SITE STATUS
Jumlah Member :
493.586 member
user online :
1173 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: dramamim obat tidur untuk anak

New Topic :  
Jumlah Posts : 15
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda" mau nanya. obat demam untuk anak 7bulan yg ada d apotek itu yg bagus merk apa ya? aku buat jaga" soalnya besok mau mudik.takut si kecil demam karna kelelahan perjalanan jauh. makasih bunda"
   


25-06-2014 15:53:56 obat diare
Jumlah Posts : 15
Jumlah di-Like : belum ada like
selamat siang,adakah obat bebas untuk anak yg sering bab yg bisa dibeli untuk anak usia 1 tahun?anak saya bab sehari bisa sampai 5 kali,tekstur lembek sedikit air,apakah itu dikatakan diare?
   
16-01-2014 00:25:28 amankah baby cough
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
bun.. di lingkungan saya sering menggunakan obat batuk untuk anak baby cough, amankah? karna saya luhat het kok di bawah 6000 ya? tp katanya manjur untuk batuk dan pilek.. mohon infonya.. thx..
   


21-11-2008 09:51:50 SARIAWAN!!! Bikin Streees
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10
Obat Sariawan untuk anak Ambil sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya. Haluskan tomat tersebut dengan menggunakan sendok, saring dan tambahkan sedikit gula. Beri anak minumam sari tomat tersebut.
   
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Bayi dan anak-anak lebih banyak menghadapi risiko tinggi terhadap reaksi obat, sehingga memberikan obat baik melalui resep maupun obat-obatan bebas pada bayi adalah suatu hal yang harus disikapi dengan serius. (Bahkan, hingga bayi Anda menginjak usia 6 bulan, lakukan konsultasi pada dokter sebelum Anda memberikan obat-obatan apapun, selain asetaminofen dengan dosis khusus untuk bayi, yang boleh diberikan begitu bayi Anda berusia lebih dari tiga bulan.
Berikut ini adalah 7 jenis obat-obatan yang tidak boleh diberikan pada bayi dan anak-anak:

Aspirin

Jangan pernah memberikan aspirin atau obat-obatan lain yang mengandung aspirin pada bayi anda. Aspirin dapat membuat bayi rawan terkena Reye's syndrome – sebuah sindroma yang jarang terjadi namun dapat menyebabkan terjadinya penyakit yang fatal. Jangan menganggap bahwa obat-obatan untuk anak-anak yang Anda temukan di apotek sudah bebas dari aspirin. Aspirin seringkali juga di sebut sebagai “salisilat” atau “acetylsalicylic acid.” Bacalah label obat dengan baik, dan ajukan pertanyaan pada dokter atau apoteker bila Anda tidak yakin apakah suatu produk bebas dari kandungan aspirin.

Obat Anti Mual

Jangan pernah memberikan obat anti mual (baik yang diresepkan maupun yang dijual secara bebas) pada bayi Anda kecuali dokter memberikan rekomendasi secara khusus. Kebanyakan gejala mual dan muntah pada anak tidak berlangsung lama, pada anak-anak dan bayi gejalan tersebut dapat ditangani tanpa obat-obatan tertentu. Sebagai tambahan, obat anti mual juga memiliki risijo dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. (Bila bayi Anda muntah-muntah dan mulai mengalami dehidrasi, segera hubungi dokter Anda untuk minta nasihat apa yang harus Anda lakukan.)

Obat-obatan untuk Orang Dewasa

Memberikan obat yang diperuntukkan untuk orang dewasa dalam dosis yang lebih kecil adalah tindakan yang berbahaya. Bila dalam label obat tersebut tidak menunjukkan adanya dosis yang tepat untuk bayi seukuran anak Anda, jangan berikan obat tersebut pada bayi Anda.

Obat-obatan Apapun yang Diberikan Untuk Orang Lain Atau Untuk Alasan yang Berbeda

Obat-obatan dengan resep yang ditujukan untuk orang lain (seperti saudara kandung) atau untuk merawat penyakit yang berbeda akan tidak efektif atau bahkan berbahaya bila diberikan untuk bayi Anda. Berikan pada bayi Anda hanya obat-obatan yang memagn diresepkan untuk dirinya dalam kondisi yang spesifik.

Obat yang Sudah Kedaluarsa

Buang semua obat, baik obat resep maupun obat bebas sejenis, begitu obat-obatan tersebut kedaluarsa. Selain itu, buang juga obat-obat yang sudah berubah warna atau yang tabletnya sudah hancur—intinya buat semua obat-obatnya yang bentuknya sudah berubah sejak Anda membelinya. Setelah tanggal penggunaannya habis, obat-obat tersebut tidak lagi efektif dan dapat menjadi sangat berbahaya. Jangan buang obat-obatan lawas di lubang toilet, karena obat-obatan tersebut akan mengontaminasi air tanah dan pada akhirnya akan memengaruhi persediaan air minum Anda. Sebaiknya, bungkus dalam kotak atau tempat yang tidak dapat dibuka oleh anak-anak dan buang ke tempat sampah.

Dosis Asetaminofen Tambahan

Banyak obat-obat batuk dan pilek yang dijual secara bebas mengandung asetaminofen untuk membantu mengurangi demam dan rasa sakit, jadi hati-hatilah untuk tidak memberikan dosis asetaminofen tambahan pada bayi Anda. Bila Anda tidak yakin apa kandungan yang terdapat pada obat batuk dan pilek tertentu, tanyakan pada apoteker atau pada dokter anak Anda. Bila anak Anda telah meminum obat yang diresepkan oleh dokter, tanyakan dulu pada dokter anak Anda atau apoteker sebelum anda memberikan asetaminofen atau ibuprofen, untuk memastikan dosis tambahan tersebut boleh diberikan.

Obat yang Dapat Dikunyah

Tablet yang dapat dikunyah dapat menyebabkan bayi menghadapi bahaya tersedak. Bila bayi Anda telah makan makanan padat dan Anda ingin menggunakan tablet yang dapat dikunyah, sebaiknya Anda gerus dulu obat tersebut, lalu letakkan dalam sendok yang berisi makanan yang lembek, seperti yogurt atau saus apel. (Tentu saja, Anda harus memastikan bayi Anda memakan habis suapan dari sendok tersebut agar dosis yang diberikan bisa tepat).

Catatan Khusus

Dua jenis obat-obatan berikut ini tidaklah 100 persen dilarang, namun Anda harus berhati-hati dalam menimbang apakah Anda mau memberikan obat-obatan jenis ini pada bayi Anda.

Obat-obatan Herbal

Banyak obat-obat herbal (jamu) yang ringan dan aman, namun hanya karena obat-obatan ini terbuat dari sesuatu yang alami, atau dibuat dari tumbuh-tumbuhan, jangan menganggap bahwa obat-obatan jenis ini aman untuk bayi Anda. Produk-produk herbal dapat menyebabkan terjadinya reaksi alergi, kerusakan pada hati, dan meningkatnya tekanan darah. Dalam dosis tertentu, dan/atau bila dikombinasikan dengan obat-obatan yang salah, pemberian obat-obatan jenis ini dapat berakibat fatal. Konsultasikan dengan dokter anak Anda atau praktisi pengobatan alternatif yang Anda percaya sebelum memberikan obat-obatan herbal pada bayi Anda. Dan selalu beritahukan pada dokter Anda obat-obatan herbal apa yang dikonsumsi oleh bayi Anda sebelum ia memberikan resep obat.

Obat Batuk dan Pilek yang Dijual Bebas

Batuk akan membantu untuk membersihkan paru-paru bayi Anda, sehingga pemberian obat penekan batuk adalah sesuatu yang tdiak bermanfaat. Obat batuk dan pilek, termasuk juga dekongestan, tidak akan menyembuhkan bayi Anda. Yang dapat dilakukan oleh obat-obat tersebut hanyalah meredakan gejala yang mereka alami secara temporer. Dan obat-obatan tersebut mungkin dapat menyebabkan terjadinya efek samping yang tidak diinginkan, seperti gelisah dan mengantuk. Beberapa produk seperti ini juga cenderung tidak efektif, atau bahkan menyebabkan gejala awal yang telah terjadi malah semakin parah. Jadi bila bayi Anda tengah menderita selesma, pertama coba dulu pilihan-pilihan lain, seperti melembabkan ruangan dan memberikan lebih banyak ciaran. Lalu cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda menyambar obat batuk atau pilek yang dijual secara bebas. (WM)

Sumber :
Showen, N. Seven medicines you shouldn't give your baby. Available at: www.babycenter.com.
   


18-12-2007 11:32:35 Jus Buah Untuk Anak?
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Sebagai orang tua, Anda mungkin sudah mengetahui bahwa soft drinks dan minuman bersoda bukan pilihan yang terbaik bagi anak Anda karena kandungan nutrisi yang rendah, berkalori yang tinggi, dan dapat menyebabkan obesitas dan pengeroposan igi. Tapi Anda mungkin terkejut saat mengetahui bahwa jus buah, yang sering dianggap sebagai bagian penting dati makanan bayi dan anak anda, bukanlah pilihan yang terbaik pula.

The American Academy of Pediatrics (AAP) Committee on Nutrition telah melakukan penelitian mengenai konsumsi jus buah pada bayi, balita, anak dan remaja. Jus buah didefinisikan sebagai jus murni, yang pada umumnya terdiri dari air dan juga karbohidrat (gula), sedikit protein dan mineral, serta vitamin dan kalsium.

Jus buah tidak mengandung protein, lemak, mineral, atau vitamin selain vitamin C dalam jumlah yang signifikan. Jus buah mempunyai kandungan karbohidrat (gula) yang besar, sehingga jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, dapat menyebabkan diare, nyeri perut, kembung dan gas dalam perut/usus. Selain itu, kebanyakan jus tidak mengandung serat – jadi jus buah tidak memberikan keuntungan nutrisi yang berarti dibandingkan buah segar. Selain itu konsumsi jus buah dapat mengganggu kemampuan anak untuk mengembangkan kebiasaan makan buah-buahan. Jadi, jangan jadikan jus buah sebagai pengganti kebutuhan anak Anda terhadap nutrisi dalam buah-buahan. jangan dijadikan pengganti buah-buahan.

Sebagian jus buah atau minuman sari buah yang dijual di pasaran diberikan tambahan kalsium untuk menghasilkan gigi dan tulang yang sehat dan kuat. Tetapi konsumsi jus buah dapat menyebabkan pengeroposan gigi jika anak diperbolehkan untuk memegang jus dalam botol, cangkir atau kemasan kotak sepanjang hari atau saat waktu tidur. Selain itu, minuman sari buah – yang bukan jus buah murni – dapat mengandung pemanis tambahan, perasa buatan dan bahan-bahan lainnya.

Studi AAP menunjukkan bahwa pemberian jus buah pada anak usia 4-6 bulan – terutama yang pernah mengalami kolik - sebelum mereka diperkenalkan dengan makanan padat, dapat mengakibatkan kesulitan penyerapan karbohidrat. Anak yang rentan terhadap kolik akan menjadi rewel, mengalami gangguan tidur dan memiliki lebih banyak gas dalam usus/perut, setelah meminum jus tertentu, seperti apel dan pear.

Dalam laporannya, komite tersebut juga menyatakan bahwa anak dapat terkena penyakit akibat makanan, dikarenakan mengkonsumsi jus yang tidak terparturisasi.

Pemberian jus buah pada bayi yang belum mendapatkan makanan padat dapat menyebabkan malnutrisi jika jus tersebut digunakan sebagai pengganti ASI atau susu formula yang mengandung lebih banyak protein, zat besi, kalsium, dan lemak daripada jus.

Selain itu, jika jus diminum langsung dari botol atau cangkir, maka gula yang terkandung dalam jus akan menyebabkan pengeroposan gigi. Anak balita cenderung mengkonsumsi jus buah secara berlebihan karena rasanya yang lezat, hal ini dapat berakibat dengan pengeroposan gigi, diare, obesitas, atau malnutrisi. Walaupun remaja dan anak yang lebih dewasa cenderung mengkonsumsi jus dalam jumlah yang lebih sedikit, mereka juga dapat terkena obesitas jika mereka mengkonsumsi jus secara berlebihan.

AAP memberikan rekomendasi terbarunya mengenai pemberian/konsumsi jus buah pada bayi dan anak-anak:

* Jus buah tidak boleh diberikan pada bayi di bawah 6 bulan.
* Setelah 6 bulan, bayi tidak boleh mengkonsumsi jus buah dari botol dan cangkir, yang menyebabkan mereka dapat dengan mudah meminumnya sepanjang hari. (Jangan biarkan anak menghisap jus buah dari botol dan cangkir, berikan jus buah saat waktu makan)
* Bayi tidak boleh diberikan jus buah saat waktu tidur.
* Untuk anak usia 1 sampai 6 tahun , konsumsi jus harus dibatasi sebanyak 4-6 ons per hari (kira-kira 110-165 ml per hari).
* Untuk anak usia 7 sampai 18 tahun, konsumsi jus harus dibatasi sebanyak 8-12 ons per hari (kira-kira 230-330 ml per hari).
* Anak-anak harus didorong untuk mengkonsumsi buah-buahan (potong).

AAP menyatakan bahwa jus buah murni adalah sehat jika diberikan dalam jumlah yang tepat bagi bayi dan anak-anak. Konsumsi jus buah yang berlebih menyebabkan malnutrisi, diare, berbagai penyakit perut, dan pengeroposan gigi.

Jika anak Anda susah makan, perhatikan jumlah jus buah yang dikonsumsinya, ia mungkin kenyang karena minum jus sehingga tidak ada ruang lagi untuk makanan yang lebih sehat.

Jika anak Anda terlalu banyak mengkonsumsi jus buah, Anda bisa mengurangi jumlah konsumsinya dengan secara bertahap menambahkan air pada jus. Dan ingat, air dan susu (sapid an kedelai) adalah minuman yang lebih sehat untuk anak Anda.

Sumber

* www.disabilityuk.com/health/obesity/health10.htm
* www.aap.org/advocacy/archives/maystudies.htm
* www.aap.org/mrt/May01.htm
   
19-02-2017 00:16:00 insomnia pada anak 3 thn
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
anak saya sering susah tidur malam , kadang sampai jam 1 malam , sudah jadi kebiasaan susah tidur ,mau siang atau malam ,lagi cari obat tidur yang aman buat anak ,untuk mengatasi insomnia nya itu , barangkali ada yg bisa bantu apa obat nya?
   
Jumlah Posts : 49
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda2 ada yg pernah ngalamin anaknya tiba2 sakit perut dan muntah padahal tidak makan makanan yg macam2..dan semalaman tidak tidur karena sakit perut yg kadang timbul kadang hilang..sampai dengan pagi hari setelah diberi obat anti mual tetap saja merasa mual pada saat makan dan hanya habis beberapa sendok saja..dan pada saat membau seperti sayur atau lauk katanya pusing dan ingin mual..apakah anak saya mengalami gangguan pencernaan? usia anak saya 5 tahun..dan saya harus memberi obat apa ya bunda2? kalau obat tradisional ramuannya yg aman untuk anak 5 tahun apa ya? sebelumnya terima kasih.
   
Jumlah Posts : 93
Jumlah di-Like : belum ada like

Hai Bunda semua, aku mau sekedar sharing aja nih bun, pengalamanku waktu si kecil sakit. Rasanya sedih banget ngeliatnya, soalnya halwa berubah drastis, yang tadinya periang, suka nungguin dan bantuin ibunya kalau  masak tiba-tiba murung, pucat pasi, badannya panas tinggi banget. Sontak aku langsung panik dan hubungi papanya dong, sambil nunggu papanya datang utuk bawa Halwa ke dokter, aku mikir Halwa kenapa kok bisa tiba-tiba kayak gitu.

Tadinya aku mau langsung kasih antibiotik yang biasa aku konsumsi dengan dosis lebih sedikit dari dosisku, tapi aku ragu. Akhirnya aku telepon dan tanya-tanya sama temen-temenku, sampai akhirnya aku dapat pencerahan dengan ngasih Halwa suplemen daya tahan tubuh gitu, karena setelah selesai ngobrol sama temenku yang calon dokter spesialis anak itu, dia kasih saran seperti itu.

Pergilah aku ke apotek terdekat dan beli stimuno untuk anak, untungnya ada varian rasanya yang pasti Halwa ngga akan eneg minumnya. Akhirnya aku kasih sesuai dosis yang dianjurkan, Alhamdulillah banget bun Halwa langsung bisa istirahat, tidur pulas, bangun-bangun dia keringetan dan ngga panas lagi. Sesampai papanya, kita tetep bawa Halwa ke dokter, dan kata dokter Halwa ngga apa-apa, dia itu mau terkena virus, tapi imunnya kuat jadi ngga jadi sakit. Wah setelah itu aku langsung hubungi lagi temenku tadi dan berterimakasih karena sudah disarankan untuk coba beli suplemen imun tubuh tadi. Akhirnya setelah itu kami sekeluarga rutin deh konsumsi stimuno bun.

Pastinya sih disini aku ingin sampein dan sharing kalau lebih baik kita perkuat imun tubuh kita dibanding kita harus konsumsi obat-obatan kayak antibiotik apalagi kalau kita minum obatnya ngga bisa terartur, salah-salah nanti malah bisa jadi resisten si kuman atau virusnya. Semoga bermanfaat ya bun.

Sumber : Pengalamanku

stimuno.com
 

   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Bunda, saat si kecil batuk, jangan terlalu sering diberi obat. Menurut kajian Canadian Famili Physician, obat batu berbahaya untuk anak dibawah umur 4 tahun.  Tapi sepertinya kajian ini tak berlaku jika diterapkan di negara kita. Tapi bunda pun masih bisa mengikuti saran dari para dokter di Canada, dengan merawat dan memberikan yang terbaik untuk si kecil saat ia sedang demam dan batuk

  • Mandikan si kecil dengan air hangat

Ini berlaku untuk semua usia anak. Agar si kecil merasa nyaman, mandikan dia dengan air hanget agar tidak menggigil setelah mandi.

  • Istirahat cukup

Untuk sebagian anak walaupun mereka sedang sakit, mereka tetap saja ingin bermain. Agar tidak rewel jika anak ingin main sebaiknya tidak dilarang. Bunda hanya perlu membantu untuk pilihkan mainan yang membuat sang anak tidak terlalu lelah. Bisa juga dengan melukis atau main monopoli.

  • Tidur siang

Temani anak agar ia bisa tidur siang dengan tenang. Pastikan si anak merasa bunda selalu setia mendampinginya. Saat tidur malam, bunda bisa oleskan minyak telon hangat, seperti konicare atau minyak kayu putih di bagian dadanya, agar si kecil merasa hangat saat tidur.

  • Beri si kecil sup panas

Sup panas dengan kaldu ayam asli akan membuat si kecil merasa lebih baik. Kandungan sayuran dan kaldu ayam asli sangat baik untuk kesehatan.

  • Tinggikan kepalanya saat ia tidur

Beri si kecil bantal yang lebih tinggi agar ia dapat bernafas lebih lega. Hal ini bisa mengurangi batuk dan tidur anak jadi tidak terganggu.

  • Sari kurma

Sari kurma atau madu baik untuk kesehatan anak. Dalam masa pemulihannya, meminum satu sendok kurma atau madu dua kali sehari (pagi dan sore hari) membuat kesehatannya semakin baik.

  • Banyak minum air putih

Biasakan agar si kecil minum air putih ya bun agar dia lancar buang air kecil. Bila anak demam, banyak minum air putih bisa mengurangi panas tubuhnya.

sumber : agoodparenting

   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

Sering dibikin panik oleh suhu tubuh anak yang tiba-tiba saja meningkat tajam? Padahal tadinya si anak masih aktif dan asyik bermain? Tunggu dulu, Bunda! Jangan resah apalagi panik. Baca dulu kutipan dari Hannah Chow-Johnson, asisten profesor di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine berikut ini.

"Demam benar-benar dapat membantu anak Anda pulih lebih cepat, terutama jika ia sedang berjuang melawan penyakit akibat virus," katanya. Demam tinggi secara tak langsung ‘memaksa’ seorang anak untuk memperlambat aktivitasnya. Istirahat dan tidur adalah faktor penting dalam memulihkan kesehatannya.

Lalu apakah itu berarti bahwa kita harus tenang-tenang saja ketika mendapati anak kita diteror demam yang naik turun berkepanjangan? Dan beranggapan bahwa si anak sedang dalam fasa ‘berperang’ menyembuhkan diri? Oh, No! So, what should we do?

Well, sebelum lanjut ke langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi demam anak, yuk terlebih dahulu kita pahami bersama tentang definisi dari demam itu sendiri.

Demam didefinisikan sebagai kondisi dimana suhu tubuh berada di atas 37,5 derajat Celcius dan menandakan tubuh [anak] sedang menghadapi suatu fase yang serius.

Demam bukanlah penyakit, melainkan gejala yang menandakan bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi di dalam tubuh kita.

Langkah-langkah yang harus dilakukan menghadapi demam anak

  1. Kenali dulu jenis demamnya.

Jika suhu tubuh [anak] berada di atas 37,5 derajat Celcius., maka ini menandakan bahwa tubuh [anak] sedang menghadapi suatu fase yang serius. Jika suhu tubuh anak berada di bawah 37,5 derajat Celcius, maka kondisi anak anda masih berada pada level aman.

  1. Hubungi Dokter

Jika anak anda menghadapi fase yang serius [berada pada suhu di atas 37,5 derajat Celcius], atau anak anda demam karena sedang menjalani kemoterapi, atau memiliki daya tahan tubuh yang rentan, maka menemui dokter atau mencari bantuan medis adalah langkah yang HARUS segera dilakukan. Namun, jika suhu tubuh anak masih berada di bawah 37,5 derajat Celcius, maka yang harus dilakukan adalah memberi air minum [air mineral] yang cukup banyak untuk menurunkan suhu tubuhnya dan mencegah terjadinya dehidrasi.

  1. Biarkan Anak Tidur

Jika anak berada pada fase aman [suhu tubuhnya berada di bawah level 37,5 derajat Celcius], dan sedang tertidur lelap, maka biarkan si anak beristirahat. Jangan sekali-sekali dibangunkan untuk mengkonsumsi obat penurun demam, karena tidur adalah proses bagi tubuh dalam menyembuhkan diri. Obat demam baru diperlukan jika si anak merasa tidak nyaman dan suhu tubuhnya melampaui 37,5 derajat Celcius.

  1. Segera Cari Bantuan Medis

Jika demam terjadi secara berkepanjangan [lebih dari lima hari], maka segeralah dapatkan bantuan medis.

Tips Mencegah Demam pada Anak

Sudah lazim kita saksikan bahwa anak-anak jaman sekarang ini memiliki aktivitas yang teramat gesit, aktif dan bahkan terkadang hyper-aktif. Tidak mengherankan jika karena kegesitannya itu, membuat tubuhnya kelelahan. Tubuh yang lelah, otomatis akan membuat kinerja tubuh menurun dan daya tahan tubuh melemah. Selain itu, faktor makanan yang tidak hygienist juga ditengarai sebagai faktor utama pemicu timbulnya bakteri, menimbulkan infeksi/radang tenggorokan yang jika dibiarkan berlanjut akan menimbulkan demam.

Beberapa cara mencegah timbulnya demam pada anak.

  1. Hindari anak anda dari aktifitas yang terlalu hyper aktif.
  2. Hindarkan anak anda dari mengkonsumsi makanan yang berpengawet, tidak hygienist dan instant.
  3. Jaga kebersihan tubuh anak agar terhindar dari bakteri dan kuman penyakit.
  4. Usahakan agar anak mendapatkan masa istirahat yang cukup.

Well, Bunda. Itulah beberapa tips dalam mengenali dan mengatasi demam pada anak. Bagi Bunda yang ingin mendapatkan informasi lebih banyak tentang how to deal with children’s sicknesses atau pun informasi terkait lainnya, yuk gabung di komunitas Bebeclub. Bebeclub merupakan sebuah social network berbasis komunitas online, bertagline ‘dari ibu, untuk ibu, untuk berbagi’ yang pastinya sangat cocok untuk menjadi tempat kita menimba ilmu, menambah wawasan dan berdiskusi serta berbagi informasi seputar kehamilan, persalinan, tumbuh kembang bayi dan informasi terkait lainnya. Bebeclub juga menyediakan tim support [careline] yang terdiri dari ahli nutrisi, bidan dan ibu yang berpengalaman, yang dengan senang hati akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan. Selain itu, Bebeclub kini memiliki tampilan yang semakin interaktif sehingga memudahkan kita dalam mengaksesnya via gadget apapun. So, Bunda, yuk gabung di komunitas ini yuk!

   
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
buat bunda yang lagi tunggu kehadiran debaynya sabar ya...saya kemaren uda lahiran,rencana caesarnya tanggal 15 agustus..eh tgl 12 agustusnya subuh2 pas lagi bobo bocor ketuban...padahal malam,nya masih debat sm suami mau lahiran di rs mana...jarak rumah kerumah sakit itu kiraan 3 jam...itupun jalannya rusak.. :(.asli bun,klo uda bocor ketuban itu bikin panik..dan tentunya tidak enak banget...waktu bobo tu,kerasa ada yg keluar gtu...pikirnya itu saya ngompol tapi koq banyak sekali dan tidak bisa saya kendalikan..alhasil saya hubungi bidan...untuk pastikan itu air ketuban apa bukan...posisinya saat itu,ketuban mengalirnya deras banget...saya sampe nungguin dikamar mandi dengan kaki gemetaran..akhirnya diantar suami kebidann pke mobil dalam keadaan pke sarung juga jok mobil yg dialas...setelah dipastikan benar,langsung siap2 berangkat...syukur dalam perjalanan 5 jam perut tidak mules dan kontraksinya kurang...klo lewat jalan alternatif lebih cepat cuma rusak parah...dalam perjalanan,tetap aja ketubannya keluar bergerak dikit langsung keluar.sampenya di rsia nunggu 1 jam*an akhirnya dicaesar...bayiku beratnya 3,2 kg..diusia kehamilan 37w4d...blom sampai disitu...rupanya memang benar,caesar anak kedua lebih kerasa lebih nyut2..:(..tapi ada yg beda dicesar anak kedua ini..soalnya saya dalam keadaan sadar,klo yg anak pertama setelah dibius,....dkasi obat tidur,jadi tidak tau apa2 waktu dicaesar...nah yang sekarang tau semua proses..meskipun ga liat..tapi setidaknya ada dengar waktu bayi pertama kali nangis..dan bisa jumpa + kasi ciuman welcome buat debaynya :).syukur pada yg maha kuasa,bayi sehat..sekarang uda pulang kerumah jalani masa nifas.so,buat bunda2 semangat ya...bagi yg uda masuk 37w,uda boleh tu bun kemas2 bajunya..karna semua diluar perkiraan..klo uda kontraksi ato gimna..bunda pasti panik..

   
Jumlah Posts : 395
Jumlah di-Like : 4
 

Dear Bunda Bestari,

Terima Kasih atas pertanyaannya.
Batuk berdahak biasanya disebabkan infeksi virus. Saat malam hari mengalami batuk berdahak dan bernafas cepat dan pendek.
1. Banyak istirahat
Bayi membutuhkan tidur 18 jam sehari, batita dan balita membutuhkan 12 hingga 14 jam untuk tidur, anak-anak membutuhkan 10 hingga 11 jam untuk tidur.
2. Obat-obatan
Batuk membantu anak untuk bernafas dengan lebih lega karena akan membersihkan dahak dari saluran pernafasan. Batuk adalah suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan lendir dan kuman maka jangan berikan obat penekan batuk. Bantu dengan memberikan madu. Madu memiliki antioksidan yang tinggi.Berikan madu 1/2 sendok teh untuk anak umur satu hingga lima tahun, dan satu sendok tek untuk umur 6 hingga 11. Jangan berikan pada bayi dibawah umur 1 tahun.
Jika batuknya sangat parah, bisa gunakan obat ekspektoran seperti ambroxol atau bromhexine. Harap perhatikan dosisnya, berikan dosis yang sesuai pada anak. Jika anak bunda kurang dari 2 tahun, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis.
3. Makanan dan minuman
Berikan cairan untuk membantu mengencerkan dahak. berikan air putih hangat atau susu untuk membantu hal ini. Berikan sup ayam atau bubur. Ada kemungkinan tenggorokan anak anda sakit sehingga tidak mau makan. Berikan buah-buahan untuk membantu penyembuhan seperti jeruk yang mengandung banyak vitamin C.

Demikian jawaban dari saya, semoga membantu.
Terima Kasih

   
22-10-2012 12:52:43 lambung perih
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Dokter saya mau tanya ..
saya baru 8 minggu hamil dan ini adalah anak yang pertama ..
saya sudah periksa ke bidan dengan keluhan nafsu makan menurun ..
mual disiang hari disertai perih pada lambung ..
saya diberi obat untuk mual, pereda perih lambung dan vitamin ..
uda 2 kali saya minum tapi kok jadi pusing, mual yang berlebih dan perih yang berlebih pula ..
berbeda dengan yang saya rasakan sebelumnya ..
cara penanggulangannya gimana ya dok ?
saya ingin janin saya sehat ..
katanya kalo berat badan naik berarti janin itu sehat karena dapat menyerap makanan yang kita makan ..
kalo kasus seperti saya ini apakah berdampak pada tumbuh kembang janin dok ?
terima kasih ..

Dari : anitta dewi

Jawaban:

Dear Bunda,

Morning sickness (mual & muntah, atau mengidam) sering terjadi pada awal kehamilan (sekitar minggu ke-6 sampai minggu ke-12 kehamilan). Rasa mual ini disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi pada wanita hamil. Pada dasarnya, morning sickness tidak berbahaya bagi ibu dan janin, namun anda harus segera menemui dokter atau bidan anda bila gejala mual dan muntah sampai menyebabkan hambatan pada asupan nutrisi dan cairan Anda (selalu muntah ketika makan dan minum). Makan dan minumlah dalam porsi kecil namun sering, hindari makanan yang berbau tajam dan menyebabkan Anda mual, Anda dapat menghirup aroma lemon atau jahe untuk membantu menghilangkan rasa mual, sebiknya Anda tidak meninggalkan atau telat makan.
Bunda dapat meminum vitamin maupun suplemen saat sebelum tidur untuk menghindari rasa mual. Konsultasikan keluhan Anda kepada dokter Anda bila Anda kesulitan dalam makan dan minum karena mual dan muntah ini.
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Dokter Tanti, Saya ibu bekerja dengan anak umur 5,5 bulan. Saat ini anak saya diasuh oleh pembantu pada saat saya ke kantor, sedangkan dirumah tidak ada yang mengawasi. Dengan banyak cerita tentang pemberian obat tidur oleh pembantu, saya jadi khawatir. Bagaimana cara mendeteksi penggunaan obat tidur dokter? apakah bisa lewat pemeriksaan urin, atau tes laboratorium lainnya? terima kasih

Dari : nina dwi astuti

Jawaban:

Dear Bunda,

Untuk mengetahui apakah ada jenis obat tertentu maupun kadarnya di dalam tubuh, maka membutuhkan pemeriksaan Laboratorium. Untuk pemeriksaan tersebut dapat membutuhkan pemeriksaan darah maupun Urine serta jenis obat yang di curigai telah di gunakan. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan pemeriksaan tersebut, mungkin dapat juga menyertakan contoh obat yang diduga telah di berikan pada anak anda untuk mempermudah pemeriksaan. Demikian Jawaban saya , semoga dapat membantu.