SITE STATUS
Jumlah Member :
500.068 member
user online :
558 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Haid dan KB saat menyusui

   

Haid dan KB saat menyusui
Oleh :


Salam, Ibu dokter, Saya Ibu berusia 27 tahun, melahirkan secara normal pada Maret 2015 lalu, anak saya kini berusia 7 bulan, masih diberi ASI, dan saya belum mengikuti KB, namun beberapa hari ini saya seperti mendapat (maaf) haid. Pertanyaan saya, dok: 1. Apakah kondisi seperti ini normal, saat saya masih menyusui bersamaan dengan datangnya haid? 2. Amankah apabila saya meminum Pil KB Laktasi (yang dibeli di Apotek)? Terima kasih. Saya tunggu bantuan jawabannya ya, dok. Dari: Nis-Tangerang
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda, 
Menstruasi setelah masa nifas sebenarnya dapat terjadi kapan saja bervariasi dari satu ibu dengan ibu yang lainnya. Ada yang mengalami segera pada bulan berikutnya setelah masa nifas, atau pun lebih lama dari itu. Pemberian ASI secara eksklusif dan kontinyu setelah melahirkan dapat memberikan efek kontrasepsi dan mencegah kehamilan, namun efek lain yang akan ditimbulkan adalah terganggunya siklus menstruasi yang dapat berupa keluarnya flek-flek berkepanjangan ataupun tidak adanya menstruasi sama sekali. Efek-efek ini juga dapat ditimbulkan oleh kontrasepsi KB suntik 3 bulan ataupun pil KB laktasi. Apabila nantinya Bunda mengalami flek yang berkepanjangan ataupun tidak menstruasi sama sekali maka hal yang bunda alami dapat disebabkan oleh keadaan-keadaan tersebut.

Pemberian ASI kepada bayi juga merupakan KB alami pada seorang ibu setelah ia melahirkan dan sangat efektif dalam jangka 6 bulan setelah melahirkan. Ketika bayi menyusu, akan menimbulkan rangsangan pada puting susu dan mengirimkan sinyal kepada otak untuk memproduksi hormone prolaktin yang akan mencegah FSH dan GnRH untuk memproduksi sel telur sehingga tidak terjadi menstruasi. Metode KB alami ini hanya dapat dilakukan apabila:

• Para ibu yang hanya memberikan ASI kepada bayinya tanpa adanya susu formula atau pengganti ASI lainnya.

• Belum sama sekali mengalami menstruasi setelah ia melahirkan.

• Bayi berumur kurang dari enam bulan setelah melahirkan.

Cara melakukan KB alami dengan cara menyusui ASI tersebut adalah sebagai berikut:

• Segera memberikan ASI setelah bayi dilahirkan.

• Menyusui ASI sebanyak 6-10 kali sehari .

• Hindari jangka waktu yang terlalu lama antara waktu menyusui bayi (setidaknya setiap 4 jam sekali pada waktu siang dan 6 jam sekali pada malam hari).

• Hindari penggunaan menyusui dengan botol dan penggunaan empeng bayi (pacifier).

• Jangan berikan makanan atau minuman pendamping ASI apapun jenisnya, hanya berikan ASI saja.

Meskipun pemberian ASI eksklusif dapat memberikan efek kontrasepsi, namun untuk mencegah kehamilan sebaiknya tetap melakukan KB dengan metode kontrasepsi dengan KB pil laktasi, KB suntik 3 bulan (depo), KB IUD ataupun kondom.

Sebelum menggunakan alat kontrasepsi sebaiknya Bunda memeriksakan diri pada Bidan atau Dokter untuk pemeriksaan dan konsultasi terlebih dahulu.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman