SITE STATUS
Jumlah Member :
484.468 member
user online :
1781 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

bayi sering muntah, sering kaget, bau kentut menyengat

   

bayi sering muntah, sering kaget, bau kentut menyengat
Oleh :


Maaf sebelumnya dok, kalau pertanyaannya banyak, soalnya saya bingung :D Anak saya skrg udh umur 4,5 blan tapi msih suka muntah knpa ya dok? Klo disendawakan mlah keterusan muntah. Prnah diperiksa 2 dsa yg berbeda, mereka blang gak ada msalah dgan perutnya. Trus dia kalo kentut bau banget dok, kyak org gede..hehehe bahayakah? Oh iya anak saya ASIX dok. Pertanyaan terakhir dok, anak saya msih suka kagetan? Adakah msalah dgn anak saya dok. Terima kasih sebelumnya dok :)
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda,

Bila tidak ditemui kelainan pada saluran pencernaan bayi Anda, saya memikirkan tentang keadaan yaitu adanya udara atau gas pada saluran pencernaan bayi Anda. Udara dapat tertelan ketika bayi Anda menyusu atau menangis. Pastikan Anda memberikan tepukan lembut pada punggungnya dalam keadaan tegak untuk mengeluarkan gas atau bersendawa, Lakukan hal ini di sela-sela menyusui dan setelah menyusui. Jangan terburu-buru meletakkan bayi dalam posisi telentang setelah menyusu, sebaiknya gendong dalam posisi tegak 15-30 menit setelah menyusui. Keadaan lainnya adalah faktor makanan sang ibu yang juga dialirkan kepada bayi melalui susu ibu, ada beberapa ahli yang berpendapat bila sang ibu mengkosumsi makanan dan minuman yang menimbulkan gas pada pencernaan (seperti sayuran kol, nangka, kacang-kacangan, juga makanan yang mengandung kandungan susu yang tinggi atau dairy food) dapat menyebabkan bayi menjadi kembung setelah meminum ASI ibu. Maka itu coba Bunda hindari makanan tersebut satu persatu dan amati apakah ada perubahan pada bayi Anda, apabila dari salah satu makanan tersebut ibu hindari dan menyebabkan perbaikan pada bayi anda, maka anda sebaiknya tidak mengkonsumsi sementara selama sedang menyusui bayi Anda. Faktor yang lainnya adalah faktor stress, seperti pada orang dewasa, bayi juga dapat mengalami stress. Hindari lingkungan yang terlalu gaduh, hindari dari terlalu banyaknya stimulasi fisik pada bayi Anda, tempatkan ia pada lingkungan atau ruangan yang nyaman dan tenang. 



 

   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman