SITE STATUS
Jumlah Member :
492.719 member
user online :
1229 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: berapa sih berat badan dan tinggi badan

New Topic :  
12-02-2014 15:05:04 berat badan si kembar berbeda
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Hallo dokter, salam kenal

Saya punya anak kembar, usia sekarang sudah 2,5 tahun. Pada saat lahir bb kakak 2,3kg dan adik 2,1kg. Dari lahir sampe umur 1,5 tahun bb kakak selalu diatas bb adik. Ketika umur 1,5 th, si kembar sakit batuk, dari situ si kakak tidak mau minum susu lagi, sudah dicoba berbagai sufor tapi tetep gak mau, yang dia mau hanya susu UHT itu juga dengan rasa coklat itupun cuma sedikit. Hal ini membuat berat badan antara kakak dan adik berbeda 3 kg. Saat ini bb kakak 11kg sedangkan adik 14 kg. Untuk makanan sih sama banyaknya antara kakak dan adik, yang berbeda Cuma susu aja. Oh ya si kembar ini bukan kembar identik  Gimana caranya ya dok supaya bb si kembar gak beda terlalu jauh, kasian liatnya kayak dibeda2kan dalam pengurusannya hahahahahaha

Terimakasih untuk saran dan masukannya


Dari : Reni Gan

Jawaban:

Dear Bunda,



Anak kembar (identik ataupun tidak) merupakan individual yang berbeda meskipun banyak memilki kemiripan. Mereka dapat tumbuh menjadi manusia yang memiliki sifat khas masing-masing baik fisik maupun non fisik.

Masalah tumbuh kembang anak merupakan hal yang memerlukan pemeriksaan dan pengamatan lebih lanjut. Sebaiknya mengukur pertumbuhan anak secara lengkap baik panjang badan dan berat badan. Dengan KMS maka dapat dilihat grafik pertumbuhan dan perkembangan anak Anda apakah masih berada dalam batas normal , di atas atau di bawah batas normal berdasarkan variabel-variabel pengukuran seperti berat badan dan tinggi badan.

Penyebab masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dapat bermacam-macam. Dapat disebabkan adanya masalah pencernaan sehingga nutrisi yang masuk tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, dapat juga masalah  "picky eating" atau anak susah makan maupun masalah metabolisme. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut. 


   


26-11-2015 06:53:04 cara buat bayi gemuk
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Neuneu Supriantini,

Berat badan ideal pada anak usia 16 minggu adalah sekitar 9-12 kg. Berat badan akan naik apabila ada kelebihan kalori, antara kalori yang masuk dengan kalori yang digunakan tubuh, seperti untuk aktivitas, pertumbuhan, kebutuhan energi basal, mencerna makanan, dan sisa yang dibuang. Bila kalori yang masuk pas-pasan atau bahkan kurang, sementara aktivitasnya tinggi, maka tidak akan cukup kalori untuk pertumbuhan. Artinya berat badan dan tinggi badan anak tidak bertambah. Disarankan untuk memberikan makanan dengan porsi sedikit tetapi sering, memberikan makan besar 3x sehari dan dikombinasi dengan pemberian snack 2-3x diantara makan siang dan makan malam.

   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dok umur saya 24th, sudah menikah sekitar 4 bulan tetapi belum di karuniai momongan, yang saya tanyakan disini perlukah saya berkonsultasi ke dokter padahal usia pernikahan saya baru 4 bulan, dan bahayakah bila saya hamil mengingat postur tubuh saya yang sangat kecil berat 38 tinggi 148, mohon bimbingannya,,,,,

Dari : Irra Afrianto

Jawaban:

Dear Irra,

Keadaan infertile (tidak subur) dinyatakan apabila setelah 1 tahun dalam usaha mendapatkan kehamilan dengan intensitas hubungan intim yang cukup namun belum juga di karuniai keturunan. Dalam waktu 4 bulan sebaiknya anda terus berusaha, namun tidak salah juga bila anda berkonsultasi dengan dokter kandungan dalam hal ini. Apabila anda hamil, anda akan di periksa ukuran panggul anda, apabila panggul anda sempit, maka akan disarankan untuk operasi Caesar dalam kelahiran anak anda nanti, sejauh ini tidak ada bahaya yang berhubungan dengan tinggi badan anda. Tinggi badan biasanya berhubungan dengan luas panggul seorang wanita, ukuran tinggi badan yang rendah, mempunyai kemungkinan ukuran panggul yang sempit. Demikian jawaban saya.
   


Jumlah Posts : 625
Jumlah di-Like : 16
@Bunda Nima,

Iya, karena hasil USG cuma mendapat input dari berat badan dan tinggi badan janin. Pada umumnya, berat janin di usia kehamilan 31 minggu sekitar 1,5 kg, nah kalau USG pantau beratnya sekitar 1,8 kg udah deh... melesat jauh.
   
19-06-2009 14:40:40 Lowongan Kerja sbg Sekretaris
Jumlah Posts : 15
Jumlah di-Like : belum ada like

Persyaratannya: 

  1. Wanita usia maksimal 25 tahun, dan belum menikah
  2. Pendidikan minimal D3 jurusan sekretaris (diutamakan Tar-Q) atau administrasi dengan IPK min. 2.80 (PTN) dan 3.00 (PTS)
  3. Berpengalaman lebih diutamakan (minimal 2 tahun pada posisi yang sama)
  4. Berpenampilan dan kepribadian menarik (Berat Badan dan tinggi badan proporsional)
  5. Bersedia dikontrak selama 2 (dua) tahun
  6. Fasih berbahasa Inggris (oral & written)

Silakan kirim lamaran lengkap dengan CV, ijasah dan transkrip ke:

PT TELKOMSELGedung Atrium Mulia Lt. 6Jl. H.R. Rasuna Said Kav 10 – 11Jakarta Selatan 12910Up. Deasy Askaryanty

Atau email ke deasy_askaryanty@telkomsel.co.id

   


Jumlah Posts : 268
Jumlah di-Like : 3
bunda yazzu,,,,

setau aku ,,, ini sih dari pengalaman ibuku, pengalamanku dan juga searching internet,,,
kalo ukuran perut ibu hamil itu beda2 bun,,,
tergantung dari tinggi badan dan berat badan bunda serta panjang pinggang,,,
dan bunda termasuk dalam ukuran tinggi kalo untuk perempuan,,,
jadi wajar kok bun belum terlihat,,,,

aku sekarang masuk 5 bulan, juga masih belum terlihat bun,,,
kecuali kalo aku udah buka baju,,, (ups,,, maaf) dan liatin perutku,, baru keliatan bun,, jendulannya walau masih kecil,,, hehehehe,,,

yang penting si dede' sehat bun,,,, kata ibuku,, kalo ikut pengalaman ibuku, perut hamil akan terlihat saat usia kehamilan mulai masuk 7 bulan bun,,,,

aku aja,, belum pake baju hamil bun,,, tapi masalahnya adalah payudaraku yang lebih dulu bertambah gede,, hehehehe jadi orang tau aku hamil bukan dari perutku tapi dari PD ku bun,,, hehehe

happy pregnant bun,,,,
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
selamat pagi dokter saya mau tanya
ai dari jakarta umur 28 tahun saya punya putri namanya nabila umur 1 tahun 7 bulan sekarang sedang sakit yg saya tanyakan
1. apakah bila orang tuanya sakit asma anak saya akan asma gimana cara pencegahannya?
2. bayi boleh di akufuntur gak efek samping apa bila di akufuntur?
3. wajar gak bila bayi setiap bulan sakit?
4. berat badan bayi seumuran nabila yg normalnya berapa?
5. ciri-ciri anak kena flek paru-paru gimana?
maaf ya dokter kebanyakan soalnya saya takut anak saya sering sakit.
makasih

Dari : siti aisah

Jawaban:

Dear Bunda siti aisah (nbila),

Untuk mengetahui perkembangan normal anak anda, dibutuhkan data berat badan, umur, dan tinggi badan. Menurut WHO/ NCHS, berat badan normal pada anak perempuan usia 18 bulan adalah 10,8 kg dan tinggi badan normal adalah 80,9 cm.

Penyakit asma dapat diturunkan secara genetik, jadi apabila salah satu atau kedua orang tua atau sanak famili yang sedarah mempunyai penyakit asma, maka anak anda beresiko mempunyai sakit asma. Mengenai kondisi bayi yang setiap bulannya sakit, pada normalnyasetiap manusia harus selalu sehat, tidak ada batas kewajaran untuk menderita sakit pada tiap bulannya. Selalu jaga nutrisi anak anda dan jauhkan dari orang dewasa yang sedang sakit.

Mengenai akupuntur pada bayi, silahkan berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk informasi lebih lanjut. Ciri-ciri anak yang menderita flek paru ( istilah TBC pada umumnya) adalah penurunan berat badan, demam ringan pada malam hari, penurunan nafsu makan , batuk yang tidak sembuh lebih dari 2 minggu, anak rewel dan sensitif cepat menangis. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
   
08-12-2009 14:51:07 Masih Mual banget yah....
Jumlah Posts : 43
Jumlah di-Like : 5
Dear bunda ve pie,
Kalau memang ukuran janin belum cukup berarti asupan makanan dan gizinya kurang. Memang sih kita tidka bisa apa-apa dan menyiksa banget ketika sedang mual. Kalau lagi tidak mual bunda coba konsumsi lebih banyak makanan bergizi dari biasanya (tapi jangan kebanyakan ya bun, ntar kekenyangan malah memicu mual lagi).

Kalau saya sih awal 3 bulan pertama saja yang 'kurang'. Tapi di bulan ke 4 saya sudah bisa mengejar kembali. Perut saya juga tidak tampak seperti hamil 6 bulan. Saya masih memakai kaos dan celana karet (pakaian rumah sehari-hari sebelum saya hamil). Malah waktu saya hamil 4 bulan masih bisa pakai celana jeans. Sekarang perut saya cuma kelihatan seperti hamil 4 bulan. Tapi dicek dokter ukuran bayi saya sesuai dengan usianya (malah termasuk ndut, dan dokter nyaranin saya kurangi asupan karbohidrat dan lemak). Kalau ukuran perut sih tidak bisa jadi patokan bun. Karena tergantung tebal/tipis kulit perut dan tinggi badan bunda. Seperti saya sekarang berat saya 62kg dengan tinggi badan 170cm jadi perutnya ga begitu kelihatan. Malah kemarin waktu ketemu dengan teman lama, dia tidak sadar saya sedang hamil. Hehehe...

Yang penting ukuran baby sesuai dan sehat saja bun. Untuk cemilan coba perbanyak buah, roti-roti tawar dan biskuit gandum yang tidak terlalu manis dan susu bumil tentunya 2x sehari bun. Saya waktu 3 bln pertama disarankan DSOG saya malah 3-4x sehari minum susu bumil. Karena waktu itu saya benar-benar tidak bisa makan apa-apa karena mual.
Tapi untuk yang terbaik sih bunda konsultasikan saja ke DSOG bunda ya... Karena dokter yang paling tau kondisi badan bunda dan kebutuhan bunda.

Salam,
   
13-06-2008 13:20:52 bayiku kurus
Jumlah Posts : 23
Jumlah di-Like : belum ada like
Assalammualaikum Geulis... Ini Bunda Rafa ada satu artikel soal bayi kurus, mungkin bisa buat masukan.   BAYI KURUS BERARTI KURANG GIZI ?Selama ini ada anggapan, bayi kurus berarti kekurangan gizi atau menderita penyakit tertentu.Padahal, penyebabnya bisa macam-macam. "Periksa ke dokter, deh, siapa tahu anakmu ada penyakit tertentu. Badannya kurus sekali." Nasehat semacam ini sering kita dengar atau justru berikan pada teman yang anaknya terlihat kurus. Padahal, untuk menentukan bayi kurus tidaknya bayi, tak cukup dilihat dari penampilannya saja. "Cara yang tepat adalah dengan mengukur dan membandingkan antara berat dan tinggi badannya, kendati tiap bayi punya berat dan tinggi badan yang berbeda," terang dr. Alinda Rubiati, Sp.A, spesialis anak dari RS Fatmawati, Jakarta. Begitu pula untuk urusan memantau kurus atau tidaknya anak, harus secara kontinyu. "Ada satu kurva atau grafik untuk melihat apakah bayi menjadi lebih kurus atau tidak," ungkap Alinda. Pencatatan biasanya dilakukan setiap bulan, sehingga akan tampak bagaimana grafik pertumbuhan badan si bayi. ACUAN KURUS Normalnya, berat badan (BB) bayi baru lahir harus mencapai 2.500 gram. Tidak terlalu besar, juga tak kelewat kecil. Sebab kalau terlalu kecil, dikhawatirkan organ tubuhnya tak dapat tumbuh sempurna sehingga dapat membahayakan sang bayi sendiri. Sebaliknya, terlalu besar juga ditakutkan sulit lahir dengan jalan normal dan mesti lewat operasi sesar. Nah, pertambahan BB bayi bisa dilihat per triwulan. Pada triwulan I, kenaikan BB berkisar 150-250 gram/minggu, triwulan II kenaikannya 500-600 gram/bulan, triwulan III naik 350 - 450 gram/bulan, dan triwulan IV sekitar 250-350 gram/bulan. Jelas terlihat,triwulan I pertambahan BB berlangsung lebih cepat dibanding dengan triwulan II, III, dan IV. "Ini wajar karena pertumbuhan BB di bulan berikutnya lebih rendah dari bulan sebelumnya. Namun bila pertumbuhan BB berkurang secara drastis, bisa dijadikan ancang-ancang untuk melakukan tindakan lanjutan." Umumnya, jelas Alinda, acuan untuk melihat normal-tidaknya BB adalah saat usianya mencapai 6 bulan dan 1 tahun. Di usia 6 bulan, BB bayi harus mencapai 2 kali lipat berat lahir dan menjadi 3 kali lipatnya pada usia 1 tahun. "Kurang dari ini, BB nya bisa disebut rendah atau ia termasuk bayi kurus." NUTRISI & PERIKSA RUTIN Bayi kurus adalah yang saat lahir BB-nya rendah atau di bawah 2.500 gram. "Penyebabnya dipengaruhi saat masih berada dalam kandungan. Inilah yang sangat menentukan karena di situlah pembentukan dan pertumbuhan organ tubuh dimulai." Kandungan yang sehat ditentukan oleh ibu yang sehat. Bila ibu menderita penyakit, semisal infeksi paru, kondisi janin pun ikut terpengaruh. Darah yang tersuplai ke tubuh janin bisa saja menjadi jalan untuk mewarisi penyakit yang diderita ibunya. "Saat lahir, bayi bisa saja menderita penyakit atau kelainan organ tubuh. Akhirnya, bayi tak sehat dan bertubuh kurus." Faktor penyebab lain adalah asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu ketika hamil. Biasanya, berkurangnya nutrisi yang dikonsumsi si ibu, otomatis berkurang pula asupan nutrisi pada janin yang ditransportasikan lewat plasenta. Kekurangan ini bisa disebabkan karena ibu sulit sekali untuk mengkonsumsinya kala sakit selama hamil atau memang malas memperhatikan nutrisi yang diperlukan semasa hamil. Gara-gara kurang nutrisi inilah, bayi bisa mengalami BB rendah dan tampak kurus. Itu sebabnya selama hamil ibu harus kontinyu memeriksakan kandungan sebulan sekali. "Makin tua usia kandungan, pemeriksaan harus dilakukan lebih sering." Selain itu,ibu juga harus melakukan pengawasan terhadap kandungan dengan lebih saksama, sehingga bila terjadi sesuatu pada diri ibu maupun janinnya, dapat segera diketahui dan dapat dilakukan tindakan preventif sejak dini. "Yang jelas,pemeriksaan juga harus dibarengi dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang," tegas Alinda. BERAT MANDEK Meski saat lahir BB-nya normal, belum tentu juga selanjutnya perkembangan BB-nya akan normal sesuai dengan pertumbuhannya. "Pada fase tertentu, ada kecenderungan pertambahan berat badan bayi akan melambat." Antara 1 sampai 6 bulan, pertambahan BB bayi terbilang cepat, "Tapi di atas 6 bulan, pertambahannya melambat. Ini terjadi hampir pada seluruh bayi. Salah satu penyebabnya, karena pada tahap ini biasanya bayi sudah lebih banyak bergerak dan pertumbuhannya mengarah ke pertinggian badan." Bila pertambahan BBbayi di usia 6 bulan, misalnya, menjadi tidak normal alias tidak bertambah atau malah berkurang, "Perlu dilihat penyebabnya," terang Alinda. Mungkin ada penyakit yang bersarang di tubuhnya semisal penyakit infeksi terutama TBC dan diare. "Penyakit membuat nafsu makan anak berkurang dan akhirnya BB-nya tak mau naik." Selain itu, bayi kurus juga bisa mengindikasikan kekurangan gizi. Ini umumnya karena kebiasaan di keluarga di mana kadang ibu tak cermat memberi nutrisi yang tepat untuk bayi. Padahal,bayi perlu asupan nutrisi yang seimbang. Bisa juga karena si bayi bosan dengan makanan yang itu-itu saja dan akhirnya emoh makan."Di sisi lain, kondisi psikis bayi menentukan pula keinginannya untuk makan. Kalau ia merasa tertekan karena sering dipaksa, misalnya, bisa saja nafsu makannya berkurang." Padahal, bayi dengan BB rendah berisiko terserang penyakit lebih besar dibanding dengan yang punya BB normal. "Meski belum tentu begitu jika memang kesehatannya baik-baik saja." Tapi yang jelas, saran Alinda,"Jaga BB bayi pada kondisi normal. Bila terlalu kurus, segera konsultasi ke dokter." Soalnya, lanjutnya, "Untuk mengembalikannya menjadi normal kita harus melihat apa yang menjadi sebabnya." Bila karena penyakit, harus disembuhkan dansambil menyembuhkan penyakitnya, kita pun harus melakukan konsultasi gizi untuk mengetahui gizi yang tepat bagi bayi. Untuk kembali ke kondisi normal, kata Alinda, waktu yang diperlukan sangat relatif. Bila penanganannya dilakukan dengan kontinyu dan serius, mungkin lebih cepat. Begitu pula sebaliknya. Yang jelas, bila bayi kurus tak segera diobati, dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi. "Bahayanya, sih, memang tidak langsung melainkan melalui proses. Karena kurang gizi, bayi jadi rentan terhadap aneka penyakit. Nah, karena sakit-sakitan, ia jadi tambah kurus." KIAT MENGATASI Jika memang penyebabnya karena penyakit, tak ada cara lain, si penyakit harus disembuhkan secara total. Pada saat yang sama pula, bayi diberi nutrisi yang cukup agar ia tidak jadi kurus. Sebab, jika bayi kena infeksi dan dibiarkan tanpa ada tindakan tepat hingga akhirnya menimbulkan masalah kekurangan gizi, misalnya, bakal sulit meningkatkan BB-nya. Penanganannya pun akan menjadi lebih kompleks. Ciri-ciri bayi malnutrisi, jelas Alinda, bisa dilihat dari fisiknya. "Bila parah hanya tinggal kulit dan tulang saja." Pemberian gizi tidak hanya satu segi saja, tetapi harus seimbang antara pemberian protein, karbohidrat, lemak, kalori, dan vitamin. Sumbernya pun tidak harus yang mahal, lebih baik dari yang murah. "Seperti protein, tak harusdari hewani saja. Dari nabati pun bisa. Misalnya anak diberitahu dan tempe." Jika berbagai upaya sudah dilakukan tapi bayi tetap kurus,"Berarti ada masalah utama yang tidak teratasi," tegas Alinda. Karena itu mencari penyebabnya menjadi sangat penting agar dapat dilakukan tindakan yang tepat. "Mungkin tidak hanya faktor penyakit infeksi atau nutrisi, pengetahuan ibu dalam hal pemberian makanan, lingkungan yang tidak mendukung, juga penting untuk diketahui." Pada kasus lain,bayi sulit makan sehingga gizi yang dibutuhkannya pun sulit sekali masuk. "Di sini perlu tindakan khusus orang tua. Kalau perlu, konsultasikan ke dokter." Mungkin karena anak alergi, kurang cocok dengan makanannya, atau ada hal lain yang menyebabkan makanan sulit masuk ke dalam tubuhnya. "Kalau memang makanannya tak cocok, ibu, kan, bisa membuatkan variasi makanan yang lain."   Bunda Rafa :)  
   
25-10-2016 22:57:06 Berat Badan
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
saat ini saya memasuki kehamilan 26 minggu dengan berat badan 40 kg dan tinggi badan saya 160cm, pergerakkan bayi sangat aktif dan detak jantung juga bagus, tapi kok perut saya masih terlihat kecil ya ?
   
25-10-2016 22:53:55 Berat Badan
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
saya mau tanya. saya saat ini memasuki usia kehamilan 26 minggu dengan berat badan 40kg dan tinggi badan saya 160cm, pergerakkan bayi juga aktif detak jantung juga baik. tapi kok perut saya tidak terlihat besar ya ?
   
Jumlah Posts : 107
Jumlah di-Like : 4

Dear Bunda,

Secara pribadi , saya waktu hamil juga sudah berkacamata, minus 1 seperempat, tapi tinggi lebih dari 170 cm. Saya rasa nggak berisiko tinggi , tapi kurang tahu kalo berhubungan dengan tinggi badan dan berapa minus atau plus nya dari mata kita, mungkin konsultasi dokter lebih lanjut? salam

   
Jumlah Posts : 75
Jumlah di-Like : 1

Buat bunda yang sedang memepersiapkan kehamilan ada salah satu cara yang bisa dicoba yaitu dengan diet. Diet ini bisa dilakukan antara 3-4 bulan sebelum konsepsi atau pembuahan. Tetep harus ada hal yang diperhatikan dalam menjaga kesehatan sebelum masa hamil walau sedang diet. Ini nih bunda yang harus diperhatikan :

  1. Perhatikan berat badan dan pola makan bunda

Coba perhatiin perbandingan antara berat dan tinggi badan bunda, IMT yang normal dan ideal itu antara 18,5 kg/m2 sampai 23 kg/m2. Cara menghitung IMT

IMT = Berat Badan (kg)/Tinggi Badan (cm)/1002

Contoh :

BB = 50 kg, TB = 160 cm

IMT = 50/(160/100)2 = 50/2,56 = 19,53

Klasifikasi nilai IMT :

IMT

Status Gizi

Kategori

< 17.0

Gizi Kurang

Sangat Kurus

17.0 - 18.5

Gizi Kurang

Kurus

18.5 - 25.0

Gizi Baik

Normal

25.0 - 27.0

Gizi Lebih

Gemuk

> 27.0

Gizi Lebih

Sangat Gemuk

Untuk mencapai berat ideal disarankan untuk bunda memperhitungkan kebutuhan kalori dan nutrisi lain yang sesuai dengan diet. Pastikan juga pola makan untuk mencapai berat badan yang ideal. Selain memperhatikan pola makan dapat juga menjaga pemenuhan nutrisi ibu hamil yang baik dikonsumsi sebelum masa kehamilan seperti asam folat, zat besi zinc, ksalsium dan vitamin D.

     2. Pola hidup sehat juga perlu diperhatikan untuk menjaga kebugaran, kesuburan dan kesehatan sel telur. Pola hidup sehat yang dapat dilakukan bunda seperti berolahraga rutin selama 15-30 menit atau 60 menit seminggu tiga kali, tidak merokok, dan minum minuman beralkohol untuk menjaga kesuburan dan sel telur, juga jangan minum kopi karena selain menganggu kesuburan, kopi juga dapat mengganggu siklus haid apabila dikonsumsi berlebihan.

Nah bunda, semoga info ini bermanfaat buat bunda yang sedang siap menunggu hadirnya si kecil di rahim bunda.

sumber

   
06-02-2014 14:50:22 asupan makana yg baik
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

BMI (Body Mass Index) Edit

    BMI (Body Mass Index) adalah pengukuran lemak tubuh manusia berdasarkan perhitungan  tinggi badan dan massa (berat badan) individual.
 

    Rumus BMI adalah berat badan (kg) di bagi dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). 
 

    BMI=(berat badan kg)/(tinggi badan dalam  m)2=  kg/m2
 

    Pada penduduk Asia, kisaran angka pada body mass index sedikit berbeda dengan ras kaukasian (bangsa barat), maka itu Negara Jepang dan Singapore telah mengumumkan kisaran Body mass index yang menjadi acuan penduduk Asia.

Japanese¹

Category BMI range – kg/m2
Normal 18.5 -22.9
Overweight 23.0 - 24.9
Obese 25.0 dan lebih besar


Singapore ²

Category BMI range – kg/m2
Sangat Kurus Kurang dari 14.9
Underweight 15 -18.4
Normal 18.5 - 22.9
Overweight 23 - 27.5
Obese 27.6 – 40
Morbidly Obese Lebih dari  40

    Sebagai contoh;  berat badan anda 50 kg, dan tinggi badan anda 150 cm (1,5 m), maka BMI Anda 50/(1,5)² sama dengan 22,22. Maka artinya BMI anda dalam kategori normal. 

Cek BMI nya untuk mengetahui status berat badan Bunda.

Wanita yang gemuk, lebih sering mengalami masalah kesuburan.

   
27-01-2014 11:32:57 hamil tp gemuk
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

BMI (Body Mass Index) Edit

    BMI (Body Mass Index) adalah pengukuran lemak tubuh manusia berdasarkan perhitungan  tinggi badan dan massa (berat badan) individual.
 

    Rumus BMI adalah berat badan (kg) di bagi dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). 
 

    BMI=(berat badan kg)/(tinggi badan dalam  m)2=  kg/m2
 

    Pada penduduk Asia, kisaran angka pada body mass index sedikit berbeda dengan ras kaukasian (bangsa barat), maka itu Negara Jepang dan Singapore telah mengumumkan kisaran Body mass index yang menjadi acuan penduduk Asia.

Japanese¹

Category BMI range – kg/m2
Normal 18.5 -22.9
Overweight 23.0 - 24.9
Obese 25.0 dan lebih besar


Singapore ²

Category BMI range – kg/m2
Sangat Kurus Kurang dari 14.9
Underweight 15 -18.4
Normal 18.5 - 22.9
Overweight 23 - 27.5
Obese 27.6 – 40
Morbidly Obese Lebih dari  40

    Sebagai contoh;  berat badan anda 50 kg, dan tinggi badan anda 150 cm (1,5 m), maka BMI Anda 50/(1,5)² sama dengan 22,22. Maka artinya BMI anda dalam kategori normal. 

Gunakan BMI sebagai patokan berat badan yang ideal bagi kesehatan.