SITE STATUS
Jumlah Member :
492.567 member
user online :
1660 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: balita 1 tahun keatas makan permen yupi

New Topic :  
Jumlah Posts : 31
Jumlah di-Like : belum ada like
coba di cek siapa tau ada gigi yang mau tumbuh..ini juga pengaruh ke selera makan lho bun...kalo gak, mungkin Jemy bosan makanannya. Diganti-ganti aja bun, misalnya kalo bosen makan nasi kan bisa diganti dgn sumber karbohidrat yang lain, spt pasta, roti, singkong, ubi. Udah 1 tahun berarti udah mulai makan nasi kan?? Atau dibikinin roti kukus isi sayur, makaroni dgn sup jagung ayam, dll. Sayuran jg gitu, diganti2 aja, cari yang kaya warna biar menarik perhatian. Kalo susu untuk anak usia 1 tahun keatas kan sebenarnya udah bukan makanan utama, tapi untuk mencukupi kalsium, sebagai ganti susu bikinin puding susu campur buah, atau susu diganti keju. anakku Reyhan (15 bulan) dulu jg gitu, males makan. Ternyata bosen sama makanannya, setelah diganti2 jadi semangat makan tuh ampe sekarang... Mudah2an membantu ya...
   


15-02-2016 18:25:19 cemilan anak 1 tahun
Jumlah Posts : 85
Jumlah di-Like : belum ada like

duuuhhh bener bgt ya bunda2, klo soal jajanan anak2 mesti cermat bgt, jgn asal2 kasih, soalnya dampaknya gak skrg...
klo pilih biskuit or cookies saya pilih produk milna, skrg udah ada milna biskuit yg buat anak 1 tahun keatas, namanya milna toddler biskuit, bentuk biskuitnya lucu n unik, bentuk2 huruf sama angka, jadi buat stimulasi blajar anak2 juga bisa :D, kesukaan si kakak rasa keju...
 

   
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like

Dear Bunda,

gimana cara ngakalin anak 1 tahun susah makan ya

ngemil sih mau, tp klo disuapin teriak teriak

thanks

   


Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like

untuk 1 tahun keatas ada neocate advance tp harganya luar biasa bunda dan susah nyarinya..

   
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
vitamin ap yg bagus buat bayi 1 tahun keatas ya mom???
   


15-11-2011 11:42:22 Gabak.....
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like
berbagi pengalaman dong bun!Anakq usianya baru 5 bln tp da gabak'en gejalanya panas berturut - turut hampir seminggu terus keluar merah2 ngeblok sekujur badanya sampai mukanya tebal!Dokternya ja sampai heran msh 5 bln kok da gabak'en padahal belum imunisasi campak dan pada umunya mengenai usia 1 tahun keatas....Bahayakah bun??
   
Jumlah Posts : 23
Jumlah di-Like : belum ada like
Salam bunda Yani...
berdasarkan narasumber informasi yang saya tahu untuk sufor terbaik bagi buah hati 1 tahun keatas adalah produk enfa (enfamil 0- 1 thn, enfagrow 1 - 3 tahun, dan enfakids, 3 thn keatas). sufor ini banyak mengandung nutrisi dan gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang serta perkembangan kecerdasan otak. coba aja check label komposisi dan nilai gizi pada setiap sufor lalu bandingkan, ada juga produk Morinaga dan wyeth. tapi kalo menurut aku si yang pernah nyoba produk enfamil dan enfagrow alhamdulillah g ada keluhan karena tidak meyebabkan alergi dan gangguan pencernaan. selamat mencoba...
salam,
bunda Ichel
   
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : 1
Mau ikutan aahhh... Kebetulan nih dapet info...   Problema sulit makan ini umumnya dtemui pd anak usia balita 1-4 thn karena bagi anak saat makan bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb. Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan
dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :
Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik è fase normal yg dilewati tiap anak.
Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.
Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.

Luluk Lely Soraya
Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber.
sumber : milis SEHAT   Moga2 bisa bermanfaat buat bunda2 smua
   
10-11-2007 08:46:04 MERAWAT GIGI BUAH HATI
Jumlah Posts : 54
Jumlah di-Like : belum ada like
Untuk menjaga kesehatan gigi pada bayi dan anak-anak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua, yaitu:

Siapkan makanan kaya kalsium (ikan & susu), fluor (teh, sayuran hijau), fosfor, serta vitamin A (wortel), vitamin C (buah-buahan), vitamin D (susu), dan vitamin E (kecambah). Mineral dan vitamin tersebut diperlukan untuk pertumbuhan gigi mereka.
Kurangi konsumsi makanan manis dan mudah melekat pada gigi, seperti permen atau coklat. Gula pada makanan manis bisa merusak gigi anak, tetapi jangan lantas melarang sama sekali untuk makan makanan manis, karena dapat menimbulkan dampak psikis. Untuk menjaga kebersihan giginya, biasakan mereka berkumur-kumur setelah makan makanan manis tersebut.

Ajari anak menggosok gigi secara teratur dan benar, minimal 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Lebih baik lagi bila dilakukan setiap usai makan. Untuk bayi usia 6-11 bulan, setelah habis menyusu atau makan dibersihkan giginya dengan kapas atau kain kasa steril yang dibasahi air, diusapkan pelan-pelan ke setiap permukaan gigi. Pada anak usia 1-2 tahun mulai diperkenalkan dengan sikat gigi,

Untuk tahap pengenalan lebih baik tidak memakai pasta gigi, karena tidak semua anak bisa merasa nyaman dengan rasa pasta gigi, pasta gigi bisa-bisa dirasa aneh oleh anak. Jadi, cukup gunakan sikat gigi dibasahi air hangat matang saja. Kemudian anak dilatih memegang sikat gigi dan belajar menggosokannya secara perlahan ke setiap permukaan giginya. Setelah berjalan beberapa minggu dan anak sudah terbiasa menggosok gigi, boleh diberi sedikit demi sedikit pasta gigi khusus anak.

Upayakan untuk memperkenalkan anak secara dini mengunjungi dokter gigi sejak usia 1 tahun. Hal ini akan bermanfaat dalam membiasakan dan mengatasi rasa asing atau takut pada dokter gigi. Selain itu, hal ini juga penting agar dokter mengetahui sejak dini mengenai gangguan gigi apa saja yang bisa dialami anak tersebut. Selanjutnya ajaklah anak untuk memeriksakan kesehatan giginya secara rutin 6 bulan sekali. Terutama untuk anak-anak usia 6-11 tahun penting untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulutnya secara rutin, karena gigi mereka mengalami pergantian dari gigi susu ke gigi tetap.

Apabila anak mengeluh sakit giginya, berilah air garam untuk berkumur-kumur, kemudian segeralah bawa ke dokter gigi, karena kalau dibiarkan terlalu lama, akan menimbulkan penyakit gigi yang berlanjut, yang lebih parah.


gambar. 2
Dalam menggosok gigi, ada 3 faktor yang harus diperhatikan, yaitu:

Pemilihan sikat gigi: Untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tangkai maupun kepala sikatnya, sehingga mudah dipegang dan tidak merusak gusi. Bulu sikat jangan terlalu keras / terlalu lembut terlalu jarang. Pilih yang bulu sikatnya lembut tapi cukup kuat untuk melepas kotoran di gigi. Ujung kepala sikat menyempit hingga mudah menjangkau seluruh bagian mulutnya yang relatif mungil Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagian gigi yang tidak tersikat. Ini biasanya pada gigi geraham bungsu.

Cara/gerakan sikat gigi: Pangkulah anak di depan sebuah cermin, dengan posisi membelakangi kita. Dengan begitu anak akan melihat sendiri giginya yang semula kuning setelah disikat jadi lebih putih. Sikatlah gigi pada permukaan luar dan permukaan dalam gigi, lakukan gerakan vertikal dan searah dari bagian gusi ke arah permukaan gigi (lihat gambar. 1 dan gambar. 3). Untuk rahang atas gerakan sikat dari atas ke bawah, untuk rahang bawah dari bawah ke atas. Sedangkan untuk bagian permukaan kunyah, baik gigi atas maupun bawah, teknik penyikatannya adalah gigi disikat dengan gerakan horisontal dari gigi-gigi belakang ke arah gigi depan (menarik sikat ke arah luar mulut, lihat gambar. 2 atas). Kalau teknik ini dilakukan dengan benar, hasilnya bisa lebih maksimal sementara kesehatan gusi pun tetap terjaga. Setiap permukaan gigi disikat dengan teliti, tidak usah terlalu keras, tapi mantap. Gusi harus tersikat agar sisa-sisa makanan lunak yang ada di leher gigi hilang dan selain itu juga berfungsi untuk melakukan massage (pijatan) pada gusi, sehingga gusi sehat, kenyal dan tidak mudah berdarah. Jangan lupa, permukaan lidah juga perlu disikat pelan-pelan, karena permukaan lidah itu tidak rata sehingga mudah terselip sisa-sisa makanan (lihat gambar.2 bawah).


gambar. 3
Frekuensi sikat gigi: Minimal 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Idealnya sikat gigi setiap habis makan, tapi yang paling penting malam hari sebelum tidur. Sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung fluor yang dapat menguatkan email. Untuk anak-anak berikan pasta gigi dengan rasa buah, sehingga anak gemar menggosok gigi.
Pada anak usia balita memerlukan peranan orang tua untuk membantu proses pembelajaran menggosok gigi secara rutin dan benar, karena dengan bimbingan dan penanaman kebiasaan menggosok gigi, akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan giginya yang putih bak mutiara. Dibutuhkan kesabaran orang tua dalam proses pembelajaran ini, kadang mula-mula anak menutup rapat mulutnya setiap kali giginya mau dibersihkan. Penolakan ini wajar karena anak mengira dirinya akan disakiti. Langkah inovatif diperlukan ketika menggosok gigi si anak. Ajak si kecil melihat kakak, ayah, atau ibunya menggosok gigi. Dengan begitu anak akan melihat langsung contoh/model bagaimana cara menggosok gigi. Selain itu sikat gigi juga bisa dilakukan sambil bermain, tak perlu selalu di kamar mandi. Misalnya sambil bercermin, atau sambil menari-nari dan bernyanyi gembira. Buat acara menggosok gigi menjadi menyenangkan sehingga mereka menikmatinya dan tidak malas melakukannya. Jadikan acara sikat gigi sebagai salah satu kebutuhan yang harus dilakukan minimal dua kali sehari. Selagi membangun kebiasaan ini, sampaikan pengertian kepada anak mengenai manfaat menyikat gigi, paling konkret adalah gigi jadi bersih, putih dan sehat.

   
08-02-2014 20:12:20 suplemen penambah nafsu makan
Jumlah Posts : 395
Jumlah di-Like : 4

Dear bunda Triajeng,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Pemberian supplemen untuk anak dibawah 1 tahun sebaiknya didiskusikan dengan dokter anak terlebih dahulu. Beberapa supplemen yang bisa membantu adalah suplemen yang mengandung curcuma dan minyak ikan.

Berikut beberapa tips untuk si Picky Eater dari Infobunda.com,  :

  1. Membentuk makanan menjadi saus atau krim. 
    Anak-anak suka mencelupkan jari ke makanan, karena itu bentuklah makanan menjadi seperti krim atau saus yang beraroma. Misalnya, dengan melumatkan avokad, menghaluskan buah-buahan atau sayuran yang dimasak dengan bumbu sedikit saus salad, melumatkan kacang panjang atau buncis tanpa serat, melumatkan tahu, atau membuat krim keju halus.
  2. Membuat selai. 
    Olesan pada makanan juga disukai balita, yang umumnya berwujud selai. Buatlah selai dari avokad, keju, saus daging, mentega kacang, atau selai buah-buahan. Oleskan pada biskuit, kue-kue kering, dan roti.
  3. Menghias makanan. 
    Bentuk yang menarik juga disukai balita. Selain itu, Anda juga bisa mengakali makanan yang tidak disukai balita menjadi dimakan dengan cara meletakkannya di bawah makanan yang mereka sukai. Jadi, bila ia tidak suka sayuran, letakkan sayuran di bawah topping yang menarik, seperti keju, saus tomat, saus daging, mentega kacang, dan sebagainya, dan bentuklah dengan bentuk binatang, bulat,atau hati, sesuai selera.
  4. Buatlah finger food. 
    Piring yang penuh bisa jadi membuat anak kurang berselera makan. Karena itu, bagi Anda yang kreatif, sajikan makanan dalam porsi kecil-kecil, dan tambahlah lagi bila masih ada. Selain itu, membentuk makanan dalam wujud yang mudah disantap, seperti finger food, lebih akan menerbitkan selera mereka. Makanan seperti nugget bisa Anda buat sendiri, dan bisa terdiri dari campuran tepung, sayuran, dan daging yang menyehatkan sekaligus mengenyangkan.
  5. Gunakan kursi khusus dan sabuk pengaman. 
    Supaya anak duduk diam ketika makan, sediakan selalu kursi makan khusus untuk balita, bisa di kursi tinggi, atau di kursi yang memiliki sabuk pengaman supaya ia tidak jatuh karena banyak bergerak.
  6. Sering mengubah menu. 
    Dalam hal ini, Anda dituntut untuk bersikap fleksibel ketika mempersiapkan menu dan menyajikan makanan. Bila teknik penyajian tidak berhasil, ubahlah menunya. Cobalah berbagai teknik yang berbeda dan jenis makanan yang lebih variatif.

Semoga jawaban saya membantu bunda.

   
Jumlah Posts : 395
Jumlah di-Like : 4
 

Dear Bunda Bestari,

Terima Kasih atas pertanyaannya.
Batuk berdahak biasanya disebabkan infeksi virus. Saat malam hari mengalami batuk berdahak dan bernafas cepat dan pendek.
1. Banyak istirahat
Bayi membutuhkan tidur 18 jam sehari, batita dan balita membutuhkan 12 hingga 14 jam untuk tidur, anak-anak membutuhkan 10 hingga 11 jam untuk tidur.
2. Obat-obatan
Batuk membantu anak untuk bernafas dengan lebih lega karena akan membersihkan dahak dari saluran pernafasan. Batuk adalah suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan lendir dan kuman maka jangan berikan obat penekan batuk. Bantu dengan memberikan madu. Madu memiliki antioksidan yang tinggi.Berikan madu 1/2 sendok teh untuk anak umur satu hingga lima tahun, dan satu sendok tek untuk umur 6 hingga 11. Jangan berikan pada bayi dibawah umur 1 tahun.
Jika batuknya sangat parah, bisa gunakan obat ekspektoran seperti ambroxol atau bromhexine. Harap perhatikan dosisnya, berikan dosis yang sesuai pada anak. Jika anak bunda kurang dari 2 tahun, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis.
3. Makanan dan minuman
Berikan cairan untuk membantu mengencerkan dahak. berikan air putih hangat atau susu untuk membantu hal ini. Berikan sup ayam atau bubur. Ada kemungkinan tenggorokan anak anda sakit sehingga tidak mau makan. Berikan buah-buahan untuk membantu penyembuhan seperti jeruk yang mengandung banyak vitamin C.

Demikian jawaban dari saya, semoga membantu.
Terima Kasih

   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dok saya mau tanya,adakah efek samping dari pemberian vitamin untuk balita (dibawah 1 tahun) secara terus menerus, dan apakah jika tidak di berikan vitamin lagi nafsu makan balita akan kembali seperti semula, terimakasih

Dari : Dewi Haryani

Jawaban:

Dear Bunda,

Pemberian vitamin pada balita menurut saya belum perlu karena ia masih mendapatkan banyak nutrisi dari susu formula maupun susu ASI juga makanan sehari-hari. Dalam susu formula bisanya sudah ditambahkan berbagai mineral dan vitamin yang diperukan bagi pertumbuhan, selain di dapatkan dari makanan alami, maka itu pemberian vitamin tidak begitu diperlukan pada anak dengan pertumbuhan normal. Lain halnya dengan anak yang mengalami kondisi mal nutrisi dan gizi buruk. Apabila anda memberikan suplemen vitamin, selama masih dalam dosis yang dianjurkan maka tergolong aman, kecuali anda memberikannya melebihi dosis yang dianjurkan pada petunjuk pemakaian. Suplemen yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan adalah curcuma, dengan adanya suplemen vitamin atau tidak , tidak akan mempengaruhi nafsu makan anak anda kecuali terdapat kandungan curcuma di dalamnya. Demikian pendapat saya.
   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : 3
Bunda...
banyak persepsi yg salah yang beredar di masyarakat ind, mengenai susu formula. Dari bbrp diskusi dgn bbrp pakar..mdh2an share ini bs bermanfaat untuk bunda ketika kebingungnan memilih susu untuk anak2 kita...
Ide awal formulasi dari susu bubuk formula bayi adalah membuat pengganti ASI dengan komposisi sedapat mungkin menyerupai ASI, dari susu sapi yang ditujukan
untuk bayi2 yang tidak bisa mendapatkan ASI.
Karena bayi dibawah satu tahun belum dapat mencerna secara langsung susu sapi dengan kadar lemak yang cukup tinggi, sehingga bahan dasarnya skimmilk
ditambahkan lemak nabati. Skimmilk diperoleh dengan memisahkan lemak susu
dari susu murni, dan lemaknya jadi bahan baku butter. Kadar vitamin larut lemak dalam skimmilk rendah sekali, sehingga untuk meningkatkan kadar lemak di
fortifikasi lagi dengan vitamin2 tambahan. Disamping itu proses pengeringan susu bubuk sendiri menurunkan kandungan vitamin yang tidak tahan suhu
tinggi, hal ini juga penyebab perlunya penambahan vitamin kedalam susu bubuk.
Demikian pula tambahan lemak nabati (linolenat-linoleat,DHA,AA) dimasukkan kedalam susu formula dengan tujuan membuat sedekat mungkin mirip
fungsi/daya guna ASI. Formulasinya sendiri cukup rumit rumus standard
hitungannya untuk bisa memperoleh komposisi susu formula seideal mungkin, yang selanjutnya dianalisa metabolisma zat gizinya baik secara in vito maupun in
vivo, dan sukarelawan.
Adalah MISCONCEPTION jika dinyatakan bahwa kandungan susu bubuk formula bayi lebih baik dari susu UHT cair. Ini perbandingan yg tidak Apple to Apple. Beda tujuan
penggunaan.
Kenapa disarankan bayi/balita diatas 1 thn susu UHT sudah cukup dan fortifikasi vitamin bisa dengan mengkonsumsi makanan aslinya? Banyak hal:
1.Sumber vitamin dan mineral yang baik adalah makanan alami, karena pada dasarnya pencernaan manusia siap menerima asupan makanan natural. Pencernaan bayi diatas 1 tahun sudah disiapkan untuk mulai mencerna
makanan. Tentu saja diberikan bertahap pengenalannya. Bayi perlu mengenal jenis dan rasa secara awal berbagai makanan supaya memorinya tentang jenis dan
rasa makanan cukup banyak. Hal ini penting untuk adaptasi selera. Sulit dilakukan adaptasi selera jika sudah terlanjur besar, contohnya banyak anak yang
sulit sekali makan sayuran.
2. Penghematan sumberdaya, harga yang harus dibayar untuk susu formula jauh diatas harga susu cair.
Susu Pasteurisasi terbaik, karena diolah dengan panas rendah, tanpa pengawet, hanya saja resiko penyimpanan (masa expired singkat, harus dalam
refrigerator), tidak mudah mencapai segala kalangan dan lokasi pengiriman/distribusi terbatas. Susu UHT juga baik, diolah dengan panas tinggidengan waktu sangat singkat, tanpa pengawet, lebih tahan simpan tidak perlu refrigerator selama kemasan belum dibuka dan kemasan tidak berubah bentuk (tidak
kembung/bocor).
Kalau dibandingkan dari ketiga proses pengawetan susu dengan thermal/ suhu tinggi, yang paling urutan potensi rusaknya vitamin dalam susu adalah:
1. Pembuatan susu bubuk

2. Pembuatan UHT
3. Pasteurisasi
Sehingga kenapa ada proses fortifikasi vitamin kedalam susu bubuk utk meningkatkan potensinya.
Misconception yang sering terjadi, kandungan vitamin dan tambahan2an asamlemak (linoleat, linolenat,AA, DHA) susu bubuk formula lengkap sekali. Jadi seakan2
harus minum susu formula meskipun sudah diatas 1 tahun.
Padahal susu bubuk formula banyak vitamin difortifikasi, untuk menggantikan banyak vitamin yang hilang dalam proses pengeringan bubuk susunya dan
penggunaan campuran skimmilknya menurunkan kandungan asli vitamin larut lemak dalam susu formula 
   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
Untuk lebih jelasnya kesimpulan yang aq peroleh dari dokter adalah sebagai berikut:
1. Membiasakan membersihkan mulut sedari bayi belum punya gigi. Karena bayi belum bisa menolak, dan membersihkannya cukup 1 kali saja yaitu setiap malam dengan kain kasa yang dicelupkan pada air hangat. Lama-kelamaan, bayi akan terbiasa. Begitu muncul gigi, tambah kebiasaan membersihkan gigi menjadi 2 kali, bila perlu setiap habis makan atau minum susu (terutama dari botol).
2. Biasakan anak menyikat gigi minimal 2 kali sehari yaitu setelah makan dan sebelum tidur.
3. Jangan memaksakan anak untuk menyikat gigi karena ini akan mengakibatkan trauma sehingga selalu menolak bila diajak sikat gigi.
4. Ciptakan suasana santai ketika mengajaknya sikat gigi
5. Jangan memberikan pasta gigi secara berlebihan untuk mencegah anak kelebihan flouride. Berikan pasta gigi yang aman untuk anak.
6. Hindari makanan yang manis seperti permen dan coklat.
7. Hindari pemberian susu botol ketika hendak tidur. Biasakan anak untuk minum susu digelas setelah anak berusia 1 tahun. Kalau tidak memungkinkan, setelah anak minum susu, segerakan minum air putih.
8. Sikatlah gigi anak dari atas ke bawah. Walaupun sebenarnya susah untuk anak tapi kita harus membiasakannya. Karena apabila tehnik meyikat salah maka anak akan terbiasa dengan hal itu dan itu akan menyebabkan gigi anak mengalami abrasi atau lapisan gigi akan terkikis sehingga mengakibatkan gigi menjadi sensitif.
9. Perbanyak makan makanan yang berserat seperti sayur dan buah karena makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah akan menghilangkan makanan yang tersisa yang terselip di sela-sela gigi.
10. Apabila anak tetap tidak mau menyikat gigi maka jalan terakhir adalah dengan membiasakan anak minum air putih setelah makan.
11. Dan biasakan anak kedokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk mengontrol pertumbuhan giginya.
Semoga bermanfaat untuk semua.....
   
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like
sedikit serat. Cermati perbedaan ini saat Ibu merencanakan menu makan balita:

Gula & Garam - lupakan penggunaan gula dan garam pada menu bayi. Kalau pun ia sudah berusia di atas 1 tahun, batasi penggunaannya. Konsumsi garam untuk balita tidak lebih dari 1/6 jumlah maksimum orang dewasa sehari atau kurang dari 1 gram. Cermati makanan balita Ibu karena makanan orang dewasa belum tentu cocok untuknya. Kadang makanan Ibu terlalu banyak garam atau gula, atau bahkan mengandung bahan pengawet atau pewarna buatan.

Porsi Makan - Porsi makan anak juga berbeda dengan orang dewasa. Mereka membutuhkan makanan sumber energi yang lengkap gizi dalam jumlah lebih kecil namun sering.

Kebutuhan Energi & Nutrisi - Bahan makanan sumber energi seperti karbohidrat,protein, lemak serta vitamin, mineral dan serat wajib dikonsumsi anak setiap hari. Atur agar semua sumber gizi tersebut ada dalam menu sehari.

Susu Pertumbuhan – Susu sebagai salah satu sumber kalsium, juga penting dikonsumsi balita. Sedikitnya balita butuh 350 ml/12 oz per hari. Susu Pertumbuhan dari Nutricia merupakan susu lengkap gizi yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 12 bulan ke atas dan menjadi pelengkap menu buah hati ibu.

Jadi apakah ‘menu seimbang’ itu?  selanjutnya baca klik disini ya