keluarga Anda saat ini?
  Pilihan Anda untuk menyimpan darah tali pusat bayi anda akan menyediakan sumber sel induk dengan hubungan Genetik yang siap dipakai untuk Saudara dan anggota keluarga lainnya   Kemungkinan* kecocokan antara......   Saudara Kandung Bayi                       50% - 70% Orang Tua Bayi                                     25% - 50% *berdasarkan Kecocokan 3 dari 6 pasang HLA
  Apa yang anda simpan saat ini merupakan Investasi kecil menuju masa depan terapi sel Induk.   Proses Pengambilan Darah tali pusat?   .Proses pengambilannya sangat mudah,tidak sakit dan cepat,tidak menggangu proses kelahiran dan aman bagi ibu dan bayi. .Darah Tali Pusat akan diambil oleh dokter anda pada saat kelahiran .setelah bayi lahir,Tali pusat dikleem (dijepit). Kemudian dokter akan segera mengalirkan darah tali pusat kedalam kantung darah steril sekali pakai. .Perwaakilan Cordlife akan mengambil darah tali pusat tersebut dalam waktu 24 jam sejak waktu kelahiran. .Darah ibu akan di ambil untuk pengujian terhadap penyakit infeksi menular dalam waktu 48 jam sebelum atau sesudah kelahiran.   Proses dan penyimpanan darah tali pusat bayi anda .Sel darah Merah dan Plasma dalam darah tali pusat akan di pisahkan untuk memperoleh sel induk berinti dengan menggunakan sistem Triple Bag yang tertutup. .Sel induk berinti akan disimpan dalam CRYOBAG silikon yang dirancang secara Khusus,dan dikemas rangkap dua supaya dapat bertahan pada suhu -134 0C. .Cordlife melakukan uji stabilitas setiap tahun dengan menggunakan sampel donasi untuk memastikan bahwa sel tetap hidup setelah dicairkan.   Untuk Informasi Lebih Lanjut, Dear Mom's dapat mendaftarkan diri dengan mengirimkan data : Alamat,No Tlp ,Serta usia kehamilan Anda ke alamat e-mail : sopian.palulu@cordlife.com  kami akan menghubungi serta mengirimkan Paket Informasi berupa Buklet secara gratis   atau menghubungi kami : PT.Cordlife Indonesia Plasa Chaze Lt 7 Jl. Jend Sudirman Kav .21 Jakarta 021-5208122 up Sopian Palulu No Hp.0818 0893 9967 / 08818 809 808.     Salam   Sopian.P.                                            
   
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
Ass wr wb, Temen-temen terkasih, semoga artikel yg saya copy kan dari website group sehat bisa bermanfaat yaa. Amin.... Agar ASI lancar di awal masa menyusui 8/6/2007 (Diterjemahkan dari artikel “How to Get Your Milk Supply Off to a Good Start”) http://www.lalecheleague.org/NB/NBJulAug05p142.html Lisa Marasco, IBCLC; Santa Maria, CA, USA Diana West, IBCLC; Long Valley NJ, USA From: NEW BEGINNINGS, Vol. 22 No. 4, July-August 2005, pp. 142-147 Idealnya proses menyusui dapat segera dilakukan begitu bayi lahir. Bayi yang lahir cukup bulan akan memiliki naluri utk menyusu pada ibunya di 20 – 30 menit setelah ia lahir. Itupun jika ia tidak mengantuk akibat pengaruh obat ataupun anastesi yang diberikan ke ibu saat proses melahirkan. Di jam-jam pertama, bayi akan relatif tenang, terjaga dan memiliki kemampuan bawaan utk melakukan proses latch-on (proses masuknya sebagian besar ke dalam mulut bayi hingga ia dapat ”mengunci” dan menyusu dg baik) dan menyusu dengan baik. Riset menunjukkan bahwa bayi baru lahir yang diletakkan di perut ibu sesaat setelah ia lahir, akan mampu mencari payudara ibu dan menyusu dengan baik dalam kurun waktu kurang dari 50 menit. Memisahkan bayi dari ibunya sebelum hal tsb dilakukan akan membuat bayi kehilangan kesempatan besar. Bayi akan mengantuk dan kehilangan minatnya utk menyusu pada ibunya. Akibatnya proses inisiasi menyusui mengalami hambatan (Righard and Alade 1990; Widstrom et al. 1990; Wang and Wu 1994). Oleh karena itu, pastikan bahwa bayi mendapatkan kesempatan utk melakukan proses inisiasi menyusui paling tidak satu jam pertama setelah ia lahir. Hal ini akan menunjang proses lancarnya ASI di kemudian hari. Meskipun proses menyusui dapat segera ibu lakukan setelah bayi lahir, beberapa bayi nampak tidak dapat latch on dengan baik setelah ia lahir. Hal ini disebabkan pengaruh epidural atau anastesi lainnya yang diberikan ibu selama masa melahirkan. Beberapa jenis anastesi mengurangi refleks bayi mencari payudara ibu dan menyusu pada ibunya, juga meningkatnya temperatur tubuh bayi dan tangisan bayi (Ransjo-Arvidson et al. 2001). Namun perlu dipahami bahwa jika bayi tidak dapat menyusu setelah ia lahir bukan akhir dari segalanya. Segera minta bantuan dari ahli laktasi jika bayi sulit menyusui atau melakukan latch on. Sehingga problem tersebut dapat segera diatasi. Selanjutnya, semakin seringnya bayi disusui makin meningkatkan reseptor hormon prolaktin (Lihat kolom di halaman 144.) Jika menyusui di jam-jam pertama kelahiran tidak dapat dilakukan, alternatif terbaik berikutnya adalah memerah ASI atau pompa ASI selama 10-20 menit tiap 2 hingga 3 jam sekali, hingga bayi dapat menyusu. Tindakan tsb dapat membantu memaksimalkan reseptor prolaktin dan meminimalkan efek samping dari tertundanya proses menyusui oleh bayi. Jika ibu melahirkan di RS atau di klinik melahirkan, biasanya disediakan breastpump elektrik dan ibu butuh bantuan menggunakannya. Perawat, konsultan laktasi ataupun bidan dapat membantu ibu dalam menggunakan alat tsb. Suasana yang menyenangkan, tenang dan nyaman akan membantu saat-saat berduaan dan terciptanya bonding antara ibu dan bayi. Meskpun tidak mudah membuat suasana spt it di RS, namun adanya dukungan, support dan kenyamanan akan membantu ibu dalam proses makin lancarnya produksi ASI. Menyusui Pasca Melahirkan dengan Operasi Cesar Ibu yang melahirkan dengan cara operasi cesar (c-sections) seringkali sulit menyusui bayinya segera setelah ia lahir. Terutama jika ibu diberikan anastesi umu. Ibu relatif tidak sadar untuk dapat mengurus bayinya di jam pertama setelah bayi lahir. Meskipun ibu mendapat epidural yang membuatnya tetap sadar, kondisi luka operasi di bagian perut relatif membuat proses menyusui sedikit terhambat. Sementara itu, bayi mungkin mengantuk dan tidak responsif untuk menyusu, terutama jika ibu mendapatkan obat-obatan penghilang sakit sebelum operasi. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa proses melahirkan dengan cesar akan menghambat terbentuknya produksi ASI (Dewey et al. 2003; Grajeda and Perez-Escamilla 2002; Rowe-Murray Fisher 2002; Hartmann 1987). Meskipun demikian, menyusui sesering mungkin setelah proses kelahiran dg cesar akan meminimalisasi masalah-masalah tsb. Bahkan beberapa ibu yang melahirkan dg cesar memiliki produksi ASI yang berlimpah. Kehebatan Kolostrum Tiap ibu perlu mengetahui dan menghargai betul betapa berharganya kolostrum. Kolostrum, cairan bening kekuningan yang sering disebut “Pre-milk”, akan diproduksi di hari-hari pertama menyusui. Kolostrum, kemudian disusul dengan ASI “matang”, akan menjaga dan melindungi bayi seperti plasenta saat ia dalam kandungan ibu. Kolostrum relatif rendah lemak dan karbohidrat, tetapi kaya akan protein. Kandungan tsb sangat tepat sesuai dengan kebutuhan bayi di hari-hari pertama. Kolostrum mudah dicerna dan mengandung sel-sel hidup yang memberikan proteksi terhadap berbagai bakteri, virus dan alergen. Kolostrum ini akan melindungi bagian dalam usus bayi dan menjaganya dari absorpsi substansi-substansi yang dapat menyebabkan terjadinya alergi. Faktor imun seperti IgG dan IgA sangat banyak jumlahnya dalam kolostrum dibandingkan dengan ASI matang. Kedua zat imun tsb akan menstimulasi dan meningkatkan sistem imun bayi. Dan penelitian menunjukkan bahwa manfaat tsb akan terus didapatkan bayi selama hidupnya. Lebih jauh lagi, kolstrum beraksi sebagai laxative (“obat pencuci perut”) yg efektif, mulai dari membuang meconium dari usus, hingga memecahkan bilirubin (substansi yg dapat membuat bayi menjadi kuning). Dua minggu kemudian, kolostrum akan berubah komposisi menjadi ASI matang. Namun kondisi tsb tidak terjadi secara sekaligus. Kolostrum akan secara perlahan berubah menjadi ASI matang. Karena itu ASI yang dihasilkan di saat-saat tsb terlihat lebih kekuningan dibandingkan ASI yg dihasilkan kemudian. Terkadang kita jumpai beberapa ibu yang belum dapat menghasilkan ASI di awal setelah kelahiran bayinya. Ibu-ibu yang tidak melihat kolostrum saat menyusui bayinya akan merasa khawatir jika dirinya tidak dapat memproduksi ASI. Namun, kenyataan bahwa tidak terlihatnya ASI saat bayi menyusu, bukan berarti ASI (kolostrum) tidak keluar. Kolostrum yang dihasilkan ibu umumnya diproduksi dalam jumlah yang sangat kecil, yaitu sekitar 7.4 sendok teh (36.23 ml) per harinya. Atau sekitar 1.4 hingga 2.8 sendok teh (6.86-13.72 ml) sekali menyusu. Dan jumlah yang sangat sedikit tsb akan segera diminum dan ditelan oleh bayi (Hartmann 1987; Hartmann and Prosser 1984; Houston et al. 1983). Kenyataan bahwa warna dari kolostrum yang bening kekuningan dan tampak spt air liur menyebabkan kolostrum sulit untuk diidentifikasi. Sehingga tak jarang ibu yang merasa ASInya belum keluar, padahal ASI (kolostrum) nya sudah keluar. Memerah ASI di awal-awal pasca melahirkan akan terasa sulit, karena payudara terasa bengkak. Disini ibu membutuhkan bantuan dari konsultan laktasi. Selanjutnya seiring dengan waktu dan makin seringnya ibu memerah ASI, maka ibu akan lebih terampil dalam memerah ASI. Karena sedemikian berharganya kolostrum, maka pastikan ibu memberikannya ke bayi meskipun hanya dalam jumlah yg amat sangat sedikit. Kolostrum ini akan menjadi hadiah yang tak ternilai harganya utk anak. Karena manfaatnya yang demikian hebat, maka segala macam upaya dalam memberikan kolostrum akan menjadi hal yang patut diperjuangkan. Rooming-In (Rawat Gabung) Banyak RS yang menawarkan pilihan agar bayi dapat terus bersama ibunya selama 24 jam. Kondisi ini dinamakan rawat gabung. Meskipun selama ini banyak RS yang masih menerapkan ruangan khusus untuk bayi, terpisah dari ibunya. Namun riset terakhir menunjukkan bahwa jika tidak ada masalah medis, tidak ada alasan untuk memisahkan ibu dari bayinya, meskipun sesaat (Yamauchi and Yamanouchi 1990; Buranasin 1991; Oslislo and Kaminski 2000). Bahkan makin seringnya ibu melakukan kontak fisik langsung (skin-to-skin contact) dengan bayi akan membantu menstimulasi hormon prolaktin dalam memproduksi ASI (Hurst 1997). Karena itu pada tahun 2005, American Academy of Pediatrics (AAP) mengeluarkan kebijakan agar ibu dapat terus bersama bayinya di ruangan yang sama dan mendorong ibu untuk segera menyusui bayinya kapanpun sang bayi menginginkannya. Semua kondisi tsb akan membantu kelancaran dari produksi ASI. Susui bayi sesering mungkin Seperti yang telah diketahui bersama, ibu harus menyusui sesering mungkin kapanpun bayi menginginkannya. Ini berarti, paling tidak tiap 2 hingga 3 jam sekali dan tiap 4 hingga 5 jam di malam hari dari 8 hingga 12 kali menyusui selama 24 jam. Coba kalkulasikan berapa lama bayi menyusu, mulai dari awal hari menyusu hingga akhir hari. Umumnya bayi menyusu kira-kira 20-40 menit sekali menyusu, tapi bukan berarti ibu harus melihat jam dan mengukur lamanya bayi menyusui. Di minggu-minggu pertama menyusui, terutama saat bayi baru lahir, hari-hari ibu terasa hanya diisi dengan kegiatan menyusui saja. Saat bayi baru selesai menyusui, ibu harus menyusu kembali. Ini sangat lumrah terjadi. Sebelum ASI matang keluar, bayi akan terasa begitu rakus menyusu. Hal ini disebabkan lambung bayi yang begitu kecil, sehingga mereka mudah lapar. Makin sering bayi menyusui akan memperbanyak ASI yang diproduksi. Hal ini disebabkan oleh stimulasi maksimum dari reseptor-reseptor prolaktin yang akan memicu produksi ASI dalam jumlah sebanyak mungkin. Bulan pertama menyusui adalah masa pembelajaran utk bayi. Di bulan tsb, ia berusaha menguasai betul bagaimana teknik menyusui yang tepat. Hingga masuk ke bulan berikutnya, ia dapat menyusu dengan baik dalam waktu yang singkat. Dengan selalu berada di dekatnya, Ibu dapat memastikan tanda-tanda awal bayi lapar (mimik muka tanda haus, dsbnya). Jadi ibu dapat segera menyusuinya sebelum bayi kelaparan dan menangis karena stres. Jika hal ini dilakukan, ibu dan orang sekitar ibu akan terhindar relatif jauh dari stres. Seiring waktu, ibu tidak selalu menghabiskan waktu dengan menyusui sepanjang hari. Ingatlah bahwa ibu dalam masa pemulihan pasca melahirkan, sehingga ibu butuh banyak istirahat. Menyusui adalah cara alami untuk memastikan ibu dapat berisitrahat dengan baik. Terutama di sela waktu menyusui. Ibu dapat beristirahat saat bayi sedang tidak menyusu. Semakin bertambahnya waktu juga, bayi akan memiliki pola menyusui. Sehingga ibu dapat mengatur waktunya dengn baik. Pola menyusui yang bayi atur akan sangat spesifik sesuai dengan kebutuhannya. Mulai dari kebutuhan emosinya hingga kebutuhan fisiologisnya. Dan pola menyusui tsb akan terus berubah sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Lindungi diri dengan lingkungan yang supportif Masa menyusui adalah masa yang paling sensitif dalam kehidupan ibu. Baik secara fisik ataupun emosional. Begitu ibu mulai menyusui, ibu butuh lingkungan yang supportif, yang mendukung ibu dari berbagai keraguan dan kritikan. Menyusui memang hal biologis yang wajar. Namun di dalam masyarakat, kita masih sering menjumpai orang-orang yang tidak nyaman dengan keberadaan ibu menyusui. Dan orang-orang ini akan banyak melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sinis seputar produksi ASI ibu. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan yang mereka ketahui tentang menyusui dan kadang dipengaruhi oleh anggapan yang salah tentang payudara dari segi sexual. Disini lah ibu butuh banyak dorongan dan dukungan positif. Jangan pedulikan tanggapan negatif yang dapat mengganggu kenyamanan dan rasa percaya diri ibu akan ASI dan menyusui. Memang tidak mudah menjaga jarak dari orang-orang yang tidak mendukung ibu dalam hal menyusui. Namun ingatlah bahwa ibu butuh suasana dan lingkungan yg kondusif demi keberhasilan ASI eksklusif. Ingatlah selalu bahwa bayi ibu butuh air susu ibu. Ingatlah selalu akan hal ini diatas segala kritikan dan tekanan. Jika ibu sulit menghadapi berbagai kritikan dan tekanan, mintalah bantuan suami ataupun orang lain yang dapat membantu ibu untuk menghadapi hal tsb. Mungkin ibu berpikir, “Bagaimana jika orang yg tidak mendukung saya adalah ibu saya atau ibu mertua saya ? Bagaimana cara utk menghadapinya ?”. Banyak eyang baru yang tidak berhasil menyusui anaknya saat ia bayi. Beberapa eyang yang sedih akan berupaya sedemikian rupa membantu agar anaknya ataupun menantunya sukses menyusui bayinya. Namun ada juga eyang yang justru menjadi defensif. Mereka akan berupaya mempertahankan pendapatnya agar diberikan susu formula dan menganggap menyusui adalah hal yang menyebalkan. Nah tahukah anda pengalaman ibu anda ataupun ibu mertua anda dalam hal menyusui ?! Tanyakan hal ini kepada mereka. Dengarkan cerita dan pengalaman mereka saat menyusui dulu. Dengan demikian, anda mendapatkan informasi, dukungan ataupun masalah teknis yang mungkin anda belum dapatkan. Hal ini akan mengetahui bagaimana perjuangan mereka dahulu dan bagaimana anda mengetahui betul bahwa mereka adalah orang tua yang baik. Dengan menunjukkan empati dan mendengarkan pengalaman mereka, anda akan mendapatkan dukungan ataupun masukan yang baik dalam menyusui. Kewajiban lainnya Di minggu-minggu pertama menyusui, ibu akan terfokus pada perawatan anak, menyusui dan merawat diri sendiri. Tanggung jawab lainnya tidak akan terlalu menjadi perhatian. Jika anda memiliki anak yang lebih besar (akak dari bayi), anda perlu memperhatikan mereka juga. Padahal anda harus membagi perhatian utama ke bayi dan anda sendiri. Mintalah bantuan kepada suami ataupun pengasuh yang akan membantu anda dalam memenuhi kebutuhan utama sang kakak. Biasanya teman ataupun kerabat akan mengunjungi ibu di awal-awal pasca ibu melahirkan. Di saat spt ini ibu seringkali merasa tidak dapat leluasa menyusui bai ataupun utk beristirahat. Jika hal ini terjadi, katakanlah secara perlahan dan sopan kepada tamu bahwa ibu butuh waktu untuk menyusui ataupun istirahat. Jika tamu tsb tetap memaksa utk tinggal, maka cara terbaik adalah membatasi waktu berkunjung. Atau ibu dapat menjelaskan secara perlahan bahwa ibu butuh istirahat. Istirahat di tempat tidur Tahukah anda bahwa istrihat di tempat tidur di hari-hari pertama menyusui adalah kunci awal keberhasilan menyusui. Ibu dapat membawa buku atau majalah ataupun tv untuk dibawa ke kamar ibu. Siapkan juga snack dan minuman di dekat tempat tidur. Jadi ibu hanya berdiri jika ke kamar mandi. Meluangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri dan menyusui bayi kapanpun ia inginkan, akan membantu kelancaran ASI. Jika perlu jelaskan ke tiap orang bahwa ini adalah “perintah dokter” jika ibu butuh justifikasi. Pasca melahirkan, banyak dokter yang menginstruksikan kepada ibu utk melakukan hal diatas. Karena meskipun ibu merasa senang dan segar, tubuh ibu tetap butuh istirahat banyak utk memulihkan diri pasca melahirkan. Jika ibu tidak istirahat di awal-awal pasca melahirkan, maka beberapa bulan berikutnya akan terasa lebih sulit. Dan hal ini jelas akan mempengaruhi produksi dari ASI. Masak dan pekerjaan rumah Dari sekian banyak tanggung jawab, ada 2 hal yang sebaiknya tidak ibu lakukan sendiri, yaitu masak dan pekerjaan rumah. Mintalah bantuan teman ataupun keluarga utk dapat membantu ibu menyiapkan makanan. Jadi jika ada banyak tamu yang datang membawakan banyak makanan, simpanlah dalam kulkas utk cadangan makanan ibu nanti. Biasanya banyak tamu yang berpikir jika mereka membawa makanan akan jauh lebih bermanfaat utk ibu pasca melahirkan. Pekerjaan rumah, terutama di hari-hari saat ibu melahirkan, akan terasa sangat menumpuk. Ini bukan waktunya utk ibu memikirkan hal-hal resik spt ini. Meskipun banyak yang sudah membantu membersihkan rumah dsbnya. Jangan pedulikan hal-hal yang detail, terutama menyangkut urusan keapikan rumah, selama masa awal menyusui. Jangan paksakan diri utk membereskan pekerjaan rumah, terutama di awal pasca melahirkan. Mintalah bantuan orang lain. Beritahukan mereka dimana letak piring akan menghemat energi ibu daripada mengerjakannya sendiri. Ingat dan ingatlah selalu bahwa urusan rumah bukanlah tanggung jawab anda saat ini. Tiap orang yang bertamu akan mengerti bagaimana rasanya menjadi seorang ibu. Sehingga mereka tidak akan menuntut rumah selalu terlihat rapi. Seorang ibu menyusui yang mengatakan: “Memang melakukan sesuatu tidak semudah mengatakan sesuatu. Semua orang bilang saya hanya boleh menyusui saja. Santai dan jangan memikirkan urusan rumah. Jangan hiraukan. Konsentrasi menyusui saja. Lupakan urusan lain. Saya pikir saya tidak akan menghiraukan nasehat itu, Ini sama saja saya membiarkan diri saya sendiri bermalas-malasan. Padahal saya dapat melakukannya meski saya harus mengurus dan menyusui bayi saya. Saya tidak mengerti kenapa tiap orang menyarankan hal tsb”. Jawabannya hanya satu : Jangan biarkan energi ibu habis untuk hal yang tidak perlu, meski itu sekecil apapun. Simpan energi ibu untuk menyusui bayi. Pengasuh pasca melahirkan (Postpartum Doula Care ) Banyak ibu yang memilki suami ataupun keluarga yang begitu mendukung dan membantu semua urusan ibu. Namun ada hal lain yg ibu butuhkan selain hal tsb.Selain merawat bayi, ibu juga perlu merawat dan memanjakan diri sendiri. Terkadang ibu juga merasa kebingungan dalam merawat bayi baru lahir. Disinilah ibu butuh bantuan dari doula. Doula adalah orang (biasanya wanita) profesional yg membantu ibu dalam merawat bayi dan memberikan dukungan dalam menyusui. Banyak juga doula yg ikut membantu ibu dalam proses persalinan, meski banyak juga yg membantu ibu pasca melahirkan. Doula juga dapat membantu ibu dalam mengurus rumah, mengasuh sang kakak dari bayi, ataupun merawat anda. Kehadiran doula bukan hanya utk membantu hal-hal tsb diatas, tetapi juga membantu memastikan ibu agar tetap percaya diri selama proses menyusui dengan bayinya. Saat ibu memilih menyewa doula, tanyakan betul bagaimana filosofinya tentang perawatan bayi. Apakah ia percaya bahwa bayi disusui kapanpun bayi menginginkan atau ia lebih meyakini agar proses menyusui dilakukan berdasarkan jam? Apakah dia lebih suka bayi tinggal sekamar bersama ibu, atau ia lebih suka bayi dirawat olehnya ? Apakah ia mengerti betul tentang masalah-masalah menyusui ? Apalah dia menyarankan ibu untuk menemui konsultan laktasi jika dibutuhkan ? Dengan mengetahui betul filosofi dari doula yg akan ibu sewa, maka ibu dapat memastikan kelancaran berbagai urusan di rumah dan proses menyusui. Dan apabila ibu memiliki berbagai pertanyaan atau sekedar ingin mengetahui berbagai hal seputar menyusui, ibu dapat menghubungi ahli laktasi. Makan, minum dan tidur nyenyak Agar anda memiliki tenaga utk menyusui dan merawat bayi, anda butuh makanan yang bergizi, banyak cairan dan tidur yang banyak. Jangan melewatkan saat makan. Bahkan, ibu perlu makan snack bergizi di sela-sela waktu makan. Secara umum, jumlah dan kualitas makanan sangat perlu diperhatikan bagi ibu menyusui. Meski tubuh ibu akan membuat ASI yang bagus (berkualitas) meskipun ibu makan makanan yg kurang gizi. Makan makanan yang bergizi akan mengembalikan tubuh ibu ke kondisi prima. Karena itu nikmatilah waktu makan dengan baik. Minuman juga perlu diperhatikan. Minumlah saat ibu merasa haus. Ingatlah, minum dalam volume yang banyak tidak akan memperbanyak ASI. Air adalah cairan terbaik. Meskipun ibu dapat minum the yg tidak berkafein jika ibu menginginkannya. Buah dan jus jeruk juga sangat bermanfaat karena gizinya yg baik. Tapi jika anda minum jus yang ada dalam kemasan, pastikan anda membaca label kemasan. Pastikan tidak ada gula di dalamnya. Gula dalam jus kemasan hanya akan menambah kalori yang tidak diperlukan tubuh. Beberapa ibu merasa jika ia minum banyak jus jeruk, maka bayinya menjadi rewel. Demikian juga dengan susu sapi. Beberapa bayi sensitif thd protein dari susu sapi yg ada di dalam ASI. Meski hanya sedikit ibu yg mengalaminya. Ada anggapan bahwa ibu harus minum susu agar dapat membuat ASI. Anggapan ini tidak benar. ASI dibuat dari berbagai nutrien yg ada dari berbagai sumber. Jadi bukan hanya dari susu. Banyak ibu yang tidak minum susu dan tidak ada masalah dalam produksi ASInya. Selain urusan makan dan minum, hal lain yg perlu ibu perhatikan adalah masa tidur. Tidurlah kapanpun ibu bisa. Tidurlah saat bayi sedang tidur. Di awal kehidupannya, bayi masih belum memiliki pola tidur yg teratur. Sehingga waktu malam ia masih memungkinkan sering bangun dan memotong waktu tidur ibu di malam hari. Karena itu tidurlah saat bayi sedang tidur. Saat bayi tidur, biasanya ibu memanfaatkannya utk menelpon, menulis, mengerjakan pekerjaan rumah dsbnya. Padahal inilah waktu yg tepat utk ibu banyak beristirahat. Mungkin tidak mudah utk ibu tidur saat bayi tidur. Terutama jika tidak alma kemudian bayi bangun. Namun seiring waktu ibu akan terbiasa beristirahat dan mengikuti ritme bayi. Percayalah ibu akan mendapatkan banyak manfaat dengan istirahat banyak. Apalagi tubuh ibu butuh memulihkan kondisi pasca melahirkan. Agar produksi ASI selalu optimal Menyeimbangkan urusan menjaga produksi ASI agar terus optimal, menyusui dan mengurus keluarga adalah hal yg tidak mudah. Setiap hari ibu harus memenuhi kebutuhan bayi, keluarga dan diri sendiri. Terkadang sulit sekali bagi ibu utk membagi perhatian dan menyeimbangkan semua urusan. Jika hal ini terjadi, cobalah utk selalu mengingat bahwa ibu telah memberikan yg terbaik utk keluarga ibu sesuai dengan kemampuan ibu. Jangan pernah memaksakan diri sendiri. Anda akan kelelahan jika berusaha memaksakan diri. Akibatnya produksi ASI juga tidak optimal. Bersikap ariflah dalam melalui proses ini. Ingatlah, anda butuh waktu banyak utk mencintai bayi anda, sosok mungil yg baru lahir dan butuh waktu singkat sebelum ia tumbuh besar. Referensi American Academy of Pediatrics. Policy statement: Breastfeeding and the use of human milk. Pediatrics 2005; 115(2):496-506. Buranasin, B. The effects of rooming-in on the success of breastfeeding and the decline in abandonment of children. Asia Pac J Public Health 1991; 5(3):217-20. Dewey, K., Nommsen-Rivers, L., Heinig, M., Cohen, R. Risk factors for suboptimal infant breastfeeding behavior, delayed onset of lactation, and excess neonatal weight loss. Pediatrics 2003; 112(3 Pt 1):607-19. Grajeda, R. and Perez-Escamilla, R. Stress during labor and delivery is associated with delayed onset of lactation among urban Guatemalan women. J Nutr 2002; 132(10):3055-60. Hartmann, P. Lactation and reproduction in Western Australian women. J Reprod Med 1987; 32:543-47. Hartmann, P. and Prosser, C. Physiological basis of longitudinal changes in human milk yield and composition. Fed Proc 1984; 43:2448-53. Houston, M., Howie, P., McNeilly, A. Factors affecting the duration of breast feeding: 1. Measurement of breast milk intake in the first week of life. Early Hum Dev 1983; 8:249-54. Hurst, N., Valentine, C., Renfro, L. et al. Skin-to-skin holding in the neonatal intensive care unit influences maternal milk volume. J Perinatol 1997; 17(3):213-17. Oslislo, A. and Kaminski, K. Rooming-in: a new standard in obstetrics and neonatology. Ginekol Pol Apr 2000; 71(4):202-7. Ransjo-Arvidson, A., Matthiesen, A., Lilja, G. et al. Maternal analgesia during labor disturbs newborn behavior: effects on breastfeeding, temperature, and crying. Birth 2001; 28(1):5-12. Righard, L. and Alade, M. Effect of delivery room routines on success of first breast-feed. Lancet 1990; 336:1105-07. Rowe-Murray, H. and Fisher, J. Baby friendly hospital practices: cesarean section is a persistent barrier to early initiation of breastfeeding. Birth 2002 Jun; 29(2):124-31. Wang, Y. and Wu, S. Effect of early suckling and emptying the breasts after nursing on exclusive breastfeeding. Zhonghua Fu Chan Ke Za Zhi 1994; 29(8):465-7, 509-10. Widstrom, A., Wahlberg, V., Matthiesen, A. Short-term effects of early suckling and touch of the nipple on maternal behavior. Early Hum Dev 1990; 21:153-63. Yamauchi Y. and Yamanouchi, I. The relationship between rooming-in/not rooming-in and breast-feeding variables. Acta Paediatr Scand 1990; 79:1017-22. Last edited Sunday, September 18, 2005 9:38 PM by jlm. Lely Soraya I @ September 2005 Salam manis, Bunda Nenni & Zahwa
   
30-05-2017 22:03:07 flek di hamil 5 week
Jumlah Posts : 24
Jumlah di-Like : belum ada like
Salam kenal ya.. aq baru di forum ini.
aq mau tanya sama bunda2.
aq nikah udh 1 tahun 5 bulan blom dikasih beby. 30 maret 2017 aq trakhir menstruasi.
April aq telat sampe 14 mei.(telat 2 minggu)
paginya Aq tp negativ. trs keluar bercak darah sedikit. awalnya aq kira itu Aq dpet mens. aq lemes dan pasrah. tp lama2 kok darah ga keluar lagi. aq bingung. dan akhirnya aq dan suami pergi kebidan mlm. setelah TP sama bidan Hasil positif, usia kandungan 5 mingggu.
bercak2 darah mulai keluar lagi. besok sore ny aq dan suami ke Rs. kbtulan dokternya ada ny sore. awal Usg diperut. janin ga terlihat. akhirnya Usg transvaginal alhamdulillah Janin ada kecil bgt msh sebiji kacang.dan posisi ada di rahim. dokter bilang gpp. harus bedrest. jgn cape2.aq dikasih vitamin sama penguat kandungan. 2 minggu kemudian aq suruh balik lagi.
tapi bercak darah coklat/flex msh keluar selama seminggu. setelah dua minggu aq balik lagi ke dokter. tp beda dokter.. kbetulan dokter yg nanganin aq pertama ada halangan dan gabisa datang. aq di Usg diperut.. tapi janin blom keliatan. dan dokter minta tp ulang. akhir nya Aq Tp ulang sambil deg2an. takut.cemas jadi satu. hasil nya NEGATIV.
kata dokter aq keguguran saat kluar flek itu.

aq mau tanya sama bunda2 disini..
klo keguguran itu apa ada yah kluar bercak2 darah aja ? biasany kan klo keguguran itu ada gumpalan darah. aq ga keluar namanya gumpalan darah. aq bener2 keguguran atw engga ya ? apakah ada bunda yg ngalamin kayak aq ?
mohon bantuan nya yah.. aq hrs gimana

maav kepanjangan ceritanya๐Ÿ˜๐Ÿ˜
   
Jumlah Posts : 17
Jumlah di-Like : belum ada like
gapapa bunda Amel, coba besok periksa ke dokter biar di USG.. Dokter bakal tau knp, kemaren tante aq juga uda seminggu melebihi HPL trus klo ditunda lgi plasentanya bisa pengapuran. akhirnya dibawa k RS dan di induksi ato dipacu.. tp tenang aja, debay akan keluar saat dia mau.. sering diajak ngobrol aja.. aq juga lagi menanti ini.. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
   
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
mlm bunda2 saya ikut nimbrung, saya waktu ank pertama positif toxco n rubela, dengan riwayat keguguran 2 kali, di beri dokter spog khusus buat toxo ampe lahiran, n rubela cm sampai usia kehamilan 5 bln.alhamdulillah ank saya sehat, nah sekarang saya lg hml ank ke 2,tp tetap di ks obt am dokternya, krn ktnya kl virus itu sulit hilangnya,virus hanya melemah pdsaat kondisi kita baik, sebaliknya pd saat kondisi kurang baik virus akan aktif,jd saya nurut aj, mudah2an ank ke 2 saya sehat jg y..... bun...
aminn....
   
30-01-2017 21:51:37 Plasenta di Bawah
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
Saya baru melakukan USG dan janinnya usia 32 w, kata dokter plasenta nya di bawah dokter tidak menjelaskan lebih lanjut,, dokter hanya bilang semua nya bagus normal.
tapi setelah saya search di google banyak dokter yang menyarankan caesar saat melahirkan karna plasenta nya di bawah?
saya mau nanya dok emang posisi plasenta di bawah itu berbahaya dan apa memang saat melahirkan harus caesar? apa tidak bisa normal?
buat bunda yang punya pengalaman yang sama share dong??
   
26-01-2017 02:15:33 hpl april 2017 merapat
Jumlah Posts : 12
Jumlah di-Like : belum ada like
turut berduka yah bunda lis...,! aq jg ngalamin hal yg sama kyk bunda, kehmilan ke1 dan ke2 aq jg gtu, tp uk udah 25w dan 23 w klo ga salah dulu. tb2 aj kluar darah gtu, awalnya tekann darah seminggu sblm kluar drah itu emang tinggi pdahal awal kehmilan normal2 aja..pas usg ke spog trnyta djj udah gak ada. sedih bgt kan.. dan skrg uk aq 25w 4d.. di uk 24w aq ngerasain kontraksi gitu, 3 hari stelh itu darah kluar. tkut bgt nih bun, apalg tekann darah aq tinggi lg 160/100.. udah cek urin ternyata protein +3. n skrg msh dirumah sakit nih bunda2. harus dipantau sm Dr spog. tp kondisi debay kt dokter saat ini sehat, alhmdulillah.. doain yah bunda2, smoga sehat slalu debay sm bundanya jg,.!!amiiin..
   
12-01-2017 23:10:51 HPL september 2017
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
hai bunda dsini,salam kenal.. alhamdulillah,setelah penantian 5 thn aku di nyatakan hamil oleh dokter. saat ini uk 5w,pas usg pertama baru keliatan kantubg janin.

lagi rajin2 ny mual pagi sama malem nih bun,rajin makan sama tidur juga. apakah bunda dsini ngerasain hal yg sama? normal lah?
   
17-12-2016 05:42:30 hamil atau tidak
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda, saya mau nanya nih, saya kan udah telat 7 minggu, setelah saya testpact, hasil nya positif tetapi garis yg ke 2 samar, dan saat ini saya belum mengalami mual, dan gejala2 hamil muda lain nya, setelah di usg dokter bilang, belum ada pembentukan kantong rahim, gimana ya bun?