SITE STATUS
Jumlah Member :
316.339 member
user online :
2378 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Posisi plasenta bayi dalam kandungan

   



Dear Ayah dan Bunda,
Halaman Tanya Dokter ini diasuh oleh dr. Tanti Retnowati yang saat ini aktif sebagai dokter umum di beberapa klinik swasta di Jakarta.

Pada setiap pekan, kami akan memilih pertanyaan dari member Infobunda dan bagi pertanyaan yang terpilih akan dijawab kemudian ditampilkan di Infobunda.

Bila Anda memiliki pertanyaan umum yang berhubungan seputar kesehatan keluarga, silahkan klik tombol dibawah ini.

Posisi plasenta bayi dalam kandungan 18-February-2014
Oleh :


Dokter,saat ini usia kandungan saya 22 minggu (5 bulan). Ketika saya memeriksakan kandungan saya melalui usg,dokter mengatakan bahawa posisi plasenta (ari-ari) bayi saya berada di bagian bawah rahim. Tetapi,alhamdulilah saya tidak pernah mengalami pendarahan ataupun flek setelah berhubungan intim dengan suami. Saya ingin bertanya,apa yg menyebabkan posisi plasenta (ari-ari) bayi saya berada di bagian bawah rahim?Apakah itu berbahaya bagi bayi saya?Apakah nanti posisi plasenta itu bisa berubah ke bagian atas rahim?Dan apa yang harus saya lakukan skrg?
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear bunda, Plasenta letak rendah dapat disebabkan oleh banyak hal seperti kelainan perkembangan plasenta, ukuran plasenta yang besar, kelainan bentuk uterus, bekas perlukaan pada dinding uterus, banyaknya kehamilan sebelumnya maupun tidak diketahui penyebabnya. Dengan semakin berkembangnya ukuran rahim diharapkan plasenta yang terletak di bawah akan tertarik ke puncak rahim, namun hal ini biasanya terjadi dibawah usia 36 minggu kehamilan. Plasenta yang tetap berada di bawah dapat menghalangi jalan lahir bahkan terlepas dari dindingnya sebelum masuk waktu persalinan. Yang perlu anda lakukan adalah selalu kontrol pada dokter kandungan anda dan memantau keadaan kehamilan anda dengan rutin, mengikuti nasihat dan petunjuk dokter dengan baik dan membicarakan kemungkinan cara persalinan yang akan anda lalui nanti serta kemungkinan- kemungkinan yang akan terjadi. Namun tetaplah tenang tidak perlu cemas dan khawatir, selalu berdoa dan berusaha serta mengikuti nasihat dokter anda agar kehamilan anda tetap terjaga dengan baik. Demikian jawaban saya.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman