SITE STATUS
Jumlah Member :
493.843 member
user online :
1082 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: caranya membesar pokeh

New Topic :  
02-03-2015 14:35:48 besarke janom
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda bagaimana caranya biar janin dan bayi dlm perut saya membesar hamil saya sudah 8 bulan
   


26-04-2011 14:18:51 Trimester kedua kehamilan
Jumlah Posts : 583
Jumlah di-Like : 5
bunda melmut  : baru 3,7 thn bun ... tp tetep aja beda, dulu thn 2009 pas hamil, aku nyari ke seluruh supermarket susu utk ibu hamil, ternyata aku ga nemu. dan memang sejak hamil (yg pertama dan yg skrg) aku ga suka makan keju. tp kl pas gak hamil, aku suka bnget makan camembert, brie (keju yg lunak itu deh pokokx ... smntr itu kan kl bs jgn di konsumsi buat bumil). nah, skrg hamil maux menu indo .. minimal : nasi+kecap manis+sambel+telor dadar ... itu udh mewah buatku. hehehee ... kan ga ada yg jual sayur bening, sup buntut. sklipun ditawarin suami mc.d, pizza, dll ... aku milih makan nasi. hehehee ... kerenkan anak ku ?? ... hahahaaaaaa

bunda soffa: oh iya, yg putih2 di puting itu apa ya ? awalx ku pikir ini air susu atau apa ?? ... aku pernah sih nyoba keluarin pake air liur .. (hehee ...) keluar jg sih ... hehehee ...

ohya para bunda ... aku lupa infoin, sedari sekarang (12w) kita jg harus coba terapkan "stop pipis" ... jadi kl kita mau pipis nih jgn lgsg sembur gitu aja, keluarin dikit, trus ditahan (vagina mencoba menarik ke dlm) kl bs hitungan bbrp detik. fungsinya : menguatkan otot vagina (sekalian kegel) trus mencegah kita spy ga gampang beser ... krn seiring jlnx wktu, si janin membesar smkin ngepres kita smkn sering kita HIV (hasrat ingin vivis. lol) malah nanti, kl kita ga biasain tahan spt itu, tau2 kita udh pipis di celana. hehehe ...

trus yg ke-2 latihan ini bagus utk tulang belakang (aku pernah cerita kl 2 mggu lalu aku sakit di tulang belakang sampe kaki) nah, dokternya suruh melakukan gerakan ini ...
caranya : tidur terlentang, kedua kaki ditekuk, lalu tarik udara sampe mulut penuh sambil besarkan rongga dada dan tentux perut akan penuh dgn udara. 
lalu keluarkan dgn amat sangat perlahan udara yg di dlm mulut kita (spt meniup sesuatu dgn pelan) hingga seluruh udara dlm perut (bahkan !! ...) habis, dan perut kempes ... ga ada persediaan udara lagi di dlm perut kita. lakukan tiap kali setelah beraktifitas (sore hari misalx) 1-2 kali cukup .... nah, penjelasan detailnya aku lupa (mklum faktor umur mempengaruhi ku rasa! hahahaa...) tapi terapi tulang belakang ini akan sangat membantu kita kl usia kehamilan kita udh tua, at least mengurangi rasa sakit yg berlebih di tulang blkg. krn menurut si dokter .. sejak kita hamil, tulang blkg akan bergeser, utk mempersiapkan ruang buat si janin nantinya, itu yg menyebabkan kita sakit di awal kehamilan. utk smntr di trimester ke-2 jarang ada keluhan, tp nanti kl udh msk trimester 3, perut gede, tulang belakg kita bisa2 ga mampu menahan berat tsb. itu sbbx mengapa resiko sakit yg berlebih pd tulang belakang di trimester 3 cenderung lbh sering terjadi.

semua ini hanya saran dari dokter umum saya ... wlpun saya sering lupa melakukannya (skrg2 ini, blm terbiasa soalx heheee) tp saya bagiin info ini buat para bumil. saya rasa mgkn kalian semua udh tau ya ... yah, ga papalah .. itung2 berbagi info. semoga bermanfaat ya ..... ;)

ok ladies ... happy pregnant and take care ...
   
Jumlah Posts : 29
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda Indica,

usia kehamilanku skr 29week, klo soal kram kaki hampir setiap mlm aku alami. klo saya ya bun...klo udh kram kaki langsung bangunin suami dan minta di pijjet. Saran saya sih bun klo tiba2 kaki kram jgn di tekuk soalnya nanti sakitnya nggak ilang2 sampe 2 harian. Klo saya setiap kali mulai kram kakinya dilurusin trus telapak kakinya didorong ke arah dlm (ky pemain bola gtu deh klo lg kram), Alhamdulillah abis itu nggak terasa lagi sakitnya.

Aku share dikit nih bun artikel yg pernah aku baca (sumber wollipop.com) :

Hamil bisa jadi momen paling membahagiakan untuk seorang wanita. Namun saat hamil itu, wanita bisa juga mengalami masa-masa sulit, salah satunya susah tidur di malam hari.

Dilansir Kids Health, salah satu penyebab utama wanita hamil sulit tidur adalah semakin besarnya janin di dalam rahim. Bertambah besarnya janin membuat wanita hamil sulit mencari posisi tidur yang nyaman.

Posisi tidur yang direkomendasikan dokter untuk wanita hamil adalah menyamping ke kiri. Mengapa? Karena hati manusia terletak di bagian kanan perut. Dengan posisi tidur menyamping, janin bisa terhindar dari tekanan organ tersebut. Posisi tidur tersebut juga bisa mengoptimalkan aliran darah ke plasenta dan janin.

Sebenarnya bukan hanya posisi tidur saja yang membuat wanita hamil terjaga di malam hari. Seperti dilansir Baby Center, berikut lima hal yang menyebabkan wanita hamil sulit tidur dan cara mengatasinya:

1. Sering Buang Air Kecil
Hal pertama ini biasanya terjadi saat kehamilan sudah memasuki trimester ketiga. Saat itu, letak janin yang mulai membesar dan mendesak kandung kemih. Tekanan pada rahim terhadap kandung kemih ini membuat kemampuan kandung kemih semakin terbatas untuk diisi air seni. Frekuensi buang air kecil bisa semakin sering di malam hari jika bayi Anda juga aktif di waktu tersebut.

Untuk mengatasinya cobalah melakukan latihan kegel. Wanita hamil sebaiknya juga beristirahat serta mengonsumsi air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

2. Sulit Bernapas
Wanita hamil perlu tahu, kemampuan mereka bernapas dipengaruhi oleh peningkatan hormon kehamilan. Peningkatan hormon inilah yang membuat wanita hamil harus bernapas lebih dalam. Para calon ibu ini pun akan merasa sulit untuk mendapatkan udara segar. Makanya bernapas pun rasanya jadi semakin sulit saat usia kehamilan bertambah besar.

Agar masalah sulit bernapas ini bisa diatasi, wanita hamil bisa mencoba melakukan latihan penapasan di rumah. Caranya, mulailah dengan menarik napas dalam-dalam sebanyak yang bisa lakukan, lalu tahan napas selama dua detik dan buang secara perlahan-lahan. Solusi lainnya, cobalah untuk duduk tegak dan menjaga bahu tetap dalam posisi yang benar. Posisi tersebut bisa memberikan lebih banyak ruang pada paru-paru. Usahakan istirahat yang cukup agar tidak stres. Stres bisa mempengaruhi pola pernapasan.

3. Sakit Pinggang
Ada beberapa hal yang menyebabkan wanita hamil sakit pinggang. Pertama karena bertambahnya beban yang harus dibawa sehingga meningkatkan stres pada sendi. Rahim yang tumbuh bisa juga bisa menekan saraf. Kedua, perubahan hormonal membuat sendi dan ligamen yang menempel tulang panggul ke tulang belakang menjadi longgar, sehingga timbul rasa sakit. Ketiga, posisi pinggul yang bengkok seperti duduk di kursi dan membungkuk ke depan saat bekerja di meja bisa membuat nyeri punggung semakin memburuk.

Untuk mengatasi sakit pinggang, wanita hamil bisa mulai mencoba mengganti posisi duduknya. Biasanya wanita hamil cenderung duduk dengan bahu turun dan punggung bungkuk sehingga menekan perut, hal ini akan memberikan tekanan lebih pada tulang belakang. Jadi usahakan untuk berdiri atau duduk dengan posisi tegak, sehingga perut tidak tertekan.

Selain mengubah posisi duduk, sakit pinggang bisa juga diatasi dengan mengkompres dengan air hangat, berendam dalam air hangat atau meletakkan botol berisi air hangat bisa membuat ibu hamil sedikit merasa lega.

4. Sulit Buang Air Besar
Peningkatan hormon progesteron membuat wanita hamil jadi sulit buang air besar. Peningkatan hormon tersebut mengakibatkan gerakan organ pencernaan menjadi lambat karena progesteron sebenarnya berperan dalam proes relaksasi kerja otot halus. Peningkatan progesteron juga membuat gerakan peristaltik usus melambat sehingga daya dorong dan kontraksi usus pada sisa makanan melemah.

Semakin membesarnya perut wanita hamil juga menyebabkan rektum (bagian terbawah usus besar) tertekan. Penekanan ini membuat jalannya feses tidak lancar.

Bagaimana cara mengatasi konstipasi atau sulit buang air besar ini? Pertama, minum air putih yang cukup 8-10 gelas sehari. Kedua, konsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan dan ketiga lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, secara teratur.

5. Kram
Kram terjadi karena kelelahan otot di daerah kaki yang harus menahan berat tubuh. Saat tubuh wanita hamil semakin bertambah beratnya, otot kaki pun akan semakin lelah. Selain itu, kram juga bisa timbul karena aliran darah dari kaki yang tidak lancar akibat pembesaran rahim.

Cara mengobati kram, lakukan pijatan lembut dengan menggunakan minyak di kaki. Usahakan agar wanita hamil tidak duduk dengan kaki yang terlipat dalam jangka waktu lama. Agar tidak kram, lakukan peregangan betis dan kaki pada siang hari dan sebelum tidur. Banyak minum air putih, mandi air hangat, berbaring dengan posisi miring, juga bisa jadi alternatif cara terhindar dari kram.


Semoga bermanfaat ^^

   


13-04-2010 11:03:47 varises saat hamil
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15

Varises Ganggu Ibu Hamil, Bisa Pendarahan Saat Bersalin

Wanita hamil umumnya selalu mengalami varises atau pelebaran pembuluh darah vena (balik). Ini memang banyak dijumpai pada wanita hamil, terutama di kaki, berupa tonjolan biru melingkar-lingkar seperti cacing.

Biasanya, bila varises muncul di kaki, maka di vagina pun akan muncul. Tentu tak menutup kemungkinan bila kakinya mulus-mulus saja, tetap bisa muncul varises di vagina. Bentuk varises di vagina tak jauh beda dengan varises di kaki. 

Dr Masdulhag SpOG mengatakan, varises terjadi karena ada kelemahan pada dinding otot pembuluh darah atau ada gangguan pada klep vena, sehingga peredaran darah jadi tak lancar. Namun pada wanita hamil, kemunculan varises biasanya dikaitkan dengan perubahan hormonal.
Seperti diketahui, saat hamil terjadi peningkatan hormon progesteron yang mengakibatkan perubahan fisik dan psikis. Payudara ibu akan membesar, tubuh terasa lemas, pusing, mual, muntah, dan lainnya. Berbarengan dengan itu, elastisitas pembuluh darah, arteri maupun vena, semakin bertambah lentur. Akibatnya, pembuluh darah, terutama vena, jadi tambah besar dan melebar.

”Sebenarnya, pelebaran pembuluh darah ini sangat bermanfaat untuk menyuplai bahan makanan ke janin. Dengan pembuluh darah yang semakin lebar, transportasi makanan ke janin akan semakin lancar, sehingga pertumbuhan janin pun lebih optimal,” ujarnya.
Hanya, terkadang aliran darah dari anggota gerak bawah, yaitu kaki, juga panggul seperti anus dan vagina, tidak dapat berbalik dengan lancar ke atas (jantung).

Hal ini disebabkan oleh tekanan yang lebih kuat akibat pembesaran rahim, disebut efek mekanik yang membuat bendungan, sehingga menghambat jalannya darah dan terjadilah pelebaran vena, disebut dengan varises.

Menurutnya, varises di vagina saat hamil bisa muncul kapan saja, entah di kehamilan trimester pertama, kedua, atau ketiga. Bila sebelum hamil sudah muncul varises di kaki, bisa saja saat hamil varises muncul sejak di trimester pertama. Biasanya, semakin tua usia kehamilan, varises akan semakin parah, karena bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. “Apalagi jika sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul, aliran darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Varises semakin membesar dan bertambah parah,” paparnya.

Dikatakannya, risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari 2 kali, juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya, arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami mereka, berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur/elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat aliran vena sehingga memudahkan varises muncul.

Risiko varises yang parah akan semakin besar pada ibu hamil yang terlalu lama berdiri atau duduk. Misalnya, ibu hamil yang bekerja sebagai sales promotion girl (SPG), harus berdiri sepanjang hari. Juga, ibu hamil yang bekerja sebagai sekretaris dimana harus duduk terus-menerus.

Bila varisesnya berat, kata dia, dikhawatirkan ibu akan mengalami perdarahan hebat saat bersalin. Bila tertekan tubuh janin yang akan lahir, maka gesekannya dapat membuat varises pecah dan mengeluarkan darah. Tak hanya tertekan tubuh janin, saat mengejan pun bisa saja pembuluh darah pecah karena otot-otot di seputar vagina menegang dan keras. Perdarahan hebat ini bisa berdampak, ibu kehilangan banyak darah, lemas, sulit bekerja sama sehingga persalinan menjadi lebih lama. Persalinan lama dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu juga janin.

Jika demikian biasanya ibu dianjurkan untuk bersalin melalui operasi sesar. Agar perdarahan yang tak diinginkan ini tidak terjadi, maka setiap ibu hamil yang mengalami varises di daerah bibir kemaluan (labia) harus menjalani inspeksi keadaan varises di dinding vagina. Bila dokter menilai hal tersebut berbahaya, maka jangan melahirkan normal.

Hingga saat ini, varises di vagina maupun di anus selama kehamilan masih sulit diobati. Pasalnya, pengobatan memiliki dampak riskan terhadap janin. Salah-salah, varises terobati tetapi pertumbuhan janin malah terganggu. Kalaupun perlu obat, jika terasa sakit dan pegal misalnya, pemberian obat suntik bisa saja diberikan. “Itu pun harus dengan pertimbangan matang. Obatnya harus benar-benar aman bagi janin. Atau diberikan vitamin seperti vitamin B1, B6, dan B12 yang bekerja untuk saraf,” tambahnya.

Karena sulitnya pengobatan itulah, jalan terbaiknya adalah mencegah varises muncul. Caranya dengan rajin berolahraga seperti senam, tak menggunakan pakaian ketat, sesering mungkin mengangkat kaki sedikit lebih tinggi dari tubuh, cukup istirahat, dan melakukan pijatan jika otot kaki terasa pegal.

Semua ini bertujuan melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh. Olahraga yang teratur dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu dan janin akan sangat membantu dalam menghindari terjadinya varises yang berlebihan.

Varises karena kehamilan biasanya akan hilang atau mengecil setelah bersalin. Sebab, selain hormon yang stabil, bendungan aliran darah akibat pembesaran rahim pun akan menghilang.

“Jadi, ibu tak perlu risau lagi dengan varises di vagina. Hanya, waktu menghilangnya berbeda-beda pada setiap ibu, ada yang cepat dan ada yang lambat. Ada yang beberapa hari sudah hilang, tetapi ada yang sehabis nifas baru hilang,” kata dia.

Memang, ada juga yang varisesnya tak menghilang dan cukup besar. Bila demikian, perlu penanganan dokter lebih lanjut. Mungkin varises sebelumnya terlalu parah sehingga perlu penanganan lebih serius.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's
   
05-03-2009 12:46:32 Tidur miring
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Salam kenal bunda tika...
Menurut pengalamanku waktu hamil posisi tidur yg bagus buat buat ibu hamil miring k kiri karena memudahkan baby kita mendapat aliran darah n nutrisi secara maksimal. Ini ada artikel yg aku simpen yg berhubungan dengan posisis tidur buat ibu hamil.

Pada kehamilan trimester awal ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apapun yang penting dapat memberikan rasa nyaman untuk ibu.

Ibu hamil sebaiknya tidak perlu kuatir bayi dalam kandungan anda merasa tak nyaman atau berbahaya, karena tubuh ibu di ciptakan begitu unik sehingga dapat memberikan perlindungan, juga janin dalam kandungan anda tidak pernah merasa tak nyaman karena janin dalam kandungan mengapung dalam cairan ketuban dan mempunyai ruang sendiri untuk bergerak bebas.

TIDUR DENGAN POSISI TENGKURAP aman saja buat ibu hamil tapi biasanya pasa kehamilan trimester pertama, adanya pembesaran payudara dan juga payudara lebih sensitive akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur tengkurap, dan pada saat dimana perut anda sudah mulai membesar (awal 14 minggu) tidur dengan posisi tengkurap menjadi sangat tidak nyaman karena anda harus menyokong paha dengan bantal untuk dapat tidur tengkurap karena perut yang mulai membesar. Dari suatu survey ibu hamil yang tidur dengan posisi tengkurap sebelum 16 minggu 1% tapi setelah lebih 16 minggu menjadi 0 %.

TIDUR DENGAN POSISI TELENTANG, dianjurkan setelah kehamilan 16 minggu ibu hamil untuk tidak tidur telentang, karena dengan tidur posisi telentang anda meletakan seluruh berat rahim ke bagian belakang, usus, dan vena cava inferior. Tidur posisi telentang juga dapat meningkatkan resiko sakit pinggang, wasir, dan gangguan pencernaan, dan menganggu pernafasan dan sirkulasi. Posisi tidur telentang pada trimester ke dua dan tiga juga dapat mempengaruhi tekanan darah. Untuk beberapa wanita, menyebabkan penurunan tekanan darah yang membuat mereka merasa pusing, untuk yang lain, malah meningkatkan tekanan darah. Pada kasus kehamilan dengan tekanan darah tinggi tidur dengan posisi telentang sangat TIDAK dianjurkan.


Sebenarnya posisi tidur yang bagaimanakah yang terbaik?

Belum ada penelitian lebih lanjut tentang posisi tidur yang aman untuk wanita hamil, tapi sangat dianjurkan setelah kehamilan 16 minggu, sebaiknya ibu hamil tidur dengan POSISI MIRING KE SISI KIRI, karena posisi ini memberi keuntungan untuk bayi anda untuk mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) di bagian belakang sebelah kanan spina yang mengembalikan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Juga dapat membantu ginjal untuk membuang sisa produk dan cairan dari tubuh ibu sehingga mengurangi pembengkakan pada kaki, pegelangan kaki dan tangan.

Tidur POSISI MIRING KE KANAN, juga baik, anda dapat menganti posisi miring kekanan-kiri untuk membuat anda tidur lebih nyaman.

Jika anda terbangun malam dan menemukan anda tidur telentang, jangan kuatir,---anda tidak melakukan seseuatu yang mencelakai bayi anda. Kembalikan saja ke posisi miring. Lagipula pada kehamilan lanjut, dimana perut sudah membesar, disertai kondisi lain seperti kram, sering kencing, kontraksi palsu, bayi anda yang menendang perut, rasa asam lambung yang meningkat yang akan menyebabkan ibu akan terbangun beberapa kali di malam hari sehingga ibu sudah pasti akan berubah posisi tidur beberapa kali karenanya dan otomatis tidak seterusnya tidur dengan posisi telentang.

Tips: Untuk tidur dengan posisi miring yang lebih nyaman taruhlah bantal diantara dengkul anda dan satu dipunggung anda. Atau anda dapat membeli bantal khusus ibu hamil.

Berikut posisi tidur yang oke ketika perut sudah menjadi lebih besar:

Menyamping ke kiri. Caranya? Berbaring menyamping dengan menekuk lutut. Biar lebih nyaman lagi, letakkan bantal di antara kaki, bawah punggung, dan bawah perut.
Inilah posisi tidur yang paling direkomendasikan dokter ketika perut membesar. Hati Anda terletak di bagian kanan perut, sehingga tidur menyamping akan membuat janin terhindar dari tekanan organ yang besar itu. Posisi ini bisa juga mengoptimalkan aliran darah ke plasenta dan janin.

Bersandar. Tinggikan bantal, lalu tidurlah dengan cara bersandar pada bantal tersebut. Lutut akan lebih nyaman lagi, jika Anda menaruh beberapa bantal di bawahnya.
Tidur bersandar bisa jadi pilihan bila Anda tak mungkin tidur menyamping.

Menyiasati gangguan

Sakit pinggang. Telentanglah (kepala diletakkan di atas tumpukan bantal), lalu sangga lutut dengan beberapa bantal.

Pegal pada kaki. Telentanglah, dengan kepala dan bokong ditopang bantal. Sandarkan kedua kaki (kaki diluruskan) pada dinding, lalu renggangkan kaki sejauh mungkin dan istirahatkan. Jaga agar telapak kaki tetap mendatar.

Pada kehamilan lanjut, telentang akan membuat tubuh bayi menekan pembuluh darah besar pada bagian belakang tubuh Anda. Tekanan darah menurun, sehingga Anda suka pusing. Jadi, telentanglah seperlunya saja!

Sumber : Artikel Dr. Suririnah

Semoga bermanfaat....
Pindri,bundana najla

   


Jumlah Posts : 26
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear all,   Aku newbie... Usia kehamilanku sekarang menginjak bulan ke-4. Pada masa2 awal kehamilan, karena satu dan lain hal, aku sempet mencoba untuk menggugurkan kandungan ini. Berbagai macem cara udah aku coba, kecuali dtg ke klinik aborsi karena secara finansial aku gak punya uang yg cukup untuk ngaborsi di klinik aborsi.   Tapi mungkin Tuhan berkehendak lain, janin yg coba aku gugurin ternyata gak keluar juga. Malah dia tetep tumbuh & semakin membesar. Akhirnya karena gak keluar juga, aku & suami memutuskan untuk tetep nerusin kehamilan ini.   Yang menjadi pertanyaan aku adalah, untuk mencegah anak aku jadi cacat, gimana ya caranya? Aku harus minum vitamin/obat apa? Soalnya aku takut anak aku jadi cacat karena di awal kehamilan aku sempet mau digugurin. Makanan apa yang harus aku makan supaya bayi aku sehat & sempurna? Apa cukup dengan minum susu hamil aja? Satu lagi, usia kandungan berapakah mulai terasa gerakan di perut? Kadang kalo aku lagi megangin perut & diem konsentrasi, aku suka ngerasain gerakan2 di perut aku walaupun masih sangat tipis.   Mohon bantuannya, ya. Thanks
   
23-12-2008 13:40:34 bayi sungsang
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

MEMUTAR JANIN SUNGSANG

Memutar posisi janin atau versi luar, tak bisa sembarangan. Harus dilihat dulu penyebabnya dan dilakukan oleh ahlinya.

Harusnya, pada usia kehamilan di atas 8 bulan, kepala janin berada di bawah dan bokongnya di atas. Hingga, saat persalinan nanti, pengeluaran bayi jadi lebih mudah dilakukan. Akan tetapi, pada kenyataannya tak selalu posisi demikian yang diperoleh ibu hamil. Banyak pula yang mengalami kelainan posisi janin berupa letak sungsang atau letak lintang.

Tentunya, kelainan-kelainan tersebut harus diatasi sejak mulai terdeteksi. Menurut dr. Dwiana Ocvianti SpOG. dari RS Siaga Raya, Jakarta, deteksi bisa saja datang dari si ibu. Misal, pada janin sungsang, yaitu bila posisi janin memanjang sejajar sumbu panjang rahim, dengan bokong janin berada di bagian terendah, "Ibu dapat merasakan dari tendangan si janin yang lebih banyak geraknya ke bawah."

Gerakan di bawah adalah gerakan yang didominasi oleh kaki. Dengan demikian berarti kepala dan tangannya berada di atas. Padahal normalnya, setelah usia kehamilan 7-8 bulan, ibu akan merasakan gerakan janin lebih banyak di atas pusar. Ciri lain: bagian yang keras (kepala janin) mendesak tulang iga ibu hingga menimbulkan rahim sesak atau tertekan.

Ada pula gerakan janin yang mendominasi di perut sebelah kiri atau kanan. Jika ini terjadi, kemungkinannya adalah letak janin melintang. Posisi-posisi ini jelas tak seharusnya dan ibu harus segera minta kepada dokter ahli untuk mengubahnya. "Tapi ingat, penanganan harus dilakukan oleh dokter atau bidan yang benar-benar ahli. Karena tidak sembarangan kita boleh memutar-mutar janin."

Memang, aku Dwiana, ada ibu yang tak dapat mendeteksi sendiri kelainan posisi janinnya. Dia pun tak dapat mengungkapkan secara spesifik mengenai pergerakan janin hingga perlu pemeriksaan ahlinya. "Dokter atau bidan yang terlatih biasanya hanya melakukan perabaan di perut ibu. Dari perabaan itu dapat dirasakan di mana posisi kepala dan di mana posisi bokong."

Namun, pemeriksaan seperti ini sulit dilakukan terhadap ibu yang bertubuh gemuk karena rahimnya terhalang oleh lemak. Bila dokter tak yakin dengan perabaannya, akan dilakukan pemeriksaan dengan ultrasonografi.

PENYEBAB

Letak sungsang ada beberapa variasi; dari letak bokong dengan kedua tungkai kakinya ke atas dan bokong di posisi yang terendah, letak sungsang sempurna di mana kedua kaki ada di samping bokong, dan letak sungsang tak sempurna di mana selain bokong ada bagian tubuh lain seperti kaki atau lutut berada paling bawah. Pada letak sungsang tak sempurna, biasanya satu kaki menjulur ke bawah hingga ke jalan rahim.

Adapun penyebab kelainan posisi pada janin, terang Dwiana, dari si janin sendiri. "Tak ada pengaruh antara ibu yang beraktivitas tinggi, ibu yang memiliki penyakit kronis, atau ibu yang mengkonsumsi narkoba dengan kelainan posisi janin."

Dalam hal letak sungsang bisa disebabkan bayinya yang terlalu besar. "Bila tubuh bayi terlalu besar, maka kepalanya tak bisa berputar ke bawah karena tak bisa masuk ke atas panggul." Namun, kenapa si bayi terlalu besar, bisa disebabkan ibunya yang kebanyakan makan. Akibatnya, si ibu kegemukan, begitupun bayinya. "Karena itulah, ibu hamil kalau datang periksa, berat badannya ditimbang. Kalau berat badannya terlalu gemuk akan dinasihati untuk tak menambah berat badannya karena bayinya nanti terlalu besar."

Letak sungsang juga bisa terjadi saat hamil muda, di mana ukuran bayi masih kecil sementara ruangan rahim relatif luas, kepala janin akan terputar ke atas. Juga, terjadi pada ibu yang sering mengalami persalinan. Pada ibu yang sering bersalin ini, otot rahim akan molor dan ruangan rahim pada kehamilan berikutnya jadi lebih luas. Bila risiko ini ditambah lilitan tali pusat, dapat dipastikan janin akan sungsang. Lilitan tali pusat pada tubuhnya membuat dia tetap di posisi semula, kepala di atas dan bokong di bawah. "Janin yang tak bisa memutar secara alamiah ini akan sungsang hingga melahirkan nanti."

Selain itu, sungsang juga disebabkan letak plasenta di bawah hingga kepala tak bisa turun. Sekalipun janin bisa berputar, kepala akan turun setengah hingga posisinya kadang jadi melintang. Ciri-ciri janin melintang. Tubuh akan membesar ke samping dan bagian tengah terasa kosong. Posisi ini bahkan lebih berbahaya daripada sungsang. Dalam persalinan lintang dikhawatirkan, "Selain bayinya meninggal, ibunya juga. Karena kalau bayi itu melintang, dia tak bisa lahir, padahal kontraksi rahim begitu kuat. Dengan demikian, rahim bisa pecah, yang disebut ruptura uteri," jelas Dwiana.

Hal lain yang dapat menyebabkan sungsang adalah terdapat kecacatan pada bayi. Misal, yang kepalanya besar (hidrosefalus) atau kepalanya tak ada tulang tengkorak. Kelainan-kelainan dengan bagian tubuh membesar dapat pula terjadi pada organ tubuh lain, seperti bahu, perut, dan bokong.

TAK BOLEH SEMBARANGAN

Tentunya, untuk melakukan tindakan terhadap bayi sungsang harus dilihat dulu penyebabnya. Sebab, untuk melakukan pemutaran tak boleh sembarangan. Jadi, tidak asal memutar. "Bahaya sekali melakukan tindakan pemutaran kalau kita tak tahu persis apa penyebab bayi itu menjadi sungsang," ungkap Dwiana.

Larangan pun berlaku bagi dokter atau bidan yang tak terampil melakukan pemutaran. "Yang melakukannya harus dokter atau bidan terlatih." Sebab, kalau penyebab janin sungsang adalah lilitan tali pusat, tindakan memperbaiki akan menyebabkan bayinya malah tambah terjerat. Dalam kondisi seperti ini, kepala bayi tak akan bisa turun. Seandainya dipaksakan pun, bayi akan makin terjerat. "Biasanya dokter atau bidan akan membiarkannya dalam posisi seperti ini. Kemungkinannya, persalinan dilakukan dengan jalan bedah sesar."

Dwiana lantas menggambarkan cara memutar bayi sungsang dengan tangan yang dikenal dengan versi luar. Pertama-tama, si ibu dalam posisi terlentang, kondisi relaks, dan belum ada kontraksi. "Bila sudah terjadi kontraksi, maka pemutaran tak dapat dilakukan karena rahim sudah tak relaks lagi dan ibu sudah siap melakukan persalinan."

Kemudian, "Perlahan-lahan bayi kita geser dengan tangan dari luar." Pemutaran bayi boleh diteruskan bila tak terasa sakit. Bila terasa sakit, pemutaran harus dihentikan untuk mencegah terjadi luka di rahim, misal, plasenta putus atau rahim robek. "Biasanya, pemutaran dilakukan antara 10 sampai 15 menit dalam satu kali pemutaran." Pemutaran tak dapat dilakukan setahap demi setahap. Misal, hari ini bayi diputar setengah kemudian besok setengahnya lagi.

Bagaimana dengan pengurutan? Dwiana dengan tegas melarang, "Sebaiknya jangan melakukan urut-mengurut. Ibu tak diperkenankan melakukan pemijatan di daerah perut apalagi rahim." Meskipun pengurutan dilakukan ahlinya, tetap dilarang. Apalagi bila ahli itu tak mengerti medis.

BAYI SUNGSANG HARUSKAH DILAHIRKAN SESAR?

Asalkan usia kehamilan masih di bawah 32 minggu, posisi sungsang masih dapat diperbaiki.

Dokter menyatakan janin Anda sungsang? Itu berarti, si janin dalam posisi memanjang dengan kepala di bagian atas rahim (fundus uteri) dan bokongnya ada di bagian bawah. Umumnya pada kehamilan trimester kedua, posisi sungsang sudah dapat dideteksi. Kandungan terasa penuh di bagian atas dengan gerakan janin terasa lebih banyak di bagian bawah. Ibu yang sudah pernah hamil sebelumnya akan merasa kehamilan sekarang terasa berbeda. Namun untuk memastikan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.

Untuk langkah awal, lakukanlah pemeriksaan luar. Caranya dengan meraba bagian bawah rahim. Apakah ada bagian yang keras dan bulat menyerupai kepala di situ? Bila tidak ada, maka kemungkinan posisi janin sungsang. Jangan keliru dengan bagian bokong yang juga terasa berbentuk bulat. Cara membedakan kepala dan bokong adalah dengan menggerak-gerakkan bagian tersebut secara perlahan. Jika tak mau bergerak atau terasa sulit sekali bergerak, dapat dipastikan itu adalah bokong. Kepala lebih mudah digerakkan daripada bokong.

Selanjutnya, cobalah raba bagian atas rahim. Andaikan posisi janin memang sungsang, maka akan teraba kepalanya pada bagian ini. Denyut jantung janin pun akan teraba di posisi setinggi atau sedikit lebih tinggi daripada pusar ibu. Bila masih ragu, lakukan pemeriksaan dalam atau dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

PENCETUS SUNGSANG

Letak janin bergantung pada proses adaptasinya di dalam rahim. Jadi, tak perlu keburu khawatir jika posisi sungsang terjadi di bawah usia kehamilan 32 minggu. Pada usia kehamilan ini, jumlah air ketuban relatif lebih banyak sehingga janin masih dapat bergerak bebas. Dari yang posisinya sungsang lantas berputar menjadi melintang lalu berputar lagi sehingga posisi kepala di bagian bawah rahim. Jangan heran kalau pada kehamilan belum cukup bulan, frekuensi letak sungsang menjadi lebih tinggi.

Memasuki usia kehamilan 37 minggu ke atas, posisi sungsang sudah sulit untuk berubah karena bagian terendah janin sudah masuk ke pintu atas panggul. Namun semestinya di trimester ketiga, bokong janin dengan tungkai terlipatyang ukurannya lebih besar daripada kepala akan menempati ruangan yang lebih besar yakni di bagian atas rahim. Sedangkan kepala berada dalam ruangan yang lebih kecil, di segmen bawah rahim. Masalahnya, mengapa posisi sungsang masih dapat terjadi hingga usia kehamilan cukup bulan?

Multiparitas

Ibu telah melahirkan banyak anak sehingga rahimnya sudah sangat elastis dan membuat janin berpeluang besar untuk berputar hingga minggu ke-37 dan seterusnya.

Hamil kembar

Adanya lebih dari satu janin dalam rahim menyebabkan terjadinya perebutan tempat. Setiap janin berusaha mencari tempat yang lebih nyaman, sehingga ada kemungkinan bagian tubuh yang lebih besar (yakni bokong janin) berada di bagian bawah rahim.

Hidramnion (kembar air)

Jumlah air ketuban yang melebihi normal menyebabkan janin lebih leluasa bergerak walau sudah memasuki trimester ketiga.

Hidrosefalus

Besarnya ukuran kepala akibat kelebihan cairan (hidrosefalus) membuat janin mencari tempat yang lebih luas, yakni di bagian atas rahim.

Plasenta previa

Adanya plasenta yang menutupi jalan lahir dapat mengurangi luas ruangan dalam rahim. Akibatnya, janin berusaha mencari tempat yang lebih luas yakni di bagian atas rahim.

Panggul sempit

Sempitnya ruang panggul mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang.

Kelainan bawaan

Jika bagian bawah rahim lebih besar daripada bagian atasnya, maka janin cenderung mengubah posisinya menjadi sungsang.

4 POSISI SUNGSANG

Presentasi bokong

Pada pemeriksaan dalam yang dapat teraba hanya bokong bayi saja. Terjadi karena janin meluruskan (ekstensi) kedua sendi lututnya, sehingga kedua kaki mengarah ke atas dan kedua ujungnya sejajar dengan bahu atau kepala.

Presentasi bokong kaki sempurna

Kala pemeriksaan dalam dilakukan, bokong dan kedua kaki dapat teraba.

Presentasi bokong kaki tidak sempurna

Bagian bokong teraba dengan satu kaki di sampingnya, sedangkan kaki yang lain terangkat ke atas.

Presentasi kaki

Yang teraba lebih dulu adalah salah satu atau kedua kaki karena posisi kaki berada di bagian paling rendah.

MENGUBAH POSISI SUNGSANG

Cara termudah dan teraman untuk mengubah posisi janin sungsang adalah dengan bersujud (knee chest position) secara rutin setiap hari sebanyak 2 kali sehari, misalnya pagi dan sore. Masing-masing selama 10 menit. Biasanya bayi akan berputar dan posisinya kembali normal, yaitu kepala berada di sebelah bawah rahim. Pada saat kontrol kandungan, mintalah bidan atau dokter memeriksa posisi janin. Jika belum berhasil, maka ulangi latihan setiap hari. Namun, latihan ini hanya efektif jika usia kehamilan maksimal 35­36 minggu.

Cara lain yakni dengan memutar posisi janin dari luar. Tentu tindakan ini hanya boleh dilakukan oleh ahli dan tidak semua dokter kandungan mahir melakukannya. Tindakan yang dikenal dengan nama versi luar ini berisiko. Bila tali pusat terlalu panjang dapat me-lilit. Sedangkan jika tali pusat pendek, plasenta bisa lepas akibat tarikan. Lantaran itu, tindakan versi luar saat ini jarang dipraktikkan.

SAAT PERSALINAN

Posisi janin sungsang tentunya dapat memengaruhi proses persalinan. Jika yang terjadi adalah presentasi bokong murni, maka persalinan normal masih relatif mudah dilakukan. Namun, ini pun hanya berlaku bagi ibu yang sudah memiliki pengalaman melahirkan per vaginam. Sedangkan jika yang terjadi adalah presentasi kaki, pada saat ketuban pecah spontan mungkin saja tali pusat ikut keluar (prolapsus tali pusat). Jika tidak segera dilakukan persalinan, janin mungkin tidak terselamatkan. Untuk mencegahnya, persalinan dapat dilakukan dengan cara sesar.

Proses persalinan yang salah jelas dapat menimbulkan risiko, seperti janin mengalami pundak patah atau saraf di bagian pundak tertarik (akibat salah posisi saat menarik bagian tangannya ke luar), perdarahan otak (akibat kepalanya terjepit dalam waktu yang lama), patah paha (akibat salah saat menarik paha ke luar), dan lain-lain. Untuk itu biasanya dokter menggunakan partograf, alat untuk memantau kemajuan persalinan. Jika persalinan dinilai berjalan lambat, maka harus segera dilakukan operasi (seksiosesaria).

Untuk ibu yang baru pertama kali hamil atau terdapat faktor penyulit pada kehamilan seperti ketuban pecah dini atau janin besar (di atas 3,5 kg) maka persalinan sesar merupakan jalan terbaik. Dalam hal ini, serahkan keputusan terbaik kepada dokter yang menangani.

   
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

Bila IBU HAMIL TERJATUH

Panik? Sudah pasti. Ibu hamil kerap tidak merasakan sakitnya, tetapi lebih mengkhawatirkan kondisi si janin. Bagaimana pertolongannya?

Perut yang membesar pada sebagian wanita hamil akan menyebabkan titik berat tubuh mengalami pergeseran. Perubahan ini tentunya berpengaruh pula pada si ibu dalam menjaga keseimbangan tubuhnya. Terutama bila si ibu ingin berjalan dengan posisi tegak. Belum lagi gaya gravitasi bumi yang ikut memengaruhi.

Bila ibu hamil terjatuh, ada beberapa hal yang patut mendapat perhatian serius. Terjatuh pada masa kehamilan tidak hanya dapat berdampak pada si ibu, tapi juga janinnya. Juga jangan sekali-kali beranggapan bahwa hanya posisi jatuh tertentu yang membahayakan. Karena jatuh dengan posisi telentang, tersungkur ataupun terduduk sama-sama mengkhawatirkan. Meski secara fisik mungkin tidak menyakitkan atau tidak menimbulkan dampak berarti seperti perdarahan atau pecahnya ketuban. Namun amat disarankan untuk tetap segera memeriksakan diri ke dokter guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

TRAUMA YANG DITIMBULKAN

Jatuh bisa menimbulkan trauma pada ibu hamil. Trauma adalah tekanan yang ditimbulkan baik oleh benda tajam maupun benda tumpul yang dapat mencederai janin maupun si ibu sendiri. Trauma dibedakan menjadi dua, yakni trauma langsung dan tidak langsung. Dikatakan trauma tidak langsung bila secara fisik umumnya tidak menimbulkan dampak yang terlihat nyata, seperti luka atau memar di wilayah perut.

Namun trauma tidak langsung belum menjamin si bayi tak mengalami cedera. Bisa jadi saat terjatuh atau terpeleset, si ibu mengalami syok atau setidaknya kaget. Nah, perasaan inilah yang bisa berdampak pada janin. Soalnya, kondisi syok dapat memengaruhi sirkulasi makanan dan oksigen ke janin yang selanjutnya akan memengaruhi tumbuh kembang janin.

Sedangkan trauma langsung yaitu berupa cedera yang ditimbulkan, seperti perdarahan, pecahnya ketuban, atau terjadinya kontraksi sebelum waktunya. Umumnya trauma langsung membutuhkan penanganan yang lebih cepat karena dapat membahayakan janin dan ibunya.

Trauma langsung tidak hanya disebabkan benda tajam. Melainkan bisa saja akibat benturan yang cukup keras dengan benda tumpul, seperti kursi atau lantai. Saat terjatuh dan terbentur kursi, perut si ibu tetap mengalami getaran langsung yang bisa jadi menyebabkan perdarahan yang disebabkan lepasnya sebagian atau seluruh plasenta dari tempat menempelnya atau karena robeknya pembuluh darah. Kondisi ini tentu saja sangat berbahaya.

Pada kondisi demikian si ibu harus segera mungkin ke RS untuk memastikan sumber perdarahan. Bila kehamilannya sudah cukup umur, sebaiknya langsung dilahirkan. Namun bila usia kehamilan masih di bawah 7 bulan tergantung pada kondisi perdarahannya karena peluang janin yang belum berusia 30 minggu untuk bertahan hidup hanyalah 50%.

JANGAN DIABAIKAN

Seusai jatuh, ada 4 hal yang patut dicermati. Jadi, jangan mengabaikan meski tidak menimbulkan trauma.

1. Masih adakah gerakan janin.

Ini merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Bila kehamilan sudah memasuki trimester 2, umumnya ibu sudah mampu mendeteksi sendiri gerakan janinnya. Namun bagi yang usia kehamilannya masih berada di trimester 1, hendaknya minta pertolongan tenaga medis untuk memastikan kondisi janin, dengan USG ataupun doppler.

2. Terjadi kontraksi atau tidak.

Kontraksi adalah adanya frekuensi pada dinding rahim yang terasa mengeras dan relaks secara bergantian. Umumnya awam menyebut dengan istilah melilit berlebihan atau mules. Kontraksi umumnya muncul menjelang persalinan. Bila kontraksi terus berlangsung umumnya dokter akan melakukan persalinan bila usia kehamilan sudah 36 minggu/di atas 8 bulan. Pertimbangannya, janin yang berusia 36 minggu ke atas umumnya mampu bertahan hidup. Namun bila masih di bawah 36 minggu, mau tidak mau kontraksi harus diredam. Caranya? Ibu harus istirahat total (bedrest). Diberikan obat untuk menghentikan kontraksi dengan harapan kontraksi akan hilang.

3. Disertai perdarahan atau tidak.

Perdarahan dapat terjadi karena trauma. Walau hanya berupa vlek, tetap harus diwaspadai. Segera lakukan pemeriksaan agar dokter dapat memeriksa kondisi janin. Bila sekadar vlek, pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter yang biasa menangani/tempat berkonsultasi. Namun bila terjadi perdarahan yang terus mengalir/hebat, ibu harus segera dibawa ke UGD rumah sakit terdekat.

4. Ketuban pecah atau tidak.

Keluarnya air ketuban bisa terjadi karena trauma. Usahakan sesegera mungkin ke dokter dengan upaya agar air ketuban tidak bertambah banyak mengalir. Memang sih, dalam kondisi seperti itu janin masih aman. Namun jangan pernah menundanya karena seberapa banyak jumlah ketuban yang telah keluar tidak dapat terdeteksi secara pasti. Bila air ketuban sampai habis tentunya dapat memengaruhi kondisi janin.

DAMPAK PADA JANIN

Secara umum, bila ibu tidak mengalami syok, perdarahan atau pecah ketuban, maka tidak ada gangguan bagi si bayi. Hal sebaliknya mungkin saja terjadi bila ibu mengalami syok, perdarahan atau ketubannya pecah. Ketuban pecah dikhawatirkan dapat mengakibatkan infeksi yang akan mengganggu kesejahteraan janin. Segera lakukan pemeriksaan sekaligus upaya untuk mencegah agar tidak semakin banyak air ketuban yang keluar.

Lepasnya plasenta pada dinding rahim akan menyebabkan perdarahan yang berlangsung terus-menerus. Perihal seberapa parah kondisi maupun dampak lepasnya plasenta ini amat tergantung pada trauma yang ditimbulkan. Lepasnya plasenta yang pasti akan memengaruhi pendistribusian makanan dari ibu ke janin.

TIP AGAR TIDAK JATUH

* Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak berhak tinggi.

Pilihlah alas kaki yang haknya tidak terlalu tinggi dan dasar pijakan yang lebar. Lebih baik pilih yang satu nomor lebih besar dari ukuran biasanya karena biasanya kaki agak melar menjelang akhir masa kehamilan.

* Hindari menggunakan tangga.

Bila perlu hindari menaiki tangga karena dapat mengganggu keseimbangan dan menghalangi pandangan Anda. Selain itu, naik turun tangga sebaiknya dilakukan dengan ekstra hati-hati serta jangan lupa berpegangan pada tepian tangga.

* Jaga kebersihan lantai.

Bersihkan lantai dari benda-benda kecil yang mungkin dapat menyebabkan terpeleset. Lantai kamar mandi harus sering dibersihkan agar terhindar dari lumut yang licin.

* Berikan penerangan yang memadai.

Pasanglah lampu yang cukup terang di berbagai ruangan yang sering dilewati.

* Jangan sungkan minta bantuan.

Bila dirasakan tidak memungkinkan, jangan malu atau sungkan berpegangan atau bergandengan dengan teman seperjalanan untuk mengurangi risiko terjatuh.

   
10-04-2018 13:38:43 Foto Kontes
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25

Hai Bunda,

Infobunda mengadakan foto kontes kembali. Bagi Bunda yang memiliki buah hati....merapat yuuk...karena Lomba yang akan diadakan kali ini bertemakan "Ekspresi Ketawa si Keci ”.

Kontes foto ini akan diselenggarakan mulai tanggal 06 April - 30 April 2018 Pukul 16.00 WIB.

Hadiah pemenang berupa voucher belanja bagi 3 foto yang mendapatkan "Like" terbanyak, masing-masing pemenang memperoleh Rp 300,000, Rp 1500,00, dan Rp 100,000.

cara bergabung?
Langkah 1 : Unduh Aplikasi Infobunda Android
Langkah 2 : “Like” Fanpage Infobunda (WAJIB diunduh/download)
Langkah 3 : Upload foto di Infobunda (caranya mudah: pada Aplikasi Infobunda, tekan Menu Club -> Profile -> Album -> Buat Album Baru, kemudian Upload Foto disertai tulisan WAJIB  “ Ekspresi Ketawa si Keci - Nama Bayi Anda”).

Syarat dan Ketentuan

1. Selama lomba foto kontes berlangsung, peserta hanya diperbolehkan menyerahkan 1 (satu) foto saja.
2. Usia bayi dibawah lima tahun (BALITA).
3. Foto peserta lomba di-Upload melalui Album foto Infobunda website atau aplikasi android, WAJIB menyertakan : Nama Anak, Usia Anak, Domisili Bunda dan Alamat Facebook Bunda yang Aktif.
4. Untuk pengambilan hadiah, pemenang WAJIB mengirimkan data diri seperti : nama lengkap, alamat facebook, alamat rumah lengkap, nomor telpon yang dapat dihubungi, dan juga nama anak bunda ke email kami di Infobundacom@gmail.com
5. Pemenang dipilih sesuai dengan "Like" Facebook terbanyak dari Fanpage Infobunda, jadi Bunda harus aktif mengecek Facebook Fanpage Infobunda. Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
6. Kecurangan atau menyediakan informasi yang tidak sesuai dan benar akan didiskualifikasi.
7. Hadiah pemenang tidak dapat ditukarkan dengan uang tunai.

Segera kirimkan fotonya ya Bunda...

Bisa juga kirim email

   
02-04-2018 18:20:29 Usia kehamilan 5 minggu
Jumlah Posts : 46
Jumlah di-Like : belum ada like
aku dah periksa bund.. flek dan sy sempat ada pendarahan. dan sekarang kantung janin saya ada dibawah skali.. gimana caranya ya agar kantung janin kembali ke posisi normal..?? 😭😭
   
06-03-2018 00:25:49 keguguran usia 8 minggu
Jumlah Posts : 51
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda Chella, keguguran tanpa kuret itu gmn bun caranya tau klo kandungan udh bersih??

pas keguguran pendarahan gk bun?
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
bagaimana caranya bergabung?
   
18-01-2018 11:02:17 keguguran usia 8 minggu
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda ada yang mengalami hal seperti saya gak ya. divonis janin tidak bisa berkembang akhirnya saya keguguran alhamdulillah bisa keluar sendri janinnya tanpa harus dikuret. bunda gimana caranya yach biar bisa cepat hamil lgi pasca keguguran
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
mau dong bun gimana caranya gabung,,,saya ingin promil
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
selamat malam bunda semua.. perkenalkan saya putri. ini kehamilan pertama saya 😊😊 . seneng banget bisa merasakan rasanya jadi seorang calon ibu yg menunggu kelahiran calon anaknya.. in sya allah saya HPL 9 april 2018. semoga kita semua dilancarkan yaaa seluruh prosesnya hingga melahirkan. Aammiin.. kalo mau minta di invite ke grup wa gmn yaa caranya?