SITE STATUS
Jumlah Member :
500.099 member
user online :
1289 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Susu formula dan bintik merah pada kulit

   

Susu formula dan bintik merah pada kulit
Oleh :


Dear Dokter Saya seorang ibu yg baru di karuniai anak. Saat ini anak saya sudah berusia 7 bulan. Dari usia anak saya 2 bulan sudah saya tinggal bekerja. Awalnya si dede saya beri asi perah. Ketika usianya beranjak 5 bulan saya coba mengkonsumsi susu formula saat itu saya gunakan produk dari morinaga, namun selang beberapa menit kemudian timbul bercak merah pada kulitnya, lalu saya hentikan pemberian susu formulanya. Selang dua minggu saya coba lagi dengan merk yg berbeda, dan hal yang sama terjadi lagi, hingga beberapa merk susu saya coba. Saat itu ada teman saya yang anaknya juga mengalami hal yang sama lalu ia menyarankan saya untuk mencoba enfamil A+ AH, bercak merah tidak muncul pada kulit si dede, tapi 3 hari kemudian si dede buang-buang air terus, akhirnya saran dokter saya harus hentikan pemberian susu formulanya. Saya khawatir, dok karena saat ini si dede mulai banyak mengkonsumsi asi, saya takut kekurangan apabila saya tinggal kerja. Tolong saran dari dokter apa yang harus saya lakukan agar si dede bisa mengkonsumsi susu formula (khususnya susu sapi bukan susu kedelai). Terima kasih.
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda, pada alergi susu sapi biasanya timbul reaksi seperti reaksi allergy pada umumnya, dapat berupa bercak kemerahan pada kulit, terasa gatal, bersin, batuk ataupun diare dan muntah. Apabila anak anda mendapatkan gejala seperti bercak kemerahan dan diare setiap kali diberikan susu selain ASI, maka kemungkinan terjadi alergi. Sebenarnya anda masih dapat memberikan ASI meskipun anda bekerja. Anda dapat memerah ASI sebelum berangkat kerja dan ketika anda di kantor, namun jangan lupa menyiapkan tempat pendingin untuk menyimpan ASI tersebut, susui anak anda dengan ASI sebanyak mungkin ketika anda di rumah. Selama masih ada rangsangan untuk menyusui ASI (diperah ataupun rangsangan dari mulut bayi), ASI anda akan selalu diproduksi untuk mencukupi kebutuhan anak anda. Apabila memang harus memberikan susu tambahan, anda dapat mencoba susu nabati dari bahan kedelai. Demikianjawaban saya.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman