SITE STATUS
Jumlah Member :
482.151 member
user online :
2546 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bolehkah mencampur soya dan sapi

New Topic :  
17-12-2013 09:38:44 Percampuran Susu
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like

Pagi dokter. Setelah Konsultasi dengan dokter anak saya. Didapati bukan karena konsumsi susu soya itu yang membuat BB anak tidak begitu banyak naiknya setiap bulannya tetapi kurangnya kalori dalam pemberian susu di dalam tubuhnya alias harus lebih sering lagi memberikannya susu tentunya dengan takaran yang lebih dari sebelumnya. Kami berfikir si anak sudah cukup dapat pemberian susu setiap harinya ternyata masih kurang. Karena si anak alergi terhadap susu sapi maka disarankan untuk mencampur antara susu sapi dan soya tersebut. Apakah tepat langkah tersebut diambil dan tidak ada masalah dikemudian harinya nanti misalnya dengan pencernaan atau lainnya.Kemudian sampai kapan harus mencampur kedua susu tersebut. Terimakasih atas jawabannya dokter.

   


09-01-2014 16:33:31 alergi susu sapi pada bayi
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
malam dok,anak saya umur 1.5 bulan,dan punya alergi susu sapi,dokter anak anjurkan diberikan ASI full tidak boleh susu formula,karena ASI saya cuma sedikit akhirnya saya bantu pake susu soya dan sudah 3 hari berhenti minum susu sapi,pertanyaan saya berapa lama efek alergi susu sapi hilang?? karena sampe sekarang efek alergi itu masih ada (sering ngeden sampe nangis kelenger karena nggak nyaman dan nafas grok,grok),,sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

Dari : jaozah

Jawaban:

Dear Bunda,



























Tanda dan gejala alergi susu adalah; muntah, kembung, diare, reaksi pada kulit seperti gatal dan kemerahan, bersin, dan bayi anda rewel. Apabila Anda mencurigai adanya alergi susu pada bayi Anda, sebaiknya menghentikan pemberian susu tersebut dan segera berkonsultasi dengan dokter Anda, ada kemungkinan susu yang diberikan adalah jenis lain seperti susu dari bahan kedelai ataupun susu terhidrolisa. Pemberian susu kedelai juga tidak menyelesaikan masalah alergi bila ternyata anak Anda juga mengalami alergi terhadap susu kedelai. Pada pemberian ASI, bayi Anda akan kecil kesempatanya mengalami reaksi alergi dan akan memiliki kekebalan tubuh yang baik karena ASI mengandung banyak zat-zat alami yang berguna untuk kekebalan tubuh dan perkembangan bayi Anda.



















































Makin banyak ASI yang dikeluarkan dari gudang ASI (sinus laktiferus), makin banyak produksi ASI. Dengan kata lain, makin sering bayi menyusui makin banyak ASI diproduksi. Sebaliknya, makin jarang bayi menghisap, makin sedikit payudara menghasilkan ASI.Jika bayi berhenti menghisap maka payudara akan berhenti menghasilkan ASI. Apabila Bunda memiliki masalah atau luka pada puting payudara, Bunda dapat menggunakan cream payudara yang mengandung lanolin untuk mengatasi masalah putting payudara saat menyusui atau dapat berkonsultasi dengan dokter obsgyn Anda. Sebaiknya Anda menyusui ASI dengan tehnik yang benar, maka akan tercapai hasil yang maksimal, silahkan membaca beberapa cara menyusui ASI yang baikpada home page kami. Demikian jawaban saya.















 


























   
05-11-2010 12:13:40 kolik
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
dokter tanti...saat ini baby saya 5 bulan 3 minggu,sudah 4 hari ini saya coba untuk memberinya makan...saya beri bubur instan dan saya campur sufor..namun ternyata setelah makan anak selalu kolik...4hari makan 4 hari kolik...selalu rewel setiap habis makan..padahal saya hanya beri sedikit sekali makananya dan encer..bukankah sebentar lg sudah menginjak usia 6 bulan dok? namun kenapa kondisinya seperti itu??? bayi2 lain 4 bulan sudah diberi makan dan baik2 saja..apa yang harus saya lakukan dok??saya benar2 bingung??(kalau seandainy faktor makanan dan susunya,saya sudah coba menggantinya dan tetap saja seperti itu) saya takut hinnga usia 6 bulan lebih nanti keadaanya tdk berubah dok..tlg berikan jawaban ya dok...terimakasih banyak...

Dari : adr_ino

Jawaban:

dear bunda, sebaiknya melakukan ASI ekslusif sampai pada usia 6 bulan, setelah menginjak usia 6 bulan barulah anda memberikan susu pendamping asi seperti susu formula yang terbuat dari sapi atau soya, dan juga makanan pendamping seperti bubur ataupun buah-buahan. Susu formula biasanya menyebabkan terjadinya konstipasi yang kadang disertai nyeri saat buang air besar. Hal ini tidak akan terjadi pada pemberian susu ASI, karena ASI mengandung berbagai zat yang baik bagi pencernaan bayi anda. Ingat, berikan makanan pendamping setelah bayi menginjak 6 bulan, sayangilah bayi anda, berikan yang terbaik untuknya, di dalam ASi anda telah terkandung berbagai nutrisi yang berguna sampai ia menginjak usia 6 bulan.
   


15-02-2008 11:59:01 Bayi Sering Muntah
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like
Halo bunda salam kenal dari mama Neva (3,1 th ) Dulu Neva waktu bayi juga sering muntah padahal nggak panas atau sakit perut dan setelah muntah biasa aja. Muntahnya dulu waktu masih bayi ketika udah diberikan bubur saring dan jika masih ada kasar dikit aja pasti muntah, jadi neva waktu itu cukup lama masih makan bubur yang disaring. Peralihan dari bubur saring ke bubur yang tidak disaring juga cukup lama dan umur 2 thn baru makan nasi. Dan sekarang juga terkadang masih muntah kalo makanannya sangkut karna Neva suka buru-buru mengunyah. Terus kalo nangis juga pasti muntah.

Waktu masih bayi itu saya konsultasi ke dokter anak katanya muntah akan hilang dengan bertambahnya usia anak. Dan memang neva alergi susu sapi. Dari usia 6 bulan sampai sekarang masih minum susu soya. Dan kata dokter anak saya muntah itu juga bentuk alergi.

Bunda jika nggak terlalu sering muntahnya bisa jadi mungkin karna kebanyakan minum. Tapi jika udah sering sekali nggak salah jika kita konsultasi ke dokter anak.



Salam



Mama Neva ( Ully )
   
17-01-2008 13:29:33 bosen sm susunya
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
trim's yach bunda-iffa dan bunda melvin atas sarannya... Array
Memang waktu awal ocha minum susu S26 smp umr 1 bl,tp wkt ke DSA utk imunisasi kebetulan di pipi dan punggungnya ada timbul bintik2 spt biang keringat awlnya aq pikir memang biang keringat aza (soalnya wkt itu cuacanya memang lg panas),trnyt DSAnya bilang ocha alergi protein sapi dan susu S26nya hrs di stop (pdhl ocha suka sekali susu S26nya..)..wkt itu jg DSAnya ngereferensi'in susu NAN-HA1 dan memang bintik2 di pipi dan punggungnya hilang tp kelihatannya ocha ga suka dan e'enya jg mencret.. Array ..akhirnya aq nekat nerusin S26nya lg tp ternyata memang timbul lg bintik2nya,dr situ aq br yakin kl ocha memang alergi protein sapi smp akhirnya atasanku di kantor nyaranin nutrilon soya dan sejak itu smp saat ini ocha pakai susu nutrilon soya dan aq jg msh blm berani jajal2 susu selain soya... Array ...
mk'nya smp saat ini aq msh cr2 referensi boleh-enggaknya anak soya ganti yg selain soya... Array Array ...


trim's
bunda-ocha
   


Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Hallow bunda Ayik...



Lam kenal dr Vivi bundanya ocha,kebetulan aku jg ngalamin hal

yg sm dgn bunda...waktu Ocha lahir,awalnya aku kasih ASI dan Susu S26.Ocha suka sekali dan nyusunya banyak,pertumbuhan BB dan BTnya jg cepat sekali meningkat.

Tp ternyata setelah krg lbh 1 bln ocha timbul alegri spt biang

keringat di pipi dan punggungna,setelah konsul ke dokternya ternyata ocha alergi protein sapi.Wkt itu dokternya ngereferensiin ke NAN HA1,tp ternyata ocha malah mencret2 nyusunya jg mulai berkurang sptnya ocha ga suka...

Akhirnya ada temenku yg nyaranin utk pake nutrilon soya dan Alhamdulillah smp saat ini umur Ocha dah jln 5 bln,Ocha cocok dan suka sekali dengan susunya.Memang yg aku rasain perkembangan BBnya ga sedrastis wkt msh mengkonsumsi susu dgn protein sapi,tp selama pertumbuhan BBnya masih terbilang normal dan ochanya sehat2 aza buatku ga mslh.



Salam,

Bunda Vivi - Ocha

   
01-01-2016 09:29:31 sufor
Jumlah Posts : 32
Jumlah di-Like : belum ada like
nutramigen bun produk dr meadjhonson, susu yg kandungan protein sapinya terhidrolisat ekstensif...dsa nya ga menyarankan soya dan ga ngebolehin saya ksh soya, setelah alergi sembuh saya join dg susu bmt morinaga yg php (protein hidrolisat parsial) utk mencegah alergi.
   
Jumlah Posts : 73
Jumlah di-Like : belum ada like
pagi bunda2 modern.. mau sharing nih, bunda ada yg punya pengalaman minum obat herbal untuk memperlancar dan menambah produksi ASI g? seperti ASI Booster, maduhoney, mama soya, dan merk lainnya.. klo ada sharing Pengalamannya dong bunda... bagus yg mana yaa, yg bisa tetep produksi ASI kentel..
   
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
bayi saya umur 2 bln lebih. waktu umur 3 minggu kontrol ke dokter pipi nya merah merah sama kulit kepala kering. kata dokter, bayi saya alergi jadi saya disuruh dokter anak jangan makan telur,ikan,ayam. bentuk tinja biasa sesuai umurnya karena asi. mulai umur 2 bulan saya kasih susu formula bebelove 1 ternyata mukanya mulai merah lagi dan bab nya >5x....saya stop. konsul ke dr umum kasih susu formula yg soya. saya beli nutrilon soya dan alhamdulillahnya, muka gak merah merah dan bab gak sering hanya saja bab nya jadi berwarna hijau tapi tidak encer....saya baca bentuk seperti itu karena sufor soya itu rendah lemak.....apakah memang seperti itu bentuk tinjanya?
   
Jumlah Posts : 241
Jumlah di-Like : belum ada like

Pengen masakan gurih dan lezat?
Biasanya nih ibu2 suka nambahin penyedap pasaran yang tentunya mengandung MSG, nah selain ga sehat juga bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Khususnya buat anak-anak, pasti seneng banget kalo jadi doyan makan karena masakannya lezat bergizi dan juga BEBAS MSG.

Memperkenalkan PRODUK ORGANIK dan BEBAS MSG
Kaldu/Penyedap Alsultan Tanpa MSG membuat masakan anda beraroma dengan rasa yang lezat dan menyehatkan.
Cocok digunakan untuk berbagai macam masakan maupun campuran snack kesukaan keluarga.
Kaldu/Penyedap rasa Alsultan merupakan pilihan anda yang mengutamakan kesehatan tanpa meninggalkan kelezatan rasa dalam masakan anda.

Sehat dan Aman dikonsumsi untuk anak balita, Anak Autis, Ibu Hamil dan Menyusui
. Mempunyai Ijin DepKes dan bersertifikat HALAL.

Netto: 80gr
Pilihan rasa : AYAM dan SAPI

Komposisi:
- bawang bombay/onion flavor powder
- bawang putih/garlic flavor powder
- garam/salt
- lada putih/natural white pepper powder
- lada hitam/natural black pepper
- protein sayur/hydrolyzed vegetable protein powder
- dextrine powder
- lemak ayam/chicken fat (utk kaldu ayam) atau lemak sapi/beef fat (utk kaldu sapi)

ow ya...mau tau info tentang MSG?
MSG ( MONOSODIUM GLUTAMAT )
Sejarah
Jurnal Chemistry Senses menyebutkan, Monosodium Glutamate (MSG) mulai terkenal tahun 1960-an, tetapi sebenarnya memiliki sejarah panjang. Selama berabad-abad orang Jepang mampu menyajikan masakan yang sangat lezat. Rahasianya adalah penggunaan sejenis rumput laut bernama Laminaria japonica. Pada tahun 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor di Universitas Tokyo, menemukan kunci kelezatan itu pada kandungan asam glutamat. Penemuan ini melengkapi 4 jenis rasa sebelumnya - asam, manis, asin dan pahit - dengan umami (dari akar kata umai yang dalam bahasa Jepang berarti lezat). Sementara menurut beberapa media populer , sebelumnya di Jerman pada tahun 1866, Ritthausen juga berhasil mengisolasi asam glutamat dan mengubahnya menjadi dalam bentuk monosodium glutamate (MSG), tetapi belum tahu kegunaannya sebagai penyedap rasa.
Sejak penemuan itu, Jepang memproduksi asam glutamat melalui ekstraksi dari bahan alamiah. Tetapi karena permintaan pasar terus melonjak, tahun 1956 mulai ditemukan cara produksi L-glutamic acid melalui fermentasi. L-glutamic acid inilah inti dari MSG, yang berbentuk butiran putih mirip garam. MSG sendiri sebenarnya tidak memiliki rasa. Tetapi bila ditambahkan ke dalam makanan, akan terbentuk asam glutamat bebas yang ditangkap oleh reseptor khusus di otak dan mempresentasikan rasa dasar dalam makanan itu menjadi jauh lebih lezat dan gurih.
Sejak tahun 1963, Jepang bersama Korea mempelopori produksi masal MSG yang kemudian berkembang ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Setidaknya sampai tahun 1997 sebelum krisis, setiap tahun produksi MSG Indonesia mencapai 254.900 ton/tahun dengan konsumsi mengalami kenaikan rata-rata sekitar 24,1% per tahun .
DAMPAK MSG TERHADAP MANUSIA:
1. Dapat merusak otak
2. Menurunkan daya ingat
3. Merusak syaraf
4. Berpengaruh negatif terhadap otak janin
5. Meningkatkan obesitas
6. Menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung

nah tuh moms...saat BERALIH KE HIDUP SEHAT ya..
apalagi khusus untuk buah hati tercinta...

   
Jumlah Posts : 74
Jumlah di-Like : belum ada like
just share ya bund, kebetulan abis baca di tanya jawab dokter di Info Bunda juga, ini jawaban dr. Tanti: Dear Bunda, Hati ayam dan sapi merupakan bahan makanan
yang menjadi sumber dari zat besi. Selain sumber zat besi,
hati juga merupakan sumber dari Vitamin A yang sering
kali menjadi perdebatan yaitu mengkonsumsi hati ayam
ataupun sapi dapat meningkatkan resiko terjadinya
kecacatan janin yang di sebabkan dari tingginya
kandungan vitamin A tersebut. Beluma ada bukti yg efektif
dalam membuktikan bahwa konsumsi hati ayam atau sapi
dapat mengakibatkan kecacatan janin. Yang perlu di
perhatikan adalah, pilihlah hati ayam maupun sapi yang
segar dan sehat, masaklah sampai benar-benar masak
untuk menghindari adanya penyakit yang di sebabkan oleh
virus dan parasit dari hewan tersebut, makanlah dengan
jumlah secukupnya tidak perlu berlebihan. Demikian
jawaban saya, semoga dapat membantu.
   
05-05-2014 06:55:51 ASI Booster
Jumlah Posts : 39
Jumlah di-Like : belum ada like
kl saya blm pnh coba booster asi dr teh.saya minum mama soya dan mama honey,dr susu kedelai dan madu kusus busui. sari kacang ijo jg bgs bun..bs memperbnyak jg
   
Jumlah Posts : 241
Jumlah di-Like : belum ada like

Pengen masakan gurih dan lezat?
Biasanya nih ibu2 suka nambahin penyedap pasaran yang tentunya mengandung MSG, nah selain ga sehat juga bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Khususnya buat anak-anak, pasti seneng banget kalo jadi doyan makan karena masakannya lezat bergizi dan juga BEBAS MSG.

Memperkenalkan PRODUK ORGANIK dan BEBAS MSG
Kaldu/Penyedap Alsultan Tanpa MSG membuat masakan anda beraroma dengan rasa yang lezat dan menyehatkan.
Cocok digunakan untuk berbagai macam masakan maupun campuran snack kesukaan keluarga.
Kaldu/Penyedap rasa Alsultan merupakan pilihan anda yang mengutamakan kesehatan tanpa meninggalkan kelezatan rasa dalam masakan anda.

Sehat dan Aman dikonsumsi untuk anak balita, Anak Autis, Ibu Hamil dan Menyusui
. Mempunyai Ijin DepKes dan bersertifikat HALAL.

Netto: 80gr
Pilihan rasa : AYAM dan SAPI

Komposisi:
- bawang bombay/onion flavor powder
- bawang putih/garlic flavor powder
- garam/salt
- lada putih/natural white pepper powder
- lada hitam/natural black pepper
- protein sayur/hydrolyzed vegetable protein powder
- dextrine powder
- lemak ayam/chicken fat (utk kaldu ayam) atau lemak sapi/beef fat (utk kaldu sapi)

ow ya...mau tau info tentang MSG?
MSG ( MONOSODIUM GLUTAMAT )
Sejarah
Jurnal Chemistry Senses menyebutkan, Monosodium Glutamate (MSG) mulai terkenal tahun 1960-an, tetapi sebenarnya memiliki sejarah panjang. Selama berabad-abad orang Jepang mampu menyajikan masakan yang sangat lezat. Rahasianya adalah penggunaan sejenis rumput laut bernama Laminaria japonica. Pada tahun 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor di Universitas Tokyo, menemukan kunci kelezatan itu pada kandungan asam glutamat. Penemuan ini melengkapi 4 jenis rasa sebelumnya - asam, manis, asin dan pahit - dengan umami (dari akar kata umai yang dalam bahasa Jepang berarti lezat). Sementara menurut beberapa media populer , sebelumnya di Jerman pada tahun 1866, Ritthausen juga berhasil mengisolasi asam glutamat dan mengubahnya menjadi dalam bentuk monosodium glutamate (MSG), tetapi belum tahu kegunaannya sebagai penyedap rasa.
Sejak penemuan itu, Jepang memproduksi asam glutamat melalui ekstraksi dari bahan alamiah. Tetapi karena permintaan pasar terus melonjak, tahun 1956 mulai ditemukan cara produksi L-glutamic acid melalui fermentasi. L-glutamic acid inilah inti dari MSG, yang berbentuk butiran putih mirip garam. MSG sendiri sebenarnya tidak memiliki rasa. Tetapi bila ditambahkan ke dalam makanan, akan terbentuk asam glutamat bebas yang ditangkap oleh reseptor khusus di otak dan mempresentasikan rasa dasar dalam makanan itu menjadi jauh lebih lezat dan gurih.
Sejak tahun 1963, Jepang bersama Korea mempelopori produksi masal MSG yang kemudian berkembang ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Setidaknya sampai tahun 1997 sebelum krisis, setiap tahun produksi MSG Indonesia mencapai 254.900 ton/tahun dengan konsumsi mengalami kenaikan rata-rata sekitar 24,1% per tahun .
DAMPAK MSG TERHADAP MANUSIA:
1. Dapat merusak otak
2. Menurunkan daya ingat
3. Merusak syaraf
4. Berpengaruh negatif terhadap otak janin
5. Meningkatkan obesitas
6. Menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung

nah tuh moms...saat BERALIH KE HIDUP SEHAT ya..
apalagi khusus untuk buah hati tercinta...

   
Jumlah Posts : 41
Jumlah di-Like : belum ada like
pengalamanku rekomendasi medis sih sufor yg aman itu yg soya...dan yg disarankan ke bayi saya NAN HA non alergenic.....di indomart /alfamart ada....jaga2 agar tdk alergi
   
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : belum ada like

Pengen masakan gurih dan lezat?
Biasanya nih ibu2 suka nambahin penyedap pasaran yang tentunya mengandung MSG, nah selain ga sehat juga bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Khususnya buat anak-anak, pasti seneng banget kalo jadi doyan makan karena masakannya lezat bergizi dan juga BEBAS MSG.

Memperkenalkan PRODUK ORGANIK dan BEBAS MSG
Kaldu/Penyedap Alsultan Tanpa MSG membuat masakan anda beraroma dengan rasa yang lezat dan menyehatkan.
Cocok digunakan untuk berbagai macam masakan maupun campuran snack kesukaan keluarga.
Kaldu/Penyedap rasa Alsultan merupakan pilihan anda yang mengutamakan kesehatan tanpa meninggalkan kelezatan rasa dalam masakan anda.

Sehat dan Aman dikonsumsi untuk anak balita, Anak Autis, Ibu Hamil dan Menyusui
. Mempunyai Ijin DepKes dan bersertifikat HALAL.

Netto: 80gr
Pilihan rasa : AYAM dan SAPI

Komposisi:
- bawang bombay/onion flavor powder
- bawang putih/garlic flavor powder
- garam/salt
- lada putih/natural white pepper powder
- lada hitam/natural black pepper
- protein sayur/hydrolyzed vegetable protein powder
- dextrine powder
- lemak ayam/chicken fat (utk kaldu ayam) atau lemak sapi/beef fat (utk kaldu sapi)

ow ya...mau tau info tentang MSG?
MSG ( MONOSODIUM GLUTAMAT )
Sejarah
Jurnal Chemistry Senses menyebutkan, Monosodium Glutamate (MSG) mulai terkenal tahun 1960-an, tetapi sebenarnya memiliki sejarah panjang. Selama berabad-abad orang Jepang mampu menyajikan masakan yang sangat lezat. Rahasianya adalah penggunaan sejenis rumput laut bernama Laminaria japonica. Pada tahun 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor di Universitas Tokyo, menemukan kunci kelezatan itu pada kandungan asam glutamat. Penemuan ini melengkapi 4 jenis rasa sebelumnya - asam, manis, asin dan pahit - dengan umami (dari akar kata umai yang dalam bahasa Jepang berarti lezat). Sementara menurut beberapa media populer , sebelumnya di Jerman pada tahun 1866, Ritthausen juga berhasil mengisolasi asam glutamat dan mengubahnya menjadi dalam bentuk monosodium glutamate (MSG), tetapi belum tahu kegunaannya sebagai penyedap rasa.
Sejak penemuan itu, Jepang memproduksi asam glutamat melalui ekstraksi dari bahan alamiah. Tetapi karena permintaan pasar terus melonjak, tahun 1956 mulai ditemukan cara produksi L-glutamic acid melalui fermentasi. L-glutamic acid inilah inti dari MSG, yang berbentuk butiran putih mirip garam. MSG sendiri sebenarnya tidak memiliki rasa. Tetapi bila ditambahkan ke dalam makanan, akan terbentuk asam glutamat bebas yang ditangkap oleh reseptor khusus di otak dan mempresentasikan rasa dasar dalam makanan itu menjadi jauh lebih lezat dan gurih.
Sejak tahun 1963, Jepang bersama Korea mempelopori produksi masal MSG yang kemudian berkembang ke seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Setidaknya sampai tahun 1997 sebelum krisis, setiap tahun produksi MSG Indonesia mencapai 254.900 ton/tahun dengan konsumsi mengalami kenaikan rata-rata sekitar 24,1% per tahun .
DAMPAK MSG TERHADAP MANUSIA:
1. Dapat merusak otak
2. Menurunkan daya ingat
3. Merusak syaraf
4. Berpengaruh negatif terhadap otak janin
5. Meningkatkan obesitas
6. Menyebabkan hipertensi dan penyakit jantung

nah tuh moms...saat BERALIH KE HIDUP SEHAT ya..
apalagi khusus untuk buah hati tercinta.