SITE STATUS
Jumlah Member :
493.652 member
user online :
1386 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bayi flu boleh keramas

New Topic :  
12-07-2016 05:55:58 bayi 3bulan flu
Jumlah Posts : 110
Jumlah di-Like : belum ada like
bund klo bayi 3bulan flu boleh kasih obat ga ya?
   


Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Bawa bayi Anda terbang naik pesawat?

Buat orang tua yang akan melakukannya untuk pertama kali, membawa si buah hati naik pesawat bisa jadi pengalaman yang menimbulkan kecemasan. Selain berkonsultasi dengan dokter mengenai kesiapan si kecil, berikut adalah tips membawa bayi Anda naik pesawat, mulai dari persiapan booking tiket pesawat hingga tips agar si kecil tenang dan nyaman selama di pesawat.

Selain itu, simak juga ketentuan bayi dari tiap-tiap maskapai utama di Indonesia di bawah ini.

Sebelum booking tiket

Kapan usia aman bayi naik pesawat?

Ketentuan tiap maskapai bisa berbeda-beda, ada yang minimum usia 2 hari, ada yang minimum usia 14 hari. Maskapai biasanya akan meminta Surat Keterangan Medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi cukup sehat untuk terbang.

Bayi berusia di bawah 2 minggu memiliki risiko lebih besar. Dalam usia dini ini, daya tahan bayi masih sangat lemah dan karenanya rentan untuk terjangkit penyakit seperti batuk atau flu dari orang sekitar di ruang kabin pesawat nanti.

Jadi kapan usia terbaik untuk bayi naik pesawat? Usia minimum 3 bulan dianggap usia yang paling aman untuk bayi naik pesawat. Saat mencapai usia ini, daya tahan bayi sudah lebih kuat juga dalam menghadapi perubahan suhu udara.

Berapa harga tiket pesawat untuk bayi?

Umumnya, bayi digolongkan berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) pada saat penerbangan. Sebagian besar maskapai mengharuskan bayi untuk duduk di pangkuan penumpang dewasa, dengan batasan satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Walau tidak memiliki tempat duduk sendiri, bayi tetap membutuhkan tiket, bukti usia seperti akte lahir, demikian juga paspor ketika terbang ke luar negri. Tiap maskapai memiliki ketentuan berbeda mengenai harga tiket bayi. Bagi beberapa maskapai, harga tiket bayi gratis. Namun ada juga maskapai yang menentukan tarif bayi yaitu sekian persen dari tarif dewasa, sekalipun bayi duduk di pangkuan penumpang dewasa. Jika bayi memiliki tempat duduk sendiri, tarif yang dikenakan serupa dengan tarif dewasa.

Apakah bayi mendapat jatah bagasi sendiri? Hal ini juga tergantung tiap maskapai. Pastikan hal ini dari maskapai terkait.

Barang-barang apa saja yang diperlukan selama penerbangan?

Antisipasi juga sekiranya terjadi delay. Di beberapa penerbangan internasional berlaku batasan untuk membawa cairan di kabin, namun ini tidak berlaku khusus untuk makanan/susu bayi:

Pastikan Anda memiliki barang-barang ini di dalam tas kabin Anda:

  • Bawa popok sekali pakai dan tissue basah, dikemas bersama di dalam sebuah tas/kantung kecil. Saat mengganti popok bayi di toilet pesawat, Anda jadi tidak perlu membawa seluruh tas kabin.
  • Baju cadangan untuk bayi dan juga Anda. Ini terutama untuk mengantisipasi hal-hal seperti ketumpahan, muntah, turbulensi dll.
  • Susu dan makanan bayi. Ini termasuk ASI yang sudah diperah dalam botol jika bayi Anda minum ASI.
  • Air panas di dalam botol untuk membuat makanan bayi.
  • Nursing apron atau celemek menyusui, yaitu kain yang berguna untuk menutupi ibu dan bayi saat menyusui maupun memerah susu di tempat umum.
  • Selimut untuk bayi. Walau di beberapa penerbangan jarak jauh (long-haul) disediakan selimut, bahannya bisa jadi tidak cocok untuk kulit bayi yang masih sensitif. Selain itu, bau selimut bayi Anda sendiri akan menyenangkan buat si bayi.
  • Empeng.
  • Mainan favorit bayi, dan juga mainan baru untuk mencegah bayi dari kebosanan.

Saat booking tiket

Saat memesan tiket, ada beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan, antara lain:

  • Waktu terbang. Untuk penerbangan jarak pendek, memilih waktu terbang siang bisa jadi keputusan terbaik karena itu adalah jam tidur siang bayi. Untuk penerbangan jarak jauh, waktu terbang malam adalah paling nyaman untuk bayi karena dia bisa tidur nyenyak di pesawat.
  • Jika bayi Anda sudah lebih besar, pesanlah satu tempat duduk ekstra untuk bayi, terutama untuk penerbangan jarak jauh.
  • Jika memungkinkan, book tempat duduk di bagian depan (bulkhead seat). Tempat duduk ini memiliki ruang lebih untuk kaki Anda dan lebih jauh dari mesin pesawat yang bising. Jika Anda book tiket secara online, informasikan hal ini sekali lagi melalui call center maskapai.
  • Pilih tempat duduk di gang (aisle) agar leluasa keluar masuk mengurus si kecil ke toilet atau berjalan-jalan di lorong kabin.
  • Cari tahu tentang peraturan kereta bayi (stroller) bagi tiap maskapai. Ada maskapai yang mengizinkan membawa stroller ke kabin, ada yang menggolongkan stroller sebagai bagasi.

Saat tiba di bandara

Usahakan untuk tiba jauh lebih awal di bandara, supaya Anda tidak tergesa-gesa sewaktu check-in dan melewati security (jika ke luar negri: bagian imigrasi). Jika Anda membawa bayi dengan stroller, maka stroller harus dilipat tiap kali melewati mesin scan security.

Selagi menunggu boarding, usahakan untuk bermain/beraktivitas dengan sang bayi agar dia kelelahan dan mudah tertidur saat sudah di atas pesawat.

Bagaimana agar bayi tenang selama di pesawat?

  • Usahakan untuk menyusui bayi Anda saat lepas landas dan mendarat. Menelan akan mencegah bayi dari mengalami kesakitan telinga akibat perubahan tekanan udara. Empeng juga dapat menolong.
  • Jika bayi nampak resah dan rewel, ajak dia berkeliling di lorong kabin dan melihat-lihat. Ini biasanya efektif untuk menenangkan bayi.
  • Suhu kabin cenderung dingin. Perlengkapi bayi dengan baju hangat, kaos kaki, penutup kepala dan sarung tangan.
  • Jika bayi dalam keadaan bangun selama penerbangan, sibukkan bayi dengan beraktivitas kecil agar dia tidak kebosanan. Jika dia masih rewel dengan mainannya, beri mainan baru.
  • Jangan merasa sungkan untuk meminta bantuan dari kru kabin sekiranya Anda butuh pertolongan.

Ketentuan bayi dari tiap maskapai

Ketentuan bayi naik pesawat Lion Air,Wings Air, Malindo, Batik Air:

Usia bayi:

  • Bayi berusia kurang dari 2 tahun (24 bulan) pada saat penerbangan.
  • Maskapai berhak tidak mengangkut bayi yang usianya kurang dari 2 (dua) hari.
  • Bayi berusia antara 3 (tiga) dan 7 (tujuh) hari harus memiliki Surat Keterangan Medis (terbit setidaknya 72 jam sebelum jam keberangkatan) dari dokter yang menyatakan bayi dalam keadaan sehat untuk perjalanan udara.
  • Orang tua bayi harus menandatangani Formulir Ganti Rugi yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban sekiranya terjadi apa-apa dengan bayi selama penerbangan.

Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.

Ketentuan bayi naik pesawat Sriwijaya Air, NAM Air:

Usia bayi:

  • Bayi berusia 0-23 bulan pada saat penerbangan.
  • Lingkar pinggang bayi tidak boleh melebihi 40 cm dan kepala bayi tidak lebih tinggi dari hidung bawah pemangku.

Tarif bayi: Sekitar 10% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.

Ketentuan bayi naik pesawat Garuda Indonesia:

Usia bayi:

  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi berusia di bawah 7 hari setelah dilahirkan tidak direkomendasikan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia. Bayi prematur dapat terbang dengan melengkapi Medical Information (MEDIF) dan laporkan kondisi tersebut pada petugas darat.
  • Bayi harus disertai dengan seorang pendamping dewasa yang memangku bayi tersebut.
  • Pendamping tersebut harus bepergian pada penerbangan yang sama, di kelas yang sama, dan untuk tujuan yang sama dengan bayi.
  • Satu bayi wajib didampingi oleh satu penumpang dewasa yang mengambil tanggung jawab penuh atas bayi.
  • Bayi dapat menggunakan fasilitas Baby Basinet yang disediakan oleh Garuda di dalam pesawat (selama masih tersedia), namun pada saat lepas landas, mendarat dan kondisi turbulensi, bayi wajib dipangku.
  • Awak kabin akan membantu penggunaan sabuk pengaman khusus bagi bayi. Selain itu juga disediakan pelampung khusus bagi bayi yang akan dikumpulkan kembali setelah mendarat. Pelampung tersebut hanya digunakan pada saat kondisi darurat.

Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: gratis 10 kg.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Ketentuan bayi naik pesawat Citilink:

Usia bayi:

  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi: Sekitar 20% dari tarif dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Ketentuan bayi naik pesawat AirAsia:

Usia bayi:

  • Bayi berusia di bawah 2 tahun (24 bulan) saat penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa, satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi: Rp 150.000
Bagasi bayi: Tidak ada.
Stroller di kabin: Tidak diizinkan.

Ketentuan bayi naik pesawat Tigerair Mandala:

Usia bayi:

  • Bayi berusia kurang dari 7 (tujuh) hari tidak diizinkan ikut dalam penerbangan.
  • Bayi harus dipangku penumpang dewasa (berusia 18 tahun atau lebih), satu orang dewasa hanya boleh membawa satu bayi.

Tarif bayi: Rp 150.000. Jika ingin book tempat duduk sendiri untuk bayi, maka dikenakan tarif tiket dewasa.
Bagasi bayi: Tidak ada.
Stroller dan kursi bayi di kabin: Tidak diizinkan.

Ketentuan bayi naik pesawat Jetstar:

Usia bayi:

  • Bayi adalah berusia kurang dari 2 (dua) tahun saat penerbangan.
  • Untuk bayi berusia kurang dari 7 (tujuh) hari khusus Jetstar (JQ), Jetstar Asia (3K) dan Valuair (VF), orang tua harus mengisi formulir Jetstar Travel Celarance. Bayi dengan usia kurang dari 7 (tujuh) hari tidak diizinkan ikut dalam penerbangan Jetstar Pacific (BL) dan Jetstar Japan.
  • Bayi wajib disertai bukti usia seperti akte lahir atau paspor (wajib untuk internasional)
  • Bayi harus disertai dengan orang tua atau orang dewasa berusia 15 tahun atau lebih.

Tarif bayi:
Gratis jika tidak duduk di tempat duduk sendiri (khusus rute domestik dan rute antara Australia dan Selandia Baru). Untuk rute lain, berlaku tarif bayi.
Bagasi bayi: Tidak ada.

   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Sore Dok.. Salam kenal saya lia umur 25 th.. usia kehamilanku sudah 20 mnggu kemaren saya sakit demam tinggi.. sya khawatir pda janin saya dok ? apa ada pengaruh tidak dok pda si bayi klo saya demam tinggi..? skr saya jd terkena flu? boleh tau minum obat apa ya dok yg aman? terimakasi
   


Jumlah Posts : 102
Jumlah di-Like : 1
bun wise... kl soal mitos2 itu ngak usah terlalu d pusingin,, ak jg agak ribet pas lahirin dengan mitos2 jaman dulu kaya  :

1 . ngak boleh keramas sblm 40hari
2. ngak boleh potong kuku bayi sblm 40hari
3. ngak blh keluar rumah kaya pergi2 jauh sebelum 40hari
4. ngak blh keluar rumah kl udah mau maghrib sebelum 40hari
5. ngak boleh peres baju bayi terlalu kencang, kata nya tkt baby na ngulet trs
6. ngak boleh nunda2 nyuci celana baby yg kena pup terlalu lama, kata nya tkt baby nya congean
7. ngak boleh rendem baju bayi terlalu lama, tkt baby nya masuk angin
8. ngak boleh buang pampers di tong sampah tkt di bakar dan bkin perut baby panas. kta na paling bgs di kali.. pdhl bkn na bgs mampet tuh kali, hehehe
9. dlll
masih banyak yg lain, ampe pusing ak,. hihhihi

tp siy jujur ambil sisi positif nya aja.. kl keramas ak 2 mnggu dah keramas hbis lepek banget niy rambut.
udah gtu kl bekas pup dede ya harus segera di cuci kl ngak khan susa hilang noda na.. trs jgn peres baju dede kuat2 biar ngak cepet rusak.. kl keluar rumah maghrib2 mank ngak boleh x yah dr dulu, hihi

jadi ak lakuiin krn ak ambil nilai positif na aja, bkn krn mitos2 nya


   
20-01-2009 08:02:55 Batuk & pilek pada bayi
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

Duh, enggak tega rasanya bila melihat si kecil yang masih bayi terserang batuk dan pilek. Kalau hidungnya tersumbat, tidurnya jadi tak nyenyak. Dari dadanya juga terdengar suara grok...grok...grok. Harus bagaimana, ya?

Imbauan ASI eksklusif jelas tidak main-main. Kalau bayi dilahirkan dengan kondisi sehat, pertumbuhan berat badannya sesuai standar dan ia memperoleh ASI eksklusif selama 6 bulan, boleh dijamin ia akan terbebas dari segala macam penyakit. "Kalaupun sakit, biasanya sangat ringan dan bisa diredakan dengan pemberian ASI saja. Apalagi pada bulan-bulan pertama, bayi masih memiliki antibodi milik ibunya yang diperoleh lewat ari-ari. Jadi sebenarnya ia bisa bebas dari penyakit," ungkap dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A.

Tradisi yang tidak mengizinkan bayi keluar sebelum usia 40 hari ada benarnya karena membuatnya jadi tak terpajan pihak luar. Lewat usia 6 bulan biasanya lingkungan bayi makin meluas. Nah, setelah usia 6 bulan barulah penyakit biasanya mulai menjangkiti si kecil. Mengapa? Pertama, saat usia 6 bulan peran ASI mulai berkurang dengan adanya makanan tambahan semipadat. Kedua, setelah usia 6 bulan, bayi mulai mengenal lingkungan luar selain keluarganya.

Bahkan pada kenyataannya, sebelum usia 6 bulan banyak bayi yang sudah terserang batuk pilek. Penyebabnya, apalagi kalau bukan karena ia tak mendapat ASI eksklusif dengan berbagai alasan. "Akhirnya jumlah antibodi dalam tubuh bayi berkurang dan bayi jadi gampang sakit," ujar staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta ini.

PENYAKIT RINGAN

Namun sekali lagi, penyakit yang menjangkiti bayi biasanya merupakan penyakit ringan dan penyebabnya adalah virus. "Karena penyebabnya virus, mestinya batuk-pileknya tidak buru-buru diberi antibiotik. Antibiotik tidak dapat membunuh virus," tukasnya.

Tak perlu juga buru-buru memberinya obat karena obat yang dibilang ringan pun selalu memiliki efek samping. "Jangan lupa, organ tubuh bayi belum matang. Oleh sebab itu, bila penyakitnya tidak berbahaya tak perlu diberi obat," saran Waldi.

Sebagai langkah awal, cari penyebab batuk si kecil. Pemicu batuk yang paling sering adalah polutan seperti asap atau debu. Walau polutannya hanya sedikit tetap saja bisa menyebabkan bayi batuk. Oleh sebab itu, hindari merokok di dekat bayi atau di dalam rumah.

Air conditioner (AC) atau penyejuk ruangan bisa juga merupakan biang keladi batuk pilek pada bayi, karena ia sebenarnya "didesain" untuk tidak berada dalam ruangan ber-AC. Jadi, bayi sebenarnya lebih senang berada di udara hangat ketimbang dingin. "Yang senang udara dingin, kan, orang tuanya, maka dipasanglah AC," kata Waldi.

Menurutnya, ruangan ber-AC yang biasanya tertutup sangat memungkinkan virus yang ada di dalamnya tidak bisa dienyahkan. Walaupun katanya ada AC yang sanggup memfiltrasi kuman, tidak dijamin kuman yang menempel di pegangan pintu atau tepi tempat tidur bisa terhapus. Kalau seseorang di dalam ruangan itu sakit, ia akan dengan mudah menulari orang lain yang masuk ke kamar tersebut. "Namun bukan berarti bayi tidak boleh berada di ruangan ber-AC, hanya saja setiap hari jendela dan pintu ruang itu harus dibuka lebar-lebar sebagai jalan pergantian udara, dan tidak lupa membersihkan semua perabot di kamar itu secara teratur."

BERI BANYAK MINUM

Nah, bagaimana dengan penanganan batuk-pilek si kecil? Untuk memperlancar hidung bayi yang tersumbat tetesi dengan larutan NaCl fisiologis yang bebas dibeli di mana saja dengan harga relatif sangat terjangkau. Larutan tersebut berfungsi mencairkan lendir dan biasanya dijual dengan kemasan 25 ml dan bertuliskan Sodium Chloride 0,9 %. "NaCl fisiologis bukan obat tapi larutan yang sama dengan cairan tubuh, sehingga dapat diteteskan pada hidung bayi sesering mungkin tanpa menimbulkan efek samping."

Batuk berdahak bisa diatasi dengan memberi bayi minum lebih banyak daripada biasanya. Tujuannya agar dahak menjadi encer dan mudah keluar. "Balsam boleh-boleh saja dibalurkan karena uap yang terhirup dapat memberi wangi yang enak pada bayi. Tapi waspadai zat-zat yang terkandung di dalamnya karena bisa menimbulkan reaksi pada kulit bayi. Sebagai percobaan, oleskan balsam sedikit. Bila tidak ada reaksi seperti merah-merah pada tubuh bayi bisa dioleskan pada dada dan punggungnya."

Suara grok-grok yang biasanya terdengar saat bayi tidur tak perlu dikhawatirkan. Suara tersebut muncul karena ada lendir yang terkumpul di jalan napas bagian atasnya. Selama bayi dapat tidur nyenyak, asupan makan dan minumnya tak terganggu, serta tumbuh kembangnya setiap bulan tampak baik berarti ia hanya terjangkit penyakit ringan. Dahak pada manusia, kata Waldi, sebenarnya tidak perlu selalu dikeluarkan lewat mulut karena akan dikeluarkan secara alamiah oleh saluran napas. Contohnya, karena bayi belum memiliki kemampuan untuk meludah, dahak yang sudah keluar di rongga belakang mulut (farings) akan tertelan dengan sendirinya masuk ke dalam saluran cerna.

GEJALA RAWAN

Sebagai informasi, penyakit saluran napas seperti batuk pilek biasanya berlangsung selama 3 hingga 10 hari. Bila dalam batas waktu tersebut bayi masih terserang batuk pilek tanpa penyebab yang jelas tentu perlu segera diperiksakan ke dokter. "Kadang-kadang orang tua terlalu khawatir. Saat mendengar bayinya batuk langsung panik. Padahal bayi batuk sekali dua kali, kan boleh-boleh saja karena mungkin tenggorokannya kemasukan sesuatu."

Lain bila batuk pilek yang dialami sampai menyebabkan si kecil rewel, tidak bisa tidur, dan tidak bisa minum atau makan. "Nah, ini jelas serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit, " ujar Waldi. Gejala penyakit lain yang mengharuskan bayi ditangani serius adalah (1) tidak mau makan-minum (2) napas cepat, dan (3) muntah-muntah. Kalau sampai bayi tidak mau makan dan minum, hal ini menunjukkan penyakit yang serius.

Tak mau makan dan minum bisa dikarenakan napas bayi yang sudah memburu. Patokan frekuensi napas yang sudah masuk kategori berbahaya adalah lebih atau sama dengan 50 kali permenit untuk bayi higga usia 1 tahun. Untuk itulah orang tua mesti menghitung jumlah napas bayi saat ia terlihat tersengal-sengal. "Agar hitungannya tidak salah, lakukan saat bayi dalam keadaan tenang sambil dipangku, misalnya. Bila jumlahnya sampai 50 kali setiap menit atau lebih, segera larikan bayi ke rumah sakit. "

Muntah-muntah juga merupakan gejala yang perlu dicermati. Walau agak sulit menentukan frekuensi yang sudah dianggap rawan, sebagai patokan bila muntah itu terjadi setiap kali bayi diberi asupan minuman dan makanan, berarti kondisinya cukup serius. Kalau bayi sudah muntah-muntah sekitar 3-4 kali dalam sehari, lebih baik bawa dia ke dokter. Yang dikhawatirkan, akibat muntah-muntah yang dialami, bayi tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Muntah sendiri bisa menunjukan gejala penyakit pada saluran napas, saluran cerna, penyakit saraf pusat dan lainnya. Nah, kalau ini yang terjadi, bawalah segera bayi Anda ke dokter yang berkompeten.

IMUNISASI TETAP BERLAKU

Yang perlu diketahui, anggapan bahwa bayi sakit tak boleh diimunisasi sebenarnya kurang tepat. Jika bayi terjangkit penyakit ringan seperti batuk pilek, maka secara teori jadwal imunisasinya tak perlu terganggu. Saran Waldi, kalau sudah tiba jadwal imunisasi, walau sedang flu, sebaiknya bayi tetap dibawa ke dokter. "Biar dokter yang memutuskan melalui pemeriksaan. Bila kondisi bayi baik, dokter akan tetap memberi imunisasi. Sebaliknya bila sakitnya ternyata agak berat, imunisasi akan ditunda."

Lain halnya dengan bidan yang umumnya akan menunda imunisasi bila orang tua melaporkan kondisi si kecil sedang tak sehat. "Ini wajar karena bidan tidak bisa menentukan ringan tidaknya penyakit yang diderita bayi."

   


30-11-2016 20:10:59 hpl Desember 2016
Jumlah Posts : 220
Jumlah di-Like : belum ada like
*bunda Fitri: senam sendiri aja diRumah ko... hehe *bunda Rita: tp sya jg wktu hamil pertama kata bidan BB bayi gk boleh lebih dr 3kg,tp pas lahir Alhmdllh normal BB bayi mlh nyampe 4kilo.berdo'a sma pasrah gmna nanti bun,yg penting selamat ibu+debay nya
   
Jumlah Posts : 818
Jumlah di-Like : belum ada like
ya bun..beda2 tmpt y bun..kl dsni gitu bun.ga boleh keramas..aku nurut aja bun..ktny tar tua bs skit kepala bun..ya bun pakai plastik yg dr dokter bun..jd luka sc ny ttp aman..
   
Jumlah Posts : 818
Jumlah di-Like : belum ada like
mksudny tanpa hb tp suami dibntu maaf smpe kluar bun..laki2 kl sdh kluar kan sdh aman bun..hihi..kl aku mandi aja bun..tp pakai air hangat atau air rebusan jahe dan tdk boleh keramas..luka sc ny jg ditutup pakai plastik bun..jd ga kena air luka sc ny .
   
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
bisa sih normal mbk tp tergantung bb bayi dan panggul mbak. tp jika dokternya nyaranin c-section ya apaboleh buat. saya tb 148cm dan obs+gyneco saya nyaranin bb bayi ga boleh berlebihan/gendut kalo ga c-section. karena saya kecil katanya dan kalo bayi saya besar ga bisa.
   
25-07-2016 15:32:49 Suster blacklist
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

Pertama diwawancara keliatan meyakinkan dan menyebut diri nya suster senior.
Tp kenyataannya setelah bekerja kurang lebih 1 atau 2 minggu, baru keliatan aslinya.

Buat susu air 30 ml, masa dikasih 2 sendok susu. Kalau bikin susu suka-suka dia. Airnya 40 ml 50 ml. Setau saya, susu itu takarannya 30 ml untuk 1 sendok takaran susu, 60 ml untuk 2 sendok takaran susu. Kalau dia bener suster gak mungkin bikin susu asal-asalan seperti itu.

Bikin susu tumpah, anak gak jadi dikasih susu, malahan di tidurkan di sofa dalam kondisi perut kosong.

Juga bayi belum sebulan, kepalanya dikenakan kipas angin.  Apakah wajar itu.

Suster batuk koq tidak pakai masker, ditegur alasannya cuma tersedak/keseleq, tapi masa tiap hari dan minum obat batuk.

Bukannya tugas suster juga menyuci baju bayi yg dijaganya. Tp ini malahan nyuruh asisten rumah tangga yang ngerjakan cuci gosok untuk baju bayi. Malahan jam 5 subuh asisten rumah tangga itu disuruh bangun untuk menggosok baju bayi, yang seharusnya dikerjakan oleh suster tersebut.

Juga sering mempengaruhi asisten rumah tangga saya utk berbuat yang tidak benar. Berani membuka buka barang tanpa seijin yg punya (seperti maling saja). Kalau kerja seringnya main hp terus. Sudah dikasih tahu berkali kali, tapi sering membantah karena merasa lebih tahu. Bayi belum sebulan masa sudah dikenai radiasi dr hp nya itu, tidak tanggung2 2 hp ada di saku bajunya, sembari gendong bayi. Suster sudah bodoh dikasih tau tp mbantah, merasa dirinya yang paling pinter. Jangan pernah memakai suster ini, kasihan keluarga kalian bila diasuh oleh suster seperti dia. Bukannya jadi sehat malahan jdi penyakitan nanti nya. Apa kita mau anak2 kita menjadi seperti itu, hanya krn ada suster yang sok pinter dan berperilaku yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang suster. Hati hati asisten rumah tangga kalian bisa dihasut untuk keluar dan malas bekerja.

Apalagi, masa bayi belum genap sebulan sudah dikasih air putih. Padahal sudah dikasih tahu istri, tp tetap aja, katanya buat kumur. Yang bener aja, dasar suster uedan.... Di rumah sakit saja diberitahu bayi tidak boleh diberi air putih dengan alasan apapun.

Lebih2 lagi, peralatan bayi sdh disteril koq di lap pake serbet gak jelas. Dikasih tahu, ngebantah dan jawab katanya dia lebih tahu.

Sering melalaikan tugasnya. Sudah dikasih tahu bahwa setiap hari jemur bayi di bawah sinar matahari jam 7 pagi, tapi sering tidak dikerjakan (tidak dijemur).

Suster ini gak tau diuntung, dikasih makan (ayam, daging) dan bebas ambil makanan, tp ngomongnya sama orang lain kata nya makan beli sendiri. Padahal di tempat sebelumnya dijatah cuma makan tahu ama tempe. Mau nya makan enak terus.

Suster bukannya tahu masalah kesehatan dan kebersihan. Ini malah sebaliknya. Baru-baru ini kejadian lagi, ini suster (baby sitter) kerja di tempat lain, dan bermasalah juga akhirnya.

Kami pernah memakai jasa suster ini, jangan sampai ada yang kena lagi. Kasihan keluarga kalian.
 









 

   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda murni sama.....saya juga hpl 1-03-2016 dr hasil usg tp bidannya bilang harus minggu ini bisa lahir biar debaynya g terlalu besar...riwayat saya panggul sempit jd bb bayi tdk boleh lebih dr 3 kg..tp terakhir udah 2,9 aduhhhh galau lg nihhh....klo galau dan gak tenang malah ga mules2 katanya...
   
09-12-2015 21:37:53 Fuyeng bun..
Jumlah Posts : 93
Jumlah di-Like : belum ada like

bunda coba deh baca artikel di internet trs bilang ke ibunya kalo emg anak bayi ga boleh dkasih apa2 dulu .. anakku jg dulu digituin trs malah tetangga yg repot nyuruh mamaku buat suapin ini itu .. cuma pas aku kasih pngertian dan bacain smua artikel yg aku baca, mamaku paham bund ..

Imun Kuat Buat Tubuhmu Sehat
 

   
Jumlah Posts : 87
Jumlah di-Like : belum ada like

hello bunda fetty .... ijin gabung ya ... mau share juga pengalaman ku ... 
cemilan buat dedek ksh aja sari buah, pure buah or ksh biskuit bayi juga boleh, atau kan si dedek udh 13 bulan tuh, ksh aja M*lna Tooddel Puding kata kakak ipar ku enak n anaknya suka bgt, jarang2 lho ada puding khusus anak gitu hehhehe.... buat dedek umur 1+ , klo baby ku msh 8M, jdi msh dksh biskuitnya, nanti aja rencananya umur 1 thn bru ku ksh  M*lna Tooddel Puding... thankssss... :D 

   
Jumlah Posts : 84
Jumlah di-Like : belum ada like
iya bunda #ria, jadi saya nurut Dsog aja mana yg terbaik, yang penting boleh lahir sehat selamat ibu dan bayi, dan boleh menyusui selancar yang pertama.. harapan saya SC besok bisa sukses IMD, soalnya waktu SC pertama saya ga bisa IMD, dari RS nya ga support :(
   
18-09-2015 20:31:45 4 month udah boleh MPASI
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

klo sy pernah melihat video dr.tiwi di youtube. dr.tiwi perhatian akan tumbuh kembang bayi / anak. Dia menyarankan untuk MPASI-dini agar anak tidak gagal tumbuh. Jadi, dia tidak mengeneralisir bahwa MPASI usia 4 bln itu boleh untuk semua bayi.

WHO merekomendasikan MPASI saat usia 6 bln, untuk tumbuh kembang yg optimal. Rekomendasi ini berdasarkan penelitian panjang, jadi sudah ada alasan yg jelas. Secara general, pencernaan bayi usia 6 bln sudah matang dan siap mencerna makanan padat.

Tapi, dipihak lain, ada satu dan lain penyebab yg membuat bayi tidak berkembang dengan semestinya. Hal ini bisa dilihat dari kenaikan BB nya yg tidak wajar. Hitungan BB bayi dibawah rata2 itu berbeda setiap bayi, karena yg dilihat itu perkembangannya dari lahir sampai usia saat itu. Nah, untuk mencegah gagal tumbuh, Dr. Tiwi menyarankan agar MPASI-dini, agar bisa memenuhi nutrisi yg kurang.

MPASI-dini tidak bisa digeneralisir bahwa, jika bayi kurus, boleh langsung MPASI-dini. Bisa jadi bayi tsb kurus, tapi perkembangan dia dari lahir bagus, jadi tidak perlu MPASI-dini. Setiap bayi berbeda kondisinya.

Pemberian MPASI dini tidak bisa disamakan dengan pemberian MPASI normal saat usia 6 bln. Tujuan MPASI dini ini untuk mengejar ketinggalan agar tidak gagal tumbuh, bukan menggendutkan bayi yah. Berapa banyak makanan yg diberikan juga harus disesuaikan kasus per kasus. Tetap, sampai usia 6 bln ASI yg utama.

Anak tmn saya kenaikan BB nya sejak usia 2 bln sudah tidak sesuai dengan kurva perkembangannya. Usia 4 bln dokter menyarankan MPASI dengan catatan bayi SIAP. Bagaimana kita tahu bayi itu siap. Dulu, pertimbangan dokter saya untuk menganjurkan MPASI-dini adalah:
1. BB anak saya sudah 2x dari BB lahir.
2. Kenaikan BB anak saya tidak sesuai dengan kurva perkembangannya.
3. Anak saya sudah sangat mobile, sangat aktif (usia 4 bln sudah bisa manjat2)
4. Anak saya sudah bisa duduk tegak. Ini salah satu syarat MPASI, agar bayi tidak tersedak.
5. Thrust tongue reflex sudah hilang --> untuk anak tmn saya, reflex ini baru hilang saat usia 5.5 bln.
*thrust tongue reflex, reflex bayi untuk melepeh agar tidak ada benda2 asing yg masuk ke mulutnya.

Saat pertama pemberian MPASI, tmn saya selalu didampingi oleh tenaga kesehatan. Tugasnya untuk mengevaluasi apakah bayi siap. Dilihat, jika bayi beneran siap untuk makan, maka dia akan makan beneran. Jika tidak siap, maka, secara alami, dia akan melepehnya. Anak tmn saya dicoba kasih makan sejak usia 4.5 bln, langsung dia lepeh, dicoba kemudian usia 5 bln, dia lepeh juga, dan baru usia 5.5 bln dia tidak melepeh, berarti dia sudah siap untuk makan. Jadi, pemberian MPASI-dini tidak bisa dilakukan sembarangan bu.

Menurut saya, untuk ibu2 yg kawatir akan perkembangan anaknya, akan kemajuan BB anak, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum langsung memutuskan MPASI-dini. Diskusikan pro dan kontranya. Biarkan dokter yg menjelaskan sejelas2nya kenapa perlu MPASI-dini. Tidak perlu terlalu ngotot untuk full ASI ekslusif 6 bln, tidak mau kan anak gagal tumbuh kembang. Tapi, jangan terlalu gegabah untuk memutuskan MPASI-dini.