SITE STATUS
Jumlah Member :
492.618 member
user online :
1569 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: anak di bawah umur

New Topic :  
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo kata dokter y mirza anak di bawah umur 1th belum boleh pk soya bun?maka y mirza msh pk susu biasa tapi alergi y diobati
   


Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
halo bunda devita. yg aq tau sih anak umur 6bulan uda boleh mandi air biasa. klo anak di bawah 6bulan anak bisa kaget dan lupa cara bernafas alias tdk bernyawa lg. tp pengalaman aq, anak setaun uda boleh bljr mandi air biasa. biar gk repot klo pas diajak liburan bun
   
22-02-2013 11:55:06 imunisasi hib
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7
 Dear Bunda,
Ada bebrapa jenis vaksin yang cukup diberikan hanya sekali, dan ada juga yang harus di berikan bertahap lebih dari 1x secara berkala, hal ini bertujuan untuk memberi booster dan menyempurnakan kekebalan dari vaksin sebelumnya.
Vaksin yang di anjurkan terutama bagi anak di bawah 2 tahun, itu dengan maksud, pada umur-umur tersebut sangat rentan bila terinfeksi penyakit tersebut. Namun bukan berarti tidak dapat diberikan setelah umur itu.
   


Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Anak saya umur 3,5 bulan di bibirnya muncul putih-putih seperti kulit yg trlalu lama kena air. Yg ingin saya tanyakan apakah itu Sariawan ? Benarkah dia terserang panas dalam? Dan apa obatnya untuk penyakit tersebut? Banyak yang bilang dikasih madu tapi saya baca di internet klo untuk anak di bawah 1 tahun blm boleh di beri madu, apakah itu benar? Itu saja pertanyaan dari saya. Terimakasih.


Dari : Silvia Catarina

Jawaban:

Dear Bunda,

Pada mulut bayi kerap terdapat bercak putih pada permukaan lidah ataupun dinding pipi sebelah dalam. Hal ini kerap di sebabkan oleh jamur Candinda. Bunda dapat mencoba membersihkan bercak putih tersebut dengan menggunakan kain kassa yang di basahi air hangat. Apabila bercak tersebut masih membandel, sebaiknya memeriksakan bayi anda pada dokter untuk di periksa dan di berikan pengobatan yang tepat. Demikian jawaban saya.
   
Jumlah Posts : 516
Jumlah di-Like : 7
Dear bunda...
baby ku usianya baru 2 minggu....tapi lidahnya udah putih2...itu disebabkan krn apa ya bun?? krn ASI ato krn sufor? (krn sejak dia lahir di RS sudah diberi sufor).
Ada artikel yg sy baca..klo bayi di bawah umur itu gak baik diminumin air putih...nah bun...klo air putih hangat untuk mengobati putih2 di lidah bayi yg msh 2 minggu usianya....aman kah?? klo dibersihkan dgn sikat lidah bayi..juga katanya gak boleh krn msh dibawah umur..
sy pikir putih2 di lidah itu wajar pd bayi...ternyata justru berbahaya ya bun??
mohon bantuannya ya bun....maklum anak pertama...sy bingung bgt niee....Thanx 
   


19-11-2010 13:23:16 muka & leher beruntusan
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
@ xavier's mom : makasiy buat sarannya ya Mom....
waktu ke dokter mang di kasi puyer... trus puyernya abis, bruntusannya timbul lagi deh... jd ksian kalo minum obat mulu, secara umurnya baru umur 1 bln... trus aq tadinya mo kasi caladine, cman ternyata di botol caladine ada tulisan tidak untuk anak di bawah 3 th, jadi takut ngasi nya..

@ nabil mom : haaii...nama anak qta sama niy... baby aq nama depannya Nabil tapi panggilannya Abel... hehehe... lactacyd baby mang blum dicoba siy..nanti aq cobain.. karena dy skr pake sabun sebamed yg buat baby, tapi ternyata ga ilang juga..

@ bu ayok : bukan kena ASI siy, karena bruntusannya rata, mulai dari leher, telinga, muka, kepala... trus tebel banget, sampe kasian aq liat baby nya...

@ melitha & zach's mom : makasiy buat masukannya yaa...
   
21-05-2009 15:27:45 makanan bayi usia 6 bln
Jumlah Posts : 26
Jumlah di-Like : belum ada like
untuk 6 bulan sih masih tepung beras + susu (ASI), bisa tepung beras putih n tepung beras merah, tepung kacang ijo, kl gak pk tepung gasol itu kan banyak rasanya. Jangan dikasi bubur beras ya mo ocki kasian pencernaan bayinya nanti kaget coz msh nglatih perpindahan dari susu ke makanan padat khawatirnya tar malah sembelit. Bikin tepung berasnya jg awal2 encer sekali seperti asi gt nanti kekentalannya ditingkatkan. Setiap rasa dikenalkan selama 3 hari berturut2 untuk mengetahui reaksi bayi dan apakah ada alergi. Kl bayam dan wortel sebaiknya dikenalkan ke bayi setelah bayi berusia 8 bulan karena mengandung kadar nitrat yang tinggi.

Makanan yang Dihindari Hingga Usia 8 Bulan
Makanan dengan kandungan nitrat yang tinggi
Makanan seperti ini dapat menyebabkan sindrom bayi biru*, sehingga AAP menganjurkan untuk berhati-hati dan menunggu hingga usia 8 bulan atau lebih sebelum Anda memasak sayuran yang memiliki kandungan nitrat yang tinggi. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah sayuran berdaun hijau dan sayuran berumbi. Kandungan nitrat pada sayuran berdaun hijau lebih tinggi dibandingkan sayuran berumbi. Contoh sayuran berdaun hijau adalah bayam, selada, brokoli, kale, kubis, dan sayuran hijau lainnya. Sedangkan sayuran berumbi contohnya adalah bit, wortel, dan buncis; serta daging-dagingan seperti hotdog, ham, bacon, bologna, dan salami.
 
* Wortel diperkenalkan setelah anak umur 8 bulan, kandungan nitrate yang tinggi tidak baik untuk anak di bawah 8 bulan. Jangan gunakan air bekas merebus/mengukus wortel dan sayuran lain yang kandungan nitratnya tinggi (bayam, brokoli, bit, dll) (diambil dr artikel www.sehatgroup. or.id)
   
07-08-2008 07:30:41 Naik pesawat
Jumlah Posts : 89
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda Amichan... GIA mmg sangat bertanggung jawab dengan konsumennya makanya mereka penuh dengan tata cara yang ketat. Tapi kalo misal nya Bunda Amichan memang bener pingin melahirkan di Bali harus seijin dengan dokter kandungan sekarang kalo memang aman dan tidak ada masalah kenapa enggak... Toh nanti tanggung jawab sepenuh nya ada di Bunda Amichan. Kalo perlu pake surat dokter (jaga2 saja kalo dr Pihak GIA minta), soal nya anak yang di bawah umur 5 bulan saja sering di tanyakan AKTA nya dan surat kelahiran yang menerangkan bahwa ini anak sendiri. Jadi saran saya gitu aja bunda Amichan, semoga saja bisa terwujud nya melahirkan d Bali dan tanpa gangguan apapun, sekali lagi Selamat ya... Salam Manis, dd
   
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Hai Semua,



Betul kata Bunda Andra, bikin home made adalah yang paling aman. jadi gak usah takut sama bakteri. Awalnya dikenalin dulu sama satu rasa, setelah 2 minggu baru dikombinasi sm beberapa rasa..



Ada beberapa resep puree dan MP-ASI lain yang mudah-mudahan bisa dicontek yah..



BAHAN: SAYUR-MAYUR



PUREE MENTIMUN

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Bahan:

1 buah mentimun kecil, kupas, buang bijinya, lalu potong-potong

Cara Membuat:

1. Haluskan dengan garpu atau food processor.



PUREE TERONG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Potasium

Bahan:

1 buah terong ungu ukuran sedang, kupas kulitnya

Cara Membuat:

1. Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.

2. Rebus terong sampai lunak

3. Tiriskan lalu haluskan.

Cara Lain:

1. Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.

2. Panggang terong daalm oven sampai lunak.

3. Haluskan.



PUREE SELEDRI

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Potasium

Bahan:

3 batang seledri

Cara Membuat:

1. Cuci bersih dan cincang halus.

2. Tuang ke dalam cangkir tahan panas. Kukus selama 5-10 menit. Angkat.

3. Haluskan dengan blender/saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula.



PUREE UBI JALAR

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Beta-karotin & Potasium

Bahan:

1 buah ubi jalar, sikat kulitnya sampai bersih

ASI/Susu Formula

Cara Membuat:

1. Panaskan oven dengan suhu 180C.

2. Letakkan ubi pada wadah yang sudah dialasi aluminium foil.

3. Panggang sampai matang (kira-kira 1 jam)

4. Kupas kulitnya, potong-potong dagingya lalu haluskan.

5. Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan.

* selain dipanggang, ubi jalar juga bisa dikukus hingga lunak.



PUREE BUNCIS

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Potasium

Bahan:

1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong

ASI/Susu Formula

Cara Membuat:

1. Kukus buncis sampai matang.

2. Haluskan dengan blender, agar tekstur lebih halus, saring dengan saringan kawat. Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan.



PUREE BROKOLI

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Potasium, Beta-karotin & Vitamin C

Bahan:

3 kuntum brokoli

Cara Membuat:

1. Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit).

2. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.

3. Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.



PUREE WORTEL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Beta-karotin

Bahan:

2 bh wortel

Air matang/ASI/susu formula

Cara Membuat:

1. Wortel dikupas, cuci bersih, iris tipis-tipis.

2. Kukus selama 10 menit atau sampai empuk. Angkat dan tiriskan.

3. Haluskan dengan garpu atau blender.

4. Tambahkan air/ASI/susu formula atau kaldu untuk mengencerkan.

* Wortel diperkenalkan setelah anak umur 8 bulan, kandungan nitrate yang tinggi tidak baik untuk anak di bawah 8 bulan. Jangan gunakan air bekas merebus/mengukus wortel dan sayuran lain yang kandungan nitratnya tinggi (bayam, brokoli, bit, dll)



PUREE KEMBANG KOL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Potasium

Bahan:

1 buah kembang kol

Cara Membuat:

1. Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan.

2. Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat.

3. Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan.



PUREE KACANG POLONG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Potasium & Niacin (a B Vitamin)

Bahan:

4 sdm kacang polong segar atau beku/frozen

Cara Membuat:

1. Cuci kacang polong kalau pilih yang segar.

2. Kukus hingga lunak. Angkat dan tiriskan.

3. Haluskan lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan)

4. Tambahkan air/ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.



PUREE KENTANG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Potasium & Niacin (a B Vitamin)

Bahan:

3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong

ASI/Susu Formula

Cara Membuat:

1. Kukus kentang sampai lunak

2. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.

3. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.



PUREE KENTANG + KACANG POLONG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin C & Potasium

Bahan:

1 genggam kacang polong

2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong

Cara Membuat:

1. Kukus kentang dan kacang polong hingga lunak. Angkat dan tiriskan.

2. Campurkan kedua bahan lalu haluskan.

3. Tambahkan air/ASI/susu formula/kaldu sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.



PUREE KENTANG + ZUCCHINI

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin C & Potasium

Bahan:

2 buah zucchini ukuran sedang, kupas, buang bijinya lalu potong-potong

2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong

ASI/Susu Formula

Cara Membuat:

1. Kukus zucchini dan kentang masing-masing sampai lunak.

2. Haluskan kedua bahan, tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan



BUBUR BERAS MERAH + KACANG POLONG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin C & Carbohydrates

Bahan:

4 sdm kacang polong

1/4 cangkir nasi beras merah yang sudah matang

Cara Membuat:

1. Kacang polong dicuci bersih lalu dikukus selama 10 menit. Angkat dan dinginkan.

2. Campur kacang polong dan nasi, haluskan.

3. Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.



UBI KUNING/JEPANG + APEL PANGGANG

Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+

Nutrisi Utama: Beta-karotin, Vitamin C & Serat

Bahan:

2 buah apel merah, cuci bersih, buang bagian tengahnya lalu potong-potong

1 buah ubi , kupas, potong-potong

Mentega Tanpa Garam (Unsalted Butter) secukupnya

60 ml ASI/Susu Formula atau air

Cara Membuat:

1. Panaskan oven dengan suhu 180C.

2. Letakkan apel dan ubi jalar pada pinggan tahan panas yang sudah dioles unsalted butter.

3. Panggang selama 30 menit atau sampai lunak.

4. Haluskan. Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.



PUREE KENTANG + SAYUR

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta-karotin & Potasium

Bahan:

1 genggam batang buncis, cuci, buang ujungnya, potong-potong

1 genggam wortel mini (baby carrots), kupas lalu potong dadu

2 buah kentang ukuran sedang, kupas lalu potong-potong

Cara Membuat:

1. Kukus wortel, buncis dan kentang bersamaan dengan wadah terpisah sampai lunak

2. Haluskan semua bahan dalam food processor.



SAUS WORTEL DAN APEL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium & Vitamin C

Bahan:

2 buah wortel

2 buah apel merah/fuji

Cara Membuat:

1. Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Kukus sampai empuk, tiriskan.

2. Apel dikupas, potong sedang, kukus sampai empuk. Tiriskan.

3. Campurkan wortel dan apel, haluskan dengan blender.

4. Tambahkan air/ASI/susu formula untuk mengencerkan.

Alternatif penyajian: puree wortel dan puree apel disajikan secara terpisah.



NASI TIM WORTEL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A, Potassium

Bahan:

5 sm beras merah/putih

6 bh wortel

3 cangkir air

Cara Membuat:

1. Wortel dikupas dan dibersihkan. Cincang halus.

2. Beras dicuci.

3. Masukkan beras dalam air mendidih, masak hingga 20 menit sambil terus diaduk.

4. Tambahkan wortel.

5. Masak lagi selama 10-20 menit. Angkat.

6. Jika kurang encer, tambahkan air/susu formula/ASI.

7. Dapat disajikan langsung atau dihaluskan terlebih dahulu dengan saringan kawat untuk anak 8 bulan.



BUBUR NASI WORTEL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Beta-karotin, B-Vitamins & Serat

Bahan:

2 sdm beras coklat

6 batang wortel ukuran sedang, kupas, potong-potong

350 ml air

Cara Membuat:

1. Rebus beras dan wortel dalam air sampai matang (kira-kira 30 menit).

2. Haluskan.



PUREE KENTANG + WORTEL

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A & Potasium

Bahan:

1 batang wortel, potong ujungnya, cuci bersih kulitnya

1 buah kentang, cuci bersih kulitnya

Optional:

ASI/Susu Formula

Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)

Cara Membuat:

1. Potong-potong wortel dan kentang sebesar dadu.

2. Kukus kentang dan wortel masing-masing sampai lunak.

3. Haluskan kedua bahan. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalann yang diinginkan.

*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus.





SUP WORTEL KACANG POLONG

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Beta karotin dan Protein

Bahan:

1 bh wortel

cangkir kacang polong

1 cangkir air matang

ASI/Susu Formula

Cara Membuat:

1. Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil.

2. Kacang polong dicuci bersih.

3. Kukus sayuran sampai empuk.

4. Angkat dan haluskan dengan blender.

5. Tambahkan air matang/ASI/susu formula untuk mengencerkan.

6. Sajikan selagi hangat.



SUP KRIM SAYUR

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Kalsium, Potasium & Beta-karotin

Bahan:

1 batang wortel, kupas, potong-potong

1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong

2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong

350 ml kaldu ayam

200 ml ASI/SUSU Formula

Cara Membuat:

1. Kukus wortel, buncis dan kentang masing-masing sampai matang.

2. Campur sayuran lalu haluskan.

3. Tambahkan kaldu ayam dan ASI/Susu Formula.



MAKARONI/MI + SAYUR

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin A & C, Karbohidrat

Bahan:

1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong

cangkir wortel mini yang sudah dikupas

cangkir kacang polong

1 buah zucchini ukuran sedang, buang bijinya lalu potong-potong

1 cangkir macaroni/mi

Cara Membuat:

1. Kukus buncis dan wortel selama 5 menit.

2. Tambahkan kacang polong dan zucchini.

3. Kukus sampai semua bahan lunak.

4. Rebus macaroni/mi sampai lunak.

5. Haluskan/cincang semua bahan, tambahkan air sisa mengukus untuk mengencerkan.



SUP SAYUR + MINT

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Vitamin A & C

Bahan:

2/3 cangkir kacang polong

genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong

2 helai daun mint, cuci bersih

Cara Membuat:

1. Kukus kacang polong dan buncis sampai lunak.

2. Tambahan daun mint, kukus lagi 3 menit.

3. Haluskan bahan, tambahkan air sisa mengukus jika kurang encer.



PUREE SAYUR CAMPUR

Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+

Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A & Potasium

Bahan:

1 batang wortel, kupas, potong-potong

1 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong

1 batang seledri, potong-potong

1/2 cangkir kacang polong

Optional:

ASI/Susu Formula

Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)

Cara Membuat:

1. Kukus sayur-sayuran dan kentang sampai lunak.

2. Haluskan semua bahan.

3. Tambahkan ASI/Susu Formula dan Baby cereal jika suka.

*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus.



KENTANG KEJU PANGGANG

Kategori: Sayuran; Usia 9 bln+

Bahan:

1 buah kentang, cuci dan sikat kulitnya sampai bersih

1 kuning telur

2 sdm keju parut

2 sdm air

Cara Membuat:

o Panggang kentang sampai lunak (kira-kira 1 jam).

o Dinginkan.

o Ambil daging kentang, lalu haluskan.

o Campurkan kuning telor, keju dan air.

o Tuang pada wadah kecil yang tahan panas, lalu panggang sampai matang selama 15 menit.



RESEP MP-ASI LAINNYA



TIM BAYAM TUNA



Bahan:

70 gr beras

500 cc kaldu ayam sayuran

50 gr fillet tuna, iris dadu

50gr wortel, kupas, potong dadu

50 gr bayam, cincang kasar

2 kuning telur



Kaldu ayam sayuran

Bahan kaldu:

500 gr tulang ayam

1 ltr air

1 bh wortel iris kasar

1/2 btr bawang bombai, iris kasar

2 lbr daun salam

2 btg seledri iris kasar



Cara membuat Kaldu:



Rebus tulang ayam dalam satu liter air. Setelah air rebusan tersisa sekitar 750 cc, masukkan sisa semua Bahan dan rebus selama 15 menit. Angkat dan saring airnya.



Cara membuat Tim:

1. Masukkan beras dan ikan ke dalam kaldu ayam sayuran hingga lunak.

2. Masukkan wortel dan teruskan merebus.

3. Tambahkan bayam dan kuning telur, aduk dan rebus selama 3 menit. Angkat.

4. Masukkan ke dalam pinggan tahan panas, kukus selama 15 menit.

5. Tuangkan ke dalam wadah khusus bayi. Sajikan saat sudah dingin.



Untuk 2 porsi





* Nasi Tim Saring Ayam Isi Keju (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr daging ayam

25 gr tempe

25 gr buncis

25 gr tomat

10 gr keju parut



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, daging ayam, dan tempe. REbus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan buncis dan tomat, masak hingga sayuran matang.

3. Masukkan keju parut, aduk rata, angkat.

4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

5. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring Hati Sapi (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr hati sapi

25 gr tempe

50 gr labu kuning

25 gr tomat sedikit garam

1 sdt minyak



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, hati sapi dan tempe. rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan labu kuning dan tomat, masak hingga sayuran menjadi matang. Beri garam dan minyak, aduk rata.

3. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

4. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring dengan Daging (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr daging giling

50 gr tahu

50 gr oyong

25 gr tomat sedikit garam

1 sdt mentega/margarin



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, daging, dan tahu. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur. 2. Masukkan oyong dan tomat, masak hingga sayuran menjadi matang.

3. Masukkan garam dan margarin/mentega, aduk rata. Angkat.

4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

5. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring dg Teri (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr tempe

25 gr daun bayam

25 gr tomat

1 sdm teri bubuk

1 sdm minyak



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan bayam, tomat, dan teri bubuk. Masak hingga matang.

3. Masukkan minyak, aduk rata, angkat, dinginkan. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

Catatan: Cara membuat teri bubuk: cuci bersih teri medan dalam jumlah sekehendak, lalau sangrai sampai kering dan berwarna kecoklatan, angkat. Tumbuk halus teri sangrai, simpan dalam toples.



* Nasi Tim Saring dg Telur (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr tempe

25 gr tomat

25 gr daun kangkung, iris kasar

1 kuning telur sedikit garam

1 sdm santan kental



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan tomat dan kangkung, masak hingga sayuran menjadi matang.

3. Masukkan kuning telur dan santan, beri garam. Masak hingga mendidih, angkat.

4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

5. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Tim Kentang Saring (1 Porsi)



Bahan:

100 gr kentang, kupas kulitnya, potong sedang

250 cc air

25 gr tempe

25 gr wortel

25 gr tomat

1 kuning telur

10 gr keju parut



Cara membuat:

1. Campur kentang dengan air dan tempe. Rebus hingga kentang lunak.

2. Masukkan wortel dan tomat, masak hingga sayuran matang.

3. Masukkan kuning telur dan keju parut, aduk rata. Angkat.

4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

5. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring Hati Ayam (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr hati ayam

26 gr tempe

27 gr tomat

28 gr daun bayam, iris kasar

1 sdt margarin/ mentega



Cara membuat:

1. Campur beras yang sudah dibersihkan dengan air, hati ayam, dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan bayam dan tomat, masak hingga sayuran matang. Angkat.

3. Masukkan margarin/ mentega, aduk rata.

4. Setelah dingin, haluskan dengan blender atau saringan kawat. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



*Nasi Tim Saring Bumbu Kecap (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr hati ayam

25 gr tempe

25 gr tomat

50 gr labu siam

1 sdm kecap manis

1 sdt margarin/mentega



Cara membuat:

1. Rebus beras dengan air dan hati ayam serta tempe sampai menjadi bubur.

2. Masukkan labu siam dan tomat, masak terus sambil diaduk hingga sayuran matang.

3. Masukkan kecap dan margarin/mentega, aduk rata. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

4. Siapkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring Ikan Kakap (1 Porsi)

Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr daging ikan kakap

30 gr tahu

25 gr tomat

25 gr daun kangkung, iris kasar



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, ikan dan tahu. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur

2. Masukkan tomat dan kangkung, beri garam dan minyak. Masak hingga sayuran matang, angkat.

3. Haluskan dengan blender atau saringan kawat. TUang dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring Ikan Tenggiri (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr daging ikan tenggiri

25 gr tempe

50 gr labu siam

50 gr tomat

1 sdm kecap manis

1 sdt margarin/mentega



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, ikan dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur. 2. Masukkan labu siam dan tomat, masak terus sambil diaduk hingga sayuran matang.

3. Masukkan kecap manis dan margarin/mentega, aduk rata. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.

4. Tempatkan dalam wadah, siap diberikan pada bayi.



* Nasi Tim Saring Ayam dg Wortel (1 Porsi)



Bahan:

20 gr beras, cuci bersih

625 cc air

25 gr daging ayam giling

25 gr wortel

25 gr tomat

25 gr tempe

sedikit garam

1 sdt margarin/mentega



Cara membuat:

1. Campur beras dengan air, daging ayam dan tempe. Rebus sambil terus diaduk hingga menjadi bubur.

2. Masukkan wortel dan tomat, masak hingga sayuran matang.

3. Masukkan garam dan margarin/mentega. Aduk rata. Angkat.

4. Haluskan dengan blender atau saringan kawat. Tuang dalam wadah. Siap diberikan pada bayi.



Semoga Berguna yah...

Array Array
   
06-02-2008 16:29:54 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Saat Pneumokokus Mengintai Si Kecil

Tanggal: 28/12/07



Sejak dilahirkan hingga usia 5 th merupakan periode emas tumbuh kembang anak. Namun, proses perkembangan bisa terhambat oleh penyakit pneumokokus.



Saat Pneumokokus Mengintai Si Kecil



Sejak dilahirkan hingga usia lima tahun merupakan periode emas tumbuh kembang anak. Namun, proses perkembangan anak ini bisa terhambat oleh serangan penyakit pneumokokus. Bahkan, penyakit ini merupakan penyebab utama kematian pada anak balita. Penyakit pneumokokus invasif (IPD) adalah sekelompok penyakit yang disebabkan bakteri streptococcus pneumoniae (pneumokokus), yakni radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia). IPD dapat menyebabkan kematian dan kecacatan permanen berupa ketulian, gangguan mental, kemunduran inteligensia, lumpuh, dan gangguan saraf. Bakteri pneumokokus sendiri terdiri atas 90 tipe kuman, tujuh serotipe di antaranya paling sering menyebabkan IPD pada bayi dan anak. Bakteri ini ditemukan secara normal pada daerah hidung dan tenggorokan. "Jika masuk ke aliran darah, bakteri ini menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh hingga terjadi kegagalan multi-organ," kata spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, Prof Cissy B Kartasasmita. Gejala bakterimia pada anak kadang sulit dikenali lantaran awalnya serupa dengan infeksi virus biasa, seperti demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti atau tanpa infeksi saluran pernapasan. Adapun pneumonia ditandai napas cepat, sesak, nyeri dada, batuk, dan demam. Meningitis ditandai demam tinggi, nyeri kepala hebat, muntah, diare, takut pada cahaya, leher kaku. Bayi juga lemah dan lesu, susah makan, kesadaran menurun dan kejang. "Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Jika sembuh, sering menimbulkan kecacatan permanen, seperti keterbelakangan mental dan kelumpuhan," ujar Cissy. Cara penularannya melalui percikan ludah saat bersin, batuk atau berbicara. IPD juga bisa ditularkan dari orang yang tinggal serumah, tetangga, tempat penitipan anak. "Faktor risiko lain adalah bayi lahir prematur, bayi yang kurang mendapat ASI, malnutrisi, terpapar polusi dan asap rokok, hunian padat, pergantian cuaca, dan penderita penyakit kronis," kata konsultan Inisiatif Kesehatan Anak dan Riset Nutrisi (CHNRI), Prof J Igor Rudan.

IPD dapat menyerang siapa saja dan di mana saja karena bakteri pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan. Sekitar 60 persen dari anak-anak prasekolah atau anak balita membawa bakteri itu dalam tubuhnya. Kelompok umur paling rentan terkena penyakit ini adalah bayi dan anak-anak di bawah usia dua tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, penyakit IPD merupakan penyebab angka kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia. Pada tahun 2005, WHO memperkirakan 1,6 juta kematian disebabkan kuman pneumokokus. Perkiraan ini mencakup kematian 700.000 hingga satu juta anak balita, terutama di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. "Lima dari sepuluh negara dengan kasus pneumonia tertinggi di dunia berada di Asia.

Indonesia sendiri merupakan negara keenam di dunia dengan jumlah kasus baru pneumonia anak terbanyak, yakni 5,8 juta penderita. Separuh dari kasus pneumonia disebabkan kuman pneumokokus," kata Rudan dalam Simposium Tingkat Regional Asia Pasifik Vaksinasi Pneumokokus yang diprakarsai Institut Vaksin Internasional (IVI) di Seoul, Korea Selatan.

"Selain penyebab utama kematian pada anak, pneumonia juga penyebab utama rawat inap pada balita di mayoritas negara berkembang," kata Direktur Regional WHO Western Pacific Shigeru Omi. Padahal, sebagian besar pembiayaan rumah sakit itu tidak dijamin asuransi, tetapi harus dibayar secara tunai sehingga meningkatkan angka kemiskinan di banyak negara di Asia. Lebih gawat lagi, sejak tahun 1990-an muncul resistensi bakteri pneumokokus terhadap sejumlah obat antimikroba.

Menurut Kepala Divisi Penyakit Infeksi Pusat Kedokteran Samsung Prof Jae Hoon Song, ada empat kategori utama obat yang tak lagi ampuh melawan bakteri pneumokokus, yakni penisilin dan beta-lactam, macrolide, fluoroquinolone serta obat kombinasi tiga jenis antibiotik. Ini terutama terjadi di banyak negara di Asia. Kondisi ini makin mempersulit pengobatan pasien IPD. "Penggunaan obat antibiotik secara berlebihan meningkatkan resistensi dan mengancam efektivitas terapi. Pada akhirnya ini akan meningkatkan biaya pengobatan karena harus menggunakan antibiotik yang lebih mahal," kata Ketua Aliansi Strategis Tingkat Asia untuk Pencegahan Penyakit Pneumokokus Prof Lulu Bravo.

Bisa dicegah

Padahal, IPD sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi pneumokokus. Menurut Shigeru Omi, imunisasi ini tidak hanya mengurangi angka kesakitan dan kematian pada balita akibat penyakit pneumokokus, tetapi juga dapat mencegah terjadinya proses pemiskinan karena harus mengeluarkan dana untuk berobat ke rumah sakit. Terkait hal itu, Maret 2007 lalu WHO telah mengeluarkan rekomendasi agar negara-negara di dunia harus memprioritaskan penggunaan vaksin pneumokokus konjugasi dalam program imunisasi nasional. Ini terutama berlaku bagi negara dengan lebih dari 50 kematian per 1.000 kelahiran hidup dan negara dengan lebih dari 50.000 kematian balita per tahun. Vaksin pneumokokus konjugasi yang saat ini beredar dapat mencegah penyakit pneumokokus invasif. Vaksin ini memberi perlindungan terhadap tujuh serotipe bakteri pneumokokus (PCV-7) yang banyak menyerang bayi dan anak-anak di Amerika Serikat dan Kanada serta memberi perlindungan hingga 80 persen terhadap resistensi antibiotik bakteri pneumokokus. Hasil studi klinis terhadap 37.000 bayi di AS menunjukkan bahwa vaksin pneumokokus memiliki tingkat keampuhan, yakni 97,4 persen efektif pada bayi yang telah divaksinasi penuh (empat dosis) dan 89 persen efektif dalam mencegah semua kasus IPD dari anak yang mendapat satu kali atau lebih dosis vaksinasi. Reaksi umum dari vaksinasi yang paling banyak dilaporkan adalah demam ringan, rewel, sulit tidur, muntah, diare, dan kemerahan pada kulit. "Vaksin pneumokokus memberi perlindungan secara tidak langsung pada anak-anak dan orang tua yang serumah dengan mereka yang divaksinasi," ujar Ketua Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Prof Sri Rezeki S Hadinegoro. Vaksin itu dapat mulai diberikan saat usia dua bulan. Pada usia di bawah satu tahun diberikan empat dosis, usia satu hingga tahun diberikan tiga dosis, dan di atas dua tahun cukup satu dosis. Sejauh ini, vaksin pneumokokus telah jadi vaksin yang diwajibkan di AS, Australia, Eropa, dan Meksiko. Vaksin ini juga telah diluncurkan di beberapa negara di Asia. Beberapa negara di Afrika juga berminat menerapkan program imunisasi setelah mendapat komitmen dana jangka panjang dari lembaga donor internasional.

Akan tetapi, banyak negara di Asia yang belum memasukkan vaksin pneumokokus ke dalam program nasional imunisasi, termasuk Indonesia, karena keterbatasan dana. Padahal, angka kematian anak di Indonesia mencapai 162.000 per tahun. Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sendiri telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD pada bayi dan anak di bawah usia dua tahun.

Kendala lain adalah ketersediaan data serotipe di tiap negara untuk mengetahui tingkat kecocokan vaksin dengan serotipe kuman pneumokokus yang ada di negara bersangkutan. Hasil riset yang ada, tingkat kecocokan vaksin konjugasi tujuh serotipe bagi balita di Eropa dan Amerika 80 persen, sedangkan Asia dan Afrika baru sekitar 50 persen. Untuk meningkatkan kemampuan perlindungan vaksin pneumokokus, kini sejumlah pelaku industri farmasi tengah melakukan riset vaksin pneumokokus konjugasi dengan jumlah serotipe kuman lebih dari tujuh. "Saat ini vaksin yang mampu melindungi dari 10 hingga 13 serotipe sedang dikembangkan," kata Luis Jodar, Deputi Direktur Jenderal Institut Vaksin Internasional.

Pendanaan

"Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi anak-anak dari infeksi pneumokokus melalui vaksinasi," ujar Lulu Bravo. Di Asia, baru Korsel dan Singapura yang cakupan imunisasi bayi baru lahir tinggi meski belum jadi program pemerintah. Adapun di negara lain masih 0-3 persen.

Terkait pendanaan, Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) berkomitmen mengucurkan bantuan dana bagi negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah, termasuk Indonesia. "Pelaksanaannya tergantung kesiapan tiap negara," kata Direktur Eksekutif Perencanaan Pengenalan dan Pengembangan Terakselerasi Vaksin Pneumokokus (PneumoADIP) Orin S Levine.

Atas dukungan dana dari GAVI, Pemerintah Indonesia berencana memasukkan vaksin pneumokokus ke dalam program imunisasi rutin bagi lima juta bayi pada tahun 2010. "Ini peluang untuk mencegah infeksi pneumokokus pada balita," kata Kepala Subdirektorat Imunisasi Departemen Kesehatan Jane Soepardi. Harga vaksin pneumokokus kini 58 dollar AS per dosis. Negara penerima bantuan cukup membayar 15 sen dollar AS (setara dengan Rp 1.400) per dosis, sisanya ditanggung GAVI. Besar bantuan itu dikurangi secara bertahap dalam waktu tujuh tahun. "Dalam dua tahun ke depan kami menyiapkan data-data serotipe pneumokokus di Indonesia," ujar Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes Nyoman Kandun. Menurut rencana, Depkes melaksanakan uji laboratorium kasus-kasus dugaan pneumonia pada anak di tiga rumah sakit, yakni RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Hasan Sadikin Bandung, dan RS Shanglah Denpasar. Pemeriksaan itu bertujuan mengetahui serotipe pneumokokus yang ada di Indonesia. "Jadi, vaksin pneumokokus yang digunakan benar-benar aman dan efektif," kata Jane. Hal serupa juga tengah dirancang sejumlah negara berkembang lain di Asia. "Edukasi bagi para profesional di bidang kesehatan, termasuk organisasi ilmuwan, para orangtua, pengambil kebijakan dan pemimpin masyarakat harus dikembangkan sehingga semua pihak bisa bekerja sama dalam perang melawan pembunuh utama anak- anak kita," kata Lulu Bravo.



Kompas, 28 Desember 2007
   
Jumlah Posts : 916
Jumlah di-Like : belum ada like
ya jgn bun.
anak di bawah 6bln cmn ASI.
   
21-09-2015 16:35:27 pemberian susu formula
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Untuk anak di bawah 6 Bulan sebaiknya menggunakan ASI, kecuali ada situasi di mana pemberian ASI sangat tidak memungkinkan.

pabila anak anda menyusu ASI biasanya ASI akan terserap dengan baik secara maksimal oleh usus bayi, sehingga sangat sedikit ampas yang dapat dikeluarkan menjadi kotoran bayi, maka bayi akan jarang mengalami BAB. Perhatikan ekspresi bayi anda, apakah ada ekspresi tidak nyaman atau rintihan kesakitan, di sertai perut kembung. Apabila bayi anda tidak menunjukkan gejala tersebut maka tidak ada yang perlu di khawatirkan. Pada penggunaan susu formula juga umum di dapatkan konstipasi, pada konstipasi terlihat bahwa bayi anda mengedan namun tidak keluar kotoran. Buat lah suasana nyaman pada bayi anda, berikan sentuhan lembut pada bagian perut untuk merangsang usus sehingga terjadi gerakan usus, dengan harapan terjadi BAB.

   
25-09-2014 14:05:07 obat diare ibu hamil
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Diare, adalah salah satu penyakit yang sering membuat Bunda panik. Berdasarkan sumber dari World Health Organization (WHO) Diare adalah penyebab kematian terbanyak kedua pada balita.

Diare sebenarnya dapat dicegah dan diobati. Lho, kok bukan dihentikan? Yuk, simak artikel minggu ini.

Sebelum kita membahas bagaimana upaya pencegahan dan cara mengobatinya, kenali dulu apa itu diare. Diare adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan virus atau bakteri yang menjadi penyebab diare. Karena diare adalah proses pengeluaran virus atau bakteri maka dari itu menghentikan diare bukanlah tindakan yang tepat.

Seorang anak baru dikatakan diare bila:

Buang Air Besar (BAB) sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari dengan konsistensi lembek atau encer. Jadi, bila si kecil BAB sering namun feses padat, itu bukan diare. Juga bila feses lembek atau encer namun hanya sekali BAB dalam sehari, itu juga bukan diare.

Mitos Diare

Ada beberapa mitos yang membingungkan:

-       Hentikan diare dengan memberi obat anti diare.

-       Bila diare hentikan pemberian ASI dan makan.

-       Memberi rebusan daun pepaya atau jambu biji untuk membuat diare ‘mampet’.

-       Memberi Antibiotik.

-       Memberi minuman isotonik sebagai pengganti Oralit.

Nah, kalau si kecil diare jangan lakukan hal-hal di atas ya, Bun!

Mencegah dan Mengobati

Diare merupakan gejala infeksi pada saluran cerna atau biasa disebut Gastroenteritis. Diare ini ditularkan melalui makanan atau minuman yang tidak bersih dari ke orang. Tidak heran Bunda yang khususnya memiliki bayi seringkali diingatkan untuk mencuci tangan sebelum memberi makan si kecil. Ini adalah upaya terbesar untuk menghindari anak dari diare. Selalu bawa sabun cair kecil di tas atau minimal bawa cairan antiseptik yang bisa digunakan kapan saja.

Bila si kecil sudah terlanjur diare apa yang harus dilakukan untuk mengobatinya?

Di atas sudah dibahas, jangan hentikan diarenya dengan memberi obat anti diare. Yang perlu Bunda lakukan adalah mewaspadainya jangan sampai ia kekurangan cairan atau dehidrasi. Untuk anak di bawah 6 bulan yang masih ASI eksklusif, cukup susui bayi sesering mungkin supaya tidak kekurangan cairan. Untuk bayi di atas 6 bulan, segera larutkan Oralit dan berikan padanya. Berikan minum lebih sering supaya pasokan cairannya tercukupi. Bila ia menolak karena mual berikan selang beberapa menit.

Kapan ke dokter?

Diare akan sembuh dengan sendirinya setelah virus atau bakteri keluar. Bila tidak ada tanda-tanda seperti diare berdarah, atau muntah terus menerus, dan hilang kesadaran, diare akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi, bila anak menolak makan dan minum susu atau ASI dan masih diare lebih dari 14 hari segera bawa ke dokter. Konsultasikan untuk mencari penyebabnya.

Tips: Sediakan selalu Oralit di rumah. Jangan membuat Oralit sendiri dengan gula dan garam untuk menghindari takaran yang tidak sesuai.

   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Kebiasaan menghisap jempol ini masih terbilang natural jika dilakukan oleh anak yang masih berusia di bawah dua tahun. Bahkan menurut dr. Robert Anderson, dokter asal Iowa Kanada mengatakan jika seorang anak mengemut jempol atau jarinya itu untuk mendapatkan rasa nyaman dan aman dan ini umum dialami semua bayi dan anak di bawah usia 2 tahun.

Tapi, jika sudah berusia di atas 2 tahun masih juga belum menghentikan kebiasaannya menghisap jempol, hmm bunda perlu bertindak. Gimana caranya? Nih bunda bisa terapkan beberapa saran dari dr. Robert Anderson :

1.  Batasi waktu anak menghisap jarinya

Contoh hanya boleh menghisap jempol di dalam kamarnnya atau saat di rumah dan menjelang tidur saja. Selebihnya larang anak melakukannya.

2.  Jangan pernah jadikan kebiasaan ini sebagai bahan pertengkaran

Jika memang anak susah melepas kebiasaan ini, puji mereka saat sedang tidak menghisapnya. Contohnya bunda bisa mengatakan,”Adek/Kakak pintar deh sekarang, sudah gak menghisap jempol lagi.”

3.  Biasakan untuk berkomunikasi tentang kebiasaanya ini

Katakan kepadanya bahwa bunda akan membantunya menghentikan kebiasaanya itu selama satu hari, minggu dan bulan akan ada hadiah menarik menantinya.

4.  Ingatkan anak kebiasaan menghisap jempol itu tidak sopan

Lakukan hal ini dengan bahasa yang halus dan enak untuk didengar, ingatkan padanya ketika dia tidak sadar mengemut jempolnya.

5.  Cobalah untuk melakukan cara-cara kreatif

Untuk membuatnya paham kalau mereka sudah besar. Anak yang sudah besar tidak pantas menghisap jempolnya. Katakan juga padanya bahwa Superman, Batman, atau siappun idolanya tidak pernah menghisap jempolnya.

Nah itu dia trik cerdas dalam menghentikan kebiasaan anak menghisap jempolnya di saat usianya sudah menginjak lebih dari 2 tahun. Selamat mencoba yah bunda. 

sumber : merries.co.id

   
Jumlah Posts : 241
Jumlah di-Like : belum ada like

DOUBLE STEMCELL

APA ITU PHYTO SCIENCE DOUBLE STEMCELL™?

PHYTO SCIENCE DOUBLE stemcell adalah stem cell yang menggunakan kombinasi  Swiss Plant Stem Cell Technology - PhytoCellTec™ MalusDomestica (Apple Stem Cell) dan PhytoCellTec™ Solar Vitis (Grape Stem Cell), diperkaya dengan acai berry dan blueberry untuk menyehatkan kulit anda dari dalam sehingga memberikan anda  hasil yang signifikan.

Keunggulan of PhytoCellTec™ Technology

Teknologi inovatif ini dikembangkan oleh Mibelle Biochemistry yang menawarkan keuntungan sebagai berikut:

  • Kesempatan untuk menumbuhkan sel dari tanaman langka dan terancam punah namun lingkungan hidup tetap terpelihara

  • Ketersediaan bahan tanaman tanpa kenal musim dan permintaan pasar

  • Bahan tanaman benar-benar bebas dari polusi lingkungan dan pestisida

  • Konsentrasi yang konstan dari metabolisme stem cell sehingga manfaat tidak berubah

PhytoCellTec™ MalusDomestica (Apple Stem Cell)

Apel Swiss yang langka telah dipuji dalam dunia kosmetik dan fashion sebagai terobosan anti penuaan - bahkan Michelle Obama dikabarkan menjadi penggemarnya.  Stem Cell dari apel Uttwiler Spätlauber  disebutkan dapat melindungi regenerasi sel kulit sehingga menunda timbulnya keriput. Penemuan itu dilakukan oleh sebuah perusahaan Swiss.

Amerika Serikat Vogue edisi November menyebutnya lebih jauh sebagai "apel super"   dan pohonnya  sebagai  "air mancur awet muda."

Apel Uttwiler Spätlauber, yang pertama kali dicatat di abad ke-18, berasal dari Kanton Thurgau, di Swiss utara. Terkenal karena dapat disimpan dalam waktu lama karena tetap segar selama 4 bulan sejak dipanen sedangkan apel yang lain telah mengkerut. Namun jenis ini tidak dibudidayakan karena rasanya yang asam sedangkan jumlah pohonnya menyusut.

PhytoCellTec™ Solar Vitis

Solar Vitis didasarkan pada stem cell dari buah anggur GamayTeinturierFréaux - sebuah anggur dari Burgundy yang memiliki polyphenol  sangat tinggi untuk perlindungan UV.
Studi ekstensif  menunjukkan bahwa PhytoCellTec™ Solar Vitis handal dalam melindungi stem cell epidermis dari stres akibat UV dan penuaan kulit yang disebabkan oleh cahaya matahari. PhytoCellTec™ Solar Vitis meningkatkan vitalitas dan ketahanan sel kulit.Penggunaan stem cell  tanaman melindungi sel-sel kulit yang paling penting, yaitu sel induk nya, sehingga menunda penuaan kulit. PhytoCellTec™ Solar Vitis melindungi kulit dari penuaan akibat cahaya matahari dan efek lanjutannya, memperpanjang vitalitas sel kulit serta  menjaga penampilan kulit tetap muda dan cantik lebih lama.

Acai Berry

Disebut-sebut sebagai " Berry untuk Kecantikan" dari Amazon, Acai dikemas dengan begitu banyak senyawa yang membuat tubuh merasa dan terlihat menakjubkan dari dalam dan luar.  Penuh dengan anthocyanin dan flavonoid serta menyediakan lebih banyak antioksidan daripada kebanyakan buah. Acai berry juga memiliki 5 kali antioksidan gingko dan 33 kali antioksidan anggur merah. Tapi itu bukan hanya tentang antioksidan - berry kecil ini juga sarat dengan asam lemak omega, asam amino, mineral alami serta vitamin A, B1 dan E.
Dari sudut pandang kesehatan, keuntungan dari Acai yang mencengangkan adalah :

  • Berat badan - Acai dapat meningkatkan metabolisme untuk membuang limbah dan racun.

  • Energi Tanpa Batas - Acai juga membantu Anda beristirahat lebih baik sehingga Anda terbangun dengan perasaan lebih segar di pagi hari.

  • Meningkatkan sirkulasi, konsentrasi & memori - Acai meningkatkan aliran darah ke otak sehingga anda bekerja secara lebih efisien karena peningkatan memori dan kejernihan mental. Dengan perbaikan sirkulasi, Anda merasa lebih baik dan hidup lebih lama.

  • Menurunkan kolesterol, memperkuat jantung.

  • Kulit sehat dan lebih bercahaya - senyawa unik dan antioksidan dalam Acai membuat kulit Anda terlihat dan merasa lebih muda.

Blueberry

Blueberry adalah buah luar biasa yang penuh vitamin, mineral dan antioksidan. Bermanfaat dalam mengurangi lemak, menghancurkan radikal bebas, memerangi masalah negatif metabolisme, meningkatkan kadar insulin, mendukung kesehatan mata dan menangkal kanker dan penyakit lainnya..
Blueberry kaya akan vitamin C, yang meningkatkan sistem imun tubuh. Blueberry juga mengandung Vitamin A, Iron, Kalsium, Mangan, Vitamin K, Vitamin E, Zinc, Fosfor dan Selenium.  Mangan sendiri dapat membantu mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi. Plus, perpaduan yang indah nutrisi dalam blueberry akan menjaga visi dan retina sehat juga!

Blueberry mengandung kadar tinggi antioksidan dan serat. Duo dinamis ini mempromosikan kemampuan kita untuk melarutkan kolesterol jahat kami. Plus, peperangan blueberry terhadap masalah metabolisme pada gilirannya dapat meningkatkan kekuatan jantung.
Blueberry mengandung flavonoid. Flavonoid telah terbukti untuk meningkatkan memori dan fungsi kognitif seperti : kemampuan untuk berkomunikasi dan membuat keputusan. Selain itu, konsumsi rutin flavonoid dapat membantu memperlambat penurunan mental pada penuaan.
Flavonoid dalam blueberry telah terbukti memberikan perlindungan terhadap gangguan seperti Alzheimer dan Parkinson. Plus, flavonoid juga telah ditemukan untuk membantu dalam memperlambat penurunan kognisi mental pada penuaan.

FITUR-FITUR PRODUK

  • Double Stem Cell à   PhytoCellTec MalusDomestica(Apple Stem Cell) and PhytoCellTech Solar Vitis(Grape Stem Cell)

  • Formula yang unik  à  Jaminan hasil yang maksimum

  • Diimpor dari Swiss à PhytoCellTec MalusDomestica(Apple Stem Cell) and PhytoCellTech Solar Vitis(Grape Stem Cell)

  • Tinggi Senyawa-senyawa aktif  à Teknologi Mutahir dari PhytoCellTec

  • Penghargaan Inovasi Eropa 2008

MANFAAT PRODUK :

  • Memperlambat proses penuaan

  • Mempersempit tekstur kulit dan memperbaiki kulit

  • Meningkatkan stamina fisik dan tingkat energi

  • Perbaikan dan regenerasi sel

  • Mengatur tingkat PH dalam tubuh kita

  • Anti-oksidan

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh



TENTANG MIBELLE BIOCHEMISTRY, SWISS

Siapa Mibelle Biochemistry?

Mibelle Biochemistry, kelompok ahli biokimia di Swiss, yang telah meng-ekstraksi sel-sel induk (stem cell) tanaman varietas apel Swiss yang terancam punah (Uttwiler Spätlauber Apple) dan telah dimasukkan ke dalam produk kosmetik yang dapat menjamin ketahanan sel-sel kulit.

Apa itu PhytoCellTec™ Technology?

Moto Mibelle Biochemistry's motto - "terinspirasi oleh alam - direalisasikan oleh ilmu pengetahuan" - adalah prinsip di balik pendekatan baru untuk menggabungkan alam dan ilmu pengetahuan melalui teknik untuk mengekstrak bahan baku dari tanaman.

Siapa yang pertama kali menemukan bahwa stem cell tanaman dapat digunakan untuk merevitalisasi sel induk kulit?

llmuwan-ilmuwan Mibelle Biochemistry, dipimpin oleh Dr Fred Zülli

Dari mana Stem Cell dalam PhytoCellTec ™ Malus Domestica berasal?

Bahan aktif pertama kali diekstrak dari hanya 2 sampai 3 Uttwiler Spätlauber apel. Semua Stem Cell untuk PhytoCellTec ™ Malus Domestica terus dibudidayakan dari sel-sel asli.

Bagaimana Stem Cell bekerja?

Stem Cell adalah sel-sel yang sangat berharga  yang khusus hadir dalam jumlah kecil di hampir setiap jaringan, termasuk kulit. Hanya sel induk dapat membagi selama hidup seseorang dan membuat sel-sel kulit baru, selalu memperbarui epidermis. Semakin kita tua, vitalitas dan jumlah sel induk kulit menurun yang menyebabkan epidermis membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memperbarui diri sehingga membentuk kerutan.

Apa yang membuat bahan aktif PhytoCellTec ™ begitu inovatif?

Bahan-bahan tersebut memungkinkan peningkatan vitalitas sel induk kulit untuk pertama kalinya. Ekstrak yang diperoleh dari Stem Cell tanaman menggunakan teknologi State-of-the-art memiliki faktor sel induk tertentu yang membantu sel-sel induk kulit untuk meremajakan sifat mereka. PhytoCellTec ™ bahan aktif telah terbukti memiliki efek positif pada sel induk epidermis.

Stem Cell Tanaman Versus Hewan?

Dalam bahan aktif  PhytoCellTec™ seluruh sel induk digunakan. Menggunakan Stem Cell tanaman tidak menimbulkan masalah keselamatan atau efek samping bagi manusia. Stem Cell tanaman dibudidayakan dalam kondisi steril sehingga tidak ada penyakit dapat menular dan tidak ada bahan yang dimodifikasi secara genetik yang digunakan. Penggunaan Stem Cell Hewan memiliki risiko penularan penyakit.

Apakah bahan aktif PhytoCellTec™ telah diuji pada hewan?

Mibelle Biochemistry belum pernah menguji bahan aktif  PhytoCellTec™ pada hewan selama pengembangan produk. Bahan aktif diuji hanya pada kultur sel dalam bentuk produk jadi pada tes subjek. Tes ini sangat spesifik dilakukan melalui kerjasama dengan lembaga pengujian terkenal dermatologis.

Bagaimana efek dari pengujian Stem Cell dan apa tes yang dilakukan?

Pengaruh bahan aktif  PhytoCellTec™ diujikan pada sel induk epidermis manusia. Tes menunjukkan bahwa bahan aktif dapat mempertahankan efisiensi koloni pembentuk sel induk bahkan terhadap stress pada sel akibat paparan sinar UV. Pengujian pada model 3D epidermis menunjukkan bahwa bahkan pada kulit sel induk yang “berumur” dapat terbentuk epidermis lengkap bila PhytoCellTec™ Malus Domestica diberikan. Dengan kata lain, tampilan aktivitas sel induk kulit “berumur” yang diobati dengan PhytoCellTec™ Malus Domestica mirip dengan sel induk muda. Efek positif ini juga dikonfirmasi dalam tes pada subjek tes. (lihat tes di bawah bahan aktif PhytoCellTec ™ Malus Domestica)

Apakah ada usia ideal penggunaan? Dimulai pada usia berapa dapat produk digunakan?

Sebagaimana bahan aktif PhytoCellTec™ memiliki efek perlindungan yang sangat baik mencegah penuaan pada kulit, produk ini dianjurkan untuk kulit muda dan dewasa.

Apakah produksi bahan aktif PhytoCellTec™ dapat berkelanjutan?

Seringkali, tanaman langka dan hampir punah yang diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah dan begitu dilindungi mengandung bahan-bahan sangat berharga tetapi tidak dapat digunakan dalam bidang kecantikan. Berkat teknologi inovatif PhytoCellTec™, sekarang dimungkinkan menggunakan tanaman ini untuk keperluan kecantikan. Cukup dengan jumlah yang sangat kecil dari bahan tanaman yang dibutuhkan untuk memproduksi bahan aktif berkualitas tinggi, sehingga PhytoCellTec ™ adalah teknologi yang sangat berkelanjutan.

Mengapa Stem Cell tanaman merupakan tren terbaru dalam penelitian kosmetik?

Penelitian kosmetik selalu mencari bahan aktif baru karena vitalitas kulit dan kemampuannya untuk regenerasi adalah faktor kunci mendapatkan hasil yang halus, tegas dan penampilan muda. Dan Stem Cell tanaman memiliki potensi besar untuk melestarikan vitalitas dan keremajaan kulit manusia selama mungkin (contoh: Uttwiler Spätlauber apel dan anggur Burgundy Gamay Teinturier Fréaux).

Sampai sejauh mana bahan aktif  PhytoCellTec™ disebut alami?

Semua bahan aktif PhytoCellTec™ kami didasarkan pada Stem Cell tanaman dan 100% alami. Selain itu, proses produksi bahan baku sangat berkelanjutan dan melestarikan Lingkungan. Kami hanya perlu sampel kecil dari tanaman, seperti beberapa buah, untuk mengekstrak Stem Cell tanaman. Seluruh produksi dikembangkan dari Stem Cell yang di-ekstrak tadi. Bahan-bahan aktif ini selaras dengan keprihatinan konsumen kami tentang lingkungan.

What celebrities use the Mibelle active ingredient from apple stem cells?

Michelle Obama, Gwyneth Paltrow, Jennifer Lopez and Helen Mirren use products with our PhytoCellTec™ active ingredients.

Selebriti mana saja yang menggunakan bahan aktif Mibelle dari Stem Cell Apel?
Michelle Obama, Gwyneth Paltrow, Jennifer Lopez dan Helen Mirren menggunakan produk dengan bahan-bahan aktif PhytoCellTec™ kami.


DOUBLE STEMCELL™

Dapatkah Double Stemcell™ digunakan pada anak-anak?

Ya, dapat digunakan pada anak-anak, di bawah pengawasan orang dewasa. Produk ini aman dan tidak beracun.

Apakah aman untuk mengkonsumsi Double Stemcell™?

Double Stemcell™  telah terdaftar dengan Departemen Kesehatan Malaysia (KKM), telah melewati Standar Industri Research Institute of Malaysia (SIRIM) dan Standar Umum Pengujian Laboratorium Singapore (SGS). Produk ini dipastikan aman dan 100% berbasis tanaman.

Untuk Indonesia, ijin BPOM akan keluar dalam bulan ini.

Dapatkah Double Stemcell™ menyembuhkan segala penyakit kronis seperti apa yang diklaim konsumen di dalam testimonial mereka?

Menurut advis profesional dari sekelompok dokter, sebenarnya ketika kita mengkonsumsi dan menuangkan Double StemCell™ di bawah lidah, Stem Cell akan mengalir melalui saraf kita ke otak dan memberikan sinyal ke bagian yang sel-sel luka/penyakit yang perlu diperbaiki dan diregenerasi, selain mengatur tingkat pH dalam tubuh. Saat sistem kekebalan tubuh meningkat maka perlahan penyakit tersebut akan mendapatkan kesembuhan.

Berapa dosis untuk mendapatkan hasil terbaik?

Setiap orang berbeda dalam kemampuan penyerapannya sehingga hasilnya menyesuaikan. Namun melalui uji kami dengan pelanggan, kami telah mengembangkan produk yang akan sangat baik dikonsumsi 2 sachet tiap hari yaitu pagi dan malam atau siklus yang lebih pendek bagi yang memerlukan efek dengan kekuatan yang lebih tinggi. Double stemcell™ disarankan dikonsumsi sebelum sarapan dan sebelum tidur di malam hari.

Apakah Double stemcell™ memiliki efek samping?

Produk kami, pada dosis yang dianjurkan sangat baik ditoleransi oleh tubuh. Namun, satu mungkin mengalami sedikit rasa peningkatan panas tubuh metabolik (thermogenesis) setelah mengambil Double stemcell™ dan dianjurkan untuk meningkatkan asupan air. Dalam pengalaman kami, setiap individu memiliki reaksi sedikit berbeda, sehingga dosis produk yang bekerja untuk Anda mungkin berbeda bagi orang lain. Dosis tinggi dapat memberikan efek yang lebih dramatis dalam jangka waktu yang lebih pendek dari sekitar 1-2 hari, sedangkan dosis rendah dapat mengambil 1 minggu atau lebih untuk melihat efeknya.

Dapatkah Double stemcell™ dikonsumsi oleh orang yang tua dan sakit?

Ya, kami telah mengamati bahwa cukup umum orang tua dan sakit di Negara Maju mengkonsumsi stemcell ketika mereka membutuhkan energi di saat pemulihan. Sekarang penelitian ilmiah tentang usia lanjut dan yang sakit mengkonsumsi Double stemcell™ sedang dilakukan dan hasilnya telah menunjukkan peningkatan antibodi dan energi.

Double stemcell™ juga cocok pada wanita menopause karena membantu mempertahankan produksi progesteron dari ovarium dan kelenjar adrenal. Kemampuan Double stemcell™ untuk meningkatkan stamina pada pria dan wanita selalu dalam batas normal fisiologis dan dengan demikian semakin banyak dipandang sebagai suplemen yang aman dan alami untuk olahragawan. Informasi terbaru adalah bahwa para ilmuwan olahraga telah menemukan manfaat Double stemcell™ pada atlet mereka sebagai peningkatan stamina dalam batas alami yang sepenuhnya legal dalam pertandingan.

Siapa yang perlu Double stemcell™?

Orang yang sadar kesehatan, lemah dan sakit, mencintai keluarga mereka, yang ingin menikmati hidup mereka dengan sempurna dan selalu sibuk dengan banyak kegiatan. Mereka adalah kelompok orang yang perlu mengkonsumsi Double Stemcell secara rutin.

Dapatkah Double stemcell™ dikonsumsi oleh pasien diabetes?

Menurut sejumlah dokter panel yang bergabung sebagai anggota dalam jaringan kami, Double stemcell™ bukanlah obat, tidak dapat menggantikan obat yang diberikan dokter kepada anda. Namun kami memiliki beberapa konsumen yang yang setelah mengkonsumsi Double stemcell™, kadar gula darah mereka berkurang bahkan beberapa mengkalim turun ke angka. Mereka mengatakan mungkin ini karena pengaruh antioksidan dalam produk.

Mana metode terbaik mengkonsumsi Double stemcell™ yang lebih efektif?

Walaupun Double stemcell ™ dapat dicampur dengan minuman apapun atau bahkan air murni, namun cara yang terbaik adalah dengan menyebar di bawah lidah, karena di bawah lidah kita ada banyak saraf yang dapat menyerap molekul-molekul kecil dengan mudah.