SITE STATUS
Jumlah Member :
482.011 member
user online :
2755 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: akibat jatuh pendarahan lagi setelah seb

New Topic :  
Jumlah Posts : 37
Jumlah di-Like : belum ada like
@ bunda stephani

jujur ya bun, waktu aku ngalami IUFD aku ga ngerasain hal yang ekstrim banget kayak pecah ketuban atau pun pendarahan cuma aku ngerasa pinggul bagian belakang ( sunda na mah bobokong ) kerasa panas banget kayak yang mo lahiran. aku sama sekali ga nyadar kalo saat itu baby ku dalam keadaan gawat, sampe pada akhirnya aku ga merasakan gerakan dan tendangan lembutnya.. kata dokter plasenta nya terlepas dari dinding rahim tapi wallohu'alam...
ini ada artikel yang lebih lengkap mudah2an dapat membantu...

penasaran dgn kasus yang terjadi, meskipun orang tua terutama ibu yg sangat terpukul mengetahui janinnya sudah tidak dapat tertolong mencoba untuk tegar, sabar, dan ikhlas menghadapinya, karena yakin semua sudah menjadi kehendak Yang Diatas, Allah SWT, namun manusia selalu ingin tahu hukum alam yang berlaku saat itu, pastilah ada penyebab ilmiah yang bisa mengakibatkan kematian janin di dalam kandungan, setidaknya di kehamilan berikutnya bisa diusahakan untuk tidak berulang dengan kasus yang sama.
Jika penelitian belum juga menghasilkan jawaban yg memuaskan, maka misteri Illahi berlaku pula di dalamnya, hanya Allah yang Maha Mengetahui setiap waktu yang terbaik untuk hambaNya. Demikian juga, lagi dan lagi, secara filosofi, kita kembalikan dengan adanya seleksi alam, kalaupun tetap dipertahankan hidup, tak akan survive.

Dari beberapa diskusi, aku coba googling dan ketemu artikel dari nakita, http://www.tabloid-nakita.com/artikel.php3?edisi=02058&rubrik=kecil.

kematian janin di kandungan, dalam dunia kedokteran dikenal dengan Intra Uterin Fetal Death (IUFD). Yang dimaksud dengan kematian janin adalah kematian yang terjadi saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu dimana janin sudah mencapai ukuran 500 gram atau

lebih. Umumnya, kematian janin terjadi menjelang persalinan saat usia kehamilan sudah memasuki 8 bulan.

* Ketidakcocokan rhesus darah ibu dengan janin

Akan timbul masalah bila ibu memiliki rhesus negatif, sementara bapak rhesus positif. Sehingga anak akan mengikuti yang dominan; menjadi rhesus positif. “Akibatnya antara ibu dan janin mengalami ketidakcocokan rhesus.”

Ketidakcocokan ini akan mempengaruhi kondisi janin tersebut. Misalnya, dapat terjadi hidrops fetalis; suatu reaksi imunologis yang menimbulkan gambaran klinis pada janin, antara lain pembengkakan pada perut akibat terbentuknya cairan berlebih dalam rongga perut (asites), pembengkakan kulit janin, penumpukan cairan di dalam rongga dada atau rongga jantung, dan lain-lain. Akibat penimbunan cairan yang berlebihan tersebut, maka tubuh janin akan membengkak. “Bahkan darahnya pun bisa tercampur air.” Biasanya kalau sudah demikian, janin tak akan tertolong lagi.

Sebenarnya, terang dr. Nasdaldy, Sp.OG, hidrops fetalis merupakan manifestasi dari bermacam penyakit. Bisa karena kelainan darah, rhesus, atau kelainan genetik. “Biasanya bila kasusnya hidrops fetalis, maka tak ada manfaatnya kehamilan dipertahankan. Karena memang janinnya pasti mati.” Sayangnya, seringkali tidak dilakukan otopsi pada janin yang mati tersebut, sehingga tidak bisa diketahui penyebab hidrops fetalis. “Padahal dengan mengetahui penyebabnya bisa untuk tindakan pencegahan pada kehamilan berikutnya.”

* Ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan janin

Terutama pada golongan darah A,B,O. “Yang kerap terjadi antara golongan darah anak A atau B dengan ibu bergolongan O atau sebaliknya.” Sebab, pada saat masih dalam kandungan, darah ibu dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya, maka ibu akan membentuk zat antibodinya.

* Gerakan sangat “liar”

Gerakan bayi dalam rahim yang sangat berlebihan, terutama jika terjadi gerakan satu arah saja. “Nah, karena gerakannya berlebihan, terlebih satu arah saja, maka tali pusat yang menghubungkan janin dengan ibu akan terpelintir. Kalau tali pusat terpelintir, maka pembuluh darah yang mengalirkan plasenta ke bayi jadi tersumbat.” Kalau janin sampai memberontak, yang ditandai gerakan “liar”, biasanya karena kebutuhannya ada yang tidak terpenuhi, entah itu karena kekurangan oksigen, atau makanan. Karena itu, harus segera dilakukan tindakan yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan janin. Misalnya, apakah oksigen dan gizinya cukup? Kalau ibu punya riwayat sebelumnya dengan janin meninggal, maka sebaiknya aktivitas ibu jangan berlebihan. “Sebab, dengan aktivitas berlebihan, maka gizi dan zat makanan hanya dikonsumsi ibunya sendiri, sehingga janin relatif kekurangan.”

* Berbagai penyakit pada ibu hamil

Salah satu contohnya preeklampsia dan diabetes. Itulah mengapa pada ibu hamil perlu dilakukan cardiotopografi (CTG) untuk melihat kesejahteraan janin dalam rahim.

* Kelainan kromosom

Bisa disebut penyakit bawaan, misalnya, kelainan genetik berat trisomy. “Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian sudah terjadi, yaitu dari otopsi bayi.” Sebab, ungkap Nasdaldy, jarang sekali dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. “Selain biayanya mahal, risikonya juga tinggi. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar terinfeksi, juga bisa lahir prematur. Kecuali kalau memang ada keganjilan dalam kehamilan tersebut yang dicurigai sebagai kelainan kromosom.”

* Trauma saat hamil

Trauma bisa mengakibatkan terjadi solusio plasentae atau plasenta terlepas. Trauma terjadi, misalnya, karena benturan pada perut, entah karena kecelakaan atau pemukulan. “Benturan ini bisa saja mengenai pembuluh darah di plasenta, sehingga timbul perdarahan di plasenta atau plasenta lepas sebagian. Akhirnya aliran darah ke bayi pun jadi tak ada.”

* Infeksi pada ibu hamil

Ibu hamil sebaiknya menghindari berbagai infeksi, seperti infeksi akibat bakteri maupun virus. “Bahkan demam tinggi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin tak tahan akan panas tubuh ibunya.”

* Kelainan bawaan bayi

Kelainan bawaan pada bayi sendiri, seperti jantung atau paru-paru, bisa mengakibatkan kematian di kandungan.

SEGERA DILAHIRKAN

Selama hamil, kehati-hatian dan kewaspadaan ibu perlu ditingkatkan, mengingat demi kebaikan janin dan ibu itu sendiri. Apa saja yang harus diwaspadai?

Yang pertama, bila tidak ada gerakan janin. “Pada ibu-ibu yang sudah merasakan gerakan bayi; pada kehamilan lebih dari 5 bulan, perlu diwaspadai jika dalam sehari ia tak bisa merasakan gerakan bayinya.” Gerakan bayi yang normal minimal 10 kali dalam sehari.

Yang kedua, ibu perlu mewaspadai tanda-tanda “sekarat” pada bayi. “Sebelum bayi tidak bergerak sama sekali, biasanya juga didahului tanda-tanda ’sekarat’. Timbul gerakan yang sangat hebat atau malah sebaliknya, gerakannya semakin pelan atau lemah.” Pada ibu yang peka, pasti akan terasa, kok, saat gerakan janinnya lain.

Yang ketiga, bila kehamilan tak kunjung membesar. “Ibu harus curiga bila pertumbuhan kehamilan tidak sesuai bulannya.”

Nah, bila terjadi hal-hal yang sudah diuraikan tadi, terang Nasdaldy, sebaiknya segera periksa ke dokter. “Walau belum waktunya pemeriksaan ulang, sebaiknya segera periksa. Sehingga sebelum terjadi kematian, dokter bisa melakukan tindakan pencegahan.” Tindakan yang dilakukan dokter biasanya dengan melahirkan segera atau lahir prematur. “Di luar bayi bisa di-treatment agar bisa hidup.”

Bila sudah diketahui penyebabnya, maka dokter tentu juga akan mengatasi penyebab tersebut. “Bila ada infeksi pada ibu, maka akan diobati infeksinya. Kalau ibunya diabetes, maka diobati diabetesnya.”

Dengan bantuan optimal, maka gawat janin bisa membaik kembali. “Karena untuk janin yang sedang ’sekarat’, tak selamanya harus dikeluarkan. Karena dikeluarkan pun harus melihat usia kehamilannya, kan? Kalau ternyata usianya masih muda, tidak mungkin ia dilahirkan segera. Pada usia kehamilan muda tentunya paru-parunya belum terbentuk sempurna. Sehingga di luar pun ia tak mungkin bisa bernafas. Jadi, yang dilakukan dokter adalah mempertahankan dengan mengatasi penyebabnya tersebut.”

Jika tak tertolong lagi, terang Nasdaldy, maka janin yang sudah meninggal harus segera dilahirkan. “Proses kelahiran harus dilakukan secara normal agar tidak terlalu merugikan ibu.” Jadi, bukan melalui operasi. Sebab, operasi tetap saja berisiko buat ibunya. “Anaknya, kan, sudah meninggal, kenapa harus menanggung risiko untuk anak yang sudah tidak ada?”

Operasi hanya dilakukan jika ada halangan untuk melahirkan normal. Misalnya, bayinya mati dalam posisi melintang, ibu mengalami preeklampsia, dan sebagainya.

Yang jadi berbahaya justru jika janin yang sudah meninggal tidak segera dilahirkan. “Kalau lebih dari dua minggu bersemayam dalam rahim ibunya, tentu akan mengganggu pembekuan darah si ibu. Zat pembekuan darah atau fibrinogennya bisa turun.” Hal ini akan berakibat fatal kala ibu melahirkan janin tersebut. “Dalam persalinan, kan, pasti terjadi perdarahan. Nah, kalau fibrinogennya rendah, maka perdarahannya tidak bisa berhenti. Jadi, bisa saja ibu tak tertolong karena perdarahan tersebut.”

Namun, bukan berarti tak ada obat untuk mencegahnya, lo. Sebelum dilakukan tindakan persalinan, bila telah diketahui janin sudah meninggal, maka dokter akan mengecek dulu fibrinogennya. “Kalau fibrinogennya turun, maka harus diberi obat fibrinogen.”

Tapi kasus janin meninggal bersemayam lebih dari 2 minggu sangat jarang terjadi. “Karena sebenarnya alam sudah mengaturnya. Biasanya tubuh si ibu sendiri kalau janinnya mati akan terjadi penolakan. Timbullah proses persalinan.”

Memang, diakui Nasdaldy, cukup banyak ibu yang tak menyadari janinnya sudah meninggal. “Bahkan sampai janinnya itu membatu atau mengeras.” Hal ini terjadi karena kurang pekanya sang ibu, terlebih lagi karena tak ada reaksi penolakan pada tubuhnya. “Biasanya terjadi pada ibu yang tak menyadari kalau dirinya hamil, tahu-tahu anaknya sudah meninggal dalam kandungan, bahkan telah membatu.”

Tentu saja mengeluarkan janin yang telah membatu lebih berisiko. “Mengeluarkannya akan lebih susah sehingga biasanya terjadi komplikasi, misalnya, ada perobekan di dinding rahim dan jalan lahir.”

BISA HAMIL LAGI

Setelah kematian janin, bukan berarti ibu tidak bisa hamil lagi, lo. Seperti penuturan dr. Nasdaldy, Sp.OG, “Ibu bisa memulai program hamil kapan saja. Hanya sebaiknya penyebab kematian janin terdahulu sudah diketahui sebelum hamil kembali.” Hal ini bertujuan agar pada kehamilan berikutnya bisa diantisipasi hal-hal yang menjadi permasalahan kasus tersebut.

Sayangnya, terang Nasdaldy, jarang sekali orang tua yang bersedia mengotopsi janinnya yang meninggal. Akibatnya penyebab kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Padahal mengetahui penyebab kematian akan mempermudah pengobatan yang harus diberikan pada ibu. Misalnya, bila penyebabnya karena perbedaan rhesus darah, maka harus segera diobati rhesusnya. “Pengobatan ini harus segera diberikan supaya zat antinya tidak terlanjur terbentuk. Sehingga kalau terjadi kehamilan lagi, perbedaan rhesus tidak berdampak seperti sebelumnya.”

maaf ya kepanjangan... :D
semoga bunda dan babynya sehat dan selamat sampai lahiran nanti .. :D



   


11-11-2008 08:10:14 anakku jatuh...
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Alo...lam kenal dulu ayah Keiko...   nah tuk jaga2 sih klo punya anak bayi yg udah guling2, klo tidur jangan pake ranjang mendingan ngampar aja tuk menghindari resiko sekecil apapun...trus dipinggir2 kasur dihalangin bantal atau guling...InsyaAllah aman, soalnya kan klo mo guling ketahan bantal..   Mudah2an Keiko sehat2 aja ya... TRAUMA KEPALA RINGAN “ANAK JATUH”Februari 22, 2008

Jatuh adalah satu kejadian yang sering terjadi pada anak baik di dalam maupun di luar rumah. Orangtua tentunya sangat khawatir akan akibat yang terjadi, banyak pertanyaan yang timbul pada saat orangtua mengetahui anaknya jatuh, terutama bila kepla terbentur lantai. Beberapa pertanyaan yang timbul adalah: apa yang harus orangtua lakukan, haruskah segera dibawa ke Rumah Sakit. apakah perlu di lakukan pemeriksaan CT Scan kepala, apa yang harus diperhatikan setelah jatuh, apakah akan berpengaruh di kemudian hari, bagaimanakah mencegah anak jatuh?

Trauma kepala dengan luka di sekitar kepala, tidak selalu menimbulkan kegawatan. Sebaliknya benjolan di daerah samping kepala akibat jatuh ternyata dapat menimbulkan kegawatan. Oleh karenanya, diperlukan pengetahuan yang benar tentang trauma kepala ringan. Menurut American Academy of Pediatrics (1999) trauma kepala ringan didefinisikan sebagai trauma kepala dengan status mental dan neurologis pada pemeriksaan awal normal, dan tidak adanya fraktur tulang kepala pada pemeriksaan fisis. Pada keadaan ini dapat disertai kehilangan kesadaran < 1 menit, kejang singkat setelah trauma, muntah, sakit kepala dan lesu.


Problem anak jatuh

Tidak semua orangtua mengetahui apa yang harus dilakukan saat melihat anaknya jatuh. Sebenarnya informasi yang perlu diketahui tentang anak jatuh adalah:

  • Posisi anak jatuh, bagian yang terbentur lantai: muka, kepala, atau bagian tubuh lainnya
  • Apakah anak pingsan, berapa lama - Adakah benjolan di daerah kepala
  • Adakah patah tulang: leher, bahu, lengan, atau tungkai
  • Adakah sakit kepala atau muntah

Untuk mengetahui akibat jatuh, orangtua seharusnya perlu melakukan pemeriksaan:

  • Yakinkan apakah anak sadar atau tidak: panggil namanya, goyangkan badannya.
  • Rabalah seluruh bagian kepalanya dengan sedikit penekanan, sehingga memastikan adakah benjolan (hematom), nyeri, atau “dekok” (fraktur kompresi) di kepala.
  • Bila ubun-ubun belum menutup, rabalah ubun-ubun apakah membonjol atau tidak. Ubun-ubun membonjol tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak, dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.
  • Gerakkan kepala, dan tangan kakinya untuk memastikan tidak ada patah tulang leher, bahu, tulang belakang atau ekstremitas.
  • Perhatikan dengan teliti: mata, kelopak mata, raut wajah atau senyumnya adakah perubahan?.
  • Pastikan penglihatannya tidak terganggu.

Pada anak jatuh terutama dengan kepala terbentur lantai, beberapa keadaan darurat dapat terjadi:

  • Anak tidak sadar, dapat disebabkan perdarahan dalam rongga kepala (perdarahan epidural, subdural), atau akibat pembengkakan (edema) otak, terkenanya pusat kesadaran saat kepala terbentur.
  • Benjolan (hematom) di kepala terutama bila terdapat di daerah samping kepala (temporal), karena fraktur/retak tulang di daerah tersebut dapat merobek pembuluh darah di dinding tulang kepala.
  • Terbenturnya kepala bagian belakang (oksipital) dengan keras dapat menyebabkan pembengkakan otak sehingga penglihatan menjadi terganggu atau buta dalam beberapa hari.
  • Terbenturnya bagian depan kepala (frontal) dapat menyebabkan hematom di pelipis awalnya. Kadang hematom ini akan turun sehingga kedua kelopak mata atas menjadi bengkak.
  • Kekakuan di leher dapat disebabkan perdarahan subdural yang pada pemeriksaan funduskopi didapatkan papil edema atau perdarahan subhialoid.
  • Keluar cairan atau darah dari hidung dan lubang telinga.

Bawalah segera anak ke rumah sakit bila didapatkan kelainan di atas. Tetapi bila tidak, anak dapat diobsevasi di rumah. Pengawasan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan setiap 2 -3 jam perhari sampai 3 hari setelah anak jatuh. Selama observasi anak tidak diberikan obat muntah, karena dapat menghilangkan gejala muntah yang bertambah.

Bawalah anak segera ke rumah sakit bila selama observasi didapatkan:

  • Anak menjadi tidak sadar atau tidur terus.
  • Anak menjadi delirium, bingung, dan iritabel.
  • Kejang/kelumpuhan pada wajah atau ekstremitas.
  • Sakit kepala atau muntah yang menetap atau semakin bertambah.
  • Adanya kekakuan di leher.
  • Timbul benjolan di kepala terutama pada daerah samping kepala (temporal).

Di rumah sakit perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk melihat adakah fraktur tulang kepala atau perdarahan otak. Rontgen kepala saat ini tidak dianjurkan lagi. Pemeriksaan kepala dilakukan atas indikasi bila dicurigai adanya perdarahan otak dan tidak harus segera setelah jatuh. Ini disebabkan perdarahan otak dapat berlangsung sedikit demi sedikit. Anak yang mengalami perdarahan otak ringan umumnya tidak akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari.

Pencegahan

Pencegahan sebaiknya dilakukan untuk menghindari anak jatuh atau terbentur kepalanya. Pencegahan dapat dilakukan:

  • Pada bayi <6 bulan, apabila sudah dapat berguling, taruhlah kasur di samping tempat tidur.
  • Bila bayi sudah dapat berdiri berikan pelindung di tempat tidurnya.
  • Bila anak sudah dapat berlari awasi dengan ketat, jangan sampai menarik taplak meja atau pintu rak lemari.
  • Hindari pemakaian baby walker tanpa pengawasan.
  • Jangan biarkan air seni berserakan di lantai.
  • Kakak jangan nakal terhadap adik, misalnya: main dorong dorongan

Kesimpulan

Dari uraian di atas, beberapa hal penting pada kedaruratan anak jatuh terutama bila kepala terbentur lantai:

  • Lakukan tindakan pencegahan anak agar tidak jatuh.
  • Periksalah dengan teliti bila anak jatuh, terutama bila kepala terbentur lantai.
  • Observasi klinis anak jatuh di lakukan selama 3 hari setelah anak jatuh.
  • Bawalah ke rumah sakit bila dicurigai adanya perdarahan otak.
  • Pemeriksaan CT Scan kepala dilakukan sesuai indikasi, tidak selalu dilakukan segera setelah anak jatuh
mudah2an artikelnya bermanfaat ....   salam..Niswa & mom
   
19-11-2007 13:31:36 PENDARAHAN PASCA MELAHIRKAN
Jumlah Posts : 54
Jumlah di-Like : belum ada like
halo semua bunda...
apakah diantara para bunda pernah mengalamai PENDARAHAN PASCA MELAHIRKAN,begini saya waktu melahirkan anak pertama mengalami pendarahan karena perobekan jalan lahir akibat uterus yang kuat berkontraksi,,saya masuk ruang bersalin jam 23.00 wib dan lahir jam 1 dini hari, setelah bayi lahir dan plasenta keluar terjadi pendarahan, sekarang ini saya berencana mau menambah anak sedangkan anak pertama baru berusia 1 tahun, apakah berbahaya dan apakah akan terjadi pendarahan lagi ? terima kasih buat bunda semua.
   


13-04-2016 19:36:58 Lomba STW
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Ini adalah kisahku tentang masa-masa penantian kehadiran my princess...

Aku menikah tahun 2013.
Setelah sebulan menikah, alhamdulillah aku langsung positif hamil. Namun sayang, di usia kandungan yg ke 10 minggu aku mengalami pendarahan dan setelah di USG ternyata janin yg di dlm rahimku tdk berkembang hingga akupun mengalami keguguran.
Stelah mengalami keguguran, butuh waktu dua tahun hingga aku bisa hamil lagi.
Banyak faktor yg membuat aku menjadi sulit untuk hamil lagi. Di antaranya adalah kenaikan berat badan yg sangat drastis, dari yg 40kg ke 52kg. Dokter kandunganku pun menyarankan agar berat badanku sedikit dikurangi karna kelebihan berat badan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan.
Faktor lainnya adalah siklus haidku yg sering mengalami keterlambatan. Kata dokterku, setidaknya siklus haidku setiap bulannya harus teratur agar mudah untuk mengecek masa subur saat mau promil.
Faktor lainnya juga adalah keputihan yang sering aku alami. Banyak cara yg aku tempuh untuk membasmi keputihan, mulai dari menkonsumsi obat2an dari dokter hingga meminum ramuan muan dari daun sirih.

*Desember 2014
Promilku pun aku mulai dari menurunkan berat badan. Aku rajin berolahraga dengan melakukan joging setiap pagi dan makan teratur dengan menu yg seimbang serta mengurangi konsumsi karbohidrat. Alhasil berat badanku dalam sebulan berhasil turun 3kg.
Akupun rajin mengkonsumsi tablet asam folat, madu, serta susu rendah lemak yg mengandung asam folat.

Di samping berusaha, sebagai manusia yg percaya pada kuasa Tuhan, akupun rajin berdoa dan beribadah sambil tak henti2nya meminta agar diberi kepercayaan untuk bisa hamil lagi.

Di bulan ini aku telat lagi datang bulannya hingga 10 hari. Setelah di TP hasilnya negatif, aku langsung check up lagi ke dokter, dan hasilnya memang negatif. Dokterpun menyarankan aku untuk kembali check up lagi saat datang bulan. USG yg dilakukan saat datang bulan, untuk mengecek kalau2 dlm rahim ada kistanya atau tidak. Dan Alhamdulillah dokternya bilang,, rahimnya bagus dan sehat walafiat. Aku dan suami pun diberi resep obat penyubur kandungan dan diberitahukan tanggal2 yg tepat untuk menjalankan promil.

Januari 2015
Datang bulan lagi,, tapi gak pake telat.
Dalam hatiku; alhamdulillah kalo gak positif setidaknya gak telat datang bulannya.

Februari 2015
Datang bulan lagi,, dan gak pake telat lagi.
Kayaknya udah lancar2 aja datang bulannya. Alhamdulillah..

Maret 2015
Mestinya tanggal 20 udah datang bulan. Tapi malah gak ada. Aku pun mulai deg2an. sehari, dua hari hingga pas seminggu lewat. Aku ditemani suami membeli TP di apotik. Pas di TP, Alhamdulillah udah positif.

20 November 2015 lahirlah putri kecil kami dalam keadaan sehat walafiat. Alhamdulillah.

Buat Bunda-bunda yang lagi promil,, ayoo yang semangat yaa Bun.
Dibawa enjoy aja. Jangan risau jika masih negatif lagi negatif lagi.
Positif thinking aja sama Sang Maha Pemberi.
Semua akan ada masanya. Dan si Baby yg dirindu2kan akan datang di waktu yang tepat.
Tetap semangat.
BERUSAHA, BERDOA DAN TAWAKAL..
   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
hai, salam kenal bunda2 semua,. saya newbie di sini,, ingin tahu seputar tentang kehamilan.. saya sudah telat haid selama 3hr yg lalu, sebelumnya saya merasakan gejala lemas, perut kram, & suhu badan meningkat,. tapi sekarang tidak lagi, setelah mengkonsumsi jamu kunyit asam,. kemudian saya testpack hasilnya pun negatif,, saya merasa bersalah dan kecewa,, apakah pembuahan telah gagal akibat minum jamu kemarin,, atau memang belum ada pembuahan sama sekali,? sampai sekarang, saya trus memikirkannya,. bagi infonya donk, bund,, thanks
   


Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

CARA MENYIMPAN

Cara terbaik untuk menyimpan ASIP adalah menggunakan botol dari stainless steel (baja antikarat), namun ini tidak banyak dijual. Pilihan terbaik kedua adalah botol yang terbuat dari gelas (kaca), dan terbaik ketiga botol plastik. Kebanyakan ibu lebih menyukai botol yang terbuat dari plastik demikian juga halnya dengan rumah sakit/klinik bersalin, karena plastik tidak mudah pecah. Untuk pilihan lebih ekonomis, saat ini telah tersedia botol kaca dengan kapasitas 50-200 ml. Apapun jenis botolnya, sebaiknya memiliki tutup yang kencang/rapat.  Botol berwarna-warni sebaiknya tidak digunakan karena zat warnanya bisa masuk ke dalam ASI.

Pilihan terakhir adalah menyimpan ASI perah di dalam plastik yang lembek atau kantong susu, sebab akan banyak zat-zat di dalam ASI yang akan tertinggal (menempel) pada dinding plastik. Menyimpan ASI di dalam kantong susu bisa menimbulkan beberapa masalah. Susu bisa menempel pada sisi kantong sehingga jumlah yang diberikan kepada bayi akan berkurang. Kantong susu juga lebih peka terhadap kontaminasi akibat kebocoran. Beberapa produsen pompa ASI membuat kantong susu yang nyaman untuk digunakan dan terbuat dari plastik yang lebih tebal tetapi harganya mahal. Jika hendak menggunakan kantong, sebaiknya digunakan 2 lapis kantong lalu disimpan di dalam wadah plastik yang tertutup rapat, baru masukkan ke dalam freezer. Hal ini akan membantu mengurangi terjadinya robekan pada kantong. Pada saat menghangatkan, sebaiknya batas atas air tidak melebihi kantong sehingga air tidak masuk ke dalam kantong. Jika air yang digunakan untuk menghangatkan tampak berawan/keruh, berarti telah terjadi kebocoran dan ASI tersebut harus dibuang.

Berilah label pada setiap kemasan ASI yang mencantumkan tanggal pemerahan ASI dan gunakan terlebih dahulu stok yang terlama. Jika bayi Ibu dirawat di RS, pastikan bahwa pada label juga tertera nama anda/bayi Ibu dengan jelas, sehingga ASI tidak tertukar.

Untuk bayi kurang dari 6 minggu, sebaiknya ASI disimpan dalam botol sebanyak 30 – 60 ml, sehingga waktu yang diperlukan untuk menghangatkan tidak terlalu lama dan ASI tidak banyak terbuang. Untuk bayi yang lebih besar, jumlah ASI yang disimpan perbotolnya bisa disesuaikan dengan jumlah susu yang biasanya diminum. Tetapi akan lebih baik jika tetap menyimpan ASI dalam jumlah yang lebih kecil, kalau sewaktu-waktu bayi anda menginginkan susu lebih atau untuk selingan.

Hingga saat ini belum banyak penelitian mengenai ASI yang telah disimpan, dihangatkan dan baru sebagian diminum oleh bayi. Akan lebih aman untuk memberikan ASI yang sebelumnya telah disimpan dalam waktu 1-2 jam setelah dihangatkan. Dan jika ASI masih tersisa, sebaiknya dibuang dan tidak disimpan lagi.

Setelah diperah, ASI harus di simpan dengan baik agar dapat bertahan lama. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam tabel petunjuk penyimpanan ASI di bawah. Perlu diperhatikan, umumnya para dokter tidak menyarankan penyimpanan ASI di freezer. Sebab ASI yang telah disimpan di freezer akan mengalami perubahan dalam hal jumlah imunoglobulin, yaitu protein molekul yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh, karena ada yang mati akibat kedinginan. Lebih dianjurkan untuk memasukkan ASI ke dalam termos dan lemari es. ASIP yang dimasukkan ke termos dan lemari es tak mengalami perubahan komposisi gizi sama sekali. Hanya mungkin warna dan bentuknya saja yang berubah.

Tabel Petunjuk Penyimpanan ASI

Tempat penyimpanan Suhu Lama Penyimpanan
Dalam ruangan (ASIP segar) 190 – 260 C 6 – 8 jam di ruangan ber AC atau 4 jam di ruangan tanpa AC
Dalam ruangan (ASIP beku yang telah dicairkan) 190 – 260 C 4 jam
Kulkas (ASIP segar) < 40 C 2 – 3 hari
Kulkas (ASIP beku yang telah dicairkan) < 40 C 24 jam
Freezer (lemari es 1 pintu 00 sampai -180 2 minggu
Freezer (lemari es 2 pintu) -180 sampai -200C 3 – 4 bulan
Deep Freezer Suhu stabil di -200C atau kurang 6 – 12 bulan
   
09-07-2015 21:20:41 Dugaan Kista
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

Bunda mau tanya, kemarin saya habis keguguran tanggal 11 Nov 2014. setelah tanggal 29 Nov 2014 saya mengalami pendarahan lagi kira2 1 bulan gak berhenti2. januari saya mendapatkan Mens setelah pendarahan yang sebelumnya. saya sudah mendapatkan mens teratur sekitar 6x siklus normal. kemudian pada bulan mei kemarin setelah mendapatkan mens perut bawah saya terasa nyeri, punggung terasa pegal dan saya mengalami keputihan berwarna putih susu. tgal 23 juni saya mendapatkan mens kembali. kemudian saya konsul ke dokter tgal 6 Juli kemarin saya di USG ada bulatan kecil dugaannya kista tapi ukurannya kecil dan dokternya bilang ini belum pasti itu kista atau bukan atau sel telur yang mau pecah. saya merasa  agak shock ketika mendengar ada kista. tapi kalau kista kenapa saya tidak diberi obat kista. saya dan suami cuma di kasih obat Ovacare dan Tribestan. Mohon sharingnya!!!!

   
25-02-2015 10:11:44 pendarshan saatkehamilan 8 w
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like
klu masalah pendarahan dulu sy hamil anak ke 2 pendarahan hebat seperti air kran mengalir.. tp kata dokter janin sy gpp.. sy di opname mkn tidur pipis di tmpt tidur.. lalu istirahat total seminggu... setelah seminggu.. sy aktivitas lagi.. dan pendarahan lagi persis air PDAM ngalir darahnya.. sy di rawat lagi.. setelah itu sy tidak boleh aktivitas selain mkn tidur sampai usia kandungan 7 bulan..karena dulu sy tinggal di asrama bnyk masukkan dari tetangga supaya sy kuret saja.. tp sy lebih percaya dokter kandungan sy.. dia lebih tau dan hasil usg janin jg berkembang baik.. sy abaikan tu bicara tetangga... Alhamdulillah sekarang putri sy yg saya maksud sudah berusia 12thn cantik lucu nyenengin yg lebih sy bangga lagi dia sayaaang sekali sama mama nya.. kalah tu si kk anak pertama sy...ni sy sedang hamil anak ke 3 dan sedang bermasalah lagi.. judulnya sekarang galau ni bun sayanya
   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Senang rasanya saat bunda dapat hamil lagi setelah launching yang pertama. Tetapi bagaimana jika hamil saat masih menyusui? Tenang, nih aku kasih tipsnya yah bun :

  • Susu nutrisi tinggi

Pilih susu bernutrisi tinggi, buah, sayur, omega 3 dari ikan, telur, dan kandungan lainnya, berfungsi meningkatkan kekuatan, pertumbuhan, dan daya kembang bayi, janin, dan ibu hamil. Bunda juga dapat berkonsultasi dengan dokter obgyn mengenai asupan nutrisi yang dibutuhkan.

  • Hindari kontraksi

Hamil di masa menyusui dapat menyebabkan kontraksi rasa mulas di perut. Dan kalau kontraksi ini menyebabkan bunda mengalami pendarahan, hentikan segera kegiatan menyusui adik bayi. Ini dapat mempengaruhi kesehatan janin yang dikandung, karena nutrisinya terus berkurang. Agar tumbuh kembang adik bayi tetap maksimal ganti saja nutrisinya dengan memberikan makanan tambahan yang nutrisinya tinggi setara ASI. Bunda juga perlu mengkonsumsi makanan penguat janin sehingga kontraksi dan masalah kehamilan lainnya dapat dihindari.

  • ASI tetap enak buat adik bayi

Saat hamil hormon progesteron berproduksi lebih banyak. Ini menyebabkan produksi ASI berkurang, rasanya pun jadi tidak enak. Kalau adik bayi masih ingin menyusui, asupan nutrisinya harus diperhatikan bunda dengan mengkonsumsi makanan bergizi tinggi plus susu bernutrisi tinggi.

  • Perbanyak asupan nutrisi 3 kali lipat

Kehamilan di masa menyusui dampaknya kurang baik bagi janin yang dikandung dan adik bayi. Jadi saran aku bunda harus mengkonsumsi nutrisi 3 kali lipat untuk menjaga kesehatan bunda, adik bayi dan tentunya janin yang sedang dikandung. Bunda dapat mengkonsumsi buah, sayuran, dan sumber karbohidrat untuk meningkatkan kekuatan dan tenaga bunda.

sumber

   
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
 Hai...
Putraku lahir tgl 14 Agustus 2010 pagi pk. 07.27 WIB dengan operasi Caecar. Maunya Normal, Tapi di usia kehamilan 8 bulan tiba" posisi janin yg sdh oke berubah jadi sungsang (Kepala di atas). Karena aku mangalami kecelakaan lalin, jatuh dari motor.
Setelah berusaha dgn senam sujud, ternyata janinku tdk mau kembali ke posisi awalnya. Jadi hrs operasi. Akhirnya aku pilih tanggal 14 karena : 1. Hari Sabtu (jadi banyak yg bisa kasih support), 2. Merupakan Hari Pramuka (ibu mertua aktivis Pramuka), 3. Sudah berat rasanya bawa "tambur" kemana-mana.
Perawatan selama ini biasa saja. Hanya karakter anakku ini agak "malas", tapi begitu datang MOODnya.... wah...tidak bisa ditahan!
Kena Typhus diusia 9 bulan, diopname 3 hari. Di usia 18 bulan di diagnosa Flek Paru... Berobat dgn tekun (untung gampang kalo minum obat....) selama 7 bulan dan akhirnya sembuh. Tapi baru 10 hari yg lalu kena diare &demam tinggi sampai stuip. Langsung ke UGD, dirawat 4 hari..... Typhus lagi.... Padahal tdk jajan, makan rumahan, bersih...
Yah...itulah pengalamanku &balita ku....

   
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
Pagi dok, saya mau tanya,,,
4 bln lalu saya melahirka secara cesio krn gerakan bayi berkurang N detak jantung terus melemah.. BaYI lahir dng BB 2.9 kg N panjang 52 cm.
Setelah lahir bayi saya hanya bertahan 6 jam aja. Kata dktr bayi saya terkena anemia berat karena kadar hb nya hanya 3.
Faktor apa ya yg menyebabkan bayi saya terkena anemia berat..?
Setelah saya check up.., ada rubela IgG +60 N CMV IgG +45.., golda saya A+ dan suami O+..
Dr hasl itu bahaya gak klo saya hamil lagi..?
Brp lama ya waktu boleh hamil lagi setelah secio..? krn saya pengen cepet punya momongan dok...
Terimakasih...


Dari : endang sulastree

Jawaban:

Dear bunda,
Anemia pada bayi yang baru lahir ( anemia neonatus) dapat terjadi akibat banyak faktor. Yang paling sering di jumpai adalah akibat perdarahan (blood loss), pecahnya sel darah merah ( hemolitik) ataupun rendahnya produksi sel darah itu sendiri (biasanya berhubungan dengan kurangnya asupan zat besi) maupun kelainan darah lainnya. Untuk mengetahui secara pasti harus dengan melalui pemeriksaan laboratorium terhadap darah tersebut. Apabila anda ingin hamil kembali, anda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan yang melakukan operasi Caesar sebelumnya, dan berkonsultasi kapan sebaiknya anda dapat hamil kembali , berhubungan dengan jenis luka bekas operase Caesar anda. Demikian jawaban saya.
   
Jumlah Posts : 20
Jumlah di-Like : 1
  Inilah info hebat untuk Anda yang mendambakan tubuh ramping & sehat dengan Cara alami dan 100% BEBAS EFEK SAMPING !!

Sangat cocok bagi siapapun : mahasiswa, remaja, ibu rumah tangga, wanita Karir yang sangat aktif & sibuk, pekerja kantoran, pria dan wanita, tua dan muda.

Bagaimana Anda bisa menjadi langsing ?
1. Dengan berolah raga, perlu waktu khusus (kadang-kadang peralatan & Latihan khusus) dan perlu waktu agak lama untuk melihat hasilnya.

2. Mengkonsumsi makanan/minuman pelangsing, tidak selalu cocok bagi setiap orang. Bagi sebagian orang, tubuh justru memberikan efek penolakan terutama jika produk terbuat dari bahan yang mengandung senyawa kimia/bukan bahan alami. Perlu konsultasi dengan dokter ahli jika ybs memiliki riwayat penyakit tertentu.

3. Diet ketat. Anda pasti tidak menyukai cara ini. Cukup menyiksa, perlu Biaya lebih, dan kedisiplinan tinggi. Jika Anda lalai, tubuh Anda akan segera Melar kembali dengan cepat. Jika demikian, kapan Anda akan menikmati kondisi tubuh langsing Anda sendiri ?

4. Operasi sedot lemak. Perlu biaya tinggi dan cukup beresiko.

5. Menggunakan korset biasa. Ada yang menggunakan kawat, ada juga yang menggunakan butiran magnet/butiran penyerap infra merah. Korset dengan kawat tentu saja sangat menyiksa, selain ukurannya harus diganti bila ukuran tubuh Anda berubah, untuk menggunakannyapun Anda perlu tenaga ekstra. Korset Dengan butiran penyerap infra merah yang ditempelkan pada kain, cukup baik Digunakan asal Anda bisa pastikan bahwa butiran-butiran yang ditempelkan tidak lepas Saat dicuci. Pada korset model ini, butiran penyerap infra merah hanya dilekatkan pada bagian-bagian tertentu saja sehingga penyerapan menjadi kurang optimal.



Jika demikian, maka solusi untuk Anda adalah :

Gunakan Envy Body Slim sekarang juga !!


Envy Body Slim, pakaian kesehatan & pelangsing tubuh dengan :
- teknologi yang meringkaskan ukuran butiran penyerap infra merah hingga skala 1 : 1000 juta tapi memberi fungsi berlipat ganda.
- Efektifitas hingga 5 kali lipat
- Kualitas produk terjamin
- Dapat digunakan kapanpun dan di manapun
- Aman digunakan segera setelah melahirkan

Mengapa Envy Body Slim ? Ya,
- Produk ini telah teruji dan terbukti di Malaysia , Singapura , Thailand , Brunai dan kini di Indonesia - Ekonomis. Hanya sekali bayar untuk pemakaian hingga TIGA tahun. Dan Anda tidak perlu mengganti ukuran korset saat tubuh Anda menjadi lebih langsing dari semula, sebab...
- Envy Body Slim sangat elastis dan ringan
- Bisa digunakan untuk Anda yang memiliki ukuran pinggang hingga max 116 cm
- Infra Red membuatnya bekerja hingga 5 kali lebih efektif
- Memiliki tekstur bahan yang sangat lembut
- Anda bisa merasakan manfaatnya dalam 14 hari pertama.
- Nyaman dipakai untuk kegiatan apapun, ke kantor, berolah raga, ke pesta dll.
- Tanpa efek samping

Dipakai setelah melahirkan ? Ini memang jagonya !

Manfaat Envy Body Slim bagi Anda :
* Membakar lemak yang berlebihan dan menggeleber di badan.
* Membantu menegangkan pinggul
* Menyokong bahagian dada dan menghindarkan bentuk peha yang menggeleber.
* Selesa dan mudah di pakai..
* Menyerap peluh & tidak terasa gatal.
* Mudah dicuci dan di jaga.
* Hanya perlu pakai minimum 8 jam sehari
* Sesuai untuk wanita selepas bersalin


ENVY BODY SLIM SERI CORSET DAN GIRDLE

5 kelebihan memakai Envy Corset dan Envy Girdle

1) Terdapat Infra Merah Jauh ( FIR )

Infra merah jauh mempunyai daya tembus ,serap&rangsangankepada manusia dengan meningkatkan peredaran darah danmengoptimalkan perjalanan sistem saraf.FIR yang terdapat di bahan Envy menguraikan lemak danmenjalankan detoksifikasi ( menyingkirkan air yangtersimpan dalam tubuh .) FIR juga berkesan sekali dalamperawatan dan mencegah sakit di bagian belakang.

2) Bahan Super Elastis

Envy Corset dan Envy Girdle dibuat dari bahan super elastisyang merupakan bahan berkualitas tinggi yang bersifatlentur dengan tenunan mikro. Bahan yang terdiri dari 10%spandeks dan 90 % nilon ini merupakan bahan terbaikdengan indeks kelenturan tinggi untuk menyokong tulangbelakang,posisi sikap tubuh dan membentuk tubuh yang indah.


3) Kemampuan Menyerap Keringat Yang Baik

Jaringan bahannya berupaya menghilangkan bau badan dengancepat dan nyaman dipakai sewaktu cuaca panas disamping itu mempunyai dayapenyerapan keringat sebanyak 40% .Bahan Envy yang lembut dan halus ini mencegah masalahkulit walau dipakai selama 24 jam. Bahan Envy dihiasidengan bahan kain “lace” yang halus untuk mencegahpembiakan kuman.

4) Dilengkapi dengan 12 Kerangka Besi

Envy Corset dan Envy Girdle ini dilengkapi dengan 12kerangka untuk menyokong postur tulang belakang yang tepatdan mencegah sakit tulang belakang.
Juga membentuk dada yang sempurna menjadikannya kelihatanlebih indah.
Kerangka besi ini tidak terlalu keras dengan kualitas yangtinggi supaya tahan lama dan tidak berubah bentuknyasetelah dipakai.


5) Potongan 4 D ( 4 Dimensi )
Dengan potongan 4D yang terdiri dari beberapa bagiantidak hanya bagian depan dan belakang saja.Sertamenitikberatkan bagian – bagian tubuh tertentu, bentuktubuh dapat dibentuk & diperbaiki dengan cepat setelahmemakai Envy Corset & Envy Girdle.

Kandungan Dasar Bahan Envy
1. Butiran Infra Merah 6 - 14 mikron
2. Gelombang Magnetik
3. Ion Titanium
4. Fiber Anti Kuman
5. Bahan Tenunan berelastis tinggi


Siapa yang patut membeli dan memakai?
* Wanita bekerja * Surirumah * Wanita selepas bersalin * Gadis remaja * Suami penyayang * Wanita melebihi 40 tahun


KHASIAT ENVY GIRDLE :
·Envy Girdle membantu mengecilkan perut , melangsingkanpinggul dan pinggang.
·Potongan bahan di bagian belakang Envy Girdle berbentuk apel untuk membentuk pantat agar terlihat lebih bulat dan padat,12 kerangka besi yang lentur di bagian belakang Envy Girdleuntuk menyangga pinggul anda dan mengurangi bagian yang menonjol akibat lemak.
· Didesain panjang hingga ke lutut agar nyaman waktudipakai.
Berenda lebar agar Envy Girdle tidak tergulung di bagianpaha.

Cara memakai Envy Girdle :
1. Gunakan kedua tangan untuk menggulung Envy Girdle
bagian dalam ke luar ( seperti memakai stoking nilon bentukcelana)
2. Masukan satu kaki dan tarik sampai batas lutut kemudiandiikuti kaki yang sebelah lagi.
3. Tarik Envy Girdle ke batas pinggang dan sesuaikan posisipantat dengan memasukkan tangan untuk menaikkan punggung.

KHASIAT ENVY CORSET :
· Envy Corset membantu mengecilkan perut,melangsingkanpinggang
dan menaikkan payudara.
· Membentuk dan menyangga bagian atas tubuh.
· Kerangka besi yang lentur ( 4 bagian depan,4 di bagianbelakang, dan 2 di tepi )
supaya tidak menggembung dan menyangga tulang belakang.
· Empat baris cantelan baju pada corset bagian depan untukmemudahkan pemakaian

CARA MEMAKAI ENVY CORSET
1. Pakai pakaian dalam sebelum memakai Envy Corset
2. Kancingkan dari bawah ke atas


KELEBIHAN ENVY CORSET & GIRDLE DIBANDINGKAN MEREK LAIN

1. Tepi ( Envy Corset) ----- Tidak menyakitkan bagianketiak
2. Belakang ( Envy Corset ) ---- Tidak menyakitkan tulangbelikat , tidak menggelembung di bagian belakang tubuh.


Kelebihan lain Envy Corset&girdle:

1. Bahan terdiri dari 2 lapis kain, jadi bahannya lebih kuat

2. Letak butir Infared (IR) di bagian dalam Envy jadi butir IR-nya lebih awet, karena tidak terkena gesekan dengan pakaian luar

3.envy baju dengan kawat lunak sangat cocok dipakai untuk wanita yang menyusui untuk menaikkan payudara dan envy corset ini dikelilingi infra merah dengan panjang gelombang yang aman untuk tubuh

4.envy celana dengan kawat lunak

5.Meskipun envy girdle&corset memakai tulang tapi tidak membuat sesak di badan.

ENVY SLIM (ENVY PAKAIAN DALAM)

Envy Body Slim adalah produk pakaian pelangsing tubuh dengan bahan teknologi Jepang yang memadukan bahan unggulan dalam setiap helainya dengan kandungan sebagai berikut :

SINAR INFRA MERAH
Sinar gelombang berjarak 6 - 14 mikron membantu pembentukan dan pertumbuhan semua makhluk hidup dan dikenal dengan nama sinar Bio Genetik. Sinar infra merah telah terbukti melancarkan peredaran darah, metabolisme lemak yang berlebihan, melangsingkan tubuh dan mengatasi rasa letih dengan cepat

GELOMBANG MAGNETIK
Membantu pengionan darah dan melancarkan peredaran darah

ION TITANIUM
Membantu membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau badan

FIBER ANTI KUMAN
Berfungsi mencegah pertumbuhan bakteri

BAHAN TENUNAN BERELASTIS TINGGI
Dengan fungsi anti gulungnya memberikan rasa nyaman dan bentuk tubuh yang indah menawan.
9 Keuntungan menggunakan Envy Body Slim

1. Mencegah bau badan
2. Merampingkan pinggang
3. Mengangkat pantat
4. Menaikkan pinggul
5. Mengecilkan perut
6. Mengencangkan dan membentuk paha yang kendur
7. Membantu mengurangi lemak di belakang lengan
8. Menjadikan bentuk tubuh yang lebih menarik.
9. Mengencangkan otot-otot miss pretty ( vagina ) sehingga menambah gairah suami istri

Kelebihan Envy Body Slim

1. Nyaman dan terasa ringan
2. Bahan bisa menyerap keringat
3. Bahan tidak menimbulkan rasa gatal
4. Mudah perawatannya
5. Bekerja sangat efektif untuk merampingkan perut wanita yang habis melahirkan

Perbedaan Mendasar 2 Model Envy

Envy body slim terdiri 1 lapis bahan, butiran infra merah berada di luar dan lebih pres ke badan

Envy girdle korset terdiri 2 lapis bahan, butiran infra merah berada di dalam, mempunyai tulang lunak, bisa menaikkan payudara, cocok untuk wanita menyusui karena memiliki bukaan di depan, dan untuk kasus yang mengalami masalah pada tulang punggung


CARA MENENTUKAN UKURAN ENVY

ENVY BODY SLIM => ALL SIZE , YAITU BOBOT 40 KG S/D 85KG

ENVY KORSET DAN GIRDLE => ALL SIZE, YAITU LINGKAR PINGGANG
MAX 65 -95CM ATAU LINGKAR PINGGUL 95-116CM



PERAWATAN ENVY

cara mencuci envy setelah dipakai, sebaiknya direndam di air tanpa molto minimal 10 menit.Setelah itu barulah boleh direndam air + molto/silky selama 10-15 menit ( JANGAN pakai mesin cuci, infra rednya bisa rontok ) angkat , kemudian jangan dijemur di sinar matahari langsung cukup diangin anginkan saja cepat kering kok karena bahannya memang dirancang demikian.

Kenapa 10 menit pertama jangan diberikan molto ? karena setelah dipakai, infrarednya masih bekerja, kalau lagi kerja kena molto, dikhawatirkan akan kurang efektif lagi setelah dicuci.

Envy bisa kok dicuci 2-3 hari sekali jika hanya dipakai di kantor saja.Kecuali kalau dipakai senam mau nga mau dicuci tiap hari.

Kalau kena noda darah maka envy celana baru dikucek sama sabun mandi cair ya,DiKUCEK KUCEK HANYA di bagian karetnya, JANGAN di INFRA RED-nya

Envy tidak boleh dicuci dengan Detergen yang ada di pasaran umumnya mengandung soda dan zat pengisi seperti tepung, Kalau memakai detergen yg mengandung zat pengisi dikhawatirkan zat pengisi tertinggal di bahan ENVY jadi kurang bersih dan cepat lapuk.


   
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
 Oh iya ada info tambahan.

Cewe teman saya ini selama 2 bulan sebelum mengaku masih hamil masih mens. Ketika didesak teman saya, si cewe berkata itu mungkin saja flek atau pendarahan pas hamil.
Tapi waktunya sungguh aneh, karena mens pertama di awal ramadhan (tgl 10 Agustus), dan yg kedua di akhir ramadhan (9 September). Apa kalau pendarahan tidak terlalu aneh waktunya? kenapa durasinya bisa pas waktu haid begitu?

Si cewe mengatakan dia akhirnya dikuret tanggal 26 september.  Namun anehnya, pada tanggal 9 Oktober dia sudah pendarahan lagi selama 1 minggu. Saya tau setelah kuret memang kadang terjadi pendarahan. Tapi apakah mungkin selama 2 minggu setelah kuret (rahim dibersihkan) sudah mens lagi? dan tanggalnya, seolah2 melanjutkan siklus haidnya yg biasanya.. benar2 ganjil.


   
Jumlah Posts : 20
Jumlah di-Like : 2
insya Allah gpp koq bun, yg penting g ada flek atau pendarahan setelah jatuh.. saya jg pernah 2 x jatuh terpeleset waktu umur 14 minggu dan 20 minggu kmrn, awalnya khawatir banget, tapi Alhamdulillah g ada flek atau pendarahan dan setelah cek kedokter, dede'nya tyt tenang2 aja didalem, malah makin aktif. 

yg penting waktu cek dokter, dokternya bilang gpp kan?? yang tenang ya bun, kalo bunda terlalu khawatir, malah kasian dedenya jadi ikutan stress.. ok??
   
11-05-2010 13:52:15 pendarahan
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
Berikut adalah beberapa hal yang disebut sebagai Komplikasi Kehamilan dan bahayanya: (tolong di baca perlahan..agar bunda2 lebih paham)

1. KEGUGURAN & KELAHIRAN MATI

Keguguran (Aborsi Spontan) adalah kehilangan janin karena penyebab alami sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu.
Kelahiran Mati (Stillbirth) adalah kehilangan janin karena penyebab alami pada saat usia kehamilan mencapai lebih dari 20 minggu.

Seorang bayi yang lahir pada usia kehamilan berapapun dan langsung bernafas atau jantungnya berdenyut spontan, dikatakan lahir hidup. Jika kemudian bayi tersebut meninggal, maka dikatakan sebagai kematian bayi baru lahir(kematian neonatus).

Sekitar 20-30% wanita hamil mengalami perdarahan atau kram minimal 1 kali selama 20 minggu pertama kehamilan. Sekitar separuhnya menyebabkan keguguran.

Sekitar 85% keguguran terjadi pada trimester pertama dan biasanya disebabkan oleh kelainan pada janin.
15% sisanya, terjadi pada minggu ke 13-20; duapertiganya terjadi akibat kelainan pada ibu dan sepertiganya penyebabnya tidak diketahui.

Sebelum terjadinya keguguran, wanita hamil biasanya mengalami spotting (bercak perdarahan) atau perdarahan dan keputihan dari vagina. Rahimnya berkontraksi, menyebabkan kram. Jika terjadi keguguran, maka perdarahan, keputihan dan kram menjadi lebih berat. Pada akhirnya, sebagian atau seluruh isi rahim akan keluar.

Pada keguguran stadium awal, dengan USG bisa diketahui apakah bayi masih hidup.
Setelah keguguran, USG dan pemeriksaan lainnya digunakan untuk melihat apakah semua isi rahim telah keluar.

Jika seluruh isi rahim telah keluar, maka tidak perlu dilakukan pengobatan. Jika hanya sebagian isi rahim yang keluar, maka dilakukan kuretase untuk membersihkan rahim.

Jika janin telah mati tetapi tetap berada dalam rahim (missed abortion), maka janin dan plasenta harus dikeluarkan melalui kuretase.
Untuk missed abortion stadium lanjut, bisa digunakan obat yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga rahim mengeluarkan isinya (misalnya oksitosin).

Jika perdarahan dan kram terjadi pada kehamilan 20 minggu (ancaman aborsi), maka dianjurkan untuk menjalani tirah baring. Wanita tersebut tidak boleh bekerja dan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
Tidak diberikan hormon karena hampir selalu tidak efektif dan bisa menyebabkan cacat bawaan, terutama pada jantung atau organ reproduksi.

Ancaman aborsi bisa terjadi jika leher rahim (serviks) membuka terlalu dini akibat kelemahan pada jaringan fibrosa. Kadang pembukaan servikal ini bisa ditutup melalui pembedahan dengan menjahitnya, yang nanti akan dibukan sesaat sebelum persalinan.

Aborsi septik adalah infeksi yang sangat serius. Isi rahim harus segera dikeluarkan dan infeksi harus diatasi dengan antibiotik dosis tinggi.


2. KEHAMILAN EKTOPIK

Kehamilan Ektopik (Kehamilan Diluar Kandungan) adalah suatu kehamilan dimana janin berkembang diluar rahim, yaitu di dalam tuba falopii (saluran telur), kanalis servikalis (saluran leher rahim), rongga panggul maupun rongga perut.

Dalam keadaan normal, sebuah sel telur dilepaskan dari salah satu ovarium (indung telur) dan masuk ke dalam tuba falopii. Di dalam tuba, dengan dorongan dari rambut getar yang melapisi tuba, dalam waktu beberapa hari, sel telur akan mencapai rahim. Biasanya sel telur dibuahi di dalam tuba falopii tetapi tertanam di dalam rahim.
Jika tuba tersumbat (misalnya karena infeksi), maka sel telur akan bergerak secara lambat atau tertahan. Sel telur yang telah dibuahi tidak pernah sampai ke rahim dan terjadilah kehamilan ektopik.

Resiko terjadinya kehamilan ektopik meningkat pada: - Kelainan tuba falopii
- Sebelumnya pernah mengalami kehamilan ektopik
- Pemakaian DES(dietilstilbestrol)
- Kegagalan ligasi tuba (prosedur sterilisasi, dimana dilakukan pengikatan atau pemotongan tuba).

Kehamilan ektopik biasanya terjadi pada salah satu tuba falopii (kehamilan tuba).
Kehamilan ektopik bisa berakibat fatal dan harus segera diatasi.

Gejala dari kehamilan ektopik adalah spotting dan kram. Gejala ini timbul karena ketika janin mati, lapisan rahim dilepaskan seperti yang terjadi pada menstruasi yang normal.

Jika janin mati pada stadium awal, maka tidak terjadi kerusakan tuba falopii. Jika janin terus tumbuh, bisa menyebabkan robekan pada dinding tuba sehingga terjadi perdarahan.
Jika perdarahan terjadi secara bertahap, bisa menimbulkan nyeri dan kadang menimbulkan penekanan pada perut bagian bawah akibat penimbunan darah.
Biasanya setelah sekitar 6-8 minggu, penderita tiba-tiba merasakan nyeri yang hebat di perut bagian bawah, lalu pingsan. Gejala ini biasanya menunjukkan bahwa tuba telah robek dan menyebabkan perdarahan hebat ke dalam perut.

Kadang kehamilan ektopik sebagian terjadi di dalam tubah dan sebagian di dalam rahim. Keadaan ini menyebabkan kram dan spotting.
Janin memiliki ruang untuk tumbuh, sehingga kehamilan ektopik biasanya baru pecah di kemudian hari, biasanya pada minggu ke 12-16.

Jika hasil pemeriksaan darah dan air kemih menunjukkan positif hamil tetapi rahim tidak membesar, maka diduga telah terjadi kehamilan ektopik. Pada USG rahim tampak kosong dan di dalam rongga panggul atau rongga perut terlihat darah.
Laparoskopi digunakan untuk melihat kehamilan ektopik secara langsung.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan kuldosentesis, yaitu pengambilan contoh darah yang tertimbun akibat kehamilan ektopik melalui sebuah jarum yang dimasukkan lewat dinding vagina ke dalam rongga panggul. Berbeda dengan darah vena atau arteri, darah ini tidak membeku.

Biasanya harus dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan kehamilan ektopik.
Pada kehamilan tuba, biasanya dibuat sayatan ke dalam tuba dan janin serta plasenta diangkat. Tuba dibiarkan terbuka agar penyembuhan terjadi tanpa pembentukan jaringan parut karena jaringan parut bisa menyebabkan penderita sulit untuk hamil lagi. Prosedur ini kadang dilakukan melalui suatu laparoskopi.
Jika terjadi kerusakan berat pada tuba dan tidak dapat diperbaiki, maka tuba harus diangkat.

Jika tidak terdengar denyut jantung janin, pada kehamilan tuba stadium awal bisa diberikan obat metotreksat.


3. ANEMIA

Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pengangkut oksigen) kurang dari normal.

Selama hamil, volume darah bertambah sehingga penurunan konsentrasi sel darah merah dan hemoglobin yang sifatnya menengah adalah normal.

Selama hamil, diperlukan lebih banyak zat besi (yang diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah) karena ibu harus memenuhi kebuhan janin dan dirinya sendiri.
Jenis anemia yang paling sering terjadi pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, yang biasanya disebabkan oleh tidak adekuatnya jumlah zat besi di dalam makanan.
Anemia juga bisa terjadi akibat kekurangan asam folat (sejenis vitamin B yang diperlukan untuk pembuatan sel darah merah).

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah yang menentukan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin dan kadar zat besi dalam darah.

Anemia karena kekurangan zat besi diobati dengan tablet besi. Pemberian tablet besi tidak berbahaya bagi janin tetapi biasa menyebabkan gangguan lambung dan sembelit pada ibu, terutama jika dosisnya tingggi.
Wanita hamil dianjurkan untuk minum tablet besi meskipun jumlah sel darah merah dan kadar hemoglobinnya normal, agar yakin bahwa mereka memiliki zat besi yang cukup untuk janin dan dirinya sendiri.

Anemia karena kekurangan asam folat diobati dengan tablet folat.
Untuk wanita hamil yang menderita anemia sel sabit, pengobatannya masih bersifat kontroversial; kadang perlu dilakukan transfusi darah.


4. INKOMPATIBILITAS Rh

Inkompatibilitas Rh adalah suatu ketidaksesuaian Rh di dalam darah ibu hamil dan darah bayinya.

Sebagai akibat dari inkompatibilitas Rh, tubuh ibu akan membentuk antibodi terhadap sel-sel darah merah bayi. Antibodi menyebabkan beberapa sel darah merah pecah dan kadang menyebabkan penyakit hemolitik (sejenis anemia) pada bayi.

Golongan darah ditentukan berdasarkan kepada adanya molekul-molekul pada permukaan sel darah merah. Golongan darah Rh terdiri dari beberapa molekul tersebut.
Salah satu dari molekul tersebut adalah Rh-nol-D, yang biasanya menyebabkan inkompatibilitas Rh. Jika sel darah merah memiliki molekul Rh-nol-D, maka dikatakan Rh-positif; jika tidak memiliki molekul Rh-nol-D, dikatakan Rh-negatif.

Inkompatibilitas Rh terjadi jika ibu memiliki darah dengan Rh-negatif dan janin memiliki Rh-positif yang berasal dari ayahnya. Darah janin bisa bercampur dengan darah ibu melalui plasenta (ari-ari), terutama pada akhir kehamilan dan selama persalinan.
Sel darah janin dianggap sebagai benda asing oleh tubuh ibunya, sehingga ibu menghasilkan antibodi untuk menghancurkannya. Kadar antibodi pada tubuh ibu terus bertambah selama kehamilan dan antibodi ini bisa melewati plasenta lalu masuk ke tubuh janin dan menghancurkan sebagian sel darah merah janin.
Akibatnya bisa terjadi penyakit hemolitik pada janin (eritroblastosis fetalis) atau pada bayi baru lahir (eritroblastosis neonatorum).
Tetap pada kehamilan pertama, anak yang dilahirkan jarang mengalami kelainan ini karena biasanya tidak terjadi kontak yang berarti antara darah janin dan darah ibu. Pada setiap kehamilan berikutnya, ibu menjadi lebih sensitif terhadap darah Rh-positif dan menghasilkan antibodi lebih dini.

Penghancuran sel darah merah pada tubuh janin bisa menyebabkan anemia dan peningkatan kadar bilirubin (limbah hasil penghancuran sel darah merah). Jika kadar bilirubin ini sangat tinggi, bisa terjadi kerusakan otak.

Pada pemeriksaan kehamilan biasanya dilakukan penyaringan untuk menentukan golongan darah ibu. Jika ibu memiliki Rh-negatif, dilakukan pemeriksaan golongan darah ayah. Jika ayah memiliki Rh-positif, dilakukan pengukuran kadar antibodi Rh pada ibu.

Darah ibu dan darah bayi bisa mengadakan kontak selama persalinan sehingga tubuh ibu membentuk antibodi. Karena itu sebagai tindakan pencegahan, diberikan suntikan immunoglobulin Rh-nol-D kepada ibu yang darahnya memiliki Rh-negatif dalam waktu 72 jam setelah melahirkan bayi dengan Rh-positif (bahkan juga setelah mengalami keguguran atau aborsi).
Pemberian suntikan ini menyebabkan hancurnya sel-sel dari bayi yang mungkin mensensitisasi ibu, sehingga biasanya kehamilan berikutnya tidak berbahaya.
Tetapi sekitar 1-2% ibu yang mendapatkan suntikan ini tetap mengalami sensitisasi, kemungkinan karena sensitisasi terjadi lebih dini. Untuk mencegah terjadinya sensitisasi dini, suntikan bisa diberikan pada kehamilan 28 minggu dan setelah persalinan.

Dengan mengukur kadar antibodi Rh pada ibu secara periodik, bisa diambil tindakan untuk mengantisipasi gangguan pada janin.
Jika kadar antibodi Rh terlalu tinggi, dilakukan amniosentesis (pengambilan contoh cairan ketuban untuk dianalisa). Kadar bilirubin pada contoh cairan ketuban diukur. Jika kadarnya terlalu tinggi, dilakukan transfusi darah pada janin.
Transfusi tambahan biasanya diberikan setiap 10-14 hari sampai kehamilan 32-34 minggu. Setelah lahir, biasanya diberikan 1 atau beberapa kali transfusi.
Pada kasus yang tidak terlalu berat, transfusi biasanya baru dilakukan setelah bayi lahir.


5. ABRUPSIO PLASENTA

Abrupsio Plasenta adalah pelepasan plasenta yang berada dalam posisi normal pada dinding rahim sebelum waktunya, yang terjadi pada saat kehamilan bukan pada saat persalinan.

Plasenta mungkin tidak menempel seluruhnya (kadang hanya 10-20%) atau menempel seluruhnya. Penyebabnya tidak diketahui.
Abrupsio lebih sering ditemukan pada wanita yang menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes atau penyakit rematik dan wanita pemakai kokain.

Terjadi perdarahan rahim yang berasal dari sisi tempat menempelnya plasenta. Perdarahan eksternal terjadi jika darah keluar melalui vagina, tetapi jika darah terperangkap di belakang plasenta, akan terjadi perdarahan tersembunyi.
Gejala yang timbul tergantung kepada luasnya pelepasan plasenta dan banyaknya darah yang hilang.
Gejalanya berupa:
- perdarahan vagina
- nyeri perut yang timbul secara tiba-tiba
- nyeri kram perut
- nyeri jika perut ditekan.
Untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan pemeriksaan USG.

Abrupsio plasenta menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen dan zat gizi untuk janin dan bisa menyebabkan kematian janin.
Sedangkan ibu bisa mengalami perdarahan yang serus, DIC(disseminated intravascular coagulation, bekuan darah di dalam pembuluh darah), gagal ginjal dan perdarahan ke dalam dinding rahim. Keadaan ini lebih sering terjadi pada wanita hamil yang mengalami pre-eklamsi) dan bisa merupakan petunjuk bahwa janin berada dalam keadaan gawat atau telah meninggal.

Penderita segera dirawat dan menjalani tirah baring.
Jika gejalanya berkurang, penderita mulai latihan berjalan dan mungkin boleh pulang.
Jika gejalanya semakin memburuk, dilakukan persalinan dini untuk menyelamatkan ibu dan bayi.


6. PLASENTA PREVIA

Plasenta Previa adalah plasenta yang tertanam di atas atau di dekat serviks (leher rahim), pada rahim bagian bawah.

Di dalam rahim, plasenta bisa menutupi lubang serviks secara keseluruhan atau hanya sebagian.
Plasenta previa biasanya terajdi pada wanita yang telah hamil lebih dari 1 kali atau wanita yang memiliki kelainan rahim (misalnya fibroid).

Pada akhir kehamilan, tiba-tiba terjadi perdarahan yang jumlahnya bisa semakin banyak. Darah yang keluar biasanya berwarna merah terang.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan USG.

Jika perdarahannya hebat, dilakukan transfusi darah berulang.
Jika perdarahannya ringan dan persailinan masih lama, bisanya dianjurkan untuk menjalani tirah baring.
Hampir selalu dilakukan operasi sesar karena cenderung terjadi pelepasan plasenta sebelum waktunya, bayi bisa mengalami kekurangan oksigen dan ibu bisa mengalami perdarahan hebat.


7. HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan selama masa hamil, tidak seperti morning sickness yang biasa dan bisa menyebabkan dehidrasi dan kelaparan.

Penyebabnya tidak diketahui.
Faktor psikis bisa memicu atau memperburuk muntah.

Berat badann pendertia menurun dan terjadi dehidrasi.
Dehidrasi bisa menyebabkan perubahan kadar elektrolit di dalam darah sehingga darah menjadi terlalu asam.

Jika muntah terus terjadi, bisa terjadi kerusakan hati.
Komplikasi lainnya adalah perdarahan pada retina yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah ketika penderita muntah.

Penderita dirawat dan mendapatkan cairan, glukosa, elektrolit serta vitamin melalui infus. Penderita berpuasa selama 24 jam. Jika perlu, bisa diberikan obat anti-mual dan obat penenang.
Jika dehidrasi telah berhasil diatasi, penderita boleh mulai makan makanan lunak dalam porsi kecil.
Biasanya muntah berhenti dalam beberapa hari. Jika gejala kembali kambuh, maka pengobatan diulang kembali.


8. PRE-EKLAMSI & EKLAMSI

Pre-eklamsi (Toksemia Gravidarum) adalah tekanan darah tinggi yang disertai dengan proteinuria (protein dalam air kemih) atau edema (penimbunan cairan), yang terjadi pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan.
Eklamsi adalah bentuk pre-eklamsi yang lebih berat, yang menyebabkan terjadinya kejang atau koma.

Pre-eklamsi terjadi pada 5% kehamilan dan lebih sering ditemukan pada kehamilan petama dan pada wanita yang sebelumnya menderita tekanan darah tinggi atau penyakit pembuluh darah.
Eklamsi terjadi pada 1 dari 200 wanita yang menderita pre-eklamsi dan jika tidak diobati secara tepat biasanya bisa berakibat fatal.

Penyebab dari pre-eklamsi dan eklamsi tidak diketahui.
Resiko utama terjadinya pre-eklamsi adalah abrupsio plasenta.

Gejala-gejala dari pre-eklamsi adalah:
- tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mm Hg
- wajah atau tangan membengkak
- kadar protein yang tinggi dalam air kemih.
Seorang wanita yang pada saat hamil tekanan darahnya meningkat secara berarti tetapi tetap dibawah 140/90 mm Hg, juga dikatakan menderita pre-eklamsi.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita pre-eklamsi, 4-5 kali lebih rentan terhadap kelainan yang timbul segera setelah lahir. Bayi yang dilahirkan juga mungkin kecil karena adanya kelainan fungsi plasenta atau karena lahir prematur.

Pre-eklamsi dan eklamsi tidak memberikan respon terhadap diuretik (obat untuk membuang kelebihan cairan) dan diet rendah garam.
Penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi garam dalam jumlah normal dan minum air lebih banyak. Sangat penting untuk menjalani tirah baring.
Penderita juga dianjurkan untuk berbaring miring ke kiri sehingga tekanan terhadap vena besar di dalam perut yang membawa darah ke jantung berkurang dan aliran darah menjadi lebih lancar.

Untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah kejang, bisa diberikan magnesium sulfat intravena (melalui pembuluh darah).

Jika pre-eklamsinya bersifat ringan, penderita cukup menjalani tirah baring di rumah, tetapi harus memeriksakan diri ke dokter setiap 2 hari.
Jika perbaikan tidak segera terjadi, biasanya penderita harus dirawat dan jika kelainan ini terus berlanjut, maka persalinan dilakukan sesegera mungkin.

Penderita pre-eklamsi berat dirawat di rumah sakit dan menjalani tirah baring.
Cairan dan magnesium sulfat diberikan melalui infus.
Dalam waktu 4-6 jam, biasanya tekanan darah kembali normal dan bayi dapat dilahirkan dengan selamat.
Jika tekanan darah tetap tinggi, sebelum persalinan dimulai, diberikan obat tambahan.

Komplikasi utama dari pre-eklamsi dan eklamsi adalah sindroma HELLP, yang terdiri dari:
 
  • Hemolisis (penghancuran sel darah merah)
  • Peningkatan enzim hati (yang menunjukkan adanya kerusakan hati)
  • Penurunan jumlah trombosit (yang menunjukkan adanya gangguan kemampuan pembekuan darah).
    Sindroma HELLP cenderung terjadi jika pengobatan pre-eklamsi tertunda.
    Jika terjadi sindroma HELLP, bayi segera dilahirkan melalui operasi sesar.

    Setelah persalinan, dilakukan pemantauan ketat untuk melihat tanda-tanda terjadinya eklamsi. 25% kasus eklamsi terjadi setelah persalinan, biasanya dalam waktu 2-4 hari pertama setelah persalinan.
    Tekanan darah biasanya tetap tinggi selama 6-8 minggu. Jika lebih dari 8 minggu tekanan darahnya tetap tinggi, kemungkinan penyebabnya tidak berhubungan dengan pre-eklamsi.


    9. HERPES GESTASIONAL

    Herpes Gestasional adalah lepuhan berisi cairan yang sangat gatal, yang terjadi selama kehamilan.

    Penggunaan istilah herpes sebenarnya tidak tepat karena ruam yang terjadi tidak disebabkan oleh virus herpes maupun virus lainnya.
    Herpes gestasional diduga disebabkan oleh antibodi abnormal yang beraksi terhadap jaringan tubuh sendiri (reaksi autoimun).
    Ruam ini bisa timbul kapanpun setelah kehamilan 12 minggu atau segera setelah persalinan.

    Ruam biasanya terdiri dari vesikel (lepuhan kecil/besar yang berisi cairan) atau bula (pembengkakan yang bentuknya tidak beraturan dan berisi carian).
    Ruam ini seringkali berawal di perut lalu menyebar.
    Segera setelah persalinan, ruam akan semakin memburuk dan menghilang dalam beberapa minggu atau bulan kemudaian.

    Ruam seringkali muncul lagi pada kehamilan berikutnya atau jika penderita menggunakan pil KB.
    Bayi yang dilahirkan mungkin memiliki ruam yang serupa, tetapi biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu, tanpa pengobatan.

    Untuk memperkuat diagnosis, diambil kerokan kulit yang terkena dan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui adanya antibodi.

    Tujuan pengobatan adalah untuk meringankan gatal-gatal dan mencegah terbentuknya lepuhan yang baru.
    Untuk ruam yang ringan, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan langsung ke kulit yang terkena sesering mungkin.
    Untuk ruam yang lebih luas, diberikan kortikosteroid per-oral (melalui mulut). Mengkonsumsi kortikosteroid pada akhir kehamilan tidak akan membahayakan bayi.
    Jika setelah persalinan gatal-gatal semakin hebat atau ruam semakin menyebar, mungkin perlu diberikan kortikosteroid dengan dosis yang lebih tinggi.


    10. URTIKARIA GESTASIONAL

    Urtikaria Gestasional adalah kaligat yang terjadi pada saat hamil.

    Penyebabnya tidak diketahui.
    Kaligata biasanya timbul di perut, dan bisa menyebar ke paha, bokong, kadang sampai ke lengan.

    Ruam kaligata biasanya muncul pada 2-3 minggu menjelang persalinan. Tetapi mungkin saja timbul setelah kehamilan mencapai 24 minggu.
    Rasa gatal sering menyebabkan penderita tidak dapat tidur di malam hari.
    Setelah persalinan, kaligata biasanya menghilang dan tidak kambuh pada kehamilan berikutnya.

    Untuk mengatasi gatal-gatal dan meredakan ruam kaligata, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan sesering mungkin.
    Jika ruamnya lebih berat, diberikan kortikosteroid per-oral.
semoga membantu
salam

putri a.k.a zach mom's