SITE STATUS
Jumlah Member :
481.893 member
user online :
2840 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: apa penyebab anak cacat

New Topic :  
05-07-2015 11:16:18 Forum tanya dokter
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Mau tanya dokter? Apa obatnya bisul, anak saya sering sekali kena bisul udh hampir 3 atau 4 bulan kena bisul, skrg sembuh deminggu kemudian ada lagi bisulnya. Anak saya ga pernh makan telur. Apa penyebab anak saya sering sekali kena bisul? Tolong penjelasannya dok?!
   


21-08-2014 14:17:41 balita d bawah 1 tahun
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
apa penyebab anak susah makan?
   
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10
Sekedar berbagi info aja ya Bunda-bunda sekalian  

Penggunaan empeng pada bayi masih menjadi kontroversi. Kelompok yang kontra beranggapan, empeng bisa menyebabkan serangkaian dampak kesehatan. Tidak hanya gangguan gigi dan mulut, tapi juga diare. Tidak sedikit pula yang menuduh empeng sebagai penyebab anak sulit makan dan ketidakmandirian.

Terlepas dari semua itu, ada beberapa orangtua yang merasakan manfaat positif empeng. Salah satunya Lia, sebut saja begitu. Menurut ibu satu anak ini, empeng cukup membantu anaknya yang baru berusia 4 bulan untuk tenang. "Habis dia sering rewel. Segala cara sudah dicoba tapi tak berhasil. Saya jadi sulit menemukan waktu istirahat sehingga produksi ASI berkurang. Untunglah, setelah dikasih empeng tangisannya pun berhenti."

Ia juga mengatakan, kebiasaan mengisap jari berkurang sejak anaknya kenal empeng. Meski begitu, dia mengaku membatasi penggunaan empeng. "Sebelum tidur saya akan kasih empeng, tetapi sesudah dia pulas saya mencabutnya kembali."

RAMBU-RAMBU BIJAK

Sikap bijaksana memang diperlukan dalam hal penggunaan empeng, antara lain:

* Seperti dikemukakan Spesialis anak dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Dr. Najib Advani, Sp.A (K), MMed.Paed, "Gunakan empeng hanya jika ada indikasi." Misalnya, si kecil teramat rewel meski sudah dicoba diatasi dengan berbagai cara. Empeng bisa menjadi alternatif membuat anak tenang. Namun jangan biasakan memberikan empeng setiap kali anak rewel tanpa mau tahu apa penyebab kerewelan itu sendiri. Bukankah kerewelan seorang anak bisa disebabkan berbagai faktor. Bisa karena kesepian dan ingin diajak main, kepanasan, kedinginan, tidak nyaman karena popoknya basah, atau tidak merasa aman. Siapa tahu dengan mengatasi penyebabnya, anak bisa kembali tenang tanpa empeng. Pendapat senada disampaikan pula oleh psikolog perkembangan anak, Mayke S. Tedjasaputra, MSi., dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia "Meski empeng boleh dibilang sangat berjasa menenangkan anak untuk sementara waktu, tapi jangan sampai dijadikan sebagai alat utama untuk menenangkan anak. Orangtualah yang harus lebih dulu dapat membuat anak merasa aman dan nyaman. Tentu saja dengan lebih dulu mencari penyebab mengapa anak gelisah atau sering menangis kemudian segera mencoba menanggulanginya."

* Empeng bisa menjadi teman tidur bagi bayi yang luar biasa rewel. Umumnya anak seperti ini memerlukan kondisi tenang sebelum bisa tertidur. Empeng bisa menjadi alternatif jika cara-cara lain, seperti mendongeng, mengusap-usap bagian tubuh tertentu tidak bisa membuatnya tenang. Jadi, jangan gunakan empeng jika anak tidak memiliki gangguan sebelum tidur. Yang tak kalah penting, orangtua juga mesti cepat-cepat mencopot empeng jika anak terlihat sudah tertidur pulas. Dengan demikian, dampak negatif penggunaan empeng dalam jangka waktu lama bisa dihindarkan.

* Jangan sekali-kali menggunakan empeng untuk menunda makan atau menyusu. Orangtua sedari awal sudah bisa membedakan jenis tangisan anak, apakah si kecil menangis lantaran lapar, haus atau bukan. Selain bisa membedakan jenis tangisan buah hatinya, orangtua juga tahu ha-rus tahu jadwal dan frekuensi menyusui. Segera susui atau beri makan anak jika dia memin-tanya. Jangan pernah menundanya dengan memberi empeng hanya karena pertimbangan "praktis", semisal si ibu tak mau repot. Pembiasaan seperti ini akan membuat pertumbuhan anak terganggu karena kurangnya asupan nutrisi.

* Saat melakukan berbagai aktivitas dengan anak, usahakan empeng tidak menempel di mulutnya. Dengan begitu, penggunaan empeng tidak menghambat proses stimulasi. Bersama anak, buatlah jadwal aktivitas yang teratur. Misalnya kapan anak bermain, bereksplorasi dengan lingkungannya, termasuk aktivitas mengajak anak berkomunikasi.

* Hentikan penggunaan empeng secara bertahap di usia 7 bulan sampai 1 tahun. Soalnya, selepas usia setahun, anak tidak berada dalam fase oral lagi sehingga keinginannya untuk mengisap-isap atau menggigit-gigit benda tidak sekuat usia sebelumnya. Alihkan perhatian anak pada aktivitas lain yang menyenangkan sekaligus mampu mengasah keterampilannya.

Semestinya, di usia 2 tahun anak sudah dapat berhenti mengempeng. Ia sudah bersosialisasi dengan lingkungan luarnya. Pemakaian empeng terlalu lama tentu bisa berdampak psikologis pada anak. Anak umumnya menjadi bahan ledekan teman-temannya. Tentu perla- kuan semacam itu sangat potensial membuat anak jadi rendah diri.

* Hindari pemakaian berlebihan. Dalam kesempatan terpisah, Prof. Dr. Drg. Retno Hayati, Sp.KGA dari RS Pondok Indah, Jakarta, bahkan menegaskan tidak ada manfaat yang berarti dari empeng. Ini berbeda dari botol susu yang berjasa menyuplai asupan nutrisi. Meskipun tidak sekeras jari, empeng juga bisa menyebabkan gigi tonggos jika durasi dan frekuensi penggunaannya sudah berlebihan. Artinya, semakin sering empeng digunakan, maka kemungkinan mengalami gigi tonggos akan semakin besar. Cara penggunaannya juga turut berpengaruh. Soalnya tidak sedikit bayi yang hobi menarik-narik empengnya ke atas. Cara ini dapat berpengaruh pada pertumbunan rahang, gigi, dan mulut si kecil. Penggunaan empeng hingga lebih dari usia 2 tahun juga bisa memperparah kondisi tersebut.

Oleh karenanya, hentikan secara bertahap penggunaan empeng ketika usia anak masih di bawah 2 tahun. Alasannya, rahang masih bisa melakukan koreksi dengan sendirinya sesuai dengan bentuk rahang dan posisi gigi. Namun selewat itu, kelainan bentuk rahang dan gigi sulit dikoreksi.

Mengapa? Karena saat mengi-sap empeng, rahang atas secara refleks akan maju ke depan. Sementara rahang bawah ber-gerak ke arah sebaliknya atau terdorong masuk ke mulut. Perubahan posisi gigi juga besar kemungkinannya terjadi jika anak mengempeng. Akan tetapi anggapan ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut lewat penelitian. Soalnya, banyak juga anak yang tidak mengalami dampak apa-apa meskipun menggunakan empeng.

Penelitian yang ada saat ini baru menyebutkan, kebiasaan mengisap jari yang berlebihan bisa mengganggu pertumbuhan rahang dan gusi. Selain itu, bentuk bibir juga berkemung-kinan mengalami perubahan karena mengikuti rahang. Bibir jadi sedikit maju ke depan. Tentu saja kondisi ini akan semakin parah bila anak memiliki "berbakat" memiliki gigi maju. Jadi, hentikan penggunaan empeng jauh-jauh hari sebelum anak merasa terganggu dengan penampilannya kelak.

TIP MEMILIH EMPENG

* Meski dapat dibeli tanpa resep dokter, konsultasikan dulu pada dokter mengenai pilihan empeng yang tepat bagi bayi Anda. Ini meliputi ukuran besar-kecilnya empeng, maupun bahan yang digunakan untuk empeng tersebut.

* Jangan pilih empeng yang terlalu kecil dan terpisah karena mudah lepas dan selanjutnya bisa tertelan bayi.

* Pilihlah empeng yang lembut dan orthodontic sehingga aman diisap bayi.

* Bersihkan secara teratur. Untuk bayi di bawah 6 bulan hendaknya sebelum dipakai empeng disterilkan terlebih dulu. Sedangkan untuk bayi di atas 6 bulan cukup disiram air panas kemudian diseka hingga bersih. Ingat, empeng yang kotor dapat menjadi tempat perkembangbiakan bibit penyakit penyebab diare.

DIBUAT UNTUK MEMUASKAN BAYI

Awalnya, empeng dibuat untuk memuaskan kebutuhan bayi (pacifier). Ini karena berdasarkan tahapan perkembangan menurut teori Sigmund Freud, di usia 0-12 bulan bayi berada dalam fase oral. Dalam fase ini bayi mencari kepuasan dengan cara mengisap-isap benda yang ada di dekatnya. Tak heran jika bayi sering terlihat asyik mengisap jari, ujung bantal, selimut, kertas, mainan dan benda apa pun yang berada dalam jangkauannya.

Kalaupun kebiasaan mengisap jari menjadi pilihan favorit, tak lain karena jari merupakan bagian tubuh yang paling dekat sekaligus mungil ukurannya sehingga amat mudah dimasukkan ke dalam mulut. Kebiasaan ini cukup merisaukan orangtua karena banyak penelitian yang mengungkapkan dampak buruk kebiasaan mengisap jari. Salah satunya adalah gangguan pembentukan gigi dan rahang. Kuatnya isapan jari membuat gigi anak terancam tonggos. Selain itu, keberadaan jari yang bisa dimasukkan ke mulut kapan dan di mana saja, membuat bayi sulit menghentikan kebiasaan ini, sehingga akhirnya sangat mungkin terbawa sampai anak memasuki usia sekolah.

Selain itu, tidak sedikit anak yang mencoba menenangkan diri dari kegelisahannya lewat mengisap jarinya. Tidak cuma itu. Di masa eksplorasi, tangan dan jari-jemarinya kerap digunakan anak untuk memegang dan meraih benda-benda di dekatnya, termasuk benda-benda yang kotor dan tidak higienis. Akibatnya, tangan si kecil potensial menjadi sumber penularan penyakit seperti diare. Jarinya pun bisa mengalami penebalan yang kerap diistilahkan kapalan gara-gara sering diisap.

Itulah sebabnya, para pakar kemudian mencoba mencarikan solusi. Salah satunya dengan membuat empeng guna memenuhi kebutuhan mengisap-isap pada bayi. Model dan bentuk empeng pun dibuat sedemikian rupa sehingga dampaknya tidak seburuk mengisap jari. Tak heran kalau empeng kemudian menjadi alat ampuh untuk menenangkan kerewelan bayi.

KIAT MELEPAS EMPENG

Menghentikan kebiasaan mengempeng seharusnya jauh lebih mudah dibandingkan menghentikan kebiasaan mengisap jari. Toh, empeng bukan bagian dari tubuh bayi. Namun, sulit atau tidaknya sangat ditentukan seberapa jauh bayi Anda memiliki ketergantungan pada empeng.

Usaha orangtua dalam mengupayakan ketekunan, kesabaran, ketegaran dan kreativitas mencari cara ternyata cukup berpengaruh. Selain itu, kedekatan hubungan orangtua­anak juga ikut menentukan keberhasilan. Anak umumnya akan lebih kooperatif dengan merespons ajakan orangtua apabila ia merasa dipenuhi kebutuhannya untuk dicintai (dikasihi) dan diperhatikan.

Tentu saja dalam hal ini karakter anak ikut bicara. Si kecil yang bertemperamen "keras kepala", tentu membutuhkan usaha ekstra dari orangtuanya. Tidak mudah memang karena orangtua harus membentuk kebiasaan baru pada anak untuk tidak menggunakan empeng.

Ada beberapa cara yang bisa dicoba, di antaranya:

* Tidak membeli empeng baru jika yang lama telah rusak.

* Aturlah penggunaan empeng menjadi semakin lama semakin jarang. Misalnya, hanya dipakai menjelang tidur dan tidak diberikan selama anak berada dalam keadaan "terjaga".

* Jika anak rewel, bujuklah dan ajaklah ia bermain atau melakukan aktivitas lain yang menyenangkan agar perhatiannya teralih dari empeng. Dengan demikian, anak mendapatkan aktivitas pengganti yang lebih mengasyikkan ketimbang mengempeng.

* Gantilah empeng dengan mainan gigitan/teether. Selain fungsinya hampir mirip dengan empeng, penggunaan mainan gigitan juga dianggap bermanfaat untuk mempercepat erupsi gigi susu.

EMPENG UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Sebagian kecil penyandang kebutuhan khusus ada yang dianjurkan menggunakan empeng. "Empeng membantu kemampuan mengisap pada bayi dan anak berkebutuhan khusus," aku Jeri Novaro Sumual, terapis dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta. Tentu saja dengan pemilihan empeng yang tepat dan frekuensi serta durasi penggunaan yang pas.

Namun, tidak semua pasien yang mengalami gangguan pengisapan bisa diatasi dengan pemberian empeng. Tergantung penyebab dan berat ringannya kasus. Bila gangguan pengisapan muncul akibat terganggunya pusat saraf, tentu saja penggunaan empeng nyaris tidak memberikan manfaat apa pun alias sia-sia. Yang pasti, penggunaan empeng untuk terapi harus dikonsultasikan dengan terapis.
   


Jumlah Posts : 27
Jumlah di-Like : belum ada like
coba bawa ke dokter spesialis anak dulu bunda , biar cepat cepat ketahuan apa penyebab nya semoga anak nya sehat selalu ya
   
18-04-2016 17:52:30 biar anak napsu makan
Jumlah Posts : 76
Jumlah di-Like : belum ada like

anak susah makan hal wajar bun, soalnya anak2 msh proses belajar makan, baiknya sih kita sbgai ortu harus tau dulu apa sih penyebab anak kita susah makan?klo emg si anak tipe pilih2 makanan baiknya ksh makanan kesukaannya, trs jgn lupa tuh bun variasi menu makannya biar si anak gak bosen dgn mknan itu2 ajahh...
ksh makanannya jg hrus porsi kecil dulu n yg paling penting jgn dipaksain soalnya anak2 bisa trauma..
dulu si kk juga susah makan pas umur 1,5thn, tapi aku slalu ksh makanan favoritnya,aku juga suka buatin snack sehat kyk kroket kentang sayuran, nugget sayuran, puding buah/susu,  skrg si kaka udah umur thn n si adek 14M,  si kk n si ade jg suka bgt sm produk milna toddler puding 1+ rasa stroberi n coklat ku buatin sbg snack sehat nya.. thanks bun...
 

   


Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Selama masa kehamilan, Bunda harus senantiasa menjaga kondisi kesehatan Bunda dan janin yang Bunda kandung. Hal ini untuk menghindari kelainan atau komplikasi yang dapat mempengaruhi kehamilan Bunda. Salah satu yang juga harus Bunda perhatikan adalah jumlah cairan ketuban.

Cairan ketuban atau amnion adalah cairan yang memenuhi rahim.  Cairan ini diproduksi oleh buah kehamilan, yakni sel-sel trofoblas. Sejak usia kehamilan 12 minggu, janin akan mulai meminum air ketuban dan mengeluarkannya kembali dalam bentuk air seni. Jadi seperti siklus yang berulang-ulang.

Penting bagi Bunda yang tengah hamil untuk memeriksakan jumlah cairan ketuban untuk mengetahui apakah jumlahnya cukup atau kurang.  Cairan ketuban yang sedikit  atau istilah medisnyaOligohidramion dapat mengganggu kehidupan janin, hingga dapat mengakibatkan kondisi gawat janin. Sekitar  4-8 % wanita hamil di Indonesia mengalami Oligohidramion.

Bagaimana pemeriksaannya?

Dengan melakukan USG, tepatnya dengan menggunakan parameter AFI ( Amniotic Fluid Index). Pada kehamilan normal, saat cukup bulan, jumlai cairan ketuban sekitar 1000 cc atau sekitar 10 – 20 cm. Cairan ketuban dikatakan berkurang jika jumlahnya kurang dari 500 cc atau 5 cm.

Apa penyebab cairan ketuban kurang?

 Berikut beberapa diantaranya:

-          Masalah pada plasenta hingga menyebabkan  nutrisi tidak mengalir untuk janin, biasanya terjadi pada kehamilan lewat bulan.

-          Membran cairan ketuban pecah atau bocor, hingga menyebabkan cairan ketuban dalam rahim berkurang.

-          Janin tidak berkembang dengan baik.

-          Komplikasi pada Bunda hamil, seperti diabetes, preeklamsia, hipertensi yang berpengaruh pada jumlah cairan ketubannya.

Apa risiko cairan ketuban kurang?

-          Janin dapat mengalami cacat bawaan pada saluran kemih, pertumbuhannya terhambat , bahkan meninggal sebelum dilahirkan.

-          Kondisi cairan ketuban yang sedikit membuat janin seolah berada dalam ruangan sempit, yang membuatnya tidak bebas bergerak. Pada kasus yang ekstrem , sudah terbentuk amniotic band (serat amnion) yang berisiko fatal dapat memotong atau menjepit anggota tubuh janin.

-          Bila cairan merembes atau robek sebelum waktu lahir dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada janin yang berasal dari kuman di bawah.

Bagaimana bila cairan ketuban diketahui sedikit?

-          Jalani pola hidups sehat, terutama mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang.

-          Perbanyak istirahat.

   
Jumlah Posts : 296
Jumlah di-Like : belum ada like
dok mau nanya apa penyebab janin lum msuk panggul uk ku skrg 38w anak pertma, apakah ada kemungkinan janin msuk panggul ga dok...
   
17-02-2015 11:38:17 Kaki anak O
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like

 saya hanya sharing info aja ya Bunda mengenai" bentuk kaki anak" yang saya kuti dari Tanya Dokter :) ...
( http://www.infobunda.com/dokter/2649-Bentuk-kaki-anak.html )

 " Oleh juli4martin
dear dokter Tanti yang baik, anak perempuan saya usia 1,5 tahun bentuk kakinya tidak lurus (terkesan mengangkang dan biasa disebut O)saya sudah konsultasi ke dokter anak dan spesialis tulang tapi hanya diberi solusi jemur setiap pagi dan minum minyak ikan.saya masih cemas dok dan juga kurang puas. apa penyebab kaki "o" ini dok? bisakah disembuhkan?selain itu krena riwayat penyakit saya, saya jug takut jangan2 anak saya kerdil.bisakah kerdil di deteksi dini dok?mohon solusinya.terim kasih sebelumnya 

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda, Apabila Anda melihat kejanggalan pada bentuk kaki anak Anda, sudah tepat bila Anda memeriksakan anak Anda sedini mungkin. Namun perlu Anda ketahui bahwa bentuk kaki pada bayi dan anak terutama usia o-2 tahun memang tidak seperti bentuk kaki orang dewasa. Bentuk kaki anak seperti huruf O namun akan berangsur lebih tegak sejalan dengan berjalannya umur. Bentuk O ini dikarenakan posisi janin ketika berada dalam rahim berusaha memposisikan diri sehingga ia nyaman di dalam rahim yang terbatas ruang geraknya. Apabila dokter anda telah memeriksa keadaan anak anda dan ternyata tidak ada yang perlu dikhawatirkan, maka Anda tidak perlu risau dan tetap memperhatikan keadaan kaki anak Anda seiring berjalannya waktu. Perhatikan apakah ada kesulitan dalam berjalan atau posisi aneh dari ibu jari dan telapak kaki juga tungkai kaki anak Anda. Apabila Anda rasa perlu untuk di konsultasikan kembali maka sebaiknya anda mengunjungi dokter yang terdahulu memeriksa anak Anda tersebut. Apabila ditemui kelainan dalam bentuk kaki anak Anda, maka berbagai macam terapi yaitu operasional atau non-operasi seperti penggunaan cast (gips) atau brace dalam waktu tertentu sampai di dapat bentuk kaki yang baik. "

   
04-06-2014 16:14:51 Forum tanya dokter
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
dok sya mw tanya,sya sudah 2thun 7 blan menikah n blum memiliki anak,sy sdah melakukan tes transvaginal,tes virus torch smwny bgus...tetapi pda saat tes hsg ternya ditemukan infeksi di rahim n hmpir setiap bulan keputihan yg sdah g' normal,gatal n seperti putih sagu...yang mw saya tanyakan apa penyebab infeksi n bagaimana penyembuhannya?
   
13-12-2013 23:31:28 hisprung
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
apa penyebab hisprung,gejala serta bagaimana menangani anak yg terkena hisprung? apakah ada alternatif pengobatan disamping hrs menjalani pembedahan.
   
20-09-2013 14:58:36 kesehatan vagina
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
DOK SY MAU TANYA, INI SEJAK HAMIL ANAK KEDUA SY PUNYA KELUHAN DI DAERAH VAGINA SAYA SEPERTI ADA JERAWAT BATU BIASANYA HILANG SENDIRI DAN TUMBUH SENDIRI LAGI, TP KALI INI TUMBUH 4 MIRIP JERAWAT BATU GITU SY PERIKSA KE BIDAN. BIDAN BILANG TIDAK APA2 DAN TIDAK BAHAYA KARENA SY TDK DI SERTAI KEPUTIHAN, TP SY KUATIR SAJA DOK APA INI BAHAYA BUAT VAGINA SAYA? DAN APA PENYEBAB NYA TIMBL JERAWAT DI VAGINA? MHN PENJELASANNYA DOK TRIMAKSIH

Dari : LISQI SOFYAN

Jawaban:

Dear Bunda,

Saya tidak mengetahui dengan pasti mengenai keadaan Bunda karena kasus semacam ini memerlukan pemeriksaan fisik secara langsung. Adanya benjolan pada daerah vagina yang umum terjadi adalah adanya radang pada kelenjar Bartholini, dan umumnya disertai rasa nyeri. Alangkah baiknya bila Bunda memeriksakan diri pada dokter kandungan Bunda. Hindari mencukur rambut kemaluan atau menggaruk kulit daerah vagina agar tidak timbul infeksi pada daerah tersebut, gunakan pakaian dalam yang lembut dan menyerap keringat, hindari memakai pakaian yang terlalu ketat. Perhatikan apakah ada zat atau bahan yang dapat menyebabkan alergi pada kulit Bunda di daerah tersebut, hindari pemakaian bahan-bahan tersebut. Demikian jawaban saya, semoga dap membantu Anda.
   
17-07-2013 11:57:00 flek pd masa subur
Jumlah Posts : 44
Jumlah di-Like : belum ada like
siang dok, sy mau tanya.
saya wanita 28thn, sudah menikah 2.5thn tapi belum dikaruniai anak.
HPHT : 27 juli 2013 (tdk ad rasa nyeri perut)
hidrotubasi : 4 juli 2013 (ke-2)
hidrotubasi pertama lebih sakit dibandingkan hidrotubasi kedua, dan hidrotubasi pertama ad pendarahan sedikit(sy minum obat penghentian pendarahan dari dokter) sdngkan hidrotubasi ke-2 tdk ad (obat tdk saya minum)
flek selama 2 hr di hari ke - 16 (12 juli 2013).
yg sy ingin tanyakan dok,
- apa penyebab flek tsb..?
- flek itu termasuk haid atau bukan..?
terimakasih
   
24-06-2013 21:17:24 lecet disekitar pantat bayi
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda,anak sy jenis kelamin laki" umurnya br ada 17 hr dan berat badannya cm 2,5kg padahal wkt lahir berat badannya 2,8 kg dan sy memberikan ASI,apa penyebab berat badan anak sy bunda sampai turun 3kg mohon penjelasannya,terima kasih
   
14-05-2013 15:21:35 Keracunan kehamilan
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Dokter saya mau tanya. Wkt saya hamil anak pertama, saya kena keracunan kehamilan pd wkt ud msk RS, sebelumnya setiap saya kontrol tensi saya normal. Yg saya tanyakan apa penyebab dari keracunan kehamilan? apa ada pantangan makanan buat saya? Trs ada kemungkinan gak kehamilan saya yg ke 2 ini terkena keracunan lagi?
terima kasih
   
09-04-2013 14:09:59 Keputihan setelah melahirkan
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Dok, saya baru melahirkan melalui operasi cesar 2 bulan yang lalu. Saya tidak menyusui secara eksklusif, karena asi saya sedikit, dan saya jg sdh mulai bekerja sejak 2 minggu terakhir. Yang ingin saya ingin tanyakan, sejak melahirkan saya belum mengalami haid lagi, apakah ini normal, mengingat saya tidak menyusui secara eksklusif, dan anak saya lebih banyak meminum susu formula. Saya jg ingin bertanya, setelah melahirkan muncul dua benjolan kecil di pangkal paha sebelah kanan, lebih kecil dari biji kacang. Selain itu, kadang2 saya merasa nyeri di tulang selangkangan sebelah kanan ketika bangun dari tempat tidur dan jika terlalu lama duduk. Saya juga mengalami keputihan, memang saya sdh sering keputihan sejak sebelum menikah. Setelah melahirkan, saya melakukan pemeriksaan pap smear untuk memastikan penyebab keputihan. Ternyata kata dokter yg kandungan yg saya datangi, itu karena cercivitis non spesifik post partum, saya dikasih obat minum dan cairan pembersih kewanitaan. Memang pada saat saya meminum obat tsb, keputihan saya hilang. Tapi, sekarang kadang2 muncul lagi keputihannya. Apakah hal tsb normal dok, dan kira2 apa penyebab nyeri di tulang selangkangan dan benjolan di getah bening pangkal paha saya ini? Terimakasih.