SITE STATUS
Jumlah Member :
498.847 member
user online :
927 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Nyeri setelah hubungan intim saat hamil.

   

Nyeri setelah hubungan intim saat hamil.
Oleh :


Dok,,saya sedang hamil 30w setiap diajak suami HB sering menolak karna tiap selesai HB perut saya rasanya keras dan tegang kadang sampai berjam jam masih terasa sakit,padahal posisi nya sudah benar.. Apa berbahaya Dok buat kehamilan saya ini?
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda,
Terkadang, setelah berhubungan intim para Bunda mengeluhkan nyeri perut bawah atau kram, hal ini dapat dikarenakan posisi hubungan intim dan pengaruh aktifitas seksual tersebut terhadap rahim ataupun mulut rahim (terguncang atau kontak sentuhan), selain itu kram juga bisa di karenakan pengaruh gerakan atau posisi hubungan intim terhadap kandung kemih. Kosongkan kandung kemih sebelum dan sesudah berhubungan intim untuk mengurangi keluhan ini. Bila timbul perdarahan atau flek setelah berhubungan intim, hal ini tidak seharusnya terjadi. Bisa dikarenakan adanya luka pada dinding vagina akibat aktifitas hubungan intim, atau sebab lain yang harus di periksa lebih lanjut oleh dokter. Badan yang terasa nyeri dan lelah setelah hubungan intim dianggap wajar, karena adanya aktifitas dan kontraksi otot yang juga memerlukan energi saat berhubungan intim.
Apabila anda tidak mengalami penyulit dalam kehamilan seperti: plasenta letak rendah, perdarahan vagina, keluarnya cairan ketuban, ataupun resiko keguguran, maka diperbolehkan melakukan hubungan intim dengan posisi yang dianggap nyaman untuk Anda lakukan. Meskipun ada beberapa pendapat bahwa sperma mengandung hormone yang mengakibatkan terjadinya kontraksi rahim dan berefek keguguran terutama pada 3 bulan pertama kehamilan. Konsultasikan kepada dokter Anda mengenai kesehatan kehamilan Anda untuk memastikan tidak ada komplikasi yang akan terjadi dari berhubungan intim.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman