SITE STATUS
Jumlah Member :
508.451 member
user online :
546 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Masalah Disequilibrium Saat Si Kecil Mulai Belajar Jalan



Blog posted by

Masalah Disequilibrium Saat Si Kecil Mulai Belajar Jalan


Blog posted on 23-02-2016

Belajar jalan merupakan tanda bahwa si kecil mulai berkembang. Setidaknya, ibu tidak perlu khawatir tentang tumbuh kembang balita ketika ia sudah mulai belajar bagaimana berjalan. Suatu kebagaiaan sendiri bagi orang tua manapun ketika balita mereka sudah mulai belajar berjalan.





Sayangnya, tidak semua balita memiliki perkembangan yang sama. Pada umumnya, balita sudah mulai berjalan ketika usianya menginjak 1 tahun. Bahkan, tidak sedikit pula balita yang mulai berdiri dan menunjukkan ada tanda-tanda mereka mulai belajar jalan ketika usianya baru 10-11 bulan. Namun, ada juga balita yang usianya hampir 2 tahun namun belum bisa jalan.



Sangat dapat dipahami jika ibu juga khawatir jika si kecil belum bisa belajar berjalan ketika usianya hampir 2 tahun. Biasanya, si kecil mengalami masalah Disequilibrium.



Apa itu Disequilibrium?



Secara sederhana, Disequilibrium ini bisa dijelaskan sebagai masalah di mana balita mengalami problem dalam hal keseimbangan. Mereka tidak mampu mengontrol tubuh mereka agar bisa tegak berdiri. Maka, ketika mereka memulai untuk berdiri dan mengangkat satu kaki untuk berjalan, mereka akan jatuh.



Apakah balita ibu sepertinya mengalami masalah dengan keseimbangan atau Disequilibrium ini? Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa ketika balita belum mulai belajar jalan, orang tua menganggap ada yang salah dengan nutrisi yang diberikan selama ini. Memang bisa saja faktor nutrisi menjadi penyebab si kecil belum bisa mulai jalan. Itulah mengapa penting sekali bagi orang tua untuk memperhatikan gizi si kecil mulai bayi agar bayi sehat hingga nanti beranjak balita.



Namun, tidak tepat juga jika hanya menyalahkan faktor internal berupa kekurangan gizi. Kemungkinan juga si kecil mengalami Disequilibrium. Untuk memastikan apakah balita ibu mengalami Disequilibrium atau tidak, sebaiknya ibu flashback sebentar karena ada beberapa penyebab sehingga balita mengalami masalah Disequilibrium atau keseimbangan sehingga mereka susah belajar jalan.



Penyebab Disequilibrium



Informasi yang satu ini penting sekali untuk ibu ketahui untuk memastikan apakah benar Disequilibrium menjadi penyebab si kecil belum juga terlihat belajar berjalan atau bukan.



Salah satu faktor balita mengalami masalah dengan Disequilibrium adalah benturan pada teling. Jika pada waktu dulu si kecil pernah mengalami benturan pada bagian telinga, bisa saja ia akan susah untuk menjaga keseimbangan ketika berdiri dan berjalan. Seperti yang ibu ketahui bahwa telinga itu sangat berpengaruh pada keseimbangan.  Jika saja salah satu telinga tidak berfungsi baik, seseorang bisa saja mudah terjatuh ketika berjalan, apalagi balita yang notabene baru belajar jalan.



Penyebab Disequilibrium lainnya adalah infeksi, entah infeksi saat demam, campak, gondok, meningitis, dan lain sebagainya. Itulah mengapa sangat penting bagi ibu sebagai orang tua untuk memperhatikan kesehatan balita. Jangan pernah anggap sepele keluhan kesehatan yang dialami oleh si kecil. Apapun masalah kesehatan yang menyerang si kecil, ibu harus waspada dan segera memberikan penanganan karena dikhawatirkan hal tersebut berakibat fatal pada tumbuh kembangnya.



Terlepas dari itu, jika balita ibu belum juga mulai belajar jalan pada usianya yang hampir 2 tahun, ada baiknya ibu melakukan konsultasi dengan dokter anak. Hal ini penting agar bisa dipastikan sebenarnya faktor apa yang menyebabkan si kecil sudah untuk mulai belajar berjalan. Tidak semua anak yang susah berjalan itu dikarenakan mengalami masalah dengan Disequilibrium. Faktor lain seperti kesiapan fisik dan psikis si kecil juga bisa berpengaruh pada keterlambatan si kecil dalam belajar jalan.





Ditampilkan sebanyak : 636

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman