SITE STATUS
Jumlah Member :
493.767 member
user online :
1525 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: anak berbicara tidak sopan

New Topic :  
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,

Pada umumnya, anak mulai berbicara pada usia 18 bulan, dengan menyebutkan 10 kata sederhana dan menunjuk objek atau bagian tubuh yang kita sebutkan namanya. Anak akan menyebutkan suara atau kata-kata setelah anda menyebutkannya. Misalnya akhir atau awal pada sebuah kalimat, seperti ketika kita menyebut “makan” si kecil akan menyebut “maam”. Jangan terlalu khawatir dengan keadaaan anak anda saat ini, yang terpenting adalah teruslah bicara pelan-pelan dan lembut kata demi kata yang mudah untuk diikuti oleh anak anda. Bacakanlah cerita kepada anak anda untuk melatih pengertian dan perkembangan kata-kata. Nyanyikanlah lagu anak kepada putra anda. Berikan cinta kasih dan pujian atas setiap perkembangannya. Perhatikan pada saat anda memanggil namanya apakah ia akan menoleh atau tidak menghiraukan panggilan anda. Dampingilah anak anda ketika menonton TV. Bila anda menemukan kecurigaan bahwa anak anda tidak fokus dan mendengar panggilan anda, segeralah konsultasikan dengan dokter anda.

   


Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Kebiasaan menghisap jempol ini masih terbilang natural jika dilakukan oleh anak yang masih berusia di bawah dua tahun. Bahkan menurut dr. Robert Anderson, dokter asal Iowa Kanada mengatakan jika seorang anak mengemut jempol atau jarinya itu untuk mendapatkan rasa nyaman dan aman dan ini umum dialami semua bayi dan anak di bawah usia 2 tahun.

Tapi, jika sudah berusia di atas 2 tahun masih juga belum menghentikan kebiasaannya menghisap jempol, hmm bunda perlu bertindak. Gimana caranya? Nih bunda bisa terapkan beberapa saran dari dr. Robert Anderson :

1.  Batasi waktu anak menghisap jarinya

Contoh hanya boleh menghisap jempol di dalam kamarnnya atau saat di rumah dan menjelang tidur saja. Selebihnya larang anak melakukannya.

2.  Jangan pernah jadikan kebiasaan ini sebagai bahan pertengkaran

Jika memang anak susah melepas kebiasaan ini, puji mereka saat sedang tidak menghisapnya. Contohnya bunda bisa mengatakan,”Adek/Kakak pintar deh sekarang, sudah gak menghisap jempol lagi.”

3.  Biasakan untuk berkomunikasi tentang kebiasaanya ini

Katakan kepadanya bahwa bunda akan membantunya menghentikan kebiasaanya itu selama satu hari, minggu dan bulan akan ada hadiah menarik menantinya.

4.  Ingatkan anak kebiasaan menghisap jempol itu tidak sopan

Lakukan hal ini dengan bahasa yang halus dan enak untuk didengar, ingatkan padanya ketika dia tidak sadar mengemut jempolnya.

5.  Cobalah untuk melakukan cara-cara kreatif

Untuk membuatnya paham kalau mereka sudah besar. Anak yang sudah besar tidak pantas menghisap jempolnya. Katakan juga padanya bahwa Superman, Batman, atau siappun idolanya tidak pernah menghisap jempolnya.

Nah itu dia trik cerdas dalam menghentikan kebiasaan anak menghisap jempolnya di saat usianya sudah menginjak lebih dari 2 tahun. Selamat mencoba yah bunda. 

sumber : merries.co.id

   
05-05-2014 08:26:50 Bicara uang dengan LiveOlive
Jumlah Posts : 62
Jumlah di-Like : belum ada like

Selamat pagi! Selamat hari senin :)

Ga terasa sudah masuk bulan mei! Sebentar lagi masuk tahun ajaran baru di sekolah. Sudah siap memasukkan sang buah hati ke sekolah? 

Berbicara masalah sekolah untuk anak memang tidak ada habisnya, mulai dari memilih sekolah hingga menyiapkan biayanya. Betul kan bun?

Oleh karena itu, hari ini kami akan membahas seputar mempersiapkan biaya pendidikan Anak. Ditunggu yah sore nanti :)

   


20-03-2014 13:56:50 autisme
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Dear dok tanti saya mu bertanya saya mempunyai anak laki2 yg berusia 1 thn 3 bulan tp sampai sekarang anak saya blom bs bicara 1 kosa katapun seprti mama/papa, dan anak saya tidak pernah respon bila namanya dipanggil apabila sedang asik menonton tv atau bermain , dan anak saya bila menginginkan sesuatu tidak pernah menunjuk tp menarik tangan kita untuk mengambil yg dia inginkan.. apakah anak saya normal atau autis ya dok saya takut

Dari : queensya

Jawaban:

Pada umumnya, anak mulai berbicara pada usia 18 bulan, dengan menyebutkan 10 kata sederhana dan menunjuk objek atau bagian tubuh yang kita sebutkan namanya. Anak akan menyebutkan suara atau kata-kata setelah anda menyebutkannya. Misalnya akhir atau awal pada sebuah kalimat, seperti ketika kita menyebut “makan” si kecil akan menyebut “maam”. 







Perhatikan pada saat anda memanggil namanya apakah ia akan menoleh atau tidak menghiraukan panggilan anda. Dampingilah anak anda ketika menonton TV. Bila anda menemukan kecurigaan bahwa anak anda tidak fokus dan tidak mendengar panggilan anda. Anak dengan autisme cenderung menyendiri dan terfokus pada suatu hal saja, misalnya menyusun barang berdasarkan ukuran ataupun warna, sulit di ajak komunikasi ataupun berperilaku yang aneh atau tidak seperti anak pada umumnya. Bunda sebaiknya memeriksakan anak Anda pada dokter. Kemungkinan akan dilakukan tes pendengaran atau terapi bicara. Tapi tidak luput dari kemungkinan lainnya seperti kelainan autisme ataupun kelainan konsentrasi, untuk hal ini diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.












   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
salam kenal dokter tanti..
saya mau tanya kira2 usia anak memasuki usia berapa mulai bisa bicara lancar..
soal nya anak saya sekarang dah umur 1 tahun 7 bulan tapi masih lom bisa ngomong..??
padahal saya udah ajarin ngomong misal nya makan atau minum..tapi tetap aja anak saya gak bisa ikut kata2 saya..
terus kalo panggil mama anak saya udah bisa dikit2 tapi tetap aja kadang anak saya gak bisa lancar panggil nya..
apakah anak saya telat ngomong nya dok..??


Dari : enny jenova

Jawaban:

Dear bunda enny jenova (bundanya winston),

Pada umumnya, bayi mulai berbicara pada usia 18 bulan, dengan menyebutkan 10 kata sederhana dan menunjuk objek atau bagian tubuh yang kita sebutkan namanya. Anak akan menyebutkan suara atau kata-kata setelah anda menyebutkannya. Misalnya akhir atau awal pada sebuah kalimat, seperti ketika kita menyebut “makan” si kecil akan menyebut “maam”.

Jangan terlalu khawatir dengan keadaaan anak anda saat ini, yang terpenting adalah teruslah bicara pelan-pelan dan lembut kata demi kata yang mudah untuk diikuti oleh anak anda. Bacakanlah cerita kepada anak anda untuk melatih pengertian dan perkembangan kata-kata. Nyanyikanlah lagu anak kepada putra anda. Berikan cinta kasih dan pujian atas setiap perkembangannya.

Perhatikan pada saat anda memanggil namanya apakah ia akan menoleh atau tidak menghiraukan panggilan anda. Dampingilah anak anda ketika menonton TV. Bila anda menemukan kecurigaan bahwa anak anda tidak fokus dan mendengar panggilan anda, segeralah konsultasikan dengan dokter anda. Kemungkinan akan dilakukan tes pendengaran atau terapi bicara. Tapi tidak luput dari kemungkinan lainnya seperti kelainan autism atau kelainan konsentrasi, untuk hal ini diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
   


16-03-2009 14:03:49 anakku kok sulit bergaul ya?
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : 1
Sifat pemalu hanya perlu dikendalikan bukan dihilangkan sama sekali. Tak sulit, kok.

Saat berinteraksi dengan orang lain yang tidak dikenal, setiap bayi menunjukkan perilaku unik. Ada yang langsung menyunggingkan senyum dan mau digendong. Namun, tidak sedikit yang jangankan digendong, diajak bicara saja langsung menangis. Nah, termasuk tipe manakah bayi Anda? Jika tipe yang terakhir maka kemungkinan besar, bayi memiliki potensi untuk bersifat pemalu. Ini dapat dilihat dari sikap menarik diri kala berhadapan dengan orang lain.

Ada banyak pendapat mengenai bayi pemalu. Misalnya, pendapat bahwa sifat pemalu merupakan bawaan. Bayi pemalu dilahirkan dari orangtua pemalu. Sedangkan ahli lain menjelaskan perilaku pemalu merupakan akibat pola asuh dan respons lingkungan. Mungkin saja, beberapa sikap orangtua membuat bayi berkembang menjadi anak pemalu.

Ciri lain bayi pemalu adalah menunjukkan sikap jago kandang. Seorang bayi berusia 6 bulan yang sehat, selama berada di rumah biasanya cukup aktif merangkak ke sana kemari, bermain apa saja tanpa ada masalah. Tak segan dia menunjukkan kemampuan-kemampuan barunya, seperti mengeluarkan suara-suara dan ocehan untuk menarik perhatian. Namun di luar rumah, ia bersikap pasif dan tidak mau lepas dari gendongan ibunya. Dia juga menghindari kontak lebih jauh dengan orang lain di dekatnya.

ANEKA PENYEBAB

Tanpa mengesampingkan pengaruh bawaan, ada beberapa pola asuh maupun tindakan orangtua yang membuat anak menjadi sosok pemalu. Salah satunya kurang mengasah kecerdasan sosial si bayi. Sehari-hari, ia dibiarkan miskin interaksi dengan lingkungan sekitarnya, baik teman sebaya, maupun orang dewasa lainnya. Saat bayi-bayi lain asyik diajak jalan-jalan, ia diharuskan berdiam di rumah. Akibat tidak terbiasa dengan lingkungan luar, saat bertemu dengan orang yang tidak dikenal, ia menghindar karena menganggap mereka sebagai ancaman. Si bayi pemalu hanya merasa aman dengan orang yang sudah dikenalnya saja.

Bisa juga, selama ini orangtua kurang mampu mengekspresikan perasaannya. Padahal dengan kita tertawa, tersenyum, bersedih, dan semua ungkapan emosi lainnya, bayi juga belajar mengekspresikan emosi, baik positif maupun negatifnya. Ini akan memupuk kepercayaan diri anak saat berinteraksi.

Sikap overprotektif orangtua juga bisa memperberat sifat pemalu anak. Contohnya, setiap kali bayi berniat mengeksplorasi suatu benda, eh, langsung dilarang karena dianggap akan membahayakannya. Atau bayi tidak boleh melakukan suatu aktivitas karena dianggap berisiko, tetapi tanpa menyediakan aktivitas alternatifnya. Kondisi ini tentu membuat bayi serbasalah yang menjadikannya tidak percaya diri dan menarik diri.

Serangkaian sikap tadi muncul karena beberapa alasan. Barangkali, orangtua khawatir bayinya jadi gampang sakit jika dibawa ke luar rumah dan bertemu anak-anak lain. Bisa juga, karena perasaan tidak cocok dengan lingkungan sekitar yang muncul dari perbedaan pola dan gaya hidup. Tidak sedikit juga yang disebabkan oleh masalah pada diri salah satu atau kedua orangtua. Ada kasus bayi yang kesulitan berinteraksi, berjam-jam tidak pernah menyunggingkan senyum sedikit pun dan setelah dicari tahu, ternyata ibunya sendiri tidak pernah tersenyum dan bergaul dengan tetangga.

SERANGKAIAN DAMPAK

Sifat pemalu, tidak dapat dihilangkan dan memang harus dijaga jangan sampai hilang sama sekali. Bagaimanapun, sifat pemalu pada beberapa kondisi tetap dibutuhkan. Bisa dibayangkan jika sifat itu hilang, si kecil bisa tumbuh menjadi anak yang menyebalkan atau di luar kewajaran. Hanya saja, sifat pemalu harus dikendalikan agar tidak menghambat perkembangan, stimulasi, dan semua potensi yang dimiliki.

Jika tidak, maka kemampuan belajar bayi akan sedikit terhambat. Yang paling terasa adalah bayi cenderung menghindari interaksi dengan orang lain, padahal manfaatnya segudang. Salah satunya bayi akan belajar "sesuatu" dari bayi atau anak lain. Saat bayi lain sudah belajar berjalan, maka ia pun akan tergerak untuk belajar hal sama. Demikian juga dengan kemampuan berkomunikasi. Dari interaksi dengan anak berusia di atasnya, bayi akan menemukan kosakata baru yang mungkin tidak ditemukan di rumah. Umumnya, bayi cenderung mengobral kemampuan verbalnya saat bertemu dengan bayi atau anak lain.

Dampak selanjutnya, sangat mungkin sifat pemalu ini akan terbawa hingga anak berusia batita, bahkan sampai usia sekolah jika tetap didiamkan dan dianggap wajar oleh orangtua. Semakin bertambah umur anak, maka semakin sulit penanganannya. Sayang bukan, karena potensi anak jadi tidak tergali seluruhnya. Kemampuan sosialisasinya juga cukup buruk, sehingga tidak punya banyak teman. Itulah sebabnya, sifat ini harus mulai dikendalikan saat bayi.

BAGAIMANA MENGATASINYA?

Orangtualah yang dapat berperan dalam mengendalikan sifat pemalu pada bayi. Tujuannya agar bayi tampil percaya diri, ekspresif, dan berkembang sesuai potensi dalam dirinya.

Lihat saja, pada situasi dan kondisi tertentu, bayi sebenarnya cukup percaya diri. Ia bisa mengeluarkan kemampuannya dengan baik, berekspresi secara wajar, dan lain-lain kala berada di lingkungan yang dikenal atau di tengah orang-orang terdekatnya.

Inilah kiat mengatasi sifat pemalu yang intinya mengasah kecerdasan interpersonal bayi:

* Jadikan diri Anda sebagai model terbaik buat si kecil. Orangtua dengan rasa percaya diri, kemampuan berekspresi, dan bersosialisasi yang baik otomatis memberikan contoh kepada si kecil tentang cara berinteraksi dengan orang lain. Jangan harap bayi memiliki keberanian bergaul jika orangtuanya sendiri tertutup.

* Ajaklah si kecil berjalan-jalan di sekitar rumah pada pagi atau sore hari untuk bertemu dengan anak-anak lain. Ini bisa dilakukan sejak bayi berumur 3 bulan kala kemampuan sosialnya mulai muncul.

* Kenalkan bayi pada anak-anak lain. "Dek, ini temanmu. Namanya Dani." Mungkin ia tidak merespons bahkan cuek, tapi biar saja. Bayi sebenarnya merekam semua percakapan itu. Selanjutnya mulailah percakapan seolah-olah si bayi sedang berbicara dengan temannya.

* Beri ia kesempatan mengamati sosok lain yang secara fisik tidak jauh berbeda darinya.

* Bawa bayi ke acara yang melibatkan banyak orang, seperti kumpul keluarga, acara pernikahan, ulang tahun teman, atau arisan. Lewat cara itu, anak jadi terbiasa pada berbagai situasi dan berhadapan dengan banyak orang yang belum dikenal.

* Undang anak-anak teman atau kerabat ke rumah Anda sekiranya keadaan di luar tidak cukup nyaman untuk berjalan-jalan atau Anda tidak memiliki tetangga dengan anak-anak yang sebaya. Bisa juga, si kecil yang diajak berkunjung ke tempat kerabat. Lewat cara itu, anak akan menikmati aktivitas berinteraksi dengan orang lain.

* Sekolah khusus bayi juga bisa menjadi jalan keluar. Di sini si kecil dapat berinteraksi dengan bayi lain dan mengikuti metode bermain yang akan menempa kemampuan sosialisasi serta percaya dirinya.

* Tak usah mengomentari sifat pemalu balita dengan label-label buruk, seperti, "Dasar pemalu," "Kamu pemalu amat," "Ah, Adek jelek kalau enggak mau senyum." Ungkapan-ungkapan itu akan ditangkap alam bawah sadarnya hingga kelak ia mengerti dan membuatnya semakin menarik diri. Ingat, label bersifat melekat. Anak yang sebetulnya tidak pemalu pun sangat mungkin menjadi pemalu jika dilabeli si pemalu. Lebih baik, beri pujian tiap kali bayi menunjukkan kemauannya berinteraksi sampai ia terbiasa melakukannya.

* Hindari sikap memaksa. Ketika si kecil tidak mau lepas dari gendongan Anda, sedangkan bayi-bayi lain asyik bermain, jangan lantas memaksanya ikut bermain. Tindakan ini justru akan memberinya tekanan kuat yang menimbulkan perasaan tidak nyaman. Alhasil, niat untuk berinteraksi malah urung dan makin tampak sifat pemalunya.

* Bersikaplah sabar dan relaks agar bayi punya waktu beradaptasi dengan mengamati bayi lain bermain. Lambat laun, ia akan tertarik untuk ikut bermain. Bila belum berhasil, lakukan terus hal yang sama hingga bayi terbiasa dan mampu mengatasi sifat pemalunya.

BAYI PEMALU BUKAN BAYI SULIT

Bayi pemalu belum tentu sulit dan bayi sulit belum tentu pemalu. Bayi sulit umumnya tidak memiliki masalah dalam berinteraksi dengan orang lain, bahkan cenderung berani.

Ciri-ciri dan penanganannya pun berbeda satu sama lain. Begitu pula dengan penyebabnya. Bayi pemalu menunjukkan hambatan saat berinteraksi. Ia memerlukan jeda atau waktu beradaptasi yang lama saat harus berbaur dengan orang asing. Penyebabnya, antara lain orangtua tidak menjadi model yang baik dalam bergaul.

Sedangkan bayi jadi berkarakter sulit karena ada gangguan dalam pengendalian emosinya. Penyebabnya bisa saja karena pengabaian orangtua sejak bayi dalam kandungan. Begitu pula jika orangtua kurang peka terhadap kebutuhan bayi akan sentuhan (digendong), perhatian (tanggapan menyenangkan, mengajak bermain, tatap mata), serta perawatan (pemberian makanan, ganti popok, memandikan). Akibatnya, ia tidak memiliki rasa percaya pada lingkungan dan selalu merasa tidak aman. Umpamanya, telat digendong atau lampu kamar terlalu terang saja langsung menangis dan sulit diredakan.

sumber kompas.com

Semoga bermanfaat...


Pindri,bundana najla

   
Jumlah Posts : 90
Jumlah di-Like : belum ada like

Dari milis balita-anda

Supaya tidak terlambat berbicara, latihlah sejak bayi. Bayi sejak lahir sudah bisa mendengar dan mengerti suara manusia, terutama suara ibunya. Walaupun bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata tetapi bayi bisa menyatakan perasaannya dengan : senyuman, gerakan bibir, bersuara, berteriak, menggerakkan tangan kaki, kepala atau dengan menangis. Dengan latihan setiap hari sejak bayi, lama kelamaan bayi dan anak dapat menjawab dengan kata-kata dan kalimat. Latihan ini sekaligus merangsang perkembangan emosi, sosial, & perkembangan kecerdasannya. Supaya bayi / anak anda tidak terlambat berbicara, lakukan metode ini setiap hari, ketika anda berada tidak jauh dari bayi anda.

I. Melatih Bayi dan Anak Berbicara

Berbicaralah kepada bayi / anak sebanyak mungkin dan sesering mungkin, dengan penuh kasih sayang, walaupun ia belum bisa menjawab. Bertanya pada bayi/anak.. Contoh : Adik haus, ya? Gardi lapar,ya?. Elta mau susu, lagi ? Ini gambar apa ? Ini boneka apa ? Ini warnanya apa ? Ini namanya siapa ? Komentar terhadap perasaan bayi / anak . Contoh : Kasihan, adik rewel kepanasan, ya?. Nah sekarang dikipasin ya ? Ooo, kasihan, adik rewel gatal digigit nyamuk,ya ? Jatuh ya ? Sakit, ya? Sini di obatin ! Menyatakan perasaan ibu/ayah. Contoh: Aduh,mama kangen banget sama adik. Tadi mama di kantor ingat terus sama adik. Mmmh , mama sayang deh sama adik. Komentar keadaan bayi / anak.. Contoh : Aduh pipi Ade tembem ! Wow, Rama matanya besar banget! Wah, kepala Gardi botak! Ai, ai, Elta buang air besar lagi ! Komentar perilaku bayi / anak Contoh : Wah, Rini sudah bisa duduk! Eeee, Tono sudah bisa berdiri ? Ai, ai, Ari sudah bisa duduk ! Wah, adik sudah bisa jalan ! Bercerita tentang benda-benda di sekitar bayi / anak. Contoh : Lihat nih. Ini namanya bantal. Warnanya merah muda, ada gambar Winnie the Pooh. Adik tahu nggak Winni the Pooh ? belum tahu ? Winni The Pooh itu beruang yg lucu & cerdik. Nanti kalau sudah gede pasti tahu deh. Yg ini namanya boneka Teletubies. Warnanya merah. Yg ini warnanya hijau, yang itu ungu. Nih, coba di peluk. Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan pada bayi / anak Contoh : Adik dimandiin dulu, ya ? Pakai air hangat, pakai sabun, biar bersih, biar kumannya hilang, biar kulitnya bagus sepeti bintang film. Sekarang dihandukin biar kering, tidak kedinginan. Sudaaaaah selesai. Sekarang pakai pampers, pakai baju, dibedakin dulu, biar kulitnya halus, wangi.. Nah, selesai. Enak, kan ? Asyik, kan ? Habis ini minum ASI terus tidur, ya ? Mama mau masak, ya ? Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan ibu / ayah. Contoh : Mama / Papa sekarang mau bikin susu buat adik sebentar , ya ? Nih, susunyal 3 takar , ditambah air 90 cc, terus dikocok-kocok. Kepanasan nggak ? Enggak kok. Nah, siap deh.

II. Dengarkan suara bayi / anak, berikan jawaban atau pujian

Ketika bayi atau anak bersuara atau berbicara (walaupun tidak jelas), segera kita menoleh dan memandang ke arah bayi dan mendengarkan suara bayi atau anak seolah-olah kita mengerti maksudnya. Pandang matanya, tirukan suaranya, berikan jawaban / pujian, seolah-olah bayi mengerti jawaban kita. Contoh: Ta-ta-ta-ta ? Ma-ma-ma-ma? Kenapa,sayang ? Minta susu ? Mau poop ?

III. Bermain sambil berbicara

Ciluk - ba. Ibu mengucapkan ciluuuuuukk (muka ditutup bantal) beberapa detik kemudian bantal ditarik kesamping sambil ibu mengucapkan : baaaaaa !!. Kapal terbang. Nih ada kapal terbang sedang terbang. Ngngngngngng. Ada musuh, kapal terbangnya menembak musuh … dor .. dor .. dor. Kapal terbangnya turun ke muka bayi terus keperutnya. Boneka, dimainkan seolah-olah ia berbicara kepada bayi / anak Menyebutkan nama mainan, nama makanan, anggota badan (tangan, kaki, jari-jari, mulut, mata, telinga, hidung dll.)

IV. Bernyanyi sambil bermain.

Pok-ambai-ambai, belalang kupu-kupu, tepok biar ramai, pagi-pagi minum …. cucu. Cecak-cecak didinding, diam-diam merayap, datang seekor lalat, ..hap! lalu ditangkap. Dua mata saya, hidung saya satu, (sambil menunjuk ke mata, hidung dst.) Putarkan kaset lagu anak-anak, ikut bernyanyi, sambil tepuk tangan, goyang kepala dll.

V. Membacakan cerita sambil menunjukkan gambar-gambar

Bacakan cerita singkat dari buku cerita anak yang bergambar. Tunjukkan gambar tokoh-tokoh yang ada dalam cerita (binatang, benda-benda, manusia). Tanyakan kembali apa nama benda tersebut, apa gunanya, siapa nama tokohTunjukkan gambar-gambar di dalam majalah.

VI. Menonton TV bersama anak sambil menyebutkan nama-nama benda, tokoh atau kejadian yang terlihat di TV

Itu mobil, yang itu kapal, itu sepeda. Itu kucing, di sebelahnya ada tikus dan anjing Kucing melompat, tikus lari, anjing duduk.

VII. Banyak berbicara sepanjang jalan ketika bepergian (ke pertokoan,rumah keluarga dll)

Tunjuklah benda-benda atau kejadian sambil menyebutkan dengan kata-kata berulang-ulang. Itu layang-layang sedang terbang, itu kakak sedang menyeberang jalan, itu burung sedang terbang, itu pohon ada bunganya, itu boneka pakai kacamata dll.

VIII. Bermain dengan anak lain yang lebih jelas dan lancar berbicaranya

Ajak bermain dengan anak lain (kakak, tetangga, sepupu) yang sudah lebih jelas berbicaranya, bermain bersama menggunakan boneka, kubus, balok, puzzle, Lego, gambar-gambar, buku bergambar dll.

PERHATIAN !!!

Jangan memaksa anak berbicara. Kalau bayi / anak bersuara (walaupun tidak jelas) berikan jawaban, seolah-olah kita mengerti ucapannya Pujilah segera kalau dia berbicara benar. Jangan menyalahkan anak kalau ia salah mengucapkannya Kalau anak sudah bosan sebaiknya beralih ke kegiatan lain  
   
18-06-2008 15:39:52 Inisiasi dini
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : belum ada like

dr milis tetangga...

Dear All,

Hari Minggu kemarin, 6 April 2008, aku ada acara di RS St. Carolus, dan sebagai bagian dari acara itu ada talk show mengenai "Inisiasi Menyusui Dini"

Dan aku belajar banget dari talk show ini .. Mohon maaf kalau cerita ini tidak berkenan, karena menurut aku ini penting dan perlu disharing, maaf kalau ada yang berpandangan kalau ini cerita tabu.

Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ??

Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran.

Ternyata selama bertahun-tahun, kita bener-bener merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.

Kata dokter yang kemaren berbicara, dia mengatakan, di luar sudah sadar hal ini sejak 1987 tp di Indonesia baru sadar thn 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.

Si Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan dan bahkan memutarkan video yang dia buat terhadap cucunya sendiri dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, dan ini juga tergambar dalam video yang diputar.

Jadi si Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap2 spt ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):

1.       Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.

2.       Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak2 perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman. Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memasage perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.

3.       Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar putiing si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, si bayi membantu si bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu denga ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan menjilat2 dada si ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi utk membersihkan dada si ibu dari bakteri2 jahat dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi bakteri2 yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si bayi yang tau seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.

4.       Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu yang bertujuan untuk merangsang supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu

5.       Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.

Mendengar cerita si Dokter ditambah dengan video yang diputarnya, aku ngerasa Amazing... Tuhan memang maha sempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya. Ternyata, walaupun waktu aku melahirkan ada inisialisasi menyusui dini, ternyata langkahnya belum sempurna, karena waktu itu bayi ku cuma melakukan sampai tahap ke 3, yaitu menjilat2 sekitar dada aku.

Si Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.

Si Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit2, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit2 lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.

Makanya dia benar2 mempromosikan hal ini kepada semua calon ortu.

Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%.

Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tiindakan kriminal. Dan ternyata sebagai RS yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini (bukan promosi). Tidak ada ruang khusus bayi di Rumah Sakit. Karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu utk show bayi, karena letak bayi adalah di sisi si ibu. Si dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi, walau air susu ibu belum keluar.

Aku benar-benar terpukau denger cerita ini. N ini benar-benar pengalaman baru buat aku, dan benar-benar menambah pengalaman utk masa depan aku. N aku juga sempet ngerasa berdosa banget ama anakku, karena walau aku sering minta anakku di bawa ke ruangan, ada jam2 tertentu di mana bayiku aku letakkan di ruang bayi. Maaf ya anakku ..

So buat temen-temen yang memang mau mempunyai anak, cucu ataupun keponakan, sharing ini semoga bisa menambah wawasan, dan bisa membantu kita mencari yang terbaik buat anak-anak kita.

N tolong disharingkan ke orang-orang lainnya, sehingga makin banyak orang yang tau mengenai hal ini. Karena ini adalah keajaiban. Setidaknya buat aku.

   
13-05-2008 15:46:56 INISIASI MENYUSUI DINI
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
Halo bunda semua... (^_^) ni aku ada info dari temen mailisku di femina & friend Lembah.Hastuti@gmail.com. moga bisa nambah info buat bunda2 di IB ini.
PENTING DIBACATUH... .! Jangan di lewatkan ya....! Terutama buat ibu2x, Dan calon ibu-ibu... n Bapak2

Dear All,

Hari Minggu kemarin, 6 April 2008, aku ada acara di RS St. Carolus, dan sebagai bagian dari acara itu ada talk show mengenai "Inisiasi Menyusui Dini"

Dan aku belajar banget dari talk show ini. Mohon maaf kalau cerita ini tidak berkenan, karena menurut aku ini penting dan perlu disharing, maaf kalau ada yang berpandangan kalau ini cerita tabu.

Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ??
Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran.

Ternyata selama bertahun-tahun, kita bener-bener merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.

Kata dokter yang kemaren berbicara, dia mengatakan, di luar sudah sadar hal ini sejak 1987 tp di Indonesia baru sadar thn 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.

Si Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan dan bahkan memutarkan video yang dia buat terhadap cucunya sendiri dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, dan ini juga tergambar dalam video yang diputar.

Jadi si Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap2 spt ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):

1. Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat.
Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si bayi hanya akan diam selama 20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.

2. Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak2 perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman. Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memasage perut ibunya bahkan lebih dari satu jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.

3. Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar puting si ibu itu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, membantu si bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu, ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan menjilat2 dada si ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi utk membersihkan dada si ibu dari bakteri2 jahat dan begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi bakteri2 yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si bayi yang tau seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.

4. Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu yang bertujuan untuk merangsang supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si bayi itu

5. Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.

Mendengar cerita si Dokter ditambah dengan video yang diputarnya, aku ngerasa Amazing... Tuhan memang maha sempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya. Ternyata, walaupun waktu aku melahirkan ada inisialisasi menyusui dini,
ternyata langkahnya belum sempurna, karena waktu itu bayiku Cuma melakukan sampai tahap ke 3, yaitu menjilat2 sekitar dada aku.

Si Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini
bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita
putus.

Si Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit2, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit2 lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru
melahirkan sebesar 22%.

Makanya dia benar2 mempromosikan hal ini kepada semua calon ortu.
Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%.

Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tindakan kriminal. Dan ternyata sebagai RS yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini (bukan promosi). Tidak ada ruang khusus bayi di Rumah Sakit. Karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu utk show bayi, karena letak bayi adalah di sisi si ibu. Si dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi, walau air susu ibu belum keluar.

Aku benar-benar terpukau denger cerita ini. N ini benar-benar pengalaman baru buat aku, dan benar-benar menambah pengalaman utk masa depan aku. N aku juga sempet ngerasa berdosa banget ama anakku, karena walau aku sering minta anakku di bawa ke ruangan, ada jam2 tertentu di mana bayiku aku letakkan di ruang bayi. Maaf ya anakku..

So buat temen-temen yang memang mau mempunyai anak, cucu ataupun keponakan, sharing ini semoga bisa menambah wawasan, dan bisa membantu kita mencari yang terbaik buat anak-anak kita.
N tolong disharingkan ke orang-orang lainnya, sehingga makin banyak orang yang tau mengenai hal ini. Karena ini adalah keajaiban. Setidaknya buat aku.
   
21-04-2008 16:02:00 Zodiac Balita
Jumlah Posts : 263
Jumlah di-Like : belum ada like
Array semoga bermanfaat yaa...



AQUARIUS



Balita Aquarius Anda kadang bermain sendirian? Jangan salah dan menyangka ia pemalu. Seorang Aquarius sebenarnya senang bergaul, tetapi bila ia sedang ingin menyendiri, ia akan betah berada di dalam dunianya sendiri. Terutama bila mereka sedang kesal atau ingin menangis, mereka memilih untuk sendiri. Jadi bila balita aquarius Anda sedang mojok sendiri, biarkan saja. Nantinya pada saat memasuki dunia prasekolah, ia cukup mudah berteman karena sekalinya berbicara, ia bisa berbincang panjang lebar.



Balita aquarius juga merupakan anak yang cepat belajar. Jika Anda mengajari ia sesuatu, maka dalam waktu singkat ia akan menguasainya. Bila balita Anda menunjukkan ketertarikan dalam dunia seni dan kreatifitas, dukung ia. Berikan pujian dan kata-kata yang positif agar ia makin bersemangat.



Karakter: banyak bicara, kreatif, mudah bergaul



Hobi: melukis, membuat prakarya, bermain alat musik



Cita-cita: kegemarannya bersosialisasi membuatnya cocok untuk bekerja di bidang yang melibatkan banyak orang seperti marketing, public relations, entertainer.









PISCES



Kalau mendengar tentang karakter seorang balita Pisces, mungkin rasanya jadi kasihan karena seolah-olah ia adalah balita yang paling nelangsa. Padahal jika ditelusuri, anak ini tidak punya alasan kuat untuk menangis. Balita Pisces memang agak penakut dan kurang percaya diri. Mereka cenderung memendam perasaan dan segan untuk mengutarakan apa yang mereka mau. Pribadi mereka yang pengalah membuat mereka kerap ditindas oleh saudara atau teman sekolahnya. Bila mainannya direbut, ia tak akan berdaya melawan temannya.



Jangan kaget juga bila menemukan ia melamun di perjalanan atau di sekolah. Waktu luang lima menit saja, akan ia gunakan untuk bermimpi. Siap-siaplah untuk menenangkan mereka dari mimpi buruk di malam hari. Saking seringnya berpindah pikiran dari dunia nyata dan dunia khayal, mereka jadi sering melupakan hal-hal kecil. Tetapi, daya imajinasi mereka tidak terkalahkan!



Karakter: sensitif, emosional, santai, pemimpi



Hobi: bermain peran (ibu-ibuan, dokter-dokteran), menggambar, menyanyi



Cita-cita: kecenderungannya bersantai membuatnya lebih cocok untuk pekerjaan yang tidak terlalu menguras energi seperti sekretaris, desainer, administrasi.









ARIES



Balita aries adalah jagoan di sekolahnya. Mereka sangat aktif dan sulit diatur. Jangan harap balita Aries Anda mau duduk diam karena ia justru akan menyeletuk dan membuat keramaian. Sebenarnya yang ia mau hanya sedikit perhatian lebih dari guru dan orang tua. Jadi apabila Anda memiliki bayi Aries, sejak dini Anda perlu menujukkan bahwa Anda memperhatikannya tanpa ia harus berusaha menarik perhatian. Langsung beri respon saat ia memanggil atau bercerita agar ia tak perlu berteriak-teriak.



Karena geraknya cepat, balita Aries justru bisa diandalkan untuk kegiatan-kegiatan fisik. Semangatnya selalu dilevel paling tinggi. Anda tidak perlu membujuknya panjang-panjang bila akan pergi ke suatu tempat. Hes always ready to go!



Karakter: kreatif, penuh inspirasi, aktif



Hobi: berenang, bermain di playground, bermain video games



Cita-cita: dengan disiplin dan latihan teratur, balita Aries bisa jadi atlet juara, atau bila jiwa seninya tinggi, ia bisa diarahkan untuk belajar seni rupa.









TAURUS



Orangtua para balita Taurus harus sensitif terhadap kebutuhannya untuk disentuh. Balita Taurus perlu sering-sering dipeluk cium agar ia merasa nyaman. Sediakan juga kamar yang suhunya sejuk dengan suara musik lembut dan mainan atau pernak pernik cantik. Dalam menjaga barang-barangnya, balita Taurus cukup telaten. Mereka akan tahu jika ada mainannya yang hilang.



Balita Taurus adalah tipe pelajar yang perlu waktu lebih panjang untuk menguasai sesuatu. Mereka belajar dengan kecepatan mereka sendiri dan tidak peduli dengan tekanan. Mereka lebih senang diberitahu perlahan-lahan daripada diultimatum. Balita Taurus merasa nyaman berada ditengah-tengah keluarga dan saudara. Tetapi diantara teman sebaya, ia akan memimpin mereka semua. Kalau sudah begini, keras kepalanya balita Taurus akan terlihat.



Karakter: telaten, rajin, pemimpin



Hobi: bermain pernak-pernik, nonton DVD, makan



Cita-cita: mereka tidak suka bekerja di bawah deadline, tetapi bila sudah terbiasa dengan rutinitas dan kesibukannya, orang Taurus cocok bekerja di bidang komunikasi, human resoursce, atau science.





















GEMINI



Coba ingat-ingat lagi apakah balita Gemini Anda sudah rajin menendang sejak di dalam kandungan? Perkembangan motoriknya memang cenderung lebih cepat daripada balita lain. Ia pun lebih cepat pandai berbicara dan menjelajah lingkungannya. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuatnya perlu diberikan stimuli yang sepadan. Jangan heran bila ia mudah bosan dengan mainan lamanya yang kurang menantang.



Balita Gemini biasanya tidak manja dan senang bermain dengan teman baru. Kalaupun ia harus bermain dan berkeliling sendiri, ia tidak keberatan. Asal jangan sampai ia merasa ia dijauhi oleh temannya. Balita Gemini tidak suka yang neko-neko. Katakan dengan sederhana setiap perintah yang Anda ingin sampaikan agar ia tidak bingung.



Karakter: komunikatif, cakupan perhatian pendek, cerdas



Hobi: mengutak-utik mainan, membaca buku, bermain puzzle



Cita-cita: kegemarannya untuk mencari tantangan membuatnya cocok bekerja di dunia medis, teknologi, dan ilmu pengetahuan.









CANCER



Hati-hati, balita Cancer Anda adalah anak yang paling sensitif dan emosional. Balita Cancer akan langsung menangis bila ada hal yang tidak nyaman, jadi Anda harus siaga memeluk dan menenangkan mereka. Balita Cancer memang selalu ingin lekat dengan keluarga dan bisa dibilang anak mama. Kesensitifitasannya membuat ia mengingat segala hal yang terjadi dalam hidupnya. Kadang-kadang, ia juga bisa mendendam. Untuk itu, hindari bertengkar di depan balita Anda atau memarahinya dengan kata-kata yang menjatuhkan.



Balita Cancer amat pemilih dalam hal makanan. Tetapi dalam hal belajar, mereka amat rajin. Arahkan mereka sesuai bakat dan minatnya. Entah mereka mau menjadi dokter atau pebisnis, mereka bisa sukses.



Karakter: mudah akrab,



Hobi: berolahraga, bermain musik, memelihara binatang.



Cita-cita: ketelitian orang Cancer bisa berguna untuk profesi yang mengandalkan hal itu seperti dunia medis, keuangan, dan bisnis.









LEO



Mudah sekali menebak bayi Leo. Mereka biasanya yang paling menonjol di antara teman-temannya. Mereka gemar berceloteh dan tidak ragu untuk naik ke atas pentas. Pentasnya pun tak perlu panggung sungguhan. Tempat tidur Anda juga bisa jadi panggung-nya menari dan bernyanyi. Apa yang Anda bisa lakukan? Bertepuk tangan saja. Ia pasti akan senang menerima sanjungan!



Sayangnya, balita Leo cukup egois. Ia tidak mau berbagi perhatian dengan adiknya, apalagi harus berbagi mainan. Keinginannya untuk selalu jadi nomor satu membuatnya tega menyisihkan teman yang dianggapnya kompetitor. Kadang-kadang, hal-hal yang tidak perlu dikompetisikan pun bisa dianggap serius olehnya. Di sinilah peran Anda diperlukan untuk memberi pengertian padanya agar mau berbagi dan bersabar. Atau, sekalian saja manfaatkan jiwa jawaranya untuk menjadi nomor satu di sekolah.



Karakter: menarik perhatian, percaya diri, pemimpin, egois



Hobi: bermain lego, puzzle, video games



Cita-cita: apapun yang dikerjakan seorang Leo, ia akan menjadi pemimpin dibidangnya. Ia bisa bekerja di dunia hiburan, dunia hukum, sampai militer.









VIRGO



Dalam keadaan apapun, balita Virgo adalah bayi yang paling banyak maunya sekaligus paling pemilih. Pokoknya, bawel! Anda harus membiasakan diri dengan pesanan-pesanan khususnya, misalnya makanan yang harus ekstra asin dan minuman yang tidak boleh terlalu manis. Balita Virgo akan tenang hidup dalam keteraturan. Jadi buatlah jadwal rutinnya sehari-hari. Bahkan saat berlibur, Anda juga harus membuat rundown untuknya. Apa lagi yang ia mau? Sebuah kamar yang bersih dan rapi.



Untungnya memiliki balita Virgo adalah Anda tidak perlu banyak keluar uang untuk membeli mainan. Ia bisa mencari kesenangannya sendiri melalui tontonan atau permainan yang ia ciptakan dari barang-barang yang tersedia di rumah. Dibanding balita lain, balita virgo paling cepat pandai berbicara dan melakukan tugas rumah. Membantu mama menyiapkan popok adik adalah tugas mulia yang akan ia lakukan dengan senang hati.



Karakter: senang membantu dan mengatur, cinta kebersihan dan kerapihan



Hobi: membereskan mainan, membantu ibu di rumah, bermain peran profesi (kasir-kasiran, dokter-dokteran)



Cita-cita: pekerjaan yang membutuhkan keteraturan dan ketelatenan seperti guru, pengacara, atau seni pertunjukan cocok untuk orang Virgo.









LIBRA



Balita libra adalah bintang pesta! Ia senang sekali diajar bernyanyi dan menari. Meski tidak terlalu aktif, mereka punya kharisma yang menarik perhatian orang asing sekalipun. Balita Libra tidak mudah terganggu mood-nya. Inilah mengapa orang-orang betah mengurus balita Anda.



Balita Libra akan tumbuh menjadi orang yang gemar bersosialisasi dan berdiplomasi. Jadi jangan kaget bila ia berargumen ketika Anda melarangnya melakukan sesuatu. Tetapi ketika teman-temannya ada yang bertengkar, ia tak ragu untuk mendamaikan mereka. Saat balita libra dewasa, mereka bisa bertumbuh menjadi orang yang pandai membujuk dan memanipulasi. Balita libra juga merupakan pesolek. Mereka senang memakai pakaian bagus dan rapi.



Karakter: persuasif, senang berbicara dan bergaul



Hobi: mengobrol, nonton DVD, berdandan



Cita-cita: karier di dunia politik, marketing, atau hubungan internasional cocok untuk orang libra yang diplomatis dan karismatik.









SCORPIO



Selain balita Leo, balita Scorpio juga merupakan pencuri perhatian! Balita Scorpio mencuri perhatian tidak dengan mengambil alih sorotan lampu panggung tetapi dengan cara yang lebih misterius dan manipulatif. Kadang, ia sengaja menangis tanpa sebab agar orang-orang menoleh dan mencaritahu penyebabnya. Ia juga menuntut agar ayah ibunya menyediakan cukup waktu bermain dengannya sesibuk apapun mereka.



Balita Scorpio adalah anak yang tahu apa yang mereka mau dan tidak takut mengutarakannya. Mereka cenderung bossy dan penuntut. Jika ia harus berbagi mainan atau makanan dengan saudaranya, ia merasa orang tuanya tidak menyayangi dirinya. Salah satu cara menunjukkan pada balita Scorpio bahwa mereka diperhatikan adalah dengan sering-sering mengganti diaper atau bajunya yang kotor atau basah.



Karakter: pintar, selalu tahu cara mendapatkan sesuatu dari Anda.



Hobi: membaca buku, bermain bola, bersantai di depan TV



Cita-cita: pribadinya yang tertutup dan misterius cocok bekerja dibidang finansial, arsitektur, atau teknologi.









SAGITARIUS



Kalau Anda melihat balita yang paling happy, itulah balita Sagitarius. Ia berperilaku seolah-olah dunia tidak ada masalah. Ia sendiri juga tidak terlalu ambil pusing bila ada yang memarahinya, merebut mainan darinya, atau tidak membagi makanan padanya. Ia baru akan sebal jika ada yang melarangnya melakukan sesuatu. Ia ingin dunia ini bebas tanpa pagar. Bila ia ingin main di taman depan rumah, ia akan segera keluar. Jika ia ingin berenang atau mandi hujan, ia akan langsung nyebur! Awasi balita Anda dari jauh agar ia tetap aman, tetapi bebaskan ia menjelajah kemana-mana.



Jiwa bebasnya membuat balita sagitarius mudah menemukan permainan atau teman baru. Sayangnya, ia susah mempertahankan hubungan jangka panjang. Balita sagitarius paling senang diajak jalan-jalan ke tempat baru atau mengenal apapun yang baru karena mereka mudah bosan. Ajak ia berpetualan naik kereta, pesawat, atau becak. Ia pasti girang!



Karakter: mandiri, suka kebebasan, cuek



Hobi: bermain di luar rumah, berolahraga, membuka-buka majalah



Cita-cita: apapun profesinya, jangan harap ia betah bekerja sesuai jam kantor. Ia cocok sekali bekerja dengan alam, berkesenian, atau membuka usahanya sendiri.









CAPRICORN



Balita Capricorn bisa jadi balita idaman orang tua. Pasalnya, mereka amat disiplin dan penurut. Mirip seperti balita Virgo, mereka suka rutinitas dan keteraturan. Mereka tidak suka petualangan dan lebih memilih untuk melanjutkan aktivitas yang lebih familiar. Kesannya mereka membosankan tetapi mereka hanya anak-anak yang telaten pada satu hal yang mereka sukai. Bila mereka bermain, mereka akan terus memainkannya sampai mereka fasih dan jago.



Mendidik balita Capricorn lebih mudah dengan system reward and punishment. Jangan juga memburu-buru mereka dalam melakukan sesuatu. Mereka lebih suka lambat asal selamat.



Karakter: play safe, teratur, tidak suka menunggu



Hobi: bermain puzzle, nonton DVD, bermain masak-masakan



Cita-cita: orang Capricorn bisa berhasil dalam bidang pekerjaan apapun karena kedisiplinannya, tetapi justru kurang kreatif dan imajinatif.



   
Jumlah Posts : 368
Jumlah di-Like : 1
bunda2.. ini ada artikel yg bisa membantu bunda yg sdg bingung ttg sekolah bayi itu penting ga sih?? heheheh Array



======================================



Minggu, 12 Mei 2002







Ketika Bayi dan Bocah Harus Sekolah





Kompas/frans sartono



ISABEL, bocah sembilan bulan yang giginya baru tumbuh dua biji itu sudah "bersekolah". Bayi yang

belum dapat berjalan itu digendong sang ibu untuk mengikuti Gymbaby, program dari Gymboree, sebuah kelompok bermain di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di sana, bocah imut-imut itu sudah dibiasakan mengucap "kiss bye!"



Isabel hanyalah salah seorang dari ribuan bocah usia balita di Jakarta yang ramai-ramai dibawa orangtua ke taman bermain atau play group yang kini makin meriah di Jakarta. Tamara Bleszinsky, Ayu Azhari, Diah Permatasari, Rina Gunawan, Iis Dahlia, atau mantan model Larasati yang kini atlet berkuda itu, hanyalah sebagain dari mereka yang mengajak anak ke taman bermain.



Ada sejumlah harapan yang tersimpan di benak para orangtua. Ada yang sekadar supaya si anak dapat segera berjalan. Ada pula yang ingin anak mereka terbiasa berbahasa Inggris. Atau bahkan, kata salah seorang ibu di atas, agar si bocah "siap melihat masa depan."



Namun, rata-rata orangtua itu menginginkan agar anak mereka dapat, istilah mereka, bersosialisasi dengan lingkungan. Bahasa sederhananya mungkin tumbuh wajar sebagai anak-anak.



"Saya tidak memaksakan anak saya untuk dapat membaca atau menulis. Saya membutuhkan dia memiliki kemampuan sosialisasi. Saya perlu dia tidak menjadi raja kecil di rumah, tapi agar dia juga menyadari adanya raja-raja yang lain di sekolah," kata Tamara yang mengirim anaknya, Teuku Rsya Islamei Pasya (3) di taman bermain High Scope, Pondok Indah.



Ibu-ibu lain seperti Rina Gunawan (28) atau Iis Dahlia (27) yang kebetulan bergerak di jagat hiburan, mempunyai harapan lain. Antara lain, agar anak mereka mengenal bahasa Inggris di usia dini. Asal tahu saja, banyak di antara sekolah tersebut memang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Bahkan, ada pula yang memang dirancang untuk memberi kemampuan anak berbahasa Inggris sejak dini. Ada yang menggunakan penutur asli.



Jangan heran jika anak penyanyi dangdut Iis Dahlia, atau pemain sinetron Diah Permatasari, sudah merdu ber-cas-cis cus Inggris. Setidaknya mereka dapat mengucap percakapan dasar meski kadang bercampur dengan bahasa Indonesia. Diah, pemeran Si Manis Jembatan Ancol dulu itu, misalnya, mengatakan Marcello (3) putranya yang sekolah di Kinderlands, Pulomas, Jakarta Timur, berbicara campur aduk. "Mama dinosaurus itu is dead."



Rupanya ada persoalan lain yang diungkap banyak orangtua, yaitu soal pergaulan dengan lingkungan sebaya. Mereka kebanyakan tinggal di kompleks perumahan atau malah ada yang di apartemen. Ditambah lagi, mereka adalah para orang sibuk yang tidak setiap saat dapat menemani sang anak bermain. Diah, misalnya, dulu cuma sempat mengeloni anaknya menjelang tidur.





Kompas/dody wisnu pribadi



Begitu sibuknya, Iis Dahlia yang masih menjanda itu sampai mengajak anaknya, Salsadilla Juwita (4), ke arena show dangdut. "Dia sering ikut saya sehingga dia lebih dekat ke komunitas ibunya. Saya daftarkan dia ke Whiston supaya dia berada di komunitas teman sebaya," kata Iis yang tinggal di Permata Puri, Cibubur.



Problem sepi kawan bergaul anak di rumah menjadi alasan Rina Gunawan untuk mencari-cari taman bermain. Presenter acara Campur-Campur di ANteve ini mengincar taman bermain, terutama yang memberi pembiasaan berbahasa Inggris. Sebelumnya, putra Rina, Aqshal (4), didaftarkan di Kidsports, Pondok Indah. "Dia kurang gaul. Kalau diajak ke rumah kawan saya, dia nangis ketemu orang yang belum dikenal," kata Rina yang tinggal di kawasan Bukit Sentul.





***

MUNGKIN itulah mengapa di Jakarta kemudian makin banyak bermunculan taman bermain. Ada yang menyebut mereka dengan nama pre-school, play group, atau TK Mini. Intinya, semua itu adalah tempat kumpul bocah usia mulai enam bulan hingga empat tahun.



"Kampus bocah" itu kini mudah dicari di Jakarta, semisal Tumble Tots, Montesori, Ladybird Preschool and English Activity Center, Gracefields Kindergarten, Kinderland, Kidsports Family Fun & Fitness, Sunshine Pre school, Tutor Time, dan sederet nama-nama "keren" lain. Di antara mereka ada yang diselenggarakan dengan sistem wara laba, setidaknya berkaitan dengan lembaga sejenis di luar negeri. Sementara itu kelompok bermain lokal juga menjadi incaran orangtua. Tersebutlah Taman Bermain Kepompong, Kembang, Kartini, Tadikapuri, Kembang, TK Mini Pak Kasur, dan Mutiara Indonesia.



Lokasi taman bermain bisa di mana saja, namun kebanyakan tak jauh dari kompleks pemukiman kalangan menengah atas seperti Pondok Indah, Bintaro, Kelapa Gading, atau Pulomas. Ada juga yang menempati lantai dasar apartemen, bahkan sampai di mal. Jangan kaget jika jalan-jalan ke Mal Taman Anggrek atau Mal Ciputra di Jakarta Barat, Anda akan menjumpai taman bermain Tumble Tots yang terletak di antara gemerlap toko serba ada dan arena jajan. Namun, ada juga yang menempati areal tersendiri dan dirancang sebagai "sekolahan" seperti Kartini di Cilandak, atau Tutor Time di Pondok Indah. Ada yang menempati bekas rumah tinggal seperti TK Mini Pak Kasur di kawasan Menteng.



Di sanalah bocah-bocah balita diajak bermain. Kata para penyelenggara, si buyung dipersiapkan untuk menjadi anak yang penuh rasa percaya diri, mandiri, dan itu tadi, dapat bersosialisasi dengan lingkungan sebaya. Plus, mereka terbiasa dengan bahasa Inggris yang memang menjadi bahasa pengantar.



Tentu saja setiap kelompok bermain mempunyai program, metode, atau kurikulum berbeda-beda. Mereka juga menggunakan beragam piranti bermain untuk meyampaikan program. Kelompok bermain Amanda Montesori di kawasan Bintaro, misalnya, menerapkan metode untuk mendidik anak dalam usia dini dengan konsep learning by hand, belajar dari pengalaman, pembiasaan gerak tangan.



Montesori misalnya mempunyai piranti yang disebut cloth frame, alat berupa kotak kerangka berukuran 30 x 30 sentimeter. Kerangka tersebut dililiti kain, dilengkapi kancing dan ritsleting, serta dipasang tali. Alat peraga tersebut menurut Duna Uron, pengelola Amanda Montesori, digunakan untuk melatih koordinasi tangan untuk mengancing baju, memakai celana, dan mengenakan sepatu.



Alat peraga lain disiapkan untuk para bocah mengenal bentuk, warna, sampai matematika. Tentu saja, piranti tersebut dirancang untuk bocah yang telah berumur setidaknya dua-empat tahun. Bayi-bayi berumur enam sampai 12 bulan tentu belum mengerti apa itu tali sepatu. Maka metode dan alat lain pun diciptakan untuk mereka.



Bocah-bocah mungil di Gymboree, misalnya, disediakan permainan molly ball berupa bola bosar berdiamter sekitar satu meter.



Anak-anak dinaikkan di atas bola tersebut dan tentu masih dipegangi orangtua. Bola lalu digoyang-goyang sehingga sang anak ikut bergerak seturut gerakan bola. Menurut Yuliana Sutanto, Direktur Gymboree Play & Music yang berlokasi di Apartemen Bumimas, anak-anak yang lama bergabung dengan taman bermain itu memang menampakkan hasil, dibanding sebelum bergabung. Setidaknya menurut pengalaman artis Ayu Azhari yang mengirim anaknya, Atiq Soleman (3) ke Hansel & Gretel, di Pondok Indah. Selain rasa percaya diri yang bertambah, Atiq juga dapat makan tanpa disuapi. Dia juga sudah dapat buang air kecil tanpa bantuan orang lain.



"Dia juga sudah bisa baca. Dia memang lebih cepat dibanding kakaknya dulu," kata Ayu yang tinggal di apartemen di Jakarta Selatan. Demikian juga anak Iis Dahlia yang dulu menangis jika ketemu orang yang belum dikenal itu, kini katanya, malah berani memulai pembicaraan. Malah kadang dengan bahasa Inggris.



Pengalaman salah satu orangtua yang anaknya "disekolahkan" di Tumble Tots di Mal Ambasador tak jauh berbeda. Oni menyadari anaknya, Michael, kurang mendapat stimulasi sehingga pada usia tiga tahun belum bisa bicara. "Ternyata setelah saya masukkan ke taman bermain ini, dia bisa bicara dan jadi cerewet sekali," kata Oni.





***

BEGITULAH anak-anak bermain tak lagi di pelataran rumah atau di bawah semilir pohon. Mereka bermain di taman bermain, di taman bermain ber-AC, terprogram, dan kini telah menjadi semacam kebutuhan orangtua. Atlet berkuda Larasati misalnya, sudah mendaftarkan anaknya di Kepompong sejak si anak berusia empat bulan. "Itu pun saya dapat daftar tunggu urutan 83."



Apa boleh buat, taman bermain telah dianggap menjadi bagian dari tahapan pendidikan anak sebelum TK, SD, dan seterusnya. Mereka berharap anaknya akan lebih siap masuk TK. "Sekarang masuk TK kan pakai tes," kata Iis Dahlia.



Maka, mereka yang jeli melihat peluang kemudian membuka usaha taman bermain. Di antara mereka ada yang dikelola dengan sistem serupa wara laba dengan pemilik usaha di luar negeri. Amanda Montesori di Bintaro, meski menyandang nama serupa dengan lembaga pendidikan serupa yang berasal dari Inggris, namun tidak berbentuk wara laba. Setidaknya, pola usaha mereka tidak persis seperti, katakanlah, perusahaan ayam goreng dari Amerika yang merebak di mana-mana itu. Pengelola Amanda Montesori, seperti dituturkan Dina Uron, hanya diwajibkan mengikuti pelatihan lengkap, termasuk teori dan praktik di perwakilan Montesori.



Memang dimungkinkan calon pengelola sekolah Montesori untuk mengambil pelatihan di London, Malaysia, atau Thailand. Namun, di Kemang, Jakarta Selatan, orang pun dapat membekali diri dengan ilmu Montesori. Di Kemang memang terdapat perwakilan Montesori. "Saya lalu belanja paket dan alat peraga pendidikannya. Kemudian, saya baru meminta izin penyelenggaraan pendidikannya."



Gymboree yang digagas pada tahun 1976 oleh Joan Barnes, ibu dari California, mempunyai bentuk agak lain. Taman bermain yang mempunyai 450 cabang di 18 negara itu segala sesuatunya terkontrol oleh kantor pusat di Amerika. Dari metode, penataan ruang sampai alat-alat yang digunakan semuanya berada di bawah pengawasan pusat.



Misalnya, ada peraturan yang mengatur soal ukuran ruang berikut warna dinding. Ruang ukuran 80 meter persegi maksimal diharuskan menampung 11 anak.



Desain interior, piranti program baik letak maupun warna-warnanya, semuanya terkontrol dan dibuat standar dengan Gymboree di mana pun. "Dekorasi ruang kita di mana-mana sama. Alat-alat yang digunakan semuanya juga sama, dari Amerika. Jadi anak Indonesia yang datang ke Gymboree Malaysia atau negara mana pun akan sama saja," kata Direktur Gymboree.



Hal yang sama juga terjadi dengan Tutor Time yang induknya berada di Florida, AS. Menurut Melania Hamdan, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Amerika, yang mengelola Tutor Time di Pondok Indah dan Kemang, Jakarta Selatan, taman bermain mereka dijalankan mengikuti standar yang ditentukan dari kantor induk. Ruangan dan alat-alat main harus dibersihkan dengan larutan desinfektan tertentu, alat-alat makan harus dicuci dan tidak boleh dikeringkan pakai lap, setiap tahun para fasilitator dan asistennya harus mengikuti pelatihan. Jumlah guru adalah satu untuk tiap enam murid dengan dua asisten, dan sederet lagi syarat yang akan dikontrol tiap tahun dari Florida.





Kompas/alif ichwan



Besar investasi membuka taman bermain memang beragam. Ada di antara mereka yang harus menyiapkan 80 ribu dollar AS. Separuh dari anggaran tersebut digunakan untuk piranti penunjang program yaitu 40 ribu dollar. Maka bayaran buat sekolah bocah itu juga bisa beragam, tergantung program dan fasilitas yang ditawarkan. Ada yang mulai dengan angka Rp 75.000 per bulan sampai Rp 10 juta per tahun. Montesori misalnya memungut biaya per tiga bulanan antara Rp 2.475.000-Rp 2.750.000. Itu belum termasuk uang pangkal Rp 3 juta. Ada juga yang menarik biaya dari 550-1.500 dollar AS per 10 minggu, tergantung jumlah hari anak ikut sekolah setiap minggunya.



Biaya memang relatif. Namun, tampaknya orangtua tidak akan hirau angka sejauh sang anak mendapat pendidikan yang baik. Seperti dikatakan Diah Permatasari, "Saya menomorsatukan kualitas pendidikan. Jadi semahal apa pun saya kejar. Saya tidak ingin anak saya terbelakang," kata Diah.





***

TENTU tidak semua kelompok bermain memasang tarif tinggi, terutama untuk kelompok bermain yang tidak ada hubungannya dengan wara laba. Seperti Kelompok Bermain Kembang yang didirikan dan sampai sekarang masih dipimpin Yaya Suwarso dan berlokasi di Jalan Selat Bangka, Kemang.



Kelompok bermain yang muridnya campuran antara anak-anak Indonesia dan anak-anak warga asing yang tinggal di daerah Kemang dan berdiri sejak tahun 1974 ini tetap menggunakan bahasa pengantar Indonesia secara umum. Di sini, penekanannya adalah pada pembiasaan kehidupan sehari-hari, seperti mencuci tangan sebelum makan, pergi ke toilet, sampai melatih motorik halus dan kasar. Ada kolam pasir di sana, ada alat panjat di dindingnya, selain bermain dengan alat-alat "tradisional" seperti lilin, krayon, dan menyusun balok kayu.



Ruangannya yang dibuat tanpa jendela menyebabkan angin semilir memasuki ruangan dengan bebas. "Pada fase balita, hasil tidak menjadi tujuan belajar. Kategorisasi hasil kerja anak misalnya bagus atau jelek, dihindarkan demi merangsang kreativitas anak. Tekanan pengajaran adalah pada kepuasan anak yang tertentu berbeda derajatnya pada setiap anak," tutur Yaya yang tidak menerapkan suatu metode tertentu karena pengalamannya menunjukkan setiap metode memiliki keunggulan yang berbeda-beda.



Begitu juga suasana di TK Mini Pak Kasur di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, yang berdiri sejak tahun 1958. Meskipun ruangan diberi pendingin ruangan, suasananya jauh dari mewah. Menurut Bu Kasur, TK pimpinannya memang tidak mendahulukan penampilan, tetapi kualitas pendidikan. "Kalau kami mengejar penampilan, maka biaya yang harus kami keluarkan akan besar sekali. Tidak saja untuk modal awal, tetapi juga untuk biaya perawatan sesudahnya," tutur Bu Kasur yang bernama asli Sandyah ini.



Meskipun tidak mewah, nama besar Pak Kasur (almarhum) dan Bu Kasur (76) sebagai tokoh pendidik anak-anak, menjadi daya tarik orangtua memasukkan anaknya ke TK Mini Pak Kasur. Selain di Cikini, TK ini juga ada di Pasar Minggu, Cipinang Indah, Kemang Pratama, dan Banjarwijaya (Tangerang). Selain itu, uang pangkalnya "hanya" Rp 1 juta-Rp 1,5 juta, sementara uang sekolahnya antara Rp 50.000-Rp 75.000 per bulan.



"Pak Kasur sangat menekankan pendidikan tidak boleh diperdagangkan. Kalau bisa, kita bahkan membantu. Segala kesulitan itu bisa dikomunikasikan. Bila kita mengelola sekolah dengan transparan tentu orangtua dan guru mau mengerti dan membantu mengatasinya," kata Bu Kasur. (ARN/ODY/XAR/NMP)



Design By KCM

Copyright 2002 Harian KOMPAS



============================================



gimana ???



Array Array Array
   
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Dalam periode 24 tahun (Tahun 1971 sampai dengan 1995) Dr. James MacDonnald bekerja
di Ohio State University, mendalami masalah Keterlambatan Bicara pada Anak. Sebagai seorang ahli Patologi Bahasa dan Wicara, ia melatih para terapis wicara dan orangtua untuk menjadi 'rekan' bicara dari anak-anak. Intinya, ia ingin mengajarkan orang dewasa untuk tidak mendominasi pembicaraan dan menjadikan anak sebagai 'obyek' dalam suatu pembicaraan. Sejak pensiun di tahun 1995, Jim mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk memimpin "Communicating Partners Center". Ia telah membuat banyak tulisan mengenai Keterlambatan Bicara, sekaligus juga membuka forum diskusi "Communicating" di internet.
Di bawah ini adalah salah satu tulisannya yang merupakan analisa / hasil penelitian atas ribuan anak yang mengalami keterlambatan dalam perkembangan verbal /bicara-nya. Yang penting untuk diingat dalam membaca tulisan-tulisan Jim adalah bahwa komunikasi berarti kemampuan bicara DAN mendengar yang berlangsung DUA ARAH.
Mengapa Anak Mengalami Kesulitan dalam Belajar Berbicara

Ini hanyalah sedikit dari sekian banyak masalah yang kami temui:

KETERBATASAN dalam PENDENGARAN
Seringkali ditemui kondisi medis sementara maupun kerusakan permanen dalam pendengaran anak

PERKEMBANGAN OTOT yang LAMBAT
Beberapa anak mengalami kesulitan melakukan gerakan mulut/rahang cepat untuk mengkombinasikan dan mengkoordinasikan apa yang ingin mereka katakan dengan suara & bahasa yang harus mulut mereka hasilkan

KELAMBANAN dalam MENGERTI BAHASA ORANG DEWASA
Tidak mudah bagi anak untuk memproses panjang (dan cepat)-nya informasi yang di-'ekspos' oleh orang dewasa melalui bahasa 'rumit' yang mereka pakai

SEDIKITNYA LATIHAN DALAM BERINTERAKSI dengan ORANG LAIN
Anak kurang mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain guna melatih kemampuan komunikasi mereka

PERAN yang TERLALU PASIF dalam KEHIDUPAN SOSIAL
Kebanyakan anak lebih sering ditempatkan dalam posisi "menerima" dan tidak "memberi" dalam hubungannya dengan orang lain.Hal ini mengakibatkan tidak terbiasanya mereka berpartisipasi secara aktif; hal yang dibutuhkan dalam perkembangan bicara mereka

CARA KOMUNIKASI "KUNO" SUDAH TERLALU NYAMAN DIPAKAI
Beberapa anak, khususnya dalam hubungan di dalam keluarganya, terbiasa dengan nyaman berkomunikasi menggunakan gerakan,bahasa tubuh maupun bunyi-bunyian saja. Hal ini boleh jadi merupakan cara komunikasi yang efektif di dalam rumah, namun tidak dalam lingkup masyaarakat, di mana anak butuh menggunakan bahasa secara verbal sampai ke tingkat kata-kata yang rumit

ORANG DEWASA TIDAK MENGANGGAP ANAK MAMPU
Banyak orang dewasa tidak melibatkan anak dalam berkomunikasi, karena memiliki pemikiran bahwa anak tersebut belum mampu berpartisipasi aktif ataupun mengerti pembicaraan yang berlangsung.

ORANG DEWASA BICARA ATAS NAMA MEREKA
Seringkali orang dewasa bicara atas nama anak, sehingga mereka kelihatan tidak berbicara

TIDAK CUKUP WAKTU untuk BERBICARA
Sering terjadi bahwa dalam suatu proses komunikasi, orang dewasa tidak menunggu cukup lama guna memberi kesempatan pada anak untuk merespon. Kebanyakan anak bersikap pasif dalam berkomunikasi, sepertinya mereka mengerti bahwa mereka tidak akan diberi kesempatan untuk bicara.

TERLALU BANYAK RANGSANGAN
Sekalipun untuk niat dan tujuan yang baik, seringkali anak di'jejali' dengan terlalu banyak bahasa, sehingga mereka kewalahan. Rasanya seperti anak yang sedang belajar menangkap bola, lalu dilempari beberapa bola sekaligus.

TERLALU BANYAK BAHASA "SEKOLAH"; KURANG BAHASA yang "KOMUNIKATIF"
Kebanyakan anak pada awal usianya diajarkan bahasa yang mencakup 'warna', 'angka', yang sebetulnya tidak terlalu bermanfaat dalam komunikasi sehari-hari. Anak membutuhkan rangsangan bahasa yang sifatnya praktis; mencakup kosa kata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, karena mereka akan melatih kemampuan berbahasanya melalui kehidupan sehari-hari.

TERLALU BANYAK BAHASA "PERTUJUKAN"; KURANG "OBROLAN" SOSIAL
Kebanyakan anak menggunakan bahasa untuk menunjukkan kemampuannya meniru sesuatu kepada orang dewasa; apakah itu sajak pendek, syair lagu, mengulang cerita yang didongengkan kepada mereka, dll. Hanya sedikit yang mendapatkan kesempatan untuk 'ngobrol' dan bertanya jawab secara santai, sehingga terbangun hubungan 'pertemanan' dengan orang yang berkomunikasi dengan mereka.

TERLALU BANYAK BERMAIN SENDIRIAN
Tentunya anak belajar banyak melalui permainannya dengan boneka, robot atau mainan lainnya. Namun untuk melatih kemampuan nya berkomunikasi, ia akan membutuhkan juga manusia yang melakukan pembicaraan timbal balik sesuai dengan kemampuan si anak.
   
12-12-2007 10:59:14 Test untuk mengetahui autisme
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Bila anak mengalami gejala yang mengarah ke Autisme, jangan tunggu. Segera cari pertolongan. Terapi sebaiknya dilakukan walau diagnosis belum ditegakkan dengan pasti. Bila terapi dilakukan sejak dini, hasilnya akan jauh lebih baik dibandingkan bila anak sudah berumur 5 tahun lebih.

Untuk mengetahui gejalanya, jawab saja pertanyaan pada skrining berikut. Pengalaman saya menunjukkan bahwa skrining ini sangat bermanfaat untuk menguatkan kecurigaan autisme. Tentunya, harus disusul oleh pemeriksaan yang lebih lengkap.
Pervasive Develpmental Disorder Screening Test - II
Untuk anak berumur 12-24 bulan

1. Apakah anak anda sering terlihat bosan atau tidak berminat terhadap pembicaraan atau suatu aktivitas di sekitarnya?
2. Apakah anak anda sering mengerjakan suatu pekerjaan atau bermain dengan suatu benda, yang dilakukannya berulang-ulang dalam waktu yang lama, sehingga anda merasa heran mengapa anak seumurnya dapat berkonsentrasi sangat baik?
3. Apakah anda memperhatikan bahwa anak anda dapat sangat awas terhadap suara tertentu misalnya iklan di TV, tetapi seperti tidak mendengar suara lain yang sama kerasnya, bahkan tidak menoleh bila dipanggil?
4. Apakah anda merasa bahwa perkembangan anak (selain perkembangan kemampuan berbicara) agak lambat (misalnya terlambat berjalan)?
5. Apakah anak anda hanya bermain dengan satu atau dua mainan yang disukainya saja hampir sepanjang waktunya, atau tidak berminat terhadap mainan sama sekali?
6. Apakah anak anda sangat menyukai meraba suatu benda secara aneh, misalnya meraba-raba berbagai tekstur seperti karpet atau sutera?
7. Apakah ada seseorang yang menyatakan kekuatiran bahwa anak anda mungkin mengalami gangguan pendengaran?
8. Apakah anak anda senang memperhatikan dan bermain dengan jari-jarinya?
9. Apakah anak anda belum dapat atau tidak dapat menyatakan keinginannya, baik dengan menggunakan kata-kata atau dengan menunjuk menggunakan jarinya?
10. Apakah anak anda tampaknya tidak berminat untuk belajar bicara?
11. Apakah anak anda seperti tidak mempunyai rasa takut terhadap benda atau binatang yang berbahaya?
12. Bila anda mencoba menarik perhatiannya, apakah kadang-kadang anda merasa bahwa ia menghindari menatap mata anda?
13. Apakah anak anda suka digelitik dan berlari bersama, tetapi tidak menyukai bermain ciluk-ba
14. Apakah ia pernah mengalami saat-saat ia menjadi kurang berminat terhadap mainan?
15. Apakah ia menghindari atau tidak menyukai boneka atau mainan berbulu?
16. Apakah ia tidak suka bermain dengan boneka atau mainan berbulu?
17. Apakah ia terpesona pada sesuatu yang bergerak, misalnya membuka-buka halaman buku, menuang pasir, memutar roda mobil-mobilan atau memperhatikan gerakan air?
18. Apakah anda merasa bahwa kadang-kadang anak anda tidak peduli apakah anda berada atau tidak ada di sekitarnya?
19. Apakah kadang-kadang suasana hatinya berubah tiba-tiba tanpa alasan yang jelas?
20. Apakah ia mengalami kesulitan untuk bermain dengan mainan baru, walaupun setelah terbiasa ia dapat bermain dengan mainan tersebut?
21. Apakah ia pernah berhenti menggunakan mimik yang sudah pernah dikuasainya, seperti melambaikan tangan untuk menyatakan da-dah, mencium pipi, atau menggoyangkan kepala untuk menyatakan tidak?
22. Apakah anak anda sering melambaikan tangan ke atas dan ke bawah di samping atau di depan tubuhnya seperti melambai-lambai bila merasa senang?
23. Apakah anak anda menangis bila anda pergi, tetapi seperti tidak peduli saat anda datang kembali?

Jumlah jawaban ya untuk nomor ganjil ..........
Jumlah jawaban Ya untuk nomor genap ..........

Penafsiran
Bila ada 3 atau lebih jawaban Ya untuk nomor ganjil, anak harus diperiksa lebih lanjut untuk menentukan apakah ia mengalami autisme.
Bila ada 3 atau lebih jawaban Ya untuk nomor genap, anak harus diperiksa apakah ia mengalami gangguan perkembangan selain autisme.

Sumber: Siegel B. Pervasive Developmental Disorders Clinic and Laboratory, USA, 1999.
   
12-12-2007 10:53:16 Imunisasi MMR
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Lebih Mengenal Autisme

DEFINISI

Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang kompleks, yang umumnya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda-tanda autisme biasanya muncul pada tahun pertama dan selalu sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme 2-4 kali lebih sering ditemukan pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan.

PENYEBAB

Penyebab yang pasti dari autisme belum diketahui, yang pasti hal tersebut bukan disebabkan oleh pola asuh yang salah. Penelitian terbaru menunjukkan adanya kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan.

Beberapa kasus autisme mungkin berhubungan dengan:

* Infeksi virus (rubella kongenital atau cytomegalic inclusion disease)
* Fenilketonuria (suatu kekurangan enzim yang sifatnya diturunkan)
* Sindroma-X yang rapuh (kelainan kromosom)

GEJALA

Penderita autisme klasik memiliki tiga gejala, yaitu:

* gangguan interaksi sosial
* hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal
* kegiatan dan minat yang sangat terbatas

Gejala-gejala tersebut bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Selain itu, perilaku anak autisme biasanya berlawanan dengan berbagai keadaan yang terjadi dan tidak sesuai dengan usianya.

DIAGNOSA

Autisme tidak dapat langsung diketahui pada saat anak lahir atau pada screening prenatal (yaitu tes yang dilakukan ketika anak masih berada dalam kandungan). Belum ada tes medis untuk mendiagnosis autisme. Suatu diagnosis yang akurat harus berdasarkan kepada hasil pengamatan terhadap kemampuan berkomunikasi, perilaku dan tingkat perkembangan anak.

PENGOBATAN

Orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membantu perkembangan anak. Seperti anak-anak lainnya, anak autis mampu belajar melalui permainan. Bergabunglah dengan anak ketika dia sedang bermain, tariklah anak dari perilaku dan ritualnya yang sering diulang-ulang, dan tuntunlah mereka menuju kegiatan yang lebih beragam. Misalnya, orang tua mengajak anak mengitari kamarnya, kemudian tuntun mereka ke ruang yang lain. Orang tua perlu memasuki dunia mereka untuk membantu mereka masuk ke dunia luar.

Tujuan dari pengobatan tersebut adalah untuk membuat anak autis berbicara. Tetapi sebagian anak autis tidak dapat bermain dengan baik, padahal anak umumnya mempelajari kata-kata baru melalui permainan. Sebaiknya orang tua tetap berbicara kepada anak yang autis, sambil menggunakan semua alat komunikasi dengan mereka, baik berupa isyarat tangan, gambar, foto, lambang, bahasa tubuh maupun teknologi. Selain itu, jadwal kegiatan sehari-hari, makanan dan aktivitas favorit, serta teman dan anggota keluarga lainnya bisa menjadi bagian dari sistem gambar dan membantu anak untuk berkomunikasi dengan dunia sekitarnya.

Sumber : Info Sehat
   
06-12-2007 10:44:24 MELATIH BALITA BERBICARA
Jumlah Posts : 94
Jumlah di-Like : belum ada like
Ternyata memang bener moms,
melatih anak berbicara memang gampang gampang susah.
buktinya aza anak saya Tata bicara yang benar2 saya tidak mengerti.trus saya ambilkan mainan dia malah tambah ngamuk, trus saya suru ambil ndiri eh taunya tata malah minta remote Tv.
untung aja ada tips dari moms rinray jadi saya lebih respect lagi untuk mendengarkan maunya anak.
thx yaa moms.