SITE STATUS
Jumlah Member :
480.388 member
user online :
1724 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: baikkah teh untuk anak usia 17 bulan

New Topic :  
29-08-2014 11:21:34 mitos minyak ikan
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
met siang.. aku baru bergabung dg info bunda semoga semua informasi yg aku dpt disini bermanfaat. Aku mau tanya merk minyak ikan yg bgs untuk anak usia 17 bulan apa ya? Jasmine ( anakku ) dr usia 6 bulan smp 15 bulan selalu aku kasih prolacta for baby.. tp ada yg bilang sudah tidak bgs untuk anak di atas setahun. dan apakah minyak ikan bisa membuat perdarahan otak karna DHA terlalu tinggi?
Thx be4
   


13-04-2017 09:55:26 sakit mata
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
selamat pagi bunda..

Bantu share dong obat yang Aman untuk anak usia 8 bulan lebih..

anak saya ketularan mbaknya sakit mata, awalnya belekan di Siang Hari Dan esok paginya mata merah Dan bengkak..

mohon infonya ya bun, yang pernah mengalami Hal seperti saya..

terimakasih..
   
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Sama2,bund Novita :)
Berikut perbedaan antara UHT,pasteurisasi dan sufor

 disunting dari http://nurisatools.blogspot.com/2011/06/perbedaan-susu-uht-pasteurisasi-skim.html Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   


Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
Dear Dr Tanti,
Anak saya usia 16 bulan, BB:10kg TB:78cm, saat ini anak saya tidak mau minum susu dok, sudah coba disuapi pakai sendok, minum dari gelas, dan sedotan tetap menolak, bahkan sampai menangis. untuk makan dan minum air putih biasa dok, masih doyan, minum asi hanya malam saja, karena saya bekerja. saya bingung dan sedih dokter, khawatir anak saya kekurangan gizi. bolehkah diberikan vitamin? kalau boleh, apa nama vitaminnya? atau bisa kasih saran lain dokter. terima kasih
salam
-titi-

Dari : Titik Partisany

Jawaban:

Dear Bunda, untuk anak usia 16 bulan (1,5 tahun) susu bukan lagi menjadi kebutuhan utama. Berikan nutrisi yang baik melalui sayur-sayuran dan buah-buahan juga protein hewani (telur, daging sapi, ayam dan ikan) untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai pengganti susu, Bunda dapat memberikan makanan berbahan dasar susu, seperti keju, yoghurt ataupun makanan lain yang mengandung susu (dairy food). Mengenai status gizi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.  Menurut saya pemberian vitamin suplemen tidak diperlukan bila asupan nutrisi alami sang anak berjalan dengan baik.
   


Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
dok,sya mau bertanya,,
saya sudh sapih si kecil umur 6 bulan,tetapi badannya kurus waktu minum susu formula..nah saya ingin memberikan asi saya lagi sama si kecil,,bisa tidk ya,,?karna asi saya masih keluar..baru 2 bulan ini saya sapih dia.truss asinya basi tidak?dan berpengaruh pada sikecil atau tidak ya..
trimakasih..

Dari : Jaga Slalu Hatiku

Jawaban:

Dear Bunda,

Pemberian ASI dapat diberikan sampai anak berusia 1 tahun bahkan 2 tahun. ASI dapat dikombinasikan dengan susu formula bila perlu, untuk anak usia 6 bulan ke atas. ASI tidak akan menjadi basi selama berada di dalam payudara sang Ibu. Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu Anda.




   
29-10-2010 04:02:59 baju koko bayi & balita
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Moms...salam kenal semua. Ini ada limited stock baju koko bayi dan balita. bahan kaos yg halus dan nyaman, untuk anak usia 8 bulan spi 4 tahun. Bisa dilihat di salamaonline.blogspot.com atau via facebook di salama store atau fb:salama jilbab. Terimaksih, happy shooping moms ^_^
   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : 3

Susu UHT atau Susu Formula?

HINGGA saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil. Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya.

Daripada bingung, simak penjelasan dari dr Luciana B Sutanto MS SpGK berikut ini:


Beda Susu UHT, Skim, dan Formula

Moms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada si kecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula.

Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135 -145 derajat Celsius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin.

Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12).

Susu formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan.

Tetap Utamakan ASI

Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi usia 0-6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif.

Dengan diberikannya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan, bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat.

Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada bayi bila ia sudah berusia 9 bulan, tetapi harus diencerkan terlebih dahulu dengan air. Apabila bayi sudah berusia 12 bulan, susu UHT dapat diberikan seutuhnya kepada anak. Jumlah yang diberikan berkisar antara 2-3 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak.

Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, melainkan bisa menjadi pilihan untuk anak yang harus mengurangi asupan kalori dan lemak, misalnya pada anak yang kegemukan. Pasalnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim sering kali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt.

Mana yang Lebih Baik?

Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain. Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat.

Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang sangat singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi. Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 - 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada. Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu zat gizi, relatif tidak berubah. Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasannya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau.

Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30 persen dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Kerusakan vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu bubuk.

Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penanganan yang baik dan benar. Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder) dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder).

Yang penting diingat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan sistem imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit.

Sumber : Mom& Kiddie//tty


   
12-10-2009 20:09:14 susah Poop
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
@Anggrek: Saya setuju dengan yang disarankan bunda dayrra, nasi adalah salah satu makanan pemicu terjadinya konstipasi. Untuk menyiasatinya, seperti saran bunda dayrra, nasinya dibuat tim yang tidak terlalu lembek, sehingga masih berwujud nasi. Sertakan pula sayur-sayuran seperti bayam dalam lauk si kecil.

O, ya, jangan lupa berikan buah-buahan dalam menu harian si kecil. Salah satu buah yang aman untuk lambung si kecil (dilihat dari tingkat keasamannya) namun kaya serat untuk dan dapat mencegah konstipasi adalah buah pir. Cobalah untuk mengolah pir ini menjadi puree sehingga si kecil dapat menikmati daging buahnya yang kaya kandungan serat.

Cara membuat Pure Buah Pir:
Untuk anak usia 8 bulan ke atas, kulit pir tidak perlu dikupas. Belah pir menjadi 4 bagian dan buang bagian tengah untuk mengangkat bijinya. Kukus buah pir hingga lunak, kemudian haluskan dengan food processor. Pure ini dapat dicampurkan dengan oatmeal.
   
30-04-2009 09:52:21 pemberian sufor
Jumlah Posts : 52
Jumlah di-Like : 1
bunda semua, mo nanya nih...
untuk anak usia 9 bulan itu pemberian susu formula sebaiknya brp kali sih?
selama ini anakku makan ok, trus susunya juga abis banyak, sehari bisa sampai 8x
setiap pemberian itu kurang lebih 120 sampai 180 cc
Padahal menurut yang kubaca di artikel2, pemberian susu usia segitu malah berkurang,
soal nya ada MPASI. Nah ini adek barra makin banyak abis susu :D
apa terlalu over susu bisa mempengaruhi perkembangannya?
   
Jumlah Posts : 71
Jumlah di-Like : 1
Dipilih...dipilih...bunda



Kemeja Gymboree

Rp 70.000
Size: 4 years



Lebar dada: 37 cm
Panjang baju: 47 cm

Label Gymboree digunting karena saya beli di Factory Outlet.
Baju tidak ada cacat.



Jaket Carter (0-6m)

Size: S
For baby with weight: 3.6 to 5.7 kg

Merk: Carter
Bahan: 100% cotton
Rp 39.000

Lebar dada: 26 cm
Panjang baju: 25,5 cm






Celana pendek Thomas Train


Size: 3y
Merk: Carter's
Rp 29.000






Kaos Puku Puku
size: 10m - 18m

Bahan: 100% cotton (bahannya tebal)
Warna: biru dan merah

Lebar dada: 27 cm
Panjang baju: 32 cm


Rp 48.000
Ornamen Puku di celana bisa dipencet bunyi "eo...eo..."



Rp 45.000
Ornamen Puku di celana dipencet TIDAK bunyi. Pas beli sudah begitu, saya tidak tahu dan tidak cek.

Puku sedang dipakai anak dan foto baju tampak belakang.





Kaos Next Doraemon


Harga normal =Rp 32.000
Harga setelah diskon Rp 27.000

Size: 14 (untuk usia 18 bulan)
Warna: kuning
Bahan: katun berkualitas tinggi



Lebar dada: 31 cm
Panjang baju: 40 cm



Tampak belakang
Tulisan dan gambar doraemon dari warna benang coklat, bukan sablon

Yang Doraemon warna merah sudah buat anak saya






Kaos Next Monkey & Crocodile

Harga normal =Rp 32.000
Harga setelah diskon Rp 27.000

Available size:
* 10 (untuk usia 9 bulan)
* 12 (untuk usia 12 bulan)

Warna: merah
Bahan: katun berkualitas tinggi



SIze: 10 (untuk usia 9 bulan)
Lebar dada: 28 cm
Panjang baju: 28 cm

Size: 12 (untuk usia 1 tahun)
Lebar dada: 30 cm
Panjang baju: 32 cm



Tampak belakang
Tulisan bukan disablon, melainkan dari warna benang hitam




Kaos Next Frog

Harga normal =Rp 32.000
Harga setelah diskon Rp 27.000

Size: 12 (untuk usia 1 tahun)

Warna: merah
Bahan: katun berkualitas tinggi



Lebar dada: 30 cm
Panjang baju: 32 cm



Tampak belakang
Gambar disablon



Hipo Baby Pants
Harga Normal di counter: Rp 249.900
Harga Special: Rp 80.000

Kode barang: Hipo C01
Bahan: Organic Cotton
Ready stock: Size S (untuk anak usia 2 hingga 3 tahun)



Lebar pinggang: 22 cm (bagian pinggang dari karet, bisa melar hingga 27 cm)
Panjang dari pinggang ke pampers: 17 cm
Panjang dari pinggang ke bawah: 31,5 cm
Bawah celana bisa dibuka kancing sampingnya dan celana dapat diperpanjang hingga 40 cm




Hipo Baby Pants


Harga normal counter: Rp 169.900
Harga special: Rp 55.000

Kode Barang: Hipo C02
Bahan: Organic Cotton





Lebar pinggang: 22 cm
Panjang dari pinggang ke pampers: 18 cm
Panjang dari pinggang ke bawah: 25 cm





Kunjungi FB saya: mainantoyz@yahoo.com
Profile name: Mainan Anak
Profile photo: foto bayi and boneka macan


Pengiriman menggunakan JNE dari Jakarta
www.jne.co.id

Hubungi:
Julia
HP: 087788450098
PIN BB: 21EF7B99

Transfer ke rekening BCA atau mandiri.
Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan.
Barang sudah diperiksa mutunya sebelum dikirimkan.


   
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : 1
KEBIASAAN hidup sehat sangat penting. Bisa dimulai dengan memerhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak. Salah satunya: mengurangi asupan gula tambahan untuk si kecil! Selama ini orangtua kurang menyadari jika sebenarnya anaknya sudah mengonsumsi gula berlebih yang memang terdapat pada makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Padahal WHO
telah merekomendasikan bahwa asupan gula tambahan tidak melebihi 10 persen dari total energi yang dikonsumsi untuk menghindari kelebihan energi dalam tubuh anak. Artinya, anak usia satu sampai tiga tahun tidak disarankan mengonsumsi lebih dari 25 gram gula tambahan/hari (setara lima sendok teh) dan untuk anak usia empat sampai enam tahun tidak melebihi 38 gram gula tambahan/hari (setara delapan sendok teh).
Catatan: satu sendok teh gula berkisar lima gram.

Jenis-jenis gula Gula merupakan zat gizi yang berfungsi menghasilkan sumber energi.

Jenis-jenis gula adalah gula pasir, gula merah, gula biang, dan pemanis buatan. Gula yang terdapat dalam tiap gram produk olahan berkisar 4 Kkal. Jenis gula dalam makanan yaitu gula alamiah seperti sukrosa, fruktosa, dan laktosa.
Yang kedua adalah gula tambahan (added sugar/free sugar) yaitu jenis gula yang ditambahkan dalam proses pembuatan makanan contohnya gula pasir dalam sirup, jus buah, dan tepung susu. Menurut WHO, free sugar dapat menyeimbangkan energi positif.

Dengan membatasi asupan free sugar akan menurunkan asupan energi dan menurunkan berat badan. Minuman yang tinggi kandungan free sugar akan meningkatkan asupan energi karena mengurangi kontrol nafsu makan. Sebaiknya mengkonsumsi free sugar 10 persen dari total energi yang dikonsumsi setiap hari. Penyumbang gula terbanyak: susu Menurut Dr. dr. Rini Sekartini, SpA (K), berdasarkan penelitian yang pernah dilakukannya terhadap 100 anak berusia 3-6 tahun, asupan gula harian (sukrosa, glukosa, fruktosa, dan laktosa) yang biasa diasup memberikan kontribusi lebih dari 10 persen terhadap total kalori. Hasil penelitian menyebutkan bahwa asupan gula terbanyak dikonsumsi anak-anak tersebut adalah sukrosa 49,45 gram - kebanyakan berasal dari konsumsi susu. Artinya, prosentasi ini sudah melebihi batas ambang yang direkomendasikan WHO.

Umumnya orangtua akan memberikan susu formula lanjutan pada anak-anak usia satu sampai tiga tahun yang sudah berhenti minum ASI. Nah, anak-anak sangat menyenangi rasa manis yang dipenuhi lewat asupan susu yang diminum secara rutin setiap hari. Untuk tetap menjaga kesehatan mereka, kandungan susu yang mengandung pemanis tambahan pun perlu dibatasi asupannya.

Contoh, jika anak mengonsumsi tiga gelas susu per hari, berarti ia telah mengonsumsi hingga 12 sendok teh gula tambahan setiap hari. Oleh sebab itu, sebelum memilih susu untuk si kecil, sebaiknya cermat dan cerdaslah membaca label kandungan gula dalam kemasan.

Baca komposisi (ingredients) dan informasi nilai gizi yang tercantum. Cermati jumlah total karbohidrat dan total gula tambahan dalam produk susu tersebut. Kandungan dalam susu sebaiknya tanpa gula tambahan, yang boleh ada hanya LAKTOSA (gula natural yang ada pada susu). “Orangtua harus mewaspadai asupan gula tambahan pada anak agar tidak berlebihan, bahkan tetap memelajari nilai gizi makanan dan minuman yang mereka anggap sehat sekalipun,” ujar Dokter spesialis tumbuh kembang anak ini. Anak bisa obesitas Jika gula tambahan dikonsumsi berlebih setiap hari, dampaknya akan menyebabkan kelebihan energi pada tubuh yang dapat menyebabkan obesitas, karies gigi, dan akan membangun kebiasaan pola makan yang kurang baik saat si kecil beranjak dewasa. Dokter spesialis anak endokrin FKUI, dr. Aman Bhakti Pulungan, SpA (K) mengatakan saat dikonsumsi, makanan dan minuman manis akan diserap dengan cepat ke dalam pembuluh darah, sehingga meningkatkan kadar hormon insulin.

Selanjutnya, hormon insulin ini akan bekerja menarik gula dan lemak dari darah untuk disimpan dalam jaringan sebagai persediaan di masa mendatang. Jika tidak seimbang, antara proses penyimpanan dengan pengeluaran energi akan menyebabkan kenaikan berat badan. Diabetes pun mengintai Yang lebih mengkhawatirkan, kelebihan asupan gula tambahan ini jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit diabetes. Tidak hanya orang dewasa saja yang terkena, saat ini penyakit diabetes mulai mengintai anak-anak.

Berdasarkan kasus yang terdata, sudah ada bayi (neonatal) yang menderita diabetes tipe 1, kemudian banyak anak-anak usia 8 tahun yang terdeteksi menderita diabetes tipe 2. Di antara mereka, ada yang termasuk tipe double diabet yaitu tipe 2 menjadi tipe 1 (Insulin resistance) atau tipe 1 menjadi tipe 2. Sebelum anak didiagnosis menderita diabetes, biasanya didahului dengan intoleransi glukosa. Dapat dilakukan intervensi pola hidup sehat jika memang diketahui anak tersebut mengidap intoleransi glukosa dimana metabolisme gula terganggu, sehingga masih ada kesempatan untuk mengobati dan mencegah terjadinya diabetes.

Segeralah konsultasikan ke dokter atau ahli gizi. Dokter akan mengatur pola makannya dalam waktu 20 bulan, termasuk jumlah asupan gula yang dikonsumsi. “Perlu diingat kebutuhan nutrisi si kecil harus disesuaikan dengan tumbuh kembang dan aktivitas anak tersebut,” tambah dr Rini. Anak-anak tidak dianjurkan diet, tapi kembali ke pola konsumsi normal. Cara ini dapat menghindari terjadinya diabetes sampai 45,5 – 50 persen. Dan selama tidak mengganggu konsentrasi, anak-anak tetap harus sarapan. Tapi jika si kecil sudah terlanjur menderita diabetes, maka tidak akan dapat diintervensi. Lakukan screening Agar mengetahui apakah si kecil menderita diabetes atau tidak, sebaiknya lakukanlah screening.

Screening atau cek diabetes pada anak-anak boleh dilakukan kapan saja. Tapi jika ada gejala atau risiko atau keturunan dari keluarga yang memiliki riwayat diabetes, harus secepatnya dilakukan screening/cek diabetes. Tanda-tanda yang sering dijumpai pada penderita insulin resistance adalah pada bagian leher/tengkuk, ketiak, perut, dan tangan tampak hitam-hitam. dr Rini berpendapat screening juga bisa dilakukan pada usia anak 10 tahun. Tapi jika ditemukan gejala diabetes seperti di atas, maka screening dapat dilakukan sebelum usia 10 tahun. Sebaiknya lakukan screening setiap tiga bulan sekali. Tak ada salahnya mendeteksi dini sebelum ancaman diabetes datang, bukan?

Sumber: Mom&Kiddie
   
Jumlah Posts : 90
Jumlah di-Like : belum ada like
wah..wah..wah...kebetulan anak aku berhenti asi dengan sendirinya loh...waktu usia 17 bulan..padahal seh aku memang niatnya mo sapih anak ku krn dah tumbuh gigi jd kl lg nyusu suka gigit n sakit bgt! waktu malam pas mo bobo sempat bilang "de..besok mama sapih kamu ya..jd dede mimi susu btl ajah lebh enak loh..." hihihi eh bener2 loh kejadian pas malam besoknya aku ksh asi dah ga mau malah buang muka hihihih dalam hati seh kebeneran bgt neh aku ga perlu repot2 cari cara untuk sapih anakku...mungkin dia ngerti kali yah asi mamahnya dah ga ada rasanya lg hihihihi
   
23-05-2017 09:39:15 konsultasi
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

mo tanya dong,,,,anak saya usia 14bulan sudah hampir seminggu ini diare,,sudah dibawa ke puskesmas dan dikasih anti biotik diare,alhamdullilah mulai surut diare nya,,yg ingin saya tanyakan apakah susu llm yg cocok untuk aanak usia 14 bulan tersebut?

   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
anak saya 17 bulan rencana mau saya sapih usia 2 tahunn tapi gimana ya cara nyapih biar anak gx demam.. skrng klo mau ngurangin Asi dia suka demam