SITE STATUS
Jumlah Member :
493.638 member
user online :
1521 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: balita penyakit flek makan bakso boleh g

New Topic :  
02-10-2015 19:52:32 bakso
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like
bund makan bakso boleh ga bunda?usia khmln 10w
   


Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda klu makan mentimun boleh g ya
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Dok, bund mau tanya.. klo baby yang sudah berumur 4 bulan d kasih makan bubur boleh g contoh ny nesle
   


03-10-2015 16:50:50 bakso
Jumlah Posts : 25
Jumlah di-Like : belum ada like
2 minggu pasca operasi pengangkatan rahim,boleh g makan bakso....pingin
   
Jumlah Posts : 235
Jumlah di-Like : belum ada like
g mslh kok makan bakso sm mie ayam, temanku hampir tiap bulan dy makan itu. anaknya lahir jg g knp2. yg penting d barengi minum susu, makan buah, sayur dll. sesekali boleh aja ...
   


22-04-2008 10:27:34 Manfaat Madu
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
ass wr wb,



semoga artikel ini bermanfaat untuk semuanya.aminnnn.......



sukron,



Bunda Zahwa



MADU, SUMBER GIZI BALITA

Balita Anda susah makan? Sebelum menderita kurang gizi, beri dia madu setiap

hari. Dari penelitian terbukti, madu bisa menambah nafsu makan, menurunkan

tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek, di samping itu lengkap

kandungan gizinya.



Memberi makan anak-anak usia di bawah lima tahun (balita) memang

gampang-gampang susah. Kalau si anak punya nafsu makan tinggi, orang tua

tidak bakal repot. Diberi makan apa saja balita itu akan menyantapnya dengan

lahap. Sebaliknya, anak balita yang bernafsu makan rendah atau susah makan,

membuat orang tua sering kewalahan, bahkan hampir kehilangan akal untuk

membujuknya makan.



Berbagai jenis makanan dicobakan. Reaksi si anak cuma membuang kembali

makanan di mulutnya bila tidak sesuai kesukaannya. Celakanya, makanan

kesukaannya justru kurang bergizi. Padahal, variasi makanan sangat perlu.

Kalau keadaan ini berlanjut bisa-bisa si anak menderita kurang makan dan

kurang gizi, sehingga mudah sakit. Akibat semua itu proses tumbuh kembangnya

menjadi tidak normal. Yang paling merisaukan, bila ia menjadi bagian dari

generasi tanpa masa depan (lost generation).



Meningkatkan nafsu makan



Untunglah ada hasil penelitian Y. Widodo. Peneliti pada Pusat Penelitian dan

Pengembangan Gizi di Bogor ini, tahun lalu membawa kabar gembira bagi para

orang tua yang memiliki anak kurang energi protein (KEP). Ia melaporkan

bahwa pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat

morbiditas (panas dan pilek) dan memperbaiki nafsu makan anak balita.



Penelitian dilakukan terhadap balita pasien Klinik Gizi, Puslitbang Gizi,

yang menderita kurang energi protein (KEP) akibat krismon. Ada 51 balita

usia 13 - 36 bulan yang terlibat dalam penelitian. Mereka dibagi menjadi dua

kelompok, pertama Kelompok Madu (25 orang) sebagai sampel, dan kedua

Kelompok Sirop (26 orang) sebagai kontrol. Kedua kelompok sama-sama diberi

tambahan vitamin B-kompleks dan vitamin C (50 mg).



Indikator yang diamati antara lain data antropometri (umur, bobot badan,

tinggi/panjang badan), sosial-ekonomi, recall konsumsi, riwayat kesehatan

anak pada saat sebelum, selama, dan sesudah perlakuan sekitar dua bulan.



Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek

kelompok madu atau sampel menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan

frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga

meningkat dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mendapat sirop. Sebagian

data hasil penelitian dapat dilihat pada tabel 1..



Manfaat kesehatan pemberian madu yang tampak dalam penelitian tersebut

antara lain disebabkan oleh dua hal. Pertama, madu merupakan makanan yang

mengandung aneka zat gizi sedangkan gula hanya mengandung energi atau

kalori. Kedua, madu ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat

antibiotik.



Mengandung faktor pertumbuhan



Kandungan gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula

fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%).

Karbohidrat madu ikut menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan balita.



Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam

aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun non-esensial. Asam

amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.



Vitamin yang terdapat dalam madu antara lain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6,

dan vitamin C. Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain

kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur.

Meskipun jumlahnya relatif sedikit, mineral madu merupakan sumber ideal bagi

tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu mendekati yang

terdapat dalam darah manusia.



Penelitian menunjukkan, madu juga mengandung faktor pertumbuhan. Dilaporkan,

stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan

tumbuh lebih baik dibandingkan dengan stek yang ditanam tanpa perlakuan

madu.



Perbandingan kadar zat gizi madu secara umum terhadap gula pasir dapat

dilihat pada tabel 2.



Madu juga mengandung zat antibiotik. Kandungan ini merupakan salah satu

keunikan madu. Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement

of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru

membuktikan, madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan

berbagai patogen penyebab penyakit.



Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat "disembuhkan" dan

dihambat dengan (minum) madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan

saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),

batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru; penyakit-penyakit yang

dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.



Berdasarkan hasil penelitian Kamaruddin (1997), peneliti dari Departement of

Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di Kualalumpur,

paling tidak ada empat faktor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas

antibakteri pada madu. Pertama, kadar gula madu yang tinggi akan menghambat

pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tersebut tidak dapat hidup dan

berkembang.



Kedua, tingkat keasaman madu yang tinggi (pH 3.65) akan mengurangi

pertumbuhan dan daya hidupnya sehingga bakteri tersebut merana atau mati.

Ketiga, adanya senyawa radikal hidrogen peroksida yang bersifat dapat

membunuh mikroorganisme patogen. Dan faktor keempat, adanya senyawa organik

yang bersifat antibakteri. Senyawa organik tersebut tipenya bermacam-macam.

Yang telah teridentifikasi antara lain seperti polyphenol, flavonoid, dan glikosida.



Takaran minum madu



Untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari madu, cairan manis yang menjadi

cadangan makanan koloni lebah ini harus dikonsumsi secara teratur. Dalam

penelitian Widodo tersebut balita sampel diberi madu sebanyak 20 gram setiap

hari. Madu tersebut tidak dianjurkan untuk bayi usia 0 - 4 bulan, karena

makanan pertama dan yang utama untuk mereka adalah air susu ibunya (ASI).

Setelah usia 4 bulan baru boleh diberi madu seiring dengan pemberian makanan

tambahan sesuai anjuran.



Menurut Muhilal, 2-3 sendok makan madu 2 X sehari sudah cukup memadai untuk

menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Namun untuk penyembuhan atau

pengobatan, madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena

akan memudahkan penyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya

dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan.

Selain menambahkan madu pada menu makanan balita secara teratur, tentu saja

berbagai upaya kesehatan lainnya seperti pengobatan medis, pemberian makanan

tambahan, dan imunisasi umum, harus pula dilakukan. Upaya tersebut akan

lebih mempercepat upaya pemulihan kesehatan dan perbaikan gizi balita,

terutama yang susah makan, sehingga mereka terhidar kemungkinan menjadi

generasi tanpa masa depan (Mohamad Harli, Sarjana Gizi Masyarakat dan

Sumberdaya Keluarga, IPB)

Sumber : http://www.indomedi a.com/intisari/ 2001/Mei/ madu.htm

   
06-03-2017 12:22:18 makan bakso
Jumlah Posts : 263
Jumlah di-Like : belum ada like
,bumda" kata orang" hamil gag boleh makan bakso. .mang bener ia? trs gag minum es kalau hamil masih muda ?
   
26-11-2016 10:29:15 hpl april 2017 merapat
Jumlah Posts : 68
Jumlah di-Like : belum ada like
bund boleh makan bakso ga ya, tp ini bakso di yg jual tetangga bikinnya jg tau tanpa pengawet? tp kata bidan si ga boleh karna mengandung pengawet dan tkt ngaruh lahirannya byk jaitan ... bener ga ya
   
21-11-2016 22:38:27 sakit pinggang
Jumlah Posts : 63
Jumlah di-Like : belum ada like
iyaa sama yaa bun..😊
smoga kehamilan qta slalu sehat n bsa lahirn normal yaa bunda lyn..
oia,,boleh ga si hamil tua makan bakso bun??
   
30-08-2016 07:00:20 hpl Bulan oktober merapat
Jumlah Posts : 18
Jumlah di-Like : belum ada like
boleh g ya kira makan daun jatuk sewktu hamil?
   
Jumlah Posts : 52
Jumlah di-Like : belum ada like
mw tnya bunda2 senior..babyq beu 13w5d...kira2 dikah buah dh boleh g y? cz kata dokter blgby 6 bln..tp q denger temenq anakny 4M dh diksh makan..tlong dishare y bunda2 senior😁
   
17-01-2016 10:22:05 obat peluruh haid
Jumlah Posts : 13
Jumlah di-Like : belum ada like
bu bidan saya mau tanya... skrng ini sy sdng hmil 7w
dan dsrankn untk minum susu bumil bru 3hri minum n rsnya eneg trus. .... boleh g kl g minum susu... soalny emang dri dlu g suka susu....
tp kl untuk makan tmbah bnyak porsinya... kdang smpe 5x shri... bawaanya lpeeerrr truss... normalkah khamilan sperti ini.... mohon pnjelasannya... #hmil anak pertama. trimakasih.
   
24-10-2015 08:16:45 makan jengkol
Jumlah Posts : 40
Jumlah di-Like : belum ada like
pagi bunsay...mau tanya nih kl bumil makan jengkol tu boleh g y bunda?
   
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : belum ada like
sore bunda,
mau tanya nih kalo bumil makan anggur ato duren boleh g ya?
   
Jumlah Posts : 25
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda, tanya dunk. Aq uk udah 39w ni. Tadi mlm pas tgh mlm perut mules bgt berasa kenceng n mau pup. Aq bawa ke toilet tnyt emang pup malah jdnya diare. Mpe skrg dah bolak balik toilet gegara diare ni. Mana debay di dlm jg jd kenceng. Buat naik motor ke kantor td bawaannya jd g enak bgt. Akhirnya mpe kantor bentaran doang n ijin pulang walau sebelumnya mampir muter2 dulu pke motor nyelesaiin kerja. Diare belum sembuh jg tp belum berani minum obat. Kalo diminumin obat warung gt boleh g sich? Pgn diminumin obat diare tp galau ni. Malah sm suami dibeliin air kelapa muda takutnya keracunan makanan coz kmren abis makan rujak yg beli di abang2 yg jual di pinggir jalan n pedes pula...